Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF)
Not a member yet
769 research outputs found
Sort by
SISTEM PERINGATAN DINI TANAH LONGSOR BERBASIS ATMEGA8535
Indonesia merupakan Negara yang banyak lembah, bukit dan gunung berapi. Sehingga setiap tahun, Indonesia banyak terjadi bencana alam tanah longsor. Tanah longsor adalah perpindahan material pembentuk lereng berupa batuan, bahan rombakan, tanah, atau material campuran tersebut, bergerak ke bawah atau keluar lereng. Penelitian ini mencoba membangun suatu system peringatan dini tanah longsor dengan menggunakan mikrokontroler ATMEGA8535. Pada saat tanah bergeser lebih 4 cm dan curah hujan perhari mencapai 100 mm/hari, maka sistem ini akan membunyikan sirine bahaya dan akan menghubungi perangkat desa agar mengevakuasi warganya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk suatu sistem peringatan dini tanah longsor berbasis mikrokontroler ATMEGA8535 bekerja dengan bai
STUDI PENGURANGAN ARUS HARMONIK TRIPLEN DENGAN MENGGUNAKAN TAPIS SERI DAN TRANSFORMATOR ZERO PASSING
Electronic ballast is nonlinear load which can creates voltage harmonic distortion. The result is phase current contains harmonic component which causes three phase four wires in balance load of the current in the neutral wire doesn’t equal to zero. The neutral current dominated by odd harmonic component of triplen because the sum of vector doesn’t cause to be lost each other. The goal of the research is to reduce the current in the neutral wire and per phase triplen harmonic current by applying zero passing transformer and series filter variable (595.5 - 365.5 mH). The result shows that electronic ballast of fluoresen lamp before installing zero passing transformer and series filter creates current in the neutral wire is 0.265 A and the third of harmonic current per phase average is 67%, the ninth is 27%, and the fifteenth is 6%. The most optimal of zero passing transformer and series filter installment is when the value of series filter is 595.5 mH which causes the decrease of the current in the neutral wire became 0.025 A and the decrease of current harmonic average per phase; the third is 91%, the ninth is 96% and the fifteenth is 91%
EFISIENSI MOTOR INDUKSI 3 SEBAGAI GENERATOR INDUKSI 3
Motor induksi 3phase pada umumnya digunakan sebagai motor penggerak beban dalam bidang industri. Dalam kondisi tertentu, motor induksi 3phase dapat digunakan sebagai penghasil daya atau pembangkit daya listrik. Analisa efisiensi motor induksi 3phase sebagai generator induksi 3phase (MISGI) ditinjau dengan melihat karakteristik dari motor induksi sebelum dioperasikan sebagai generator induksi 3phase dan sesudah dioperasikan sebagai generator induksi 3phase. Analisa perhitungan efisiensi dilakukan dengan menggunakan program matlab . Efisiensi daya meningkat sebanyak 12 kali dari daya motor. Faktor daya dan daya output meningkat dengan meningkatnya kecepatan putar. Untuk dapat beroperasi sebagai generator, kecepatan putar rotor motor induksi 3phase harus diatas kecepatan sinkronnya
PENGEMBANGAN MODEL PERAMALAN PERMINTAAN KEBUTUHAN RESELLER MENGGUNAKAN EXTREME LEARNING MACHINE DALAM KONTEKS INTELLIGENT WAREHOUSE MANAGEMENT SYSTEM (IWMS)
Permintaan akan barang atau produk tertentu sering kali berubah secara cepat. Perubahan tersebut dapat berupa kenaikan atau penurunan permintaan. Banyak hal yang mendasari perubahan permintaan tersebut, antara lain pengaruh cuaca, masa promo produk, kemunculan produk baru, hari libur, dan sebagainya. Para pelaku industri sering kali menghabiskan banyak sumber daya (dapat berupa uang, waktu, tenaga, dan sebagainya) guna menghindari efek dari perubahan permintaan tersebut. Salah satu efek dari perubahan permintaan tersebut yaitu kehabisan barang persediaan atau bahkan melimpahnya barang persediaan. Salah satu cara tersebut yaitu dengan melakukan peramalan permintaan. Pelaku permintaan yang dimaksud adalah reseller. Beberapa dekade terakhir, banyak metode yang digunakan untuk memecahkan masalah perbubahan permintaan. Metode yang cukup terkenal dan sering digunakan untuk melakukan peramalan adalah jaringan syaraf tiruan. Jaringan syaraf tiruan banyak digunakan karena keflesibelan terhadap penyelesaian suatu masalah. Memperhatikan hal tersebut, dikembangkan sebuah model peramalan kebutuhan reseller menggunakan Extreme Learning Machine yang ditujukan untuk prototype Intelligent Warehouse Management System (IWMS) khususnya dalam sub-sistem Intelligent Forecasting System (IFS)
PEMANFAATAN KRIPTOGRAFI DALAM MEWUJUDKAN KEAMANAN INFORMASI PADA e-VOTING DI INDONESIA
Sejumlah negara maju seperti Finlandia dan Lithuania serta negara berkembang Brasil dan India telah melangkah dengan memanfaatkan e-Voting (electronic voting) dengan tingkat dan kualitas pemanfaatan TIK yang berbeda-beda dalam kegiatan demokrasinya. e-Voting ternyata bisa dilakukan dan diterima hasilnya oleh rakyat dari negara dengan rata-rata tingkat pendidikan tinggi maupun rendah. Studi awal e-Voting dari Zamrud Technology yang telah diulas oleh majalah warta eGov edisi 4, April/Mei 2008 menunjukkan potensi penghematan anggaran Pemilu/Pilkada hingga mencapai Rp 11 Trilyun. Dalam beberapa tahun kedepan, melalui program USO (Universal Service Obligation) pemerintah akan menyediakan fasilitas akses komunikasi suara dan data hingga menjangkau seluruh desa di tanah air sehingga e-Voting semakin berpeluang untuk diterapkan. Tersedianya fasilitas akses data secara luas, selain membuka peluang positif atas terapan berbagai aplikasi dan layanan berbasis internet, juga menyisakan persoalan terkait dengan keamanan informasi yaitu keutuhan data (integrity), kerahasiaan informasi (confidentiality), dan ketersediaan informasi (availability). Kriptografi dapat dimanfaatkan untuk menjawab pertanyaan terkait dengan keamanan informasi berupa kerahasiaan, keutuhan data, nir penyangkalan, serta otentikasi. Dalam paper ini akan dijelaskan bagaimana pemanfaatan kriptografi dalam mewujudkan keamanan informasi pada e-Voting di Indonesia
PENGUJIAN MODEL COST ANOMALI BASIS DATA RELATIONAL BENTUK NORMAL KEDUA MENGGUNAKAN SAS PROGRAMMING
Denormalisasi sering dilakukan terhadap basis data relasional dengan alasan untuk peningkatan performansi. Namun keuntungan yang didapat seringkali harus dibayar dengan harga tertentu, yaitu munculnya anomali. Paper ini membahas tentang penghitungan ekspektasi cost untuk basis data yang telah di-denormalisasi dari bentuk normal ketiga menjadi bentuk normal kedua. Cost dihitung berdasarkan effort yang harus dikeluarkan oleh sistem basis data untuk mencegah terjadinya anomali jika dilakukan operasi update, insert, dan delete. Pengujian model cost anomali dilakukan terhadap skema basis data relasional dengan kardinalitas N:1. Pengujian menggunakan aplikasi pemrograman SAS untuk melihat kecenderungan kurva probabilitas cost anomali. Dari pengujian yang telah dilakukan bisa disimpulkan bahwa kurva cost anomali menunjukkan angka yang semakin besar dengan meningkatnya volume denormalisasi suatu tabel.
PENGGUNAAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI DATA BERBASIS VPN-IP MPLS UNTUK PEMILIHAN UMUM
Dalam setiap tahapan pemilihan umum baik untuk pemilihan anggota legislatif hingga pemilihan presiden berbagai proses harus ditempuh. Dimulai dari pendaftaran pemilih, pencalonan partai politik, pencalonan anggota DPR/DPRD, pencalonan DPD, kampanye, pemungutan suara, perhitungan suara hingga penetapan hasil Pemilu. Tentu saja yang sangat dinantikan adalah proses penghitungan suara. Tahapan ini menjadi tahapan yang menegangkan bagi setiap konsisten yang ikut berlaga di pemilihan umum. Sebagai suatu proses yang menegangkan dan dinantikan banyak pihak diperlukan keakuratan dan kecepatan dalam proses penghitungan tersebut dan tidak kalah pentingnya adalah hasil penghitungan suara dapat disampaikan ataupun dikirimkan dari masing-masing daerah ke pusat dengan aman, fleksibel dan mudah dipantau dari segi komunikasi datanya. Teknologi Virtual Private Network yaitu jaringan pribadi yang tidak bisa diakses oleh jaringan nonpribadi namun menggunakan medium nonpribadi semisal internet untuk menghubungkan antar masing-masing titik (remote site) secara aman. Dalam penggunaan teknologi Virtual Private Network perlu penerapan teknologi tertentu sehingga meskipun menggunakan medium yang umum, tetapi traffic (lalu lintas) antar remote-site tidak dapat disadap dengan mudah, juga tidak memungkinkan pihak lain untuk menyusupkan traffic yang tidak semestinya ke dalam remote-site. IP-MPLS (Internet Protocol-Multi Protocol Label Switching) merupakan layanan komunikasi data dalam bentuk dedicated leased channel berbasis IP dengan keunggulan utama any to any connection yang dapat disesuaikan dengan jenis traffic yang dilewatkan. Dalam implementasinya VPN-IP MPLS dapat dikembangkan menjadi berbagai fitur antara lain : Intranet, Extranet, serta Remote Dial. Teknologi ini memiliki beberapa kentungan seperti : Multiservices Platform, Scalability, Manageabillity serta Cost Saving Opportunity
REVIEW SEBUAH WEBSITE www.kpu.go.id
KPU merupaka lembaga independen yang mempunyai tugas untuk menyelengarakan pemilihan umum yang bersih, transparan, akuntabel, dan mendukung terciptanya demokrasi di indonesia yang berkualitas berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Tulisan ini mengevalusi website kpu yang menggunakan HOT fit model yang menekankan pada kualitas informasi, yaitu akurat, relevan, dan tepat waktu. Hasil analisis disimpulkan bahwa website KPU belum mendukung sepenuhnya tugas dari KPU
WEB PORTAL ALUMNI (STUDI KASUS DI UPN ”VETERAN” YOGYAKARTA)
Telah dapat dibangun suatu web portal alumni yang dapat digunakan oleh alumni suatu perguruan tinggi untuk dapat berkomunikasi antar alumni, mencari lowongan pekerjaan, dan dapat digunakan oleh perguruan tinggi untuk bisa melakukan penelurusan alumni. Studi kasus dalam pembuatan web portal alumni ini adalah di UPN ”Veteran” Yogyakarta. Sistem ini dibangun menggunakan PHP dan MySQL
E-TOURISM : ANTARA KONSEP DAN IMPLEMENTASI DALAM MENDUKUNG INDUSTRI PARIWISATA INDONESIA
Dunia pariwisata bukan merupakan hal baru bagi tiap orang. Pariwisata telah menjadi industri yang “menggurita” di tiap daerah tujuan wisata. Berbagai fasilitas dan kemudahan serta hiburan yang disediakan untuk menunjang berbagai aktifitas pariwisata telah disediakan oleh pemerintah ataupun komponen pendukung pariwisata lainnya. Salah satu fasilitas yang dapat dikembangkan adalah e-tourism. E-tourism dapat memberikan informasi tujuan wisata dengan berbagai kebutuhan dan fasilitas pendukung bagi para pengguna khususnya wisatawan. Layanan diberikan melalui handphone sebagai bentuk kemudahan yang bisa didapatkan oleh para pengguna. Handphone sudah menjadi alat komunikasi yang dimiliki secara umum oleh tiap individu. Bentuknya yang kecil dan sederhana namun memiliki fasilitas yang luar biasa dan dapat menangani dan memiliki berbagai asilitas pendukung seperti MMS, WAP dan lain sebagainya. Dengan fitur pendukung tersebut, maka dapat dikembangkan berbagai sistem informasi yang dapat menjangkau berbagai wilayah dan komponen pariwisata di berbagai daerah, khususnya Yogyakarta. Sistem dikembangkan berbasis WAP dengan fasilitas menú informasi tentang wilayah tujuan pariwisata dan fasilitas pendukung lainnya seperti hotel, bank dan informasi lainnya