JURNAL EKSEKUTIF
Not a member yet
660 research outputs found
Sort by
KINERJA KANTOR IMIGRASI KELAS I TPI MANADO DALAM PENGAWASAN ORANG ASING DI PROVINSI SULAWESI UTARA
Tujuan penelitian ini adalah Untuk Mengetahui Kinerja Kantor Imigrasi kelas I TPI Manado dalam pengawasan orang asing di Provinsi Sulawesi Utara. Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah penerapan selective policy yang dilaksanakan dengan memperhatikan keseimbangan antara Pendekatan Keamanan (Security Approach) dengan Pendekatan Kesejahteraan (Prosperity Approach). Kebijakan ini mengharuskan bahwa hanya orang asing yang dapat membawa manfaat bagi negara dan tidak memiliki potensi untuk melakukan hal-hal yang dapat membahayakan negara yang diizinkan untuk masuk dan melakukan kegiatan di wilayah Negara Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Dalam penelitian ini menggunakan teori kinerja dari Agus Dwiyanto (2008:45) ialah sebagai berikut:Produktifitas Kerja; Daya Tanggap (Responsivitas) dan Akuntabilitas public hasil penelitian menunjukkan Produktifitas dari Kantor Imigrasi TPI Kelas I Manado dalam pengawasan orang asing di Sulawesi Utara sejauh ini sudah produktif dengan berbagai kegiatan pengawasan orang asing dan juga menindak lanjuti laporan masyarakat terkait keberadaan orang asing di Sulawesi Utara. Produktifitas tersebut terlihat dari kinerja para staf yang selalu melaksanakan tugas di lapangan, baik di pemukiman maupun di bandara. Kata Kunci: Kinerja, Imigrasi, Pengawasan, Orang Asin
PERAN ORGANISASI RELAWAN PERJUANGAN DEMOKRASI PARTAI CABANG MANADO DALAM PEMENANGAN PEMILIHAN KEPALA DAERAH GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR SULAWESI UTARA TAHUN 2020
Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui Peran dari Organisasi Relawan Perjuangan Demokrasi Partai Cabang Manado Dalam Pemenangan Pemilihan Kepala Daerah Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Tahun 2020. Pemilu di Indonesia bisa jadi merupakan ajang dimana para elit politik menyusun rencana atau yang disebut dengan strategi, strategi digunakan umtuk mengukur atau meperkirakan seberapa besar kemungkinan kalah atau menang dalam sebuah kontestasi. Baik mereka yang mencalonkan diri menjadi anggota dewan maupun presiden-wakil presiden harus sudah memiliki strategi kampanye untuk Partai politik adalah salah satu dari instrumen demokrasi, dimana sebuah partai politik dapat meningkatkan kualitas dari demokrasi yaitu melalui Pemilihan Umum karena keikutsertaan masyarakat dalam mewujudkan aspirasinya yang dapat disalurkan melalui partai politik. Seiring dengan perkembangannya mulailah muncul organisasi relawan yang mendukung salah satu pasangan calon dalam pemilihan. Lokasi dalam penelitian ini berada di Kota Manado khususnya organisasi relawan partai demokrasi Indonesia Perjuangan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan Repdem memilki peran sangat penting, dalam menjalankan setiap tugas dan tanggung jawab yang di berikan partai sehingga angka kemenangan yang di dapatkan oleh Repdem berdasarkan Rekapitulasi data KPU bahwa Paslon nomor Urut 3 Yaitu pasangan ODSK unggu di 12 kabupaten kota salah satunya di Manado dengan capaian suara 29.318 suara.  Kata Kunci : Peran, Organisasi Relawan, PDI
KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA DALAM PELAYANAN ADMINISTRASI DISTRIK KEGAYEM KABUPATEN NDUGA PROVINSI PAPUA
Kinerja Aparatur Sipil Negara Dalam Pelayanan Administrasi Distrik kegayem Kabupaten Nduga pada umumnya dapat dipahami sebagai besarnya kontribusi yang diberikan bagi kemajuan dan perkembangan institusi dimana ia bekerja. Kinerja dapat diukur dari bagaimana tingkat pencapaian hasil dari tugas dan wewenang yang diberikan. Sebagai wilayah yang baru dimekarkan, Distrik Kegayem Kabupaten Nduga Provinsi Papua, menghadapi permasalahan dengan Pelayanan Administrasi yang ada di wilayah tersebut. Dengan menggunakan metode kualitatif (Sugiyono, 2017), penelitian ini mengkaji kinerja Aparatur Sipil Negara dalam Pelayanan Administrasi di Distrik Kegayem Kabupaten Nduga, Provinsi Papua. Kinerja tersebut akan dikaji dengan pendekatan yang dikemukakan oleh (Agus Dharma, 2003) tentang manajemen supervise. Dia mengatakan cara pengukuran kinerja adalah mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut: kuantitas, kualitas, dan ketepatan waktu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Temuan penelitian menggambarkan bahwa kinerja Aparatur Sipil Negara dalam pelayanan Administrasi Distrik Kegayem Kabupaten Nduga tergolong kedalam kinerja yang kurang memuaskan dalam memberikan layanan kepada masyarakat. kebanyakan masyarakat Distrik Kegayem menyesal, karena terbatasnya aparat yang melayani masyarakat, dengan belum ada jalan darat, transportasi, sinyal, jaringan internet, dan telepon selulernya, sehingga kebutuhan-kebutuhan masyarakat tidak terpenuhi secara fisik maupun nonfisik.  Kata Kunci : Kinerja, Aparatur Sipil Negara, Pelayanan AdminsitrasiÂ
Efektivitas Alat Peraga Kampanye Dalam Pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Manado Tahun 2019 ( Studi Kasus Di Kecamatan Malalayang )
Tujuan ini penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana pendapat masyarakat terhadap Efektivitas Alat Peraga Kampanye dalam Pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Manado Tahun 2019. Melalui kegiatan kampanye, para calon dan partai politik berupaya mempengaruhi masyarakat dalam pengambilan keputusan, misalnya dalam pelaksanaan pemilihan calon Legislatif, calon berupaya mempengaruhi masyarakat dengan strategi yang digunakan yaitu menggunkan alat peraga kampanye agar mereka mendapatkan simpati dari masyarakat. Pesan yang disampaikan oleh calon legislatif ini berupa berupa ajakan dan ide yang mempengaruhi pemilih bahwa mereka layak untuk dipilih. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Adapun fokus penelian ini berfokus pada pendapat masyarakat terhadap efektivitas alat peraga kampanye dalam pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Efektifitas adalah sesuatu yang memiliki efeknya atau sesuatu yang menimbulkan pengaruh, kesan ataupun akibatnya. Alat peraga kampanye merupakan alat penyampaian visi, misi, program dan informasi lainnya dari peserta pemilu. Dari 100% narasumber yang saya wawancarai, 70% mengatakan bahwa APK pada pemilihan DPRD di Kota Manado Tahun 2019 tidak efektif.
Kata Kunci: : Efektivitas, Alat Peraga, Kampany
PERILAKU POLITIK PEMILIH WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA MANADO 2020 (STUDI DI KECAMATAN SINGKIL KOTA MANADO)
Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Perilaku Politik Masyarakat dalam Pemilihan Walikota Manado? (Studi di Kecamatan Singkil Kota Manado). Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan salah satu instrumen terpenting dalam sistem politik demokratik modern. Secara universal pemilihan umum adalah instrumen mewujudkan kedaulatan rakyat yang bermaksud membentuk pemerintahan yang absah serta sarana mengartikulasikan aspirasi dan kepentingan rakyat. Dari definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa, pemilihan umum merupakan instrumen dalam mewujudkan kedaulatan rakyat, dimana kedaulatan rakyat dijalankan oleh wakil rakyat atau demokrasi tidak langsung. Penelitian ini dilakukan d Kecamatan Singkil Kota Manado. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Dari hasi penelitian disimpulkan  Perilaku politik pada umumnya ditentukan oleh faktor internal dari individu itu sendiri seperti idealisme, tingkat kecerdasan, kehendak hati dan oleh faktor eksternal (kondisi lingkungan seperti agama, sosial, politik, ekonomi dan sebagainya yang mengelilinginya. Perilaku politik adalah kegiatan yang berkenan dengan proses pembuatan keputusan politik. Hasil akhir dari pembahasan di atas menegaskan bahwasanya diantara 9 responden diatas menunjukan 56% memilih berdasarkan rasional, 22% berdasarkan pengaruh sosial, dan 22% berdasarkan pengaruh psikologi. Kata Kunci: Perilaku Politik, PemilihÂ
PRAKTEK MONEY POLITIC PADA PEMILIHAN GUBERNUR SULAWESI UTARA TAHUN 2020 DI KECAMATAN KAWANGKOAN UTARA KABUPATEN MINAHASA
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk Untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan praktek politik uang di Kecamatan Kawangkoan Utara Kabupaten Minahasa pada pemilihan Gubernur Sulawesi Utara tahun 2020 dan juga Untuk mengetahui faktor–faktor penyebab terjadinya Money Politic pada saat pemilihan Gubernur Sulawesi Utara tahun 2020 di Kecamatan Kawangkoan Utara, Kabupaten MinahasaDemokrasi adalah sebuah rangkaian sistem yang memposisikan pemerintahan itu berasal dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Sehingga bisa disimpulkan bahwa para pemegang kekuasaan yang tertinggi pada suatu sistem demokrasi tersebut yakni kekuasaan di rakyat dan rakyat yang mempunyai hak, kesempatan dan suara yang sama untuk dapat mengatur dan mengontrol segala kebijakan yang ada di pemerintahan melalui keputusan mayoritas. Keberadaan praktek money politik yang massif dapat merusak sendi-sendi demokrasi itu sendiri dimana suara rakyat tidak lagi murni dari hati melainkan atas dasar uang, sehingga menghasilkan pemimpin yang tidak berkualitas dan cenderung korup mengingat biaya yang dikeluarkan saat pemilihan sangat besar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian disimpulkan Praktek money politic terjadi dalam pelaksanaan pemilihan gubernur tahun 2020 di kecamatan Kawangkoan Utara kabupaten Minahasa bahwa masyarakat mudah terpengaruh dengan adanya money politic. Masyarakat tidak menggunakan logika dalam menghadapi hal yang sebenarnya tidak boleh dan tidak baik di lakukan. Hal tersebut dikarenakan masyarakat kurang paham tentang pengetahuan akan politik tersebut sehingga mudah terpengaruh dalam hal yang tidak baik dalam pemilihan umum.  Kata Kunci : Money Politik, Pemilihan, Kepala Daera
PERAN TOKOH AGAMA DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN LEGISLATIF TAHUN 2019 DI TOMPASO BARAT (Studi Kasus di Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Wilayah Tompaso)
Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Peran Tokoh Agama Dalam Meningkatkan Partisipasi Pemilih Pada Pemilihan Legislatif Tahun 2019 Di Tompaso terlebih Khusus pada Jemaat GPdI Wilayah Tompaso. Pemilihan umum sebagai sarana demokrasi telah digunakan disebagian besar negara di dunia termasuk Indonesia, yang notabene memiliki masyarakat yang heterogen. Melalui pemilu memungkinkan semua pihak bisa terakomodasi apa yang diinginkan dan yang dicita-citakan sehngga terwujud kehidupan yang lebih baik. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa Tokoh agama mempunya peran dalam Peilihan Anggota Legislatif Tahun 2019 dilihat dari khotbah, dialog, pesan politik yang diberikan oleh tokoh agama dalam proses pelaksanaan pemilu Anggota Legislatif tahun 2019. Peran tokoh agama dalam Pemilihan Umum Anggota Legislatif dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat dilakukan atas dasar tanggungjawab iman terhadap masyarakat sehingga merasa penting untuk memberikan nasehat politik kepada masyarakat. Masyarakat Kecamatan Tompaso Barat sangat merasakan tanggungjawab dari tokoh agama dalam peranannya di Pemilihann Anggota Legislatif. Masyarakat selalu diberikan nasehat daari tokoh agama untuk bagaimana seharusnya aktif di dalam pelaksanaan pemilu.  Kata Kunci: Peran, Tokoh Agama, Partisipasi Politik, Masyarakat Â
PERAN MASYARAKAT DALAM PROSES PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA DONDOMON SELATAN KECAMATAN DUMOGA UTARA KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW
Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Peran Masyarakat Dalam Proses Pembuatan Peraturan  Desa di Desa Dondomon Selatan Kecamatan Dumoga Utara Kabupaten Bolaang Mongondow. Untuk mengatur masyarakat yang ada dalam ruang lingkup desa maka perlu adanya peraturan desa yang harus dibuat ataupun dirancang secara bersama-sama antara aparatur pemerintahan Desa, juga masyarakat harus berpartispasi didalam perancangan tersebut, karena secara teori-teori selain persoalan konseptual perdes yang masih menyimpan masalah, juga dalam implementasi Perdes yang secara khusus terkait dengan perencanaan Perdes (Legal planning), perancangan hukum (Legal drafting), penerapan hukum (Law enforcement). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa dari Sangadi Desa Dondomon dalam melibatkan masyarakat desa untuk bisa berpartisipasi dalam proses pembuatan peraturan desa yang ada, sudah melaksanakan tugasnya dengan baik, dan hal ini di buktikan dari Sangadi Desa Dondomon dalam mengerakan para perangkat desa untuk melakukan sosialisasi pada masyarakat untuk bisa terlibat dalam pembuatan peraturan desa ini, dan perangkat desa juga melaksanakan tugas mereka, dengan sosialiasi kepada masyarakat desa, bahwa betapa pentingnya peran masyarakat dalam proses pembuatan desa yang ada  Kata Kunci: Peran, Masyarakatm Perde
KINERJA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DALAM PENGAWASAN PEMERINTAHAN DAN PEMBANGUNAN DI DESA LOBU KECAMATAN TOULUAAN KABUPATEN MINAHASA TENGGARA
Adapun yang menjadi tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penyebab kinerja BPD dalam mengawasi pemerintahan dan pembangunan desa Lobu Kec. Touluaan belum optimal. Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai badan yang melaksanakan fungsi pengawasan untuk kinerja pemerintah dan pembangunan di desa, memiliki peranan yang sangat penting. Dalam Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 Pasal 61 dijelaskan bahwa BPD berhak untuk mengawasi dan meminta keterangan tentang penyelenggaraan pemerintahan desa kepada pemerintah desa. Karena itu, Kepala Desa bertanggungjawab kepada BPD untuk menyampaikan laporan penyelenggaraan pemerintahan di desa. Secara tidak langsung, Pengawasan terhadap pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan merupakan salah satu alasan penting mengapa BPD dibentuk. Upaya pengawasan dimaksudkan untuk mengurangi adanya penyelewengan atas kewenangan dan keuangan desa dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa. penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja BPD dalam melaksanakan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan di Desa Lobu saat ini belum sepenuhnya optimal, sesuai dengan apa yang didapatkan peneliti di lapangan bahwa BPD kurang mengawasi jalannya pemerintahan dan pembangunan desa. Hal ini menyebabkan BPD mengalami kesulitan dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan di desa. Kata Kunci :Kinerja, BPD, Pengawasa
PERAN PEMERINTAH KABUPATEN MINAHASA UTARA DALAM PENGEMBANGAN OBJEK WISATA MENARA TUJUH KAKI DIAN (Studi di Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Minahasa Utara)
Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui Peran Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa Utara dalam mengembangkan Objek Wisata Menara Tujuh Kaki Dian. Objek wisata menara Tujuh Kaki Dian merupakan objek wisata religi dan menjanjikan sejuta pesona. Tempat rekreasi ini berada tepat di kaki gunung berapi Klabat dengan suguhan hijaunya pepohonan lebat. Menara Tujuh Kaki Dian ini di buat antara tahun 2011 dan selesai pada tahun 2012. Objek wisata ini memiliki tinggi 19 Meter dengan dominiasi warna putih, sementara bangunan penyangga di bawahnya di cat berwarna kuning. Tujuh ujung kaki dian lengkap lampu bertenaga surya. Diameter bangunan ini berukuran 8x8 dan terpasang tulisan Minahasa Utara berukuran raksasa. Penelitian menggunakan metode penelitain kualitatif. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa Peran Pemerintah daerah melalui dinas pariwisata dalam mengembangkan objek dan daya Tarik wisata menara tujuh kaki dian Minahasa Utara, sejauh ini tidak maksimal karena keberadaan objek tersebut sekarang ini terkesan dibiarkan dan tidak diurus. Pergantian pemimpin, anggaran serta pandemic covid 19 menjadi alasan kurangnya perhatian dinas pariwisata terhadap pengembangan objek dan daya Tarik objek wisata. Keberdadaan sarana dan prasarana penunjang objek wisata di menara tujuh kaki dian masih dalam kondisi yang butuh perbaikan, pengelolaan objek sebagian ditangani oleh PD Klabat selaku BUMD Minahasa Utara yang mengelola kebersihan dan parker. Kata Kunci : Peran, Pemerintah, Objek Wisata, Menara Tujuh Kaki Dia