Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF)
Not a member yet
769 research outputs found
Sort by
SISTEM MONITORING DAN TEKNIK PERAMALAN HARGA DAGING SAPI DI INDONESIA
Pemanfaatan teknologi telah terbukti sangat membantu kehidupan bermasyarakat dalam suatu negara. Sistem monitoring harga daging sapi seperti yang diterapkan di dalam Sistem Informasi Pasar, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia merupakan salah satu contohnya. Langkah demikian dilakukan mengingat peran dan nilai strategis daging sapi di Indonesia. Seperti diketahui bahwa daging sapi merupakan sumber protein bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Tujuan pusat monitoring harga ini adalah untuk menyediakan informasi mengenai harga daging sapi di seluruh wilayah Indonesia, memantau perkembangannya secara harian. Dengan demikian, sistem informasi ini berfungsi untuk memberikan notifikasi dini jika diprediksi akan terjadi gejolak perubahan harga, serta memantau disparitas harga di provinsi-provinsi di seluruh Indonesia, sehinggaPemerintah Indonesia, dalam hal ini yaitu Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dapat secara dini mengambil langkah-langkah strategi yang sesuai untuk mengatasi gejolak tersebut. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2010. Pengumpulan data dilakukan dari pasar-pasar rujukan di setiap kota atau kabupaten di wilayah Indonesia, sedangkan analisis harga dilakukan dengan identifikasi faktor-faktor penentu harga komoditas. Rekomendasi akhir diusulkan sebagai langkah mengidentifikasi faktor-faktor yang harus dicek di lapangan jika terjadi kenaikan harga daging sapi
PENGEMBANGAN APLIKASI ONLINE MOBILE REPOSITORY
Dewasa ini, banyak perusahaan yang telah menginvestasikan dana pada teknologi informasi untuk mengelola dan menyimpan data yang ada untuk mendukung proses pengambilan keputusan yang efisien dan efektif. Teknologi informasi tersebut ditekankan pada suatu teknologi yang dapat menyimpan data hasil transaksi sehari-hari dalam jumlah besar dalam suatu media penyimpanan, sehingga data dapat dengan mudah diolah dan membantu instansi terkait dalam mengambil kebijakan perusahaan untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Online Mobile Repository System merupakan suatu sistem informasi yang menggunakan metode penyimpanan sementara yang praktis dan ekonomis yang dapat dengan mudah digunakan sehingga dapat mempermudah user dalam mengakses dan mengorganisir data dimanapun dan kapanpun dengan mudah, karena dapat diakses secara online. Metodologi penelitian yang digunakan dalam perancangan sistem ini adalah dengan studi kepustakaan, wawancara, studi lapangan, dan studi perancangan gabungan. Hasil penelitian yang dicapai adalah sistem yang dapat mendukung proses penyimpanan data pada kegiatan rapat sehingga menjadi lebih terorganisir, aman dan terstruktur. Simpulan penelitian ini adalah dengan adanya sistem repositori ini, membuat user lebih mudah untuk mengatur sebuah rapatdan mengorganisir data-datanya
IMPLEMENTASI SHARABLE CONTENT OBJECT REFERENCE MODEL DALAM LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (STUDI KASUS PADA AKMI BATURAJA)
To develop e-learning system in order to become a standard SCORM (sharable Content Object Reference Model) system, necessary improvement on its content and environment are needed. Many e-learning systems owned by the institutions have non SCORM standard materials for learners. This study aimed to build a SCORM standard e-learning system especially on the content so that can be integrated into a various LMS (Learning Management Systems) or e-learning system that supports SCORM. The method used in this research is modified waterfall thats developed by Winston Royce. To create some content on the courses, transform them into SCORM standards, integrate the contents on e-learning systems and test them. SCORM Standard content was created using open source tools. Content that has been made in the store in the SCORM base content. Testing was done by the lecturer by importing the packages content that are already in SCORM standards
PENGEMBANGAN SHORTEST PATH ALGORITHM (SPA) DALAM RANGKA PENCARIAN LINTASAN TERPENDEK PADA GRAF BERSAMBUNG BERARAH BERUNTAI
Secara manual, pencarian jarak dan lintasan terpendek pada graf yang memiliki jumlah verteks, arc dan untai yang sedikit mudah dilakukan. Namun bila graf tersebut memiliki verteks, arc dan untai yang besar, pencarian jarak dan lintasan terpendek akan menjadi sukar. Penelitian berhasil mengembangkan Shortest Path Algorithm (SPA) dalam rangka pencarian jarak dan lintasan terpendek pada graf bersambung berarah beruntai. Aplikasi pengembangan SPA memampukan pencarian jarak dan lintasan terpendek pada graf bersambung berarah secara cepat dan tepat. Pengembangan SPA menjadi solusi dalam membantu memecahkan masalah pencarian lintasan terpendek pada sebuah graf bersambung berarah beruntai
SEAT INTERFERENCE ANTAR PENUMPANG PADA MODEL BOARDING PESAWAT TERBANG
Ada dua keadaan untuk sebuah pesawat, keadaan pertama adalah pada saat pesawat tersebut sedang berada di darat dan keadaan kedua adalaha saat peswat tersebut sedang berada di udara. Maskapai penerbangan akan mendapat keuntungan pada saat pesawat mereka sedang terbang. Banyak hal yang mempengaruhi lama pesawat berada di darat, antara lain : waktu penumpang turun, bongkar muat barang, pengisian bahan baker, boarding time, dll. Penelitian ini menyajikan beberapa model boarding untuk mengurangi seat interference dan untuk mengurangi waktu boarding. Mixed Integer Non Linier Programing digunakan untuk menghasilkan model boarding. ProModel digunakan untuk simulasi, hasil simulasi adalah waktu boarding dan seat interference. Airbus-320 digunakan untuk menerapkan model simulasi ini. Beberapa hal yang mempengaruhi strategi boarding adalah jumlah baris, jumlah grup dan jumlah penumpang yang dimasukkan untuk tiap grup. Hasil simulasi memperlihatkan bahwa model boarding dengan 6 grup dapat mengurangi jumlah seat interference sebesar 85,5% dan mengurangi waktu boarding sebesar 6,82% dibandingkan dengan menggunakan model tradisional back to front
PEMODELAN MARKOV UNTUK KANAL HF AVAILABILITY PADA LINK MALANG-SURABAYA
Tersedianya kanal HF merupakan faktor penting dalam desain dan komunikasi. Model-model ketersediaan kanal HF sebagai fungsi waktu, lokasi geografis, dan aktivitas matahari telah dikembangkan beberapa tahun terakhir. Makalah ini meneliti tentang karakteristik model untuk avaibility kanal HF pada proses markov. Kanal HF ini bekerja pada frekuensi 3-30 Mhz dan memiliki panjang gelombang 100meter-10meter. Telah dilakukan pengukuran pada kanal HF dari jarak Malang-Surabaya (73 km) menggunakan frekuensi 6.3 Mhz. Pengukuran telah dilakukan selama 3 bulan (Januari, Februari, Maret 2009) menunjukan kondisi kanal propagasi HF Malang-Surabaya. Model ditunjukan dalam gambar grafik membandingkan data pengukuran dengan data analisa dalam model markov. Hasil dari penelitian berguna sebagai parameter keadaan HF link Malang-Surabaya. Data HF dibagi menjadi 4 waktu : pukul 03.00-05.59 WIB; 09.00-11.59 WIB; 15.00-17.59 WIB; 21.00-23.59 WIB, dimana pembagian ini mewakili karakteristik dari kanal HF pada rotasi bumi. Telah diberikan nilai T (threshold) dalam pengukuran yang bernilai -100.577 dBm. Kanal available apabila daya yang diterima kurang atau sama dengan dari nilai threshold diatas level noise. dan akan bernilai nonavailable apabila lebih besar dari nilai threshold. Parameter model Markov diambil dua state (available dan non-available) dari daya yang diterima pada pengukuran berdasarkan membandingkan nilai threshold yang ada. Sehingga didapatkan probabilitas transisi state 1 (available) dan state 0 (non-availabe). Sehingga pada akhirnya dibandingkan pemodelan propagasi HF dan pemodelan markov. Untuk waktu pagi hari didapatkan pada pemodelan propagasi 00 p = 92.81%, 01 p = 7.19%, 10 p = 3% dan 11 p = 97% sedangkan pada memodelan markov 00 p = 92.59%, 01 p = 7.41%, 10 p = 3.06%, dan 11 p = 96.94
ANALISA SISTEM KEAMANAN INTRUSION DETECTION SYSTEM (IDS), FIREWALL SYSTEM, DATABASE SYSTEM DAN MONITORING SYSTEM MENGGUNAKAN AGENT BERGERAK
Keamanan jaringan komputer sebagai bagian dari sebuah sistem informasi adalah sangat penting untuk menjaga validitas dan integritas data serta menjamin ketersediaan layanan bagi penggunanya. Sistem harus dilindungi dari segala macam serangan dan usaha-usaha penyusupan atau pemindaian oleh pihak yang tidak berhak.Metode kemanan jaringan yang bertujuan untuk membentuk suatu arsitektur sistem keamanan yang terintegrasi antara Intrusion Detection System (IDS) , Firewall System, Database System dan Monitoring System dikaitkan dengan tinjauan agent bergerak. Sistem keamanan ini bertujuan melindungi jaringan dengan kemampuan merespon sesuai dengan kebijakan keamanan. Dihasilkan Arsitektur suatu sistem deteksi penyusupan jaringan komputer yang memiliki kemampuan untuk mendeteksi adanya aktivitas jaringan yang mencurigakan, melakukan tindakan penanggulangan serangan lebih lanjut berbasis agent bergera
FRAMEWORK UNTUK MENYUSUN NETWORK POLICY PADA INSTITUSI PENDIDIKAN
Untuk mencapai tujuan pengoptimalan jaringan komputer baik itu dari segi kinerjanya maupun dari segi keamanannya, network policy adalah salah satu bagian penting selain teknologi devices yang digunakan dan konfigurasi dari devices tersebut. Bahkan Teknologi devices yang baik dan konfigurasi yang baik pula, tidak akan optimal tanpa network policy yang sesuai. Saat ini banyak sistem jaringan komputer di institusi pendidikan belum optimal karena masalah network policy yang belum efektif dan efisien dalam menunjang kinerja suatu organisasi sebagai institusi pendidikan. Menyusun network policy di institusi pendidikan bukanlah pekerjaan sederhana, terlebih lagi user yang kompleks menyebabkan proses penyusunan menjadi semakin kompleks. Oleh sebab itu, paper ini memfokuskan pada masalah network policy, bagaimana menyusunnya, mengimplementasi, serta mengelolanya secara efektif dan efisien, agar tujuan pengoptimalan kenerja dan keamanan dapat tercapai
ANALISA PENERAPAN TOGAF DAN COBIT DALAM TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI SEBAGAI USULAN PADA KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL
Perencanaan penerapan Teknologi Informasi (Information Technology/IT) pada tataran tingkat Pemerintahan Pusat perlu penataan yang akurat. Saat ini kehadiran teknologi informasi perlu dipertimbangkan untuk menjadi bagian strategis dalam lingkup Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Dukungan teknologi ini penting demi keberlangsungan pengelolaan yang maksimal dari seluruh sumber energi dan mineral yang dibebankan pada kementerian ESDM. Oleh karena itu Tatakelola Teknologi Informasi (IT Governance) yang menyeluruh mulai dari tahapan perancangan hingga kontrol adalah suatu kajian yang sangat dibutuhkan. Pengelolaan energi dan sumber daya mineral, khususnya Minyak Bumi dan Gas Alam (MIGAS) apabila dilakukan oleh pelaksana pihak swasta seyogyanya dilakukan melalui mekanisme yang transparan dan amanah. Karena pengelolaan sumber-sumber alam tersebut sudah seharusnya memperkecil dampak negatif terhadap lingkungan. Mekanisme pemilihan peserta tender dapat dilakukan dengan melibatkan teknologi informasi, sehingga dapat meminimalisir kecurangan-kecurangan yang mungkin terjadi. Penelitian ini merupakan usulan dalam tatakelola teknologi informasi untuk Kementrian ESDM sebagai landasan dalam penyelenggaraan tender berbasis elektronik yang transparan. Pendekatan model Tatakelola IT menggunakan Framework TOGAF dan COBIT. Cakupan pembahasan TOGAF meliputi, arsitektur data, arsitektur aplikasi, arsitektur teknologi, arsitektur bisnis. COBIT memiliki domain utama yakni perencanaan & organisasi, akuisisi & implementasi, dukungan & layanan IT, serta Kontrol
DEVELOPMENT OF A DATA MANAGEMENT SYSTEM FOR STUDENTS’ FINAL YEAR PROJECTS CASE STUDY: DEPARTMENT OF INFORMATION SYSTEMS
With the advances of information technology nowadays, it is more than appropriate for an educational institution to make use of the existing technology to ease the process of managing students’ data and grades. One of the applications needed by the Information Systems department is a data management system for student’s final year projects that can manage their grades and generate full reports. This system will be developed as a web-based system, with access limited only to the university\u27s local network. To design this new system, analyses of the current final year project procedure, data and grade management will be conducted. The results of the analyses will form the foundation of the design and development of a database management system – the core support of the data management system. The interface of the system will be designed and built on the principles of usability. It is aimed that both the department\u27s administration and the Head of Department can benefit from using this system to input, manage and view students\u27 final year projects and the respective grades