Publikasi Pendidikan
Not a member yet
209 research outputs found
Sort by
Pelatihan Model Pembelajaran Berbasis Proyek Dan Literasi, HOTS Bagi Guru SD Mitra PGSD BONE
Permasalahan prioritas yang dihadapi oleh mitra adalah tuntutan kebutuhan pembelajaran abad 21 yaitu keterampilan mitra menggunakan model pembelajaran yang inovatif, literasi dan keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills) masih perlu ditingkatkan. Solusi yang ditawarkan adalah melatih mitra untuk menerapkan model pembelajaran berbasis proyek, literasi dan HOTS. Metode pengabdian dilakukan secara luring dengan menggunakan konsep Introduction, Connection, Application, Reflection and Extension (ICARE). Hasil pelaksanaan pengabdian menunjukkan meningkatnya pemahaman dan keterampilan mitra dalam merancang dan mempraktikkan model project based learning dalam pembelajaran tematik yang mengintegrasikan aspek literasi dan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS). Kata Kunci: pembelajaran berbasis proyek, literasi, HOT
Pengembangan Rumah Baca Tiara Veritas Cikande
Rumah baca Tiara Veritas merupakan rumah baca yang yang menyediakan buku-buku cerita bagi masyakarat sekitar, khususnya anak- anak usia sekolah. Rumah baca ini memiliki kepedulian dalam mengembangkan minat baca anak-anak usia sekolah. Hampir setiap hari ada sekitar 20-30 anak-anak usia sekolah datang untuk membaca buku baik secara mandiri maupun dipandu oleh pengajar. Rumah baca Tiara Veritas bersinergi dengan kampus Universitas Pelita Harapan untuk mengembangkan rumah baca tersebut yang berlokasi di daerah Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang sekitar 40 KM dari kampus UPH Karawaci. Rumah baca yang ideal seharusnya memiliki tempat yang nyaman untuk anak-anak membaca dan beranekaragam buku cerita. Namun kenyataan yang dihadapi Rumah baca Tiara Veritas adalah kurangnya buku-buku bacaan anak-anak yang beranekaragam, dan tempat rumah baca yang kurang memadai untuk anak-anak usia belajar melakukan kegiatan membaca. Melalui kegiatan pengabdian kepada Masyarakat yang merupakan bagian dari program MBKM, maka pengembangan rumah baca Tiara Veritas dapat berjalan. Adapun hasil yang diperoleh adalah perbaikan rumah baca yang memadai untuk anak-anak usia belajar melakukan kegiatan membaca dan pemberian buku-buku cerita yang beraneka ragam. Keberlanjutan dari kegiatan inipun akan diadakan pengembangan kegiatan dari rumah baca yang semakin mendatangkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat sekitar.Kata kunci: pengembangan minat baca, rumah baca, tiara veritas, MBKM
PKM Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Literasi Di Kelas Awal Bagi Guru SD
Kegiatan pelatihan pembuatan media pembelajaran literasi kelas awal dilaksanakan di SDN No.73 Bontorita I Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar di Kecamatan. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada peserta tentang macam-macam media literasi untuk kelas awal dan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada peserta untuk mengembangkan media literasi yang dapat dimanfaatkan di kelas awal. Pelatihan ini menggunakan metode in house training dan workshop. Adapun yang menjadi sasaran dalam pelatihan adalah guru-guru kelas awal yang ada di SDN No. 73 Bontorita I, SDN No. 74 Bontorita II, dan SDN No. 191 Inpres Paku. Pelatihan dilakukan dalam dua tahap yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Tahap persiapan mempersiapkan bahan dan alat, tahap pelaksanaan membuat alat media literasi Big Book, presentasi dan demonstrasi baik secara mandiri maupun berkelompok. Dalam pelatihan, mahasiswa akan dibantu mulai dari merancang pembuatan media sampai cara penggunaanya. Evaluasi dari kegiatan pengabdian yang dilakukan nantinya adalah simulasi media literasi Big Book. Media literasi Big Book memiliki karakteristik khusus, seperti penuh dengan warna-warni, gambar yang menarik. Media literasi Big Book merupakan cerita bergambar yang berisi materi yang disajikan secara naratif dan deskriptif yang berfungsi membantu siswa dalam memahami konsep yang rumit serta mampu mengoptimalkan otak untuk mengingat materi pelajaran. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini telah berjalan efektif, hasil pengamatan selama pelatihan berlangsung nampak bahwa, sekitar 85% peserta pelatihan memperlihatkan keseriusan dan antusias mengikuti selama pelatihan berlangsung. Hal tersebut terlihat bahwa peserta pelatihan sudah memahami pembuatan media literasi walaupun dengan cara yang sederhana. Kemudian peserta pelatiahan sudah memahami bagaimana memilih bahan atau materi yang dapat dijadikan sebagai media literasi yang sesuai dengan kondisi lingkungan sekola
Pembuatan Topeng Karakter Sebagai Media Pembelajaran Bahasa Pada Guru Sekolah Dasar
Pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk membantu guru sekolah dasar kecamatan Sukun dalam pembuatan media pembelajaran berbasis seni dalam pengajaran bahasa. Mereka akan dilatih dan didampingi untuk membuat topeng berkarakter sebagai media untuk pembelajaran Bahasa yang diterapkan berdasarkan kurikulum 2013 serta penerapannya dalam pengajaran Bahasa di dalam kelas. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan para guru mampu mengembangkan ide kreatif dalam membuat topeng karakter yang ingin disampaikan pada siswa, sehingga siswa lebih mudah memahami materi pelajaran. Metode yang akan digunakan dalam pelatihan adalah pemberian materi/pelatihan dan praktek Guru Sekolah Dasar se-Kecamatan Sukun Kota Malang. Hasil dari kegiatan pelatihan ini adalah menambah kepekaan dan kreatifitas guru dalam pembuatan media pembelajaran, terlihat dari partisipasi aktif saat pelaksanaan dan hasil karya yang ditampilkan dalam bentuk pertunjukan drama monolog dan dialog bertema sesuai karya topeng yang mereka buat. Kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat memperkaya bentuk strategi dan media pengajaran bahasa menggunakan segala kemungkinan dari berkarya topeng, yang kemudian akan dikembangkan dan diterapkan oleh para guru Sekolah Dasar dalam pembelajaran
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Edutainment Bagi Guru MGMP Di Sekolah Dasar Oku Selatan
Kegiatan pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis edutainment bagi guru MGMP di SD OKU Selatan ini bertujuan untuk: (1) memberikan pemahaman tentang pembuatan dan penggunaan media pembelajaran berbasis edutainment bagi guru SD MGMP di SD OKU Selatan; dan (2) memotivasi guru-guru SD Mitra PGSD agar dapat membuat media pembelajaran berbasis edutainment bagi guru SD MGMP di SD OKU Selatan. Metode dan bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelatihan, dengan teknik: ceramah secara daring yang divariasikan dengan diskusi dan tanya jawab, penugasan dan demonstrasi produk. Adapun yang menjadi sasaran kegiatan pelatihan ini adalah guru-guru MGPM SD di OKU Selatan. Jumlah khalayak sasaran dalam pembinaan dan pelatihan ini terdiri atas 20 guru. Evaluasi dilakukan dengan teknik tes. Teknik tersebut dilakukan pada awal dan akhir pelatihan ini, sedangkan teknik non tes akan belangsung selama peserta membuat media pembelajaran berbasis edutainment. Berdasarkan hasil pretes dan postes, terlihat bahwa nilai rata-rata pretes sebesar 67.95 dan nilai rata-rata postes sebesar 79.05. Nilai rata-rata tersebut menunjukan peningkatan. Sebagaimana rancangan evaluasi yang menyatakan bahwa kegiatan ini dinyatakan berhasil bila jumlah rata- rata tes akhir lebih besar daripada tes awal
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Perkalian Bilangan Asli Dengan Hasil Kali Sampai Dengan 100 Menggunakan Media Kelereng Bagi Siswa Tunanetra Kelas IV Di SLB A YAPTI Makassar
Penelitian ini mengkaji tentang hasil belajar matematika perkalian siswa tunanetra. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimanakah hasil belajar matematika perkalian bilangan asli dengan hasil kali sampai dengan 100 menggunakan Media Kelereng pada siswa tunanetra Kelas IV di SLB A YAPTI Makassar?”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) Hasil Belajar perkalian pada siswa tunanetra pada kondisi awal. 2) Hasil Belajar perkalian pada siswa tunanetra selama diberi perlakuan. 3) Hasil Belajar perkalian pada siswa tunanetra setelah diberi perlakuan. 4) Hasil Belajar perkalian pada siswa tunanetra melalui penggunaan Media Kelereng berdasarkan hasil analisis dalam kondisi dan antar kondisi. Teknik pengumpulan data adalah tes tertulis. Subjek penelitian ini adalah seorang siswa tunanetra total blind Kelas IV berinisial NF. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan subjek tunggal (Single subject research/SSR) dengan desain A-B-A. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan : 1) Hasil Belajar perkalian subjek NF sebelum diberikan perlakuan rendah. 2) Hasil Belajar perkalian subjek NF selama diberikan perlakuan meningkat ke kategori sangat tinggi. 3) Hasil Belajar perkalian subjek NF setelah dibrikan perlakuan meningkat ke kategori tinggi, 4) peningkatan Hasil Belajar perkalian subjek NF berdasarkan hasil analisis antar kondisi yaitu pada kondisi sebelum diberikan perlakuan kemampuan siswa rendah, meningkat ke kategori sangat tinggi selama diberikan perlakuan, dan dari kategori sangat tinggi pada kondisi selama diberikan perlakuan menurun ke kategori tinggi setelah diberikan perlakuan, akan tetapi nilai yang diperoleh subjek NF lebih tinggi dibandingkan sebelum diberikan perlakuan
Persepsi Stakeholder Terhadap Dampak Implementasi MBKM
Dampak revousi industri 4.0 bagi Perguruan tinggi yaitu menyiapkan lulusan yang berkualitas sesuai dengan perkembangan jaman dan kebutuhan masyarakat . Konsep tersebut terwadahi dalam bentuk Kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM). Guna mendukung tercapainya Implementasi MBKM dalam menyiapkan lulusan diperlukan masukan, arahan dari stakeholder internal ataupun eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui persepsi kepuasan stakeholder internal dan eksternal di prodi lingkungan Fakultas Ilmu Pendidikan yang telah mengimplementasikan MBKM. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif. Metode survei digunakan dalam pengumpulan data. Instrumen yang digunakan adalah angket. Jumlah seluruh stakeholder yang dilakukan survey sebanyak 57 responden. Survey dilakukan dengan menyebarkan angket secara online menggunakan google form. rata-rata kepuasan stakeholder internal yang ada di lingkungan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Kanjuruhan Malang menunjukkan kategori baik. Dimensi Tangibles memiliki rata–rata persentase yang memilih sangat baik/sesuai terkait implementasi MBKM yaitu 36%. Responsiveness dengan rata–rata persentase 73%, Reliability dengan rata–rata persentase 30%, dan Empaty dengan rata-rata presentase yang memilih sangat baik/sesuai ada 45%. rata–rata kepuasan stakeholder eksternal yang ada di lingkungan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Kanjuruhan Malang menunjukkan kategori sangat baik. Dimensi Tangibles memiliki rata–rata persentase 75% dengan kategori sangat baik. Responsiveness dengan rata–rata persentase 74%, Reliability dengan rata–rata persentase 75%, dan Empaty yakni 68%. Saran dan masukan juga diberikan guna meingktkan kualitas dan pelayanan dalam meningkatkan manajemen mutu implementasi MBK
Workshop Pemanfaatan Aplikasi Digital Untuk Meningkatkan Kemampuan Membuat Video Pembelajaran Guru Sekolah Dasar
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang dimiliki mitra yaitu (1) masih minimnya kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran, (2) minimnya kemampuan seorang guru dalam memilih dan mempergunakan media pembelajaran, (3) kekuranganmampuannya guru untuk dapat memilih atau menggunakan media pembelajaran, memaksa guru untuk menggunakan media pembelajaran yang ada di youtube namun penggunaannya masih belum maksimal, (4) guru masih kesulitan dalam mengambil bagian-bagian video pembelajaran di youtube yang akan dipakai dalam menunjang proses belajar mengajar karena tidak mampu untuk melakukan editing video pembelajaran. Solusi yang diberikan dan dilakukan melalui pengabdian ini ialah memberikan workshop untuk membuat video pembelajaran bagi guru SDN Hurip Jaya 01 Bekasi. Target luaran pengabdian ini berupa jasa pelatihan dan pendampingan video pembelajaran untuk guru SDN Hurip Jaya 01 Bekasi yang dilaksanakan selama tiga kali pertemuan. Metode pengabdian ini berupa metode ceramah, simulasi/workshop dan diskusi. Hasil pengabdian masyarakat yang telah dilakukan berupa memberikan pengenalan dan penggunaan aplikasi digital kepada para guru dengan menggunakan aplikasi Canva dan Powtoon untuk membuat dan editing video pembelajaran
Whatsapp sebagai Media Pembelajaran di Masa Pandemi Covid dan Pengaruhnya terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa di Sekolah Dasar
Penelitian ini adalah penelitian expost facto. Tujuan penelitian ini yaitu: untuk mengetahui gambaran penggunaan whatsapp, hasil belajar siswa, dan untuk mengetahui pengaruh penggunaan whatsapp sebagai media pembelajaran di masa pandemi covid terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Inpres Bertingkat Kelapa Tiga Kota Makassar. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah expost-facto. Variabel penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu whatsapp dan variabel terikat yaitu hasil belajar. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Inpres Bertingkat Kelapa Tiga dengan sampel 41 siswa. Teknik dan prosedur pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil hipotesis statistik inferensial pada penggunaan whatsapp adalah 0,001 < 0,05 yang artinya terdapat pengaruh penggunaan whatsapp sebagai media pembelajaran di masa pandemi covid terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Inpres Bertingkat Kelapa Tiga Kota Makassar
Analisis Dampak Implementasi Kurikulum MBKM PGSD UNIKAMA Terhadap Kearifan Lokal
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pengembangan dan implementasi kurikulum MBKM terhadap kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah metode survey dengan tahapan mendesain, melaksanakan, menganalisis hasil, dan menuliskan hasil survey. Populasi survey adalah dosen, mahasiswa dan tendik di lingkungan Prodi PGSD Universitas PGRI Kanjuruhan Malang. Tekhnik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling purposive. Jumlah responden dari penelitian ini adalah 13 dosen dan 386 mahasiswa prodi. Pengembangan dan Implementasi kurikulum program MBKM pada prodi PGSD mendukung nilai kearifan lokal yang ditetapkan pada Visi keilmuan Prodi. Hal ini dalam mencapai Visi dan Misi Prodi PGSD. Bentuk kegiatan MBKM yang diterapkan prodi dapat membantu dosen dalam mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni kepada mahasiswa yang berbasis kearifan lokal. Penelitian ini menunjukkan informasi dampak positif terhadap kearifan lokal. Oleh sebab itu penting bagi prodi untuk melakukan survey ketercapaian visi misi yang mengandung nilai karifan lokal pada kegiatan akademik yang telah dilaksanakan. Survey tersebut dilakukan secara berkala dan terstruktur dengan mekanisme yang telah ditetapkan. Hal ini dilakukan agar nilai kearifan local yang menjadi penciri khusus prodi PGSD Unikama berdampak pada kualitas lulusan mahasiswa