Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF)
Not a member yet
    769 research outputs found

    ANALISIS DAN DESAIN PROSES SELEKSI TENAGA PENGAJAR MENGGUNAKAN GROUP DECISION SUPPORT SYSTEM (GDSS)

    No full text
    Setiap tahun UPN “Veteran” Yogyakarta merekrut tenaga pengajar baru untuk ditempatkan sebagai pengajar (asisten) di laboratorium. Prioritas atau perangkingan dalam rangka seleksi calon tenaga pengajar dilakukan dengan mekanisme rapat oleh sejumlah kepala laboratorium yang masing-masing memberi penilaian sesuai bidangnya yaitu bidang kemampuan mengajar (microteaching), penguasaan ilmu (kemampuan akademik) dan kepribadian. Setiap kepala laboratorium mempertimbangkan prioritas calon tenaga pengajar sesuai kriteria milik masing-masing. Karena keputusan dicapai dengan kolaborasi tiga pengambil keputusan maka Sistem Pendukung Keputusan yang dibangun harus berupa Group Decision Support System (GDSS). Metode pengambilan keputusan untuk setiap group menggunakan Weighted Product (WP) dan hasil keputusan dari setiap group dikolaborasikan dengan metode BORDA. Metodologi penelitian menggunakan System Development Life Cycle dan pendekatan pengembangan sistem menggunakan metode terstruktur. Hasil penelitian adalah model matematika pendukung keputusan pemilihan calon tenaga pengajar yang menerapkan kedua metode tersebut. Hasil penelitian telah diuji dan dapat dipakai dalam sistem menggunakan Microsoft Excel

    KETAHANAN SISTEM VISI ROBOT DARWIN-OP TERHADAP PERUBAHAN INTENSITAS CAHAYA

    No full text
    Beroperasi secara autonomous dimiliki oleh robot humanoid Darwin-OP dengan menggunakan sistem visi yang tergabung dalam framework. Sistem visi mendeteksi dengan cara membandingkan parameter yang ditetapkan dengan nilai warna pada citra tangkapan kamera. Koordinat nilai warna yang cocok dijadikan dasar instruksi robot untuk bergerak. Namun dengan adanya instensitas cahaya yang berubah - ubah akan menimbulkan perubahan nilai warna pada objek dan menyebabkan kesalahan atau tidak terdeteksinya warna dari objek karena parameter deteksi tidak berubah mengikuti perubahan intensitas cahaya pada objek. Sehingga perlu dibuatnya rumus untuk merubah nilai parameter deteksi mengikuti perubahan intensitas cahaya. Rumus ketahanan sistem visi didapatkan dari pengambilan sample yang dilakukan pada sebuah objek dengan intensitas cahaya yang berbeda. Data diambil dari nilai warna pada 6 titik yang ditetapkan sehingga akan didapatkan nilai intensias cahaya, nilai warna pada masing - masing titik pada setiap objek. Dari data tersebut dapat dirumuskan menggunakan sebuah persamaan sehingga menghasilkan nilai perubahan parameter deteksi setiap 1 lux perubahan intensitas cahaya. Dengan adanya rumus ini diharapkan mampu mempertahankan pendeteksian warna pada sistem visi robot dan meningkatkan akurasi instruksi robot

    IMPLEMENTASI DAN PERANCANGAN SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSA PENYAKIT MATA PADA MANUSIA BERBASIS PEMROGRAMAN CLIPS

    Get PDF
    Seperti kita ketahui penyakit mata pada manusia ada bermacam-macam seperti Glaukoma, Hordeolum, Kalazion, Katarak, Konjungtivitis, Entropion. Penyakit mata adalah penyakit yang berbahaya, bila tidak segera didiagnosa dan diobati maka dapat menimbulkan kebutaan pada mata ataupun timbul penyakit lainnya. Penyakit mata tersebut dapat didiagnosa melalui gejala-gejala yang timbul yang diderita oleh manusia tersebut ataupun melalui gambaran klinisnya. Dengan menggunakan sistem pakar maka penyakit mata tersebut dapat didiagnosa dan diobati secara tepat dengan prinsip pembentukan basis aturan dan pembangunan komponen dilakukan pada lingkungan pengembangan, sedangkan lingkungan konsultasi digunakan sebagai sistem konsultasi oleh orang yang bukan ahli ataupun yang sudah ahli.Sistem pakar sebagai sistem yang mengadopsi kepakaran manusia ke dalam komputer dan memiliki kedudukan strategis sebagai sistem yang dapat membantu menyelesaikan permasalahan di bidang kedokteran. Sulitnya menentukan jenis penyakit karena rumitnya berbagai gejala yang mengiringinya, dapat dibantu dengan merepresentasikan gejala suatu penyakit ke dalam suatu bahasa pemrograman komputer (Wardana, 2008). Pada penelitian ini, dikembangkan suatu metode untuk mediagnosa 26 jenis penyakit mata berdasarkan 53 jenis gejala , gambaran klinis yang mengiringi serata pengobatan yang sesuai. Lingkungan pengembangan sistem pakar pada penelitian ini menggunakan bahasa pemrograman CLIPS

    PENCARIAN KEYWORD PAPER MENGGUNAKAN ALGORITMA BAYESIAN

    Get PDF
    Penggunaan Keyword dalam sebuah informasi sangat diperlukan, karena hal tersebut memudahkan para pembaca untuk mengetahui langsung point-point tertentu yang terdapat pada isi informasi. Karena point-point itu dapat menjelaskan sebagian besar isi informasi dan menyampaikan info kepada pembaca sehingga pembaca tahu apa hal-hal yang bisa ia ambil dari informasi. Pada paper ini menjelaskan bahwa keyword untuk paper atau makalah digunakan untuk mempermudah pembaca mencari point-point penting pada paper atau makalah. Software aplikasi yang kami gunakan adalah Apache (sebagai Web Server), PHP (Pemrograman berbasis Web) dan Mysql (aplikasi Database). Untuk algoritma pemrosesan kami gunakan Bayesian Classifier sebagai machine learning untuk mefilter dan menghasilkan keyword yang sesuai. Program aplikasi pencarian keyword makalah ini akan ditampilkan pada Web, sehingga pengakses mudah untuk menggunakanny

    ANALISIS ISI (CONTENT) BLOG SEBAGAI MEDIA KAMPANYE CALON ANGGOTA LEGISLATIF (CALEG) PADA PEMILU LEGISLATIF 2009

    Get PDF
    Pesta demokrasi dalam Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif menghadirkan maraknya persaingan di antara para calon anggota legislatif (caleg). Setiap caleg berlomba untuk menyampaikan aspirasinya melalui berbagai media komunikasi, mulai dari media cetak hingga media elektronik. Salah satu media elektronik yang mulai digunakan oleh para caleg adalah blog yang merupakan layanan internet. Berbeda dengan media komunikasi pada umumnya seperti televisi, radio, koran, spanduk, brosur atau leaflet, blog menawarkan berbagaikeunggulan seperti kemudahan akses kapan dan dari manapun, mudah dan secara cepat dapat dimutakhirkan isiny serta memilliki daya jangkau yang relatif tak terbatas. Penelitian ini merupakan analisis terhadap blog yang digunakan oleh para caleg sebagai media kampanye menghadapi Pemilihan Umum Legislatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kandungan pesan yang termuat pada blog milik para caleg sebagai media kampanye. Analisis dilakukan berdasarkan parameter yang ditetapkan sesuai perspektif teori ilmu komunikasi politik, terhadap kandungan/isi (content) dari blog-blog yang dipilih secara acak. Penelitian ini menghasilkan satu luaran berisi hasil evaluasi penggunaan blog sebagai media kampanye para caleg pada Pemilu Legislatif 2009

    PENGENDALIAN MOTOR DC MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN BACKPROPAGATION

    Get PDF
    Jaringan syaraf backpropagation merupakan jaringan syaraf  yang telah umum digunakan dalam beragam aplikasi kontrol. Dari segi arsitektur, backpropagation merupakan jaringan syaraf perceptron dengan banyak layer (multilayer), sehingga jaringan syaraf ini dikenal juga sebagai jaringan syaraf perceptron multilayer. Nama backpropagation diambil dari proses pembelajaran yang melibatkan penghantaran balik sinyal error dari output layer menuju layer sebelumnya hingga layer sebelum input layer. Jaringan syaraf backpropagation digunakan sebagai kontroler dalam pengaturan kecepatan motor DC. Skema yang digunakan dalam pengontrolan adalah fix stabilizing controller. Dalam skema ini, jaringan syaraf berperan sebagai controller dimana sinyal training yang digunakan berasal dari sinyal keluaran penguat proporsional. Pengujian dilakukan pada pengaruh learning, jumlah hidden layer, dan penguat proporsional terhadap respon transien plant. Hasil pengujian menunjukkan bahwa jaringan dengan satu hidden layer lebih cepat mencapai kondisi tunak dibandingkan jaringan dengan dua hidden layer. Nilai penguat proporsional dimana respon plant masih stabil adalah 2

    REKAYASA PENGETAHUAN PAKAR BERBASIS ATURAN UNTUK IDENTIFIKASI KERUSAKAN HARDWARE

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan  pengalihan keahlian dari seorang pakar ke komputer dan kemudian dipindahkan lagi ke orang lain (non expert). Teknologi yang mampu mengadopsi proses dan cara pikir manusia yaitu teknologi kecerdasan buatan, salah satunya adalah Sistem Pakar atau Expert System. Dalam melakukan proses rekayasa pengetahuan, pakar dibantu oleh perekayasa sistem (knowledge engineer). Proses rekayasa pengetahuan pakar berbasis aturan untuk identifikasi kerusakan hardware PC  terdiri dari merancang, membangun, pengkodean dan pengujian sistem. Sistem ini dibuat dengan menggunakan pemograman Visual Basic 6.0. Basis pengetahuan dan aturan  dimasukkan dan disimpan dalam  suatu database. Untuk mengontrol mesin inferensi (inference engine) digunakan  metode  forward chaining dengan teknik breadth first search. Metode ini adalah pendekatan yang dimotori oleh data (data driven).Proses pengujian dilakukan dengan sistem mengajukan beberapa pertanyaan kepada Pemakai atau User. Setiap aturan dan kerusakan akan diuji pada masing-masing simpul dan  level, kemudian sistem akan mencari kesimpulan pada knowledge base jenis-jenis kerusakan yang telah dijawab. Dari  hasil pengujian ini menunjukkkan bahwa sistem dapat bekerja dengan baik dan mampu memberikan pemecahan permasalahan atas macam, jenis ciri-ciri dan saran layaknya seorang pakar (expert) dibidangnya dalam memberikan nasehat seputar permasalahan hardware PC

    TANTANGAN DAN HAMBATAN DALAM IMPLEMENTASI E-GOVERNMENT DI INDONESIA

    Get PDF
    Saat ini banyak instansi pemerintah pusat dan pemerintah daerah mengembangkan pelayanan publik melalui Teknologi komunikasi dan informasi (TIK/ICT) yang disebut dengan e-government. Tetapi ada tiga hal persoalan mendasar di dalam penyelenggaran e-government tersebut yaitu ; inisiatif dan pemaknaan implementasi e-governmentoleh pemerintah daerah otonom masih bersifat sendiri-sendiri. Kedua, implementasi melalui situs web daerah tersebut belum didukung oleh sistem manajemen dan proses kerja yang efektif karena kesiapan peraturan, prosedur dan keterbatasan sumber daya manusia. Ketiga, banyak pemerintah daerah meng-identikkan implementasi e-government hanya sekadar membuat situs web pemda saja (web presence), sehingga penyelenggaraan e-government hanya berhenti ditahappematangan saja dari 4 tahap yang harus dilalui

    SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PEMESANAN MAKANAN CEPAT SAJI MELALUI INTERNET DENGAN MULTI OUTLET

    Get PDF
    Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi belakangan ini, banyak sekali dimanfaatkan baik oleh pelajar, masyarakat umum, bahkan para produsen yang ingin meningkatkan pelayanan dan memperluas jangkauan pemasaran.Hal ini juga merambah pada produsen makanan, khususnya restoran waralaba yang semakin menjamur di Indonesia. Selama ini untuk melayani konsumen, salah satu produsen  memanfaatkan saluran telpon untuk menerima pesanan dari konsumen. Tentunya pelayanan melalui saluran telpon ini mempunyai berbagai kekurangan yang tentunya dapat mengurangi kepuasan konsumen. Diantaranya konsumen hanya mengetahui nomer telpon outlet tertentu yang lokasinya sangat jauh dari konsumen padahal ada outlet yang lebih dekat dengan konsumen, hal ini tentu tidak menguntungkan konsumen karena akan menerima pesanan lebih lama dikarenakan jarak outlet yang jauh dari konsumen.  Untuk memperbaiki kekurangan tersebut, tampaknya produsen ingin memanfaatkan kelebihan internet yang akhir – akhir ini mewabah di Indonesia. Dengan menggunakan sistem pemesanan makanan cepat saji melalui internet dengan multi outlet ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan yang sering dikeluhkan oleh konsumen. Konsumen cukup memesan makanan yang diinginkan melalui web yang disediakan dengan mengklik  menu yang tersedia. Kemudian menu yang telah dipesan oleh konsumen dikirimkan ke server. Setelah itu server akan mengolah data pesanan dan dengan menggunakan algoritma jarak terpendek dan mengirimkan email kepada outlet yang terdekat dengan konsumen untuk melayani pesanan tersebut. Kemudian outlet yang lokasinya lebih dekat akan mengirimkan pesanan kepada konsumen sehingga pesanan tersebut dapat diterima konsumen lebih cepat. Untuk pembayarannya dilakukan setelah pesanan tiba ke alamat konsumen

    APLIKASI KAMERA VIDEO UNTUK PEMANTAU KEADAAN SUATU RUANGAN

    Get PDF
    Peningkatan mobilitas manusia membuat perhatian terhadap masalah keamanan meningkat. Sehigga ada kebutuhan untuk memantau suatu ruangan dari jarak jauh yang dilengkapi dengan pengiriman pesan sebagai peringatan. Terdorong dengan perkembangan teknologi multimedia, aplikasi kamera video ini diharapkan mampu untuk memantau keadaan suatu ruangan, mendeteksi dan merekam pergerakan yang terjadi dalam ruangan tersebut dan mengirimkan foto hasilnya dalam bentuk Multimedia Messaging Service (MMS). Metode yang digunakan dalam perancangan dan pembuatan perangkat lunak ini adalah metode Unified Process (UP). Aplikasi ini berjalan pada sebuah komputer dengan menggunakan teknologi Java Media Framework (JMF) dan Swing dalam Java 2 Standard Edition (J2SE), dengan bahasa pemrograman Java versi 1.6.0, dan menngunakan MySQL untuk basisdata, serta ActiveXperts sebagai aplikasi pengirim MMS. Bahasa pemodelan sistem yang digunakan adalah Unified Modelling Language (UML)

    735

    full texts

    769

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇