Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF)
Not a member yet
    769 research outputs found

    PENGEMBANGAN MODEL INFORMATION TECHNOLOGY (IT) GOVERNANCE PADA ORGANISASI PENDIDIKAN TINGGI MENGGUNAKAN COBIT 4.1 DOMAIN PO DAN AI

    Get PDF
    Information Technology Governance (IT Governance) merupakan faktor penting bagi organisasi dalam memanfaatkan teknologi informasi. Adanya IT Governance akan memberikan jaminan bahwa pemanfaatan teknologi informasi sejalan dengan tujuan organisasi. Dalam membangun sebuah IT Governance, dapat diadopsi beberapa standar seperti ITIL, COSO, ISO27001, ISO38500 dan lain-lain. Penelitian ini menggunakan COBIT 4.0, dengan pertimbangan COBIT dibuat dengan menggunakan standar IT lain sebagai referensinya, sehingga keselarasan pengembangan IT dengan tujuan institusi relatif lebih terjamin. Pengembangan model IT Governance dimulai dengan menentukan critical success factor (CSF) dari sasaran IT institusi, pengukuran tingkat kematangan current IT Governance, analisa gap hingga analisa resiko untuk mengidentifikasi proses IT yang urgent untuk diimplementasikan. Pada bagian akhir diberikan rekomendasi perbaikan proses IT sesuai dengan maturity level-nya. Hasil penelitian ini adalah usulan model IT Governance yang diharapkan cukup sesuai bagi organisasi Pendidikan Tinggi X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk domain PO dan AI pada COBIT 4.0, IT maturity level institusi berada diantara tingkat initial dan repetable, dengan skor rata-rata proses sebesar 1.68. Secara umum, untuk mencapai tingkat yang lebih baik organisasi perlu mendefinisikan (secara formal) dan mensosialisasikan kebijakan, prosedur serta standar yang dibutuhkan dalam pengelolaan informasi; mengelola dokumen pengoperasian setiap proses layanan IT; menjalankan fungsi pengawasan, pelaporan dan evaluasi proses, serta memfasilitasi knowledge sharing antar individu penanggung jawab proses sehingga diharapkan ketergantungan sistem IT terhadap individu dapat diperkecil

    MOBILE BANKING: A CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM) CHANNEL

    Get PDF
    Meningkatnya pengguna handphone mendorong bank meluncurkan produk-produk layanan perbankan melalui handphone yang dikenal dengan sebutan Mobile Banking (M-Banking). Dalam konteks Customer Relationship Management (CRM), kehadiran M-Banking juga memberikan kontribusi dalam meningkatkan dan mempertahankan kesetiaan pelanggan. Strategi sukses membangun CRM sangat dipengaruhi oleh kepandaian tim pemasaran dalam memahami perilaku dan kebutuhan pelanggan, yang dapat diterjemahkan kedalam kelompok transaksi perbankan dan fitur non transaksi perbankan. Dalam penelitian yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa fokus pemasaran yang sebelumnya berorientasi pada produk harus berubah dengan fokus pada nasabah, yang mengandung konsekuesni pelayanan kepada nasabah Bank menjadi prioritas utama, dimana kepuasan pelanggan dan kesetiaan pelanggan dalam menggunakan produk dan layanan menjadi tolok ukur keberhasilan penerapan CRM. Mobile Banking sebagai CRM channel diharapakan mampu meningkatkan relationship dengan nasabah Bank, menciptakan peluang busines, memperluas jangkauan Bank dalam melayani nasabahnya

    NET FRAMEWORK DAN SQL SERVER 2005 EXPRESS SEBAGAI PERANCANGAN APLIKASI SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN

    Get PDF
    Sebuah perpustakaan digunakan untuk menunjang proses belajar mengajar yang dilakukan oleh Universitas. Untuk mengefisiensikan dan mengefektifkan tugasnya, perpustakaan harus mempunyai sebuah Sistem Informasi Manajemen yang fungsinya dapat mencatat berbagai macam transaksi yang terjadi, sehingga petugas dapat secara langsungmenyiapkan sebuah laporan untuk pihak manajemen. Akan tetapi sistem informasi yang ada telah adamasih mempunyai banyak kekurangan. Masih banyak proses bisnis dari sebuah perpustakaan yangbelum dijalankan. Dalam penulisan ini akan dibuat sebuah sistem informasi perpustakaan menggunakan Net Framework dan SQL Server 2005 Express Tujuan dari penulisan iniadalah untuk dapat menjalankan dan mengefisienkan proses bisnis sebuah perpustakaan, antara lain peminjaman secara online, dan sebagainya. Studi tentang sistem informasi perpustakaan dilakukan dengan wawancara, observasi, dan melakukan studi literatur ke berbagai sumber tentang perpustakaan. Sistem informasi ini dikembangkan dengan menggunakan dan menggunakan SQL Server sebagai server basis datanya. Dengan dibangunnya Sistem Informasi Perpustakaan ini dapat memberikan informasi kepada berbagai pihak. Selain itu dengan adanya sistem ini, proses bisnis perpustakaan menjadi lebih efisien

    PEMANFAATAN DAN IMPLEMENTASI LIBRARY XMLSEC UNTUK KEAMANAN DATA PADA XML ENCRYPTION

    Get PDF
    Keamanan menjadi hal yang sangat penting dalam dunia teknologi informasi. Apalagi dalam hal pertukaran data menggunakan jalur internet. XML (eXtensible Markup Language) adalah sebuah standar untuk mendefinisikan data dalam format yang sederhana dan fleksibel. Dimana  web service mendukung komunikasi antar aplikasi dan integrasi aplikasi dengan menggunakan  XML dan Web. Bentuk pengamanan yang diterapkan adalah dengan penggunaan teknik kriptografi kunci-publik. Implementasi yang telah dilakukan dengan menggunakan library keamanan akan memberikan kemudahan dalam membangun keamanan sistem. XML Encryption yang memanfaatkan algoritma kriptografi RSA dengan panjang kunci 1024 bit mampu memberikan perlindungan terhadap transmisi data antara client dan server web service sampai pada database. Hasil yang diperoleh yaitu pesan SOAP request terenkripsi dan mampu didekripsi dengan baik serta keamanan data tetap terjaga dengan menggunakan library XMLSEC

    DESAIN SISTEM ON-SITE VOTING UNTUK MENGATASI FRAUD

    Get PDF
    Sistem voting untuk pemilihan umum mensyaratkan dapat mengatasi berbagai masalah seperti fraud atau penipuan, autentikasi atau keabsahan pemilih, security atau keamanan data, dan juga harus dapat mengakomodir terhadap keinginan untuk kecepatan dan ketepatan dalam penghitungan suara. Sistem yang dipakai juga bersifat transparan dimana pemilih dan yang dipilih dapat menerima hasil perhitungan suara. Semua hal diatas dimungkinkan dengan adanya sistem electronic-voting. Pemilihan umum secara elektronis atau electronic-voting sendiri dibagi dua menurut tempat pemilihan yaitu onsite voting dan remote-voting/mobile-voting, dimana remote-voting ini adalah implikasi dari teknologi jaringan telekomunikasi. Apalagi untuk mobile-voting kepercayaan terhadap teknologi informasi maupun jaringan komunikasinya masih harus ditingkatkan. Pada makalah ini membahas tentang desain sistem untuk on-site voting untuk mengatasi terjadinya fraud. Sistem e-voting secara alamiah sudah dapat mengatasi beberapa fraud. Dengan diatasinya kelemahan yang dibawa oleh sistem elektronis sendiri, maka dapat dihasilkan suatu sistem e-voting yang dapat mengatasi masalah fraud sekaligus masalah yang dihasilkan oleh faktor kesalahan manusia/human error. Metoda untuk proses autentikasi pemilih menggunakan sistem biometrik, sedangkan untuk proses voting digunakan teknik Direct Recording Electronic (DRE). Sistem ini kemudian dibandingkan dengan sistem yang dipakai di negara-negara lain yang menggunakan sistem e-voting di negaranya. Yang dibandingkan adalah sistem secara keseluruhan dengan fitur proses yang khas dari masing-masing negara

    Perancangan Aplikasi E-Democracy Untuk Mengembangkan Budaya Demokrasi Di Lingkungan Perguruan Tinggi (Studi Kasus Universitas Paramadina)

    Get PDF
    Komunitas kampus merupakan obyek yang sangat ideal bagi pendidikan demokrasi di negara Indonesia, karena dilingkungan kampus inilah tempat penyiapan generasi muda yang mempunyai intelektual tinggi sehingga diharapkan dapat membawa pembaharuan dalam pelaksanaan system demokrasi di Indonesia yang santun dan kondusif. Komunitas kampus adalah sebuah keluarga besar yang meliputi tiga kompunen yaitu tenaga akademik, mahasiswa dan tenaga administrasi. Ketiga komponen ini melaksanakan tugas dan fungsi serta peran sesuai kedudukan kewenangannya, diharapkan semua komponen dapat mengembangkan kapasitasnya secara maksimal untuk mencapai tujuan dan sasaran pendidikan tinggi yaitu membangun karakter sebagai bangsa yang beradab dan bermartabat. Proses seleksi pimpinan maupun pengambilan keputusan yang bersifat strategis lainnya di perguruan tinggi idealnya melibatkan ketiga komponen tersebut di atas, pada kenyataannya saat ini pada umumnya proses seleksi pimpinan dan pengambilan keputusan strategis di perguruan tinggi hanya melibatkan sebagian kecil dari komunitas kampus yang biasanya tergabung dalam senat fakultas/universitas. Universitas Paramadina yang saat ini dipimpin oleh sekelompok intelektual muda, mempunyai misi untuk dapat menciptakan model demokrasi yang sehat dilingkungan kampus dengan cara selalu berusaha melibatkan seluruh komponen komunitas kampus dalam memutuskan segala sesuatu yang bersifat strategis demi kemajuan bersama. Untuk melaksanakan misi tersebut di atas maka perlu dirancang sebuah aplikasi e-democracy yang berfungsi sebagai alat bagi seluruh komunitas kampus untuk menyalurkan aspirasinya demi kemajuan Universitas. Aplikasi e-democracy ini salah satunya dapat menjadi media untuk berkampanye bagi calon-calon pimpinan universitas mulai dari jabatan struktural yang paling bawah yaitu ketua program studi dan setiap anggota komunitas kampus dapat menyalurkan aspirasinya dalam menilai calon pimpinan tersebut melalui aplikasi ini, selanjutnya pihak top management dalam mengambil keputusan wajib memperhatikan aspirasi yang disampaikan lewat aplikasi e-democracy tersebut

    ANALISIS PROSES CLUSTER FORMATION PADA CLUSTER BASED SIMPLE HIGHWAY MOBILITY MODEL (CBSHWM) DI JARINGAN 802.11P (STUDI KASUS: JARINGAN YANG MENGGUNAKAN ROUTING PROTOCOL AODV DAN CBLR)

    Get PDF
    Vehicular Ad Hoc Network (VANET) adalah jaringan yang terdiri dari sekumpulan wireless mobile node yang saling berkomunikasi tanpa infrastruktur yang tetap. Pada VANET dikembangkan suatu teknologi wireless untuk sistem komunikasi Vehicle to Vehicle (V2V) dan Vehicle to Road Side Unit (V2R). Komunikasi V2V dapat menggunakan konsep cluster yang disebut CBSHWM. Pada VANET kepadatan vehicle dan kecepatan gerak dari vehicle dapat mempengaruhi performansi dari jaringan. Jika terjadi kepadatan vehicle akan menimbulkan delay pada saat pengiriman paket ke vehicle tujuan. Selain itu, jika vehicle melaju dengan kecepatan tinggi maka akan menyebabkan perpindahan vehicle yang dapat menyebabkan kendala pertukaran paket data di jaringan. Penelitian ini bertujuan menganalisis performansi dua buah cluster formation yaitu cluster formation weight-based dan cluster formation CBLR pada jaringan VANET. Pemodelan jalan tol digunakan untuk menguji skenario kepadatan node dan kecepatan node. Evaluasi kinerja cluster formation weight-based dan CBLR ditinjau dari parameter cluster overhead, normalized cluster load, packet delivery ratio, packet loss rate dan cluster convergence time. Setelah dilakukan analisis dapat diketahui bahwa cluster formation CBLR lebih baik untuk kondisi jaringan berkecepatan tinggi dan kepadatan nodenya tinggi. Pada skenario perubahan kepadatan node untuk jumlah node 40 didapatkan bahwa nilai packet delivery ratio cluster formation CBLR 99,86 %, sedangkan packet delivery ratio cluster formation weight-based 83,12 %. Skenario pengaruh perubahan kecepatan node pada kecepatan 100 km/jam didapatkan bahwa nilai packet delivery ratio cluster formation CBLR 75,06 %, sedangkan packet delivery ratio CWeight sebesar 57,96 %

    BELAJAR DARI KEGAGALAN PROYEK-PROYEK TEKNOLOGI INFORMASI

    Get PDF
    (Zarella dkk., 2005) menyatakan para pemimpin bisnis masa kini berada di bawah tekanan yang semakin berat untuk melaksanakan dan membuat komitmen bisnis, baik kepada direksi, pemegang saham maupun para pelanggan. Banyak proyek TI yang berjalan dengan baik dan akhirnya memberikan pelanggan semua hal yang dijanjikan oleh vendor: biaya operasional yang lebih rendah, operasional yang lebih efisien dan pengguna yang bahagia. Sayangnya, beberapa proyek TI malah berakhir di reruntuhan, meninggalkan pelanggan setelah mereka mengeluarkan uang dalam jumlah besar, saling menuntut secara hukum, merusak karir dan menghancurkan hubungan bisnis. (Pardo dan Scholl, 2002) menambahkan bahwa kegagalan merupakan faktor yang disebabkan oleh kombinasi faktor teknis, sosial dan perilaku. Paper ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kegagalan proyek TI sehingga resiko-resiko yang ada dapat dimitigasi sebelum muncul. Penelitian ini dilakukan dengan metode kajian literatur terhadap paper-paper yang sudah diterbitkan dengan menambahkan contoh-contoh konkret proyek TI yang mengalami kegagalan beserta dampak kegagagalan tersebut. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa kegagalan terutama terjadi pada proyek yang memiliki kompleksitas tinggi dan berjangka pendek. Tidak ada jaminan bahwa suatu institusi tertentu dapat terbebas dari kegagalan tersebut, baik itu institusi swasta, pemerintah maupun militer

    APLIKASI SIMULASI BERBASIS MULTIMEDIA UNTUK MEKANIKA FLUIDA PADA FISIKA

    Get PDF
    Salah satu materi yang ada di dalam Fisika di sekolah menengah atas adalah mekanika fluida yang meliputi fluida statis dan fluida dinamis. Fluida statis meliputi hukum Pascal dan hukum Archimedes, sedangkan fluida dinamis meliputi hukum kontinuitas dan hukum Bernoulli. Selama ini metode pembelajaran yang diterapkan kebanyakan masih bersifat konvensional, di dalam penyampaiannya masih menggunakan media papan tulis serta sebatas gambar dari buku. Masih sedikitnya visualisasi dinamis dan kurangnya media pembelajaran interaktif yang membuat kurangnya minat untuk belajar Fisika. Pada penelitian ini telah dibuat aplikasi simulasi berbasis multimedia untuk mekanika fluida pada fisika. Metode yang digunakan dalam perancangan dan pembuatan aplikasi ini adalah metodologi Waterfall dan tahap-tahap pengembangan multimedia. Software yang digunakan dalam pembuatan aplikasi ini adalah Adobe Flash CS3 dengan bahasa pemograman actionscript 2.0 untuk aplikasi multimedia. Sedangkan aplikasi website dibuat dengan menggunakan perangkat lunak PHP dan MySQL. Aplikasi ini terdiri dari empat pokok bahasan yaitu hukum Pascal, hukum Archimedes, hukum kontinuitas dan hukum Bernoulli. Masing – masing pokok bahasan terdapat menu materi yang berisi materi penjelasan dasar teori, menu simulasi, dan menu contoh soal berisi penjelasan soal. Aplikasi ini terdapat menu video berisi video percobaan mekanika fluida, menu quiz (tes soal) berisi latihan soal berbentuk pilihan ganda, menu high score berisi daftar nilai tertinggi. Pada menu simulasi user akan menginputkan nilai variabel yang akan menghasilkan keluaran berupa visualisasi simulasi dan hasil perhitungan dari variabel yang diinputkan user. Sedangkan pada admin hanya melakukan olah data soal dan olah data video

    IDENTIFICATION OF MYOCARDIAL INFARCTION TISSUE BASED ON TEXTURE ANALYSIS FROM ECHOCARDIOGRAPHY IMAGES

    Get PDF
    Texture is an important characteristic that can be used for identification and detection for surface defect or abnormalities. This research has an algorithm for identifying heart with suspected myocardial infarction problem based on texture analysis applied on echocardiography images. Texture tissue sample images taken from echocardiography sub-image (ROI).  There are two tissue classes: Type 1 corresponds to normal myocardial tissue, whereas Type 2 corresponds to infarcted myocardium with small dimension. Therefore, in order to investigate possible in differences tissue between patient with infarction tissue or not, we proposed a Wavelet Extension Transform and Gray Level Co-occurrence matrix.Wavelet Extension Transform is used to form an image approximation with higher resolution. The gray level co-occurrence matrices are computed for each sub-band. The feature vector of testing image and other feature vector as normal image classified by Mahalanobis distance to decide whether the test image is infarction or not. The method is tested with real data from echocardiography images of human heart. For each patient to be analyzed tissue samples are  taken from not-affected area  and tissue samples are taken from image segments corresponding to the infarcted area of myocardium. The result of this experiment can detect difference image from echocardiography as normal myocardium and infarcted myocardial tissue

    735

    full texts

    769

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇