Walisongo State Islamic University

Walisongo Institutional Repository
Not a member yet
    26964 research outputs found

    Analisis kemampuan berpikir visual siswa kelas VIII MTs Tarbiyatul Islamiyah Jakenan pada materi kubus dan balok ditinjau dari self confidence

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan berpikir visual siswa serta pengaruh self confidence pada pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir visual siswa kelas VIII pada materi kubus dan balok ditinjau dari self confidence. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data diperoleh melalui angket, tes serta wawancara. Subjek penelitian terdiri dari 26 siswa. Data kemampuan berpikir visual dan self confidence diperoleh dari 26 siswa yang kemudian diambil 6 siswa untuk diwawancara yang mewakili setiap kategori self confidence. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil bahwa kemampuan berpikir visual siswa dengan self confidence tinggi telah memenuhi seluruh indikator kemampuan berpikir visual yaitu Melihat (mengidentifikasi masalah), Mengenali (memahami masalah), Membayangkan (merencanakan langkah untuk menemukan solusi), Memperlihatkan (melaksanakan langkah untuk menemukan solusi) dan Menceritakan (mengkomunikasikan solusi). Sedangkan untuk siswa dengan self confidence sedang dan rendah memenuhi ketercapaian kemampuan berpikir visual pada indikator melihat (mengidentifikasi masalah) serta mengenali (memahami masalah). Pada indikator membayangkan (merencanakan langkah untuk menemukan solusi), memperlihatkan (melaksanakan langkah untuk menemukan solusi) dan menceritakan (mengkomunikasikan) kurang memenuhi

    Analisis pertimbangan hakim dalam mengabulkan cerai gugat tahun 2021 : studi kasus Pengadilan Agama Slawi Kabupaten Tegal

    Get PDF
    Gugatan perceraian dapat terjadi akibat adanya suatu permasalahan yang tidak bisa diselesaikan dalam rumah tangga. Faktor penyebab perceraian cenderung disebabkan oleh permasalahan ekonomi, ketidakseimbangan aktivitas dan waktu bersama, berubah pola komunikasi, serta faktor usia dalam membina rumah tangga. Perceraian karena konflik dalam rumah tangga yang disebabkan oleh masalah ekonomi pada saat pandemi COVID-19 tahun 2021 merupakan sesuatu yang saling berhubungan. Hal tersebut karena banyak suami terkena pemutusan hungan kerja (PHK), sehingga berdampak pada sektor perekonomian keluarga. Kondisi ini akan memicu stress dan emosi pada pihak suami karena memikirkan biaya hidup sehari-hari. Adapun tujuan penelitian adalah (1) Untuk mengetahui faktor penyebab tingginya angka cerai gugat pada tahun 2021 di Pengadilan Agama Slawi Kabupaten Tegal. (2) untuk menguraikan proses penyelesaian perkara dan pendapat hakim dalam mempertimbangkan dasar hukum yang dipakai untuk memutus perkara cerai gugat di Pengadilan Agama Kabupaten Slawi pada tahun 2021. Metodologi yang digunakan (1) pendekatan yang digunakan adalah normatif: yuridis sosiologis dan empiris: kualitatif. (2) sampel penelitian: hakim pengadilan, panitera pengadilan dan data-data yang didapat di Pengadilan Agama Slawi. Dengan teknik pengumpulan data wawancara. (3) teknik analisis yang digunakan deskriptif normatif. Hasil penelitian menunjukan Pertama, Faktor-faktor pendominasi yang mempengaruhi tingginya perkara cerai gugat di PA Slawi pada masa pandemi Covid-19 ialah faktor ekonomi, faktor karena meninggalkan salah satu pihak, faktor karena pertengkaran, faktor karena KDRT, faktor karena zina atau perselingkuhan. Kedua, proses penyelesaian perkara cerai gugat di PA Slawi pada masa pendemi Covid-19 tetap sesuai aturan pengadilan yaitu pada pasal 39 Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 yaitu tetap dihadapan meja sidang dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat. Dasar pertimbangan hakim dalam memutus perkara cerai gugat yaitu hakim harus melihat dasar hukum yang sesuai dari Undang-Undang, KHI, Dalil, Yurisprudensi dan sebagainya. Seperti Yurisprudensi MA RI No. 379/K/AG/1995 tanggal 26 Maret 1997 dan Pasal 19 huruf f PP No. 9 Tahun 1975 jo Pasal 116 huruf f KHI

    Pengembangan petunjuk praktikum biologi digital SMA kelas XI semester gasal untuk mengasah keterampilan proses sains dasar siswa

    Get PDF
    Sistem pendidikan di Indonesia mengalami perubahan yang signifikan dengan pencetusan Kurikulum Merdeka oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang bertujuan untuk memberikan kebebasan kepada sekolah dalam mngembangkan kurikulum sesuai dengan kebutuhan. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi menjadi aspek penting dalam implementasi Kurikulum Merdeka yang mengharuskan seorang pendidik dan siswa untuk memanfaatkan kecanggihan teknologi yang berkembang guna mendukung proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan desain dan menganalisis kelayakan media petunjuk praktikum biologi digital bermuatan keterampilan proses sains dasar dalam pembelajaran biologi materi semester gasal kelas XI SMA. Penelitian ini menghasilkan produk berupa “Website Petunjuk Praktikum Biologi”. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RnD). Suatu Metode untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut. Tahapan 4D yang dikemukakan oleh Thiagarajan yaitu Define (pendefinisian), Design (perancangan), Development (pengembangan), dan Disseminate (penyebaran). Hasil nilai kelayakan media berdasarkan perolehan penilaian ahli materi 81,3% (sangat layak), ahli media 83,2% (sangat layak), dan ahli keterampilan proses sains 80% (layak). Sedangkan nilai respon ditentukan oleh perolehan dari guru biologi 97,5% (sangat layak) dan siswa 88,36% (sangat layak). Berdasarkan perolehan hasil atau nilai uji dapat disimpulkan bahwa media petunjuk praktikum biologi digital berupa website sangat layak dan sangat valid menjadi media pendukung pembelajaran biologi materi biologi semester gasal untuk siswa kelas XI SMA

    Identifikasi kadar ion logam berat (Pb, Cu, Cd) pada kerang hijau (Perna viridis) di pesisir Pantai Tirang Semarang dan pengurangan kadarnya menggunakan kitosan

    Get PDF
    Pencemaran di pesisir pantai Tirang Semarang bersumber dari kegiatan-kegiatan industri, aktivitas pengecatan pada kapal, merokok dan sumber domestik. Sumber domestik berasal dari berbagai kegiatan atau kebutuhan sehari-hari manusia meliputi bensin atau bahan bakar pada kapal, cat, pipa ledeng yang ada di sekitar kawasan pesisir pantai Tirang Semarang yang mengakibatkan kerang hijau di sekitar juga ikut terkontaminasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar ion logam timbal (Pb), tembaga (Cu) dan kadmium (Cd) dalam kerang hijau di pesisir pantai Tirang Semarang dan penurunan kadarnya menggunakan kitosan dengan berbagai variasi massa. Penelitian ini menggunakan metode destruksi kering dan pengujian ion logam beratnya menggunakan instrumen AAS, kadar ion logam berat Pb, Cu dan Cd yang terdapat pada kerang hijau di pantai Tirang Semarang pada ion logam Pb titik sampling 1 sebesar 24,046 mg/Kg, titik sampling 2 sebesar 31,35 mg/Kg dan titik sampling 3 sebesar 44,55 mg/Kg. Pada ion logam Cu titik sampling 1 sebesar 18,52 mg/Kg, titik sampling 2 sebesar 24,21 mg/Kg dan titik sampling 3 sebesar 29,15 mg/Kg. Pada ion logam Cd titik sampling 1 sebesar 0,4112 mg/Kg, titik sampling 2 sebesar 0,5031 mg/Kg dan titik sampling 3 sebesar 0,751 mg/Kg. Berdasarkan data semua ion logam berat Pb, Cu, dan Cd sudah melebihi ambang batas yang ditentukan. Perlakuan pada variasi konsentrasi (% b/v) kitosan berpengaruh nyata terhadap daya adsorpsi ion logam berat Pb, Cu dan Cd pada jaringan lunak kerang hijau yaitu pada variasi yang paling efektif pada konsentrasi kitosan 0,5 % dengan hasil ion logam Pb 0,5195 mg/kg, konsentrasi 0,3 % ion logam Cu tidak terdeteksi dan konsentrasi 0,5 % ion logam Cd 0,052 mg/kg, setelah perlakuan pengurangan kadar ion logam berat Pb, Cu, Cd menggunakan kitosan sudah tidak melebihi ambang batas yang ditentukan. Kitosan mampu menurunkan ion logam berat pada kerang hijau yang ada di pantai Tirang semaran

    Tinjauan Hukum Islam terhadap pola relasi pasangan suami istri generasi milenial dalam membangun keluarga sakinah : studi kasus keluarga di masyarakat Kelurahan Bojongbata Kecamatan Pemalang

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji perspektif Hukum Islam mengenai pola hubungan suami istri generasi milenial dalam membangun keluarga sakinah di Kelurahan Bojongbata. Untuk mencapai tujuan perkawinan diperlukan hubungan yang berdasarkan pada prinsip mu’asyarah bil al-ma’ruf (pergaulan suami istri yang baik). Menurut Kompilasi Hukum Islam (KHI), pada bab 2 pasal 3 tentang perkawinan, tujuan perkawinan adalah untuk menciptakan kehidupan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Berdasarkan data dari situs Kemenag, pada tahun 2022 kasus perceraian nasional berjumlah 516.334, dengan faktor utama yakni perselisihan dan pertengkaran dan mayoritas terjadi pada pasangan berusia 25-40 tahun. Para ahli menyebutkan kelompok usia 25-40 tahun ini sebagai generasi Y atau generasi milenial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pola hubungan suami istri generasi milenial dalam membangun keluarga sakinah dan bagaimana tinjauan Hukum Islam terhadap pola hubungan tersebut.Untuk menjawab rumusan masalah tersebut, jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan yuridis sosiologis. Data dikumpulkan dengan metode wawancara semi-terstruktur. Berdasarkan temuan lapangan, disimpulkan bahwa pertama, pola relasi pasangan suami istri generasi milenial di Kelurahan Bojongbata ditinjau dari aspek pemenuhan nafkah keluarga, pembagian tugas rumah tangga, dan pengambilan keputusan, terdapat dua jenis perkawinan yaitu pola perkawinan head-complement dan pola perkawinan senior-junior partner. Kedua, Hukum Islam tidak hanya menjadi panduan moral, tetapi juga instrumen praktis yang membantu membentuk pola relasi yang baik antara suami istri generasi milenial dalam membangun keluarga sakinah

    Pengaruh model project based learning berbasis media 3D terhadap kemampuan berpikir kreatif dan keterampilan kolaboratif pada pembelajaran biologi

    Get PDF
    Pembelajaran pada abad ke-21 menciptakan perubahan nyata dalam dunia pendidikan yang berfokus pada proses pembelajaran. Keterampilan yang wajib dimiliki siswa pada abad ke-21 salah satunya yaitu kemampuan berpikir kreatif dan keterampilan kolaboratif. Model pembelajaran yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir kreatif dan keterampilan kolaboratif yaitu model Project Based Learning berbasis media 3D. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis pengaruh model Project Based Learning berbasis media 3D terhadap kemampuan berpikir kreatif dan keterampilan kolaboratif pada pembelajaran biologi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Teknik sampling yang digunakan adalah Random Sampling dengan sampel kelas XI.1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI.3 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dokumentasi, dan lembar pretest-posttest soal kemampuan berpikir kreatif dan angket keterampilan kolaboratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model Project Based Learning berbasis media 3D terhadap kemampuan berpikir kreatif dan keterampilan kolaboratif pada pembelajaran biologi, hal ini dilihat dari analisis uji One Way Anacova kemampuan berpikir kreatif dan keterampilan kolaboratif dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05

    Pengembangan modul terintegrasi socio scientific issue (SSI) untuk melatih keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas XI SMA/MA

    Get PDF
    Keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu dari empat keterampilan abad ke-21 (critical thinking skills, creative thinking skills, collaboration skills, dan communication skills) yang diterbitkan oleh Partnership For 21st Century Skills (P21). Keterampilan berpikir kritis dibutuhkan agar peserta didik diharapkan mampu memecahkan masalah kompleks dan menarik kesimpulan. Keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran biologi dapat dilatihkan dengan menerapkan Socio Scientific Issue (SSI). Penerapan Socio Scientific Issue (SSI) dalam pembelajaran biologi salah satunya dengan mengintegrasikan pada sumber belajar cetak, yaitu modul. Modul dikembangkan dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Hasil penelitian ini meliputi: pertama, desain pengembangan modul dibuat dengan bantuan software microsoft word, aplikasi canva pro, aplikasi adobe illustrator, dan website penambah Hd gambar. Modul ini memuat komponen-komponen modul yang diintegrasikan dengan sintaks SSI dan aspek berpikir kritis pada soal uji kompetensi, serta terdiri dari 2 materi, yaitu sistem pencernaan dan sistem pernapasan. Modul yang dikembangkan memasuki tahap validasi oleh para ahli dan guru biologi sebagai praktisi. Kedua, hasil penilaian validasi ahli bahan ajar sebesar 95,19% (sangat layak), ahli materi sebesar 81,75% (sangat layak), ahli metodologi sebesar 90,62% (sangat layak), guru biologi sebagai praktisi sebesar 97,50% (sangat layak), uji respon peserta didik sebesar 90,49% (sangat layak) dan terdapat 30 butir soal valid oleh ahli berpikir kritis

    Hubungan kemampuan literasi perubahan iklim dengan perilaku pro-lingkungan dan subjective well-being siswa SMA/MA

    Get PDF
    Wilayah pesisir merupakan daerah yang sangat potensial terdampak secara langsung oleh adanya perubahan iklim. Remaja generasi sekarang, seperti siswa SMA/MA memiliki beban tanggung jawab yang lebih besar dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Akan tetapi, masih terdapat siswa yang memiliki literasi perubahan iklim yang tergolong rendah. Begitu pula dengan kondisi perilaku pro-lingkungan dan subjective well-being siswa. Oleh karena itu, perlu adanya penumbuhan kesadaran terhadap isu perubahan iklim melalui literasi perubahan iklim. Selain itu, perilaku pro-lingkungan juga perlu untuk dibina sebagai refleksi dari kesadaran berliterasi. Akhirnya, siswa diharapkan dapat memiliki kondisi psikologis positif, seperti subjective well-being yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kemampuan literasi perubahan iklim dengan perilaku pro-lingkungan dan subjective well-being siswa SMA/MA. Jenis penelitian adalah korelasi dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportionate stratified random sampling dengan sampel dari siswa kelas X, XI, XII SMA/MA. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes berupa soal literasi perubahan iklim dan angket pernyataan (perilaku pro-lingkungan dan subjective well-being). Analisis data penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menyatakan terdapat hubungan yang positif dan sangat kuat antara literasi perubahan iklim dengan perilaku pro-lingkungan (0,969), terdapat hubungan yang positif dan sangat kuat antara literasi perubahan iklim dengan subjective well-being (0,969), serta terdapat hubungan yang positif dan sangat kuat antara perilaku pro-lingkungan dan subjective well-being (0,999)

    Pengembangan petunjuk praktikum berbasis Android pada materi rangkaian seri paralel resistor dan kapasitor

    Get PDF
    Penelitian ini mengembangkan Petunjuk Praktikum berbasis Android untuk menguji kelayakan dan mengetahui respons mahasiswa terhadap Petunjuk Praktikum berbasis Android. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg & Gall yang dibatasi sampai tahap main product revision. Uji coba dilakukan pada mahasiswa prodi Pendidikan Fisika angkatan 2021 dan 2023 UIN Walisongo Semarang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode angket. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Petunjuk Praktikum berbasis Android yang telah dikembangkan dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran berdasarkan penilaian validasi ahli materi dan ahli media dengan persentase masing-masing sebesar 84% dan 90% dengan kriteria layak dan sangat layak. Uji coba pengembangan secara terbatas diperoleh persentase tanggapan mahasiswa sebesar 88% dengan kriteria sangat baik. Pengembangan aplikasi Petunjuk Praktikum berbasis android ini dapat menumbuhkan keefektifan dan kemandirian belajar mahasiswa

    Tinjauan hukum pidana Islam terhadap sanksi penyalahgunaan narkotika oleh anak di bawah umur : studi Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika

    Get PDF
    Dalam upaya Law Implementing (implementasi hukum) tersebut sering terjadi kesalah pahaman terhadap penindakan lanjut terhadap anak yang terindikasi kasus narkotika. Seperti dalam penelitian yang dilakukan oleh Samsu Wardana dan Chitto Chumbradika yang berjudul “Sanksi Hukum Terhadap Anak Di Bawah Umur Yang Melakukan Tindak Pidana Percobaan Atau Pemufakatan Jahat Untuk Tindak Pidana Narkotika (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat Nomor 14/Pid.Sus-Anak/2018/PN Jkt. Brt)” Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian yaitu library research (kepustakaan) dengan melakukan pengkajian terhadap peraturan perundang-undangan, buku-buku, Undang-Undang dan dan sumber lain yang berkaitan dengan objek kajian. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dalam Hukum Pidana Islam anak yang terlibat dalam narkotika maka tidak dikenakan sanksi hadd, ataupun ta’zir, sebab ia belum termasuk mukallaf (dewasa) dan belum mengetahui hak dan kewajiban dalam Islam. Dalam hal ini hukuman yang diberikan dalam hukum Islam untuk anak yang belum baligh diberikan ta’dib (pendidikan atau pembinaan). Sedangkan dalam hukum positif, Anak yang berperan sebagai korban dan pelaku penyalahgunaan narkotika, dalam penegakan hukum perlu perhatian yang sangat khusus, mengingat yang bersangkutan dengan hukum yaitu anak yang masih taraf dibawah umur. Dalam perkara Nomor 14/Pid.Sus-Anak/2018/PN Jkt. Brt pada dasarnya sudah mengedepankan prinsip perlindungan hukum untuk anak, yaitu majelis hakim memberikan hukuman Pembinaan selama 1 (satu) Tahun dan 8 (delapan) bulan serta hukuman tambahan dengan pelatihan kerja selama 1 (satu) bulan. Konsekuensi diatas sesuai ketentuan dalam sanksi diluar sanksi pidana terhadap anak pelaku tindak pidana yang tercantum dalam Pasal 82 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Tetapi perlu pengkajian ulang mengenai hukuman tersebut untuk menanggulangi dogma atau sanksi sosial terhadap anak yang berhadapan dengan hukum, yaitu dengan menggunakan konsep dari Thomas Aquinas tentang hukuman rehabilitative yang dipadukan dengan sistem penahanan di negara-negara Eropa Barat dan Amerika Timur yang berbentuk semi detention dan weekend detention guna menanggulangi pembunuhan karakter dari anak tersebut akibat stigmatisasi masyarakat yang buruk terhadap terpidana

    26,949

    full texts

    26,964

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Walisongo Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇