12755 research outputs found
Sort by
PENERAPAN PEMINDAHBUKUAN PPH 21 ATAS GAJI DAN UANG PESANGONG KARYAWAN PT ABC
Tugas Akhir ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan yang dilakukan PT
ABC sebuah perusahaan yang bergerak dibidang otomotif dalam pelaksanaan
kewajiban pelaporan SPT PPh 21 masa Februari 2023. Berdasarkan hasil penelitian
diketahui bahwa kesalahan diakibatkan karena penggunaan Kode Akun Pajak dan
Kode Setoran Pajak untuk PPh 21 atas gaji dan pesangon mengakibatkan
pembayaran PPh 21 yang tidak sesuai dengan ketentuan. Akibatnya, perusahaan
berpotensi menghadapi risiko dalam administrasi perpajakannya. Untuk mengatasi
masalah ini, PT ABC mengajukan permohonan Pemindahbukuan (PBK) secara
online. Kasus ini menyoroti pentingnya pemahaman yang mendalam mengenai
ketentuan perpajakan bagi perusahaan, terutama dalam hal pelaporan dan
pembayaran PPh 21.Dalam Tugas Akhir ini untuk menganalisis angka dan
penghitungan PPh 21 penulis menggunakan metode penelitian kuantitatif untuk
melakukan pengelolahan data gaji karyawan PT ABC
PENGARUH PROFITABILITAS, LIKUIDITAS, UKURAN PERUSAHAAN DAN LEVERAGE TERHADAP MANAJEMEN LABA (Studi Empiris Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia 2016-2021)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Ukuran
Perusahaan dan Leverage terhadap Manajemen Laba. Variabel independen dalam penelitian
ini adalah profitabilitas, likuiditas, ukuran perusahaan dan leverage. Sedangkan variabel
dependen dalam penelitian ini adalah manajemen laba. Sampel dalam penelitian ini adalah
perusahaan manufaktur yang terdaftar di Brusa Efek Indonesia (BEI) selam periode 2016-2021.
Peneliti menggunakan purposive sampling untuk menetukan sampel yang digunakan dan
terdapat 569 data yang memenuhi kriteria sebagai sampel penelitian. Hasil yang diperoleh dari
penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Profitabilitas berpengaruh secara signifikan dan negatif
terhadap manajemen laba. (2) Likuiditas tidak berpengarauh terhadap manajemen laba. (3)
Ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap manajemen laba. (4) Leverage berpengaruh
secara signifikan dan positif terhadap manajemen laba
INOVASI PRODUK KERIPIK PANGSIT PADA USAHAS’SNACK
Kuliner merupakan salah satu produk yang paling diminati oleh masyarakat. Beragam
jenis kuliner dengan berbagai cita rasa telah berhasil menarik perhatian dan membentuk
pangsa pasar yang luas, khususnya di Kota Semarang. Sebagai kota besar dengan
jumlah penduduk yang banyak, Semarang menjadi tempat yang potensial bagi
perkembangan bisnis kuliner. Jika suatu produk dapat diterima oleh masyarakat, maka
peluang untuk berkembang dan maju sangat terbuka.
Salah satu produk kuliner yang banyak digemari oleh masyarakat Semarang adalah
keripik pangsit S’Snack. Keripik ini merupakan camilan renyah yang dibuat dari
pangsit dengan berbagai varian rasa, baik original maupun inovatif. Produk ini semakin
diminati karena teksturnya yang gurih dan rasanya yang khas, terbukti dengan semakin
banyaknya penggemar keripik pangsit di kota ini. Namun, sebagian besar keripik
pangsit yang beredar di pasaran masih tergolong produk konvensional tanpa banyak
inovasi. Melihat peluang tersebut, S’Snack berupaya menghadirkan keripik pangsit
dengan inovasi pada rasa dan kemasannya agar lebih menarik bagi konsumen.
Penelitian ini akan berfokus pada konsumen keripik pangsit S’Snack yang bersedia
berpartisipasi dalam proses inovasi produk. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat
menciptakan varian baru keripik pangsit yang unik, baik dari segi cita rasa maupun
konsep pemasaran, sehingga dapat memberikan warna baru dalam industri kuliner di
Kota Semarang
PENGARUH VARIASI SUPERPLASTICIZER TERHADAP NILAI SLUMP FLOW TEST DAN KUAT TEKAN BETON SCC (SELF COMPACTING CONCRETE)
Beton merupakan material yang memiliki keunggulan kuat tekan yang tinggi, dapat
dibentuk sesuai dengan keinginan dan tahan terhadap api. Salah satu perkembangan
beton dalam dunia konstruksi adalah beton Self Compacting Concrete (SCC). Beton
SCC merupakan jenis beton yang dapat mengalir dan dapat memadat dengan
sendiri. Beton SCC dapat mengisi rongga-rongga cetakan bekisting secara otomatis
sehingga tidak memerlukan bantuan proses penggetaran. Beton SCC terbuat dari
campuran agregat halus, agregat kasar, semen dan bahan tambah superplasticizer.
Pada penelitian ini menggunakan bahan tambah yang bertujuan untuk
meningkatkan mutu beton dan memiliki sifat mengalir (flow) sehingga dapat
mengisi rongga pada tulangan yang sulit dijangkau, bahan tambah yang digunakan
yaitu Sika ViscoFlow-3217. Penelitian ini menggunakan metode slump flow test
untuk memperoleh nilai slump flow test. Tujuan penelitian yang dilakukan untuk
mengetahui pengaruh penggunaan variasi superplasticizer terhadap slump flow dan
kuat tekan beton. Penelitian menggunakan variasi superplasticizer dari 0,6 persen,
0,8 persen, 1 persen, 1,2 persen, 1,4 persen, 1,6 persen, 1,8 persen, 2 persen dan
menggunakan benda uji berbentuk silinder dengan ukuran diameter 15cm dan
tinggi 30 cm sebanyak 24 buah. Pengujian variasi superplasticizer terhadap slump
flow test dengan nilai terbaik yaitu variasi superplasticizer 2 persen sebesar 45,5
cm. Pengujian kuat tekan beton dilakukan pada saat umur 28 hari. Hasil kuat tekan
beton dengan nilai tertinggi yaitu variasi superplasticizer 2 persen dan nilai ratarata
32,18
MPa.
Berdasarkan
hasil
penelitian
diperoleh
mendapatkan
nilai
terbaik
dengan
menggunakan kadar variasi superplasticizer 2 persen. Faktor yang
mempengaruhi nilai slump flow test dan nilai kuat tekan beton SCC adalah perlunya
memperhatikan faktor air semen yang digunakan dalam pembuatan campuran beton
SCC
ANALISIS KINERJA ANGKUTAN FEEDER DI KOTA SEMARANG (STUDI KASUS KORIDOR F3 RUTE PENGGARON – BANYUMANIK)
Transportation plays a crucial role in people's lives. One example is the feeder bus
service of Trans Semarang, with its newest route being Corridor F3 Penggaron –
Banyumanik in Semarang City. This study analyzes the level of customer
satisfaction and the operational performance of the Trans Semarang Feeder Bus
on Corridor F3 using the Customer Satisfaction Index (CSI) method and service
standards based on the Decree of the Director General of Land Transportation No.
SK.687/AJ.206/DRJD/2002 and the Minister of Transportation Regulation No. PM
98 of 2013. The research employs dynamic surveys, static surveys, and
questionnaires distributed to Route F3 Feeder users using the simple random
sampling technique involving 100 respondents. The scale used for questionnaire
follows ISO 10004:2008 international standard. The research results indicate a CSI
value of 75.262 percent, which falls within the "satisfied" criteria. The operational
performance level of the Feeder F3 Bus Trans Semarang service, as measured by
the average peak-hour load factor on weekdays, stands at 81.157 percent, meeting
the required standard of at least 70 percent. However, the load factor during offpeak
hours
on
weekdays
and
weekends
has
not
met
the
standard.
The
average
travel
time
of
1.25
hours
complies
with
the
standard,
which
sets
an
average
duration
of
1,0-1,5
hours.
The
average
transport speed of 24.321 km/h meets the standard,
which requires a minimum of 20 km/h. The average headway during peak hours is
8.357 minutes, while off-peak headway is 8.000 minutes—both meeting the
standard maximum limits of 15 and 30 minutes, respectively. Overall, the headway
averages 8.238 minutes. The average waiting time is 4.119 minutes, which falls
within the acceptable range of 2 to 5 minutes according to the applicable standard
KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA OWNER DAN STAFF DALAM SISTEM PEGAWAI PT. CITRA KURNIA PROPERTINDO
Penelitian ini meneliti mengenai komunikasi interpersonal antara atasan dan bawahan di PT Citra Kurnia Propertindo Semarang. PT. Citra Kurnia Propertindo merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang properti. Perusahaan tersebut terletak di Jl. Moch Suyudi
37 Semarang dan sedang mengerjakan sebuah proyek perumahan yang berada di JL. Anyer Duwet Ngaliyan. Komunikasi interpersonal merupakan hubungan komunikasi yang melibatkan 2 orang atau lebih. Peneliti menerapkan teori komunikasi interpersonal di karenakan di perusahaan PT Citra Kurnia Propertindo itu masih sering adanya kesalahan komunikasi antara atasan dan bawahan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana komunikasi interpersonal antara atas dan bawahan dalam Sistem pegawai dari PT Citra Kurnia Propertindo. Metode Penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan pemilik PT Citra Kurnia Propertindo dan kepada para pegawai yang ada di PT Citra Kurnia Propertindo. Berdasarkan hasil penelitian, di temukan bahwa penyebab terjadi kesalahan komunikasi disebabkan adanya komunikasi yang tidak selaras antara owner dengan pegawai. Kedua adanya rasa sungkan yang menyebabkan pegawai tidak aktif bertanya saat menyampaikan pesan sehingga mengakibatkan menyalah artikan pesan yang di sampaikan oleh owner. Pihak manajemen PT Citra Kurnia Propertindo harus lebih lagi memperhatikan hal kecil bila meminimalisasi terjadinya kesalahan komunikasi dan sebagai pegawai juga harus terbuka jangan bila ada masalah di selesaikan secara karena bila terjadi sesuatu maka satu PT Citra Kurnia Propertindo akan terkena dampak karena tidak saling terbuka terhadap antar pekerja dan pemilik sehingga menimbulkan masalah internal
KASIH TIKA (KATAKAN ISI HATIMU DENGAN KARTU):PERMAINAN KARTU UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSI SISWA SMP X
SMP X merupakan sekolah yang memiliki banyak prestasi, namun terdapat
beberapa siswa yang mengalami permasalahan kompleks yaitu masalah
dalam keluarga, self harm, keinginan bunuh diri, dan sebagainya. Masalah
yang dialami siswa-siswa tersebut disebabkan karena mereka tidak bisa
mengungkapkan permasalahannya pada orang lain. Oleh karena itu, tim
PKM-PM merancang program bernama KASIH TIKA (Katakan Isi Hatimu
dengan Kartu) untuk membantu siswa mengungkapkan permasalahannya
sehingga kecerdasan emosi mereka juga meningkat. Partisipan dari
penelitian ini adalah siswa kelas 8 Tahun Ajaran 2022/2023. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh
permainan KASIH TIKA dalam meningkatkan kecerdasan emosi siswa SMP
X. Melalui analisis data Wilcoxon Matched Pairs Test pada lembar pre-test
dan post-test Schutte Emotional Intelligence Scale (SEIS) dari 53 siswa,
didapatkan nilai signifikansi p=0.385>0.05 yang artinya hipotesis ditolak,
yaitu tidak terdapat pengaruh permainan kartu KASIH TIKA terhadap skor
kecerdasan emosi siswa SMP X. Terdapat 26 siswa yang mengalami
peningkatan skor kecerdasan emosi, 21 siswa mengalami penurunan skor,
dan 3 siswa dengan skor sama. Analisis dari lembar kerja bagian 1 dan 2
menunjukkan menunjukkan peningkatan yang terjadi secara spesifik pada
siswa yang mengalaminya terlihat pada kemampuan berempati sebagai
teman bercerita, dan mengelola emosi
EFEKTIVITAS MUSIK LO-FI TERHADAP PEMAHAMAN MEMBACA BAHASA INGGRIS PADA SISWA
Penelitian ini menguji pengaruh musik lo-fi terhadap pemahaman membaca bahasa
Inggris siswa SMK Giri Handayani Gunung Kidul. Latar belakangnya adalah rendahnyapemahaman membaca siswa dan dugaan bahwa musik lo-fi dapat meningkatkankonsentrasi dan daya ingat. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan Post TesOnly Control Design. Sebanyak 20 siswa dipilih melalui purposive sampling berdasarkannilai rapor dan grade SPM, kemudian dibagi menjadi kelompok eksperimen (n=10) yang
mendengarkan musik lo-fi saat membaca, dan kelompok kontrol (n=10) yang membacatanpa musik. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman membaca dan dianalisis untukmelihat perbedaan hasil. Hasilnya, rata-rata skor kelompok eksperimen (M=22,20) dankelompok kontrol (M=21,10) dengan nilai t=0,793 (p>0,05), menunjukkan bahwa musik lofi tidak berpengaruh signifikan terhadap pemahaman membaca. Hipotesis yangmenyatakan musik lo-fi memengaruhi pemahaman bahasa Inggris siswa ditolak
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN KECEMASAN MENGHADAPI MASA PENSIUN PEGAWAI NEGERI SIPIL DI KABUPATEN SEMARANG
Bekerja adalah salah satu usaha untuk memenuhi kebutuhan hidup seseorang.
Bekerja memilliki beberapa fase, salah satunya pensiun. Sebagian orang
menganggap pensiun merupakan sesuatu yang menyenangkan, sedangkan
sebagian
lainnya menganggap pensiun merupakan sesuatu yang
mencemaskan. Salah satu cara untuk mengurangi kecemasan yang dirasakan,
maka dibutuhkan dukungan sosial. Dukungan sosial merujuk pada pemberian
nasehat, bantuan, kehadiran bagi yang bersangkutan. Pegawai Negeri Sipil,
identik dengan memiliki rutinitas yang sama dan berulang yang membuat lebih
rentan mengalami kecemasan dalam menghadapi pensiun. Tujuan penelitian ini
adalah mengetahui hubungan dukungan sosial terhadap kecemasan pensiun
pada Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Semarang. Penelitian dilakukan kepada
35 Pegawai Negeri Sipil yang akan pensiun dalam 1 hingga 2 tahun mendatang.
Metode analisis yang digunakan adalah korelasi Rank Spearman dengan hasil
r= -.623 dengan nilai p= 000 (p < 0,05). Berdasar hasil penelitian, maka dapat
disimpulkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara dukungan
sosial dengan kecemasan menghadapi pensiun pada Pegawai Negeri Sipil Dinas
Kesehatan Kabupaten Semarang
Changes in the M1/M2 ratio due to andrographolide therapy for deep endometriosis: An experimental study using a BALB/C endometriosis model
Background: Andrographolide is a compound that serves as an anti-inflammatory agent. M2 macrophages promote
the disease, while M1 macrophages inhibit endometriosis progression.
Aim: Andrographolide can modify the M1/M2 ratio, aligning with the pattern observed with standard treatment for
deep endometriosis.
Methods: This experimental study used a post-test-only research design with a control group of 42 female Balb/C
divided into 6 groups. Mice in group N (normal), normal control (KN) endometriosis (END) without therapy, while the
positive control (KP) group received endometriosis + dienogest, group (P1) END and 0.05 mg/kg BW andrographolide
(AND), group (P2) END + 0.1 mg/kg BW AND, group (P3) (END + 0.2 mg/kg BW AND. CD86 (M1) macrophages,
while CD163 (M2) macrophages examine the number of M1 and M2 cells via flow cytometry in a specific color.
Results: There was a significant difference in M1, which was higher than M2 in the AND group, compared with KP.
The number of M2 macrophages in the P2 group was significantly lower than that in the KN group. Similarly, the
number of M2 macrophages in the P3 group was significantly lower than that in the KN group.
Conclusion: M1 was superior to M2 in the andrographolide group and exhibited a similar trend in the visanne
group. This study serves as a preliminary investigation using experimental animals and can be further developed as a
foundation for research on andrographolide as an alternative therapy for endometriosis