31735 research outputs found
Sort by
PENDUGAAN INTERPOLASI KRIGING DAN ANALISIS SPASIOTEMPORAL SERTA KORELASI FREKUENSI SAMBARAN PETIR DENGAN CURAH HUJAN DI PROVINSI BENGKULU TAHUN 2023
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan model semivariogram terbaik
dari data sambaran petir dan curah hujan di Provinsi Bengkulu pada berbagai
periode waktu. Metode interpolasi yang digunakan adalah Ordinary Kriging untuk
data sambaran petir dan Co-Kriging untuk data curah hujan, dengan elevasi sebagai
variabel sekunder. Pemilihan model semivariogram terbaik dilakukan melalui
teknik Cross Validation berdasarkan nilai Root Mean Square Error (RMSE)
terkecil. Model terpilih digunakan untuk proses pemetaan spasial. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa model semivariogram terbaik untuk data sambaran petir
adalah model Exponential. Sementara itu, untuk data curah hujan, model terbaik
bervariasi antara Gaussian, Exponential, dan Circular, tergantung pada periode dan
karakteristik data. Transformasi data menggunakan Logaritma dan Box-Cox tidak
memberikan pengaruh signifikan terhadap pemilihan model terbaik, karena pola
autokorelasi spasial dan struktur variogram tetap stabil meskipun distribusi data
diubah. Pemetaan spasial menghasilkan informasi mengenai frekuensi dan
kerapatan sambaran petir (kejadian petir per km² per tahun) di tiap kabupaten/kota.
Melalui teknik overlay, diperoleh Peta Kerawanan Petir terhadap Curah Hujan.
Analisis korelasi Spearman menunjukkan hubungan yang beragam antara petir dan
curah hujan, mulai dari sangat lemah hingga kuat, serta dapat bersifat positif
maupun negatif, dengan tingkat signifikansi yang bervariasi antar periode.
Kata kunci: co-kriging, interpolasi, korelasi, ordinary krigin
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BANGUN DATAR BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN GEOBOARD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS III SD
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar pada materi bangun
datar yang dirancang menggunakan pendekatan Problem Based Learning (PBL)
dengan bantuan media geoboard, guna meningkatkan hasil belajar kognitif siswa
kelas III SD. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan dengan
model ADDIE yang mencakup tahap analisis, perancangan, pengembangan,
penerapan, dan evaluasi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III di SD
Negeri 8 Bingin Teluk. Data dikumpulkan melalui lembar validasi oleh para ahli,
angket respon pengguna, serta tes hasil belajar siswa. Hasil validasi menunjukkan
bahwa bahan ajar tergolong sangat valid dari segi materi, bahasa, dan desain. Selain
itu, respon guru dan siswa terhadap bahan ajar sangat positif. Uji efektivitas
menunjukkan bahwa bahan ajar ini mampu meningkatkan hasil belajar siswa
dengan rata-rata skor N-Gain sebesar 0,67 yang berada pada kategori sedang.
Dengan demikian, bahan ajar berbasis PBL dengan dukungan media geoboard ini
layak digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran matematika di sekolah
dasar untuk meningkatkan kemampuan kognitif siswa.
Kata Kunci: bahan ajar, pembelajaran berbasis masalah, geoboard, hasil belajar,
bangun datar
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF DAN PROFIL KARAKTER GOTONG ROYONG PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI SEKOLAH DASAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik
(LKPD) berbasis model PBL untuk meningkatkan hasil belajar kognitif dan profil
karakter gotong royong pada mata pelajaran pendidikan pancasila di sekolah
dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Research and
Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, yang terdiri dari lima
tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Jenis data
yang digunakan adalah data kuantitatif dan kualitatif yaitu data kuantitatif
menggunakan angket skor penilaian yang diberikan oleh validator sedangkan data
kualitatif merupakan kritik serta saran dari validasi ahli. Berdasarkan hasil
penelitian diperoleh nilai pretest dan posttest menunjukan peningkatan dengan
hasil rata-rata pretest sebesar 57,2 dan rata-rata posttest sebesar 84,8 serta hasil uji
N-Gain Score juga menunjukan rata-rata yang diperoleh sebesar 76,60 dengan
kategori tinggi. Dengan demikian LKPD berbasis model PBL dapat digunakan
sebagai bahan ajar yang layak untuk meningkatkan hasil belajar kognitif dan
profil karakter gotong royong dengan hasil persentase menghargai 93,74%, tolong
menolong 90,62% dan empati 92,84%.
Kata Kunci: Pendidikan Pancasila, LKPD, Model PBL, Karakter Gotong
Royong, Hasil Belajar Kognitif
PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK DIGITAL BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN NILAI KOGNITIF DAN MENDESKRIPSIKAN PROFIL TANGGUNG JAWAB SISWA KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH
Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan karakteristik media komik digital
berbasis PBL, kelayakan media yang dikembangkan, respon pengguna terhadap
media, serta mendeskripsikan profil sikap tanggung jawab siswa, dan
menganalisis peningkatan hasil belajar kognitif siswa setelah menggunakan
media,. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V MIM 10 Karang Anyar Rejang
Lebong sebanyak 24 siswa dan seorang pendidik, metode penelitian yang
digunakan yaitu Research and Development dengan mengacu pada model
penelitian ADDIE. Teknik pengumpulan data dilaksanakan melalui analisis
dokumentasi, wawancara, penyebaran angket, observasi, dan tes (pretest dan
posttest). Hasil penelitian produknya dinyatakan layak digunakan secara materi,
bahasa, dan desain dan berdasarkan hasil uji empiris instrumen soal sudah valid,
reliabel, sukar , dan memiliki daya beda. Respon pengguna masuk ke kategori
sangat baik yaitu guru dengan persentase 100% dan siswa 87 %. Profil tanggung
jawab siswa dihasilkan siswa 87% siswa mulai berkembang menyerahkan tugas
tepat waktu, 100% siswa mulai berkembang mengerjakan sesuai petunjuk, dan
83% siswa mulai berkembang mengerjakan tugas berdasarkan hasil karya sendiri.
Hasil belajar kognitif ditunjukkan melalui rata-rata nilai pretest 48,66 dan rata-
rata nilai posttest yaitu 86,72 sedangkan hasil N-Gain 0,72 termasuk kategori
tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar sebesar
38,06% dan termasuk dalam kategori efektif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat
disimpulkan bahwa pengembangan media komik digital berbasis PBL efektif
dalam meningkatkan nilai kognitif siswa
Kata Kunci : Media Komik Digital, Problem Based Learning, Hak dan
Kewajiban , Nilai Kognitif, Profil Tanggung Jawa
KORELASI PENGELOLAAN KEUANGAN SEKOLAH DAN KETERSEDIAAN SARANA PRASARANA TERHADAP MUTU LAYANAN PEMBELAJARAN DI SMK NEGERI KABUPATEN MUKOMUKO
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara pengelolaan keuangan
sekolah dan ketersediaan sarana prasarana terhadap mutu layanan pembelajaran di
SMK Negeri Kabupaten Mukomuko. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional, melibatkan guru SMK yang
dipilih secara purposive sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner
dan dianalisis dengan teknik regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa terdapat korelasi positif dan signifikan antara pengelolaan keuangan serta
ketersediaan sarana prasarana dengan mutu layanan pembelajaran. Pengelolaan
keuangan yang baik dan transparan mendukung optimalisasi alokasi dana untuk
berbagai aspek pembelajaran, seperti peningkatan kualitas pengajaran, penyediaan
fasilitas, dan pelatihan guru. Sementara itu, ketersediaan sarana prasarana yang
memadai, seperti laboratorium, perpustakaan, dan ruang kelas yang nyaman, turut
menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan meningkatkan efektivitas
proses pembelajaran. Dengan demikian, transparansi dan akuntabilitas dalam
pengelolaan keuangan, serta pengembangan sarana prasarana secara optimal,
merupakan faktor penting dalam upaya peningkatan kualitas layanan pembelajaran.
Kata kunci: Mutu Layanan Pembelajaran, Pengelolaan Keuangan, Sarana
Prasarana, SM
IMPLEMENTASI PROGRAM ADIWIYATA UNTUK MENANAMKAN SIKAP PEDULI SISWA PADA LINGKUNGAN DI SMP NEGERI BUMI MAKMUR
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan implementasi program Adiwiyata
dapat menanamkan sikap peduli lingkungan bagi siswa pada sekolah menengah
pertama Negeri Bumi Makmur. Metode penelitian menggunakan deskriptif
kualitatif. Subjek penelitian kepala sekolah, guru, siswa. Tehnik pengumpulan data
menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dengan
interaktif model dengan tahapan reduksi data, penyajian data, verifikasi dan
penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan:Persiapan diawali dengan
pembentukan tim, melakukan sosialisasi program, penyiapan sarana,
pengintegrasian program dalam kurikulum. Pelaksanaan program sikap peduli
lingkungan dilaksanakan melalui pembelajaran di kelas, pembiasaan dalam
kehidupan sehari – hari mencipkan lingkungan sekolah hijau. bersih dan sehat,
dampak program adiwiyata dapat meningkatkan sikap peduli lingkungan pada
siswa. Hambatan yang ditemui tingkat kesadaran masih kurang, sarana dan
anggaran terbatas, dukungan pihak terkait belum optimal.
Kata kunci : Adiwiyata, Program, Sikap peduli lingkunga
PENGARUH KOMPETENSI MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DAN ETOS KERJA GURU TERHADAP IKLIM KEAMANAN SEKOLAH DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI KABUPATEN MUKOMUKO
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengarush kompetensi
manajerial kepala sekolah dan etos kerja guru terhadap iklim keamanan
sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
metode survei kepada guru dan kepala sekolah di SMA Negeri se
Kabupaten Mukomuko. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan metode survei, yaitu pengumpulan data melalui angket
yang diisi oleh guru dan kepala sekolah. Data dianalisis dengan
menggunakan analisis regresi ganda untuk menguji hipotesis dengan
tujuan untuk mengungkapkan bagaimana kompetensi manajerial kepala
sekolah dan etos kerja guru berdampak pada terciptanya iklim keamanan
dilingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi
manajerial kepala sekolah dan etos kerja guru memiliki pengaruh posistif
dan signifikan terhadap iklim keamanan sekolah. Sehingga dapat
disimpulkan bahwa kompetensi manajerial kepala sekolah berpengaruh
positif terhadap iklim keamanan sekolah dan begitu juga dengan etos kerja
guru berpengaruh positif terhadap iklim keamanan sekolah. Kemudian
kompetensi manajerial kepala sekolah dan etos kerja guru secara bersama-
sama berpengaruh terhadap iklim keamanan sekolah
Kata kunci : etos kerja guru, iklim keamanan sekolah, kompetensi
manajerial kepala sekola
PERAN BURSA KERJA KHUSUS DALAM PENYALURAN DAN KETERCAPAIAN KERJA LULUSAN SMKN 7 KOTA BENGKULU
Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah Pengurus BKK
SMKN 7 Kota Bengkulu, Alumni SMKN 7 dan Mitra BKK. BKK memiliki peran
menyalurkan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ke dunia kerja.
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran BKK terhadap ketercapaian kerja
lulusan SMKN 7. Data penelitian dikumpulkan dengan 3 metode yaitu: wawancara,
observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data melalui reduksi data, penyajian
data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian sebagai berikut: (1)
BKK SMK 7 Kota Bengkulu telah menjalankan program menjembatani dunia
pendidikan dan dunia kerja (2) Peran BKK dalam penyebaran informasi lowongan
kerja dan mengelola data Alumni melalui Tracer Study dan media sosial telah
dijalankan. (3) Peran BKK sebagai pengembang skill lulusan belum tercapai karena
belum mampu secara mandiri membuat pelatihan sesuai dengan kebutuhan
kurikulum dan dunia kerja. (4) Hasil penelitian menunjukkan 51% lulusan berhasil
bekerja bidangnya keahliannya. Sedangkan 49% bekerja tidak sesuai bidang
keahliannyanya. Peran BKK dalam memastikan lulusan bekerja sesuai bidangnya
perlu di optimalkan. (5) BKK menghadapi Kendala seperti kurangnya sumber daya
dan keterbatasan jaringan industri yang dapat berdampak pada efektivitas
penyaluran kerja lulusan.
Kata Kunci: Lulusan SMK, Peran Bursa Kerja Khusus, Penyaluran Tenaga Kerj
DAMPAK PENGELOLAAN KINERJA GURU DI PLATFORM MERDEKA MENGAJAR (PMM) TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SMAN 5 BENGKULU
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak pengelolaan kinerja guru
di Platform Merdeka Mengajar terhadap proses belajar mengajar di SMAN 5
Bengkulu. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif,
dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data
menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan
perencanaan kinerja memandu guru untuk memilih praktik kinerja yang perlu
ditingkatkan. Pelaksanaan kinerja menjadi alat bantu untuk melaksanakan proses
belajar mengajar dan pengembangan profesional. Penilaian kinerja memberi guru
umpan balik terhadap praktik pengajaran. Dampak ketiga tahapan pengelolaan
kinerja guru bermuara pada peningkatan keterlibatan murid. Faktor-faktor
pendukung pengelolaan kinerja guru yaitu: ketersediaan fitur yang relevan,
dukungan dari pihak sekolah, pelatihan dan pengembangan profesional, serta
kesadaran dan komitmen guru. Faktor-faktor penghambat yaitu: keterbatasan
waktu dan beban pekerjaan yang banyak, minimnya pengawasan, fitur-fitur di
PMM yang tidak sinkron, kesulitan dalam implementasi, dan kurangnya motivasi
dan komitmen pribadi guru.
Kata Kunci: Pengelolaan Kinerja Guru, Platform Merdeka Mengajar, Proses
Belajar Mengaja
IMPLEMENTASI PROGRAM 5S (SEIRI, SEITON, SEISO, SEIKETSU, SHITSUKE) DI SMK N 6 REJANG LEBONG
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program 5S di SMKN
6 Rejang Lebong, meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut
dalam membentuk budaya kerja industri di lingkungan sekolah. Metode yang
digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan
dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan
Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program 5S diawali dengan kerja
sama industri, namun masih menghadapi kendala dalam konsistensi penerapan oleh
siswa. Evaluasi dilakukan melalui audit dan supervisi, sedangkan tindak lanjut
mencakup penguatan sosialisasi dan peningkatan fasilitas. Kesimpulannya,
keberhasilan program 5S bergantung pada komitmen warga sekolah, kebijakan
yang jelas, dan kolaborasi dengan industri, sehingga strategi yang lebih intensif
diperlukan untuk membudayakan standar kerja industri di sekolah.
Kata Kunci : Budaya Kerja Industri, Implementasi, Program 5S, SM