Jurnal Ilmu Fisika (JIF)
Not a member yet
245 research outputs found
Sort by
Penentuan Koefisien Absorbsi Bunyi dan Impedansi Akustik dari Serat Alam Eceng Gondok (Eichhornia Crassipes) dengan Menggunakan Metode Tabung
Telah dilakukan penelitian untuk menentukan nilai koefisien absorbsi bunyi dan impedansi akustik dengan menggunakan metode tabung. Material akustik dibuat menggunakan serat eceng gondok dan matriks PVAc dengan ketebalan yang sama yaitu 0,8 cm. Pengukuran dilakukan pada frekuensi 400 Hz, 800 Hz, 1600 Hz, 3200 Hz dan 6400 Hz. Koefisien absorbsi bunyi tertinggi dengan nilai 0,98 pada frekuensi 6400 Hz adalah sampel 4 dengan komposisi serat 35,0 g dan matriks 27,5 g, sedangkan koefisien absorbsi bunyi terendah dengan nilai 0,16 pada frekuensi 1600 Hz adalah sampel 2 dengan komposisi serat 30 g dan matriks 32,5 g. Nilai impedansi tertinggi yaitu 0,9869 kg/m2s, sedangkan nilai impedansi terendah 0,8825 kg/m2s. Nilai densitas tertinggi yaitu 0,91 g/cm3, sedangkan nilai densitas terendah 0,67 g/cm3. Serat eceng gondok dapat digunakan untuk mengendalikan kebisingan karena mampu menyerap bunyi pada frekuensi rendah dan tinggi
Rancang Bangun Modul Alat Ukur Medical Check-Up Berbasis Mikrokontroler ATmega8535
Modul alat ukur medical check-up pada penelitian ini merupakan alat yang dapat mengukur temperatur tubuh, tekanan darah, dan detak jantung. Alat dirancang untuk usia dewasa dan dilengkapi dengan analisis hasil pengukuran. Pengukuran temperatur tubuh, tekanan darah, dan detak jantung secara berturut-turut menggunakan sensor temperatur LM35, sensor tekanan MPX5050DP dan pulse sensor. Alat ukur standar yang digunakan sebagai pembanding adalah termometer digital untuk pengukuran temperatur tubuh, sphygmomanometer analog untuk pengukuran tekanan darah, dan stetoskop untuk pengukuran detak jantung. Data masukan dari sensor diolah oleh mikrokontroler ATmega8535 dan ditampilkan pada layar LCD 2x16 karakter. Ketepatan pengujian modul alat ukur medical check-up untuk temperatur tubuh adalah 97,48%, tekanan darah systole adalah 97,40%, tekanan darah dyastole adalah 89,04%, dan detak jantung adalah 90,36%
ANALISA GANGGUAN FREKUENSI RADIO DAN FREKUENSI PENERBANGAN DENGAN METODA SIMULASI
Kisaran frekuensi radio komersil dan frekuensi penerbangan berdekatan sehingga berpotensi untuk terganggu. Kondisi tersebut bisa membahayakan keselamatan penerbangan karena tidak jelasnya informasi yang diterima oleh pilot. Tujuan penelitian ini mengkaji potensi gangguan frekuensi pemancar radio terhadap frekuensi penerbangan, menggunakan metoda simulasi. Gangguan dilihat dari nilai Voltage Standing Wave Ratio (VSWR) yang terjadi pada hasil simulasi sehingga dapat mengidentifikasi apakah pengguna radio frekuensi sesuai dengan aturan yang ditetapkan. Informasi dari simulasi juga dapat mengetahui mode dari modulasinya sehingga diketahui jenis intermodulasi dan pemancar-pemancar radio penyebabnya. Dari hasil simulasi dengan menggunakan VSWR ini juga dapat disimpulkan bahwa stasiun radio yang beroperasi perangkatnya sudah memenuhi standar dan harus senantiasa diperiksa kondisi perangkatnya untuk menjaga linearitas jaringannya agar emisi tersebar (spourius emission) yang terdiri dari harmonisa, intermodulasi, parasitik dapat dikendalikan level dayanya. Untuk mengatasi gangguan frekuensi radio, disarankan menggunakan peralatan berupa low pass filter untuk meminimalkan besarnya level frekuensi intermodulasi sehingga tidak mengganggu frekuensi existingnya
POLA PENAMPANG LINTANG MAKROSKOPIK TOTAL DALAM SEL BAHAN BAKAR NUKLIR
Penampang lintang makroskopik memiliki peranan penting dalam menghitung transport neutron yang terjadi pada reaktor nuklir. Hasil penampang lintang digunakan untuk menghitung nilai distribusi fluks neutron yang terjadi di teras reaktor. Penelitian ini menampilkan nilai penampang lintang makroskopik total dari sebuah sel bahan bakar nuklir. Tahap awal dilakukan dengan menentukan bahan bakar yang digunakan yaitu uranium-plutonium nitride, kemudian fraksi massa dan fraksi volume, cladding, dan pendingin. Perhitungan penampang lintang makroskopik ini dilakukan dengan metode simulasi komputer menggunakan bahasa pemrograman Borland Delphi 7.0. Program yang digunakan adalah program homogenisasi sel dengan data library JFS-3-J33 dari JAEA (Japan Atomic Energy Agency) yang menghasilkan nilai penampang lintang makroskopik total untuk 70 grup energi. Hasil analisis menunjukan bahwa pola penampang lintang makroskopik total untuk nuklida uranium dan plutonium pada energi tinggi (unresolved resonance) mengalami tumpang tindih (overlap) dalam sel bahan bakar nuklir
ANALISIS PERGESERAN MIKRO MENGGUNAKAN SENSOR SERAT OPTIK FD 620-10
Telah diperoleh sensitivitas sensor serat optik untuk pengukuran pergeseran mikro. Pergeseran mikro diukur dengan menggunakan metode sensor serat optik ekstrinsik. Susunan sistem sensor serat optik terdiri dari serat optik produksi autonics tipe FD 620-10, laser dioda dengan 𜆠= 650 ð‘›ð‘š, dan fotodetektor OPT101. Sensitivitas tertinggi berada pada jarak 1 mm sampai 2 mm yakni sebesar 2,506. Maksimum pengukuran pergeseran mikro yang dapat dipakai adalah 3 mm
PREDIKSI DISTRIBUSI SAND MENGGUNAKAN PEMODELAN GEOSTATISTIK
Gambaran distribusi fasies dan heterogenitas geologi yang representatif sangat diperlukan dalam pengelolaan aktivitas eksplorasi dan eksploitasi migas di bawah permukaan. Telah dilakukan pemodelan distribusi sand pada formasi Missisauga, lapangan Penobscot dengan menggunakan tiga algoritma berbasis grid yaitu Sequential Indicator Simulation (SIS) dan Truncated Gaussian Simulation (TGS) dan Multipoint Geostatistic (MPG). SIS dan TGS yang merupakan algoritma yang berbasis variogram, mampu menghasilkan model yang merepresentasikan korelasi spasial antar sumur dengan cukup baik namun belum secara optimal menangkap geometri fasies akibat sifat dari variogram yang hanya bisa memodelkan kontinuitas spasial antara dua lokasi pada satu waktu. TGS lebih unggul dibandingkan SIS pada aspek keterhubungan lateral dari sand channel dan distribusi fasies terlihat lebih well-ordered (sand-shalysand-shale).. MPG yang merupakan metode yang didasarkan pada data singkapan menawarkan korelasi lateral yang lebih baik
PENGEMBANGAN METODE DUAL-FREKUENSI UNTUK MENGAMATI STRUKTUR VERTIKAL RAINDROP SIZE DISTRIBUTION (DSD) DI KOTO TABANG
Metode untuk mengamati struktur vertikal parameter mikrofisika hujan yang dikenal dengan DSD telah dikembangkan menggunakan data Equatorial Atmosphere Radar (EAR) dan Boundary Layer Radar (BLR) di Koto Tabang, Sumatera Barat, Indonesia. Spektrum hujan dari BLR yang merupakan fungsi DSD dimodelkan dengan modifikasi fungsi gamma dan spektrum turbulen atmosfir dari EAR dimodelkan dengan fungsi Gauss. Parameter DSD dan turbulen didapatkan dengan menggunakan metode non-linear least square fitting. Data dari Joss-Wadvogel Disdrometer (JD) digunakan untuk memvalidasi hasil yang didapatkan dari data radar. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa metode dual-frekuensi lebih akurat dibandingkan dengan metode single-frekuensi. Hal itu ditunjukkan oleh hasil fitting spektrum hujan dari metode dualfrekuensi lebih tinggi dan jelas dibandingkan metode single-frekuensi. Selain itu DSD yang dihasilkan oleh metode dual-frekuensi lebih mendekati DSD dari JD dibandingkan dengan singlefrekuensi
PERANCANGAN ALAT UKUR TSS (TOTAL SUSPENDED SOLID) AIR MENGGUNAKAN SENSOR SERAT OPTIK SECARA REAL TIME
Telah dirancang pengembangan sistem pengukuran TSS (Total Suspended Solid) dalam air menggunakan sensor serat optik secara real time. Sistem sensor serat optik mengukur nilai TSS dalam air memanfaatkan perubahan tegangan keluaran yang dihasilkan oleh fotodetektor akibat perubahan nilai TSS air. Rancangan sistem terdiri dari sumber cahaya berupa LED merah, serat optik FD-620-10, fotodioda OPT101, penguat istrumentasi IC INA114, mikrokontroler Arduino UNO dan program LabView sebagai penampil. Serat optik sepanjang 18,5 cm dikupas claddingnya sepanjang 5 cm, dan dibersihkan menggunakan larutan aseton, selanjutnya digunakan sebagai probe sensor. Pengumpulan data dilakukan dengan membandingkan sistem yang dirancang dengan standar pengukuran menggunakan metode gravimetri. Data yang diperoleh melalui pengukuran dianalisis menggunakan teori kesalahan dan metode grafik. Rata-rata dari 10 data dalam 120 detik dengan metode gravimetri menghasilkan perbedaan maksimum 4 V/(mg/L). Tegangan keluaran sensor berbanding terbalik dengan nilai TSS dalam air. Kesalahan relatif rata-rata didapatkan 4,04%
SOLUSI NUMERIK PERSAMAAN DIFUSI NEUTRON PADA TERAS REAKTOR NUKLIR DENGAN METODE ITERASI JACOBI PARALEL MENGGUNAKAN OPENMP
Perhitungan Persamaan difusi neutron 2-dimensi telah berhasil diselesaikan secara paralel dengan menggunakan metoda Jacobi. Program ditulis dalam bahasa C++ menggunakan OpenMP. Dari proses benchmarking nilai fluks neutron dengan program FI-ITBCHI diperoleh bahwa kode program yang dibuat valid dengan akurasi hingga 6 angka penting. Hasil running program menunjukkan bahwa program yang dibuat bersifat scalable, baik pada prosesor single-core maupun multi-core. Nilai speedup tertinggi dicapai dengan menggunakan jumlah thread sama dengan jumlah core prosesor. Untuk prosesor dengan jumlah core 2 dicapai nilai speedup 1,28 sedangkan untuk core 4 nilai speedup-nya adalah 1,53
PENENTUAN TIPE FLUIDA SUMBER MATA AIR PANASDI KECAMATAN GUNUNG TALANG, KABUPATEN SOLOK
Telah dilakukan penelitian tentang penentuan tipe fluida mata air panas di Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok. Berdasarkan analisis kandungan ion HCO3 - , SO4 2- , dan Cl- dengan menggunakan diagram trilinier atau diagram Piper. Pengujian kandungan ion HCO3 - menggunakan metode titrasi, pengujian kandungan ion SO4 2- menggunakan metode spektrofotometri dan untuk pengujian kandungan ion Cl- digunakan hubungan nilai konduktivitas listrik dan kandungan ion klorida. Sampel mata air panas diambil dari lima lokasi yang berbeda. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah kandungan ion tertinggi dari kelima sumber mata air panas adalah ion sulfat, kemudian bikarbonat dan kandungan terendahnya adalah ion klorida. Dari diagram trilinier dapat disimpulkan bahwa kelima sumber mata air panas di Kecamatan Gunung Talang bertipe air sulfat