Jurnal Kesehatan Andalas
Not a member yet
    1143 research outputs found

    HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN KONSUMSI OBAT ANTI RETRO VIRAL (ARV) PADA PASIEN HIV DENGAN KEJADIAN INFEKSI PROTOZOA USUS DI RSUP DR M DJAMIL PADANG

    No full text
    HumanImunodeficiency Virus/Acquired Immunodeficiency Syndrome (HIV/AIDS) belum dapat disembuhkan, namun dapat dikendalikan dengan pengobatan Anti Retro Viral (ARV). Ketidak patuhan konsumsi ARV meningkatkan resiko infeksi protozoa usus pada pasien HIV/AIDS dengan CD 4 + T cell<200 sel/μl. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan hubungan antara tingkat kepatuhan konsumsi ARV dengan kejadian infeksi protozoa usus di RSUP Dr.M.Djamil Padang. Rancangan penelitian berupa studi potong lintang dengan metode consecutive-sampling. Penelitian ini dilaksanakan di Poliklinik VCT (Volunteer, Conseling and Theraphy) dan bangsal penyakit dalam RSUP Dr.M.Djamil Padang dari bulan Januari hingga April 2017. Sampel penelitian berjumlah 33 pasien HIV/AIDS yang didiagnosis oleh dokter. Hasil penelitian didapatkan umur rerata pasien HIV/AIDS adalah 34.87 tahun. Pasien laki-laki 66.67%, dan perempuan 33.33%. Tingkat kepatuhan konsumsi ARV rendah 48.48%, sedang 9.09%, dan tinggi 42.42%. Tingkat kepatuhan rendah 13 (39.4%) pasien yang positif terinfeksi protozoa usus dan 3 (9.1%) pasien tidak terinfeksi. Tingkat kepatuhan sedang 2 (6.1%) pasien yang positif terinfeksi dan 1 (3%) pasien tidak terinfeksi. Tingkat kepatuhan tinggi 2 (6.1%) pasien yang positif terinfeksi dan 12 (36.4%) pasien tidak terinfeksi. Berdasarkan uji statistik chi-square menunjukkan terdapat perbedaan bermakna antara tingkat kepatuhan konsumsi ARV dan kejadian infeksi protozoa usus di RSUP Dr M Djamil Padang (p=0.001). Simpulan penelitian adalah terdapat hubungan antara tingkat kepatuhan konsumsi ARV dengan kejadian infeksi protozoa usus pada pasien HIV

    Hubungan Sindrom Pramenstruasi dengan Aktivitas Belajar Siswi SMAN 1 Payakumbuh

    Get PDF
    Sindrom pramenstruasi merupakan suatu penampilan siklik dari satu atau lebih gejala yang terjadi sebelum menstruasi yang mempengaruhi aktivitas seorang wanita. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan sindrom pramenstruasi dengan aktivitas belajar siswi SMAN 1 Payakumbuh. Penelitian ini merupakan survai analitik dengan desain cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 153 orang siswi. Hasil penelitian didapatkan: 1) Responden yang mengalami sindrom pramenstruasi yaitu sebanyak 150 orang (98%); 2) 130 orang (84,9%) responden mengalami gejala fisik dan psikis sindrom pramenstruasi; 3) Sebanyak 108 orang (72%) mengalami gangguan belajar yang ringan yaitu masih dapat mengikuti aktivitas belajar di sekolah atau di tempat kursus tapi tidak mampu berkonsentrasi dengan baik.; 4) hasil uji statistik menggunakan chi-square untuk melihat hubungan antara gejala sindrom pramenstruasi dengan derajat gangguan aktivitas belajar diperoleh nilai p = 0,022 (p<0,05). Sebagian besar siswi SMA mengalami sindrom pramenstruasi. Sindrom pramenstruasi yang diderita oleh siswi SMA menyebabkan gangguan belajar yang ringan yaitu masih dapat mengikuti aktivitas belajar di sekolah atau di tempat kursus tapi tidak mampu berkonsentrasi dengan baik. Berdasarkan uji statistik dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna a tara gejala sindrom pramenstruasi dengan derajat gangguan aktivitas belajar

    Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Balita terhadap Tindakan Imunisasi Dasar Lengkap di Kelurahan Lambung Bukit Kota Padang Tahun 2014

    Get PDF
    Program imunisasi dasar merupakan salah satu upaya untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian pada bayi dan balita. Cakupan imunisasi dasar lengkap di Indonesia pada tahun 2010 menurun dibandingkan tahun 2007. Hal ini juga terjadi di provinsi Sumatera Barat, di kota Padang terjadi penurunan pada tahun 2012 dibandingkan tahun 2011. Kelurahan Lambung Bukit berada di wilayah kerja Puskesmas Pauh kota Padang terjadi Kejadian Luar Biasa campak sebanyak 54 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu balita terhadap tindakan imunisasi dasar di Kelurahan Lambung Bukit Kota Padang tahun 2014. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Lambung Bukit selama 10 bulan dari bulan Februari 2014 sampai Desember 2014, dengan menggunakan desain cross sectional. Jumlah sampel 40 orang dengan teknik pengambilan sampel random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner dan observasi. Analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan uji chi-square dan fisher’s exact test. Hasil penelitian didapatkan lebih dari separuh responden tidak memberikan imunisasi dasar lengkap pada anaknya, memiki pengetahuan rendah dan sikap positif mengenai imunisasi. Terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan dan sikap ibu dengan pemberian imunisasi dasar lengkap di Kelurahan lambung Bukit. Petugas puskesmas agar memberikan penyuluhan tentang imunisasi

    Status Kerentanan Aedes Aegypti Vektor Demam Berdarah Dengue di Kota Padang

    Get PDF
    Salah satu upaya mengurangi kasus DBD adalah pengendalian vektor Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan larvisida temephos. Penggunaan temephos yang tidak sesuai aturan dapat menyebabkan penurunan kerentanan pada vektor DBD. Tujuan penelitian ini adalah menilai status kerentanan larva Aedes aegypti di tiga kecamatan di Kota Padang. Penelitian ini menggunakan post test only with control group design. Telur diambil dan dipelihara di laboratorium hingga mencapai larva instar III/IV. Uji kerentanan untuk temephos dilakukan berdasarkan standar WHO. Hasil penelitian menunjukkan pada Kecamatan Kuranji, kematian larva pada konsentrasi 0,005 mg/L sebesar 10%, 0,01 mg/L sebesar 45%, 0,02 mg/L sebesar 86% dan konsentrasi 0,03 mg/L sebesar 100%. Pada Kecamatan Koto Tangah, kematian larva pada konsentrasi 0,005 mg/L sebesar 24%, 0,01 mg/L sebesar 48%, 0,02 mg/L sebesar 99%, dan konsentrasi 0,03 mg/L sebesar 100%. Pada Kecamatan Padang Timur pada konsentrasi 0,005 mg/L didapatkan kematian larva sebesar 12%, pada 0,01 mg/L sebesar 43%, pada 0,02 mg/L sebesar 99% dan konsentrasi 0,03 mg/L sebesar 100%. Hasil uji One way-Anova adalah bermakna dengan nilai p<0,05 pada ketiga kecamatan dan LC99 sedikit diatas 0,02 mg/L. Simpulan penelitian ini adalah status kerentanan Aedes aegypti terhadap temephos di tiga kecamatan berkisar antara rentan dan toleran, belum mencapai resisten sehingga temephos masih dapat digunakan dalam pengendalian vektor DBD, namun perlu dilakukan pemantauan secara terus menerus, sehingga resistensi vektor tidak terjadi

    Screening Kandungan Plastik pada Minyak Goreng yang Digunakan pada Jajanan Pecel Lele

    Get PDF
    Makanan bermanfaat jika ditinjau dari kualitas (aspek mikrobiologis dan fisik) dan nilai gizinya. Makanan dapat merugikan jika mengandung bahan tambahan pangan. Bahan tambahan pangan yang kerap digunakan adalah plastik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya kandungan plastik pada minyak goreng yang digunakan pada jajanan pecel lele serta jenis dan persentase kandungan derivat plastik didalamnya. Studi ini bersifat deskriptif kualitatif dengan metode pengambilan sampel secara total sampling. Penelitian dilakukan dari Oktober 2014 - Januari 2015 terhadap 5 sampel minyak goreng jajanan pecel lele di kelurahan Jati kota Padang. Sebanyak 100 ml sampel dianalisis dengan GC-MS QP2010 jenis kolom RT-5MS pada temperatur kolum oven 80ºC, temperatur injeksi 200ºC, mode injeksi split, mode kontrol aliran dengan kecepatan linear, tekanan 162.2 kPa, total alirn 255.8 mL/menit, aliran kolom 2.50 mL/menit, kecepatan linear 58.3 cm/detik. Hasil penelitian ini menunjukkan 3 dari 5 sampel minyak goreng mengandung derivat plastik dengan persentase: sampel 1 (7,88%), sampel 2 (1,62%) dan sampel 3 (15,65%). Derivat plastik yang ditemukan adalah benzene (phthalate), acrylic, dan cyclopentene

    Hubungan Lama Terapi Antipsikotik dengan Kadar SGOT dan SGPT pada Pasien Skizofrenia di RSJ Prof. H.B Sa’anin, Padang Tahun 2013

    Get PDF
    Beberapa antipsikotik, diantaranya klorpromazin, haloperidol, dan risperidon, telah diselidiki dapat menyebabkan drugs-induced liver injury, berupa kolestasis dan kerusakan hepatoselular. Pemeriksaan SGOT/AST dan SGPT/ALT digunakan untuk skrining kerusakan hati. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lama terapi antipsikotik dengan kadar SGOT dan SGPT. Telah dilakukan penelitian secara potong-lintang terhadap pasien skizofrenia rawat inap dengan terapi kombinasi klorpromazin, haloperidol, dan risperidon di RSJ Prof. H.B Sa’anin Padang periode 18-24 Desember 2013. Subyek penelitian dikelompokkan menjadi dua, yaitu pasien skizofrenia yang menerima terapi antipsikotik jangka pendek (≤ 6 bulan) dan jangka panjang (> 6 bulan). Hasil pemeriksaan kadar SGOT dan SGPT antara dua kelompok dianalisis dengan menggunakan uji-t tidak berpasangan. Hasil penelitian pada 40 subyek penelitian dari total 143 pasien skizofrenia rawat inap menunjukkan rerata kadar SGOT dan SGPT pada kelompok terapi jangka pendek 22,6±6,51 U/l dan 23,2±12,16 U/l, sedangkan kelompok terapi jangka panjang 20,5±6,19 U/l dan 28,1±14,02 U/l. Pada uji signifikansi didapatkan kesimpulan tidak ada hubungan bermakna antara kadar SGOT dan SGPT dengan lama terapi antipsikotik jangka pendek dan panjang (p > 0,05)

    Perbedaan Jumlah Leukosit pada Pasien Kanker Payudara Pasca Bedah Sebelum dan Sesudah Radioterapi

    Get PDF
    Radioterapi merupakan salah satu modalitas terapi kanker payudara. Radioterapi dapat menekan sistem hematopoetik pada sumsum tulang dengan efek akut berupa penurunan jumlah leukosit (leukopenia) yang memengaruhi prognosis pasien. Tujuan penelitian ini adalah menentukan perbedaan jumlah leukosit pasien kanker payudara pasca bedah sebelum dan sesudah radioterapi. Desain penelitian ini adalah analitik potong lintang. Populasi dalam penelitian ini merupakan seluruh data rekam mmedik pasien kanker payudara pasca bedah sebelum dan sesudah radioterapi di bagian Radioterapi RSUP Dr. M. Djamil Padang periode 2014-2016. Penelitian ini dilakukan dengan teknik total sampling pada 31 pasien kanker payudara dengan analisis statistik uji t berpasangan. Uji statistik bermakna jika p < 0,05. Subjek penelitian pasien kanker payudara memiliki rentang usia paling banyak 40-49 tahun (51,6%),  sedangkan  kanker  payudara  dominan  berlokasi  di  payudara  kiri  (51,6%)  dengan  stadium  terbanyak ditemukan yaitu stadium III (41,9%). Rerata jumlah leukosit sebelum radioterapi sebanyak 8015/mm3, sedangkan rerata jumlah leukosit sesudah radioterapi sebanyak 6256/mm3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan jumlah leukosit yang bermakna secara statistik pada pasien kanker payudara pasca bedah sebelum dan sesudah radioterapi

    Hubungan Riwayat Pola Pemberian ASI Eksklusif dengan Perkembangan Anak PraSekolah di Kecamatan Koto Tangah Kota Padang

    No full text
    Pemberian  ASI  ekslusif  sebagai  makanan  terbaik  untuk  bayi  di  enam  bulan pertama  kehidupan belum dilaksanakan dengan baik. Hal ini d sebabkan berbagai factor baik internal maupun eksternal. Hal ini di tunjukkan dengan cakupan ASI eksklusif yang belum mencapai target. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan riwayat pola pemberian ASI eksklusif dengan perkembangan anak prasekolah. Metode penelitian ini menggunakan survey analitik cross sectional, dilaksanakan dari Februari 2016 sampai Januari 2017 di Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling, sehingga didapatkan 110 anak prasekolah berusia 4-6 tahun. Pengumpulan data menggunakan kuesioner ASI dan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Hasil penelitian menunjukkan dari 110 sampel didapatkan 43 anak prasekolah yang mendapatkan ASI eksklusif, diperoleh perkembangan yang sesuai usia sejumlah 37 anak (86,0%) sedangkan 5 anak (11,6%) meragukan dan penyimpangan sebesar 1 anak (2,3%). Dari 67 anak prasekolah yang tidak ASI eksklusif, ada sebanyak 40 anak (59,7%) anak dengan perkembangan sesuai usianya , 23 anak (34,3%) meragukan dan 4 anak (6%) mengalami penyimpangan. Hasil uji analisis chisquare diperoleh nilai p=0.013 (p<0.05), Simpulan studi ini adalah ada hubungan yang signifikan antara riwayat pemberian ASI eksklusif dengan perkembangan anak prasekolah

    Gambaran Karsinoma Prostat di RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2010-2013

    Get PDF
    Karsinoma prostat merupakan kasus neoplasia yang kedua tersering ditemukan pada pria dan tersering kelima dari kasus keganasan pada pria dan wanita. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui distribusi kasus  karsinoma prostat berdasarkan umur, kadar PSA (Prostate Specific Antigen), metode diagnostik, derajat histopatologis (skor Gleason), stadium dan tatalaksana pada pasien karsinoma prostat di Rumah Sakit Umum  Pusat  (RSUP)  Dr. M. Djamil Padang. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan data rekam medik di  RSUP Dr. M.  Djamil Padang periode 1 Januari 2010 sampai 31 Desember 2013. Didapatkan hasil sebanyak 51 kasus pada periode tersebut. Penderita terbanyak ditemukan pada rentang usia 70-79 tahun, yaitu sebanyak 39,22%. Sebagian besar kasus (49,02%) memiliki kadar PSA >20 ng/ml. Hampir seluruh kasus (94,12%) karsinoma prostat ditemukan secara insidental melalui hasil kerokan TURP (Transurethral resection of the prostate) dan sisanya ditegakkan melalui biopsi. Skor Gleason yang terbanyak adalah skor 5-7 (moderately differentiated) sebanyak 45,10%. Pada kelompok usia 50-59 tahun, karsinoma prostat terbanyak dengan skor 5-7 (moderately differentiated); kelompok usia 60-69 tahun terbanyak skor 8-10 (poorly differentiated); kelompok usia 70-79 tahun terbanyak skor 5-7 (moderately differentiated); dan kelompok usia 80-89 tahun terbanyak skor 8-10 (poorly differentiated). Hanya terdapat 7,84% kasus yang dapat ditentukan stadiumnya yang seluruhnya sudah stadium 4. Dari seluruh kasus hanya 23,53% kasus yang didapatkan oleh peneliti data mengenai tatalaksana yang dilakukan setelah dilakukan TURP. Dari 23,53% kasus tersebut, seluruhnya dilanjutkan dengan terapi hormonal, 19,61% kasus diberikan melalui injeksi antiandrogen, 3,92% kasus dilakukan melalui Orkidektomi

    Hubungan Karakteristik Tempat Perindukan dengan Keberadaan Vektor Demam Berdarah Dengue di Kelurahan Jati Kota Padang

    Get PDF
    Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit endemis di Kota Padang. DBD ditularkan oleh nyamuk sebagai vektornya. Keberadaan vektor DBD dalam suatu tempat perindukan dipengaruhi bahan dasar, permukaan, ukuran, letak, keadaan tutup dan warna. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan karakteristik tempat perindukan dengan keberadaan vektor DBD di Kelurahan Jati Kota Padang. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan metode cross sectional study pada 105 rumah di Kelurahan Jati, Kota Padang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi keberadaan vektor DBD di tempat perindukan di rumah penduduk kemudian dikelompokkan sesuai karakteristiknya. Hubungan antara variabel dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik tempat perindukan vektor DBD berbahan dasar buatan sebesar 100%, memiliki permukaan halus sebesar 91,7%, berukuran besar sebesar 52,7%, terletak di dalam rumah sebesar 86,1%, terbuka sebesar 94,4%, dan berwarna gelap sebesar 55,55%. Analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara ukuran dan keadaan tutup tempat perindukan dengan keberadaan vektor DBD, sedangkan permukaan, letak, dan warna tempat perindukan tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dengan keberadaan vektor DBD. Keberadaan vektor DBD di Kelurahan Jati berkaitan dengan karakteristik tempat perindukan

    1,096

    full texts

    1,143

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Kesehatan Andalas
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇