26964 research outputs found
Sort by
Pengaruh komunikasi pemasaran, harga, dan brand image terhadap keputusan pembelian produk IM3 platinum/pascabayar : studi pada pengguna IM3 pascabayar Indosat Ooredoo Hutchison Kota Semarang
Pertumbuhan industri telekomunikasi di Indonesia yang sangat pesat melahirkan persaingan antara perusahaan provider telekomunikasi dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap akses internet. Penyedia layanan telekomunikasi di era digital yang kompetitif ini dituntut untuk memahami faktor-faktor penentu keputusan pembelian konsumen. Dengan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi pemasaran, harga, dan brand image terhadap keputusan pembelian pada pengguna produk IM3 platinum/pascabayar Indosat Ooredoo Hutchison di Kota Semarang.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif terhadap 85 responden pengguna produk IM3 platinum/pascabayar. Dalam pengumpulan data, penelitian ini menggunakan metode non-probability sampling yang tidak semua populasi menjadi sampel dengan teknik purposive sampling yang setiap responden dipilih melalui karakteristik tertentu sesuai dengan tujuan penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan variabel komunikasi pemasaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk IM3 platinum/pascabayar, variabel harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk IM3 platinum/pascabayar, sedangkan variabel brand image tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian kartu IM3 platinum/pascabayar. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dan informasi kepada perusahaan Indosat Ooredoo Hutchison Semarang terkait komunikasi pemasaran, harga, dan brand image produk IM3 platinum/pascabayar.
ABSTRACT:
The very rapid growth of the telecommunications industry in Indonesia has given rise to competition between telecommunications provider companies and the increasing public need for internet access. Telecommunication provider service providers in this competitive digital era are required to understand the determinants of consumer purchasing decisions. With this background, this study aims to analyze the role of marketing communication, price, and brand image on purchasingdecisions of IM3 platinum/postpaid Indosat Ooredoo Hutchison product users in Semarang City.
This study uses a quantitative approach methode to 85 respondents who are IM3 platinum/postpaid product users. In data collection, this study uses a non-probability sampling method that not all population are sampled with a purposive sampling technique that each respondent is selected throuought certain characteristics according to the research objective.
The result of the study indicate that the marketing communication variable has a positive and significant effect on the purchasing decision of IM3 platinum/postpaid product, the price variable has a positive and significant effect on the purchasing decision of IM3 platinum/postpaid product, while the brand image variable does not affect the purchasing decision of IM3 platinum/postpaid cards. The findings of this study are expected toprovide contributions and information to the Indosat Ooredoo Hutchison Semarang company regarding marketing communications, prices, and brand image of IM3 platinum/postpaid products
Efektivitas pembelajaran berbasis etnomatematika permainan kartu umbul terhadap kemampuan berhitung siswa kelas I MI Miftahush Sibyan 01 Genuksari Genuk Semarang
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan pembelajaran berbasis etnomatematika permainan kartu umbul efektif terhadap kemampuan berhitung siswa kelas I di MI Miftahush Sibyan 01 Genuksari Genuk Semarang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada skor hasil PISA 2022 yaitu rendahnya kemampuan matematika siswa di Indonesia, rendahnya kemampuan berhitung pada siswa kelas I di MI Miftahush Sibyan Genuksari Genuk Semarang serta kesulitan siswa dalam memahami dan berhitung matematika yang sering dianggap sulit yang menjadikannya hasil belajar siswa menurun. Salah satu pendekatan inovatif yang konsektual dan menarik yang dapat digunakan adalah etnomatematika, yaitu dengan mengaitkan konsep matematika dengan unsur budaya lokal. Dalam penelitian ini, permainan kartu umbul sebagai salah satu permainan tradisional yang digunakan sebagai sarana pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan berhitung siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari 70 siswa, dengan 35 siswa sebagai kelas eksperimen dan 35 siswa sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan tes yang dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis, dan uji n-gain dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) 0.000 < 0.05, yang berarti H₀ ditolak dan Ha diterima. Rata-rata nilai Pretest pada kelas eksperimen adalah 64,7, meningkat menjadi 80,3 pada posttest. Sementara itu, kelas kontrol mengalami penurunan kareana ketidak aktifan siswa dan kurangnya respon siswa terhadap pembelajaran adapun hasil Pretest 63,8 dan posttest menjadi 58,6. Uji N-Gain menghasilkan skor 0,5752 dengan skor persen sebesar 58%, yang termasuk dalam kategori cukup efektif di terapkan. Dengan demikian, meskipun pembelajaran ini memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berhitung siswa kelas 1 MI Mifathush Sibyan 01 Genuksari Genuk Semarang, tingkat efektivitasnya berada pada kategori cukup efektif di terapkan
Peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar anak berkebutuhan khusus dengan pendekatan personal approach di SDN 1 Magelung
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar anak berkebutuhan khusus (ABK) melalui pendekatan personal di SDN 1 Magelung. Motivasi belajar merupakan faktor kunci dalam keberhasilan pendidikan ABK, yang sering menghadapi tantangan dalam proses pembelajaran. Pendekatan personal memungkinkan guru untuk memahami kebutuhan, minat, dan potensi unik setiap siswa, sehingga strategi pembelajaran dapat disesuaikan secara individual. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru yang menerapkan pendekatan personal mampu menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung, meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, serta membangun hubungan yang positif antara guru dan siswa. Strategi yang digunakan meliputi penyusunan Program Pembelajaran Individual (PPI), penggunaan metode multisensori, dan pemberian penguatan positif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran aktif guru dengan pendekatan personal berkontribusi signifikan dalam meningkatkan motivasi belajar ABK, serta mendorong pencapaian akademik dan perkembangan sosial-emosional mereka. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya pelatihan guru dalam pendekatan personal dan penyediaan sumber daya yang mendukung pembelajaran inklusif
Connecting with young muslims : strengthening da'wah through public relations
The development of digital technology has led to a significant shift in da’wah practices, where young people tend to access their spiritual needs through online media. This condition poses a challenge for traditional da’wah majlis in attracting the younger generation. This research examines the public relations strategy of da’wah community in creating an attractive, responsive forum that understands the spiritual characteristics of contemporary youth. The research explores the Santrendelik da’wah community’s strategy in attracting young audiences. A descriptive qualitative method was used to comprehensively describe social reality, focusing on extracting meaning from individual experiences regarding the community’s public relations strategies. The data was collected through interviews, and analysis followed the Milles and Huberman model, which includes data reduction, presentation, and conclusion drawing. The results show a systematic mechanism of youth development through four stages: (1) research and listening, identifying the needs of the millennial generation; (2) planning and decision making, designing innovative religious social interventions; (3) communication actions, implementing the “nongkrong tobat” program; and (4) evaluation, measuring the effectiveness of the intervention
Strategi dalam meningkatkan kualitas pelayanan jemaah haji khusus di PT. Dania Dzulqornain Jepara
Abstrak: Penelitian ini membahas strategi PT. Dania Dzulqronain Jepara dalam meningkatkan kualitas pelayanan jemaah haji khusus. Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup bagaimana strategi yang diterapkan dalam meningkatkan kualitas pelayanan, faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan jemaah, dan bagaimana penerapan Model Kano dalam menganalisis kebutuhan jemaah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi strategi pelayanan yang diterapkan, menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan jemaah, dan mengevaluasi efektivitas strategi tersebut menggunakan model kano. Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan studi literature. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Dania Dzulqornain menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang fleksibel, melakukan evaluasi rutin 2- 4 kali sebulan, dan memberikan layanan tambahan di luar layanan dasar untuk meningkatkan kepuasan jemaah. Analisis menggunakan model kano mengidentifikasi tiga kategori kebutuhan jemaah: must-be (kebutuhan dasar), one-dimensional (kebutuhan kinerja), dan attractive (kebutuhan kejutan). Meskipun biro belum memiliki sistem pengukuran kepuasan formal, komunikasi intensif dan evaluasi rutin menjadi kunci dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan sistem pengukuran kepuasan berbasis data untuk meningkatkan evaluasi kinerja secara objektif dan memastikan keberlanjutan peningkatan kualitas pelayanan
Jurnalisme warga pada media sosial X melalui akun @idextratime : kajian teori interaksionisme simbolik George H. Mead
Jurnalisme warga yang ada di Indonesia mengalami perkembangan yang signifikan. Hal ini dikarenakan oleh semakin canggihnya teknologi dan informasi di zaman sekarang. Perkembangan jurnalisme warga ini tidak lepas dari banyaknya masyarakat indonesia yang mengakses berbagai jenis topik di media sosial yaitu topik politik, hiburan, dan olahraga. Salah satu akun jurnalisme warga mengenai olahraga yaitu akun @idextratime. Akun @idextratime merupakan akun yang menyebarkan berita dan informasi mengenai olahraga sepak bola. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui strategi komunikasi yang dilakukan oleh akun @idextratime dalam menyampaikan berita dan informasi dan bagaimana dampaknya bagi pengikut akun @idextratime,
Jenis penelitian lapangan secara daring dengan metode kualitatif dan pendekatan netnografi digunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui strategi komunikasi yang digunakan akun @idextratime dalam menyampaikan berita dan informasi mengenai sepak bola dan dampak pada audiens di media sosial X. Terdapat dua sumber data dalam penelitian ini, yaitu sumber data primer dari hasil wawancara dan observasi pada admin akun @idextratime dan pengikutnya serta data sekunder dari media, buku, artikel jurnal, dan lainnya. Ada pula metode pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Dalam penelitian ini, hasil yang didapatkan adalah strategi komunikasi yang digunakan oleh akun media sosial X @idextratime yaitu strategi komunikasi verbal dan visual seperti, cuitan (tweet), saces (siaran langsung audio), meme, GIF, dan emoticon. Sejalan dengan teori George Herbert Mead dalam Interaksionisme Simbolik, komunikasi dalam masyarakat berfungsi sebagai sarana interaksi sosial dan dengan adanya sarana komunikasi ini dapat membentuk pemahaman baru. Hal ini karena dalam interaksionisme simbolik menekankan bahwa komunikasi terjadi karena adanya pertukaran simbol-simbol melalui interaksi sosial. Strategi komunikasi yang dilakukan oleh akun @idextratime dapat menjadi sarana bagi pengikutnya untuk saling berinteraksi dan bertukar symbol sehingga dapat membentuk pemahaman baru mengenai olahraga sepak bola. Terdapat dampak positif yang dirasakan oleh pengikut akun @idextratime, salah satunya adalah memiliki sumber berita dan informasi mengenai sepak bola.
ABSTRACT:
Citizen journalism in Indonesia has experienced significant development. This is due to the increasingly sophisticated technology and information nowadays. The development of citizen journalism cannot be separated from the large number of Indonesian people who access various types of topics on social media, namely politics, entertainment and sports. One of the citizen journalism accounts regarding sports is the @idextratime account. The @idextratime account is an account that spreads news and information about the sport of football. This research was conducted to determine the communication strategy carried out by the @idextratime account in conveying news and information and what impact it had on followers of the @idextratime account.
This type of online field research with qualitative methods and a netnographic approach is used in this research to determine the communication strategies used by the @idextratime account in conveying news and information about football and the impact on the audience on social media There are also data collection methods used in this research, namely observation, interviews and documentation.
In this study, the results obtained are the communication strategies used by the social media account X @idextratime, namely verbal and visual communication strategies such as tweets, saces (live audio broadcasts), memes, GIFs, and emoticons. In line with George Herbert Mead's theory in Symbolic Interactionism, communication in society functions as a means of social interaction and with the existence of this means of communication can form a new understanding. This is because symbolic interactionism emphasizes that communication occurs because of the exchange of symbols through social interaction. The communication strategy carried out by the @idextratime account can be a means for its followers to interact with each other and exchange symbols so that they can form a new understanding of the sport of soccer. There are positive impacts felt by the followers of the @idextratime account, one of which is having a source of news and information about soccer
Implementasi etika lingkungan pada masyarakat perajin batik : studi di sentra batik Desa Babagan, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang
Industri batik saat ini menjadi salah satu sektor usaha yang berpotensi memunculkan risiko lingkungan akibat kompleksitas proses produksi yang dijalankan. Oleh karena itu, memiliki sikap beretika lingkungan menjadi hal mendesak yang harus diterapkan oleh perajin batik. Dalam hal ini, perajin batik Desa Babagan menyadari potensi risiko tersebut, sehingga mereka mengimplementasikan etika lingkungan sebagai langkah pencegahan. Oleh karena itu, dilakukannya penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi apa saja etika lingkungan yang dimiliki oleh perajin batik Desa Babagan, bagaimana etika tersebut diimplementasikan dalam proses produksi, serta bagaimana dampak yang ditimbulkan dari implementasi etika lingkungan.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif serta termasuk dalam jenis penelitian lapangan (field research). Sumber data yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Sementara teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi, observasi, dan wawancara. Adapun jenis wawancara yang digunakan adalah wawancara semi terstruktur, dengan teknik penentuan informan melalui metode purposive dan informan yang digunakan sebanyak 13 orang. Sementara itu teknik analisis data pada penelitian ini dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Secara substantif analisis pada penelitian ini menggunakan Teori Masyarakat Risiko Ulrich Beck.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika lingkungan yang dimiliki oleh perajin baik meliputi beberapa aspek, seperti etika penjagaan lingkungan yang berakar pada pengetahuan lokal dan nilai turun-temurun, etika lingkungan berlandaskan ajaran agama, etika relasi sosial antar sesama manusia, etika keberlanjutan lingkungan, serta etika kepatuhan terhadap pemerintah. Adapun etika lingkungan diimplementasikan oleh perajin batik dalam tindakan produksi melalui penggunaan bahan pewarna alam, daur ulang limbah padat, pengelolaan limbah cair melalui bak penampungan, IPAL, dan alat ALIMBa. Lebih lanjut implementasi etika lingkungan yang diterapkan oleh perajin berdampak positif dalam berbagai sektor, seperti berdampak pada kondisi kehidupan sosial dan ekonomi. Dampak bagi lingkungan, yakni dengan mencegah munculnya permasalahan lingkungan, serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman. Selain itu implementasi etika lingkungan juga berdampak pada perajin batik itu sendiri seperti berdampak pada munculnya perasaan tenang dalam menjalankan usaha dan berdampak pada keberadaan usaha yang dapat diterima oleh masyarakat.
ABSTRACT:
The batik industry is currently one of the business sectors that has the potential to create environmental risks due to the complexity of the production process being carried out. Therefore, having an ethical environmental attitude is an urgent matter that must be implemented by batik craftsmen. In this case, batik craftsmen in Babagan Village are aware of the potential risks, so they implement environmental ethics as a preventive measure. Therefore, this study aims to identify what environmental ethics are possessed by batik craftsmen in Babagan Village, how these ethics are implemented in the production process, and what impacts arise from the implementation of environmental ethics.
This research is a qualitative research with a descriptive approach and is included in the type of field research. The data sources used in this study consist of primary data and secondary data. Meanwhile, data collection techniques are carried out through documentation, observation, and interview techniques. The type of interview used is a semi-structured interview, with the technique of determining informants through the purposive method and 13 informants used. Meanwhile, the data analysis technique in this study was carried out through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Substantively, the analysis in this study uses Ulrich Beck's Risk Society Theory.
The results of the study indicate that the environmental ethics held by the craftsmen include several aspects, such as environmental protection ethics rooted in local knowledge and hereditary values, environmental ethics based on religious teachings, ethics of social relations between fellow human beings, ethics of environmental sustainability, and ethics of compliance with the government. Environmental ethics are implemented by batik craftsmen in production activities through the use of natural dyes, recycling of solid waste, management of liquid waste through reservoirs, IPAL, and ALIMBa tools. Furthermore, the implementation of environmental ethics applied by craftsmen has a positive impact in various sectors, such as having an impact on social and economic living conditions. The impact on the environment, namely by preventing the emergence of environmental problems, and creating a cleaner and more comfortable environment. In addition, the implementation of environmental ethics also has an impact on the batik craftsmen themselves, such as having an impact on the emergence of a sense of calm in running a business and having an impact on the existence of a business that can be accepted by the community
Peran Majelis Pengajian Difabel dalam pendampingan difabel di Kota Semarang
Difabel di Indonesia masih menghadapi diskriminasi dan keterbatasan akses terhadap layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan. Data menunjukkan bahwa partisipasi pendidikan mereka sangat rendah. Pendampingan menjadi penting untuk membantu mereka mengembangkan potensi dan meningkatkan fungsi sosial. Salah satu bentuk pendampingan dilakukan oleh Majelis Pengajian Difabel (MPD) di Kota Semarang, komunitas berbasis Islam yang fokus pada akses beribadah dan pemberdayaan difabel. MPD melaksanakan kegiatan seperti pengajian bulanan, beasiswa, parenting, pembinaan ekonomi produktif, dan latihan dasar kepemimpinan inklusif. MPD bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung kegiatan pendampingan. Meski efektif meningkatkan partisipasi masyarakat, MPD menghadapi tantangan seperti keterbatasan dana dan pengurus. Pendekatan adaptif dan berkelanjutan diperlukan agar pendampingan berjalan optimal. Penelitian ini bertujuan mengkaji bentuk-bentuk, tantangan, dan dampak pendampingan yang dilakukan MPD terhadap difabel.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis lapangan serta pendekatan deskriptif. Jenis data yang digunakan peneliti terdapat dua, yaitu data primer dan data sekunder. Penelitian ini menggunakan dokumentasi, wawancara, dan observasi sebagai metode pengumpulan data. Teknik wawancara menggunakan wawancara semi terstruktur. Teknik purposive dipilih dalam pemilihan informan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis data bersifat deduktif dimana terdapat tiga alur analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya, teori struktural fungsional oleh Talcott Parsons digunakan sebagai dasar penelitian ini.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Majelis Pengajian Difabel (MPD) telah mengembangkan program pendampingan komprehensif bagi difabel, mencakup pengajian bulanan, parenting, beasiswa, pembinaan ekonomi produktif, dan latihan dasar kepemimpinan inklusif. Program-program tersebut tidak hanya meningkatkan kapasitas individu difabel, tetapi juga mendorong terciptanya lingkungan sosial yang lebih inklusif. Tantangan dalam pelaksanaan pendampingan MPD yaitu keterbatasan sumber daya, keterbatasan dana, serta pengakomodasian keberagaman kebutuhan difabel. Dampak pendampingan terklasifikasikan dalam aspek keagamaan, sosial, dan ekonomi. Hal ini terlihat pada peningkatan pengetahuan keimanan, kepercayaan diri, akses keagamaan yang ramah difabel, peningkatan hubungan sosial dan solidaritas, pengurangan stigma diskriminasi, pemberdayaan diri, kemandirian ekonomi, serta meningkatnya kesejahteraan difabel.
ABSTRACT:
People with disabilities in Indonesia still face discrimination and limited access to basic services such as education, health and employment. Data shows that their educational participation is very low. Assistance is important to help them develop their potential and improve their social functioning. One form of mentoring is carried out by Majelis Pengajian Difabel (MPD) in Semarang City, an Islamic-based community that focuses on access to worship and empowerment of the disabled. MPD carries out activities such as monthly recitation, scholarships, parenting, productive economic coaching, and basic inclusive leadership training. MPD collaborates with various parties to support mentoring activities. Although effective in increasing community participation, MPD faces challenges such as limited funds and administrators. An adaptive and sustainable approach is needed for optimal mentoring. This study aims to examine the forms, challenges, and impacts of mentoring conducted by MPD for people with disabilities.
This research uses qualitative research methods with a field type and descriptive approach. There are two types of data used by researchers, namely primary data and secondary data. This research uses documentation, interviews, and observation as data collection methods. The interview technique used semi-structured interviews. The purposive technique was chosen in selecting informants. The data analysis technique used in this research is deductive data analysis where there are three data analysis flows, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Furthermore, the functional structural theory by Talcott Parsons is used as the basis of this research.
The results of this study show that Majelis Pengajian Difabel (MPD) has developed a comprehensive mentoring program for difables, including monthly recitation, parenting, scholarships, productive economic coaching, and basic inclusive leadership training. These programs not only increase the capacity of individuals with disabilities, but also encourage the creation of a more inclusive social environment. Challenges in the implementation of MPD assistance are limited resources, limited funds, and accommodating the diverse needs of people with disabilities. The impact of mentoring is classified into religious, social, and economic aspects. This can be seen in the increase in knowledge of faith, self-confidence, access to disability-friendly religion, improvement of social relations and solidarity, reduction of discrimination stigma, self-empowerment, economic independence, and increased disability welfare
Problematika pemasaran produk tabungan iB Hijrah haji melalui akad wadiah pada Bank Muamalat Indonesia Tbk. Kantor Cabang Utama Semarang
Kegiatan pemasaran ialah hal yang penting dan wajib dilaksanakan oleh sebuah lembaga. Banyak bank syariah yang bersaing dalam hal penawaran produk, sehingga diperlukan sebuah rencana pemasaran yang efisien. Taktik pemasaran sangat penting dalam proses penjualan produk perbankan yang ditawarkan oleh lembaga keuangan. Penelitian berikut bertujuan guna mengetahui strategi pemasaran Tabungan Haji iB Hijrah di Kantor Cabang Utama Bank Muamalat di Semarang.Penelitian berikut termasuk dalam kategori penelitian lapangan, dengan ciri kualitatif deskriptif. Penelitian berikut mengumpulkan data dengan memakai tiga teknik, yakni wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilaksanakan kepada karyawan Bank Muamalat di Kantor Cabang Utama Semarang, serta nasabah Bank Muamalat di lokasi yang sama. Data yang dipakai dalam penelitian berikut dibagi menjadi dua kategori, yakni data primer dan data sekunder. Hasil penelitian yang ditemukan dilapangan diantaranya: 1. Strategi pemasaran yang diterapkan pada Bank Muamalat Kantor Cabang Utama Semarang memakai bauran pemasaran yang terdiri dari 7P, yakni: Product (Produk), Price (Harga), Place (Tempat), Promotion (Promosi), People (Orang), Process (Proses), dan Physical Evidence (Bukti Fisik). 2. Kendala yang dihadapi dalam melaksanakan pemasaran produk tabungan iB Hijrah Haji melalui Akad Wadiah pada Bank Muamalat Indonesia Tbk. Kantor Cabang Utama Semarang, meliputi kendala faktor internal antara lain: a. Kondisi dan Kemampuan Penjual: a) Jenis dan karakteristik barang yang ditawarkan, b) Harga produk, 2) Modal, 3) Kondisi Organisasi Perusahaan, 4) Promosi. Sedangkan untuk kendala eskternalnya ialah: a. Kelompok pembeli atau segmen pasarnya 2) Keinginan dan Kebutuhan. 3. Solusi mengatasi kendala dalam melaksanakan pemasaran produk tabungan iB Hijrah Haji melalui Akad Wadiah pada Bank Muamalat Indonesia Tbk. Kantor Cabang Utama Semarang yakni: solusi faktor internal yaitu faktor yang berasal dari dalam perusahaan seperti kondisi dan kemampuan penjual, modal, kondisi organisasi perusahaan, promosi. Sedangkan untuk kendala Faktor eksternal yaitu faktor yang dari luar bank seperti Kondisi Pasar.
ABSTRACT:
Marketing activities are important and must be implemented by an institution. Many Islamic banks compete in terms of product offerings, so an efficient marketing plan is needed. Marketing tactics are very important in the sales process of banking products offered by financial institutions. The following study aims to determine the marketing strategy of iB Hijrah Hajj Savings at the Main Branch Office of Bank Muamalat in Semarang. The following study is included in the field research category, with descriptive qualitative characteristics. The following study collects data using three techniques, namely interviews, observations, and documentation. Interviews were conducted with Bank Muamalat employees at the Main Branch Office of Semarang, as well as Bank Muamalat customers at the same location. The data used in the following study are divided into two categories, namely primary data and secondary data. The results of the research found in the field include: 1. The marketing strategy applied at Bank Muamalat Main Branch Office of Semarang uses a marketing mix consisting of 7Ps, namely: Product, Price, Place, Promotion, People, Process, and Physical Evidence. 2. Constraints faced in implementing the marketing of iB Hijrah Haji savings products through the Wadiah Agreement at Bank Muamalat Indonesia Tbk. Semarang Main Branch Office, include internal factor constraints, including: a. Seller Conditions and Capabilities: a) Types and characteristics of goods offered, b) Product prices, 2) Capital, 3) Company Organizational Conditions, 4) Promotion. While the external constraints are: a. Buyer groups or market segments 2) Wants and Needs. 3. Solutions to overcome obstacles in implementing the marketing of iB Hijrah Haji savings products through the Wadiah Agreement at Bank Muamalat Indonesia Tbk. Semarang Main Branch Office, namely: internal factor solutions, namely factors originating from within the company such as seller conditions and capabilities, capital, company organizational conditions, promotions. While external factor constraints are factors from outside the bank such as Market Conditions
Pengaruh brand image, literasi keuangan syariah dan digital marketing terhadap minat pengajuan pembiayaan di bank syariah pada masyarakat Ngaliyan
Perbankan syariah di Indonesia terus berkembang pesat, tetapi masih menghadapi tantangan berupa rendahnya market share dibandingkan bank konvensional. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya minat masyarakat dalam mengajukan pembiayaan pada bank syariah. Beberapa masalah yang menjadi hambatan termasuk presepsi merek bank syariah yang kurang dikenal dan belum sepenuhnya dipercaya oleh masyarakat, tingkat pengetahuan masyarakat tentang keuangan syariah yang rendah, dan penggunaan media marketing yang kurang optimal untuk mempromosikan produk pembiayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh brand image, literasi keuangan syariah, dan digital marketing terhadap minat pengajuan pembiayaan di bank syariah pada masyarakat Ngaliyan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah masyarakat Ngaliyan dengan sampel 100 orang, metode yang digunakan yaitu metode probability sampling dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada masyarakat Ngaliyan dan analisis data menggunakan program SPSS. Uji hipotesis dilakukan denngan uji t (parsial), uji F (simultan), dengan tingkat signifikan 0,05.
Hasil penelitian ini diperoleh bahwa variabel brand image, literasi keuangan syariah, dan digital marketing berpengaruh positif terhadap minat pengajuan pembiayaan di bank syariah pada masyarakat Ngaliyan. Hasil uji koefisien determinan diperoleh nilai Adjusted R Square sebesar 42,9%, hal ini dapat diartikan bahwa variabel brand image, literasi keuangan syariah, dan digital marketing berpengaruh terhadap minat pengajuan pembiayaan di bank syariah secara bersama- sama sebesar 42,9%, dan 57,1% dapat dipengaruhi oleh variabel- variabel selain yang disusun dalam penelitian ini.”
ABSTRACT:
Sharia banking in Indonesia continues to grow rapidly, but still faces challenges in the form of low market share compared to conventional banks. One of the causes is the lack of public interest in applying for financing at sharia banks. Several issues that pose obstacles include the perception that sharia banks are not well known and not yet fully trusted by the public, low public knowledge of sharia finance, and suboptimal use of marketing media to promote financing products. This study aims to determine the influence of brand image, Islamic finance literacy, and digital marketing on the public's interest in applying for financing at Islamic banks in Ngaliyan.
This study uses a quantitative approach. The population of this study is the Ngaliyan community with a sample of 100 people, using the probability sampling method with purposive sampling technique. Data collection was conducted by distributing questionnaires to the Ngaliyan community, and data analysis was performed using the SPSS program. Hypothesis testing was conducted using the t-test (partial) and F-test (simultaneous), with a significance level of 0.05.
The results of this study indicate that brand image, Islamic financial literacy, and digital marketing have a positive effect on the interest in applying for financing at Islamic banks among the people of Ngaliyan. The results of the coefficient of determination test yielded an Adjusted R Square value of 42.9%, which means that the variables of brand image, Islamic financial literacy, and digital marketing collectively influence the interest in applying for financing at Islamic banks by 42.9%, while 57.1% can be influenced by variables other than those included in this study