12755 research outputs found
Sort by
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PADA NAILS_BYLIAAAA MENGGUNAKAN ANALISIS SWOT
Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan mengimplementasikan strategi
pengembangan usaha pada layanan nail art Nails_byliaaaa menggunakan analisis
SWOT. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan
pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui pengumpulan data primer dari 10
responden yang merupakan pelanggan Nails_byliaaaa. Analisis SWOT digunakan
untuk mengidentifikasi faktor internal berupa kekuatan dan kelemahan, serta faktor
eksternal berupa peluang dan ancaman yang memengaruhi perkembangan usaha.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nails_byliaaaa memiliki kekuatan utama
berupa sertifikat dasar nail art, variasi desain, garansi layanan, dan sistem
pembayaran yang fleksibel. Namun masih terdapat kelemahan seperti belum
memiliki studio sendiri, keterbatasan waktu, dan kurangnya aktivitas pemasaran
digital. Dari sisi peluang, meningkatnya tren nail art, potensi kolaborasi dengan
MUA dan influencer, serta layanan home service menjadi prospek pengembangan.
Ancaman yang dihadapi antara lain persaingan ketat, kebijakan pelarangan nail art
di lingkungan pendidikan dan pekerjaan, serta krisis ekonomi.
Implementasi strategi dilakukan dengan memperkuat kehadiran digital melalui
pembuatan konten edukatif dan promosi di media sosial, membuka layanan home
service eyelash extension, serta menjalin kerja sama dengan MUA. Setelah
implementasi strategi, terjadi peningkatan signifikan pada aktivitas media sosial,
yaitu dari 23 menjadi 40 pengikut dan tayangan postingan meningkat hingga 5.800
dalam 30 hari. Kesimpulannya, penerapan strategi berbasis analisis SWOT mampu
memperkuat posisi kompetitif Nails_byliaaaa dan meningkatkan jangkauan pasar
serta potensi pendapatan.
Kata kunci: Analisis SWOT, Pengembangan Usaha, Nail Art, Strategi Bisnis,
Media Sosia
HUBUNGAN ANTARA KEPERCAYAAN DIRI DAN KECEMASAN SAAT BERMEDIA SOSIAL PADA GENERASI Z PENGGUNA INSTAGRAM
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dengan
kecemasan sosial pada Generasi Z yang menggunakan media sosial Instagram.
Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan teknik
pengambilan sampel accidental sampling. Jumlah subjek penelitian sebanyak 108
responden Generasi Z berusia 13–28 tahun yang aktif menggunakan Instagram. Alat
ukur yang digunakan adalah Social Anxiety Scale for Social Media User (SAS-SMU)
oleh Alkis, Kadirhan, & Sat (2017) serta skala kepercayaan diri yang disusun
berdasarkan aspek Lauster (2003). Uji validitas dan reliabilitas menunjukkan kedua
instrumen layak digunakan (α SAS-SMU = 0,951; α kepercayaan diri = 0,788).
Analisis data menggunakan korelasi Product Moment Pearson dengan bantuan
SPSS 25.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif
yang signifikan antara kepercayaan diri dan kecemasan sosial (r = -0,228; p =
0,018). Artinya, semakin tinggi tingkat kepercayaan diri, semakin rendah tingkat
kecemasan sosial yang dialami, begitu pula sebaliknya. Dengan demikian, hipotesis
penelitian diterima. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kepercayaan diri
untuk menurunkan risiko kecemasan sosial dalam penggunaan media sosial,
khususnya Instagram, pada Generasi Z.
Kata kunci: kepercayaan diri, kecemasan sosial, Generasi Z, Instagra
HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA TIKTOK DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA REMAJA
Remaja dalam tahap perkembangan sehingga rentan mengalami permasalahan
dalam psychological well-being. Penggunaan media TikTok berlebihan dapat
memberikan dampak pada psychological well-being remaja. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan media
TikTok dan psychological well-being pada remaja. Pendekatan Kuantitatif dengan
metode korelasional. Instrumen penelitian menggunakan skala. Subjek penelitian
adalah remaja berusia 14-19 tahun. Pengambilan sampel metode non-probability
sampling dengan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa
terdapat hubungan negatif yang signifikan antara intensitas penggunaan media
TikTok dengan psychological well-being pada remaja, dengan hasil yang
diperoleh r = -0,370 dan p < 0,001 (< 0,05), yang memiliki arti bahwa semakin
tinggi intensitas penggunaan media TikTok maka semakin rendah psychological
well-being pada remaja. Seluruh aspek dari intensitas penggunaan media TikTok
memiliki hubungan negatif yang signifikan dengan psychological well-being
dengan nilai signifikansi 0,001 (Sig < 0,05).
Kata kunci: Intensitas Penggunaan Media TikTok, Psychological Well-Being,
Remaj
HUBUNGAN SOCIAL COMPARISON DENGAN BODY DISSATISFACTION PADA MAHASISWI DI SEMARANG
Mahasiswa yang memandang tubuhnya tidak sesuai dengan standar ideyang berlaku cenderung mengembangkan persepsi negatif terhadap dsendiri. Ketidakpercayaan diri serta ketidakpuasan terhadap bentuk tubmerupakan fenomena yang semakin sering dijumpai pada era modePenelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan positif antasocial comparison dengan body dissatisfaction pada mahasiswi di KoSemarang. Manfaat dari penelitian ini dapat memperkaya khazanah literailmiah, khususnya yang berkaitan dengan studi mengenai hubungan antasocial comparison dan body dissatisfaction pada mahasiswi di SemaranHipotesis bahwa terdapat hubungan antara social comparison dengan bodissatisfaction pada mahasiswa di Kota Semarang. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik accidental samplinPengambilan data melalui google formulir, dengan jumlah 123 respondmahasiswa di Kota Semarang. Data analisis menggunakan uji korelaPearson Product Moment, karena data berdistribusi normal. Hasil penelitiini menunjukan adanya korelasi positif antara social comparison dengbody dissatisfaction pada mahasiswa di Semarang, dengan nilai rxy = 0,5dengan nilai sig p = 0,000 (p<0,01). Artinya, semakin tinggi soccomparison maka semakin tinggi body dissatisfaction. Begitu jusebaliknya, semakin rendah social comparison maka semakin rendah j
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DAN RESILIENSI MAHASISWA PEKERJA DI KOTA SEMARANG
Permasalahan resiliensi telah banyak ditemukan terlebih pada
mahasiswa pekerja dan dukungan sosial dianggap sebagai
faktor penting dalam meningkatkan resiliensi. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan
sosial dan resiliensi pada mahasiswa yang bekerja di Kota
Semarang. Hipotesis penelitian ini adalah terdapat hubungan
positif antara dukungan sosial dan resiliensi mahasiswa pekerja
di Kota Semarang. Penelitian menggunakan metode kuantitatif
korelasional dengan partisipan sebanyak 127 mahasiswa
program studi sarjana di Kota Semarang yang bekerja
paruh/waktu penuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner
berdasarkan skala resiliensi (Connor & Davidson, 2003) dan
dukungan sosial (Sarafino & Smith, 2006), kemudian dianalisis
dengan uji validitas, reliabilitas, asumsi, dan korelasi Spearman
Rho. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif yang
signifikan antara dukungan sosial dan resiliensi (ρ = 0.289, p <
0,001). Artinya, hipotesis diterima dan dapat diketahui bahwa
semakin tinggi dukungan sosial (dari keluarga, teman, dan
lingkungan kerja), semakin tinggi pula tingkat resiliensi
mahasiswa. Selain itu, aspek dukungan penghargaan memiliki
korelasi tertinggi dengan resiliensi dibandingkan aspek lainnya.
Temuan ini memperkuat pentingnya peran dukungan sosial
dalam membantu mahasiswa mengatasi tekanan ganda selama
studi sambil bekerja.
Kata kunci: resiliensi, dukungan sosial, mahasiswa pekerj
HUBUNGAN ANTARA WORK LIFE BALANCE DENGAN STRES KERJA PADA PERAWAT WANITA NEONATAL INTENSIVE CARE UNIT (NICU)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara work-life balance
dengan stres kerja pada perawat wanita di ruang Neonatal Intensive Care Unit
(NICU). Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan
korelasional. Subjek penelitian berjumlah 50 perawat wanita yang telah bekerja
minimal satu tahun dan berkeluarga. Pengumpulan data dilakukan menggunakan
dua instrumen, yaitu Perceived Stress Scale (PSS) oleh Cohen, Kamarck, dan
Mermelstein (1983) untuk mengukur stres kerja, serta Work-Life Balance Scale
(WLBS) oleh Fisher et al. (2009) untuk mengukur keseimbangan kehidupan kerja.
Hasil analisis menggunakan korelasi Spearman Rho menunjukkan adanya
hubungan negatif yang signifikan antara work-life balance dan stres kerja (r = -
0,390; p < 0,05), yang berarti semakin tinggi tingkat work-life balance, semakin
rendah tingkat stres kerja pada perawat wanita. Mayoritas perawat berada pada
kategori sedang untuk kedua variabel, menunjukkan bahwa tekanan kerja masih
cukup tinggi meskipun sebagian besar perawat mampu menyeimbangkan peran
pekerjaan dan kehidupan pribadi. Temuan ini menegaskan pentingnya upaya
peningkatan kesejahteraan psikologis perawat melalui program pendukung seperti
pelatihan manajemen stres dan penguatan dukungan sosial di lingkungan kerja.
Kata Kunci: keseimbangan kehidupan kerja, stres kerja, perawat wanita, NICU
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL PACAR DENGAN STRES PADA MAHASISWA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial pacar
dengan stres pada mahasiswa. Fenomena stres yang dialami mahasiswa,
khususnya saat menghadapi tuntutan akademik seperti penyusunan skripsi dan
persiapan sidang akhir, menjadi latar belakang penelitian ini. Metode penelitian
menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik purposive
sampling. Partisipan berjumlah 124 mahasiswa di Kota Semarang yang sedang
atau pernah menjalin hubungan pacaran. Instrumen penelitian yang digunakan
adalah Skala Dukungan Sosial Pacar dan Skala Stres yang disusun berdasarkan
aspek Sarafino dan Smith (2011). Analisis data menggunakan uji Spearman’s Rho
menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara dukungan sosial
pacar dengan stres mahasiswa (r = –0,253; p = 0,005), yang berarti semakin tinggi
dukungan sosial pacar, semakin rendah tingkat stres yang dirasakan. Analisis
aspek dukungan menunjukkan bahwa dukungan nyata, penghargaan, dan
informasional memiliki hubungan signifikan, sedangkan dukungan emosional tidak
berpengaruh. Hasil ini menjelaskan bahawa pentingnya mengkomunikasikan
kebutuhan mahasiswa kepada pasangannya agar dukungan yang diberikan efektif
mengurangi stres.
Kata kunci: Dukungan sosial, stres, pacar, mahasisw
ANALISIS PROSES REKRUTMEN DAN SELEKSI KARYAWAN HOTEL X
Analisis ini bertujuan menganalisis kesesuaian proses rekrutmen dan seleksi
karyawan di Hotel X dengan Standard Operating Procedure (SOP) “Global Hiring
Guidelines – Managed Hotels” yang ditetapkan oleh grup hotel. Penelitian
dilakukan selama masa magang di divisi Human Resources melalui observasi dan
wawancara dengan tim rekrutmen. Fokus penelitian mencakup tahapan
requisition, publikasi lowongan, screening, wawancara, hingga offer management.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses rekrutmen dan seleksi di Hotel X
umumnya telah mengikuti SOP, terutama dalam penerapan prinsip keadilan,
transparansi, dan pengalaman kandidat yang positif. Namun, terdapat beberapa
penyesuaian di lapangan, seperti pelaksanaan kick-off meeting secara informal
serta penyampaian hasil wawancara oleh manajemen puncak secara verbal
kepada HR untuk efisiensi waktu. Secara keseluruhan, Hotel X mampu
menyeimbangkan penerapan standar global dengan fleksibilitas lokal guna
menjaga efektivitas proses rekrutmen dan seleksi.
Kata kunci: Rekrutmen, Seleksi, SOP, Hotel X, Human Resources
PERAN BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL DALAM PEMENUHAN HAK PELAYANAN KESEHATAN PASIEN MISKIN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR H SOEWONDO KENDAL
UUD 45 Pasal 28H ayat (1), menyebutkan setiap orang memiliki hak hidup
sejahtera dan mendapatkan lingkungan hidup yang layak dan sehat serta berhak
memperoleh pelayanan kesehatan. Selanjutnya Pasal 34 disebutkan fakir miskin
dan anak terlantar dipelihara oleh negara. Kewajiban negara adalah to respect, to
protect dan to fulfill hak warga negara. Berbagai peraturan sudah diupayakan dari
tingkat pusat hingga daerah, namun permasalahannya di Kabupaten Kendal tahun
2019-2023 masih banyak pasien miskin yang tidak mempunyai jaminan
kesehatan. Sehingga saat sakit kesulitan mengakses pelayanan kesehatan.
Menyikapi kondisi tersebut dibuat suatu kerjasama Badan Amil Zakat Nasional
Kendal dan RSUD dr H Soewondo untuk memenuhi hak pelayanan pasien miskin.
Penelitian kualitatif ini menggunakan metode deskriptif analitik terhadap
pengaturan terkait dan pelaksanaan serta faktor yang mempengaruhi peran Baznas
dalam pemenuhan hak pelayanan kesehatan pasien miskin di RSUD Kendal.
Dengan cara wawancara dan analisa dari beberapa pengambil kebijakan terkait,
pelaksana serta penerima manfaat.
Hasil penelitian menunjukkan peran Baznas dalam pemenuhan hak
pelayanan kesehatan pasien miskin, terkait dengan pengaturan :Perbub Kendal No
70 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Jamkesda, Perbub Kendal 23
Tahun 2024 tentang Optimalisasi JKN dalam pemenuhan Universal Health
Coverage, Perbaznas No 2 Tahun 2016 tentang Tata Kelola Pengumpulan Zakat,
Perbaznas No 3 Tahun 2018 tentang Pendayagunaan dan Distribusi Zakat, Surat
Edaran dan Instruksi Bupati Kendal tentang Optimalisasi Pengumpuan Zakat,
serta Perjanjian Kerjasama RSUD Kendal dan Baznas Kendal. Pelaksanaan
pengaturan sudah sesuai harapan dan didukung oleh banyak pihak, baik dari
pelaksana maupun pemerintah desa, relawan sosial dan masyarakat. Sedikit
hambatan dari kurangnya kesadaran masyarakat dalam berzakat dan beberapa
perangkat yang kurang terlibat.
Simpulan penelitian ini regulasi yang terkait sudah cukup mengatur peran
Baznas dalam pemenuhan hak pelayanan kesehatan pasien miskin, beberapa
hambatan dapat diupayakan kembali dengan peningkatan kesadaran pemberi zakat
dan evaluasi terhadap pelaksanaan perjanjian sesuai kebutuhan
ANALISIS SWOT DALAM PERENCANAAN STRATEGI DI PERUSAHAAN EKSPEDISI PT HE
Sebuah perusahaan tidak mungkin dapat lepas dari strategi untuk
mempertahankan kelangsungan bisnis perusahaan. Strategi perusahaan sangat diperlukan
untuk mempertahan sebuah perusahaan di tengah banyak persaingan yang semakin ketat.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa SWOT dalam perencanaan strategi
di PT HE. Objek penelitian ini adalah proses perencanaan strategi pada perusahaan PT
HE di kota Semarang. Data primer yaitu didapatkan langsung dari narasumber yang
berasal dari wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan metode deskriptif
kualitatif. Dari hasil yang didapat, analisis lingkungan internal dari PT HE yaitu berfokus
pada pelayanan dan analisis lingkungan eksternal yaitu adanya kompetitor yang ada.
Sedangkan untuk perencanaan strategi untuk PT HE yang pertama yaitu adanya
peremajaan armada dan yang kedua yaitu penerapan home service