E-JOURNAL PORTAL SYSTEM KH. A. WAHAB HASBULLAH UNIVERSITY
Not a member yet
2615 research outputs found
Sort by
Pengembangan Kawasan Edukasi Sebagai Potensi Wisata di Desa Kembangbelor
Maraknya tempat wisata di Indonesia yang hanya mengenalkan keindahan alam saja, sehingga kami menghadirkan inovasi antara tempat wisata dan juga tempat edukasi tentang pembibitan tanaman serta penjelasan terkait sejarah yang menjadi iconic desa Kembangbelor. Mengingat pentingnya pengembangan kawasan edukasi sebagai tempat wisata maka metode yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan 3 tahapan (perencanaan, pelaksanaan, evaluasi). Tujuan dan manfaat dilaksanakan pengembangan ini adalah untuk menambah lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan tambahan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi kawasan edukasi. Upaya pengembangan kawasan edukasi ini lebih difokuskan pada dusun paras karena dinilai memiliki potensi wisata yang sangat menguntungkan bagi kedepannya
Pelatihan Pembuatan Website Bagi Perangkat Desa Turipinggir Sebagai Sarana Pengenalan Potensi Desa
Sebagai entitas pemerintahan pada tingkat terendah, Desa Turipinggir memikul tanggung jawab yang besar dalam menyediakan layanan serta mengelola berbagai kebutuhan masyarakat yang mencakup administrasi, pembangunan, pemberdayaan warga, serta yang paling vital adalah pengembangan potensi lokal. Hal ini tidak lain dikarenakan desa merupakan ujung tombak yang menentukan arah pembangunan suatu negara. usahanya menanggapi tantangan modernisasi tersebut, Desa Turipinggir memiliki pilihan solusi inovatif melalui integrasi sistem informasi berbasis website. Dengan memanfaatkan platform website, informasi seputar aktivitas pemerintahan, rencana pembangunan, jadwal acara, dan berita lainnya dapat diakses dengan mudah oleh beragam kelompok masyarakat, mulai dari generasi muda hingga warga lanjut usia. Selain sebagai respon dan inovasi terhadap perkembangan digitalisasi, adanya sistem ini akan diharapkann dapat mengurangi kesenjangan informasi serta mendorong partisipasi yang lebih inklusif dalam proses pengambilan keputusan di lingkungan desa. Kegiatan PKM ini dilaksanakan pada bulan September 2023 dengan menggunakan metode pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang menuntut responden menjadi partisipan aktif dalam proses penelitian, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi yang berupa koordinasi, observasi, pelaksanaan program serta pendampinga
Upaya Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Digital Marketing bagi UMKM di Desa Kutuk
An increasingly developing world has led to the emergence of the digital world, which also influences the world of marketing. Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs), as contributors to state revenues, need to adapt to this change. Adaptations can be made, such as digital marketing strategies. Digital marketing has been proven to have an effect on the profits received by business owners. However, there are still many MSME owners who do not have the ability to operate technology. Therefore, the need for training and assistance to MSME owners regarding digital marketing. Kutuk Village, as one of the villages in Kudus, Central Java, has several MSMEs that have the potential to develop through digital marketing. Through training and mentoring, MSME owners have the knowledge and skills related to digital marketing. The results obtained are business branding starting from logos and packaging, creating social media and creating marketplaces. MSME owners feel helped and can use the knowledge and skills they have acquired
Pengoptimalan Digital Marketing untuk Meningkatkan Penjualan UMKM Desa Sumberagung melalui Platform Shopee
Perkembangan bisnis saat ini sudah sangat berkembang pesat, UMKM harus mengikuti kemajuan teknologi informasi dengan tujuan untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan. Kemajuan teknologi informasi adalah dengan melakukan penjualan online. Memudahkan para penjual serta pembeli dalam berinteraksi melalui fitur live chatnya, Shoppe juga menyediakan banyak produk mulai dari gadget, fashion, kosmetik, elektronik, Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh UMKM di Desa Sumberagung adalah masalah pemasaran dan keterampilan menggunakan teknologi. UMKM di Desa Sumberagung memerlukan pengembangan usaha berbasis teknologi sehingga dapat bersaing dengan usaha-usaha baru yang bersifat online. Penggunaan media pemasaran pada UMKM di Desa Sumberagung Kecamatan Megaluh. Pada kegiatan ini solusi yang diberikan dalam menyelesaikan permassalahan UMKM desa Sumberagung engan upaya pengembangan usaha berbasis teknologi pada UMKM Desa  Sumberagung melalui pelatihan digital marketing. Metode yang digunakan dalam identifikasi penggunaan media pemasaran adalah dengan observasi, wawancara, dan penyebaran kuisioner  Metode yang digunakan dalam upaya kegiatan ini dengan diskusi, dan ceramah, Demonstrasi dan Paktik. Dalam pelaksanaan kegitan pengabdian ini, dilakukan kegitan berupa; pelatihan penggunaan sistem marketplce yang memanfaatkan fasilitas pada apk Shopee, pelatihan pembuatan akun marketplace untuk bahan promosi di Shopee, pelatihan pembuatan foto produk bagi penjual, pelatihan pembuatan content copy write penjual. Hasil setelah melakukan kegiatan yang diterapkan pada Para UMKM Desa Sumberagung berjalan dengan lancar, meskipun terdapat beberapa kendala namun hal itu dapat teratasi dengan baik. Perubahan setelah diadakannya kegiatan yang pada awalnya para sasaran hanya melakukan promosi secara offline, mereka dapat memasarkan produknya secara online melalui platform shopee yang telah mereka buat serta memperoleh pasar yang bertambah luas
Sosialisasi Pengembangan Personal Branding UMKM Desa Murukan Melalui Pelatihan Digital Marketing
Personal branding is the process of building a unique personal image and identity for an individual, in this case, the owners of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSME) in rural areas. For rural MSME, personal branding can be a powerful tool to enhance their visibility and business image. This community engagement aims to enhance the understanding and skills of rural MSMEs in personal branding, teach digital marketing techniques to MSME so they can effectively promote their products and services on the internet, and promote MSME growth through personal branding strategies and product rebranding training. This activity was conducted on September 4, 2023, involving the subjects of community engagement, the operators of MSME in Murukan Village, Mojoagung, Jombang, which took place in the Murukan Village hall. The method used in this program is Participatory Action Research (PAR) with the following stages: Problem Identification, Joint Planning, Action Implementation, and Reflection and Evaluation. The conclusions of this activity are as follows: (1) The subjects of engagement have begun to understand the importance of Personal Branding: Personal branding plays a crucial role in attracting customers in the competitive digital world. It helps rural MSME differentiate themselves from competitors and build strong customer relationships. (2) Socializing personal branding through digital marketing is done consistently and sustainably in building a brand, requiring time and consistency in messaging and actions as the keys to success. (3) Digital marketing empowers rural MSME to reach a broader audience without incurring significant costs
Peningkatan Kreativitas Pengolahan Sampah dalam Mewujudkan Ekonomi Kreatif melalui Pemberdayaan Masyarakat Desa Petak
Sampah menjadi salah satu permasalahan besar yang harus dihadapi. Masyarakat dalam seluruh kegiatan sehari-harinya tentu menghasilkan sampah yang apabila tidak ditangani dengan baik akan menyebabkan pencemaran lingkungan. Oleh sebab itu, untuk mengurangi tumpukan sampah yang ada maka perlu dilakukan pengolahan sampah yang dapat dilakukan melalui bank sampah. Namun bukan hal yang mudah untuk melakukan pengelolaan serta pengolahan sampah karena diperlukan SDM yang memadai untuk menjalankan programnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengolahan sampah dapat dilakukan dengan baik sehingga hasil olahannya memiliki nilai jual yang akan mewujudkan ekonomi kreatif bagi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Reasearch (PAR) dengan terlibat langsung bersama masyarakat terkait dengan pegolahan sampah dan pemasaran hasil pengolahannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil pengolahan sampah yang memiliki nilai jual dan dipasarkan di masyarakat luas akan mewujudkan ekonomi kreatif yang dapat menghasilkan tambahan penghasilan sehingga mampu mewujudkan kemandirian ekonomi bagi masyarakat
Pemberdayaan Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) Masjid Al Barokah Desa Bandungrejo melalui Tahsin Bacaan Al Quran
Taman Pendidikan Al Quran masjid Al Barokah merupakan salah satu lembaga pendidikan yang berada di Desa Bandungrejo, Bantur, Malang Selatan. Lembaga pendidikan ini dimiliki oleh perorangan. Berdasarkan hasil pengamatan secara langsung, bahwa Taman Pendidikan Al Quran masjid Al Barokah menunjukkan bahwa fasilitasnya sudah cukup memadai, namun dari segi pembelajaran lembaga ini lebih menitik beratkan pada adab atau akhlak, sehingga pembelajaran Al Qurannya masih belum maksimal. Adapun metode pendekatan yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi, dan pemberian soal latihan kepada santri Taman Pendidikan Quran masjid Al Barokah. Pelatihan bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada santri ajar dalam membaca Al Quran. Hasil dari pelatihan ini adalah adanya perubahan atau perbaikan bacaan santri yang mana bacaan sebelumnya banyak terdapat kesalahan baca, baik panjang pendek huruf maupun tempat keluar huruf hijaiyah
Sosialisasi Keagamaan sebagai Upaya Peningkatan Pemahaman tentang Fiqih bagi Perempuan di Desa Kedungotok Kecamatan Tembelang Jombang
Warga Desa Kedungotok mayoritas beragama Islam namun dalam implementasi dikehidupan sehari-hari cukup rendah dalam mengikuti kegiatan Islami yang diselenggarakan oleh pihak Desa. Hal ini menjadi permasalah dimana beberapa warga masih rendah terkait dengan ilmu fiqih yang menjadi dasar dalam beragama Islam salah satu contoh kecilnya terkait dengan Haids. Permasalahan tersebut perlu diselesaikan dengan kegiatan pengabdian pada masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian ini antara lain: a) meningkatkan pemahaman remaja akan pengetahuan awal dalam ‘aqil baligh yakni haid/menstruasi dan b) meningkatkan kesadaran menghitung haid dengan jelih. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di Balai Desa Kedungotok Kecamatan Tembelang pada 02-03 November 2021. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode diskusi dan pelatihan. Pengambilan data melalui kuesioner sebelum dan setelah sosialisasi tentang pemahaman peserta. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat diperoleh bahwa tingkat pemahaman peserta meningkat sekitar 25,88%. Pemahaman peserta sebelum sosialisasi dengan persentase 59,46% dan pemahaman peserta setelah sosialisasi dengan persentase 85,33%
Pembinaan Baca Tulis Al-Qur’an di TK/TPA Hidayatullah Dusun Sabbang Kecamatan Sinjai Tengah Kabupaten Sinjai
Al-Qur’an merupakan pedoman yang diturunkan untuk seluruh umat manusia, artinya  bahwa Al-Qur’an harus sudah diajarkan sejak dini kepada manusia dimulai dari bacaan dan tulisan.Al-Qur’an, tidak boleh dibaca asal-asalan sekalipun telah mengetahui huruf hijaiyahnya. Ada beberapa dasar pokok untuk memahami Al-Qur’an, yaitu pengenalan huruf hijaiyah, tajwid,,dan makna yang terkandung. Di Dusun Sabbang, Kec. Sinjai Tengah terdapat sebuah lembaga informal bernama TPA Hidayatullah yang mengajarkan anak-anak baca tulis Al-Qur’an. Adapun permasalahan yang dihadapi di sana adalah kurangnya tenaga pembina yang mengatur anak-anak selama proses berlangsung, akibatnya pembina sedikit kewalahan dalam mengatasi anak-anak yang jumlahnya terbilang banyak. Selain itu, tingkat literasi Al-Qur’an dan pemahaman tajwid anak-anak masih kurang. Tujuan khusus dari pembinaan ini adalah agar mampu menerapkan ilmu yang diketahui dan mendapatkan pengetahuan tambahan selama berproses di TPA Hidayatullah. Adapun tujuan umum dari pendampingan ini adalah untuk membantu tenaga pembimbing TPA Hidayatullah dalam mengajarkan anak-anak. Dalam pendampingan ini, penulis menggunakan metode pendampingan kepada pembimbing selama proses ajar-mengajar berlangsung. Hasil dari pembinaan ini adalah anak-anak mulai tertib dalam proses ajar-mengajar dan mampu melafalkan ayat Al-Qur’an dengan baik
Pelatihan Makharijul Huruf dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an di Pesantren Bustanul Mansuriyah
Pada dasarnya membaca Al-Qur’an merupakan suatu ibadah dan kewajiban bagi setiap umat Islam. Setiap umat Islam diharuskan bisa membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Langkah pertama dalam mempelajari bacaan Al-Qur’an itu harus mengenal bentuk dan bunyi dari huruf hijaiyah terlebih dahulu, dengan harus memperhatikan makharijul hurufnya agar dapat membaca Al-Qur’an dengan fasih, jelas, baik, dan benar. Kegiatan pelatihan makharijul huruf di Pondok Pesantren Bustanul Mansyuriyah yang diikuti oleh 13 santri dan dilaksanakan selama seminggu dengan 5 kali pertemuan ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang mana siklusnya mencakup KUPAR (to Know, to Understand, to Plan, to Action, to Reflection), yaitu tahap untuk mengetahui, untuk memahami, untuk untuk merencanakan, untuk melancarkan aksi, dan untuk sebuah refleksi. Dan menggunakan metode yanbu’a dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an nya. Cara pembelajarannya yaitu dengan mempraktikkan apa yang dijelaskan dan disampaikan ustadzah serta mengulang-ulang hingga baik dan benar. Tujuan pelatihan makharijul huruf ini yaitu untuk bekal membaca Al-Qur’an pada santri agar kedepannya dapat menerapkan makharijul huruf dengan baik dan benar supaya tidak merubah makna dari ayat suci Al-Qur’an.