26964 research outputs found
Sort by
Pengaruh persepsi kemudahan, antarmuka, dan pengalaman pengguna terhadap niat penggunaan Byond by BSI secara berkelanjutan : studi kasus pada generasi Z di Kota Semarang
Byond by BSI merupakan aplikasi Super App terbaru dari Bank Syariah Indonesia yang diluncurkan untuk menggantikan BSI Mobile dalam meningkatkan kualitas layanan perbankan digital. Byond by BSI diharapkan mampu memberikan kemudahan penggunaan, antarmuka yang intuitif, serta pengalaman pengguna yang positif guna mendorong niat penggunaan secara berkelanjutan. Namun, dalam implementasinya Byond menghadapi sejumlah tantangan seperti gangguan layanan, antarmuka yang kurang responsif, serta keluhan terkait pengalaman pengguna pasca migrasi. Berdasarkan hasil observasi awal menunjukkan bahwa 93,3% partisipan pra-riset tidak menunjukkan dukungan dalam niat menggunakan aplikasi secara berkelanjutan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kemudahan, antarmuka, dan pengalaman pengguna terhadap niat penggunaan aplikasi Byond by BSI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan teknik purposive sampling dengan melibatkan 100 responden yang ditentukan menggunakan rumus lemeshow. Data didapatkan dari penyebaran kuesioner berskala likert lima poin. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model regresi linier berganda dengan SPSS 25. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial persepsi kemudahan, antarmuka, dan pengalaman pengguna memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat penggunaan Byond by BSI secara berkelanjutan.
ABSTRACT:
Byond by BSI is the latest Super App application from Bank Syariah Indonesia launched to replace BSI Mobile in improving the quality of digital banking services. Byond by BSI is expected to provide ease of use, an intuitive interface, and a positive user experience to encourage continued usage intentions. However, in its implementation, Byond faced a number of challenges such as service disruptions, less responsive interfaces, and complaints related to post-migration user experiences. Based on the results of initial observations, it showed that 93.3% of pre-research participants did not show support in the intention to use the application continuously.
This study aims to analyze the influence of perceived ease of use, user interface, and user experience on the intention to use the Byond by BSI application. The method used in this study is quantitative with a purposive sampling technique involving 100 respondents determined using the lemeshow formula. Data was obtained from the distribution of questionnaires using a five-point likert scale. The data analysis technique in this study uses a multiple linear regression model with SPSS 25. The results of the analysis show that perceived ease of use, user interface, and user experience have a positive and significant influence on the intention to use Byond by BSI in a sustainable manner
Penerapan metode suku kata berbantu media kartu kata dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas I di SD Al-Khotimah Semarang
Kemampuan membaca menjadi kunci dalam memahami semua mata pelajaran dan kesulian membaca kerap menjadi penyebab utama kegagalan belajar peserta didik. Metode suku kata menjadi salah satu cara efektif meningkatkan kemampuan membaca siswa. SD Al-khotimah Semarang salah satu sekolah yang menggunakan metode suku kata berbantu media kartu kata untuk meningkatkan kemampuan membaca peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas penggunaan metode suku kata dengan bantuan media kartu kata dalam meningkatkan kemampuan membaca serta, menganalisis faktor pendukung dan penghambat penggunaan metode suku kata berbantu media kartu kata dalam upaya meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas 1 di SD Al-Khotimah Semarang.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode suku kata dengan bantuan media kartu kata dapat mempermudah siswa dalam mengenali, mengucapkan, dan memahami suku kata secara bertahap, sehingga kemampuan membaca meningkat secara signifikan. Faktor pendukung keberhasilan metode ini adalah keterlibatan aktif siswa dan penggunaan media visual yang menarik. Adapun faktor penghambatnya yaitu keterbatasan waktu pembelajaran dan perbedaan tingkat kemampuan membaca antar siswa
Pengaruh pembelajaran berdiferensiasi terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran pendidikan Pancasila di kelas 5 MI Miftahul Akhlaqiyah 2024/2025
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh pembelajaran berdiferensiasi terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas 5 MI Miftahul Akhlaqiyah 2024/2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas 5 A MI Miftahul Akhlaqiyah yang berjumlah 25 siswa. Perhitungan Teknik analisis data pretest dan posttest peneliti menggunakan uji normalitas, uji hipotesis dan analisis pengaruh dua variabel.
Hal itu ditujukan dari perolehan nilai rata – rata, yaitu nilai rata – rata pretest sebesar 10.08 dan nilai rata – rata posttest sebesar 12.80. Sementara itu, hasil uji-t menggunakan uji paired samples t-test diperoleh nilai t sebesar 10.663 dengan nilai signifikansi 0,000. Nilai t_hitung 10,663 > t_tabel 2,063899, dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, maka H_0 ditolak dan H_a diterima. Artinya, penerapan pembelajaran berdiferensiasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran pendidikan pancasila
Upaya PDI perjuangan dalam transmisi ideologi : studi terhadap pendidikan politik PDI Perjuangan Kota Semarang 2022-2024
Pendidikan politik merupakan sebuah proses pemberian pengetahuan kepada masyarakat mengenai politik negara dan akhirnya mereka dapat mengimplementasikan pengetahuannya untuk membuat suatu produk kebijakan yang proposional. Dalam PDI Perjuangan pendidikan politik selalu diberikan dalam kegiatan baik formal maupun non formal. Dalam pendidikan politik PDI Perjuangan selalu ada transmisi ideologi yang diberikan kepada anggota atau kadernya. Transmisi ideologi diberikan melalui pendidikan politik baik secara formal maupun non formal dan disampaikan langsung oleh kader PDI Perjuangan yang telah menerima pendidikan lebih tinggi, atau biasanya disampaikan oleh kader dari DPP PDI Perjuangan.
Penelitian ini merupakan sebuah penelitian lapangan atau field research dengan metode kualitatif. Penelitian ini berfokus pada transmisi ideologi PDI Perjuangan melalui pendidikan politik, baik pendidikan politik formal maupun non formal. Penelitian ini menggunakan teori pendidikan politik dari Kartono Kartini. Menurut Kartono Kartini, pendidikan politik adalahpengembangan karakter politik agar sadardalam berpolitik dan bisa menjadi pesertayang memiliki tanggung jawab secara etis atau moral, dan berupaya untuk mewujudkan aspirasi masyarakat dan negara. Pendidikanyang dilakukan secara tersistem guna membentuk manusia yangsiap, mengingat beragamnya situasi masyarakat yang masih banyak berkembang dan bodohs ecara politik,maka pendidikan politik harus diteruskan kepada generasi muda.
Hasil dari penelitian ini adalah, PDI Perjuangan Kota Semarang dalam melaksanakan transmisi ideologi melalui pendidikan politik baik secara formal maupun non formal cukup baik. Hal itu dibuktikan dengan beberapa temuan seperti pendidikan politik yang dilakukan oleh DPC PDI Perjuangan mulai dari konsolidasi, seminar, road show dan pendidikan politik berjenjang yaitu pratama, madya dan utama. Transmisi ideologi yang diberikan melalui pendidikan politik ini bertujuan agar kader, anggota bahkan masyarakat senantiasa mengingat perjuangan soekarno dalam memerdekakan bangsa Indonesia dan memiliki landasan berpikir sehingga PDI Perjuangan dianggap sebagai partainya wong cilik. Dalam hal ini PDI Perjuangan selalu menanamkan ideologi soekarno dan marhaenisme kepada kadernya didalam setiap pendidikan politik
Pengaruh kompetensi, integritas, dan sistem whistleblowing dalam pencegahan fraud pada Pemerintahan Kabupaten Batang periode tahun 2010-2021
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peran kompetensi, integritas, dan sistem whistleblowing dalam pencegahan kecurangan di Pemerintah Kabupaten Batang. Karena data inti penelitian ini diperoleh langsung dari penelitian lapangan, maka penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menggambarkan situasi yang sebenarnya. Dengan menggunakan teknik purposive sample, sebanyak 94 pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Batang berpartisipasi dalam penelitian ini. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda menggunakan IBM SPSS 27.
Berdasarkan hasil penelitian, variabel kompetensi berpengaruh signifikan dan positif terhadap pencegahan kecurangan. Pencegahan kecurangan dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh variabel integritas dan sistem whistleblowing. Ketiga elemen tersebut kompetensi, integritas, dan sistem whistleblowing semuanya memiliki pengaruh yang baik dan signifikan terhadap pencegahan kecurangan pada saat yang bersamaan.
ABSTRACT:
The purpose of this study is to analyze the role of competence, integrity, and whistleblower systems in preventing fraud in the Batang Regency Government. Since the core data of this study were obtained directly from field research, this study uses a quantitative approach to describe the actual situation. By using a purposive sample technique, 94 employees of the State Civil Apparatus (ASN) of the Batang Regency Government participated in this study. Data analysis was carried out using multiple linear regression using IBM SPSS 27.
Based on the results of the study, the competence variable has a significant and positive effect on fraud prevention. Fraud prevention is positively and significantly influenced by the integrity variable and the whistleblower system. The three elements of competence, integrity, and the whistleblower system all have a good and significant effect on fraud prevention at the same time
Penggunaan metode bermain peran (role playing) untuk mengembangkan keterampilan sosial emosional anak usia 4 – 5 tahun
Kemampuan bermain peran pada anak usia dini sangat penting karena menjadi dasar untuk perkembangan sosial emosional terhadap lingkungan. Bermain peran adalah metode pembelajaran interaktif yang melibatkan anak secara aktif dalam memainkan peran tertentu,serta memberikan kesempatan untuk mengeksplorasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi metode bermain peran terhadap keterampilan sosial emosional anak usia 4-5 tahun. Melalui metode kualitatif deskriptif serta menggunakan teknik triangulasi melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi kepada pendidik dan anak. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap: reduksi data dengan memilih dan memfokuskan informasi penting; penyajian data dengan mengorganisasikan dan menginterpretasikan temuan; serta penarikan kesimpulan melalui verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan metode bermain peran berkontribusi positif pada perkembangan sosial emosional anak, ditandai dengan kemampuan bermain kooperatif, memahami karakter, dan mengikuti alur permainan sesuai peran. Metode ini efektif untuk membantu anak memahami kemampuan bekerja sama, mengelola emosi, menunjukkan empati, dan berkomunikasi. Temuan ini dapat menjadi referensi bagi pendidik dalam merancang pembelajaran interaktif
Pemanfaatan bahan alam untuk meningkatkan kreativitas anak melalui kegiatan ecoprint
Kegiatan ecoprint ini dilatarbelakangi oleh ketidaktahuan anak dalam mengolah bahan alam menjadi sesuatu yang bermanfaat serta mengenalkan warna dari zat alami. Tujuan dari penelitian ini yaitu(1) memberikan variasi pembelajaran pada anak usia dini; (2) memberikan solusi dalam keterbatasan media yang digunakan; (3) menjadikan anak lebih kreatif dan inovatif; (4) memberikan pengetahuan dan wawasan luas kepada anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini terdapat dua kategori yaitu data primer dan data sekunder. Data primer berupa observasi dan wawancara sedangkan data sekunder berupa jurnal, artikel, dan situs internet yang relevan. Kegiatan ini dilakukan di Kb RA Masjid Al-Azhar Ngaliyan Semarang dengan teknik hammering (pukul). Subjek penelitiannya adalah 1 Guru kelas A dan objek penelitiannya adalah anak kelompok A yang berusia 4-5 tahun dengan jumlah 10 anak. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober. Jadi dapat disimpulkan bahwa kegiatan ecoprint yang dapat meningkatkan kreativitas pada anak usia 4-5 tahun
Kelompok Tani Ternak Rejeki Lumintu sebagai modal sosial dalam meningkatkan kesejahteraan anggota melalui budidaya sapi perah di Kelurahan Sumurrejo Kecamatan Gunungpati Kota Semarang
Modal sosial dalam sebuah komunitas dapat di deskripsikan sebagai sekumpulan nilai ataupun norma informal bersama di antara anggota komunitas yang terjadi kerjasama satu dengan lainnya. Modal sosial dalam suatu komunitas di dukung oleh adanya jaringan sosial, norma, dan kepercayaan sesama anggota. Kelompok Tani ternak Rejeki Lumintu dibentuk oleh peternak sapi perah dan sapi potong di Kelurahan Sumurrerjo, dengan memanfaatkan tanah kosong milik Pemerintah yang disewakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja bentuk modal sosial yang terbangun pada Kelompok Tani Ternak Rejeki Lumintu dan hasil modal sosial untuk meningkatkan kesejahteraan anggota, dengan menggunakan sumber data penelitian yaitu sumber data primer dan sekunder. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dalam penelitian ini di dapat melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji validitas menggunakan trianggulasi. Kemudian teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan 1)Bentuk modal sosial yang meliputi, Norma-norma (Norms), Kepercayaan (Trust), dan Jaringan Sosial (Social Relations), 2) Modal sosial dapat menghasilkan adanya Kohesi sosial yang memberikan nilai positif bagi anggota Kelompok Tani Ternak Rejeki Lumintu, mereka saling memiliki sikap solidaritas, rasa saling memiliki, bertanggung jawab, dan tidak lepas dari gotong royong sesama, kesejahteraan meningkat, adanya modal sosial yang terbangun di Kelompok Tani Ternak Rejeki Lumintu dapat meningkatkan ekonomi anggota dan masyarakat, kesehatan meningkat adanya susu perah murni yang harganya terjangkau dan berkualitas, pendidikan di Kelurahan Sumurrejo juga meningkat, angka pengangguran berkurang, dan pendapatan juga ikut meningkat
Pembentukan karakter kepedulian sosial dalam pembelajaran akidah akhlak siswa di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Semarang
Akhlaq Siswa di MAN 2 Semarang.
Hasil utama dari pembentukan karakter disini menunjukkan proses pembentukan karakter kepedulian sosial siswa dilakukan dalam dua dimensi, yakni proses pembelajaran dan proses pembiasaan. Dalam proses pembelajaran siswa mampu bekerja sama dengan teman sebayanya untuk memecahkan masalah-masalah kelompok berdasarkan tugas dari guru. Dalam proses pembiasaan, siswa dibiasakan terlibat dalam kegiatan sosial seperti takziyah, dan bansos. Jika anak telah mendapat pembelajaran serta pembiasaan yang sesuai, maka anak akan memiliki karakter kepedulian sosial yang baik
تحليل الأخطاء اللغوية في نصوص الخطابة بمسابقة الصحراء لجامعة والي سونجو الإسلامية الحكومية سيمارانج
الخطابة شكل من أشكال التواصل الشفهي تحتاج إعدادًا دقيقًا، خاصة في إعداد نص الخطابة، حيث يكون فهم النحو ضروريًا لضمان أن يكون الخطابة المقدمة ليس فقط ذا معنى، بل متوافقًا مع قواعد اللغة العربية الصحيحة، لأن النحو هو فرع من فروع علم اللغة العربية الذي يدرس القواعد المتعلقة بنية الجملة، و تغيير أشكال الكلمات، و العلاقات بين الكلمات في الجملة، و بدون فهم النحو الجيد، قد يصبح الخطابة المقدمة غير واضح أو مربك أو حتى خاطئ في توصيل الرسالة.
و هناك الأخطاء اللغوية التي يرتكبها المشتركون في خطابتهم. المشكلة التي غالبًا ما تظهر في نصوص الخطابة هي الأخطاء في استخدام التركيبية و الصرفية. و تؤثر هذه الأخطاء على فهم المستمعين و تقلل من فعالية الخطابة. لذلك، المهم للمشتركين أن يفهموا قواعد النحو بشكل جيد حتى يتمكنوا من إيصال خطابتهم بشكل فاعلية و سهولة في الفهم الجمهور. يتكون البحث من مسألتين: 1) ما أشكال الأخطاء اللغوية في نصوص الخطابة بمسابقة الصحراء لجامعة والي سونجو الإسلامية الحكومية سيمارانج؟، 2) ما هي أسباب الأخطاء اللغوية في نصوص الخطابة بمسابقة الصحراء لجامعة والي سونجو الإسلامية الحكومية سيمارانج؟ هذا البحث بحث وصفي نوعي بمنهج تحليل الأخطاء اللغوية. و أما طريقة جمع البيانات فهي المقابلة و الملاحظة و الوثيقة. و بعد جمع البيانات، قامت الباحثة بتوضيح الأخطاء و تصنيفها و ترتيبها و إصلاحها.
من نتائج البحث، حصلت الباحثة على 73 خطأ يتكون من 28 خطأ في التذكير و التأنيث، 16 خطأ في النعت، 12 خطأ في الصرفي، 7 أخطاء في الإضافي، 5 أخطاء في العدد و المعدود، 5 أخطاء في الإعراب. و العوامل التي تسبب الأخطاء اللغوية في نصوص الخطابة بسمابقة الصحراء لجامعة والي سونجو الإسلامية الحكومية سيمارانج منها قلة إتقان النحو، تأثير اللغة الأولى، قلة إتقان المفردات العربية, و قلة قراءة الكتب العربية. و من الأخطاء المذكورة، استنتجت الباحثة أن الأخطاء الأكثر شيوعا بين المشتركين هي الأخطاء في التذكير و التأنيث، الأخطاء في النعت، الأخطاء في الصرفي, الأخطاء في الإضافي, الأخطاء في العدد و المعدود, الأخطاء في الإعراب