Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF)
Not a member yet
    769 research outputs found

    INFLUINSASI MEDIA INTERNET TERHADAP PROSES PEMILU DI INDONESIA

    Get PDF
    Jaringan komputer telah berkembang begitu pesatnya, tanpa disadari jaringan komputer telah berevolusi sedemikian rupa. Pada awal pengembangannya teknologi tersebut digunakan hanya untuk kepentingan internal departemen pertahanan Amerika Serikat. Namun seiring dengan perkembangan jaman teknologi tersebut telah menyebar di berbagai belahan dunia yang bertujuan untuk mempermudah transformasi data dan informasi supaya dinikmati dengan cepat. Alhasil muncul lah teknologi masterpiece dambaan semua golongan, yaitu internet. Nama yang tidak asing lagi di telinga kebanyakan orang. Dengan internet, apapun bisa dilakukan. Sebuah teknologi yang memberikan keleluasan bagi para penggunanya, tanpa batas teritorial, dimana pun, kapan pun bisa mengakses teknologi tersebut. Kenyataanya, teknologi tersebut bisa dimanfaatkan untuk apa saja. Ada dampak positif dan negatif yang ditimbulkan dari teknologi internet. Salah satunya adalah pemanfaatan internet dalam rangka penyelenggaraan PEMILU di Indonesia. Hal tersebut bisa dilihat dari PEMILU 2009 ini, dimana penggunaan internet bisa dimanfaatkan untuk berkampanye secara online. Caleg yang mengerti IT bisa memanfaatkan internet untuk menyapa konstituen mereka serasa di dunia nyata. Barangkali itulah salah satu contoh dimana internet bisa digunakan untuk melakukan kampanye dalam proses PEMILU yang berlangsung. Barangkali itulah adanya proses pengaruh internet terhadap masyarakat yang semakin lama mulai merasakan kelebihan salah satu masterpiece teknologi informasi tersebut

    PENGECAMAN KARAKTER DIGITAL PADA PLAT NOMOR KENDARAAN DALAM PERPARKIRAN

    Get PDF
    Era saat ini sudah menjadi penerapan teknologi informasi sebagai mempermudah pekerjaan manusia. Dalam hal ini salah satunya adalah sistem perpakiran yang ada pada saat ini sudah mempergunakan teknologi informasi dalam penerapannya, tetapi permasalahan dalam sistem perpakiran masih mempergunakan manusia untuk pengoperasiannya untuk memasukkan data angka dan huruf plat nomor kendaraan ke database yang digunakan, serta dalam pengecekkan nomor kendaraan plat nomornya. Oleh karena itu, dalam pengembangan sistem perpakiran ditambah dengan digital character recognition dapat mengatasi hal tersebut. Pada penelitian ini, bertujuan mempermudah dalam mengisi data angka dan huruf dengan menggunakan digital character recognition pada gambar yang diperoleh dari kamera digital yang mempotret plat nomor kendaraan menjadi hasil citra digital dikonversikan menjadi data karakter angka dan huruf. Dalam pengembangannya menggunakan Delphi sebagai bahasa pemrogramannya

    PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN DENGAN PEMANFAATAN PERANGKAT LUNAK AJAR PENYELESAIAN PERSAMAAN NON LINIER DENGAN METODE NEWTON RHAPSON

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat lunak ajar penyelesaian persamaan non linier dengan metode Newton Raphson. Dengan adanya perangkat ajar ini penulis dapat mengungkapkan kualitas pembelajaran yang dilihat dari aspek isi, pembelajaran, tampilan dan pemrograman, daya tarik serta ketuntasan belajar mahasiswa setelah menggunakan perangkat lunak ajar ini. Validator dalam penelitian ini adalah 3 orang ahli dibidang materi dan media. Subjek penelitian adalah 3 orang mahasiswa untuk uji coba validasi kelompok kecil dan 47 orang mahasiswa untuk validasi kelompok besar. Adapun instrumen dalam penelitian ini adalah angket, pedoman observasi, soal pre-test dan post-test. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian (1) pengembangan perangkat lunak ajar melalui enam langkah, yaitu: menganalisis, mendesain, memproduksi, memvalidasi, merevisi dan mengujicoba, (2) kualitas perangkat lunak ajar dari aspek materi dinilai menarik (skor=3,98) (3) kualitas perangkat lunak dari aspek media dinilai menarik (skor=3,95). Untuk kelompok besar, 41 mahasiswa (87,23%) menunjukkan ketuntasan belajar yang baik dengan nilai ratarata diatas 70 dan hanya 6 orang mahasiswa saja yang mendapatkan nilai dibawah 70 (12,77%). Dari hasil analisis tersebut, penulis simpulkan bahwa penggunaan perangkat lunak ajar ini memberikan dampak yang positif dan baik terhadap ketuntasan belajar mahasiswa

    RANCANG BANGUN JARINGAN HOTSPOT PADA KAMPUS NIVERSITAS NUSANTARA MANADO MENGGUNAKAN ROUTER MIKROTIK

    Get PDF
    Jaringan internet sudahlah menjadi hal yang tidak asing di telinga kita. Internet sudahlah menjadi kebutuhan pokok bagi kita yang hidup di era komunikasi global. Kebutuhan akan adanya media komunikasi yang cepat dan handal telah dijawab lewat teknologi Internet. Penggunaan teknologi internet telah mewabah dan menjadi hal wajib dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Misalnya, di bidang perbankan, perdagangan, keamanan, pemerintahan, pendidikan, dan berbagai aspek lainnya. Di bidang pendidikan, internet dibutuhkan untuk mengkomunikasikan informasi dari berbagai bidang ilmu pengetahuan yang ada di berbagai belahan bumi. Dengan internet, mahasiswa misalnya, bisa mengakses berbagai macam informasi mengenai bidang ilmu pengetahuan yang sedang ditekuninya secara aktual dan cepat. Tentunya hal ini, akan membantu proses belajar dari mahasiswa itu sendiri. Oleh karena itu, setiap kampus yang ada haruslah menyediakan fasilitas hotspot yang bisa diakses dari setiap laptop ataupun smartphone yang dimiliki mahasiswa. Dengan demikian, setiap mahasiswa yang ada, selama berada di kampus bisa memperoleh layanan internet guna mendukung proses pembelajaran. Yang tentunya dengan fasilitas internet ini, juga akan membantu para dosen yang ada dalam mencari dan menyiapkan materi perkuliahan. Dan untuk mengimplementasikan jaringan hotspot ini, maka akan digunakan router Mikrotik sebagai server utama jaringan hotspot

    TELEKONFERENSI MENGGUNAKAN IPv6 UNICAST DAN IPv6 MULTICAST PADA JARINGAN LAN DENGAN PROTOKOL SDR DAN RAT

    Get PDF
    Multicast merupakan mekanisme komunikasi one-to-many, atau point-to-multipoint. Dalam teknologi IPv6, multicast merupakan fitur dasar dan sudah menjadi spesifikasi standar yang dimiliki oleh setiap router. Pada implementasi ini dilakukan penerapan telekonferensi memakai IPv6 multicast pada topologi jaringan LAN. Pada saat telekonferensi telah dilakukan pengamatan dengan parameter berupa besaran trafik yang terjadi pada saat telekonferensi berlangsung. Pada penelitian ini digunakan aplikasi telekonferensi SDR dan RAT. SDR (Session Directory Tool) dan RAT (Robust Audio Tool) dimanfaatkan untuk teleconferencing yang merupakan bagian dari Mbone Tool. Protokol MLD(Multicast Listener Directory) juga digunakan dalam penelitian ini agar signaling multicast dapat berjalan dengan baik. Dari implementasi ini didapat hasil berupa data penggunaan bandwidth. Data tersebut berupa tabel rata-rata penggunaan bandwith yang diambil dengan durasi selama 1 menit untuk 10 kali percobaan menggunakan metode Multicast dan 10 kali percobaan menggunakan metode Unicast. Pada penelitian sebelumnya dengan menggunakan pengalamatan IPv4, pada percobaan multicast didapatkan rata-rata penggunaan bandwidth 19 kilo byte per detik dan pada percobaan unicast didapatkan rata-rata penggunaan bandwith 21 kilobyte per detik. Sedangkan pada penelitian telekonferensi dengan menggunakan pengalamatan IPv6 didapatkan rata-rata penggunaan bandwidth sebesar 4.43 kilobyte per detik pada percobaan multicast dan didapatkan rata-rata penggunaan bandwidth sebesar 7.70 kilobyte per detik. Setelah dianalisis diketahui kinerja dari IPv6 multicast jika dibandingkan dengan IPv6 unicast lebih efisien. Dan kinerja pengalamatan IPv6 lebih efisien dalam hal penggunaan bandwith daripada IPv4

    ARSITEKTUR CLOUD COMPUTING PADA SISTEM INFORMASI DESA SEBAGAI LAYANAN AKSES INFORMASI DESA

    Get PDF
    Cloud compting atau komputasi awan ialah teknologi yang memanfaatkan layanan internet menggunakan pusat server yang bersifat virtual dengan tujuan pemeliharaan data dan aplikasi. Keberadaan komputasi awan jelas akan menimbulkan perubahan dalam cara kerja sistem teknologi informasi dalam sebuah organisasi. Hal ini karena komputasi awan melalui konsep virtualisasi, standarisasi dan fitur mendasar lainnya dapat mengurangi biaya Teknologi Informasi (TI), menyederhanakan pengelolaan layanan TI, dan mempercepat penghantaran layanan. Pemerintahan merupakan aparatur Negara yang bertugas melayani kebutuhan masyarakat, pemerintah desa merupakan aparat Negara yang paling dekat dan berhubungan langsung dengan masyarakat. Aparat desa ditugaskan untuk memberikan pelayanan-pelayanan yang dibutuhkan oleh warga desanya, dengan menggunakan sistem yang konvensional tak jarang menimbulkan beberapa kendala dalam memberikan pelayanan kepada masyarakatnya. E-Desa merupakan sebuah Sistem Informasi Desa pelayanan masyarakat desa dengan menggunakan teknologi cloud computing. Adanya sistem E-Desa ini memberikan kemudahan kepada masyarakat desa dalam melakukan pembuatan surat-surat keterangan yang dibutuhkan. Dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi masa kini, dapat dibuat sistem untuk membantu efektifitas pelayanan dibidang pemerintahan. Dengan dibuatnya sistem E-Desa ini, diharapkan dapat membantu efektifitas pelayanan di Kantor Desa. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang konsep penerapan cloud computing pada pelaksanaan layanan akses informasi desa, sehingga di masa yang akan datang pelayanan administrasi desa sebagai kegiatan rutin layanan informasi kepada masyarakat dapat memberikan layanan yang terbaik, mutahir dan berkesinambungan kepada penggunanya dan memiliki keterpaduan antar desa di satu wilayah kecamatan

    IDENTIFIKASI FASE PENYAKIT RETINOPATI DIABETES MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN MULTI LAYER PERCEPTRON

    Get PDF
    Penyakit retinopati diabetes (DR) merupakan salah satu komplikasi pada retina yang disebabkan oleh penyakit diabetes. Tingkat keparahan DR dibagi atas empat kelas yakni: normal, non-proliferative diabetic retinopathy (NPDR), proliferative diabetic retinopathy (PDR), dan macular edema (ME). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu metode yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi fase retinopati diabetes. Dalam penelitian ini digunakan 97 data citra yang diekstrak menggunakan metode ekstraksi ciri gray level cooccurence matrix (GLCM). Fitur ciri tersebut adalah maximum probability, correlation, contrast, energy, homogeneity, dan entropy. Fitur – fitur ini dilatih menggunakan jaringan syaraf tiruan multi layer perceptron untuk dilakukan identifikasi. Akurasi yang dihasilkan dari pendekatan ini adalah 97.73%

    MODEL PREDIKSI BERBASIS NEURAL NETWORK UNTUK PENGUJIAN PERANGKAT LUNAK METODE BLACK-BOX

    Get PDF
    Dalam Penelitian ini, pendekatan yang digunakan algoritma neural network untuk memprediksi akurasi pengujian perangkat lunak metode black-box. pengujian perangkat lunak metode black-box merupakan pendekatan pengujian dimana datates berasal dari persyaratan fungsional yang ditentukan tanpa memperhatikan struktur program akhir, dan teknik yang digunakan yaitu equivalence partitioning. Teknik dari penelitian ini, sistem informasi akademik menjadi test case, test case ini kemudian dilakukan pengujian black-box, dari pengujian black-box didapat dataset, kemudian dataset ini dilakukan pengukuran tingkat akurasi dalam hal memprediksi output realitas dan output prediction, selanjutnya tahapan terkahir dilakukan perhitungan error, RMSE dari output realitas dan output prediction. Hasil dari penelitian ini didapat model tingkat akurasi prediksi, yaitu: 85%(4 hidden layer, epoch=900, learning rate=0,1) , 99%(4 hidden layer, epoch=1000, learning rate=0,1), dan 80%(5 hidden layer, epoch=1000, learning rate=0,1), dan model desain training neural network yang paling akurat adalah dengan 4 hidden layer, epoch=1000, learning rate=0,1 dengan tingkat akurasi 99%

    IMPLEMENTASI WEB SERVICE UNTUK APLIKASI PROTOTYPE RESTITUSI ATAS BIAYA PENGOBATAN PEGAWAI PT. “X” GORONTALO

    Get PDF
    Sistim dan basis data yang tersebar pada tiap kota/kabupaten Gorontalo akan sangat menyulitkan user untuk melihat data-data restitusi pengobatan setiap pegawai baik aktif maupun pensiunan. Seluruh basis data yang ada di Kota/Kabupaten diintegrasikan dengan sebuah sistem manajemen terintegrasi dan dapat mengintegrasikan aplikasi restitusi pengobatan pegawai yang ada di kota/kabupaten, serta juga menyediakan informasi restitusi pegawai agar bisa diakses oleh user. Pada penelitian ini dilakukan analisis dan perancangan aplikasi restitusi atas biaya pengobatan pegawai PT. “X” Gorontalo. Metode penelitiansi terdiri atas : studi literatur yang terkait dengan konsep web service, wawancara, serta pengumpulan data restitusi pengobatan pegawai. Kemudian diimplementasikan dengan bahasa pemrograman berbasis web, DBMS, dan sistem operasi Windows. Hasil dari penelitian adalah integrasi antara aplikasi restitusi pengobatan Pegawai PT. “X” Gorontalo yang berada di kota sebagai kantor pusat (server) dan PT. “X” Gorontalo yang berada di kota maupun kabupaten (klien) menggunakan web service sebagai alat pertukaran datanya dan tidak menjadikan perbedaan platform sistem operasi, bahasa pemrograman dan DBMS sebagai kendala dalam pengintegrasian aplikasi

    ANALISIS DAN PERBAIKAN PROSES BISNIS ADMINISTRASI DIKLAT (STUDI KASUS SISTEM INFORMASI DIKLAT XYZ)

    Get PDF
    Diklat (pendidikan dan pelatihan) merupakan fungsi umum yang terdapat di hampir semua instansi baik pemerintahan maupun swasta. Fungsi utama Diklat adalah memfasilitasi dan mengelola administrasi pelatihan untuk pengembangan potensi sumber daya. Pengelolaan administrasi pelatihan melibatkan serangkaian proses yang berupa aliran kerja birokrasi yang, dalam beberapa kasus, cukup rumit. Kerumitan aliran kerja ini disebabkan oleh banyaknya pihak yang harus dilewati dalam proses pengajuan atau pelaksanaan suatu pelatihan. Di lain pihak, bagian Diklat juga ingin memberikan layanan optimal dengan merencanakan pelatihan dan memilih peserta yang paling tepat untuk setiap pelatihan yang diselenggarakan. Pada penelitian ini dilakukan analisis dan perbaikan atas proses bisnis administrasi Diklat di suatu instansi pemerintahan, dengan tujuan untuk mempermudah peserta dan pengelola diklat dalam merencanakan pelatihan, memantau pelaksanaan serta melaporkan hasilnya kepada pihak berwenang. Hasil analisis ini digunakan untuk memperbaiki alur kerja dan sebagai dasar pengembangan sistem informasi Diklat yang mampu mendukung alur kerja fungsi Diklat meliputi publikasi pelatihan, pendaftaran, seleksi peserta, pelaksanaan dan pelaporan. Adanya sistem informasi ini dapat mempersingkat alur birokrasi pendaftaran, mempermudah pengelola untuk mendistribusikan informasi ke berbagai pihak dan membantu pengelola Diklat dan pihak manajemen mengambil keputusan dalam proses seleksi peserta

    735

    full texts

    769

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇