KARYA DOSEN Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
Not a member yet
    101 research outputs found

    PENGEMBANGAN MODEL-MODEL PERMAINAN SEBAGAI LATIHAN PEMANASAN DALAM PEMBELAJARAN LEMPAR LEMBING GAYA JINGKAT UNTUK SISWA KELAS VIII A DI SMP NEGERI 1 SIMAN KABUPATEN PONOROGO

    No full text
    ABSTRAK   Febianti, Isna, Afifah.2013. Pengembangan Model-model Permainan Sebagai Latihan Pemanasan dalam Pembelajaran Lempar Lembing Gaya Jingkat untuk Siswa Kelas VIII A Di SMP Negeri 1 Siman Kabupaten Ponorogo. Skripsi. Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Mulyani Surendra, M.S, (2) Drs. Oni Bagus Januarto, M.Kes.   Kata kunci: pengembangan, model permainan, pembelajaran lempar lembing. Pada pembelajaran lempar lembing pada umumnya terkesan sangat monoton jika proses pembelajarannya langsung menuju kepada inti materi dan praktik. Di dalam pembelajaran harus ada pendekatan dengan cara bermain. Melalui pola permainan menjadi salah satu prasyarat yang menguntungkan untuk pembentukan keterampilan gerak yang dapat menarik minat siswa. Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan pada satu guru pendidikan jasmani di SMP Negeri 1 Siman dan siswa SMP Negeri 1 Siman, pada saat pembelajaran lempar lembing belum pernah menggunakan model permainan sebagai pemanasan. Pada awal penelitian melalui penyebaran angket, guru pendidikan jasmani menyatakan pada waktu pembelajaran guru tidak pernah memberikan permainan sebagai pemanasan dalam pembelajaran lempar lembing. 93,1% siswa menyatakan bahwa semua teknik dasar lempar lembing sudah diberikan dan 100% siswa menyatakan setiap pembelajaran lempar lembing tidak mendapatkan model-model permainan sebagai pemanasan. Dilihat dari data hasil observasi awal peneliti bertujuan untuk menemukan jalan keluar dari permasalahan yaitu dengan mengembangkan model permainan sebagai pemanasan untuk pembelajaran lempar lembing. Terdapat 5 spesifikasi model permainan dalam pembelajaran (1) Permainan Lempar Bola Tali, (2) Permainan Lempar Kayu, (3) Permainan Lempar Botol ke Dalam Lingkaran Hula Hoop, (4) Permainan Menembak Kayu ke Sasaran, (5) Permainan Kardus Botol Berekor. Produk awal yang telah dijustifikasikan oleh dosen pembimbing 1 dan 2, pada aspek pendidikan jasmani diperoleh persentase 83.17%, pada aspek atletik diperoleh persentase 80.92% dan aspek permainan diperoleh persentase 83.42% dengan hasil akhir menunjukkan bahwa mode-model permainan sebagai latihan pemanasan dalam pembelajaran lempar lembing dapat diujicobakan di SMPN 1 Siman. Dari hasil uji coba tahap I ( kelompok kecil) dengan jumlah 12 siswa diperoleh persentase 88.53%, dan pada uji coba tahap II (kelompok besar) dengan jumlah 30 siswa diperoleh persentase 89.81% sehingga model-model permainan sebagai latihan pemanasan dalam pembelajaran lempar lembing dapat digunakan di SMPN 1 Siman Kabupaten Ponorogo. Dengan demikian maka dengan adanya variasi model perminan ini dapat membantu siswa dalam proses pembelajaran lempar lembing. Dalam menggunakan produk ini sebaiknya dilaksanakan seperti apa yang direncanakan, kemudian dilakukan evaluasi terhadap kegiatan pembelajaran yang dilakasanakan

    Pengembangan pembelajaran keterampilan atletik modifikasi lari sambung dengan pendekatan outbound training Dalam pembelajaran pendidikan jasmani Melalui vcd pada kelas x di SMA Negeri 1 Leces Kabupaten Probolinggo

    No full text
    ABSTRAK   Agus Wardana, Hendra. 2013. Pengembangan pembelajaran keterampilan atletik modifikasi lari sambung dengan pendekatan outbound training Dalam pembelajaran pendidikan jasmani Melalui vcd pada kelas x di SMA Negeri 1 Leces Kabupaten Probolinggo. Pembimbing: (I) Drs. Tatok Sugiarto, S.Pd, M.Pd, (II) Dra. Sulistyorini, M.Pd.   Kata Kunci: Lari Sambung, Outbound Training, VCD, SMA Negeri 1 Leces Kabupaten Probolinggo. Lari sambung atau lari estafet adalah salah satu lomba lari pada perlombaan atletik yang dilaksanakan secara bergantian atau beranting dalam satu regu terdapat empat orang pelari. Pembelajaran lari sambung (estafet) ini dapat dilakukan dengan pendekatan Outbound training. Hal ini dikarenakan Outbound training merupakan kegiatan belajar mandiri yang sangat luas mulai dari mengatasi rasa takut, ketergantungan, dan percaya diri sehingga dapat mengenal jati diri dan mau mendengarkan orang lain. Di SMA Negeri 1 Leces Kabupaten Probolinggo, dapat disimpulkan bahwa 80% siswa menganggap pembelajaran lari sambung (estafet) tidak menyenangkan. Hal ini dikarenakan penyampaian materi yang kurang menarik dan kurang variasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan model permainan dengan pendekatan outbound yang menyenangkan dalam pembelajaran lari sambung (estafet) kelas X-2 di SMA Negeri 1 Leces Kabupaten Probolinggo. Sehingga dengan adanya model-model permainan ini, dapat membuat siswa-siswi senang dan tertarik dengan pelajaran lari sambung (estafet). Rancangan penelitian ini menggunakan metode pengembangan, model penelitian pengembangan Video Compact Disk (VCD) atletik lari sambung (Estafet) sebagai media pembelajaran ini mengacu pada model penelitian pengembangan Borg and Gall (1983:775) terdapat 10 langkah tetapi peneliti memodifikasi menjadi 7 langkah. Data yang diperoleh dari analisis kebutuhan (data yang diperoleh dari penyebaran angket kepada siswa kelas X dan guru penjas di SMA Negeri 1 Leces Kabupaten Probolinggo) sebanyak 10 siswa menyatakan setuju jika diadakan model permainan dengan pendekatan outbound yang menyenangkan dalam pembelajaran lari sambung (estafet) dan Guru penjas menyatakan pernah memberikan pembelajaran lari estafet kepada siswanya sebanyak 2x pertemuan. Tetapi materi kurang bisa diserap dengan sempurna oleh siswa. Data hasil evaluasi ahli pembelajaran, ahli media, ahli outbound dan ahli atletik menyatakan susunan kalimat dan bahasa dalam materi permainan outbound sudah sesuai dengan bahasa indonesia yang baik yaitu komunikatif, mudah dipahami dan dimengerti cukup sesuai sehingga menambah wawasan siswa dan meningkatkan minat belajar siswa. Model permainan outbound memiliki total persentase >80%. Sehingga Sebagian besar siswa menyatakan pembelajaran lari sambung (estafet) dengan pendekatan outbound sangat jelas dan sangat membantu dalam belajar lari sambung (estafet)

    Pengembangan Variasi Latihan Teknik Dasar Passing dan Stopping Futsal Pada Kegiatan Ekstrakurikuler Futsal di SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK Kata kunci: pengembangan, latihan, teknik dasar pertahanan, ekstrakurikuler futsal.Futsal merupakan permainan yang banyak digemari terutama di kota-kota besar. Pada permainan futsal  memiliki beberapa teknik dasar yang sangat mendukung permainan seperti halnya sepakbola. Permainan futsal saat ini sudah diajarkan pada sekolah-sekolah mulai dari SD, SMP, SMA. Sama halnya dalam kegiatan ekstrakurikuler futsal di SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang yaitu belum adanya proses latihan yang variatif yang dapat dijadikan sumber belajar bagi siswa. Menurut analisis kebutuhan dan wawancara yang telah dilakukan oleh peneliti untuk peserta ekstrakurikuler futsal di SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang terdapat hasil sebagai berikut: (1) peserta ekstrakurikuler cenderung tidak aktif dalam pembelajaran jalan, lari dan lompat, (2) peserta ekstrakurikuler tertarik pada latihan yang lebih bervariatif, (2) 65,28% dari 30 siswa menyatakan adanya hambatan dalam latihan pada kegiatan ekstrakurikuler (5) 75,42% dari 30 siswa menyatakan bahwa sarana dan prasarana untuk latihan sudah terpenuhi, (6) 75,8% dari 30 siswa menyatakan setuju dengan model variasi latihan teknik dasara passsing dan stopping.Berdasarkan paparan diatas tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk mengembangkan variasi latihan dasar passing dan stopping pada kegiatan ekstrakurikuler di SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang, ketrampilan teknik dasar passing dan stopping siswa peserta kegiatan ekstrakurikuler Futsal di SMP laboratorium Universitas Negeri Malang.Pengembangan Produk ini menggunakan pengembangan prosedural karena membutuhkan langkah-langkah yang harus di tempuh dalam pembuatan produk yang dikembangkan, sehingga peneliti menggunakan model pengembangan dari Borg dan Gall. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Dengan kualifikasi, 1 ahli kepelatihan futsal dan 1 ahli permainan futsal, sedangkan untuk pemain dilakukan uji coba (kelompok kecil) sebanyak 12 siswa, dan uji lapangan (kelompok besar) sebanyak 30 siswa.Hasil penelitian berupa bentuk-bentuk variasi latihan teknik dasar passing dan stopping ini adalah sebagai berikut: dari 1 ahli kepelatihan futsal sudah sesuai di berikan kepada siswa, dari ahli permainan futsal sudah sesuai di berikan kepada siswa, dari uji coba (kelompok kecil) yaitu persentasenya 76,31%, dan dari uji lapangan (kelompok besar), yaitu persentasenya 76,71%. Dalam pengembangan penelitian variasi latihan passing dan stopping futsal ini penyebarluasan dan keefektivitasnya yaitu berupa produk buku panduan yang dikemas secara menarik sehingga pembaca mampu menguasai teknik dasar passing dan stopping dengan baik

    pengaruh latihan interval pendek terhadap peningkatan daya tahan anaerobik pemain sepak bola SSB Djagung FC U-23 Kota Malang

    No full text
    ABSTRAK Said, Faizal. 2017.Pengaruh Latihan Interval Pendek Terhadap Peningkatan Daya Tahan Anaerobik Pemain Sepak Bola SSB Djagung FC U-23 Kota Malang.Skripsi, Jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr.Saichudin, M.Kes, (II) Dr.Sapto Adi, M.Kes. Kata kunci : Latihan, Interval Pendek, Daya Tahan Anaerobik, Sepak BolaGerakan-gerakan intensitas tinggi dan ekplosif dalam jangka waktu yang lama dan berulang-ulang menurunkan kondisi fisik pemain sepak bola di akhir permainan. Penurunan kondisi fisik ini, karena dalam permainan sepak bola  membutuhkan berbagai tindakan yang membutuhkan kekuatan, kecepatan, kelincahan, dan daya tahan anaerobik. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan interval pendek terhadap peningkatan daya tahan anaerobik pemain sepak bola SSB Djagung FC Kota U-23 Malang.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan pendekatan menggunakan desain pre test dan post test kemudian memeriksa akibat yang ditimbulkan. Sampel yang digunakan adalah pemain sepak bola SSB Djagung FCU-23 Kota Malang yangberjumlah 26 orang. Kemudian sampel dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok perlakuan latihan interval pendek berjumlah 13 orang dan kelompok kontrol yang juga berjumlah 13 orang. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan daya tahan anaerobik dengan melakukan tes lari 35 meter sebanyak 6 kali pengulangan. Analisis data dari penelitian ini menggunakan uji-t amatan ulangan dan uji-tindependent samples test.Hasil penelitian diperoleh rata-rata indeks kelelahan pada waktu pre testdan post test kelompok perlakuan interval pendek yaitu, 2,56pre test dan pos test 3,80. Dari hasil tersebut diketahui ada perbedaan sebelum dan sesudah latihan interval pendek dengan selisih 1,24. Berdasarkan hasil analisis perhitungan uji-t independent samples testada perbedaan rata-rata indeks kelelahan sebelum dan setelah diberi latihan interval pendek diperoleh thitung sebesar 6.018, dengan signifikasi 0,000 < a = 0,05, yang berarti signifikan. Berdasarkan analisis data tersebut, diperoleh kesimpulan yakni ada pengaruh signifikan latihan interval pendek terhadap peningkatan daya tahan anaerobik pemain sepak bola SSB Djagung FCU-23 Kota Malang. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai variasi baru dalam melatih atau mengajar khususnya dalam meningkatkan daya tahan anaerobik

    PENGARUH VARIASI LATIHAN LADDER DRILL TERHADAP PENINGKATAN KELINCAHAN PEMAIN SEPAKBOLA U-16 SSB KIJANG MERAH

    No full text
    ABSTRAK Sholeh, Imam. 2014. Pengaruh variasi Latihan Ladder Drill Terhadap Peningkatan Kelincahan Pemain Sepakbola Anak U-16 SSB Kijang Merah. Skripsi, Jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Supriyadi, M.Kes (II) I Nengah Sudjana, S.pd, M.pd Kata Kunci: Sepakbola, Ladder Drill, Kelincahan Sepakbola merupakan olahraga yang dimainkan oleh dua kelompok berlawanan yang masing-masing bertujuan untuk memasukkan bola ke gawang kelompok lawan. Ladder drill adalah suatu bentuk latihan melompat menggunakan satu atau dua kaki dengan melompati tali yang berbentuk tangga yang diletakkan dilantai atau tanah. Ladder drill biasa digunakan para atlet untuk meningkatkan kelincahan  atau agility. Kelincahan merupakan salah satu komponen fisik yang banyak dipergunakan dalam olahraga. Kelincahan pada umumnya didefinisikan sebagai “Kemampuan mengubah arah secara efektif dan cepat, sambil berlari hampir dalam keadaan penuh. Kelincahan terjadi karena gerakan tenaga yang eksplosif. Penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimental menurut Winarno (2011:58) mengatakan : “Bahwa penelitian eksperimental bertujuan untuk mengungkapkan hubungan sebab-akibat antar variabel dengan melakukan manipulasi variabel bebas”. Adapun rancangan penelitian ini menggunakan rancangan One Group Pretest-Postest Design yaitu kelompok yang diberikan perlakuan, tetapi sebelum perlakuan diberikan terlebih dahulu dilakukan tes awal (pretest), dan kemudian diakhir perlakuan dilakukan lagi tes akhir (postest). Hasil dari penelitian ini adalah  dari data Pretest didapat hasil terendah untuk tes zig zag run adalah 08,30 detik dan tertinggi adalah 08,55 detik sedangkan rata-rata 08,41 detik. Dan pada pengukuran Posttest didapat hasil terendah untuk tes zig zag run adalah 07,67 detik dan tertinggi adalah 07,89 detik sedangkan rata-rata 07,76 detik. Dari data menunjukan rata-rata perbedaan mean antara Pretest dan Posttest sebesar 0,65 detik. Hasil perhitungan t-hitung kelincahan menunjukan hasil sebesar 23,83 dan sedangkan t-tabel untuk taraf signifikansi 5% yang ditetapkan dalam uji hipotesis tercatat 2,145. Hasil uji hipotesis membuktikan bahwa hipotesis alternatif yang ditetapkan dapat diterima. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa Ada pengaruh  Variasi Latihan ladder drill terhadap peningkatan kelincahan Pemain sepakbola U-16 SSB Kijang Merah

    PENGEMBANGAN VARIASI MODEL LATIHAN TEKNIK PASSING DAN SHOOTING PADA TIM FUTSAL MFC PROBOLINGGO

    No full text
    ABSTRAK Junaidi, Sunan. 2017. Pengembangan Variasi Model Latihan Teknik Passing dan Shooting Pada Tim Futsal MFC Probolinggo. Skripsi, Jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Slamet Raharjo, M.Or  (II) Dra. Sri Purnami, M.Pd. Kata Kunci : Model latihan tehnik passing dan shooting, futsal, pemain MFC ProbolinggoFutsal adalah varian dari sepak bola dimainkan di dalam ruangan di lapangan yang lebih kecil. Dimulai di Amerika Selatan pada tahun 1930 dan sejak itu menjadi olahraga dalam ruangan populer di seluruh dunia. Dalam permainan futsal pemain harus menguasai tehnik-tehnik dasarnya, terutama tehnik passing dan shooting. Passing merupakan suatu teknik gerakan mengoper bola ke teman dalam satu tim atau satu regu sebagai langkah awal untuk mengatur pola serangan. Shooting merupakan teknik dasar yang harus dikuasai oleh setiap pemain. Teknik ini merupakan cara untuk menciptakan gol. Ini disebabkan karena seluruh pemain mempunyai kesempatan untuk menciptakan gol dan memenangkan pertandingan. Berdasarkan hasil observasi awal, diketahui bahwa keterampilan tehnik passing dan shooting para pemain futsal MFC Probolinggo masih belum maksimal dan banyak kekurangan.Tujuan penelitian pengembangan ini adalah untuk mengembangkan variasi model latihan tehnik passing dan shooting pada tim futsal MFC Probolinggo. Diharapkan model latihan passing dan shooting yang diterapkan dapat dijadikan acuan untuk kegiatan latihan tim futsal MFC Probolinggo sehingga bisa meningkatkan prestasi tim.Metode penelitian ini mengacu pada model pengembangan research and development (R&D) dari Borg dan Gall. Dan Langkah-langkah dalam penelitian dan pengembangan ini mengacu pada konsep dari Ardhana, yaitu bahwa setiap pengembang berhak memilih langkah-langkah yang paling tepat untuk penelitiannya berdasar kondisi yang dihadapi. Sedangkan pengumpulan data menggunakan sebuah angket.Berdasarkan hasil uji coba diperoleh presentase sebagai berikut: (1) justifikasi ahli media sebesar 97,22%, (2) justifikasi ahli bidang futsal sebesar 82,3%, (3) justifikasi ahli kepelatihan sebesar 90,84%, (4) uji coba kelompok kecil sebesar 89,4%, (5) uji coba kelompok besar sebesar 90,1%. Dari prosedur penelitian dan pengembangan yang telah dilakukan, maka diperoleh hasil berupa buku panduan variasi model latihan tehnik passing dan shooting pada tim futsal MFC Probolinggo. Hasil dari penelitian ini adalah 10 variasi model latihan tehnik passing dan shooting dalam permainan futsal dan dikemas dalam bentuk buku panduan. Dimana terdapat 3 macam variasi model latihan tehnik passing, 3 macam variasi model latihan tehnik shooting, dan 4 macam variasi latihan tehnik passing disertai shooting, lalu ada petunjuk pelaksanaan dan juga alat-alat yang digunakan

    SurveiKebugaranJasmaniPesertaEkstrakurikulerOlahraga Di SMKN 2 Kota Malang

    No full text
    ABSTRAK Akhyari, Nur Huda 2017.SurveiKebugaranJasmaniPesertaEkstrakurikulerOlahraga Di SMKN 2 Kota Malang.Skripsi, JurusanPendidikanJasmanidanKesehatan, FakultasIlmuKeolahragaan, UniversitasNegeri Malang.Pembimbing: (I) Prof. Dr. M. E. Winarno, M.Pd., (II) Febrita Paulina Heynoek,S.PdM.Pd. Kata Kunci: survei, kebugaranjasmani, ekstrakurikuler.Kebugaranjasmaniadalahkemampuanseseorangdalammelaksanakanaktifitassehari-haridenganmaksimaltanpamengalamikelelahan yang berlebihandanmendapattenagabarusecaracepatuntukmelakukanaktivitaslainnya.Untukmengetahuidanmemahamikebugaranjasmanitersebutkitaharusmemahamikomponen-komponensecaraumum.BerdasarkanobservasipenelitidenganmengajukanangketkepadapelatihekstrakurikulerolahragayaituBolavoli, BolabasketdanFutsal di SMK Negeri 2 Kota Malang.Ditemukanhasilbahwakebugaranjasmanipesertaekstrakurikulerolahraga di SMK Negeri 2 Kota Malang masihdibawah rata-rata, menurutketigapelatihekstrakurikulertersebutkebugaranjasmanipesertadidiknyamasihperluditingkatkanlagi.Namundemikian, hasiltestersebuttidakada data real yang menunjukkantingkatkebugaranjasmanipesertaekstrakurikuler.Makadariitu, penelitibertujuanuntukmengetahuitingkatkebugaranjasmanipesertaekstrakurikulercabangolahraga di smknegeri 2 kotamalangtahunajaran2016-2017.Penelitianinimenggunakanrancanganpenelitiandeskriptifdenganmetodesurveidanteknikpengumpulandatanyamenggunakantes.Subjekdalampenelitianiniberjumlah 72siswadenganrentangusia 16-19 tahun. Instrumentes yang digunakanuntukmengetahuitingkatkebugaranjasmanisiswaadalahTesKebugaranJasmani Indonesiadengan 5 butirtesyaitu: 1) lari60 meter, 2) gantungangkattubuh 60 detik, 3) baring duduk 60 detik, 4) loncattegak, dan 5) lari1.200 meter. Data yang diperolehkemudiandikategorikanberdasarkanketentuanstandartyang dikeluarkanolehDepdiknasyaitu 1) baiksekali, 2) baik, 3) sedang, 4) kurang, 5) kurangsekali.BerdasarkanhasilpenelitianTKJI. Data yang diperolehterdapat30siswaatau 42% yang mendapatnilai 3 (Sedang), 39 siswaatau 54% yang mendapatnilai 2 (Kurang), dan 3 siswaatau 4% yang mendapatnilai 2 (kurangsekali). Dapatdisimpulkan rata-rata siswapesertaekstrakurikulertergolongdalamkategorikurang. Berdasarkanhasilpenelitian,makapenelitimemberikan saran kepadapesertaekstrakurikulersupayameningkatkankantingkatkebugaranjasmanidengancaramenambahporsilatihanintensifdirumahyanglatihannyadisesuaikandengankomponenkebugaran yang ada.Disarankan pula, selainaktifpadakegiatanolahragadi sekolahbaikintrakurikulermaupunekstrakurikuler, sebaiknyapesertaekstrakurikulermenambahlatihandi luarjam sekolah yang bertujuanmeningkatkankebugaranjasmaninya

    Pengaruh Pembelajaran Drill Ball Feeling terhadap Hasil Belajar Keterampilan Dribbling Sepakbola Siswa Sekolah Sepakbola Gajah Mada Usia 12-14 Tahun Kota Blitar

    No full text
    ABSTRAK Sepakbola merupakan permainan beregu yang dimainkan oleh dua tim di lapangan. Salah satu teknik yang harus dikuasai dalam permainan sepakbola, adalah teknik menggiring bola (dribbling). Siswa Sekolah Sepakbola Gajah Mada memiliki permasalahan dalam menggiring bola, yaitu kecepatan dribbling siswa masih tergolong lambat.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran drill ball feeling terhadap hasil belajar keterampilan dribbling sepakbola siswa Sekolah Sepakbola Gajah Mada.Rancangan penelitian yang dipakai adalah penelitian eksperimen. Sampel penelitian ini adalah 24 siswa Sekolah Sepakbola Gajah Mada. Kemudian sampel penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen pembelajaran drill ball feeling berjumlah 12 siswa dan kelompok pembelajaran komando berjumlah 12 siswa. Analisis data dari penelitian ini yaitu berupa teknik analisis varians satu jalur.Dari hasil analisis data, diperoleh tiga simpulan hasil penelitian. Pertama pembelajaran drill ball feeling memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar dribbling siswa Sekolah Sepakbola Gajah Mada (F hitung = 16,43> F tabel 4,30). Kedua, pembelajaran komando tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar dribbling siswa Sekolah Sepakbola Gajah Mada (F hitung = 0,60 F tabel 4,30). Saran yang dapat diberikan kepada pelatih Sekolah Sepakbola Gajah Mada, sebaiknya menggunakan pembelajaran drill ball feeling sebagai bentuk pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar dribbling, karena perolehan hasil penelitian yang telah dilakukan ternyata pembelajaran drill ball feeling memberikan pengaruh yang lebih baik daripada pembelajaran komando terhadap hasil belajar dribbling siswa Sekolah Sepakbola Gajah Mada

    Pengaruh Model Pembelajaran Pliometrik Menggunakan Alat X Jump terhadap Hasil Belajar Keterampilan Long Pass Sepakbola pada Sekolah Sepakbola Tunas Inti Usia 10-12 Tahun Kabupaten Blitar.

    No full text
    ABSTRAK Sepakbola adalah salah satu olahraga permainan yang sering dimainkan di berbagai penjuru dunia. Keterampilan menendang bola merupakan keterampilan yang penting bagi sebuah tim untuk mempe­roleh sebuah kemenangan. Se­tiap pemain dituntut untuk memiliki kemampuan me­nendang bola dengan baik dan akurat hasilnya serta jauh jangkauan jaraknya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi pembelajaran pliometrik terhadap prestasi long pass sepakbola di  Sekolah Sepakbola Tunas Inti Kabupaten Blitar.Rancangan penelitian yang dipakai adalah penelitian eksperimen. Sampel penelitian ini adalah 24 siswa di  Sekolah Sepakbola Tunas Inti Kabupaten Blitar. Sampel penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen kombinasi pembelajaran pliometrik berjumlah 12 siswa dan kelompok komando berjumlah 12 siswa. Analisis data dari penelitian ini yaitu berupa teknik analisis varians satu jalur.Dari hasil analisis data, diperoleh tiga kesimpulan hasil penelitian. Pertama, kombinasi pembelajaran pliometrik memberikan pengaruh yang signifikan terhadap prestasi long pass siswa Sekolah Sepakbola Tunas Inti Kabupaten Blitar (F hitung = 5,42 > F tabel 4,30). Kedua, pembelajaran komando tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap prestasi long pass siswa Sekolah Sepakbola Tunas Inti Kabupaten Blitar (F hitung = 0,232 F tabel 4,30). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bentuk kombinasi pembelajaran pliometrik  ini dapat digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan prestasi long pass di Sekolah Sepakbola Tunas Inti Kabupaten Blitar. Saran yang dapat diberikan kepada pelatih Sekolah Sepakbola Tunas Inti Kabupaten Blitar, hendaknya menggunakan kombinasi pembelajaran pliometrik  sebagai bentuk pembelajaran untuk meningkatkan prestasi keterampilan long pass sepakbola

    PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN RENANG E-BOOK DI TIRTA JAYA SC PANDAAN KABUPATEN PASURUAN

    No full text
    ABSTRAK Deviani, Faraudita. 2017. PengembanganMultimedia PembelajaranRenang E-Book di Tirta Jaya SC Pandaan. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1)Dr. Wasis Djoko Dwiyogo, M.Pd., (2)Dra. Sulistyorini, M.Pd. Kata kunci: multimedia,e-book, renang.Pembelajaran Renang adalah suatu usaha dalam menyampaikan materi tentang renang secara sistematis, yang bertujuan untuk membantu siswa agar mencapai tujuan yang diharapkan dari tidak bisa menjadi bisa.Ditemukan masalah bahwa siswa belum begitu menguasai materi gerakan dasar renangdimana dalam standart kompetensinya terdapat kompetensi gerak dasar,berdasarkan hasil observasi dan analisis kebutuhanpelatih belum belum memiliki bahan ajar pembelajaran renang yang berbentuk multimedia e-book renang.Kuisioner terhadap 30 siswa menyatakan bahwa tidak pernah menggunakan media pembelajaran berupa multimedia e-book renang.Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengembangkan sebuah mutimedia e-book renang bagi siswa dan pelatih khususnya dan masyarakat luas pada umumnya diharapkan dengan adanya materi multimedia e-book renang di klub renang Tirta Jaya SC Pandaan dapat membantu dan mempermudah penguasaan serta pemahaman pelaksanaan pembelajaran renang secara menyeluruh.Metode yang dilaksanakan pada siswa klub renang ini termasuk penelitian dan pengembangan yang mengacu pada model penelitian dan pengembangan Borg And Gall yang terdiri dari 10 langkah yang diadaptasi menjadi lebih sederhana yaitu: 1) melakukan penelitian awal (need assesment), 2) melakukan perencanaan, 3) mengembangkan produk awal, 4) melakukan uji coba kelompok kecil dengan 6 subjek, 5) melakukan revisi terhadap produk awal, 6) melakukan uji coba lapangan (kelompok besar) dengan 30 subjek, 7) melakukan revisi produk. Dalam penelitian pengembangan ini teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif. Teknik ini digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari hasil penyebaran kuisioner.Hasilpengembangandariprodukiniberupacompact disc (CD)e-bookrenang yang bertujuanuntukmempermudahpenggunadalampenggunaan multimedia. Berdasarkanujicobakelompokkecilpada 6 siswa di klubrenangsecaraacak yang dilakukan, diperolehpresentasesebesar 87,63% yang berartiseluruhaspekdalamproduk yang dikembangkansudahbaikdandapatdigunakanuntukmelakukanujilapangan (kelompokbesar). Sedangkanpadaujicobakelompokbesarpada 30 siswadiperolehpresentase 92,75% yangberartidapatdisimpulkanbahwaseluruhaspek yang terdapatdalamprodukpengembangan multimedia renange-book  di klubrenangsudahbaikdandapatdigunakan. Simpulan penelitianadalah produk pengembangan multimedia e-book renang di klub renang ini layak digunakan karena mudah dioperasikan, produk yang dihasilkan juga menarik minat siswa untuk mempelajari materi renang

    4

    full texts

    101

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    KARYA DOSEN Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇