Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF)
Not a member yet
769 research outputs found
Sort by
KOMUNIKASI DATA AKUISISI SIGNAL RADAR SEKUNDER 3-DIMENSI MELALUI JARINGAN LAN
Data signal radar sekunder untuk tracking 3 dimensi terdiri dari tiga signal dari radio receiver. Untuk mengolahnya memerlukan akuisisi secra bersamaan. Tulisan ini membahas implementasi komunikasi data signal radar sekunder melalui jaringan network LAN. Akusisi data signal radar dan komunikasinya menggunakan tiga buah microcontroller yang dilengkapi modul internet. Protokol komunikasi data menggunakan UDP dengan tiga buah port untuk masing-masing signal yang diterima. Hasil dari eksperiment menunjukkan tiga buah signal dapat dikirim dengan lebih cepat dan simple dibanding dengan tipe komunikasi serial
APLIKASI PENGENALAN POLA DAUN MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF LEARNING VECTOR QUANTIFICATION UNTUK PENENTUAN TANAMAN OBAT
Tanaman mempunyai banyak jenis dan kegunaan. Salah satunya untuk pengobatan. Tanaman obat sendiri memiliki jenis yang berbeda-beda dan kegunaanya pun sangat bervariasi diantaranya untuk penyakit mata, luka gores, sakit gigi dan lain sebagainya. Mengenali tanaman obat dan khasiatnya bisa dilihat dari pola daun yang dimilikinya. Jumlah tanaman obat yang sangat banyak kadang membingungkan manusia untuk mengenali dan mengetahui khasiatnya. Tanaman yang adapun tidak hanya sebatas tanaman obat ada juga tanaman yang mengandung racun. Menghindari pengkonsumsian tanaman obat yang salah, dalam penelitian ini dikembangan suatu cara untuk mengenali tanaman obat dari pola daun yang dimiliki menggunakan Jaringan syaraf Learning Vector Quantification. Subjek pada penelitian ini adalah aplikasi jaringan syaraf tiruan untuk pengenalan pola daun dan dikhususkan untuk tanaman obat di daerah tropis. Metode yang digunakan yaitu Learning Vector Quantification. Langkah pengembangan aplikasi diawali dengan pengumpulan data, analisis data, deskripsi kebutuhan sistem, pembuatan diagram alir data, perancangan antarmuka, pengkodean dan pengujian sistem dengan black box test dan alfa test. Hasil akhir dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi yang mampu membedakan apakah tanaman obat atau bukan. Pola daun yang ada pada tanaman obat digunakan sebagai inputan jaringan syaraf tiruan. Pola daun akan diberikan nilai 1 jika sesuai dan 0 jika tidak sesuai dengan pola yang sudah ada. Pola yang terbentuk akan dibandingkan dengan pola hasil pelatihan. Hasil dari pengecekan berupa informasi tanaman obat diantaranya nama tanaman, jenis, khasiat serta gambar daun dan pohon dari tanaman yang dicek
PENCARIAN DOKUMEN BERDASARKAN KOMBINASI ANTARA MODEL RUANG VEKTOR DAN MODEL DOMAIN ONTOLOGI
Selama ini pencarian dokumen (information retrieval) pada mesin pencari adalah berdasarkan kata kunci (keyword) sebagai input untuk proses pencarian. Ada banyak metode yang digunakan untuk proses pencarian ini, antara lain: term weighting, boolean model dan vector model. Hasil dari pencarian dokumen dengan menggunakan metode ini kadang belum tentu sesuai yang diinginkan, meskipun dalam dokumen yang diperoleh tersebut sudah mengandung kata kunci dalam masukan keyword. Salah satu penyebabnya adalah adanya berbagai konsep domain pengetahuan yang berbeda dalam kata kunci yang sama (problem semantik). Penelitian ini bertujuan meningkatkan ketepatan mesin pencari dalam pencarian dokumen agar hasil pencarian dokumen lebih mendekati dengan kebutuhan pengguna. Studi kasus yang digunakan adalah untuk sumber pustaka digital pewayangan. Pencarian dengan input kata kunci menggunakan model ruang vektor dan pencarian secara semantik menggunakan model domain ontologi. Pencarian dengan input kata kunci menggunakan indeks dokumen berdasarkan pembobotan/term weighting sedangkan pencarian secara semantik menggunakan indeks dokumen berdasarkan metadata domain ontologi. Domain ontologi tersebut merupakan ekstraksi pengetahuan dari dokumen. Pada pencarian semantik akan dimunculkan pilihan kombinasi kata kunci pada konsep domain yang berbeda. Kombinasi kata kunci tersebut merupakan perluasan pada kata kunci yang dimasukkan oleh pengguna
SIMULASI KESESUAIAN MODEL PAKAIAN WANITA MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA INTERAKTIF
Pakaian merupakan kebutuhan penting yang melekat pada diri seseorang.Pakaian memiliki corak dan komposisi yang berbeda tergantung dari situasi dimana seseorang menggunakannya.Untuk itu,seseorang harus cermat dalam memilih dan mengkombinasikan warna dan model-model pakaian yang akan dikenakannya.Tetapi hal itu tidak mudah sekali dilakukan oleh orang awam yang tidak tahu-menahu tentang desain.Walaupun dewasa ini, butik menjadi pusat tujuan untuk memilih dan membeli pakaian dengan desain dan kualitas yang bagus.Tetapi tidak semua orang dapat memanfaatkan fungsionalis dari butik tersebut.Hanya orang dengan tingkat perekonomian menengah keataslah yang mampu memanfaatkan fungsi dari sebuah butik,berbeda dengan masayarakat ekonomi menengah kebawah. Di dalam sistem fashion design bahwa komponen pakaian secara utuh tersusun atas tiga bagian diantaranya adalah Silhoutte merupakan tampilan sketsa garis-garis awal yang mengekspresikan karakteristik dari sebuah pakaian, Detail merupakan susunan yang membagi beberapa bagian dari Silhoutte yang termasuk didalamnya kerah,lengan dll dan Trimming merupakan golongan khas dari penyelesaian aksesoris dan corak Oleh karena beberapa alasan diatas ,maka saya memanfaatkan algoritma genetika interaktif,sehingga dapat membantu seseorang dalam hal ini terutama seorang wanita sebagai user dalam memilih model-model pakaian sesuai dengan tingkat kepuasan dan ketertarikan user terhadap model pakaian yang ditampilkan sistem. Dan diharapkan user tidak banyak membuang waktu dan biaya karena harus ke butik. Sistem ini terfokus pada elemen Detail yang meliputi kerah,lengan,dll, dimana pada komponen tersebut dimodelkan dalam objek 2D
PENERAPAN METODE EXPONENTIAL SMOOTHING WINTER DALAM SISTEM INFORMASI PENGENDALIAN PERSEDIAAN PRODUK DAN BAHAN BAKU SEBUAH CAFE
Effect of fluctuations in food and beverage sales that is not uniform in a cafe can be a problem determining the raw material and raw material purchase to the supplier. This problem resulted in a surplus or shortage of raw materials. Unused raw materials must be removed for exceeding the period expires, whereas raw material shortages caused cafe can’t fill all customer orders. Application of Exponential Smoothing method Winter in the inventory control information system products and raw materials aim to resolve these problems. Winters Exponential Smoothing method for forecasting data characteristics tend to be stationary and have a seasonal pattern at a time trend. This information system to produce forecasts to predict a certain product sales in future periods. By comparing the measurement error is the smallest value of MAPE and MSE, then the system will generate forecasting information that is used to determine the optimum amount of raw materials ordering one next period. Research also yields a percentage value of forecasting to the actual data to determine the accuracy of forecasting of raw material at the cafe. This research to optimally control the raw material for the success of customer service in a cafe
PERANCANGAN PIRANTI LUNAK PENGUJIAN STRUKTUR ALJABAR GRUP KHUSUS (ABELIAN, SIKLIK & HOMOMORFISMA)
Pengujian terhadap bentuk-bentuk Grup khusus, seperti Grup Abelian, Siklik, Homomorfisma, Isomorfisma, Monomorfisma, dan Epimorfisma dalam Struktur Aljabar merupakan hal yang kurang menarik bagi sebagian para siswa/mahasiswa, dikarenakan banyaknya teorema dan persyaratan yang harus dipenuhi.Untuk menarik minat dan memudahkan siswa/mahasiswa dalam pengujian bentuk-bentuk masalah di atas, dirancang suatu piranti lunak komputer menggunakan Delphi 7.0. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa dengan piranti lunak tersebut para pengguna dapat terbantu dalam hal pengujiannya dan dapat terhindar dari penggunaan paket program berlisensi karena progran yang dirancang dapat dimiliki secara terbuka
APLIKASI PENGENALAN BENDERA NEGARA MENGGUNAKAN HISTOGRAM CITRA
Selama ini orang mengalami kesulitan dalam hal menghafal atau mengingat berbagai jenis bendera negara yang ada di dunia. Hal ini dikarenakan, dari segi jumlah bendera negara yang begitu banyak di dunia sesuai dengan banyaknya jumlah negara yang ada di dunia, apalagi dari segi warna, bendera negara memiliki kombinasi warna yang hampir mirip satu sama lain untuk tiap-tiap negara. Penelitian ini bertujuan untuk membuat rancang bangun sebuah aplikasi pengenalan bendera negara menggunakan histogram yang diharapkan sistem dapat membantu mempermudah user dalam mengenali bendera dari tiap negara di dunia tanpa harus menghafal atau mengingat, bahkan bagi user yang sama sekali belum mengetahuinya. Aplikasi yang dibangun ini mampu mengenali gambar bendera negara dalam bentuk format file image bitmap (*.bmp). Pengenalan pola bendera ini dilakukan dengan menggunakan nilai kesalahan atau nilai SSE (Sum Square Error) sebagai faktor penentu, sehingga menghasilkan nama negara yang sesuai dengan gambar bendera yang pernah dilatihkan ke dalam program
ANALISIS KINERJA BEBERAPA ALGORITMA LOAD BALANCING
Load balancing adalah proses peningkatan kinerja paralel dan sistem terdistribusi melalui redistribusi beban antara prosesor [1] [5]. Dalam tulisan ini penulis menyajikan analisis kinerja berbagai algoritma load balancing berdasarkan parameter yang berbeda, mempertimbangkan dua load balancing khas pendekatan statis dan dinamis. Hasil analisis menunjukkan bahwa statis dan dinamis kedua jenis algoritma dapat memiliki kemajuan serta kelemahan satu sama lain. Memutuskan jenis algoritma yang akan dilaksanakan akan didasarkan pada jenis aplikasi paralel untuk memecahkan. Tujuan utama dari makalah ini adalah untuk membantu dalam desain algoritma baru di masa depan dengan mempelajari perilaku berbagai algoritma yang ada
STUDI KELAYAKAN DISASTER RECOVERY PLAN PADA INFRASTRUKTUR JARINGAN KOMPUTER (STUDI KASUS JARINGAN KOMPUTER UNIVERSITAS WIDYATAMA)
Disaster recovery plan (DRP) adalah rencana yang disiapkan organisasi untuk membantu organisasi pulih setelah terjadi musibah atau bencana. Penyebab musibah bervariasi, mulai dari fenomena alam hingga akibat perbuatan manusia, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Pada bidang teknologi informasi, penyebab dapat lebih spesifik misalnya kegagalan infrastruktur , kekeliruan operator, hingga serangan virus. Tingginya kebergantungan organisasi pada infrastruktur teknologi informasi menyebabkan perlunya dipertimbangkan DRP di bidang infrastruktur jaringan komputer. DRP perlu dibuat dengan tepat dan optimal, sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan organisasi. Untuk itu, diperlukan studi awal untuk melihat kelayakan organisasi atas kebutuhan adanya DRP. Pada penelitian ini dilakukan studi kelayakan diperlukannya DRP pada infrastruktur jaringan komputer, dengan studi kasus pada jaringan komputer Universitas Widyatama. Studi kasus dilakukan dengan menginventarisir kondisi infrastruktur jaringan serta mengamati tingkat kebergantungan sivitas akademika dan proses bisnis di Universitas Widyatama terhadap infrastruktur jaringan komputer. Hasil studi menujukan bahwa rendahnya tingkat kesadaran pengamanan data terhadap bencana, dari sebagian besar pengguna, yang diikuti oleh tingginya tingkat kebergantungan terhadap ketersediaan layanan jaringan komputer. Inventarisir kondisi infrastruktur jaringan juga menunjukan belum adanya tendensi dan kesiapan dalam menghadapi bencana. Hasil akhir penelitian merekomendasikan perlunya disiapkan sebuah DRP untuk infrastruktur jaringan komputer untuk membantu pihak manajemen menyelamatkan informasi penting di saat terjadi bencana
DIAGNOSA GANGGUAN SALURAN PERNAFASAN MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN BACKPROPAGATION
Aplikasi jaringan syaraf tiruan telah banyak dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan, beberapa aplikasinya antara lain dibidang perbankan, telekomunikasi dan kesehatan. Penelitian ini membuat sebuah aplikasi jaringan syaraf tiruan untuk mendiagnosa jenis penyakit yang berhubungan dengan saluran pernafasan khususnya pada penyakit Asma, Bronkhitis, Pneumotoraks, Sarkoidosis dan Pneumonia. Metode jaringan syaraf tiruan yang digunakan adalah metode Backpropagation yang merupakan sebuah pembelajaran terawasi. Perangkat lunak ini dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic.Net 2005 dengan database MySQL. Gejala-gejala penyakit saluran pernafasan yang digunakan sebagai input untuk mendiagnosa penyakit tersebut terdiri dari 10 variabel dengan kode target penyakit 000 untuk penyakit Asma, 001 Bronkhitis, 010 Pneumonia, 011 Pneumotoraks dan 111 Sarkoidosis. Arsitektur jaringan syaraf tiruan dengan 10 variabel menggunakan 1 lapisan tersembunyi dengan 10 buah sel lapisan. Setelah dilakukan proses pelatihan didapatkan hasil pengujian dengan tingkat ketepatan 90% karena hampir semua data yang diujikan sesuai dengan target dari penyakit