Jurnal Kultur Demokrasi
Not a member yet
299 research outputs found
Sort by
Pemanfaatan Film Perjuangan untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Bela Negara Siswa
The purpose of this study is to describe the ultilization of struggle film to improve understanding of the state defending concept students class 7 SMP Negeri 2 Seputih Mataram. The method used in this research is descriptive method with qualitative approach with the sample amounted to 26 respondents. The main techniques of data collection by using questionnaires and supporting techniques are documentation, observation and interviews. The result of the research shows that the benefit of struggle film can be used to improve the understanding of the state defending concept students class 7 SMP Negeri 2 Seputih Mataram. It can be seen from the test results that show significant differences before and after watch the struggle film. Based on the results of interviews and observations show the difference in attitude and behavior of students between before watching the struggle film and after watching the struggle film.
Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan pemanfaatan Film Perjuangan dalam meningkatkan pemahaman konsep Bela Negara siswa kelas VII SMP Negeri 2 Seputih Mataram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan sampel berjumlah 26 responden. Teknik pokok pengumpulan data dengan menggunakan tes serta teknik penunjangnya adalah dokumentasi, observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemanfaatan film perjuangan dapat dimanfaatkan sepenuhnya untuk meningkatkan pemahaman konsep Bela Negara siswa kelas VII A SMP Negeri 2 Seputih Mataram. Hal tersebut dapat di lihat dari hasil tes yang menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan sebelum dan sesudah menonton film perjuangan. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi menunjukkan bahwa terdapat perbedaan sikap dan perilaku siswa antara sebelum menonton film perjuangan dan sesudah menonton film perjuangan.
Kata kunci: pemanfaatan, film perjuangan, konsep bela negar
Sikap PHRI Terhadap Upaya Pelestarian Musik Tradisional Lampung
The purpose of this research is to explain PHRI Lampung attitude toward preservation of traditional music of Lampung. This research uses a descriptive method. The population of this study is PHRI Lampung management with population and samples of 27 people. Data collection techniques used questionnaires, interviews, observations, and documentation. Data analysis techniques use the formula interval and percentage. The results showed that the understanding and response indicators PHRI have understood and responded well, but the trend indicator included the category of less agree due to the lack of awareness on traditional music playback Lampung is not in accordance with the time set by the government. So from the results of these studies can be seen that the effort preservation of traditional music Lampung still not running well.Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan sikap PHRI Lampung terhadap upaya pelestarian musik tradisional Lampung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi penelitian ini adalah pengurus PHRI Lampung dengan populasi dan sampel yang berjumlah 27 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan rumus interval dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator pemahaman dan tanggapan PHRI telah memahami dan merespon dengan baik, namun pada Indikator kecenderungan termasuk kategori kurang setuju dikarenakan masih kurangnya kesadaran pada pemutaran musik tradisional Lampung yang tidak sesuai waktu yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Sehingga dari hasil penelitian tersebut dapat diketahui bahwa Upaya pelestarian musik tradisional Lampung masih belum berjalan dengan baik.Kata kunci: pelestarian, musik tradisional, perhimpunan hotel dan restoran Indonesi
Peranan Orang Tua Terhadap Upaya Perlindungan Kesehatan Reproduksi di Desa Margoyoso Kecamatan Sumberejo Kabupaten Tanggamus
This study aimed to explain and to analyze the Role of Parents on Reproductive Health Efforts in the Village of Margoyoso Sumberejo Sub-district Tanggamus District. The formulation of the problem in this research was whether the influence of Parent Role on Reproductive Health Protection Efforts in the Village of Margoyoso Sumberejo Sub-District Tanggamus District. This research was quantitative by using influence test between variables to carry out. The population in this study was 215 families with children at age 14-21 years old in the village of Margoyoso 2017, so the sample taken is 15% of the population, it is 33 families. Based on the results of this research, it can be seen that parents play very important role in the effort of reproductive health protection in child development. This showed that there is an influence of the role of parents on the reproductive-health protection efforts in the Village of Margoyoso Sumberejo Sub-district Tanggamus District.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis Peranan Orang Tua Terhadap Upaya Perlindungan Kesehatan Reproduksi di Desa Margoyoso Kecamatan Sumberejo Kabupaten Tanggamus. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu adakah pengaruh Peranan Orang Tua Terhadap Upaya Perlindungan Kesehatan Reproduksi di Desa Margoyoso Kecamatan Sumberejo Kabupaten Tanggamus. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan uji pengaruh antar variabel-variabel yang akan diteliti. Populasi dalam penelitian ini adalah keluarga yang memiliki anak usia 14-21 tahun di desa Margoyoso 2017, sebanyak 215 KK, sehingga sampel yang diambil sebanyak 15% yaitu sebanyak 33 KK. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa orang tua sangat berperan penting dalam upaya perlindungan kesehatan reproduksi pada perkembangan anak. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh antara peranan orang tua terhadap upaya perlindungan kesehatan reproduksi di Desa Margoyoso Kecamatan Sumberejo Kabupaten Tanggamus.Kata kunci : peranan, orang tua, perlindungan, kesehatan reproduks
Peranan Retribusi Angkutan Antar Kota Antar Provinsi dalam Menggali Pendapatan Asli Daerah di Kota Bandar Lampung
The purpose of this study was to describe how the role of levies of inter-city transportation between provinces in exploring local revenue in Bandar Lampung City and to find out the contribution of inter-city transportation levies between provinces to regional revenue, the contribution of inter-city transportation levies between provinces on monthly dues, areas, and barriers in retribution. The method which was used was the descriptive method with the qualitative approach. Data collection techniques used observation, interview, and documentation techniques.The results of this study indicated that in the role of levy of inter-city transportation between provinces in exploring revenue areas in the city of Bandar Lampung is not too large. Although the role of small levies of inter-city transportation between provinces can contribute to local revenue. Government efforts to increase the potential of the region by increasing the target each year and the problem of the lack of levy and retribution party retribution is very influential on the local revenue.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana peranan retribusi angkutan antar kota antar provinsi dalam menggali pendapatan daerah di Kota Bandar Lampung dan untuk mengetahui sumbangan retribusi angkutan antar kota antar provinsi terhadap pendapatan daerah, sumbangan retribusi angkutan antar kota antar provinsi terhadap iuran sebulan, upaya dalam meningkatkan potensi daerah dan hambatan dalam retribusi. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi,wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam peranan retribusi angkutan antar kota antar provinsi dalam menggali pendapatan daerah di Kota Bandar Lampung tidak terlalu besar. Meskipun perananya kecil retribusi angkutan antar kota antar provinsi mampu menyumbangkan pendapatan daerah. Upaya pemerintah meningkatkan potensi daerah dengan menaikkan target setiap tahun dan masalah kurangnya partipasi petugas retribusi serta wajib retribusi sangat berpengaruh pada pendapatan asli daerah.kata kunci: angkutan, pendapatan daerah, retribus
Peranan Sanggar Budaya Bandakh Makhga Dalam Pelestarian Nilai Budaya Lampung Di Sukadanaham
This study aims to describe the role of Bandakh Makhga Cultural Studio in preserving and developing the art and culture of Lampung. The design used was qualitative descriptive method. Subjects in this study are studio organize, traditional leaders, youth, and Lampung local government. Data collection techniques used are interviews, observation, and documentation. The result of this research is there the role of Bandakh Makhga Cultural Studio as a place to young association for preservation Lampung cultural value, as a place to giving education for youngsters and developing potency in preservation of Lampung cultural value, as an information for youth and community in preserving Lampung cultural values, and as a government partner to advance the arts and culture of the region in the preservation Lampung cultural value.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peranan Sanggar Budaya Bandakh Makhga dalam melestarikan dan menumbuhkembangkan seni dan budaya Lampung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah pengurus sanggar, tokoh adat, pemuda, dan Pemerintah Daerah Lampung. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah terdapat peranan Sanggar Budaya Bandakh Makhga sebagai wadah dalam menghimpun pemuda-pemudi dalam pelestarian nilai budaya Lampung, sebagai wadah dalam memberikan pendidikan bagi para pemuda-pemudi dan mengembangkan potensi dalam pelestarian nilai budaya Lampung, sebagai sumber informasi bagi para pemuda dan masyarakat dalam pelestarian nilai budaya Lampung, dan sebagai mitra pemerintah untuk memajukan seni dan budaya daerah dalam pelestarian nilai budaya Lampung.kata kunci: nilai budaya Lampung, pelestarian, sanggar budaya
Pengaruh Sikap Primordialisme Terhadap Upaya Pembentukan Proses Harmonisasi Masyarakat Multikultur
The Purpose of this research is to explain the influence of primodialsm to figuration of harmonization efforts inside multicutural society in village Restu Baru kecamatan Rumbia Kabupaten Lampung Tengah. The Method used in this research is descriptive quantitative method. Subject of this research are people of village Restu Baru kecamatan Rumbia Kabupaten Lampung Tengah has head of family status amount to 1027 head of the family with 100 samplehead of the family. Data collecting technique used questionnaire with likert scale measuring and then it be analyzed with Chi Kuadrat formula. Based on this research, there is influence of primodialsm to figuration of harmonization efforts inside Multicutural society in Restu Baru kecamatan Rumbia Kabupaten Lampung Tengah. Its means that the more people apply primodialsm to themselves the more difficult to execute figuration of harmonization process in multicultural society.Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh sikap primordialisme terhadap upaya pembentukan proses harmonisasi masyarakat multikultur di Desa Restu Baru Kecamatan Rumbia Kabupaten Lampung Tengah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah masyarakat Desa Restu Baru Kecamatan Rumbia Kabupaten Lampung Tengah yang berstatus sebagai kepala keluarga berjumlah 1027 kepala keluarga dengan sampel sebanyak 100 kepala keluarga. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan pengukuran skala likert dan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan rumus Chi Kuadrat. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukan adanya pengaruh antara sikap primordialisme terhadap upaya pembentukan harmonisasi masyarakat multikultur di Desa Restu Baru Kecamatan Rumbia Kabupaten Lampung Tengah. Artinya, semakin erat seseorang menerapkan sikap primordialisme pada dirinya maka akan semakin susah pula untuk melaksanakan pembentukan proses harmonisasi masyarakat multikultur.Kata kunci: harmonisasi, multikultur, sikap primordialisme
Persepsi Masyarakat Terhadap Kemiskinan Rumah Tangga Akibat Perkawinan Pasangan di Bawah Umur
The purpose of this study is to describe how the public perception of the household poverty as a result of underage marriage in the hamlet IV Mekar Jaya village Sribhawono District of Bandar Lampung Regency East. The method used in this research is descriptive method with qualitative approach. Informants in this study were community leaders, religious leaders and villagers. To collect the data used in this study using the technique of a questionnaire with a total of 39 respondents, interviews with six informants and documentation later data analysis techniques using a percentage formula and interval. The results showed that the public perception tends to be positive, but the public does not want overlap behavior due married underage sex and unwed. Most of the people already understand the impact of household poverty due to marry underage but people tend not to care and do not regard it as a problem.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan bagaimana persepsi masyarakat terhadap kemiskinan rumah tangga akibat perkawinan di bawah umur di Dusun IV Desa Mekar Jaya Kecamatan Bandar Sribhawono Kabupaten Lampung Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah tokoh masyarakat, tokoh agama dan warga desa. Untuk mengumpulkan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik angket dengan responden sebanyak 39, wawancara dengan 6 informan dan dokumentasi kemudian teknik analisis data menggunakan rumus persentase dan interval. Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi masyarakat cenderung positif tidak menghendaki tetapi masyarakat saling menutupi perilaku menikah di bawah umur akibat seks bebas dan hamil di luar nikah. Sebagian besar dari masyarakat sudah memahami dampak kemiskinan rumah tangga akibat menikah di bawah umur namun masyarakat cenderung tidak peduli dan tidak menganggap sebagai masalah.Kata kunci: persepsi, kemiskinan, perkawinan di bawah umu
PERANAN GURU DALAM PENUMBUHAN BUDI PEKERTI PESERTA DIDIK DI SMP GAJAH MADA BANDAR LAMPUNG
The aim of the research is to analyze and to indentify the role of teachers in developing students character at SMP Gajah Mada, Bandar Lampung Academic Year 2016/2017. The method used in the research was descriptive with quantitative approach, the subjects of the research were teachers and students. The collecting data used questionnaire, interview and documentation the test of credibility used percentage and chi square. The role of teachers affected in developing students character at SMP Gajah Mada, Bandar Lampung significantly gave a role . It can be seen from 66,66% respondents that indicated significantly gave a role. It means 33,34 % that has not optimized. The suggestion proposed, teachers should be able to optimize the role of teachers in developing students character.Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan menjelaskan peranan guru dalam penumbuhan budi pekerti peserta didik di SMP Gajah Mada Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2016/2017. Metode yang digunakan dalam penelitian merupakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, subjek penelitian guru dan peserta didik. Pengumpulan data menggunakan teknik angket, wawancara dan dokumentasi. Uji kredibilitas menggunakan persentase dan Chi Kuadrat. Peranan guru dalam penumbuhan budi pekerti di SMP Gajah Mada Bandar Lampung sangat berperan, dapat dilihat dari 66,66% dari jumlah responden termasuk sangat berperan, artinya masih ada 33,34% yang peranannya belum maksimal, saran yang diajukan seharusnya guru mampu memaksimalkan peranannya dalam penerapan penumbuhan budi pekerti bagi peserta didik.Kata kunci: penumbuhan budi pekerti, peranan guru, peserta didi
HUBUNGAN KEMAMPUAN BELAJAR MANDIRI DENGAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PPKN DI PAKET C
Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan hubungan kemampuan belajar mandiri dengan hasil belajar mata pelajaran PPKn di Paket C di Desa Wiyono Kecamatan Gedung Tataan Kabupaten Pesawaran tahun ajaran 2016/2017. Metode yang digunakan adalah korelasi dengan pendekatan kuantitatif, subyek penelitian yang berjumlah 38 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi, dan wawancara. Analisi data menggunakan Chi Kuadrat.Hasil penelitian adalah terdapat hubungan yang positif antara kemampuan belajar mandiri dengan hasil belajar mata pelajaran PPKn di Paket C di Desa Wiyono Kecamatan Gedung Tataan Kabupaten Pesawaran, dimana kemampuan belajar mandiri peserta didik cenderung kurang mandiri karena keterbatasan waktu belajar serta minimnya fasilitas belajar dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran PPKn cenderung sedang, hanya berkisar antara 60 70 dalam kategori keeratan sedang.The aim of this research was to explain the relationship between self study ability with the study result of Pancasila and civic education of C Package in Wiyono village Gedung Tataan sub district Pesawaran regency in academic year 2016/2017. The method used in this research was correlation by using quantitative approach, subyek of research were 38 respondents. The technique of data collecting used questionnaire, observation, and interview. Data analysis using Chi Square. As the result of this research there is a positive relationship between self study ability with the study result of civics and education of C Package in Wiyono village Gedung Tataan sub district Pesawaran regency, where the self study ability of student most probably low because of less time of learning and lack of learning facilities and the result of the student in civic and education is moderate, it was only between 60 70 and it is categorized as moderateKata kunci: hasil belajar PPKn, kemampuan belajar mandiri, pembelajaran PPK
Sikap Guru Terhadap Standar Penilaian Kurikulum 2013 Berdasarkan Permendikbud Nomor 23
The purpose of this research was to describe the teachers attitude on the assessment standard of the curriculum 2013 based on Permendikbud Number 23 in SMA YP Unila.Research methodology used descriptive quantitative method.The Populationwere 79 respondents. Data collection technique used a likert scale as a basic technique, and observation , interview , and documentation complement technique. Based on the data analysis, the teachers attitude support the assessment standard of the curriculum 2013 based on Permendikbud Number 23 means permendikbud number 23 can be received well in SMA YP Unila.Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan Sikap Guru Terhadap Penilaian kurikulum 2013 berdasarkan Permendikbud Nomor 23 di SMA YP Unila. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 60 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik angket skala likert sebagai teknik pokok, observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik penunjang. Berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa sikap guru mendukung standar penilaian kurikulum 2013 berdasarkan Permendikbud Nomor 23 artinya Permendikbud Nomor 23 bisa diterima dengan baik di SMA YP Unila.Kata kunci: kurikulum 2013, permendikbud nomor 23, sika