JURNAL EKSEKUTIF
Not a member yet
660 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH KABUPATEN SIMALUNGUN DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA DANAU TOBA
Pariwisata merupakan salah satu sektor yang memberikan dampak yang sangat besar terhadap pembangunan suatu wilayah. Dalam penelitian ini menggunakan Rumusan masalah adalah bagaimana Implementasi Pemerintah Kabupaten Simalungun Dalam Pengembangan Pariwisata Danau Toba. Serta penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan pemerintah daerah simalungun dalam pengembangan pariwisata Danau Toba. Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitia kualititatif dengan menggunakan studi dan metodologi fenomenologi. Teknik pengumpulan data denngan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pada observasi dilakukan secara langsung kepada responden dengan beberapa pertanyaan. Teori yang digunakan yaitu Teori Edward yang mengemukakan bahwa ada empat konsep implementasi yaitu: Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi, dan Struktur Birokrasi. Jenis penelitian ini adalah kualititatif dengan menggunakan metodologi fenomenologi, Penelitian ini dilakukan pada beberapa tempat seperti Dinas Pariwisata, Kepala Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Simalungun. Teknik pengumpulan data denngan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisa data dilakukan dengan menjabarkan pertanyaan, melhat data peningkatan, melakukan sintesa, memilih mana data pertanyaan yang penting dan yang akan dipelajari, serta membuat kesimpulan yang dapat diceritakan kepada orang lain. Berdasarkan penelitian yang dilakukan sejak 19 Desember 2021-21 Februari 2022, wawancara yang dilakukan peneliti dilakukan pada prinsipinya untuk mengumpulkan informasi mengenai Implementasi Kebijakan Pemerintah Danau Toba Dalam pengembangan Pariwisata Danau Toba. Kata Kunci: Pariwisata, Implementasi, kebijakan, Pemerintah, Danau Tob
IMPLEMENTASI FUNGSI PARTAI POLITIK SEBAGAI SARANA REKRUTMEN POLITIK PADA PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN (PDIP) KABUPATEN MINAHASA SELATAN
Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui dan menganalilis implementasi rekrutmen politik yang dilakukan oleh DPC Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan di Kabupaten Minahasa Selatan. Rekrutmen Politik di Indonesia sejak orde baru sampai orde raformasi mengalami pasang surut. Pada orde baru fngsi partai tidak berjalan dengan baik karena partai lebih menitik beratkan untuk menjadi kaki tangan pemerintah daripada menjadi penyalur aspirasi rakyat sehingga fungsi parpol melemah, termasuk juga fungsi rekrutmen. Sedangkan pada era reformasi rekrutmen politik masih juga belum tertata dengan baik. Pada era ini justru menimbulkan banyak konflik yang terjadi diantara tubuh partai politikitu sendiri karena rekrutmen yang tidak prosuderal sehingga out-put yang dihasilkan juga kurang. Penelitian ini berlokasi di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Minahasa Selatan. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Dari hasil penelitian terlihat          Rekrutmen politik pada PDC PDI Perjuangan Minahasa Selatan dilaksanakan sesuai aturan partai dan tidak melanggar undang-undang yang berkenaan dengan rekrutmen politik. Rekrutmen anggota baru dilakukan oleh seluruh kader PDI Perjuangan dengan berbagai cara antara lain ajakan, persuasi serta mensosialisasikan eksistensi partai melalui koran, majalah, televisi dan website serta melalui keaktifan kader partai. Faktor pendukung pelaksanaan rekrutmen anggota oleh DPC antara lain adanya pengorganisasian PDI Perjuangan yang solid dibuktikan dengan struktural partai yang terdapat anggota dan kepengurusan partai sampai dengan tingkat Rukun Warga (RW)  Kata Kunci: Implementasi, Rekrutemen, Partai Politik, PDI Perjuanga
DAMPAK PANDEMI COVID 19 PADA KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA LESABE KECAMATAN TABUKAN SELATAN KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE
Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Dampak Covid 19 pada Kesejahteraan Masyarakat di Desa Lesabe Kecamatan Tabukan Selatan Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kondisi kesejahteraan sekarang ini mulai dipertanyakan, apakah terpenuhi atau tidak, jika melihat situasi dan kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah, kondisi kesejahteraan sosial tidak berjalan seperti biasanya. Terlihat dari sisi sosial yang di batasi, lalu tergangunya kesehatan mental individu diatas kecemasan dan stres akan terjangkitnya virus tersebut, terpenuhi atau tidaknya kebutuhan sehari-hari yang ada, ataupun bantuan sosial yang telah diberikan pemerintah sesuai sasaran atau tidak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Penulis menggunakan menggunakan teori Brudeseth (2015) menyatakan kesejahteraan sebagai kualitas kepuasan hidup yang bertujuan untuk mengukur posisi anggota masyarakat dalam membangun keseimbangan hidup. Hasil penelitian disimpulkan pandemi covid 19 berdampak pada kehidupan bermasyarakat atau kehidupan sosial bermasyarakat desa, hal tersebut dikarenakan adanya pembatasan sosial dan juga pembatasan kegiatan sosial dan kemasyarakatan bahkan kegiatan ibadah sehingga kehidupan bermasyarakat cenderung berkurang selain itu meskipun tidak signifikan, namun pandemic covid-19 berdampak pada hubungan social antar masyarakat.  Kata Kunci : Dampak, Pandemi, Kesejahtaraan Masyaraka
PEMILIHAN KEPALA DESA TAHUN 2021 DI SAAT PANDEMI COVID-19 ( STUDI DI DESA TATAKALAI, KECAMATAN TINANGKUNG UTARA, KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN, SULAWESI TENGAH)
Tujuan dalam penelitian ini adalah yang pertaman Untuk mengetahui bagaimana pelaksaan Pemilihan Kepala Desa Tahun 2021 disaat Pandemi Covid-19 di Desa Tatakalai Kecamatan Tinangkung Utara Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah yang kedua Untuk mengetahui bagaimana partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Kepala Desa 2021 disaat Pandemi Covid-19 di Desa Tatakalai Kecamatan Tinangkung Utara Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah yang ketiga Untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi masyarakat di desa Tatakalai dalam berpartisipasi pada pelaksanaan pemilihan kepala desa di tengah Pandemi Covid-19 di desa Tatakalai Kecamatan Tinangkung Utara Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian disimpulkan Pada saat pemilihan Kepala Desa di Desa Tatakalai Kecamatan Tinangkung Utara Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2021 tim pelaksanaan pilkades telah melaksanakan sesuai dengan protocol kesehatan Covid-19 dengan menyediakan sarana mencuci tangan, hand sanitizer, masker, bahkan sarung tangan bagi warga yang akan memilih dalam pilkades 2021 kemarin. Pada saat pemilihan Kepala Desa di Desa Tatakalai Kecamatan Tinangkung Utara Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2021 tim pelaksanaan pilkades telah melaksanakan sesuai dengan protocol kesehatan Covid-19 dengan menyediakan sarana mencuci tangan, hand sanitizer, masker, bahkan sarung tangan bagi warga yang akan memilih dalam pilkades 2021 kemarin.  Kata Kunci: : Pemilihan, Kepala Desa, Pandemi Covid-1
PERILAKU PEMILIH PEMULA PADA PEMILIHAN WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA MANADO DI KECAMATAN SARIO KOTA MANADO
Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk Mengetahui perilaku pemilih pemula di Kecamatan Sario pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Manado Tahun 2020. Pemilih pemula mayoritas memiliki rentang usia 17-21 tahun, mayoritas pemilih pemula adalah pelajar (SMA), mahasiswa dan perkerja muda. Pemilih pemula merupakan pemilih yang sangat potensial dalam perolehan suara pada Pemilu. Perilaku pemilih pemula memiliki karakteristik yang biasanya masih labil dan apatis, pengetahuan politiknya kurang, cenderung mengikuti kelompok sepermainan dan mereka baru belajar politik khususnya dalam pemilihan umum. Ruang-ruang tempat di mana mereka belajar politik biasanya tidak jauh dari ruang yang dianggap memberikan rasa kenyamanan dalam diri mereka. Pengetahuan politik pemilih pemula sebenarnya tidak jauh berbeda dengan kelompok pemilih lainnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan Pendekatan Sosiologis menunjukkan bahwa pemilih pemula cenderung dominan menggunakan pendekatan ini dilihat dari pemilih pemula yang lebih menitik beratkan latar belakang demografi dan sosial ekonomi dari pada calon walikota dan wakil walikota manado tahun 2020 pilihan mereka. Walaupun ada pemilih pemula yang menggunakan pendekatan psikolgis sosial akan tetapi sangat minim karena pendekatan ini bergantung dari kinerja partai politik untuk menarik minat pemilih pemula Kata Kunci: Perilaku. Pemilih Pemula, Pilkad
KOORDINASI DINAS KESEHATAN KABUPATEN MINAHASA UTARA DALAM PENANGANAN COVID-19 (Studi di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara)
Tujuan dalam penelitian ini adalah tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui Koordinasi Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara dengan Stakeholder Dalam Penanganan Covid 19. Hingga saat ini penyebaran covid 19 bukan hanya ada pada kota-kota besar, namun sudah merambah hingga desa-desa yang mengakibatkan ribuan orang meninggal dunia dan puluhan ribu orang terinfeksi. Selain dampak kesehatan, dampak lain yang ditimbulkan adalah permasalahan ekonomi dan social dimana-mana. Oleh sebab itu pemerintah pusat membuat banyak aturan untuk mencegah penyebaran dan menanggulangi dampak yang ditimbulkan baik Undang-Undang, Peraturan Presiden, Peraturan Menteri, surat edaran hingga maklumat Kapolri nomor Mak/2/III/2020 tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penyebaran virus corona (covid-19). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan Koordinasi pencegahan penyebaran virus corona yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara berjalan sesuai dengan tanggungjawab yang diemban masing-masing lembaga. Dengan tanggung jawab yang diberikan oleh pemerintah pusat dan daerah Dinas Kesehatan Minaha Utara saling berkoordinasi satu sama lain seperti Kepolisian, TNI, Sat Pol PP, BNPB dan Masyarakat serta instansi pemerintah daerah terkait lainnya. Kata Kunci : Koordinasi, Dinas Kesehatan, Penanganan Covid-1
KEPEMIMPINAN KEPALA SUKU DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH DI KAMPUNG UGO DISTRIK KOMBAY KABUPATEN BOVEN DIGOEL PROVINSI PAPUA
Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Kepemimpinan Kepala Suku Dalam Pemilihan Kepala Daerah di Kampung Ugo Distrik Kombay Kabupaten Boven Digoel Provinsi Papua Tahun 2020. Kepemimpinan informal di Papua saat ini cenderung tergusur atau terpinggirkan oleh kepemimpinan formal terutama dalam sistem pemerintahan kampung. Dipilihnya kepemimpinan formal sebagai kepemimpinan resmi yang digunakan secara seragam dalam sistem pemerintahan kampung, namun keberadaan pemimpin informal tetap memiliki pengaruh yang kuat ditengah masyarakat termasuk dalam mempengaruhi pilihan masyarakat dalam pilkada. Seperti kita ketahui, bahwa kampung memiliki organisasi pemerintahan yang seragam di seluruh Papua. Padahal jika kita telusuri secara detail, kepemimpinan informal masih terdapat dan dilestarikan oleh masyarakat kampung di Papua.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Adapun dalam penelitian ini menggunakan teori dari Ferry Marpaung, Sutadji dan Margono ( 2014 : 1619 – 1620) menegaskan peran kepemimpinan: Peran Mempengaruhi, Peran Memotivasi, Peran Informasional  dan Peran pengambil keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala Suku Kombay merupakan seorang pemimpin informal masyarakat distrik kombay yang ada pada pemilihan bupati kabupaten Boven Digoel memiliki peran dan pengaruh. Pengaruh kepala suku mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilihan tersebut. Pengaruh kepala suku juga dapat meredam kekisruhan yang terjadi di masyarakat. Bahkan mempengaruhi pilihan masyarakat  Kata Kunci: : Partisipasi Politik, Masyarakat, PilkadaÂ
FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETIDAK IKUTSERTAAN MASYARAKAT DALAM PEMILU LEGISLATIF BOLAANG MONGONDOW TIMUR TAHUN 2019 KECAMATAN NUANGAN
Ketidakikutsertaan Masyarakat masyarakat dalam sebuah pemilihan umum merupakan sebuah pilihan dari masyarakat itu sendiri namun pilihan tersebut bukanlah pilihan terbaik dalam sebuah demokrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor - faktor yang mempengaruhi golput dalam pemilu legislatif di bolaang mongondow timur tahun 2019 kecamatan nuangan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan Fokus penelitian ini menggunakan pendekatan teori yang dikemukakan oleh David Moon dibedakan atas 3 bagian, yaitu: Faktor sosial ekonomi, menyangkut masalah latar belakang sosial maupun keadaan ekonomi pemilih; Faktor Psikologis, menyangkut masalah ciri kepribadian seseorang atau kedekatan kepribadian seseorang terhadap calon atau kandidat dan Faktor Rasional, menyangkut rasionalitas pemilih dalam menentukan pilihan berdasarkan untung dan rugi serta pertimbangan-pertimbangan yang matang. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwamasyarakat yang tidak ikut memilih (nonvoting), ada beberapa masyarakat yang pada saat pemilu berlangsung mereka tidak berkenan hadir dikarenakan sedang menempuh pendidikan diluar kota, mereka menganggap bahwa tidak ada urgensi untuk ikut memilih, masyarakat Kecamatan Nuangan lebih mementingkan pekerjaan untuk memenuhui kebutuhan pokok keluarga, terutama para nelayan dan petani. faktor psikologis merupakan salah satu pendorong yang menyebabkan masyarakat tidak menggunakan hak suaranya, dilihat dari sikap kepribadian yang apatis, intoleran, otoriter dan lain sebagainya atas partisipasi politik dari para pemilih Kata Kunci : Partisipasi Politik, Masyarakat, Pemil
PERAN KAUM MILENIAL DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT DESA LOWIAN PADA PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH MINAHASA SELATAN TAHUN 2020
Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Peran Kaum Milenial dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat desa Lowian pada pemilihan umum kepala daerah Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2020. Undang-undang baru tentang kaum milenial mendefinisikan kaum milenial sebagai warga negara Indonesia yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 25-40 tahun. Orang muda adalah aktor kunci dalam sebagian besar proses perubahan ekonomi dan sosial. Mentalitas kaum milenial yang lebih matang daripada periode sebelumnya terlihat dalam menghadapi sebuah masalah. Kematangan ini ditunjukkan dengan usaha pemecahan masalah-masalah yang dihadapi, baik dengan caranya sendiri maupun dengan diskusi-diskusi dengan teman sebaya mereka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Dari hasil penelitian penulis menyimpulkan bahwa Peran kaum milenial dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada pemilihan kepala daerah Kabupaten Minahasa Selatan sangat antusias dan tentunya berbuah hasil, dan hal ini dapat dilihat dari para kaum milenial yang terjun langsung sebagai tim sukses pada pilkada Kabupaten Minahasa Selatan tahun 2020 lalu. Kaum milenial di desa lowian dan masyarakat desa sangat antusias untuk menjaga kerukukanan dan persatuan masyarakat desa. dan sesudah pemilihan kaum milenial desa lowian juga menjadi contoh bagi masyrakat karna setelah pemilihan kaum milenial didesa lowian bisa menunjukan sportifitas berdemokrasi yang baik lewat kebersamaan yang ada.  Kata Kunci: Peran, Kaum Milenial, Partisipasi Politik, Masyaraka
KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DALAM MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE (Studi di Desa Manembo Kec. Passi Timur Kab. Bolaang Mongondow)
Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana Kepemimpinan Kepala Desa Manembo Dalam Mewujudkan Prinsip-prinsipGood Governance Di Desa Manembo Kec.Passi Timur Kab. Bolaang Mongondow. Saat ini paradigma goodgovernance bagi aparatur Negara cenderung mengabaikan pentingnya melaksanakan kepemrintahan yang baik, hal ini bisa di lihat dari para birokrat pemerintah baik itu di Kabupaten, Kecamatan maupun di Desa padahal dalam perspektif Otonomi Daerahdi Indonesia, penerapan good governance merupakan suatu hal yang baik dalam upaya mewujudkan pemerintahan daerah atau local governanceyang transparan, akuntabel,efektif,efisien, mandiri serta bebas korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Kemudian menggunakan teori Good Governance Mardiasmo (2009:18) yaitu dilihat dari ; transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas. Hasil penelitian disimpulkan bahwa kepemimpinan kepala desa manembo dilihat dari transparansi dalam mewujudkan good governance belum  berjalan dengan baik, ada beberapa kegiatan yang tidak di informasikan pemerintah dari beberapa kegiatan yang ada di desa manembo.  Kata Kunci: : Kepemimpinan, Kepala Desa, Good GovernanceÂ