JURNAL EKSEKUTIF
Not a member yet
660 research outputs found
Sort by
Partisipasi Politik Masyarakat Sangihe Pada Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2017 Di Kecamatan Manganitu
Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Partisipasi politik masyarakat sangihe pada pilkada tahun 2017 di Kecamtan Manganitu. Pemilihan Umum merupakan salah satu momen penyaluran aspirasi bagi Masyarakat terhadap Pemerintah. Pada Pemilihan Umum, Masyarakat diberi kesempatan untuk menentukan orang yang akan mewakili mereka di lembaga legislatif dan juga memimpin mereka sebagai presiden di lembaga eksekutif dalam masa jabatan lima Tahun. Masyarakat (warga negara) adalah komponen penentu berhasil atau tidaknya pelaksanaan pemilu. Karena pada dasarnya hanya kekuatan pemlih masyarakatlah yang bisa menentukan nasib negara dan bangsa ke depan. Setiap warga negara, apapun latar belakangnya seperti suku, agama, ras, jenis kelamin, status sosial, dan golongan, mereka memiliki hak yang sama untuk berserikat dan berkumpul, menyatakan pendapat, menyikapi secara kritis kebijakan pemerintah dan pejabat negara. Hak ini disebut hak politik yang secara luas dapat langsung diaplikasikan secara kongkrit melalui pemilihan umum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Di Kabupaten Sangihe sendiri khususnya di Kecamatan Manganitu partisipasi politik masyarakat pada pemilihan kepala daerah tahun 2017 dinilai sangat antusias, hal ini di buktikan dengan jumlah pemilih pada pilkada tahun 2017 yaitu 11.845 pemilih dengan pengguna hak pilih 9.718 atau sekitar 81.2 %. Dari data yang di peroleh bahwa masyarakat yang tidak menggunakan hak pilih mereka karena faktor usia dan kurangnya kesadaran politik masyarakat. Namun dari penyelenggara dan juga partai politik telah melakukan upaya agar semua masyarakat dapat menggunakan hak suara mereka.
Kata Kunci: Partisipasi Politik, Masyarajat, Pilkad
Implementasi Kebijakan Kawasan Ekonomi Khusus Kota Bitung Dalam Meningkatkan Potensi Investasi Daerah Provinsi Sulawesi Utara
Adapun Tujuan penelitian dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan Kawasan Ekonomi Khusus Bitung dalam meningkatkan Potensi Investasi Di Daerah Provinsi Sulawesi Utara. Beberapa tahun belakangan ini, pemerintah membuat kebijakan untuk meningkatkan investasi, mempercepat pembangunan, terutama di luar Pulau Jawa dan meningkatkan daya saing ekonomi melalui pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Kawasan Industri (KI) dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Dasar hukum pembentukan KEK adalah Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2009 tentang Kawasan Ekonomi Khusus, Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2015 tentang Fasilitas dan Kemudahan di KEK serta Peraturan Menteri Keuangan Nomor 104/PMK.010/2016 tentang Perlakuan Perpajakan, Kepabeanan dan Cukai pada KEK. Potensi investasi KEK yang ada di Bitung cukup besar mengingat perkembangan daerah Sulawesi utara dalam perekonomian cukup baik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa Pada perkembangannya masih mengalami beberapa masalah seperti lahan penggunaan KEK yang belum semuanya memiliki SK – HPL dan juga masih adanya masyarakat yang menyerobot membuat bangunan liar di kawasan ekonomi khusus bitung.
Kata Kunci : Implementasi, Kebijakan, Kawasan Ekonomi Khusus, Investas
Kinerja Pemerintah Dalam Penanganan Pandemi Covid-19 Di Kecamatan Wanea Kota Manado
Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah: Untuk mengetahui Kinerja Pemerintah dalam Penanganan Pandemi Covid-19 di Kecamatan Wanea Kota Manado. Berdasarkan World Health Organization (WHO) kasus kluster pneumonia dengan etiologi yang tidak jelas di Kota Wuhan telah menjadi permasalahan kesehatan di seluruh dunia. Penyebaran epidemi ini terus berkembang hingga akhirnya diketahui bahwa penyebab kluster pneumonia ini adalah Novel Coronavirus. Pandemi ini terus berkembang hingga adanya laporan kematian dan kasus-kasus baru di luar China. Pada tanggal 30 Januari 2020, WHO menetapkan COVID-19 sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC)/ Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Yang Meresahkan Dunia (KKMMD). Kecamatan atau yang disebut dengan nama lain adalah bagian wilayah dari daerah kabupaten/kota yang dipimpin oleh camat. Kinerja pemerintah kecamatan dalam penanganan pandemic merupakan tugas yang penting dalam penanganan covid-19 di daerah, namun masalah koordinasi dan ketaatan masyarakat sering menjadi kendala. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian disimpulkan Kinerja Pemerintah Kecamatan Wanea dilihat dari Aspek Produktifitas dalam rangka penanganan virus corona terlihat pada berbagai kegiatan seperti kegiatan patroli bersama dengan TNI dan Polri, sosialisasi dan juga turun langsung di tengah masyarakat agar dapat mematuhi protocol kesehatan, dari segi ini produktifitas kerja dapat dikatakan baik
Kata Kunci: Kinerja, Pemerintah, Penanganan, Covid-1
Persepsi Masyarakat Terhadap Kinerja Aparatur Desa Dalam Meningkatkan Pelayanan Publik Di Desa Tumpaan Kecamatan Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan
Adapun tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Persepsi Masyarakat Terhadap Kinerja Aparatur Desa Dalam Meningkatkan Pelayanan Publik di Desa Tumpaan Kecamatan Tumpaan. Pada Umumnya pada suatu instansi atau organisasi diperlukan peranan yang berupa kinerja dalam aparatur desa,karena aparatur desa sangat menentukan tercapai atau tidaknya pelayanan yang diberikan kepada masyarakat sesuai dengan tugas Dari Aparatur Desa. Rendahnya mutu pelayanan publik yang diberikan oleh Aparatur Pemerintah Desa menjadi citra buruk pemerintah di tengah masyarakat. Bagi masyarakat yang pernah berurusan dengan birokrasi selalu mengeluhkan, dan kecewa terhadap tidak layaknya aparatur desa dalam memberikan layanan. Paling tidak, ada banyak sekali jenis pelayanan publik yang diberikan aparatur desa kepada masyarakat, mulai dari urusan akta kelahiran sampai dengan urusan surat kematian. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi masyarakat dari aspek kualitas pelayanan public yang di berikan oleh aparat pemerintah desa Tumpaan Kecamatan Tumpaan dinilai baik dan berkualitas, Dari aspek kuantitas, pelayanan yang dilakukan oleh aparat pemerintah desa Tumpaan relative fluktuatif, artinya tidak merata dan bergantung pada kebutuhan masyarakat.
Kata Kunci: Persepsi, Masyarakat, Kinerja, Aparatur Desa, Pelayanan Publi
Peran Dinas Pertanian Dalam Pemberdayaan Kelompok Tani Di Desa Tonsewer Kecamatan Tompaso Barat Kabupaten Minahasa
Tujuan dalam penelitian adalah Untuk mengetahui Peran Dinas Pertanian Dalam Pemberdayaan Kelompok Tani di Desa Tonsewer Kecamatan Tompaso Barat Kabupaten Minahasa. Pemberdayaan masyarakat adalah upaya pemberian daya atau peningkatan keberdayaan. Pemberdayaan masyarakat dapat diartikan sebagai upaya untuk memandirikan masyarakat agar mampu berpartisipasi aktif dalam segala aspek pembangunan. Upaya mewujudkan kemandirian daerah mencerminkan peran partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan yang dilandasi aturan kebijakan untuk berpartisipasi sesuai proporsi dan kompetensi yang dimiliki. Dengan kata lain, pemberdayaan kelompok tani ini adalah memampukan dan memandirikan masyarakat dalam hal kesejahteraan. Oleh sebab itu, diperlukan suatu strategi/cara untuk memberdayakan petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa Peran pemerintah sebagai regulator dalam memberdayakan kelompok petani di Desa Tonsewwer sudah berjalan tapi belum efektif. Namun untuk aturan yang berkaitan khusus dengan kegiatan gapoktan Pemerintah desa sendiri belum membuatnya, Peran Pemerintah Daerah sebagai Fasilitator dapat dikatakan belum berjalan secara optimal, dikarenakan kurangnya berbagai bantuan serta tidak meratanya pembagian fasilitas yang diberikan kepada kelompok tani. Kata Kunci: Peran, Dinas Pertanian, Pemberdayaan, Kelompok Tan
Efektivitas Penggunaan Dana Desa Dalam Pembangunan Pada Masa Pandemi Covid 19 Di Desa Walantakan Kecamatan Langowan Utara Kabupaten Minahasa
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas Penggunaan Dana Desa dalam Pembangunan pada masa covid 19 di Desa Walantakan Kecamatan Langowan Utara Kabupaten Minahasa. Dana desa adalah dana yang dialokasikan secara langsung guna dapat mendukung untuk mengurangi dampak dari pandemic virus corona di Indonesia terutama pada tingkatan desa. Dana desa memiliki beberapa keunggulan yang diantaranya alokasi dana yang tersedia pada anggaran pendapatan dan belanja Negara dapat dibuat menjadi program yang cepat dan bisa langsung dimulai; dapat melengkapi program selain program inti untuk menimimalisir dampak social dan ekonomi yang bergejolak akibat dampak dari pandemic. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa. Proses penggunaan dana desa di Desa Walantakan Kecamatan Langowan Utara tahun 2021, diawali dengan proses perencanaan, pencairan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang telah diatur. Terutama pada masa covid-19 banyak aturan yang berubah-ubah terkait penggunaan dana desa Kata Kunci: Efektivitas, Dana Desa, Pembangunan, Pandem
Kinerja Komisi Pemilihan Umum Daerah Kota Tomohon Dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Pada Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020
Tujuan ini penelitian ini adalah Untuk mengetahui Kinerja Komisi Pemilihan Umum Daerah Kota Tomohon dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Pada Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020. Pemilihan umum merupakan salah satu pilar dari sebuah demokrasi. Salah satu konsep modern yang menempatkan penyelenggaraan pemilihan umum yang bebas dan berkala sebagai kriteria utama bagi sebuah sistem politik agar dapat disebut sebuah demokrasi (Sarbani, 2015). Partisipasi politik masyarakat berkaitan erat dengan demokrasi suatu negara. Dalam negara demokratis, kedaulatan tertinggi berada di tangan rakyat, yang pelaksanaannya melalui kegiatan bersama untuk menetapkan tujuan-tujuan, serta masa depan dan untuk menentukan orang-orang yang akan memegang pimpinan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dalam tahapan Pilkada serentak tahun 2020 kinerja KPU Kota Tomohon khususnya Divisi Perencanaan Program dan Data dengan unit analisis produktivitas, kualitas layanan, responsivitas, responsibiltas, dan akuntabilitas berjalan dengan baik artinya sikap pegawai secara keseluruhan sangat siap mulai dari tahap penyusunan anggaran yang memang sudah ada dalam PKPU no. 2 dan atas dasar keputusan Permendagri 54. kualitas layanan dalam melaksanakan tugas bahwa tingkat kecermatan divisi sudah baik, dibuktikan dengan berjalannya program-program yang telah disusun dengan baik.
Kata Kunci: : Kinerja, KPUD, Partisipasi Masyarakat
 
Kinerja Dinas Koperasi Dan Usaha Mikro Kecil Menengah Dalam Pemberdayaan Usaha Kecil Menengah Masyarakat (UKM) Di Kecamatan Amurang Kabupaten Minahasa Selatan
Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengetahui Kinerja Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah dalam pemberdayaan usaha kecil menengah masyarakat di Kecamatan Amurang kabupaten minahasa selatan. Dalam menumbuhkan perekonomian nasional diperlukan peranan industri kecil dan menengah sesuai yang ditetapkan Undang-Undang RI nomor 20 tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. Dalam Undang-Undang ini mengatur bahwa pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah perlu dilaksanakan secara menyeluruh, optimal dan berkesinambungan melalui pengembangan iklim yang kondusif, pemberian kesempatan berusaha, dukungan, perlindungan dan pengembangan yang seluas-luasnya kecamatan amurang kabupaten minahasa selatan memiliki potensi yang besar dalam pengembangan UMKM dimana daerah tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat Sulawesi utara, untuk itu pentingnya pemberdayaan bagi pelakuk UMKM oleh pemerintah daerah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitaitf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Produktivitas Kinerja dari Dinas Koperasi dan UMKM Minahasa Selatan dalam rangka pengembangan UKM berjalan dengan baik, Pandemic covid-19 menjadi salah satu masalah dalam pemberdayaan UMKM di Minahasa selatan termasuk di Kecamatan Amurang, selain itu Masih kurangnya jumlah pegawai yang bekerja mengimplementasi program dan kurangnya sarana prasarana pendukung.
Kata Kunci: Kinerja Pemerintah Daerah, Pemberdayaan, UMK
Kinerja Pemerintah Dalam Bidang Pelatihan Dan Produktivitas Guna Mengatasi Pengangguran Pada Dinas Tenaga Kerja Di Kota Manado
Tujuan ini penelitian ini adalah Untuk mengetahui kinerja pemerintah dalam bidang pelatihan dan produktivitas guna mengatasi pengangguran pada Dinas Tenaga Kerja di Kota Manado. Pengangguran merupakan penyakit yang dimiliki oleh setiap negara, bahkan negara yang telah maju sekalipun. Layaknya tubuh manusia apabila terkena penyakit maka tidak akan maksimal dalam menjalankan aktivitas. Demikian pula dengan suatu negara, karena negara merupakan suatu sistem dimana semua komponennya saling terhubung satu sama lain. Salah satu komponen tersebut adalah Sumber Daya Manusia (SDM). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa Produktivitas Dinas Tenaga Kerja dalam mengatasi pengangguran di Kota Manado tentunya masih jauh dari harapan, karena sesungguhnya program pelatihan dan peningkatan produktivitas ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Layanan dari dinas untuk dapat mengatasi pengangguran tentunya dibutuhkan oleh masyarakat Kota Manado, hal ini dapat dilihat dari banyaknya masyarakat Kota Manado yang masih menganggur, seharusnya hal ini menjadi perhatian khusus dari pemerintah daerah.
Kata Kunci: : Kinerja, Pemerintah, Penganggura
Implementasi Program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Tahun 2020 Di Desa Lolombulan Makasili Kecamatan Kumelembuai Kabupaten Minahasa Selatan
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Tahun 2020 di Desa Lolombulan Makasili Kecamatan Kumelembuai Kabupaten Minahasa Selatan. Dampak dari adanya COVID-19 yang jauh lebih besar dirasakan di daerah-daerah yang diberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang mana pemerintah membatasi akses masyarakat mulai dari mobilitas penduduk sampai dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Dalam rangka menanggulangi dampak negatif yang ditimbulkan akibat adanya pemutusan hubungan kerja, kurangnya pendapatan bagi masyarakat yang ada di desa, maka pemerintah pusat menginisiasi peralihan sebagian penggunaan dana desa yang semula hanya digunakan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa, diubah atau diambil sebagian untuk diberikan kepada masyarakat berupa Bantuan langsung tunai dana desa bagi masyarakat yang terkena dampak virus corona tersebut khususnya dibidang ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian disimpukan bahwa tingkat pemahaman pelaksana kebijakan yakni pemerintah desa, terlihat bahwa telah ada prosedur yang harus diikuti oleh aparat pemerintah desa sudah bekerja sesuai dengan prosedur selain itu Pemberian bantuan langsung tunai dana desa di Desa Lolombulan Makasili Kecamatan Kumelembuai sudah tepat sasaran. Hal tersebut didasari oleh pernyataan masyarakat yang merasakan langsung dampak BLT
Kata Kunci: Implementasi, Kebijakan, BLT, Dana Des