Jurnal Kultur Demokrasi
Not a member yet
    299 research outputs found

    PENGARUH PARTISIPASI SISWA BELUM TUNTAS TERHADAP KEBERHASILAN REMEDIAL SMA PERINTIS 2 BANDAR LAMPUNG

    No full text
    The aim of this research to find out the influence of partisipation student was not reached in PPKn lesson towards remedial in twelve grade of natural science at SMA Perintis 2 Bandar Lampung in academic year 2014/2015. The medthode of this research used descriftif kuantitatif methode. The sampel of this research was 41 student, the analysis data of used Chi Kuadrat. The result of the research is : (1). the influence partisipations of student was dominant in partisipation category with percent was 66%, (2). The remedial achievement was dominant in achievement category with percent was 68%, (3). The result of the research was indicate that there is significant of the influence of student have not reached in PPKn lesson towards remedial achievement, it means the partisipation of student when their studied allow to achievement the students in remedial learning.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh partisipasi siswa yang belum tuntas dalam pelajaran PKn terhadap keberhasilan remedial dikelas XII IPA SMA Perintis 2 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2014/2015.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel berjumlah 41 responden.Teknik pokok pengumpulan data dengan menggunakan angket dan observasi langsung. Teknik analisis data menggunakan rumus chi kuadrat. Berdasarkan hasil peneitian yang dilaksanakan, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara partisipasi siswa yang belum tuntas dalam pelejaran PKn terhadap keberhasilan remedial dikelas XII IPA SMA Perintis 2 Bandar Lampung tahun pelajaran 2014/2015.Kata kunci: belajar tuntas, partisipasi, remedia

    PENGARUH PEMAHAMAN HAK ASASI MANUSIA TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN

    No full text
    The research was intended to find the influence of human rights understanding toward criminals in prison class I Bandar Lampung.The research used descriptive qualitative design in which the number of population was 868 respondents and the sample was 86 respondents. The data were analyzed by using interval and chi square. Based on the results of the research, it showed that (1) indicator of human right concept was 62 respondents or 62% for less understanding category. (2) indicator of human rights value was 41 respondents or 48% for less understanding category (3) indicator of human rights violation factors was 45 respondents or 53% was included in undersanding category (4) indicator of criminal act was 47 respondents or 54% was included in the appropriate category. So it can be concluded that there was an influence of human rights toward criminals in prison class I Bandar Lampung.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemahaman hak asasi manusia terhadap pelaku tindak pidana di lembaga pemasyarakatan kelas I Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan jumlah populasi 868 responden dan sampel 86 responden. Teknik pokok pengumpulan data menggunakan angket, analisis data menggunakan rumus interval dan chi kuadrat. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Pemahaman hak asasi manusia indikator konsep hak asasi manusia sebanyak 62 responden atau 62% masuk dalam kategori kurang memahami. (2) Pemahaman hak asasi manusia pada indikator nilai-nilai hak asasi manusia sebanyak 41 responden atau 48% masuk dalam kategori kurang memahami. (3) Indikator faktor melanggar hak asasi manusia sebanyak 45 responden atau 53% masuk dalam kategori memahami. (4) Indikator tindak pidana sebanyak 47 responden atau 54% masuk dalam kategori sesuai. Jadi dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemahaman hak asasi manusia terhadap pelaku tindak pidana di lembaga pemasyarakatan kelas I Bandar Lampung.Kata kunci: narapidana, pelaku tindak pidana, pemahaman HAM

    PERSEPSI MASYARAKAT WAY DADI TERHADAP PROGRAM PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU BINA LINGKUNGAN

    No full text
    The aims of this research were to tell and describe society perception in Way Dadi Baru toward student accepted program through corporate social responsibility at SMAN 5 Bandar Lampung 2014/2015. This Research method used quantitative descriptive. The sample of this research were 28 persons. The research subject was Way Dadi Baru society. The data were analyzed by using percentage formula. The results showed that (1) Way Dadi Baru society response (x) was dominant in the less understand category than (2) student accepted through corporate social responsibility (y). It could be seen from understand category was 84,14%, not understand category was 14,28%, and cannot aceept was 3,58%. The conclusion of this research was society more understood about corporate social responsibility than response society.Tujuan penelitian untuk menjelaskan dan mendeskripsikan persepsi masyarakat kelurahan Way Dadi Baru kecamatan Sukarame terhadap program penerimaan peserta didik baru jalur bina lingkungan di SMA Negeri 5 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2014/2015. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian 28. Subjek penelitian adalah masyarakat kelurahan way dadi baru kecamatan sukarame. Analisis data menggunakan interval presentase. Hasil penelitian menyatakan bahwa (1) persepsi masyarakat Kelurahan Way Dadi Baru Kecamatan Sukarame (X) dominan pada kategori kurang paham dibandingkan dengan (2) program penerimaan peserta didik baru jalur bina lingkungan (Y). Hal ini dapat dilihat dari presentase kategori paham 84,14% untuk masyarakat paham terhadap program bina lingkungan, sedangkan kategori kurang paham 14,28%, kemudian kategori tidak menerima 3,58%. Artinya masyarakat lebih paham terhadap program bina lingkungan dibandingkan dengan tanggapan sikap masyarakat.Kata kunci : jalur bina lingkungan, penerimaan peserta didik baru, persepsi masyaraka

    PERSEPSI MASYARAKAT BALI TERHADAP SISTEM KASTA DI DESA BUYUT BARU TAHUN 2015

    No full text
    This research aimed to know the perception of the Balinese against the caste system in the Buyut Baru village at 2015. The method used in this research was descriptive research method with a population of 174 family head. Data collection was using questionnaire as the principal technique, while the supporting technique were interviews, observation and documentation. Based on the data analysis, it was known that the understanding indicators was dominant within the understand category as much as 44.5%, the response indicators was dominant in agreement category as much as 61,1%, the expectation indicators was dominant within the less category impacted by as much as 50%, the social class or grouping indicators was dominant in agree categories as much as 66,7%, indigenous marriage system indicators was dominant within the category of less agree as much as 55,6%, the social reasons of familial surroundings have two categories that have the same score that is agreed and less agree as much as 38,9%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat Bali terhadap Sistem Kasta di Desa Buyut Baru tahun 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan populasi yang berjumlah 174 kepala keluarga. Pengumpulan data menggunakan angket sebagai teknik pokok, sedangkan tknik penunjangnya adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan analisis data diketahui bahwa indikator pemahaman dominan dalam kategori paham sebanyak 44,5 %, indikator tanggapan dominan dalam kategori setuju sebanyak 61,1 %, indikator harapan dominan dalam kategori kurang berdampak sebanyak 50 %, indikator pengelompokan atau kelas sosial dominan dalam kategori setuju sebanyak 66,7 %, indikator sistem perkawinan adat dominan dalam kategori kurang setuju sebanyak 55,6 %, indikator pergaulan dilingkungan kekerabatan terdapat dua kategori yang memiliki skor sama yaitu setuju dan kurang setuju sebanyak 38,9 %.Kata kunci : persepsi masyarakat bali, sistem kasta, sistem perkawinan adat

    PENGARUH FAKTOR USIA TERHADAP MINAT DAN KEMAMPUAN GURU PPKN DALAM PENGGUNAAN TIK

    No full text
    The aim of this research was to explain the influence of age factors toward the interest and the ability of civics education teachers in the use of information technology and communication. This research used descriptive quantitative method. The sample of this research were 23 respondents. The data analysis used Chi quadrate and data collecting technique also used interviews and documentation as supportive technique. The result of this research showed that: (1) there was significant influence, with strong clinging category among age factor towards the interest of civics education teachers in the use of information technology and communication , (2) there was significant influence with mid clinging category among age factor in the ability of civics education teachers in the use of information technology and communication.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh faktor usia terhadap minat dan kemampuan guru PPKn dalam penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 23 responden. Analisis data menggunakan Chi Kuadrat dan teknik pengumpulan data menggunakan angket serta teknik penunjang menggunakan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) terdapat pengaruh yang signifikan, dengan kategori keeratan kuat antara faktor usia terhadap minat guru PPKn dalam penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi, (2) terdapat pengaruh yang signifikan, dengan kategori keeratan sedang antara faktor usia terhadap kemampuan guru PPKn dalam penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi.Kata kunci: faktor usia, minat guru, kemampuan guru, pendidikan pancasila dan kewarganegaraan, teknologi informasi dan komunikas

    PERAN GURU PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MENGEMBANGKAN KECERDASAN MORAL SISWA

    Get PDF
    The purpose of this research to explain the role of education teacher citizenship in developing intelligence moral students. A method of this research is a method of descriptive qualitative, this research is population research with respondents of 3 people education teacher of citizenship. Research instruments tested with data qualitative analysis technique. The results of research shows, in an educate indicator of 52,8 % play a role for a teacher in educating the students, an indicator of supervising is 59,4 % of asserting the existence of the influence played the role to the changing moral students, an indicator give good example of 56,1 % influential role in instilling enough of the value of moral by means of giving an example of good example. It can be inferred that the role of teacher education citizenship in developing intelligence moral very played an important role in creating the students noble character and can create societies based on the value and norms which prevails in society.Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan Peran Guru Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Mengembangkan Kecerdasan Moral Siswa. Metode dalam penelitian ini metode deskriptif kualitatif, penelitian ini merupakan penelitian populasi dengan responden 3 orang Guru Pendidikan Kewarganegaraan. Instrumen penelitian diuji dengan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukan, dalam indikator mendidik sebesar 52,8% berperan bagi seorang guru dalam mendidik siswa/i, indikator mengawasi sebesar 59,4% menyatakan adanya pengaruh yang berperan terhadap perubahan moral siswa, indikator memberikan contoh yang baik sebesar 56,1% berpengaruh cukup berperan dalam menanamkan nilai moral dengan cara memberikan contoh teladan yang baik. Dapat disimpulkan bahwa Peran Guru Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Mengembangkan Kecerdasan Moral sangat berperan penting dalam menciptakan siswa/i yang berakhlak mulia serta dapat menciptakan peradaban yang sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat.Kata kunci : kecerdasan moral, pendidikan kewarganegaraan, peran guru

    PERSEPSI ORANG TUA TERHADAP ANAK PUTUS SEKOLAH DASAR DI DESA SUMBER JAYA

    Get PDF
    The purpose of this is to analyse and explain perception of parents to the dropped out students of primary school. The kind of this research is descriptive quantitative. Data collection techniques are using questionnaire, interview, documentation and observation. Data analysis technique is using interval formulas and the percentage. Samples included in this research as many as 38 parents. The results of research it can be seen that the perception of parents about the dropped out students on primary school is 53 %, this means that parents tend to disagree with the appearance of dropouts students of primary school because it can cause negative impact on the children them selves and will cause lower quality of human resources. Hence every party must be working together in order to improve the education quality.Tujuan penelitin ini adalah menganalisis dan menjelaskan persepsi orang tua terhadap anak putus sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, wawancara, dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data menggunakan rumus interval dan presentase. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 38 orang tua. hasil penelitian dapat diketahui bahwa persepsi orang tua mengenai anak putus sekolah sekolah dasar sebesar 53%, hal ini berarti orang tua cenderung kurang setuju dengan munculnya anak putus sekolah dasar karena dapat menyebabkan dampak negatif terhadap diri anak dan akan menyebabkan semakin rendahnya kualitas Sumber daya Manusia. Oleh karena itu semua pihak harus dapat bekerjasama guna meningkatkan mutu pendidikan.Kata kunci: anak, orang tua, persepsi, putus sekolah dasar

    HUBUNGAN INTERAKSI SOSIAL DENGAN HASIL BELAJAR SISWA SMA NEGERI 7 BANDAR LAMPUNG

    Get PDF
    This research aimed to explain the correlation of social interaction on students learning outcomes at SMA Negeri 7 Bandar Lampung. The research method used quantitative descriptive. The population in this research were 176 students, while the sample were 26 students. The technique of data collecting used questionnaires then it was processed by using percentage formula and chi quadrat. Based on the result of research about social interaction of student class XI at SMA Negeri 7 Bandar Lampung, it showed that from 26 students, it was found 13 students or 50% students have good social interact. The calculation and analysis for variable of students learning outcomes at SMA Negeri 7 Bandar Lampung, from 26 students, it was found 12 students or 42% students were in good learning outcomes category. There is significant influence between social interaction on students learning outcomes at SMA Negeri 7 Bandar Lampung.Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan hubungan antara interaksi sosial dengan hasil belajar siswa SMA Negeri 7 Bandar Lampung. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 7 Bandar Lampung yang berjumlah 176 orang sedangkan sampelnya 26 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan angket yang selanjutnya dilakukan pengolahan data dengan rumus presentase dan Chi Kuadrat. Berdasarkan hasil penelitian tentang interaksi sosial siswa kelas XI SMA Negeri 7 Bandar Lampung, menunjukan bahwa dari 26 responden terdapat 13 orang responden atau 50 % siswa berinteraksi sosial dengan baik. Perhitungan dan analisis untuk variabel hasil belajar siswa SMA Negeri 7 Bandar Lampung, dari 26 orang responden terdapat 12 orang responden atau 46,2 % siswa berada dalam kategori hasil belajar baik. Terdapat pengaruh yang signifikan antara interaksi sosial dengan hasil belajar siswa SMA Negeri 7 Bandar Lampung.Kata kunci : interaksi sosial, hasil belajar, pembelajaran

    PENGARUH PERSEPSI ORANG TUA TENTANG KEKERASAN FISIK TERHADAP PEMBENTUKAN PERILAKU ANAK

    Get PDF
    The purpose of this research is to analyze the influence of parent perception about physical violence through children behavior in Pasar Liwa village, BalikBukit District, West Lampung. The research method of this research used descriptive quantitatif. Data collecting techniques are using quessionnaire, interview, and documentation, analyzing data used chi quadrat because this research using 2 different variable. The result of this research is there some influences of parent perception about physical violence through children behavior in Pasar Liwa village, Balik-Bukit District, West Lampung. The conclusion of this research is there some significant influences between parent perception about physical violence through children behavior in Pasar Liwa village, Balik-Bukit District, West Lampung. If parent perception about physical violence was good, so children behavior was good too. Otherwise if parent perception about physical violence was not good, so children behavior is not good too.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh persepsi orang tua tentang kekerasan fisik terhadap pembentukan perilaku anak di Kelurahan Pasar Liwa Kecamatan Balik-Bukit Kabupaten Lampung Barat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, Wawancara dan Dokumentasi, analisis data menggunakan Chi Kuadrat karena pada penelitian ini merupakan penelitian dua variabel yang berbeda. Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang kuat pada persepsi orang tua tentang kekerasan fisik terhadap pembentukan perilaku anak di Kelurahan Pasar Liwa Kecamatan Balik-Bukit Kabupaten Lampung Barat. Sehingga semakin baik persepsi orang tua tentang kekerasan fisik, maka akan semakin baik pula perilaku anak. Begitupun sebaliknya, apabila persepsi orang tua tentang kekerasan fisik tidak baik, maka tidak baik pula perilaku yang dilakukan anak.Kata kunci: kekerasan fisik, orang tua, pembentukan perilaku anak

    PENGARUH MEDIA MASSA DAN SIKAP POLITIK TERHADAP PARTISIPASI POLITIK SISWA DALAM PEMILU

    Get PDF
    The purpose of this research is to explain the effectiveness of mass media and political attitude through students participation in president election 2014 at SMA Negeri 2 Gadingrejo, Pringsewu. The method that is used in this research is quantitative research with descriptive ex-post facto approachment. That the sample of this research are 26 respondenses. The data collecting technique was using quesionare and the data analysis was using regression. Based on the result and hypothesis, it will be concluded that heres an influence of mass media and political attitude through students participation in president election in 2014 at SMA Negeri 2 Gadingrejo, Pringsewu, in the amount of 58,8%.Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan pengaruh media massa dan sikap politik terhadap partisipasi politik siswa dalam pemilu presiden tahun 2014 di SMA Negeri 2 Gadingrejo Kabupaten Pringsewu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif asosiatif dengan pendekatan deskripstif ex post facto yang sampel penelitian berjumlah 26 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan teknik analisis data menggunakan regresi. Berdasarkan hasil analisis dan uji hipotesis menunjukan bahwa terdapat pengaruh media media massa dan sikap politik terhadap partisipasi politik siswa dalam pemilu presiden tahun 2014 di SMA Negeri 2 Gadingrejo Kabupaten Pringsewu sebesar 58,8%, oleh karena itu siswa harus selalu di berikan arahan dalam setiap pemilu agar siswa ikut berpartisipasi dalam pemilu.Kata kunci : media massa, partisipasi politik, sikap politi

    123

    full texts

    299

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Kultur Demokrasi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇