JURNAL BIOEDUKATIKA
Not a member yet
    191 research outputs found

    Model Pembelajaran OIDDE pada Matakuliah Pengetahuan Lingkungan untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa Calon Guru Biologi

    Full text link
    Pembelajaran yang diterima mahasiswa calon guru biologi harus mendorong untuk berpikir kritis dan mampu menjadi problem solver. Salah satu pembelajaran yang secara teoritis dapat menstimulasi berpikir kritis adalah model pembelajaran OIDDE (Orientation, Identify, Discussion, Decision, dan Engage in behavior). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model pembelajaran OIDDE dan menganalisis peningkatan sepuluh indikator keterampilan berpikir kritis. Jenis penelitian merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dengan Lesson Study. Subjek penelitian adalah 47 mahasiswa semester V yang menempuh mata kuliah Pengetahuan Lingkungan di Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus tindakan, setiap siklus terdiri dua kali pertemuan selama 3x50 menit. Masing-masing pertemuan dilaksanakan dengan Lesson Study yang memenuhi tahap Plan, Do, dan See serta digabungkan dengan tindakan kelas. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif, didukung dengan data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) model pembelajaran OIDDE telah dilaksanakan sesuai sintaks, ada perbaikan proses pada tiap siklus, dan 2) kesepuluh indikator keterampilan berpikir kritis mengalami peningkatan, yaitu tujuan 16,9%, permasalahan 17,8%, menyikapi masalah 22,3%, sudut pandang 24,3%, informasi 19,5%, konsep 21,2%, asumsi 12,5%, alternatif solusi 8,1%, interpretasi 21,0%, dan implikasi 21,8%. Semua indikator pada siklus 2 berdasarkan rerata termasuk dalam kategori sangat baik.OIDDE Learning Model in Environmental Science Course to Increase Critical Thinking Skills of Students of Biology Teacher Candidate. Learning received by biology teacher candidates students should encourage them to think critically and become problem solver. The learning model that theoretically could stimulate critical thinking is the OIDDE (Orientation, Identify, Discussion, Decision, dan Engage in behavior). This study aim to describe the application of OIDDE learning model and to analyze the improvement of ten indicators of critical thinking skills. This research was a Classroom Action Research that conducted with Lesson Study. The research subject is 47 students, semester V, who take Environmental Science course in Biology Education Department, University of Muhammadiyah Malang. The study was conducted in 2 cycles, each cycle consisting of two meetings for 3x50 minutes. Each meeting is carried out with Lesson Study stages of Plan, Do, and See and combined with classroom action research. The data were analyzed descriptively qualitative supported with quantitative data. The results show that 1) OIDDE learning model has been implemented in according to syntax, the process improved in each cycle, and 2) ten indicators of critical thinking skills have increased, i.e. objective 16.9%, problem 17.8%, address the problem 22.3%, viewpoint 24.3%, information 19.5%, concept 21.2%, assumption 12.5%, alternative solution 8.1%, interpretation 21.0%, and implications 21.8%. All indicators in cycle 2 based on the average are excellent category

    Analisis Ketersediaan, Kondisi, dan Kendala dalam Penggunaan Media Komponen Instrumen Terpadu IPA di Sekolah Dasar

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan menganalisis ketersediaan, kondisi dan kendala dalam pemanfaatan media Komponen Instrumen Terpadu (KIT) dalam pembelajaran IPA di SD Negeri Kec. Siulak Mukai dan SDN Kec. Siulak. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian survei. Instrumen yang digunakan lembar observasi dan angket. Hasil penelitian ketersediaan media KIT IPA di SD Negeri Kecamatan Siulak Mukai lebih banyak daripada di SD Negeri Kecamatan Siulak, sedangkan kondisi media KIT IPA di SD Negeri Kecamatan Siulak lebih baik daripada di SD Negeri Kecamatan Siulak Mukai. Ketersediaan dan kondisi media KIT IPA di kedua kecamatan tersebut pada umumnya sudah memungkinkan untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Adapun kendala yang di alami dalam pemanfaatan media KIT IPA antara lain sulitnya memilih jenis alat yang akan digunakan serta keterampilan guru yang masih kurang dalam memanfaatkan media KIT IPA.Analysis of Availability, Condition, and Constraints in the Use of Integrated Component Media in Primary Schools.This research aims to analyze availability, condition and the obstacles for utilization the Integrated of Instrument Components media (KIT) the learning of science at Elementary schools in District Siulak Mukai and at Elementary schools in District  Siulak. The research applied a descriptive method which included survey forms. Instruments used observation sheets and quesioner. The result of the research  showed that the availability of Integrated Instrument Components media (KIT) of natural science at Elementary schools at District Siulak Mukai was much higher than at Elementary schools at District Siulak, while as the condition of Integrated Instrument Components media (KIT) of natural science at Elementary schools in District Siulak was better than at Elementary schools in District Siulak Mukai. The availability and condition of Integrated Instrument Components media (KIT) of natural science in both sub-districts are generally possible to be used in the learning process. The obstacles are founded in the utilization of Integrated Instrument Components media (KIT) of natural science, such as the difficulty in choosing equipment type which will be used. Then, teachers skills are still lack in utilizing the Integrated Instrument Components media (KIT) of natural science

    Penerapan analogi pada perkuliahan genetika untuk menumbuhkan keterampilan penalaran ilmiah (scientific reasoning)

    Full text link
    Keterampilan penalaran ilmiah yang merupakan keterampilan berpikir tingkat tinggi yang perlu dilatihkan pada mahasiswa calon guru untuk materi-materi genetika yang bersifat abstrak seperti topik materi genetik dan pindah silang. Penelitian ini merupakan studi pendahuluan dalam perancangan program perkuliahan genetika, untuk mengetahui penggunaan strategi dan metode yang tepat dalam beberapa materi genetika. Implementasi pembelajaran genetika dengan analogi diujikan secara terbatas pada tiga puluh tujuh mahasiswa Pendidikan Biologi yang mengambil mata kuliah genetika. Analogi dilakukan pada topik materi genetik dan pindah silang. Penerapan analogi pada model DNA dengan menggunakan bahan-bahan yang dapat digunakan dalam pembuatan model DNA dan analogi pada pindah silang dengan menggunakan lilin malam/plasticine. Profil keterampilan penalaran ilmiah siswa diukur secara skoring pada model DNA untuk topik materi genetik dan pindah silang. Data dianalisis secara kualitatif untuk melihat profil siswa dalam penalaran ilmiah. Hasil dari penelitian ini bahwa penggunaan analogi dalam pembelajaran genetika dapat diterapkan pada topik materi genetik dan pindah silang.Analogies application of genetic course to arise scientific reasoning skills. Scientific reasoning skills were high-level thinking skills that need to be trained in prospective teacher students for abstract genetic material such as the topic of genetic material and crossovers. This research was a preliminary study in the design of the genetic lecture program, to find out the use of appropriate strategies and methods in some genetic material. The implementation of genetic learning by analogy was limitedly tested on thirty-seven Biology Education students who took genetics courses. The analogy was done on the topic of genetic material and crossovers. The application of analogies to DNA models using materials that can be used in making DNA models and analogies to crossovers using night candles/plasticine. Profiles of students' scientific reasoning skills are measured scoring on DNA models for the topic of genetic material and crossovers. Data were analyzed qualitatively to see students' profiles in scientific reasoning. The results of this study that the use of analogies in genetic learning could be applied to the topic of genetic material and crossovers

    Kemampuan Mahasiswa Calon Guru Biologi dalam Menyusun Scientific Papers

    Full text link
    Kemampuan menyusun scientific papers dari hasil penelitian merupakan salah satu kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan mahasiswa calon guru biologi dalam menyusun scientific papers hasil investigasi di laboratorium. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa calon guru biologi (n=15). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar observasi kemampuan membuat scientific papers dan pedoman wawancara. Adapun aspek yang dinilai dari kemampuan membuat scientific papers: mengonstruksi judul, membuat abstrak, menyusun pendahuluan, merancang metodologi penelitian, menyajikan hasil penelitian, menyajikan gambar yang ditampilkan, pembahasan dan kualitas sitasi yang digunakan di dalam scientific papers. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa dalam membuat scientific papers masih rendah, hal tersebut dapat dilihat dari rata-rata persentase penguasaan kemampuan yang hanya 31%. Perlu ada upaya untuk mengembangkan kemampuan ini yang terintegrasi dengan program perkuliahan dalam upaya untuk mengembangkan kemampuan membuat scientific papers mahasiswa.The ability to construct a scientific papers from is one of the basic skills that must be owned by students. This study aims to determine the ability of prospective biology teacher in construct scientific papers of laboratory investigation. This research was conducted on prospective biology teacher (n = 15). The instrument used in this research is an observation sheet of the ability to construct a scientific papers. The aspects assessed from the ability to create a scientific papers are: ability to construct the title, to make an abstract, to prepare a preliminary, to design a research methodology, to present the results of research, to present the displayed images, the discussion and the quality of citation used in scientific papers. The results showed that the ability of students in construct scientific papers is still low, it can be seen from the average percentage of mastery skills that only 31%. There needs to be an effort to develop this capability that is integrated with the lecture program in an effort to develop students' scientific writing skills

    Validitas buku ilmiah populer tentang Echinodermata di Pulau Sembilan Kotabaru untuk siswa SMA di kawasan pesisir

    Full text link
    Pembelajaran dengan menggunakan buku ilmiah populer berdasarkan potensi lokal yang dimiliki sebuah daerah merupakan salah satu solusi yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang sering muncul dalam pembelajaran materi invertebrata khususnya echinodermata yang memiliki materi cukup banyak dan kompleks. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas prototipe buku ilmiah populer yang berjudul Hewan Berduri dari Pesisir Pulau Denawan. Metode penelitian yang digunakan ialah model pengembangan oleh Plomp dan Nieveen yang dibatasi sampai pada fase evaluasi formatif berdasarkan model Tessmer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ilmiah populer yang telah dikembangkan memperoleh kriteria sangat valid berdasarkan hasil validasi ahli dengan rata-rata persentase sebesar 88,02% dan guru mitra dengan persentase sebesar 90,1%, sedangkan berdasarkan uji perorangan buku ilmiah populer ini mendapatkan kriteria sangat baik dengan persentase rata-rata sebesar 90,1%. Hasil tersebut menggambarkan bahwa buku ilmiah populer yang telah dikembangkan memiliki tingkat validitas yang sangat tinggi karena telah bersifat kontekstual, memiliki bahasa yang mudah dipahami, memiliki tampilan yang menarik, sesuai dengan pembelajaran saintifik, dan dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Buku ilmiah populer Hewan Berduri dari Pesisir Pulau Denawan dapat menjadi media pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa pada materi echinodermata.The validity of echinodermata's popular scientific book in Pulau Sembilan Kotabaru for senior high school students' in the coastal area. Learning by using popular scientific books based on local potential owned by a region is one solution that can be used to overcome the problems that often arise in the learning of invertebrate materials, especially echinoderms that have enough material and complex. This development research aims to describe the validity of the prototype of a popular scientific book entitled Hewan Berduri dari Pesisir Pulau Denawan. The research method used is a development model by Plomp and Nieveen which is limited to formative evaluation phase based on Tessmer model. The results showed that the popular scientific books that have been developed to obtain criteria very valid based on the validation of experts with average percentage of 88.02% and partner teachers with a percentage of 90.1%, while based on the individual test of this popular scientific book get very criteria both with an average percentage of 90.1%. These results illustrate that popular scientific books that have been developed have a very high degree of validity because they are contextual, have a language that is easy to understand, has an attractive appearance, in accordance with scientific learning, and can develop critical thinking skills. The popular scientific book Hewan Berduri dari Pesisir Pulau Denawan can be a medium of learning to improve the quality of learning and student learning outcomes on echinodermata material

    Analisis kelayakan kearifan lokal ikan larangan sebagai sumber belajar IPA

    Full text link
    Pembelajaran IPA tidak dapat dipisahkan dengan konteks lingkungan termasuk di antaranya kearifan lokal. Kawasan ikan larangan merupakan salah satu kearifan lokal yang terletak di Sumatera Barat yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan kawasan ikan larangan sebagai sumber belajar IPA. Populasi penelitian adalah siswa dan guru di SMPN 2 Gunung Omeh, Kabupaten Lima puluh Kota. Sampel penelitian berjumlah 27 orang siswa dan 3 orang guru IPA. Teknik pemilihan sampel dilakukan secara purposive sampling yaitu siswa yang mengikuti pembelajaran IPA berbasis kearifan lokal ikan larangan. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket. Angket terdiri dari lima aspek di antaranya kemudahan akses, keamanan, efisiensi waktu, biaya dan kesesuaian dengan materi ajar. Data dianalisis dengan menghitung jawaban angket responden kemudian dipersentasekan. Hasil penelitian menunjukkan kawasan ikan larangan memiliki persentase aspek kemudahan akses sebesar 71%, keamanan sebesar 75%, efisiensi waktu sebesar 50%, biaya sebesar 75% dan kesesuaian dengan materi ajar sebesar 89%. Simpulan penelitian bahwa kawasan ikan larangan tergolong kategori layak sebagai sumber belajar IPA. Rekomendasi penelitian ini adalah agar guru IPA dapat memanfaatkan kearifan lokal tersebut untuk pembelajaran IPA supaya lebih bermakna bagi siswa.Feasibility analysis of local wisdom ikan larangan as a science learning source. Science learning cannot be separated with the environmental context including local wisdom. Ikan larangan is one of the local wisdom located in West Sumatra related to environmental conservation. The purpose of this study is to determine the feasibility of Ikan larangan area as a source of science learning. The population and sample of the study were students and teachers at SMPN 2 Gunung Omeh Kabupaten Limapuluh Kota. The sample selection used purposive sampling technique which is the students followed the science learning based on the local wisdom of the Ikan larangan which numbered 27 students and 3 science teachers. The data collection instrument used a questionnaire. The questionnaire consisted of five aspects such as ease of access, security, time efficiency, cost and conformity with teaching materials. The data were analyzed by calculating of responden answers and then they were converted to percentage. The results showed that the Ikan larangan area has percentage of accessibility aspect 71%, security 75%, time efficiency50%, cost 75% and suitability with teaching materials 89%. The conclusion of this researchis the ikan larangan area was suitable for science learning. The implication of this research is that the science teacher can utilize the local wisdomfor science learning to create meaningful learning for the students

    Validasi preliminary product Fung-Cube pada pembelajaran fungi untuk siswa SMA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas preliminary product Fung-Cube yang dikembangkan pada pembelajaran Fungi untuk siswa SMA. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) yang terdiri dari tahap define dan design yang merupakan bagian dari model 4-D Thiagarajan meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Tahap develop dan disseminate tidak disertakan karena penelitian hanya sampai pada tahap perancangan (design) Fung-Cube. Karakteristik preliminary product Fung-Cube yang dikembangkan terletak pada bentuk nyata jamur makro dan media tanam dari pemanfaatan limbah kayu dan kain yang memvisualisasikan materi Fungi dan lingkungan. Sampel penelitian adalah sampel yang divalidasi oleh 2 validator ahli. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah angket validasi ahli, lembar observasi untuk analisis karakteristik siswa, dan wawancara untuk analisis kebutuhan. Data yang di uji validitasnya adalah angket validasi preliminary product Fung-Cube. Analisis data dilakukan dengan mengolah angket lembar validasi ahli menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa preliminary product Fung-Cube dinyatakan sangat valid digunakan pada pembelajaran Fungi untuk siswa SMA, yang ditunjukkan dengan nilai hasil validasi ahli materi sebesar 94,2% dan ahli desain sebesar 96,9%. Pengembangan preliminary product media Fung-Cube sangat valid digunakan dalam pembelajaran Fungi untuk siswa SMA dan siap untuk di uji coba terbatas.Preliminary product fung-cube validation on fungi learning for high school students. This research aims to know the validity of preliminary product Fung-Cube developed on Fungi learning for high school students. This research is a research and development (R & D) consists of define and design stage which is part of Thiagarajan 4-D models included define, design, develop, and disseminate stage. The develop and disseminate stage is not included because the research only at the design stage of Fung-Cube. The characteristics of preliminary product Fung-Cube developed lies in the real macro Fungi and plant medium from wood waste and patchwork visualize Fungi and environment material. The research sample includes a product validation sample of 2 expert validators. The data collection instruments used expert appraisal questionnaire, observation sheets for target-population analysis, and interviews for needs analysis. The validity test addressed to the questionnaire of preliminary product Fung-Cube. The data analysis by processing expert appraisal questionnaire used percentage. The results of the research showed that preliminary product Fung-Cube was very valid on Fungi learning for high school students, shown by the validation value of material expert 94.2% and design experts 96.9%. Preliminary product Fung-Cube development was very valid on Fungi learning for high school students and ready for a developmental testing

    Pengembangan Buku Komik Pokok Bahasan Sistem Peredaran Darah

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan komik yang valid, praktis, dan efektif pada pokok bahasan sistem peredaran darah kelas 8. Penelitian dilakukan dalam tiga tahap yaitu define, desigen, develop. Pengambilan data menggunakan instrumen antara lain lembar validasi, angket keterbacaan, soal pre-test post-test, dan angket respon siswa. Uji coba produk dilakukan dengan uji coba terbatas dan uji coba kelompok besar. Subjek uji coba yaitu 35 siswa kelas 8A SMPN 1 Kalibaru Banyuwangi. Hasil analisis terhadap aspek validitas buku komik mencapai kriteria sangat valid, aspek kepraktisan buku komik memiliki kriteria sangat baik dan menunjukkan bahwa bahan ajar buku komik tergolong praktis, aspek keefektifan buku komik masuk dalam kategori sedang. Bahan ajar buku komik sistem peredaran darah ini memiliki kriteria sangat valid, praktis dan efektif, sehingga dapat diimplementasikan secara luas dalam pembelajaran.Development of The Circulatory System Comic Book. This research aims to produce comics that valid, practical, and effective on the subject of the circulatory system grade 8. The research was conducted in three stages ie define, design, develop. The data were collected by using instrument include validation sheet, questionnaire, pre-test and post-test, and student response questionnaire. Product trials were conducted with limited trials and large group trials. The subjects were 35 students of grade 8A SMPN 1 Kalibaru Banyuwangi. The result of the analysis on the comic book validity aspect reached the criterion very valid, the practicality aspect has very good criteria and practical, the effectiveness aspect was in the medium category. The material of this circulation comic book has very valid criteria, practical and effective, so it can be implemented widely in learning.Â

    Pengembangan video mengenai mangrove sebagai media pembelajaran di Sekolah Menengah Atas (SMA) dan masyarakat di pesisir Jambi

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan menghasilkan media pembelajaran berupa video mengenai mangrove yang dapat digunakan oleh siswa SMA serta masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan pesisir. Pengembangan media dilakukan menggunakan model ADDIE. Data yang dikumpulkan meliputi data kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan instrumen berupa lembar validasi untuk ahli materi dan ahli media, serta angket yang diberikan kepada siswa dan masyarakat. Ujicoba produk dilakukan pada 12 siswa di SMAN 6 Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi serta 9 kelompok masyarakat di Desa Sungai Itik, Kecamatan Sadu, Tanjung Jabung Timur. Hasil validasi produk oleh ahli materi diperoleh penilaian sebesar 85% (kategori sangat layak) dan hasil validasi produk oleh ahli media diperoleh nilai sebesar 80% (kategori layak). Ujicoba pada siswa SMA menunjukkan adanya tanggapan yang sangat baik (85,4%) terhadap video yang dihasilkan. Demikian pula halnya dengan ujicoba pada kelompok masyarakat yang memberikan nilai 84,8% (kategori sangat baik). Berdasarkan hasil tersebut, video mengenai mangrove layak dan baik digunakan dalam membelajarkan mengenai mangrove, baik dari segi kualitas materi maupun media. Video pembelajaran mengenai mangrove dapat dimanfaatkan sebagai alternatif media pembelajaran untuk menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas.The development of mangrove video instructional media for high school students and societies in the coastal areas of Jambi. This study aims to produce video learning media about mangrove. The media development used the ADDIE model. Data in this research include qualitative and quantitative data, collected by means of research instruments in the form of validation sheets for material and media expert. In addition questionnaires were filled in by students  of SMAN 6 East Tanjung Jabung as well as 9 community groups in the Sungai Itik Village, East Tanjung Jabung to assess the feasibility of the media. Video validation by material expert obtained value of 85% (very good category) , where as validation by media expert indicate value of 80% (good category). Students' responses to the videos are categorized as excellent (85,4%). Product trial with the community of Sungai Itik obtained public response of 84,8% (very good category). Based on the results obtained from the expert team, as well as responses from students and the community, the mangrove learning video is considered feasible in terms of both material and the media quality. The video can be used as a learning medium for mangrove learning either for students or for community

    Penerapan PBL dengan Suplemen Komik Digital terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah dan Sikap Peduli Lingkungan

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan Problem-based Learning (PBL) dengan suplemen komik digital terhadap kemampuan pemecahan masalah dan sikap peduli lingkungan di SMAN 1 Sedayu pada materi pencemaran lingkungan. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan menggunakan pretest pos-test non-equivalent control group design. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling. Kelas X MIA2 dengan penerapan PBL disertai komik digital, kelas X MIA1 dengan penerapan PBL tanpa komik digital, kelas X MIA4 dengan penerapan pembelajaran konvensional disertai komik digital, dan kelas X MIA3 sebagai kelas kontrol. Data kemampuan pemecahan masalah diperoleh dari pretest dan post-test, sedangkan data sikap peduli lingkungan diperoleh dari angket. Instrumen penelitian berupa soal pretest dan post-test sebanyak enam soal, dengan validitas berada pada INFIT MNSQ 0,77 sampai 1,30. Data penelitian dianalisis menggunakan ANCOVA. Penerapan PBL dengan suplemen komik digital memberikan pengaruh yang terbaik terhadap hasil kemampuan pemecahan masalah dan sikap peduli lingkungan dibandingkan dengan penerapan PBL tanpa komik digital, penerapan pembelajaran secara konvensional ditambah dengan komik digital, dan kelas kontrol. Application of PBL with Digital Comic Supplements on Problem-Solving Abilities and Environmental Awareness. This study aims to determine the effect of Problem-based Learning (PBL) implementation with digital comic supplements on the ability of problem-solving and environmental awareness in SMAN 1 Sedayu on environmental pollution subject. This research was a quasi-experiment using pretest post-test non-equivalent control group design. Respondents were determined by purposive sampling technique. Class X MIA2 used the application of PBL with digital comics, class X MIA1 used the application of PBL without digital comics, MIA4 X used the application of conventional learning with digital comic, and class X MIA 3 as control class. The data of problem-solving ability was obtained from pretest and post-test, while environmental awareness data was obtained from the questionnaire. The research instrument was six questions as pretest and post-test, with validity is INFIT MNSQ 0,77 until 1,30. Research data were analyzed using ANCOVA. The application of PBL with digital comic supplements gives the best effect on the results of problem-solving abilities and environmental awareness compared to the application of PBL without digital comics, conventional learning applications with digital comics, and control classes

    165

    full texts

    191

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JURNAL BIOEDUKATIKA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇