Walisongo State Islamic University

Walisongo Institutional Repository
Not a member yet
    26964 research outputs found

    Strategi public relations Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam mengampanyekan Kalender Hijriyah Global Tunggal

    Get PDF
    Public relations menjalankan peran dan tugasnya untuk menyampaikan niat baik institusi dengan membentuk sebuah kesepakatan pemahaman sehingga menciptakan kepercayaan publik. Praktisi public relations dapat menjalankan perannya melalui kegiatan komunikasi dan kampanye public relations. Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui gagasan baru tentang implementasi Kalender Hijriyah Global Tunggal memerlukan strategi untuk memperkenalkannya kepada publik. Penelitian ini befokus pada pengkajian strategi public relations Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam mengampanyekan gagasan baru tentang Kalender Hijriyah Global Tunggal yang belum banyak diteliti sebelumnya. Dengan pendekatan teori PR Cutlip, Center, & Broom serta model 7C’s Communication, penelitian ini tidak hanya menganalisis tahapan strategis, tetapi juga menilai kegiatan komunikasi yang dilakukan oleh organiasi keagamaan di Indonesia dalam menyebarluaskan gagasan baru kepada khalayak lokal dan internasional. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalaln wawancara dan dokumentasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana strategi public relations Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam mengampanyekan Kalender Hijriyah Global Tunggal. Teknik analisis data dari Huberman dan Miles berupa model analisis data yang terdiri atas tiga yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menjalankan strategi komunikasi dalam upaya kampanye Kalender Hijriyah Global Tunggal melalui Tim Media dan Komunikasi. Strategi tersebut diwujudkan dalam tahapan-tahapan yang mencerminkan proses kerja public relations secara umum, yaitu fact finding, planning, communication and action, evaluation. Pada tahap fact finding, tim melakukan pengumpulan kendala terkait Kalender Hijriyah Global Tunggal. Informasi tersebut menjadi dasar dalam menyusun strategi yang terencana dan berbasis data. Tahapan planning, Tim Medkom menentukan sasaran audiens, saluran komunikasi dan merancang pesan kampanye. Tahap communication and action menggunakann penyebaran konten di media sosial resmi Muhammadiyah. Terakhir, evaluation dilakukan secara berkala untuk mengukur efektivitas kampanye, termasuk respon publik terhadap pesan yang disampaikan. analisis peneliti, pelaksanaan komunikasi dinilai masih belum optimal. Hal ini terlihat dari jumlah produksi konten yang sedikit dan terbatas pada media internal Muhammadiyah tanpa ada kolaborasi dengan pihak eksternal mengakibatkan jangkauan informasi mengenai Kalender Hijiryah Global Tunggal belum sepenuhnya menjangkau khalayak yang lebih luas

    Strategi internal relation dalam meningkatkan loyalitas karyawan : studi kasus Organisasi Sarana Kerohanian Islam Indosat Ooredoo Hutchison Jakarta

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan karena adanya tantangan dalam menjaga loyalitas karyawan di era persaingan bisnis yang ketat, di mana sumber daya manusia merupakan aset utama perusahaan. Karyawan yang tidak termotivasi, tidak nyaman, atau kurang memiliki rasa kepemilikan dapat menurunkan kinerja dan produktivitas. Meskipun fungsi Public Relations (PR) seringkali berfokus pada hubungan eksternal, pentingnya Internal Relations dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan membangun budaya perusahaan yang positif seringkali terabaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memahami strategi Internal Relations yang diterapkan oleh PT. Indosat Ooredoo Hutchison Jakarta melalui Organisasi Srana Kerohanian Islam (SKI ) dalam upaya meningkatkan loyalitas karyawan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah data primer yang diperoleh langsung dari informan melalui wawancara dan dokumentasi serta data sekunder berupa dokumen-dokumen terkait. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dengan pihak-pihak terkait, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Indosat Ooredoo Hutchison Jakarta menerapkan berbagai strategi Internal Relations melalui Organisasi Kerohanian Islam untuk meningkatkan loyalitas karyawan. Strategi ini meliputi Program pendidikan dan pelatihan, Program Motivasi, Program spesial event, Program penghargaan dan Program komunikasi internal serta penciptaan lingkungan kerja yang inklusif dan mendukung. Implementasi strategi-strategi yang dilakukan oleh Organisasi SKI ini terbukti berkontribusi positif terhadap peningkatan loyalitas karyawan pada Perusahaan. yang pada gilirannya berdampak pada peningkatan kinerja dan produktivitas perusahaan

    Integration of public relations values in Kiaikanjeng cultural da'wah communication on the caknun.com Youtube channel

    Get PDF
    This study aims to analyze the integration of public relations values in cultural da'wah communication in the digital era carried out by the KiaiKanjeng music group through the CakNun.com YouTube channel. As a cultural arts group associated with Emha Ainun Nadjib (CakNun), KiaiKanjeng uses the medium of music and culture to convey inclusive, humanist, and dialogical Islamic messages. In the context of digital space, the da'wah they build is not only informative, but also forms communication relations with the public. This research uses a descriptive qualitative approach with content analysis techniques to identify da'wah themes, as well as media content studies to interpret symbols, visuals, and cultural meanings contained in KiaiKanjeng videos. Data was obtained from a number of videos selected with a focus on this research that highlights how public relations values such as credibility, honesty, consistency, and two-way communication are integrated in their da'wah narratives. CakNun.com's YouTube channel is positioned as a strategic medium to build a culturally friendly Islamic image, respond to contemporary issues, and strengthen emotional bonds with digital audiences. The results show that the integration of public relations values is the key to KiaiKanjeng's success in delivering relevant, communicative, and adaptive da'wah messages to a plural society in the digital era. This study contributes to the study of Islamic Communication and Broadcasting in relation to the integration of public relations values to cultural da'wah activities

    Media sosial Instagram untuk membangun citra diri komunitas Stand Up Comedy Kota Semarang : studi pada akun komunitas @standupindosmg

    Get PDF
    Kemajuan teknologi tidak hanya membuat pembentukan citra diri terjadi pada kehidupan nyata, namun bisa juga melalui medsos, salah satunya Instagram. Selain dijadikan media komunikasi, instagram juga bisa menjadi sarana dramaturgi untuk membangun citra virtual, seperti yang dilakukan oleh komunitas stand up comedy Semarang. Melalui pengeditan dan pengelolaan konten di akun komunitas, mereka menampilkan panggung depan yang dirancang agar menarik bagi audiens. Studi ini bertujuan untuk mengetahui peran Instagram sebagai media dalam membentuk citra komunitas stand up Semarang, serta untuk memahami bagaimana informan memaknai citra virtual yang di bentuk pada laman instagramnya melalui konsep dramaturgi, instagram berfungsi sebagai "panggung" tempat komika membangun citra dan brandingnya. Penelitian ini menggunakan metode netnografi dengan pendekatan kualitatif untuk mengungkapkan strategi membangun citra virtual komunitas stand up comedy kota Semarang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Menggunakan teori dramaturgi Erving Goffman tentang panggung depan dan belakang, penelitian ini mengeksplorasi proses pembentukan persona digital melalui tiga tahapan utama, yaitu: pemilihan peran, pengaturan performance, dan manajemen kesan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa komunitas memanfaatkan fitur seperti feed, reels, caption, dan hashtag untuk membangun persona dan citra yang konsisten serta menarik. Dengan strategi konten, penampilan visual, dan gaya komunikasi, mereka juga mengendalikan kesan kepada audiens. Riset ini membahas perbedaan panggung depan dan belakang dalam menampilkan identitas virtual anggota komunitas stand up comedy Semarang. Panggung depan membahas penampilan publik yang disesuaikan dengan harapan audiens, sementara panggung belakang berisi berbagai persiapan yang tidak ditunjukkan kepada publik. Pembentukan citra ini tidak hanya berpatok pada individu, tetapi juga melibatkan kerja tim untuk menyusun dan mengelola konten agar sesuai dengan algoritma Instagram serta tidak menyimpang dari batasan yang dibuat komunitas. Dengan begitu, citra diri positif akan terbentuk, ketika hal itu terjadi secara tidak langsung akan membuat portofolio dalam instagram menjadi bagus, yang bisa mendatangkan potensi untuk di lirik oleh client agar melakukan kerjasama ataupun terjun ke dunia hiburan lainnya. ABSTRACT: Technological advances not only make the formation of self-image happen in real life, but also through social media, one of which is Instagram. In addition to being used as a communication medium, Instagram can also be a means of dramaturgy to build a virtual image, as done by the Semarang stand-up comedy community. Through editing and managing content on community accounts, they display a front stage designed to be attractive to the audience. This study aims to determine the role of Instagram as a medium in shaping the image of the Semarang stand-up community, as well as to understand how informants interpret the virtual image formed on their Instagram page through the concept of dramaturgy, Instagram functions as a "stage" where comedians build their image and branding. This study uses a netnography method with a qualitative approach to reveal the strategy of building a virtual image of the Semarang city stand-up comedy community. Data collection was carried out through observation, interviews, and documentation. Using Erving Goffman's dramaturgy theory of the front and back stages, this study explores the process of forming a digital persona through three main stages, namely: role selection, performance management, and impression management. From the research results, it can be concluded that the community utilizes features such as feeds, reels, captions, and hashtags to build a consistent and attractive persona and image. With content strategies, visual appearances, and communication styles, they also control the impression on the audience. This research discusses the differences between the front and back stages in displaying the virtual identity of members of the Semarang stand-up comedy community. The front stage discusses public appearances that are tailored to audience expectations, while the back stage contains various preparations that are not shown to the public. The formation of this image is not only based on individuals, but also involves teamwork to compile and manage content to suit the Instagram algorithm and not deviate from the boundaries set by the community. That way, a positive self-image will be formed, when that happens indirectly it will make the portfolio on Instagram good, which can bring potential to be glanced at by clients to collaborate or enter other entertainment worlds

    Gaya hidup konsumtif mahasiswa : studi tentang orientasi gaya hidup mahasiswa Universitas Islam Negeri Walisongo pada fashion thrifting

    Get PDF
    Mahasiswa diketahui memiliki gaya hidup konsumtif. Gaya hidup mahasiswa telah berubah secara sigifikan di era modern karena sejumlah variable, termasuk maraknya pembelian barang bekas di toko barang bekas. Thrifting adalah praktik membeli barang bekas, terutama pakaian yang masih dalam kondisi bagus, dengan harga yang relatif murah. Seperti halnya mahasiswa UIN Walisongo Semarang, fenomena ini telah menjadi bagian dari identitas dan cara hidup mahasiswa masa kini dan telah berkembang menjadi sebuah gairah yang membantu mereka mengembangkan identitas sosial dan cara hidup mereka. Dengan mengetahui hal itu maka penulis memiliki sebuah tujuan untuk dapat mengetahui faktor apa yang mempengaruhi perilaku konsumtif mereka serta dampak yang terjadi dari gaya hidup konsumtif tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan. Penelitian ini dilakukan di kampus UIN Walisongo Semarang. Teknik purposive digunakan untuk mengidentifikasi tujuh informan. Observasi, wawancara dan dokumentasi merupakan metode yang digunakan untuk mengumpulkan data. Selain itu, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan digunakan untuk memeriksa data dalam penelitian ini. Teori dalam penelitian ini didasarkan pada teori Konsumerisme Jean Baudrillard. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsumsi barang thriftting telah membentuk gaya hidup mahasiswa khsusunya mahasiswa UIN Walisongo. Sebagai wujud eskpresi diri dan juga pilihan yang ekonomis, dan memunculkan suatu identitas baru. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana mahasiswa harus tetap bijak dalam mengonsumsi barang thrift, agar manfaat ekonomis, sosial, dan budaya dari kegiatan ini tetap terjaga. ABSTRACT: Students are known to have a consumptive lifestyle. The lifestyle of students has changed significantly in the modern era due to a number of variables, including the rise in buying second-hand goods at thrift stores. Thrifting is the practice of buying second-hand goods, especially clothes that are still in good condition, at relatively cheap prices. Like UIN Walisongo Semarang students, this phenomenon has become part of the identity and lifestyle of today's students and has developed into a passion that helps them develop their social identity and lifestyle. By knowing this, the author has a goal to be able to find out what factors influence their consumptive behavior and the impacts of this consumptive lifestyle. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. This research is a type of field research. This research was conducted on the UIN Walisongo Semarang campus. Purposive sampling techniques were used to identify seven informants. Observation, interviews and documentation are the methods used to collect data. In addition, data reduction, data presentation, and drawing conclusions were used to examine the data in this study. The theory in this study is based on Jean Baudrillard's Consumerism theory. The research results show that the consumption of thrifted goods has shaped the lifestyle of students, especially students of UIN Walisongo. As a form of self-expression and also an economical choice, it gives rise to a new identity. This research provides insights on how students should remain wise in consuming thrifted items so that the economic, social, and cultural benefits of this activity are maintained

    Optimalisasi peran dakwah pimpinan cabang IPNU IPPNU Kabupaten Ngawi dalam membentuk generasi muda islami

    Get PDF
    .Selaras dengan peran dakwah kepada para pemuda khususnya di Kabupaten Ngawi, PC IPNU IPPNU Ngawi sebagai salah satu organisasi pemuda islam, turut berpartisipasi dalam mengoptimalkan peran dakwahnya dengan menjalankan program kerja yang ditujukan kepada para pemuda di Kabupaten Ngawi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan peran dakwah PC IPNU IPPNU Ngawi dalam membentuk generasi muda Islami dan menjelaskan strategi dakwah yang dilakukan PC IPNU IPPNU Ngawi dalam membentuk generasi muda Islami. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Ada beberapa indikator dalam optimalisasi peran dakwah dalam membentuk generasi muda Islami yaitu strategi dan media dakwah yang digunakan., partisipasi generasi muda, kolaborasi dan kemitraan, kaderisasi yang berjalan dengan baik, memiliki dampak yang baik terhadap generasi muda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa optimalisasi peran dakwah PC IPNU IPPNU Ngawi dalam membentuk generasi muda Islami sudah berjalan optimal. Pimpinan Cabang IPNU IPPNU Ngawi menjalankan peran dakwahnya dengan menjalankan beberapa program atau kegiatan yang terdiri atas peran aktif, peran partisipatif, dan peran pasif. Peran aktifnya seperti dalam kegiatan khotmil qur;an, kaderisasi anggota, dan majelis tahlil dan sholawat. Peran partisipatif terdiri dari kegiatan ramadan youth forum, safri ramadan, dan aksi kepedulian. Kemudian, strategi yang digunakan terdiri atas strategi sentimentil, strategi rasional, dan strategi indrawi. Strategi sentimentil ini terimplementasi dalam pemanfaatan media digital. Strategi rasional seperti dalam kegiatan sparkling media, training public speaking and tiktok affiliate, ngaji retorika, dan seminar remaja. Sedangkan strategi indrawi seperti menjalin kerja sama dengan dinas pemerintahan

    Strategi promosi wisata religi kebun raya Gunung Tidar Kota Magelang

    Get PDF
    Wisata religi menjadi sebuah tren yang banyak diminati oleh masyarakat saat ini. Wisata religi sangat kental berhubungan dengan kearifan lokal dan keindahan alam yang menakjubkan terletak di Kota Magelang. Kebun Raya Gunung Tidar disebut sebagai Pakuning Tanah Jawa atau titik tengahnya Pulau Jawa memiliki wisata religi berupa adanya petilasan Maqom Syekh Subakir, Kyai Sepanjang (Tombak sepanjang 7m) dan Mbah Semar. Ketiganya telah mengukir Sejarah dan berjasa pada dakwahnya Islam di Pulau Jawa. Banyak wisatawan domestik dan mancanegara berkunjung ke Kebun Raya Gunung Tidar untuk berziarah sekaligus menikmati pemandangan alam yang ada di Bukit Tidar. Strategi promosi dan daya tarik yang ada di Kebun Raya Gunung Tidar menjadi kunci bagi Unit Pengelola Teknis (UPT) KRGT dalam meningkatkan eksistensi wisata dan meningkatkan jumlah kunjungan. Berdasarkan hal tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk menganalisis strategi promosi yang dilakukan oleh Unit Pengelola Teknis (UPT) Kebun Raya Gunung Tidar pada wisata religi Kebun Raya Gunung Tidar Kota Magelang 2) Untuk menganalisis daya tarik yang ada di wisata religi Kebun Raya Gunung Tidar dalam meningkatkan jumlah pengunjung. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Peneliti menggunakan sumber data primer dan sekunder. Sumber data primer diperoleh dari wawancara dengan UPT KRGT bagian media informasi, juru kunci, masyarakat sekitar, pedagang, dan pengunjung. Sedangkan, Sumber data sekunder diperoleh dari jurnal, buku, majalah, artikel, koran internet dan sumber data lain yang dapat dijadikan sebagai data pelengkap dalam penelitian. Peneliti menggunkan analisis SWOT untuk menganalisis strategi promosi terbaik yang dilakukan oleh UPT KRGT dan untuk mengetahui daya Tarik yang terdapat pada wisata religi KRGT berpotensi untuk meningkatkan jumlah pengunjung. Hasil penelitian menunjukan bahwa, 1) Strategi promosi menggunakan bauran promosi (Promotion Mix) berada pada Kuadran I yaitu strategi Growth (perkembangan) yang dilakukan UPT Kebun Raya Gunung Tidar 2) Kebun Raya Gunung Tidar memiliki daya tarik berupa arsitektur bagunan Maqam, Sejarah, budaya religi, keindahan alam dan sarana dan fasilitas yang lengkap, spot foto, akses jalan yang baik, lokasi yang strategis di tengah-tengah kota, dan dekat dengan banyak penginapan

    Pemberdayaan disabilitas sensorik netra melalui rehabilitasi sosial : studi di Panti Netra Penganthi Temanggung

    Get PDF
    Panti Pelayanan Sosial Disabilitas Sensorik Netra Penganthi Temanggung, merupakan unit pelaksana teknis (UPT) di bawah Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, yang tujuan utama dari panti ini adalah untuk memastikan bahwa penerima manfaat memahami dan menerima layanan rehabilitasi sosial yang diberikan, sehingga mereka siap untuk kembali ke masyarakat dan menjalankan fungsi sosialnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk dari adanya pemberdayaan disabilitas sensorik netra melalui program rehabilitasi sosial dan dampaknya bagi penyandang disabilitas sensorik netra. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research) dan menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mendeskripsikan bentuk pemberdayaan dan dampak program rehabilitasi sosial di Panti Netra Penganthi Temanggung. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan penerima manfaat, petugas, dan alumni, sedangkan data sekunder dari studi dokumen. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, analisis, dan penarikan kesimpulan untuk mengidentifikasi bentuk dan dampak pemberdayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pemberdayaan disabiliitas sensorik netra melalui program rehabilitasi sosial di Panti Netra Penganthi Temanggung berupa pengembangan keterampilan seperti program pelatihan, pelatihan keterampilan mobilitas, praktik kerja di klinik pijat yang bekerjasama dengan panti serta evaluasi kinerja, lalu untuk pemberdayaan melalui keterampilan berupa pengembangan keterampilan, pengembangan usaha, peningkatan kualitas pelayanan setelah penerima manfaat menjalani program magang di klinik milik alumni panti, dan evaluasi kinerja, dampak bagi disabilitas terdiri dari dampak sosial yaitu penerimaan sosial dan pengembangan jaringan sosial lalu ada dampak ekonomi berupa pengembangan usaha serta peningkatan kualitas hidup setelah mereka membuka klinik pijat secara mandiri. ABSTRACT: The Penganthi Temanggung Sensory Disability Social Service Center is a technical implementation unit (UPT) under the Central Java Provincial Social Service, whose main purpose is to ensure that beneficiaries understand and receive the social rehabilitation services provided, so that they are ready to return to society and carry out their social functions. The purpose of this study was to determine the form of empowerment of sensory blind people through social rehabilitation programs and their impact on people with sensory blind people. This study is a type of field research and uses a descriptive qualitative method to describe the form of empowerment and the impact of the social rehabilitation program at the Penganthi Temanggung Sensory Disability Center. Primary data was obtained through observation and interviews with beneficiaries, officers, and alumni, while secondary data came from document studies. Data analysis was carried out by data reduction, analysis, and drawing conclusions to identify the form and impact of empowerment. The results of the study showed that the form of empowerment of blind sensory disabilities through social rehabilitation programs at Panti Netra Penganthi Temanggung was in the form of skills development such as training programs, mobility skills training, work practices at massage clinics in collaboration with the orphanage and performance evaluations, then for empowerment through skills in the form of skills development, business development, improving the quality of service after beneficiaries undergo an internship program at a clinic owned by alumni of the orphanage, and performance evaluations, the impact on disabilities consists of social impacts, namely social acceptance and development of social networks, then there is an economic impact in the form of business development and improving the quality of life after they open a massage clinic independently

    Efektivitas program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah : studi di Perumahan Rajeg Gardenia, Kabupaten Tangerang

    Get PDF
    Laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Tangerang semakin meningkat setiap tahunnya sehingga kebutuhan masyarakat terhadap pemenuhan tempat tinggal yang layak turut meningkat. Program KPR subsidi merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi kebutuhan masyarakat terhadap tempat tinggal yang layak, khususnya bagi masyarakat dengan keterbatasan ekonomi. Penelitian yang dilakukan di Perumahan Rajeg Gardenia, Kabupaten Tangerang ini bertujuan untuk mengukur tingkat efektivitas program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Metode yang digunakan adalah kuantitatif non-eksperimen atau survei berupa kuesioner google formulir dengan satu variabel, yaitu efektivitas. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 1.451 pemilik rumah subsidi di Perumahan Rajeg Gardenia, dengan sampel 98 orang responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan taraf kesalahan sebesar 10%. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportional stratified random sampling berdasarkan pembagian tujuh blok di perumahan tersebut. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang merupakan penerima manfaat program KPR subsidi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t satu sampel (one sample t-test). Teori yang digunakan untuk penelitian ini adalah Teori pilihan rasional James S. Coleman, dengan lima indikator, yakni indikator rasionalitas pengambilan keputusan; indikator maksimalisasi keuntungan; indikator efisiensi penggunaan sumber daya; indikator pencapaian tujuan; dan indikator kemampuan beradaptasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas program KPR subsidi dengan studi di Perumahan Rajeg Gardenia, Kabupaten Tangerang sudah efektif. Hasil perhitungannya menyatakan bahwa t hitung lebih besar dari t tabel = (10,113 > 1,66071) maka Ha diterima dan H0 ditolak dan dalam perhitungannya mencapai angka 74%, yang mana termasuk dalam skala kategori efektif. Teori pilihan rasional menjelaskan bagaimana aktor memanfaatkan sumber daya secara efisien dalam pengambilan keputusan yang dinilai paling menguntungkan dan adaptif dalam mencapai tujuan kepemilikan tempat tinggal yang layak melalui program KPR subsidi. ABSTRACT: The population growth rate in Tangerang Regency continues to increase annually, thereby escalating the community's demand for adequate housing. The subsidized mortgage program (KPR subsidi) is one of the government’s efforts to address the housing needs, particularly for economically disadvantaged groups. This study aims to measure the effectiveness of the subsidized mortgage program for low-income communities in Rajeg Gardenia Housing, Tangerang Regency. The research employed a quantitative non-experimental method using a survey distributed via Google Forms, focusing on a single variable: effectiveness. The population consisted of 1,451 subsidized house owners in Rajeg Gardenia, with a sample of 98 respondents determined using Slovin’s formula at a 10% margin of error. Sampling was conducted using proportional stratified random sampling based on the division of seven blocks within the housing complex. Data were collected through questionnaires administered to beneficiaries of the subsidized mortgage program. Data analysis was performed using a one-sample t-test. This study is grounded in James S. Coleman’s Rational Choice Theory, which includes five indicators: decision-making rationality, profit maximization, efficient resource utilization, goal attainment, and adaptability. The results indicate that the subsidized mortgage program in Rajeg Gardenia is effective. The calculated t-value (10.113) exceeds the critical t-value (1.66071), leading to the acceptance of the alternative hypothesis (Ha) and rejection of the null hypothesis (H0). The effectiveness score reached 74%, categorizing the program as effective. According to Rational Choice Theory, actors utilize resources efficiently in decision-making processes that are considered most beneficial and adaptive to achieve the goal of owning adequate housing through the subsidized mortgage program

    Pemberdayaan masyarakat melalui Pokdarwis Lembasita di Desa Wisata Karangbanar Jetis Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilacap

    Get PDF
    Pemberdayaan masyarakat menjadi topik menarik untuk diteliti. Seperti pemberdayaan masyarakat melalui Pokdarwis Lembasita dipelopori oleh Lima Sekawan yang memiliki kepedulian dalam mengembangkan potensi Desa Jetis menjadi Desa Wisata Karangbanar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pemberdayaan masyarakat yang dilakukan melalui Pokdarwis Lembasita serta dampak pemberdayaan masyarakat yang dihasilkan bagi masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi non partisipan, wawancara, dan dokumentasi. Dalam proses pengambilan informan peneliti menggunakan teknik purposive dimana dalam memilih informan menggunakan kriteria khusus. Adapun informan dalam penelitian ini yaitu Kepala Desa Jetis sekaligus Ketua Pokdarwis Lembasita, Pengurus Pokdarwis Lembasita, dan beberapa masyarakat Desa Jetis seperti penjaga destinasi wisata, pemilik usaha warung pemilik UMKM. Teori Jim Ife digunakan untuk menganalisis data yang dikumpulkan untuk melihat bagaimana proses pemberdayaan berlangsung. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa proses pemberdayaan masyarakat melalui Pokdarwis Lembasita dilakukan dengan memetakan potensi yang ada di Desa Jetis. Proses pemberdayaan masyarakat ini diawali dengan perubahan pola pikir masyarakat terkait spiritualitas, membuktikan melalui program mandiri, penguatan SDM Pokdarwis Lembasita, serta sosialisasi sadar wisata dan Sapta Pesona. Pemberdayaan masyarakat juga mencakup pemberdayaan UMKM, pelatihan pemandu wisata, serta pemeliharaan sarana dan prasarana. Selain itu, forum komunikasi rutin diadakan guna menjaga kesinambungan pemberdayaan. Adapun dampak pemberdayaan melalui Pokdarwis Lembasita dari sisi sosial, pengetahuan spiritual masyarakat meningkat, pola hidup lebih tertata, dan partisipasi dalam pengembangan wisata semakin aktif. Dari sisi ekonomi, terbentuknya lapangan pekerjaan baru, terutama bagi istri nelayan dalam pengolahan hasil tangkapan, meningkatkan pendapatan masyarakat. Namun, dampak lingkungan juga muncul, terutama terkait kebersihan akibat sampah wisatawan.   ABSTRACT: Community empowerment is an interesting topic to research. For example, community empowerment through Pokdarwis Lembasita is spearheaded by the Five Friends who have concerns in developing the potential of Jetis Village into Karangbanar Tourism Village. Therefore, this study aims to describe the community empowerment process carried out through Pokdarwis Lembasita as well as the resulting social and economic impacts for the local community. This research uses a qualitative method with a descriptive approach. This type of research is field research. The data sources in this research are primary data and secondary data. The data collection techniques used in this research are non-participant observation, interviews, and documentation. In the process of taking informants, researchers used purposive techniques where in selecting informants using specific criteria. The informants in this study are the Head of Jetis Village as well as the Chairperson of the Lembasita Pokdarwis, the Lembasita Pokdarwis Management, and several Jetis Village communities such as tourist destination guards, stall owners, UMKM owners. Jim Ife's theory is used to analyze the data collected to see how the empowerment process takes place. The results of this study show that the process of community empowerment through Pokdarwis Lembasita is carried out by mapping the potential in Jetis Village. This community empowerment process begins with changing the mindset of the community regarding spirituality, proving through independent programs, strengthening the human resources of Pokdarwis Lembasita, as well as socializing tourism awareness and Sapta Pesona. Community empowerment also includes empowering UMKM, training tour guides, and maintaining facilities and infrastructure. In addition, regular communication forums are held to maintain the continuity of empowerment. As for the impact of empowerment through Pokdarwis Lembasita from the social side, the community's spiritual knowledge has increased, the lifestyle is more organized, and participation in tourism development is increasingly active. On the economic side, the formation of new jobs, especially for fisherman’s wife in processing catches, increases community income. However, environmental impacts also arise, especially related to cleanliness due to tourist garbage

    26,949

    full texts

    26,964

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Walisongo Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇