Jurnal Ilmu Fisika (JIF)
Not a member yet
    245 research outputs found

    Kajian Ketidakpastian Pengukuran Suhu dan Kelembaban Udara pada Sensor DHT22 Berbasis Arduino Uno

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian tentang kajian ketidakpastian pengukuran suhu dan kelembaban udara pada sensor DHT22 berbasis Arduino Uno. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang termohigrometer dengan menggunakan sensor DHT22 berbasis Arduino Uno dan mengetahui validitas hasil ukur instrumen yang dibuat tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari tiga tahap yaitu perancangan perangkat keras, perancangan perangkat lunak, dan pengujian sistem. Pengujian dilakukan dengan menganalisis nilai ketidakpastian dan galat hasil ukurnya pada suhu ruangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa termohigrometer yang diuji pada suhu 25°C menunjukkan hasil ukur (24,73 ± 0,33) °C dengan galat 1,34% untuk uji suhu, dan (48,16 ± 1,31) % dengan galat 2,72% untuk uji kelembaban udara. Sedangkan pada suhu ruangan 28°C menunjukkan hasil ukur (28,22 ± 0,33) °C dengan galat 1,12% untuk uji suhu, dan (42,59 ± 1,31)% dengan galat 3,07% untuk uji kelembaban udara. Hasil analisis ketidakpastian menunjukkan bahwa instrumen yang diuji telah sesuai dengan standar pada sheet data sensor DHT22.Kata kunci: Arduino Uno, DHT22, galat, ketidakpastian, senso

    Identifikasi Anomali Sinyal Geomagnetik Ultra Low Frequency Sebagai Prekursor Gempa Bumi Dengan Magnitudo Kecil Di Wilayah Kepulauan Nias

    Get PDF
    Telah dilakukan identifikasi anomali sinyal geomagnetik frekuensi rendah sebagai prekursor gempa bumi dengan magnitudo kecil di wilayah Kepulauan Nias. Pada penelitian ini digunakan data gempa dari bulan September 2016 hingga bulan Juni 2017 dengan rentang waktu data geomagnetik yang digunakan 30 hari sebelum terjadinya gempa bumi. Data geomagnetik ini adalah data yang terekam oleh sensor Magnetic Acquisition Data System (MAGDAS). Penyeleksian data gempa bumi dilakukan dengan menerapkan persamaan radius daerah persiapan gempa yaitu  Pengolahan data geomagnetik dilakukan dengan menggunakan metode Power Spectrum Density (PSD) untuk menganalisis rasio komponen SZ/SH medan magnet bumi dan menggunakan metode Single Station Transfer Function (SSTF) untuk menentukan arah azimuth yang dihasilkan oleh anomali Ultra Low Frequency (ULF).  Selanjutnya, untuk memastikan sumber anomali digunakan validasi indeks Disturbance Storm Time (DST). Dari hasil pengamatan diperoleh 3 kejadian gempa bumi dengan anomali ULF sebelum terjadinya gempa. Gempa bumi tersebut adalah gempa 13 Oktober 2016 dengan magnitudo 3,3, gempa 16 November 2016 dengan magnitudo 3,6 dan gempa 16 April 2017 dengan magnitudo 3,2. Lead time anomali ULF untuk ketiga gempa ini memiliki durasi yang lebih pendek dibandingkan dengan lead time anomali ULF untuk gempa bumi dengan magnitudo besar yang pernah terjadi di Pulau Sumatera.Kata kunci: sinyal geomagnetik, ultra low frequency, prekursor, gempa magnitudo kecil, kepulauan nia

    Karakterisasi Koefisien Absorbsi Bunyi Dan Impedansi Akustik Dari Limbah Serat Kayu Meranti Merah (Shorea Pinanga) Dengan Menggunakan Metode Tabung

    Get PDF
    Penelitian menentukan koefisien absorbsi bunyi dan impedansi akustik dari serat kayu Meranti Merah telah dilakukan. Sampel panel akustik dibuat dari serat kayu Meranti Merah dengan variasi lebar lembaran serat dan panjang serat. Lebar lembaran seratnya adalah antara 0,5 cm, 1 cm, 1,5 cm dan 2 cm dan panjang seratnya adalah 1 cm, 2 cm, 3 cm dan 4 cm. Pengukuran menggunakan frekuensi dari 500 Hz, 1000 Hz, 1500 Hz, 2000 Hz dan 2500 Hz. Nilai koefisien absorbsi bunyi tertinggi adalah 0,95±0,05 untuk frekuensi 1000 Hz dengan lebar dan panjang serat 0,5 cm dan 2 cm. Nilai impedansi akustik untuk koefisien absorbsi bunyi ini adalah 1,83 dyne.s/cm3. Dengan demikian berdasarkan koefisien absorbsi bunyi maka serat kayu Meranti Merah potensial untuk digunakan sebagai bahan penyerap bunyi. Nilai impedansi akustik secara umum memiliki hubungan yang kuat dengan koefisien absorbsi bunyi pada frekuensi 1000 Hz dengan R2 =0, 948Kata kunci : koefisien absorbsi bunyi, impedansi akustik, serat kayu Meranti MerahÂ

    Rancang Bangun Sistem Pengukuran Diameter Butiran Air Menggunakan Fotodioda Array dan Transceiver nRF24L01+

    Get PDF
    Telah dilakukan rancang bangun sistem pengukuran diameter butiran air menggunakan fotodioda array dan transceiver nRF24L01+. Sistem pengukuran diameter butiran air terdiri dari laser dioda, fotodioda array, mikrokontroler Arduino Uno R3 dan transceiver nRF24L01+. Pengukuran dilakukan saat butiran air yang berasal dari wadah, dengan variasi ukuran diameter; 1 mm, 2 mm, dan 3 mm, melewati sinar laser dan ditangkap oleh fotodioda array. Fotodioda array mengubah cahaya menjadi sinyal listrik dalam bentuk tegangan keluaran dan diolah menggunakan mikrokontroler Arduino Uno R3. Data yang dihasilkan dikirim secara telemetri nirkabel dengan menggunakan transceiver nRF24L01+ dan ditampilkan pada PC dan LCD dalam bentuk hasil pengukuran. Karakterisasi sensor fotodioda array menghasilkan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,997 dan nilai fungsi transfer yaitu 21,975e–0,004x yang dimasukkan ke dalam program. Hasil pengujian memperlihatkan semakin rendah tegangan menandakan diameter butiran air hujan semakin besar. Hasil pengukuran diameter butiran air memiliki nilai error rata-rata 0,66. Sistem memiliki jarak pengiriman maksimum 1000 m tanpa penghalang dan jarak pengiriman minimum 550 m dengan penghalang.Kata kunci: fotodioda array, pengukuran butiran air, transceiver nRF24L01

    Karakteristik Lindi Dan Air Permukaan Di Tempat Pembuangan Akhir Sampah Sungai Andok Kota Padang Panjang

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui karakteristik lindi dan air permukaan di tempat pembuangan akhir sampah, Sungai Andok, Kota Padang Panjang. Pengambilan sampel dilakukan pada 9 titik lokasi. Karakteristik lindi dan air permukaan ditentukan berdasarkan beberapa parameter yaitu Total Dissolved Solid (TDS), konduktivitas listrik, pH, temperatur, dan kandungan logam berat Fe, Cu, Pb , dan Zn. Secara umum lindi di sekitar TPA Sungai Andok tidak mengalami pencemaran tinggi. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata  TDS (1066,7 mg/l), konduktivitas listrik (1016,7 µm/cm), dan temperatur (24,96 0C) dan konsentrasi logam berat Cu, Fe, dan Zn yang tidak melebihi standar baku mutu berdasarkan PERMEN LH Nomor 5 Tahun 2014. Air sungai yang berada dekat TPA Sungai Andok belum tercemar dimana nilai hampir semua parameter yang diukur masih di bawah baku mutu berdasarkan PP Nomor 82 Tahun 2001. Tetapi, lindi dari TPA diduga mempengaruhi air sungai Andok dimana nilai semua parameter pada sampel air pada bagian sungai setelah melewati TPA lebih tinggi daripada nilai sebelum melewati TPA. Sampel air pada sumur pantau memiliki nilai rata-rata konduktivitas listrik sebesar 300,5 µm/cm, temperatur sebesar 24,67 0C, pH adalah 6,6 dan TDS sebesar 960 mg/l. Nilai-nilai tersebut hampir sama dengan nilai pada sampel lindi. Konsentrasi logam berat yang didapat juga melebihi baku mutu, dan lebih tinggi daripada sampel lainnya. Berdasarkan hasil ini diperkirakan lindi telah merembes ke dalam lapisan tanah. Kata kunci : TPA Sungai Andok, lindi, konduktivitas listrik, TDS, dan pH

    Studi Awal Pengaruh Radiasi Terhadap Pekerja Radiasi Menggunakan Metode Comet Assay

    Get PDF
    Telah dilakukan studi awal pengaruh radiasi terhadap pekerja radiasi menggunakan metode comet assay. Pengambilan data dosis radiasi dilakukan pada hasil pembacaan laju dosis radiasi terhadap pekerja radiasi menggunakan film badge di Instalasi Radiologi RS Dr. Reksodiwiryo Padang, sedangkan pemeriksaan DNA sel limfosit dilakukan di Laboratorium Biomolekuler PTKMR BATAN. Pemeriksaan DNA sel limfosit dilakukan pada 50 sel sampel darah dari tiga orang pekerja radiasi dan tiga orang normal sebagai sampel kontrol, menggunakan mikroskop fluorescent dan CASP LAP comet assay software. Hasil pembacaan dosis radiasi menunjukkan bahwa laju dosis radiasi yang diterima pekerja radiasi yaitu 1,2 mSv/tahun. Hasil ini masih berada di bawah NBD berdasarkan Perka BAPETEN No 4 Tahun 2013. Pemeriksaan DNA sel limfosit menunjukkan nilai rata-rata tail length (TL) sampel pekerja radiasi lebih tinggi dibandingkan dengan sampel kontrol. Berdasarkan nilai TL tersebut belum bisa diketahui tingkat keparahan suatu kerusakan DNA.Kata kunci : laju dosis radiasi, NBD, kerusakan DNA , comet assay, limfosit, tail lengt

    Pengaruh Aktivator H2SO4 terhadap Pori Karbon Aktif dan Aplikasinya sebagai Absorber Logam Berat

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan menguji kemampuan karbon aktif dalam menyerap logam berat yang terlarut dalam air. Karbon aktif dibuat dari kulit pisang yang telah dikeringkan. Sintesis karbon aktif dilakukan dengan penambahan aktivator H2SO4 dengan variasi 20%, 25%, 30%, dan 35%. Aktivator berfungsi dalam membuka pori karbon, sehingga dapat memperluas permukaan absorbsi karbon aktif tersebut. Kinerja karbon aktif ini dilihat pada daya absorbsinya terhadap logam berat yang terdapat pada limbah tambang emas di sungai Batang Palangki Kabupaten Sijunjung. Dimana, sebelumnya telah dilakukan pengujian kandungan logam berat dari limbah tersebut menggunakan Inductively Coupled Plasma (ICP), dan ditemukan 24 unsur logam berat yang mana 8 diantaranya diatas ambang batas syarat baku mutu air bersih. Berdasarkan hasil penelitian, karbon aktif dengan penyerapan yang paling optimal yaitu pada konsentrasi aktivator H2SO4 35%. Karbon aktif tersebut dapat menyerap 90% logam berat dari limbah. Kata kunci: Logam berat, kulit pisang, karbon akti

    Karakterisasi Sinter Silika Mata Air Panas Garara Kab. Solok dan Mata Air Panas Sapan Maluluang Kab. Solok Selatan Menggunakan Metode Analisis Termal

    Get PDF
    Telah dilakukan karakterisasi sinter silika dari mata air panas Garara, Kabupaten Solok, dan mata air panas Sapan Maluluang, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat. Sinter silika dimurnikan untuk meningkatkan kadar SiO2 menggunakan metode ekstraksi padat-cair. Peningkatan kadar SiO2 dapat dilihat berdasarkan hasil uji XRF (X-Ray Fluorescence). Kadar SiO2 Sampel sinter silika Garara meningkat,  dari 54,28 % menjadi 79,034 % setelah pemurnian. Pada sampel sinter silka Sapan Maluluang kadar SiO2 meningkat dari  83,39 %, menjadi 95,216 %. Metode Analisis Termal  atau Differential Thermal Analysis (DTA) digunakan untuk melihat perubahan fasa kristalin dari sintel silika. Berdasarkan pengujian DTA diperoleh hasil transisi gelas sampel sinter silika Garara dan Sapan Maluluang berturut-turut pada suhu 530,83 °C dan 551,52 °C . Silika Garara mengalami perubahan α→β-quartz pada suhu 643,66 °C dan perubahan β-quartz→ β-trydimite terjadi pada suhu 811,48 °C. Untuk hasil DTA sinter silika Sapan Maluluang terjadi perubahan α→β-quartz pada suhu 657,48 °C dan transisi β-quartz→β-trydimite terjadi pada suhu 700,45 °C . Hal ini memperlihatkan sinter silika dengan kandungan silika yang lebih tinggi dan berstruktur amorf memiliki transisi gelas dan suhu transisi α→β-quartz yang le bih tinggi dan transisi β-quartz→β-trydimite yang lebih rendah dibandingkan sinter silika yang masih mengandung karbonat.Kata Kunci : sinter silika, ekstraksi, pemurnian, analisis termal , mata air panas Garara, mata air panas Sapan MaluluangÂ

    Rancang Bangun Sistem Penyemprot Tanaman Otomatis Berdasarkan Waktu dengan Real Time Clock (RTC) dan Sensor Ultrasonik Serta Notifikasi Via SMS

    Get PDF
    Telah dirancang sistem penyemprot tanaman otomatis berdasarkan waktu dengan Real Time Clock (RTC) dan sensor ultrasonik serta notifikasi via SMS. Sistem ini berfungsi untuk menyiram tanaman secara otomatis berdasarkan waktu yang telah diatur pada program dan sistem akan memberikan informasi kepada pengguna saat air dalam wadah habis. Sistem terdiri dari RTC DS3231 sebagai penghitung waktu, satu buah relai sebagi saklar, pompa air mini untuk menyemprot tanaman, sensor ultrasonik HC-SR04 untuk mendeteksi ketinggian air, GSM SIM 800L untuk mengirim SMS sebagai peringatan kepada pengguna dan LCD untuk menampilkan jarak dan waktu. Sistem ini bekerja berdasarkan waktu sedemikian rupa sehingga pompa air hidup pada saat pukul 08.00 WIB dan pukul 17.00 WIB. Pada waktu yang sama ketinggian air dalam wadah dideteksi sensor ultrasonik, jika jarak air dengan sensor 25 cm maka peringatan kepada pengguna berupa SMS “air hampir habis†dikirim oleh GSM. Berdasarkan hasil uji sistem jarak GSM yang digunakan dengan lokasi penerima SMS tidak berpengaruh, rata- rata waktu yang didapatkan untuk lima variasi jarak pengiriman yaitu 7,876 s, 8,646 s, 8,824 s, dan 8,676 s. Sistem penyiram tanaman otomatis ini dikontrol dengan modul Arduino Uno.Kata kunci: Arduino Uno, GSM SIM 800L, RTC DS3231, Sistem penyemprot otomatis, Ultrasonik HC-SR04

    Rancang Bangun Sistem Electronic Nose (E-Nose) Untuk Deteksi Sampel Kanker Payudara Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno

    Get PDF
    Telah dilakukan rancang bangun sistem electronic nose (e-nose) yang terdiri dari 4 sensor gas, yaitu TGS822 (alkohol), TGS826 (amonia), TGS2600 (kontaminasi udara), dan TGS2602 (kontaminasi udara). Sistem e-nose ini digunakan untuk melihat respon sensor terhadap urin positif kanker payudara, negatif kanker payudara dan air. Data keluaran ke empat sensor di olah menggunakan modul mikrokontroler Arduino Uno, disimpan dan ditampilakn pada perconal computer menggunakan perangkat lunak LabVIEW. Sistem e-nose ini diujikan menggunakan 7 sampel (3 terhadap urin positif kanker payudara, 3 urin negatif kanker payudara dan air). Setiap sampel diujikan sebanyak 9 kali pengujian yang dilakukan selama 3 hari dengan setiap harinya sebanyak 3 kali pengujian. Hasil pengolahan akhir menunjukan bahwa sistem e-nose ini dapat membedakan antara sampel urin positif kanker, urin negatif kanker dan air terlihat dari pola radar yang terbentuk dari keempat sensor.Kata Kunci : kanker payudara , electronic nose (e-nose), urin, sensor gas TGS

    207

    full texts

    245

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmu Fisika (JIF)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇