12755 research outputs found
Sort by
STUDI KASUS PENGAJUAN KEBERATAN PAJAK ATAS PENGAKUAN KEWAJIBAN SEWA GUNA USAHA DI PERUSAHAAN XYZ
Adanya perbedaan peraturan antara akuntansi dan perpajakan dapat
menimbulkan adanya penyesuaian koreksi fiskal. Penyesuaian yang dilakukan
sangat penting dalam perhitungan pajak, karena jika terdapat kesalahan perhitungan
dapat merugikan baik bagi Wajib Pajak ataupun bagi negara. Penelitian ini
dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi penyebab perbedaan perhitungan
yang terjadi antara Pemeriksa dan Wajib Pajak. Metode penelitian ini, penulis
menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dimana penulis menceritakan
kronologi permasalahan yang terjadi dengan mendeskripsikan penyebab perbedaan
perhitungan antara pihak Pemeriksa dan Perusahaan XYZ dan penyelesaian yang
dilakukan oleh Perusahaan XYZ sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku.
Hasil dari penelitian ini, ditemukan perbedaan pengakuan kewajiban sewa guna
usaha antara Pemeriksa dan Wajib Pajak yang menyebabkan adanya penyesuaian
koreksi positif. Pemeriksa melakukan penyesuaian koreksi positif atas biaya
pinjaman. Wajib Pajak merasa tidak setuju dan mengajukan keberatan atas
keputusan milik Pemeriksa. Setelah mempertimbangkan seluruh dokumen dan
bukti yang diserahkan, Pemeriksa melakukan evaluasi secara detail dan
menetapkan alasan yang diajukan Perusahaan XYZ adalah sah dan sesuai dengan
peraturan perpajakan yang berlaku. Melalui penelitian ini saran yang dapat
diberikan oleh penulis kepada Perusahaan XYZ, Perusahaan XYZ harus bisa
mengklasifikasikan antara utang, modal dan pembiayaan dengan lebih tepat agar
tidak ada pencatatan yang salah
STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS PADA MOI KITCHEN MENGGUNAKAN ANALISIS SWOT
Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan bisnis
pada Moi Kitchen, sebuah usaha mikro di bidang kuliner yang didirikan pada Juli
2024 dan berbasis sistem pre-order. Dalam menghadapi tantangan seperti
pendapatan yang belum stabil, pemasaran yang terbatas, serta kurangnya eksistensi
di masyarakat luas, analisis SWOT digunakan sebagai alat strategis untuk
mengidentifikasi faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan eksternal (peluang
dan ancaman). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan
data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 30 pelanggan Moi
Kitchen serta wawancara langsung dengan pemilik. Hasil analisis SWOT
menunjukkan bahwa Moi Kitchen memiliki kekuatan pada kualitas bahan baku,
variasi menu, dan pelayanan yang baik, serta peluang dari tren makanan praktis dan
promosi digital. Namun, kelemahan seperti belum adanya toko fisik dan
inkonsistensi rasa, serta ancaman dari banyaknya kompetitor dan perubahan tren
konsumen perlu diantisipasi. Strategi yang dihasilkan dari matriks SWOT meliputi
strategi SO (pengembangan menu dan promosi digital), strategi WO (peningkatan
konsistensi rasa dan sistem pemesanan), serta strategi ST dan WT untuk
menghadapi kompetitor dan fluktuasi pasar. Diharapkan hasil penelitian ini dapat
memberikan rekomendasi konkret bagi Moi Kitchen dalam menyusun strategi
pengembangan usaha yang efektif dan berkelanjutan
PERSEPSI PENGUNJUNG TERHADAP KENYAMANAN RUANG TERBUKA PUBLIK TAMAN DANAU BSB SEMARANG
Kota Semarang termasuk di dalam salah satu kota besar di Indonesia, menjadikannya
memiliki banyak fasilitas di dalam kota yang memadai. Di dalam kota yang memiliki banyak
polusi, fasilitas seperti ruang terbuka hijau sangat dibutuhkan. Salah satu ruang terbuka hijau
yang ada di kota Semarang adalah taman Danau BSB, atau yang lebih dikenal dengan nama
Danau BSB. Taman ini dapat digunakan sebagai tempat berolahraga, bersantai, maupun
healing dari penatnya hiruk pikuk perkotaan. Namun, perlu diperhatikan faktor kenyamanan di
dalam taman untuk dapat membuat masyarakat betah berada di dalamnya.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui persepsi pengunjung terhadap
kenyamanan Danau BSB, juga elemen apa yang paling berpengaruh terhadap kenyamanan
pengunjung. Melalui penelitian ini, diharapkan peneliti mampu memberikan wawasan lebih
mengenai kenyamanan dan faktor-faktor yang mempengaruhi kenyamanan ruang terbuka hijau.
Metode penelitian yang akan digunakan adalah mixed-methods, yaitu gabungan dari
metode kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi, sedangkan data
kuantitatif diperoleh melalui penyebaran kuesioner terhadap 55 pengunjung sebagai sample.
Teknik analisis data yang dilakukan adalah analisis tematik untuk data kualitatif dan analisis
statistik deksriptif untuk data kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa Danau BSB dinilai
nyaman menurut persepsi pengunjung, elemen yang paling berpengaruh adalah penataan
pepohonan, fasilitas parkir yang memadai, akses yang mudah, udara bersih dan segar, juga
pepohonan yang rindang
“POSTPARTUM CARE DI JAKARTA”
Tingginya angka baby blues dan depresi postpartum di Indonesia, khususnya
di Jakarta, menegaskan urgensi akan fasilitas khusus yang mendukung pemulihan
fisik dan mental ibu pasca melahirkan. Kota Jakarta, dengan populasi berdaya beli
tinggi dan angka kelahiran yang signifikan, menjadi lokasi strategis untuk
pembangunan fasilitas postpartum care berstandar premium. Proyek ini merancang
pusat perawatan postpartum dengan pendekatan healing architecture dan optimal
healing environment yang tidak hanya menyediakan layanan medis, tetapi juga
mendukung kesejahteraan psikologis ibu melalui desain ruang yang tenang, alami,
dan inklusif. Lokasi terpilih adalah Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan,
yang menawarkan aksesibilitas tinggi, infrastruktur lengkap, dan lingkungan sosialekonomi
yang mendukung layanan kesehatan eksklusif. Program ruang meliputi
kamar perawatan premium, ruang terapi, nursery, fasilitas rekreasi, hingga
pelayanan medis dan psikologis. Desain dirancang berbasis studi preseden global
serta analisis kebutuhan pengguna yang komprehensif. Proyek ini diharapkan
menjadi model percontohan fasilitas postpartum di Indonesia, yang tidak hanya
melayani kebutuhan medis, tetapi juga membangun pengalaman pemulihan yang
menyeluruh dan manusiawi bagi ibu dan bayinya
PUSAT MODIFIKASI TERPADU DI SEMARANG
Kota Semarang memiliki minat tinggi terhadap dunia otomotif, khususnya dalam bidang
modifikasi kendaraan. Namun, belum tersedia fasilitas yang representatif dan terintegrasi untuk
menampung kebutuhan tersebut. Proyek ini merancang sebuah Pusat Modifikasi Terpadu yang
menggabungkan fungsi bengkel modifikasi, reparasi kendaraan, showroom, ruang komunitas, hingga
arena drag race resmi dalam satu kawasan modern. Tujuan utama proyek ini adalah menyediakan
fasilitas modifikasi yang legal, aman, dan sesuai standar, sekaligus menjadi wadah bagi komunitas
otomotif untuk berinteraksi secara sehat dan produktif. Metode perancangan mengacu pada pendekatan
arsitektur modern-fungsional dengan mempertimbangkan efisiensi ruang, keberlanjutan, dan
keselamatan pengguna. Studi tapak dilakukan di Kecamatan Semarang Utara, yang dinilai strategis dari
aspek aksesibilitas, infrastruktur, serta karakter urban. Hasil rancangan menunjukkan integrasi fungsi
yang mendukung berbagai aktivitas otomotif secara optimal, serta menawarkan solusi ruang publik
yang adaptif terhadap kebutuhan komunitas otomotif sekaligus menekan angka balapan liar di kawasan
urban
“SENIOR LIVING DI KOTA SURABAYA”
Pertumbuhan jumlah penduduk lanjut usia, baik secara global maupun di Indonesia,
memberikan dampak besar terhadap dinamika perkotaan. Di tengah laju urbanisasi yang kian
meningkat, kota-kota padat seperti Surabaya mulai menghadapi keterbatasan lahan untuk
hunian. Menurut proyeksi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil tahun 2022, jumlah
warga lanjut usia (di atas 65 tahun) di Surabaya diperkirakan mencapai 557.913 jiwa pada
2032, menjadikannya sebagai kota dengan kategori populasi menua. Salah satu tantangan
utama yang kini dihadapi Surabaya adalah kurangnya fasilitas umum dan hunian yang layak
bagi para lansia. Meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia harus diimbangi dengan
pembangunan infrastruktur dan layanan kesehatan yang memadai agar dapat mencegah
masalah sosial seperti lansia terlantar, serta meningkatkan angka harapan hidup mereka. Untuk
itu, dibutuhkan pengembangan hunian khusus yang terintegrasi dengan fasilitas kesehatan yang
lengkap dan tepat guna. Selain itu, perlu adanya penerapan desain lingkungan fisik yang
mendukung peningkatan kualitas hidup lansia, baik dari segi sosial, mental, maupun
psikologis
PUSAT MUSIK DAN GEDUNG PERTUNJUKAN MUSIK DI SEMARANG
Perkembangan musik di Indonesia, khususnya di Kota Semarang, mengalami lonjakan signifikan
pascapandemi COVID-19. Munculnya berbagai band dan musisi lokal dari genre seperti postpunk,
emo,
hardcore,
pop, R&B,
hingga
hip-hop
mencerminkan
dinamika
musikal
yang
semakin
progresif.
Fenomena
ini
turut
didorong
oleh
meningkatnya
antusiasme
masyarakat
terhadap
festival
dan
konser
musik
yang
kembali
diselenggarakan
secara
masif
di
berbagai
lokasi
strategis
di
Semarang.
Namun,
pesatnya
perkembangan
ini
belum
diimbangi
dengan
ketersediaan
fasilitas
pertunjukan
musik
yang
memadai,
baik
dari
sisi
kualitas
akustik,
tata
visual,
maupun
teknologi
audio.
Musisi
lokal
juga
masih
menghadapi
tantangan
dalam
menembus
pasar
nasional
maupun
global
karena
terbatasnya
ruang
ekspresi
dan
pengembangan
profesional. Sebagai respons
terhadap permasalahan ini, dibutuhkan perancangan Pusat Musik dan Gedung Pertunjukan Musik
di Semarang yang mengusung tema arsitektur futuristik dengan pendekatan high-tech. Arsitektur
futuristik memungkinkan ekspresi desain yang inovatif dan visioner, selaras dengan semangat
kreatif generasi muda, sedangkan pendekatan high-tech mendukung integrasi teknologi mutakhir
dalam sistem tata suara, pencahayaan, akustik, serta infrastruktur digital. Perpaduan ini diharapkan
mampu menciptakan fasilitas pertunjukan yang tidak hanya fungsional dan berstandar tinggi,
tetapi juga ikonik secara visual, serta mampu menjadi pusat pengembangan dan eksistensi musik
modern di tingkat lokal, nasional, hingga internasional
RESOR DI KAWASAN WISATA WADUK KEDUNG OMBO
Waduk Kedung Ombo merupakan salah satu bendungan terbesar di Indonesia. Waduk ini
awalnya dibangun untuk PLTA dan memenuhi kebutuhan air untuk irigasi persawahan
daerah sekitar. Lokasi yang sejuk dan nyamannya suasana di sekitar waduk Kedung Ombo
menjadikan lokasi ini ramai dikunjungi wisatawan sehingga waduk Kedung Ombo menjadi
salah satu tujuan wisata. Fasilitas yang ada pada Waduk Kedung Ombo belum berfungsi
dengan baik. Hal ini disebabkan kurangnya sumber daya manusia dan kurangnya 3A
(atraksi, amenitas, dan aksesibilitas). Perlu dilakukan perbaikan terhadap objek wisata dan
penyediaan fasilitas-fasilitas untuk menunjang potensi wisata di Waduk Kedung Ombo
sehingga dapat membangkitkan kembali sektor pariwisata. Salah satu kendala yang ada pada
wisata Waduk Kedung Ombo adalah tidak adanya penginapan di sekitar waduk. Fasilitas
penginapan sangat diperlukan untuk menunjang potensi wisata di Waduk Kedung Ombo,
karena posisi waduk yang berada jauh dari pusat kota. Maka dari itu direncanakan sebuah
resor yang diharapkan dapat memanfaatkan potensi wisata pada Waduk Kedung Ombo
secara maksimal. Resor akan menerapkan arsitektur hijau dan arsitektur tropis dalam
perencanaannya
“SEKOLAH ALAM SD DAN SMP DI SEMARANG”
Pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu, melainkan juga menjadi ruang
tumbuh bagi potensi, karakter, dan jiwa anak-anak. Namun, ruang-ruang sekolah
konvensional kerap kali bersifat kaku, tertutup, dan minim interaksi dengan alam dan
cenderung monoton baik dalam proses pembelajarannya maupun ruangannya, yang
menciptakan kejenuhan dalam proses belajar. Di Kota Semarang, kejenuhan belajar
menjadi salah satu tantangan nyata yang dialami siswa, terutama di jenjang Sekolah Dasar
yang menjadi fase penting saat anak-anak membutuhkan ruang untuk bermain,
mengeksplorasi, dan bergerak bebas. Dalam konteks ini, sekolah alam hadir sebagai
jawaban arsitektural yang lebih manusiawi dan kontekstual terhadap kebutuhan belajar
anak.
Sekolah alam mengusung pendekatan arsitektur biofilik dengan tema aritektur
organik yang mengintegrasikan unsur alam dalam desain ruang—dengan material alami
seperti bambu, kayu, dan batu, serta ruang-ruang terbuka yang fleksibel dan
membebaskan. Ruang belajar tidak dibatasi oleh dinding, melainkan dibuka untuk cahaya
matahari, hembusan angin, suara alam, dan lanskap hijau yang hidup. Pendekatan ini
terbukti mampu mengurangi kejenuhan, meningkatkan konsentrasi, kesehatan, dan
semangat belajar siswa. Arsitektur sekolah tidak lagi hanya sebagai wadah, tetapi menjadi
bagian dari proses belajar itu sendiri—mengajarkan keberlanjutan, kemandirian, dan
koneksi dengan alam. Dengan desain yang humanis dan berakar pada konteks lokal,
sekolah alam menjadi manifestasi ruang belajar yang lebih sehat, inklusif, dan
menyenangkan bagi generasi masa depan.
Kata kunci: Sekolah alam, kejenuhan belajar, arsitektur organik, ruang belajar
terbuka, pendidikan anak, desain kontekstual, material alami, arsitektur t
HUBUNGAN ANTARA PERILAKU ASERTIF DALAM KELUARGA DENGAN PERILAKU AGRESIF PADA DEWASA AWAL
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku asertif
dalam keluarga dengan perilaku agresif pada dewasa awal. Hipotesis yang
diajukan dalam penelitian ini adalah adanya hubungan negatif antara
perilaku asertif dalam keluarga dengan perilaku agresif pada dewasa awal.
Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif korelasional dengan
populasi dewasa awal berusia 18-25 tahun yang berdomisili di Pulau Jawa,
dan tinggal bersama orang tua setidaknya hingga SMP atau SMA, dengan
total sampel yang terkumpul sebanyak 129 responden. Alat ukur yang
digunakan antara lain skala perilaku agresif dan skala perilaku asertif,
dengan teknik sampling insidental dan snowball. Hasil yang diperoleh
dalam penelitian ini menunjukkan nilai koefisien r = -0,189 dengan nilai
signifikansi sebesar 0,032 (p<0,05), yang artinya hipotesis diterima, yaitu
terdapat hubungan negatif antara perilaku asertif dalam keluarga dengan
perilaku agresif pada dewasa awal