Jurnal Ilmu Fisika (JIF)
Not a member yet
    245 research outputs found

    Uji Pendahuluan Rancang Bangun Resistivitymeter Berbasis Arduino Nano

    Get PDF
    Telah dirancang sebuah prototipe instrumen resistivitymeter berteknologi digital yang memiliki akurasi yang baik. Resistivitymeter merupakan alat yang digunakan dalam eksplorasi, mitigasi bencana, dan mendeteksi pencemaran lingkungan. Metode yang digunakan dalam studi pendahuluan penelitian ini dengan perbandingan langsung menggunakan hambatan berupa resistor. Prinsip kerja dari alat ini adalah dengan mentransmisikan aliran arus listrik. Hasil dari injeksi arus kemudian diukur tegangannya dengan multimeter. Data berupa nilai arus dan tegangan yang nantinya dapat digunakan untuk menetukan nilai resistansi/hambatan. Dari hasil pengujian menggunakan resistor menunjukkan nilai resistansi pada ala tresistivitymeter yang dibuat menunjukkan nilai yang mendekati nilai dari pembacaan multimeter standar, dan masih dibawah batas toleransi dari resistor yang digunakan yaitu sekitar 5%

    Analisis Deformasi Praseismik Stasiun GPS Akibat Gempa di Segmen Mentawai Februari 2008

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian untuk melihat bentuk deformasi yang terjadi  pada tahap praseismik gempa di Segmen Mentawai akibat gempa Februari 2008.   Data GPS diolah menggunakan software GAMIT/GLOBK untuk mendapatkan koordinat estimasi beserta besar vektor pergeseran dari 7 stasiun GPS SuGAR di sekitar episenter gempa pada Day of Year (DoY) 01 sampai DoY 054 yang terjadi sebelum gempa Februari 2008. Hasil penelitian deformasi praseismik dari gempa Mentawai 2008  memperlihatkan tidak adanya anomali deformasi berupa akselerasi deformasi di 7 stasiun yang diamati.  Nilai  koordinat harian dari setiap  stasiun hanya berubah dalam fraksi millimeter. Arah deformasi pada tahap praseismik  sesuai dengan arah laju penunjaman Lempeng India-Australia terhadap Eurasia yaitu North – East dengan besar deformasi stasiun BSAT  (Bulasat) 5,9 mm, PRKB (Parak Batu) 4,2 mm, SLBU (Silabu) 103,46 mm, SMGY (Saumangayang) 35,16 mm, KTET (Katiet) 96,9 mm, PPNJ (Pulau Siburu) 0,77 mm, dan MKMK (Muko muko) 3,6 mm.  Terjadi pemusatan energi pada daerah Pulau Sipora dan Pulau Pagai Utara yang ditandai dengan besarnya deformasi stasiun KTET, SLBU, dan SMGY dibandingkan stasiun BSAT, PRKB, PPNJ, dan MKMK pada tahap praseismik. Hal ini dibuktikan dengan posisi episenter Gempa Mentawai 2008 yang berada di daerah ini

    Studi Awal Pengukuran Daisy Chaining Detektor Ionisasi pada Berkas Foton 6 MV Flattening Filter Free Lapangan Kecil

    Get PDF
    Salah satu alternatif untuk melakukan kalibrasi detektor ionisasi kecil pada lapangan radiasi kecil adalah dengan melakukan pengukuran daisy chaining. Makalah ini menguraikan pengukuran daisy chaining detektor ionisasi kecil pada berkas foton 6 MV flattening filter free lapangan radiasi kecil. Langkah pertama pengukuran daisy chaining adalah melakukan kalibrasi detektor ionisasi medium 0,13 cm3 terhadap detektor ionisasi standar 0,6 cm3 pada lapangan radiasi 10 cm × 10 cm. Setelah mendapatkan faktor kalibrasi dosis serap air (ND,W) dari detektor ionisasi medium, langkah berikutnya adalah menggunakan ND,W tersebut untuk mengalibrasi silang detektor ionisasi mikro 0,016 cm3 pada lapangan 5 cm × 5 cm. ND,W hasil kalibrasi tersebut dapat digunakan untuk pengukuran di lapangan radiasi kurang dari 5 cm × 5 cm. Penentuan laju dosis serap air dilakukan di lapangan 3 cm × 3 cm dan 2 cm × 2 cm. Verifikasi dilakukan dengan membandingkan hasil penentuan laju dosis serap air menggunakan ND,W hasil pengukuran daisy chaining, pengukuran langsung menggunakan ND,W detektor ionisasi tanpa pengukuran daisy chaining dan hasil perhitungan dari treatment planning system (TPS). Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya perbedaan antara pengukuran daisy chaining, pengukuran langsung, dan hasil perhitungan TPS. Perbedaan masih dalam rentang kurang dari 3%

    Penentuan Sebaran Reservoar Belumai Sand Menggunakan Integrasi Inversi Model Based dan Atribut RMS Pada Lapangan “TERATAI†Cekungan Sumatera Bagian Utara

    Get PDF
    Telah dilakukan karakterisasi reservoar Belumai sand menggunakan integrasi seismik inversi model based dan atribut RMS menggunakan software Hampson-Russel dan Petrel pada horizon “H†struktur “Duku†dan “Durian†Lapangan “TERATAI†Cekungan Sumatera Bagian Utara. Data seismik yang digunakan merupakan data seismik non-preserved 3D PSTM, data sumur RDH-001, RDH-002, RDH-003, RDH-04 dan RDH-06 yang memiliki kelengkapan data log (checkshot, sonic, density, dan porosity). Tracing horizon menunjukkan dua antiklin dengan arah baratlaut-tenggara. Hasil analisis inversi menunjukkan bahwa sebaran AI pada struktur “Duku†berkisar dari 10.553-11.297 (m/s)*(g/cc) sedangkan sebaran AI pada struktur “Durian†berkisar dari 9.678-11.219 (m/s)*(g/cc). Hasil analisis atribuT menunjukkan nilai berkisar dari 4.000-12.000 (mm/sec) di sekitar sumur. Zona reservoar pada horizon “H†terindikasikan sebagai porous sand dan berpotensi menjadi hidrokarbon ke arah utara dan timur laut

    Pengamatan Efek Radiasi Melalui Pembentukan Foci γH2AX pada Sel Limfosit Radiografer

    Get PDF
    Telah dilakukan pengamatan efek radiasi melalui pembentukan foci γH2AX pada tiga sampel darah radiografer di Instalasi Radiologi Rumah Sakit dr. Reksodiwiryo Padang dan tiga orang non radiografer sebagai kontrol pembanding. Penelitian dilakukan melalui pengamatan pembentukan foci γH2AX pada sel limfosit sebagai biomarker terjadinya kerusakan double strand break (DSB) pada Deoxyribose Nucleic Acid (DNA). Hasil pengamatan menunjukkan adanya pembentukan foci γH2AX sebanyak 0,04 pada radiografer dan 0,02 pada kontrol. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa radiografer berisiko dua kali lebih besar mengalami kerusakan DSB sebagai tahapan awal terbentuknya kanker. Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan dengan menambah jumlah sampel untuk memeroleh hasil yang lebih baik.Kata kunci: double strand break (DSB), efek radiasi, foci γH2AX, kanker, kerusakan DNA, radiografe

    Studi Awal Implementasi Transduser Piezoelektrik sebagai Piranti Pemanen Energi pada Lantai

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan studi awal implementasi transduser piezoelektrik pada sebuah piranti pemanen energi berupa lantai piezo. Studi awal yang dilakukan yaitu dengan mengukur tegangan yang dihasilkan dari transduser ketika diterapkan tekanan dengan variasi frekuensi dan material piezoelektrik yang digunakan. Pada penelitian ini, transduser piezoelektrik yang digunakan yaitu elemen piezo dari material keramik polikristal dan piezo vibration sensordari meterial PVDF (polyvinylidenfluoride). Tekanan yang diberikan secara periodik divarisi pada 60 bpm (beat per minute), 80 bpm, 100 bpm, 120 bpm, dan 140 bpm dengan bantuan aplikasi metronome. Tegangan diukur dengan menggunakan multimeter digital. Berdasarkan hasil pengamatan, diperoleh nilai tegangan tertinggi pada frekuensi 60 bpm. Sedangkan untuk perbandingan tegangan yang dihasilkan oleh dua material transduser yang berbeda,bahan keramik polikristalin menghasilkan rerata tegangan yang lebih besar daripada material pvdf.Rerata tegangan yang dihasilkan oleh transduser piezoelektrik keramik sebesar 974,4 mV pada frekuensi 60 bpm dan 707,3 mV pada frekuensi 80 bp

    Analisis Pelemahan Multipel pada Data 2D Seismik Laut “IS†dengan Metode Transformasi Radon

    Get PDF
    Multipel termasuk noise pada data seismik laut yang mengganggu dalam interpretasi sehingga perlu untuk diminimalisir keberadaannya. Multipel dapat menimbulkan ambiguitas pada data seismik laut sehingga tidak dapat menggambarkan kondisi bawah permukaan yang sebenarnya. Salah satu metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah metode transformasi radon yang bertujuan untuk melemahkan multipel. Pada penelitian ini diperoleh data seismik laut “IS†terdapat  water bottom multiple  pada time 600 - 1400 ms dengan waktu tempuh dua kali lipat dari waktu seabed.  Hasil yang diperoleh setelah diterapkan metode transformasi radon menunjukkan multipel dapat terlemahkan dengan baik sehingga penampang seismik dapat menggambarkan kondisi bawah permukaan yang sebenarnya

    Effect of Heating Temperature on Magnetic Properties of Fe3O4 Synthesized by Coprecipitation Method

    Get PDF
    The synthesis of Fe3O4 nanoparticles with iron rock raw materials was carried out using a coprecipitation method. Iron rocks were taken from the Surian village, South Solok of West Sumatera. This research was conducted to utilize local materials and produce low cost, varied magnetic materials to be applied to the electric and electronics industries. Iron sand as a base material was obtained by processing the iron rocks through destruction and extraction. Iron sand that has been extracted is reacted with HCL and NH4OH. Furthermore, the PEG-2000 were added as a template to homogenize and inhibit the growth of particles. Heating temperature variation performed to see the effect of temperature on the magnetic properties of the particles. Heating temperature variations were used at 500 ̊C, 600 ̊C, and 700 ̊C. Phase composition of the samples were confirm using X-ray diffraction method. Characterization of magnetic properties carried out using Vibrating Sample Magnetometer (VSM). The results of magnetic properties show that the saturation magnetization decreases with increasing heating temperature in the range of 32.6883 emu/g, 20,1632 emu/g, and 10.4734 emu/g respectively. The value of coercive force, HC obtained in the range of 13,840 A/m – 19,120 A/m. The results show that Fe3O4 can be used as a magnetic recording material

    Penerapan Gelombang Plasma dalam Mengurangi Kadar Chemical Oxygen Demand (COD) pada Limbah Batik Melalui Corona Plasma dan Elektrokoagulasi dengan Metode Variasi

    Get PDF
    Proses pengolahan limbah tekstil umumnya dapat berupa limbah dari proses penghilangan kanji (Desizing), penggelantangan (Scouring), pemutihan (Bleaching), dan pencelupan kain (Dyeing) serta proses pewarnaan dan pembilasan yang menghasilkan air limbah berwarna dengan COD yang tinggi. Dikarenakan kompleksitas jenis limbah tekstil, maka pemilihan metode pengolahan limbah merupakan suatu tantangan tersendiri dalam penelitian oleh beberapa peneliti. Artikel ini memperlihatkan beberapa metode pengolahan limbah dengan menggunakan metode elektrokoagulan (EC), metode plasma dan gabungan metode plasma dan elektrokoagulan. Hasil riset memperlihatkan bahwa pengabungan metode plasma dan elektrokoagulan akan lebih baik dalam penguraian air limbah dengan indikator menurunnya COD pada limbah (sebesar 240mgO2/L hingga 250 mgO2/L). Efisiensi pada metode plasma-elektrokoagulasi sebesar 42,5% - 44,8%

    Penentuan Jarak Baca Terbaik Pada Sistem Pemindai Berbasis Larik Sensor Ultrasonik

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian mengenai penentuan jarak baca terbaik pada sistem pemindai berbasis larik sensor ultrasonik. Penelitian ini sebagai langkah awal pembuatan sistem pemindai kerataan permukaan suatu objek. Sensor ultrasonik dibuat larik dengan mengadaptasi kerja dari scanner komputer. Jumlah ultrasonik yang digunakan adalah sebelas buah sensor. Jumlah sensor yang cukup banyak membutuhkan jumlah port yang lebih banyak juga, sehingga dipilih Arduino Mega sebagai mikrokontrolernya. Larik sensor ultrasonik akan menghasilkan data sejumlah sebelas buah data. Data akan ditampilkan dan disimpan dalam bentuk excel melalui aplikasi Parallax Data Acquisition tool (PLX-DAQ). Variasi jarak yang digunakan adalah setiap kenaikan 5cm, dimulai dari 5cm sampai 50cm. Dari data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan melihat perbandingan prosentase error pembacaan larik sensor ultrasonik terhadap nilai standar jaraknya. Dari hasil variasi jarak yang dilakukan diketahui jarak ideal yang baik digunakan dalam sistem pemindai. Hasil menunjukkan bahwa jarak baca terbaik dalam penelitian ini adalah pada jarak 50cm. Hal ini dibuktikan dengan nilai prosentase error yang lebih kecil

    207

    full texts

    245

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmu Fisika (JIF)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇