Walisongo State Islamic University

Walisongo Institutional Repository
Not a member yet
    26964 research outputs found

    Pengaruh intensitas membaca Hizib Ghazali terhadap ketenangan jiwa santri putri A.P.I Al-Masykur Tuntang

    Get PDF
    Problematika yang sering terjadi pada santri seperti tuntutan untuk mematuhi aturan dan kegiatan yang ketat kerap terjadi di pondok pesantren. Pondok pesantren putri A.P.I Al-Masykur kini mengasuh dua jenis santri, yakni santri salaf dan mahasiswa. Terlepas dari kesibukan bersekolah maupun berkuliah dari pagi hingga sore hari, mereka tetap harus menjalani kegiatan mengaji di pondok pesantren hingga malam hari. Kegiatan sehari-hari yang padat ini dapat memicu kelelahan, rasa stres, kegelisahan, ketidaksabaran, dan ketidakmampuan untuk menjalankan semua aktivitas dengan maksimal. Tekanan tersebut dapat menimbulkan ketidaknyamanan diri hingga timbul kegelisahan dan ketidaktenangan jiwa. Ketenangan jiwa merupakan kondisi ketika seorang yang beriman senantiasa ingat kepada Tuhan atau zikir, hal itu menyebabkan hati mempunyai pusat ingatan atau tujuan ingatan kepada Allah, sehingga menimbulkan ketenangan dan hilang segala macam kegelisahan, kekusutan pikiran, keputusasaan, kecemasan, ketakutan, dukacita dan keragu-raguan. Pondok Pesantren A.P.I Al-Masykur pula telah lama menerapkan kegiatan membaca Hizib Ghazali sebagai dzikir sehari-hari para santri putri. Hizib Ghazali merupakan hizib yang disusun oleh Imam Al-Ghazali. Fadhilah yang terkenal dari membaca hizib ini adalah untuk mengatasi kesulitan dan kesusahan. Membaca Hizib Ghazali secara rutin dapat diamalkan sebagai mujahadah an-Nafs, agar santri selalu kembali kepada fitrahnya, mendorong perilaku positif, serta mendapat kemudahan dalam proses pendidikan di pondok pesantren. Selain itu, ada pula yang mengalami kelancaran dalam segala urusan, pencapaian tujuan yang diinginkan, kelapangan rezeki, serta merasakan kedamaian atau ketenangan jiwa dan raga sebagai berkah dari praktik rutin mengamalkan Hizib Ghazali sesuai dengan ijazah yang diberikan oleh guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh intensitas membaca Hizib Ghazali terhadap ketenangan jiwa santri putri pondok pesantren A.P.I Al-Masykur Tuntang, dengan menggunakan metode kuantitatif asosiatif kausal yang dianalisis dengan regresi linear sederhana. Sampel penelitian berjumlah 24 santri putri yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diukur dengan skala intensitas membaca Hizib Ghazali berjumlah 18 item dan skala ketenangan jiwa berjumlah 28 item. Hasil penelitian uji hipotesis analisis regresi menunjukkan nilai signifikansi 0,003 yang lebih kecil dari 0,05 serta nilai t hitung 3,381 yang lebih besar dari t tabel 2,074, sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima, yang menunjukkan adanya pengaruh dari intensitas membaca Hizib Ghazali terhadap ketenangan jiwa

    Metode terapi sufistik pada gangguan PTSD : studi kasus di Yayasan Rehabilitasi Jiwa Hidayatullah Habibie Majalengka Jawa Barat

    Get PDF
    PTSD adalah gangguan kecemasan yang dapat muncul setelah mengalami atau menyaksikan kejadian mengerikan, atau siksaan dengan kejahatan fisik yang gawat, atau kejadian yang mengancam nyawa. Korban tersebut mengalami tekanan fisik dan mental, dan penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa bencana tersebut dapat menyebabkan peningkatan gangguan stres pascatrauma (PTSD), depresi, dan masalah kesehatan mental lainnya. Di Yayasan Rehabilitasi Jiwa Hidayatullah Habibie Majalengka, Jawa Barat, ada alternatif penyembuhan non medis untuk gangguan PTSD, yaitu terapi sufistik. Terapi Sufistik adalah jenis penyembuhan spiritual yang didasarkan pada kepasrahan terhadap kekuatan yang lebih tinggi dan mengatasi isolasi dari Sang Pencipta. Peneliti menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, yang berarti subjek penelitian adalah pasien yang menderita gangguan stres postur tertekan. Dalam penelitian ini, observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Penelitian ini dilakukan di Majalengka, Jawa Barat, di Yayasan Rehabilitasi Jiwa Hidayatullah Habibie, dan menggunakan teknik analisis data reduksi, penyajian, dan kesimpulan. Studi ini menunjukkan bahwa pendekatan sufistik di yayasan rehabilitasi jiwa hidayatullah habibie termasuk terapi dzikir, terapi mandi malam dan shalat taubat, dan terapi doa atau ruqiyah. Aspek-aspek sufistik, termasuk aspek kognitif, seperti pencarian makna hidup, aspek perilaku, seperti ketekunan beribadah dan keyakinan, dan aspek pengalaman, seperti perasaan jiwa, digunakan untuk mengobati pasien PTSD

    Hubungan antara subjective well being dengan regulasi diri pada mahasiswa UIN Walisongo Semarang yang bekerja

    Get PDF
    Regulasi diri merupakan suatu kemampuan dalam bentuk strategi yang dimiliki individu dalam mengorganisasi segala macam aktifitasnya guna mencapai suatu keberhasilan untuk menetapkan suatu tujuan tertentu. Pada mahasiswa yang bekerja regulasi diri sangat perlu diterapkan guna mencapai tujuan yang diharapkan. Dalam mencapai tujuan individu, tingkat regulasi yang baik perlu didukung oleh tingkat subjective well being yang baik. Pavot dan Diener mengemukakan bahwa subjective well being merupakan salah satu prediktor kualitas hidup individu karena dapat memengaruhi keberhasilan individu dalam berbagai aspek kehidupan. Penelitian ini berjudul “Hubungan antara Subjective Well Being dengan Regulasi Diri pada Mahasiswa UIN Walisongo yang Bekerja”. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa UIN Walisongo yang bekerja yang berjumlah 44 orang. Adapun pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran skala, yang kemudian data tersebut dianalisis menggunakan Uji Korelasi Product Moment dengan bantuan SPSS versi 24.00 for Windows. Berdasarkan hasil penelitian tentang korelasi antara subjective well being dengan regulasi diri pada mahasiswa UIN Walisongo yang bekerja, diperoleh koefisien product moment sebesar 0,575 dengan skor P-value atau skor sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi positif yang signifikan dan berkorelasi sedang antara subjective well being dengan regulasi diri pada mahasiswa UIN Walisongo yang bekerja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi subjective well being maka semakin tinggi regulasi diri pada mahasiswa yang bekerja

    Efektivitas model pembelajaran Argument-Driven Inquiry (ADI) terhadap keterampilan argumentasi siswa pada materi larutan penyangga

    Get PDF
    Keterampilan argumentasi merupakan keterampilan esensial yang perlu dimiliki siswa pada pembelajaran abad ke-21. Argumentasi adalah elemen yang menjadi dasar siswa untuk berpikir, bertindak, serta berkomunikasi. Argumentasi dalam pembelajaran sains berperan penting untuk membekali siswa dengan keterampilan memahami dan mempraktikkan metode debat ilmiah yang sistematis dan terstruktur, sehingga siswa dapat memahami konsep-konsep sains secara mendalam. Observasi dan wawancara awal yang dilakukan peneliti di MA NU 03 Sunan Katong Kaliwungu menunjukkan bahwa pembelajaran kimia di sekolah masih menerapkan metode konvensioanl dan belum maksimal dalam melatihkan keterampilan argumentasi siswa. Hal tersebut ditandai dengan siswa yang pasif dan tidak antusias dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran Argument-Driven Inquiry (ADI) terhadap keterampilan argumentasi siswa pada materi larutan penyangga. Penelitian ini menggunakan Quasi Experiment dengan metode Pre-test Post-test Non Equivalen Control Group Design. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test soal essai yang mengacu pada 3 indikator keterampilan argumentasi, yaitu claim, ground, dan warrant. Hasil penelitian didapatkan skor rata-rata post-test kelas eksperimen lebih baik yaitu 72,571 dibandingkan kelas kontrol sebesar 63,06. Berdasarkan hasil uji independent sample t-test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001. Hasil uji N-gain juga menunjukkan bahwa kelas eksperimen memiliki nilai rata-rata 0,63. Nilai tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan nilai rata-rata kelas kontrol sebesar 0,49. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah model pembelajaran ADI efektif untuk meningkatkan keterampilan argumentasi siswa pada materi larutan penyangga di MA NU 03 Sunan Katong Kaliwungu

    Pengembangan media pembelajaran virtual laboratory berbasis Multiple Level Representation (MLR) pada materi laju reaksi

    Get PDF
    Kimia merupakan mata pelajaran yang bersifat abstrak dan mencakup multiple level representation. Salah satu materi yang memuat tiga level representasi adalah materi laju reaksi dan merupakan materi yang sulit menurut peserta didik. Untuk itu, dibutuhkan sebuah media pembelajaran yang dapat memuat multiple level representation secara keseluruhan sehingga dapat membantu peserta didik dalam memahami materi laju reaksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik, kevalidan, dan respons terhadap media pembelajaran virtual laboratory. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Design and Development (D&D). Subjek coba dalam penelitian ini adalah 35 peserta didik kelas XI SMA N 2 Blora. Teknik analisis data menggunakan rumus Aiken’s V untuk validasi ahli dan kriteria persentase untuk respons peserta didik. Hasil validasi ahli materi memperoleh nilai sebesar 0,84 dengan kriteria valid dan hasil validasi ahli media memperoleh nilai sebesar 0,84 dengan kriteria valid. Sehingga media pembelajaran virtual laboratory valid digunakan dalam proses pembelajaran. Adapun hasil respons peserta didik memperoleh persentase sebesar 87,8% dengan kategori sangat baik

    Peran suami yang berstatus sebagai narapidana dalam mempertahankan keluarga sakinah : Studi Kasus di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Semarang

    Get PDF
    Suami berperan cukup besar untuk dapat menciptakan sebuah keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. Seperti halnya dengan menafkahi keluarga, sebagai kepala keluarga, mendidik anak, dan juga menjaga hubungan atau pergaulan sosial adalah beberapa peran seorang suami dalam sebuah keluarga. Dalam hal suami yang berstatus sebagai narapidana menimbulkan tantangan berat dalam pelaksanaan kewajiban-kewajiban suami. Oleh karena itu, penelitian menjawab dari dua pertanyaan: pertama, bagaimana peran suami sebagai narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Semarang ditinjau dari kompilasi hukum Islam? Kedua, bagaimana implikasi peran tersebut terhadap upaya mempertahankan rumah tangga yang sakinah? Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sumber data yang digunakan yaitu primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, suami yang menjadi narapidana di Lapas Kelas 1 Semarang sudah dilaksanakan akan tetapi tidak berjalan dengan maksimal sebagaimana Undang-undang No. 1 Tahun 1974 tentang perkawinan yang mana didalamnya telah diatur terkait hak-hak dan kewajiban suami istri yang harus dipenuhi, sama halnya sebagaimana yang telah dijelaskan pada kompilasi hukum islam (KHI) tentang kewajiban suami istri. Kedua analisis implikasi dari peran suami sebagai narapidana tidak bisa melaksanakan peran tersebut dengan maksimal karena terbatas oleh keadaan

    Pembelajaran fiqih berperspektif gender kelas XI di SMA Wachid Hasjim Maduran Kabupaten Lamongan Tahun Ajaran 2023/2024

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh pendidikan yang belum bisa menjadi tembok sempurna dari beragam ketertindasan, kekerasan, dan ketidakadilan. Sehingga penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui proses pembelajaran fiqih berperspektif gender kelas XI di SMA Wachid Hasjim Maduran Kabupaten Lamongan Tahun Ajaran 2023-2024. Metode penelitian ini adalah kualitatif penelitian lapangan (field research). Objek penelitian ini adalah warga sekolah yang terlibat dalam pembelajaran fiqih Kelas XI di SMA Wachid Hasjim Maduran. Hasil penelitian ini adalah peserta didik diberikan kebebasan mengakses dan berpartisipasi serta kebebasan dalam proses pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran fiqih berperspektif gender kelas XI di SMA Wachid Hasjim Tahun Ajaran 2023/2024 menerapkan aspek-aspek gender yang berkeadila

    The use of call in teaching listening: exploring pre-service EFL teacher preparedness

    Get PDF
    This research report is in titled "The Use of CALL in Teaching Listening: Exploring Pre-Service EFL Teacher Preparedness". The purpose of this study is to describe teacher preparedness in teaching English materials in classroom learning using CALL, it is explained the impact of using CALL and the reasons of preservice EFL teachers using CALL in their learning. In this study. This study used descriptive qualitative research methods. The participants of this study were four prospective language teachers who had taught using CALL media to teach listening skill. The participants were determined using a purposive sample. The data of this study were obtained through interviews then the transcripts of the prospective teachers' answers were analyzed by the researcher. The findings of this study show that pre-service teachers use several types of CALL in their learning such as laptop/computer, LCD, Speaker, Mobile phone and various applications such as WhatsApp, YouTube, Duolingo and BBC language learning. To improve preparedness, pre-service teachers make lesson plans/modules before learning. The teachers stated that it increases teachers' confidence in teaching and can increase students' enthusiasm for learning and increase teacher creativity. There are many reasons that make preservice EFL teachers choose CALL as their learning medium

    Bimbingan konseling untuk membentuk dukungan sosial keluarga korban kekerasan dalam rumah tangga pada Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) Jayandu Widuri Pemalang

    Get PDF
    Dukungan sosial adalah suatu bentuk dukungan yang berbentuk bantuan yang diberikan kepada individu, dimana individu yang mendapatkannya merasa diperhatikan, dicintai dan dirasakan keberadaan-nya serta dapat memperkuat perasaan seseorang. Kondisi korban kekerasan dalam rumah tangga yang berdampak bagi mental dan fisik korban, membutuhkan penanganan lebih lanjut proses pemulihan psikis. Perlunya pemberian bimbingan konseling dan penguatan dukungan sosial keluarga agar korban kekerasan dalam rumah tangga merasa dirinya menarik diri di lingkungan, kecemasan yang berlebihan, depresi, self harm yang berakibat fatal melakukan tindakan bunuh diri. Kurangnya rasa peka sesama anggota keluarga, perlu kewaspadaan dan rasa sigap agar anggota keluarga selalu mensupport keadaan korban apa yang sedang dialami sehingga memicu korban bertindak nekat . Pentingnya rasa kepekaan dan sigap dari anggota keluarga ketika mengetahui adanya tindakan kekerasan dalam rumah tangga merupakan pencegahan sementara dan garda terdepan untuk meminimalisir dampak yang dialami oleh korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan bimbingan konseling untuk membentuk dukungan sosial keluarga korban kekerasan dalam rumah tangga pada PPT Jayandu Widuri Pemalang. Jenis metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, subjek penelitian ini adalah Kepala Sub-Bagian, Konselor atau petugas pendamping lapangan, 3 responden beserta perwakilan anggota keluarga. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Triangulasi teknik dan triangulasi waktu untuk memperoleh data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian pelaksanaan bimbingan konseling untuk membentuk dukungan sosial keluarga korban kekerasan dalam rumah tangga pada saat proses pendampingan korban yang sesuai dengan tahapan-tahapan bimbingan konseling,seperti tahap awal bimbingan konseling, tahap pertengahan (tahap kerja), dan tahap akhir konseling (tindakan). Bentuk-bentuk dukungan social keluarga seperti anggota keluarga sudah menerapkan dukungan emosional, dukungan penghargaan, dukungan informasi dan dukungan instrumental. Penerapan bentuk-bentuk dukungan sosial keluarga sangat diperlukan klien karena sebagai solusi pencegahan untuk meminimalisir dampak yang dialami korban

    Peran guru PAI dalam penguatan moderasi beragama di ”sekolah damai” SMA N 13 Semarang

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran guru PAI dalam Penguatan Moderasi Beragama di SMA N 13 Semarang sebagai ”Sekolah Damai”. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif. Sedangkan fokus penelitian yang akan dikaji adalah bagaimana Peran Guru PAI dalam penguatan moderasi beragama di ”Sekolah Damai” SMA N 13 Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru PAI di SMA N 13 Semarang sangat berperan penting dalam penguatan moderasi beragama, guru PAI sebagai role model dari implementasi moderasi beragama, guru PAI di SMA N 13 Semarang berjumlah dua orang, salah satunya merupakan koordinator “Sekolah Damai”. Peran guru PAI yang sudah terimplementasi dalam penguatan moderasi beragama yakni sebagai pelopor bagi semua guru untuk mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama ke dalam pembelajaran yang tertuang dalam RPP, sebagai penggerak ”Sekolah Damai” yang bekerjasama dengan Wahid Foundation melalui berbagai kegiatan yang tertuang dalam program kerjanya untuk mendukung program prioritas Kemenag yakni moderasi beragama, sebagai pembina ektrakurikuler ROHIS dengan berbagai kegiatan keagamaan yang ada di dalamnya seperti adanya forum diskusi peserta didik antar agama. Hal tersebut dapat terlaksana dengan adanya sinergitas dan kerjasama yang baik antara guru PAI dan guru non PAI, tentunya yang didukung penuh oleh kepala sekolah SMA N 13 Semarang, dengan adanya kegiatan IHT Internal antar guru dengan tujuan untuk mengupayakan penanaman sekaligus penguatan moderasi beragama pada peserta didik bdi SMA N 13 Semarang yang telah diinisiasi oleh guru Pendidikan Agama Islam, agar seluruh warga sekolah dapat memperkukuh toleransi dan meneguhkan kerukunan, menjunjung tinggi moderasi beragama serta mengamalkan semboyan negara Indonesia yakni ”Bhineka Tunggal Ika”

    26,949

    full texts

    26,964

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Walisongo Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇