E-JOURNAL PORTAL SYSTEM KH. A. WAHAB HASBULLAH UNIVERSITY
Not a member yet
2615 research outputs found
Sort by
Peran Kewirausahaan dan Kualitas Layanan dalam Mendorong Daya Saing Pengrajin Rotan
Sektor kerajinan rotan memiliki potensi ekonomi yang besar; Namun, ia menghadapi segudang tantangan di bidang pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak pengrajin rotan Teluk Wetan, Jepara berfokus pada kewirausahaan, kelengkapan produk, dan kualitas layanan untuk mempromosikan produk mereka dengan sukses. Menggunakan kerangka metodologis kuantitatif menggunakan pendekatan survei yang melibatkan 96 peserta, data dianalisis melalui beberapa teknik regresi linier. Temuan menunjukkan bahwa orientasi kewirausahaan dan Kualitas layanan berdampak positif dan statistik signifikan pada kinerja pemasaran, sedangkan kelengkapan produk menunjukkan dampak positif namun tidak signifikan secara statistik. Secara kolektif, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja pemasaran, menegaskan bahwa inovasi dan pelayanan pelanggan lebih berkontribusi terhadap pemasaran dibandingkan dengan keberagaman produk. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya strategi kewirausahaan dan peningkatan layanan dalam meningkatkan daya saing industri kerajinan rotan. Penelitian lebih lanjut dapat mempertimbangkan faktor lain seperti strategi digital marketing dan tren pasar global guna memperluas pemahaman tentang keberlanjutan pemasaran industri kreatif
Penggunaan Media Google Form Dalam Evaluasi Pembelajaran Bahasa Arab Maharah Kitabah di MA Darul Hikmah NW Jeruk Manis Lombok Tengah
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan Google Form dalam proses evaluasi pembelajaran maharah kitabah (keterampilan menulis) bahasa Arab. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini, dilakukan di MA Darul Hikmah Jeruk Manis, Lombok Tengah NTB, dengan subjek penelitian adalah siswa kelas X pada tahun ajaran 2024/2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Google Form dalam evaluasi pembelajaran bahasa Arab, terutama pada aspek maharah kitabah, membawa dampak positif yang signifikan. Salah satu manfaat utama adalah kemudahan bagi guru dalam memberikan penilaian, sekaligus menghemat waktu dan tenaga. Selain itu, penggunaan Google Form juga berhasil meningkatkan motivasi dan antusiasme siswa dalam menyelesaikan tugas evaluasi. Tidak hanya itu, penggunaan teknologi ini juga sejalan dengan upaya penghematan kertas, yang merupakan wujud kepedulian terhadap lingkungan. Meskipun terdapat beberapa kendala, seperti kesalahan dalam pengisian formulir, namun hal tersebut justru dilihat sebagai peluang bagi siswa untuk terus mengasah keterampilan menulis merek
Buku Ajar Maharah Qira’ah Tingkat Madrasah Aliyah Perspektif Tomlinson
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian buku ajar Maharah Qira’ah kelas XI tingkat Madrasah Aliyah yang disusun oleh Kementerian Agama tahun 2020 berdasarkan KMA Nomor 183 Tahun 2019, dengan prinsip-prinsip pengembangan materi pembelajaran menurut perspektif Brian Tomlinson. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Objek penelitian adalah buku ajar Bahasa Arab kelas XI Madrasah Aliyah, sementara subjek yang dikaji adalah isi dan struktur materi ajar dalam buku tersebut. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dengan mencocokkan konten buku terhadap prinsip pengembangan bahan ajar Tomlinson, seperti kontekstual, fleksibel, dan adaptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar Maharah Qira’ah telah memenuhi sebagian besar prinsip pengembangan bahan ajar menurut Tomlinson, terutama dalam aspek relevansi kontekstual, kemampuan adaptasi terhadap kebutuhan siswa, serta fleksibilitas materi. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya penyusunan buku ajar yang berbasis kebutuhan dan karakteristik peserta didik agar pembelajaran lebih efektif dan bermakna. Temuan ini diharapkan dapat menjadi landasan pengembangan bahan ajar Bahasa Arab yang lebih inovatif dan responsif di masa mendatang
Kesalahan Fonologi dalam Membaca Al-Qur’an pada Siswi Penutur Bahasa Sunda di Tahfiz Qur’an Al-Marjan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan fonologi dalam bacaan Al-Qur’an surat An-Naba pada siswi penutur bahasa Sunda di Tahfiz Qur’an Al-Marjan, faktor penyebab terjadinya kesalahan fonologis pada siswi penutur bahasa sunda dan strategi meminimalisir kesalahan fonologi dalam membaca Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan analisis isi (content Analysis) dan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan fonologi yang dominan meliputi kesalahan dalam pengucapan huruf-huruf tertentu seperti ذ، ث، ص، ض، ط، ق، ف، ز, dan ش, yang umumnya disebabkan oleh transfer fonologi dari bahasa ibu dan kebiasaan dialek sehari-hari, penelitian ini juga mengidentifikasi strategi pembelajaran yang diterapkan guru dalam mengatasi kesalahan tersebut, seperti pelatihan pelafalan intensif artikulasi huruf hijaiyyah sebelum muroja’ah dan hafalan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan metode pembelajaran membaca Al-Qur’an yang lebih efektif, khususnya bagi penutur bahasa daerah seperti bahasa Sunda
Inovasi Biopori sebagai Langkah Strategis Membangun Desa Tangguh Bencana dan Meningkatkan Kualitas Lingkungan
Flooding due to stagnant water accumulation often occurs when rainfall exceeds the drainage system's capacity or when the soil cannot absorb water quickly enough. One effective solution to address this issue is to enhance the soil's infiltration capacity through biopore technology. By installing biopores, communities can significantly reduce surface water accumulation, especially after heavy rains. This community service initiative aims to raise awareness and promote active involvement in environmental care among residents. Additionally, the program focuses on educating the community about the benefits and techniques for creating biopore infiltration holes through social engagement. The approach taken is based on Asset-Based Community Development (ABCD), which prioritizes identifying and utilizing local community assets. The program consists of four main stages: familiarization, asset identification, planning, and implementation. These stages are structured to improve community self-sufficiency and well-being sustainably, engaging the villagers of Made as partners in the process. Overall, the initiative has led to positive outcomes regarding disaster preparedness and community welfare. It has successfully increased understanding of the importance of managing natural resources and the advantages of biopores. The active participation of community members in constructing biopores has resulted in a greater number of infiltration holes in residential areas and agricultural lands. To maintain the program’s sustainability, ongoing monitoring of the biopores and the availability of organic materials is crucial. Furthermore, replicating this initiative in other villages with similar challenges can broaden its positive effects on disaster readiness and community welfare
STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS BUMDES DENGAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN BERAS ANALOG DARI UMBI-UMBIAN
This study aims to formulate strategies for improving the quality of Village-Owned Enterprises (BUMDes) through the application of analog rice processing technology from tubers as a step towards food diversification and local economic development. Villages possess abundant natural resources, especially various types of tubers such as cassava and porang, but their utilization remains limited. The lack of knowledge and skills in processing local food resources has been a barrier to increasing the added value of these products. Analog rice processing technology using tubers can be a solution to enhance food diversification and create healthy and nutritionally valuable alternative products. The method used in this study includes field surveys to identify local potential, training and technical assistance in analog rice processing for BUMDes managers, and evaluation of the impact of the technology's implementation. The results show that the application of this technology successfully improved the quality and variety of products produced by BUMDes, while also opening new market opportunities for local analog rice products. Moreover, the program succeeded in enhancing the skills and knowledge of the community, particularly in managing local resources sustainably. This strategy is expected to serve as a model for other BUMDes to optimize local potential and improve the welfare of rural communities
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Budidaya Jamur Tiram Pada UMKM di Desa Batuampar Cermee Bondowoso
This activity aims to provide understanding to the community in Batuampar Village about the importance of community economic empowerment in local MSMEs. The focus of the community service is oyster mushroom cultivation. This focus was chosen because the level of demand for oyster mushrooms has increased and the increasing prevalence of sengon powder waste which can be used as a raw material in oyster mushroom cultivation. The method used is the Community Based Research method. The results of this service demonstrate the community's interest in generating independent income through oyster mushroom cultivation. This is demonstrated by the community's enthusiasm in participating in the extension and socialization activities from beginning to end
Pelatihan Al-Banjari Santri TPQ Desa Kedungbogo
The community service program in the form of al-banjari training for TPQ santri in Kedungbogo village aims to preserve and develop traditional Islamic musical arts among the younger generation, namely al-banjari. Al-banjari is a form of tambourine musical art, which has an important role in efforts to strengthen religious and cultural values in society. Usually TPQ students in Kedungbogo village use al-banjari as a herding tool during the evening Lailatus Sholawat activities. However, the lack of understanding in innovating rhythm and tone makes al-banjari activities felt less effective, and there is also a lack of trainers in carrying out al-banjari exercises. This training involves TPQ students in Kedungbogo village who have an interest in the tambourine musical art instrument. The training methods used include the caramah method and coaching. The results of the al-banjari training showed an increase in understanding of playing al-banjari using the tambourine musical instrument and by making a guidebook containing the al-banjari formula. It is hoped that the success of this training will be an inspiration for other students to be enthusiastic about preserving and developing traditional Islamic musical arts.
Program Pemberdayaan Ibu Lansia dalam Mengentaskan Buta Huruf Al-Qur'an di Desa Cupak melalui Kegiatan Baca Tulis Al-Qur’an
Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu lansia di Desa Cupak melalui upaya pemberantasan buta huruf Al-Qur'an dengan kegiatan Baca Tulis Qur'an (BTQ). Program dilaksanakan pada tanggal 14 dan 22 Agustus 2024, dengan melibatkan 25 peserta lansia. Sebelum pelatihan dimulai, dilakukan pre-test untuk mengukur kemampuan awal peserta dalam membaca Al-Qur'an, termasuk huruf hijaiyah, tanda baca (mad, waqaf, qolqolah), dan tajwid (izhar, ikhfa, idgham, iklab). Hasil pre-test menunjukkan bahwa rata-rata pemahaman peserta hanya mencapai 66%, yang mencerminkan rendahnya literasi Al-Qur'an di kalangan ibu lansia. Setelah pelatihan dilaksanakan dengan metode partisipatif dan berbasis komunitas, hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan dengan rata-rata pemahaman mencapai 85%, memperlihatkan peningkatan sebesar 19%. Pendekatan partisipatif yang digunakan berhasil menciptakan suasana belajar yang interaktif, dengan peserta aktif berlatih dan saling mendukung dalam kelompok kecil. Selain peningkatan kemampuan teknis dalam membaca Al-Qur'an, program ini juga berdampak positif pada aspek sosial dan spiritual. Ibu-ibu lansia menjadi lebih percaya diri dan lebih terlibat dalam kegiatan keagamaan seperti pengajian dan tahlilan setelah pelatihan. Program ini membuktikan bahwa pendidikan berbasis komunitas yang melibatkan partisipasi aktif dapat meningkatkan keterampilan literasi dan memberdayakan masyarakat secara spiritual. Beberapa tantangan, seperti kesulitan dalam memahami tajwid yang lebih kompleks, diatasi melalui bimbingan tambahan dan pendampingan intensif
Pelatihan Cepat Qiraah 7 Nada Guna Meningkatkan Minat Bakat Serta Memupuk Generasi Qori Desa Manunggal
Dari penelitian yang kami lakukan di desa Manunggal membutuhkan. pelatihan cepat qiro`ah 7 nada yang bertujuan untuk meningkatkan minat bakat serta memupuk generasi Qori` pemuda pemudi desa Manunggal Kec. Manunggal Kab. Jombang., Agar anak-anak, remaja maupun orang dewasa yang mana hal ini untuk membentuk sebagai penerus generassi Qiraah di desa tersebut , Walaupun pelatihan qira`ah di desa Manunggal sudah pernah diadakan namun sekarang sudah tidak berjalan karena kurangnya minat dan beberapa alasan lain yang mungkin dalam hal ini tidak bisa saya sebutkan karena menjadi privasi, yang mana hal tersebut kami ketahui dari analisa kami di beberapa warga Manunggal khususnya mantan guru qiro`ah di desa tersebut. Maka dari itu yang kami lakukan, merencanakan untuk mengadakan dan menjalankan lagi program pelatihan Qiraah pada desa tersebut karena selain untuk menjalankan Qiraah dan meneruskan generasi qori` qoriat, Qiraah juga sangat penting bagi pendidikan dan wawasan bagi masyarakat setempat khususnya terhadap anak-anak karena selain untuk Qiraah anak-anak juga bisa menerapkan nada-nada yang sudah dipelajari dalam Qiraah terhadap pembacaan Al-Qur`an di setiap harinya yang bertujuan untuk memperindah bacaannya.Metode yang digunakan menggunakan pendekatan kombinasi dari beberapa metode yaitu Pendekatan ceramah, Demostrasi, visual.hasil dari pengabdian ini menunjukkan peningkatan minat anak-anak terhadap pembelajaran qiraah, dan pengetahuan mengenai nada-nada di dalam pembacaan al-quran, serta anak-anak sudah dapat menirukan nada-nada qiraah yang telah diajarkan oleh pemater