University of Bengkulu

UNIB Scholar Repository
Not a member yet
    31735 research outputs found

    TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENEGAKAN HUKUM ATAS PELANGGARAN NETRALITAS APARATUR SIPIL NEGARA DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH SERENTAK TAHUN 2024

    No full text
    Netralitas ASN menjadi landasan utama untuk menjamin terciptanya birokrasi yang objektif, adil, dan mampu menjalankan fungsi pelayanan publik secara optimal tanpa terpengaruh kepentingan politik praktis. Netralitas ini telah menjadi prinsip dasar dalam tata kelola pemerintahan modern dan menjadi syarat mutlak bagi terciptanya demokrasi yang sehat, berintegritas, dan akuntabel. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana pengaturan mengenai prinsip netralitas Aparatur Sipil Negara dalam Pemilihan Kepala Daerah berdasarkan peraturan perundang-undangan 2) Bagaimana penegakan hukum terhadap pelanggaran netralitas ASN dalam Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk menganalisis pengaturan mengenai prinsip netralitas Aparatur Sipil Negara dalam Pemilihan Kepala Daerah berdasarkan peraturan perundang-undangan (2) Untuk mengetahui penegakan hukum terhadap pelanggaran netralitas ASN dalam Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif. Dari penelitian ini didapatkan hasil yaitu: (1) Pengaturan hukum mengenai prinsip netralitas Aparatur Sipil Negara dalam Pemilihan Kepala Daerah berdasarkan peraturan perundang�undangan dalam konteks Pemilu dan Pilkada 2024 sangat jelas dan komprehensif, mencakup berbagai regulasi seperti Undang Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara Pasal 9 ayat (2), Pasal 12, Pasal 59 ayat (3). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil yang diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 Pasal 254. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil Pasal 5 huruf n dan Undang Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Pasal 70 ayat (1) huruf a. Aturan-aturan ini menegaskan bahwa ASN harus bebas dari pengaruh dan intervensi politik, serta tidak boleh berpihak kepada kepentingan politik manapun (2) Penegakan hukum terhadap pelanggaran netralitas ASN dalam Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024, akibat hukum bagi ASN yang tidak menjaga netralitasnya dalam Pemilu dan Pilkada sangat tegas dan beragam, mulai dari sanksi disiplin ringan hingga sanksi pidana. Kata kunci: Netralitas, Aparatur Sipil Negara, Pemilihan Kepala Daera

    ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN, SOSIAL DAN EKONOMI DARI ADANYA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP (PLTU) TERHADAP NELAYAN DAERAH KELURAHAN TELUK SEPANG, KECAMATAN KAMPUNG MELAYU, KOTA BENGKULU, PROVINSI BENGKULU

    No full text
    Penelitian ini menganalisis dampak lingkungan, sosial, dan ekonomi dari keberadaan dan operasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Teluk Sepang terhadap kehidupan para nelayan di Teluk Sepang, Bengkulu. PLTU ini dibangun untuk memenuhi kebutuhan energi listrik wilayah Bengkulu, namun menimbulkan berbagai persoalan yang berdampak langsung pada masyarakat pesisir, khususnya nelayan. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari nelayan, ketua RT, dan perwakilan LSM. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, serta teknik koding (open coding, axial coding, dan selective coding). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Dampak lingkungan berupa pencemaran laut dan udara, pembuangan limbah air panas ke laut, serta kerusakan terumbu karang dan mangrove yang berdampak pada berkurangnya populasi ikan. Dampak sosial mencakup konflik antara warga dan pihak PLTU, meningkatnya ketidakpercayaan publik, marjinalisasi kelompok nelayan, dan gangguan kesehatan masyarakat. Dampak ekonomi meliputi penurunan pendapatan nelayan, peningkatan biaya operasional melaut, serta ketimpangan akses terhadap peluang kerja yang sebagian besar justru dinikmati oleh pekerja dari luar daerah. Meskipun PLTU memberikan manfaat seperti peningkatan pasokan listrik dan pekerjaan sementara saat konstruksi, manfaat tersebut tidak dirasakan secara merata oleh masyarakat lokal. Studi ini menyimpulkan bahwa dampak negatif lebih dominan dibandingkan manfaat yang diperoleh, terutama bagi nelayan tradisional. Rekomendasi yang diberikan antara lain: melibatkan masyarakat dalam pengawasan lingkungan, menyediakan alternatif mata pencaharian bagi nelayan, serta memperketat penegakan regulasi lingkungan seperti AMDAL. Kata Kunci: PLTU, nelayan, dampak lingkungan, sosial, ekonomi, Teluk Sepang. (Program Studi Agribisnis, Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu 2025

    RHETORICAL MOVES OF RESEARCH ARTICLE ABSTRACT IN LINGUISTIC AND LANGUAGE JOURNALS WITH DIFFERENT QUARTILE VALUE

    No full text
    Writing an abstract in a research article is very important. The existence of abstract is compulsory within a research article. It is a research summary that must be attached and presented with the article. This study aims to find out moves and the most common pattern in RA abstracts in linguistic and language journals with different quartiles value. By using descriptive qualitative method, eighty RA abstract of linguistic and language journals with different quartile value were extracted from eight journals. The instrument in this study was checklist instrument. The result finding; 1) Move 2 (Aim/Purpose) exists in seventy RA abstracts, Move 3 (Method) is present in sixty two RA abstracts, and Move 4 (Finding/Result) appears in Seventy Eight RA abstracts. In contrast, Move 1 (Introduction) is found in only 50 RA abstracts, and Move 5 (Conclusion) appears in 31 RA abstracts. 2) Q1 journal have the most frequent move, indicating a more comprehensive and detailed structure in their abstracts. In contrast, journals in lower quartiles, such as Q3 and Q4, often feature abstracts with fewer moves. As this study focuses only on the rhetorical move and pattern of RA abstract in field of linguistic and language journal with different quartile value, future research should conduct a comparative study and language features of the RA abstract in the field of across discipline with different quartile value. Keywords: Abstract, Linguistic and Language Journal, Rhetorical Mov

    STUDI AWAL GERAKAN LEMPENG BAWAH LAUT : PENGARUH KETINGGIAN AIR DAN JARAK BENDA SAAT TUMBUKAN TERHADAP KENAIKAN MUKA AIR

    No full text
    Wilayah Indonesia terletak di zona pertemuan lempeng tektonik yang aktif secara seismik sehingga berpotensi tinggi terjadi gempa bawah laut. Pada penelitian ini, dilakukan simulasi tumbukan dengan variasi ketinggian awal air untuk memberikan gambaran awal mengenai gempa bawah laut. Simulasi ini menggunakan variasi jarak antar balok dan ketinggian awal air. Hasil dari 2 benda saling bertumbuk berupa perubahan kenaikan muka air. Alat yang digunakan dalam pengukuran adalah sensor ultrasonik yang terhubung ke Arduino UNO. Selanjutnya, sistem diuji dengan menggunakan variasi jarak antar benda 80, 60, dan 40 cm serta tinggi awal air 17, 20, dan 23 cm. Berdasarkan hasil pengukuran kenaikan muka air dipengaruhi oleh tinggi awal air dan jarak antar balok. Kenaikan muka air pada saat ketinggian awal air 23 cm lebih kecil 45% dibandingkan pada saat ketinggian awal air 17 cm. Kenaikan muka air pada jarak benda 40 cm lebih kecil 55% dibandingkan jarak benda 80 cm. Hasil pengukuran ini sejalan dengan pengaruh kedalaman gempa bumi terhadap potensi tsunami, di mana semakin dalam gempa terjadi, maka potensi terjadinya tsunami semakin berkurang. Kata kunci : Arduino, Gempa, Tumbukan , Ultrasonik, Simulas

    EVALUASI AGRONOMIS DAN FISIOLOGIS KOPI ARABIKA (Coffea arabica L) SUMATERA FASE TBM 2 DI LAHAN PESISIR

    No full text
    Pasar kopi domestik masih sangat besar, meskipun kopi merupakan salah satu komoditas hasil perkebunan yang sangat penting bagi ekonomi indonesia. Kopi juga salah satu komoditas ekspor Indonesia yang cukup penting sebagai penghasil devisa negara. Kopi arabika banyak ditanam di dataran tinggi sekitar 900-2000 mdpl, tetapi muncul permasalahan karena pada ketinggian tersebut sebagian besar adalah kawasan hutan lindung. Oleh karena itu, untuk mengatasi hal tersebut diupayakan teknologi berupa rekayasa genetik dan rekayasa lingkungan pertumbuhan Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola pertumbuhan dan memperbandingkan karakter agronomis dan fisiologis tanaman kopi Arabika Sumatera fase tanaman belum menghasilkan tahun kedua di kawasan pesisir. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan April sampai Agustus tahun 2024, berlokasi di Alnopri Coffee Centre (ACC) Bentiring Permai, Kecamatan Muara Bangka Hulu, Kota Bengkulu dengan ketinggian tempat ±10 mdpl. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri atas satu faktor perlakuan yaitu kopi Arabika Sumatera yang terdiri dari 9 aksesi yang berumur 11 bulan setelah tanam diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 27 unit, setiap unit percobaan terdiri atas 3 sampel tanaman sehingga secara keseluruhan terdapat 81 tanaman kopi. Pengamatan dilakukan setiap 3 minggu sekali sebanyak 5 kali, peubah yang diamati antara lain tinggi tanaman, jumlah ruas, panjang ruas batang, luas sepasang daun, luas kanopi, diameter batang dan panjang cabang primer. Tingkat kehijauan daun, jumlah stomata, kerapatan stomata dan kadar klorofil diamati pada akhir pengamatan. Hasil pengamatan dianalisis secara statistik menggunakan analisis varian (Uji F) pada taraf nyata (α) 5 %. Jika terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji gerombol (Scott-knott analisis), pertumbuhan tanaman ditampilkan secara deskriptif dalam bentuk grafik. Perlakuan aksesi kopi Arabika jumlah ruas tanaman terbagi menjadi dua gerombol yaitu, gerombol pertama Aksesi Sidikalang, Aksesi Mandailing, Aksesi Sipirok, Aksesi Tarutung, Aksesi Sigarar Utang dan Aksesi Gayo (27,11 – 30,66). Gerombol kedua yaitu Aksesi Karo, Aksesi Lintong dan Aksesi Rempasai dengan jumlah ruas (23,00 – 25,61). Perbedaan masing-masing gerombol disebabkan karena pengaruh lingkungan, jumlah ruas pertanaman juga dipengaruhi oleh faktor genetik Perlakuan aksesi kopi Arabika pada peubah jumlah stomata terbagi menjadi tiga gerombol yaitu, gerombol pertama Aksesi Lintong dengan jumlah stomata (32.61). Gerombol kedua yaitu Aksesi Rempasai dan Aksesi Gayo (27.88 – 28.22) dan gerombol ketiga yaitu Aksesi Karo, Aksesi Sidikalang, Aksesi Mandailing, Aksesi Sipirok , Aksesi Tarutung dan Aksesi Sigarar Utang (22.55 – 24.83). Hal ini diduga adanya pengaruh lingkungan, ketika daun tanaman tumbuh dalam lingkungan yang panas kering dengan intensitas cahaya tinggi akan mempunyai jumlah stomata yang banyak, sebaliknya intensitas cahaya yang diperoleh rendah maka jumlah stomata juga sedikit. Perlakuan aksesi kopi Arabika pada peubah kerapatan stomata terbagi menjadi tiga gerombol yaitu, gerombol pertama Aksesi Lintong (205.10 mm). Gerombol kedua yaitu Aksesi Rempasai dan Aksesi Gayo (175.40 mm – 177.49 mm). Sedangkan gerombol ketiga yaitu, Aksesi Karo, Aksesi Sidikalang, Aksesi Mandailing, Aksesi Sipirok, Aksesi Tarutung dan Aksesi Sigarar Utang dengan kerapatan stomata (141.85 mm – 149.54 mm). Tingkat kerapatan stomata dipengaruhi oleh jumlah stomata, semakin banyak jumlah stomata maka kerapatan stomata akan tinggi sebaliknya jumlah stomata sedikit maka kerapatan akan rendah. Tinggi rendahnya kerapatan stomata juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan diantaranya ketersediaan air, intensitas cahaya, suhu, dan konsentrasi CO2. Sembilan Aksesi kopi Arabika Sumatera menunjukkan pola pertumbuhan tinggi, jumlah ruas, diameter batang, panjang cabang primer, luas kanopi yang terus meningkat pada umur tanaman 42 MST - 54 MST, sedangkan pada pola pertumbuhan panjang ruas batang me ngalami penurunan pada umur 42 MST – 54 MST. Penampilan agronomi kopi Arabika Sumatera te rbaik te rdapat pada ge rombol pe rtama be rdasarkan peubah jumlah ruas, sedangkan penampilan fisiologi kopi Arabika Sumatera terbaik terdapat gerombol pertama berdasarkan peubah kerapatan stomata dan jumlah stomata

    ANALISIS SENTIMEN BERBASIS ASPEK PADA ULASAN APLIKASI ALFAGIFT DI GOOGLE PLAY STORE DENGAN ALGORITMA SUPPORT VECTOR MACHINE

    No full text
    Ulasan pengguna pada aplikasi mobile memberikan wawasan berharga bagi pengembang dalam meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis sentimen berbasis aspek terhadap ulasan aplikasi Alfagift di Google Play Store dengan menggunakan algoritma Support Vector Machine (SVM). Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 12.127 ulasan, yang diklasifikasikan menjadi 9.535 ulasan positif dan 2.595 ulasan negatif. Sentimen dalam ulasan tersebut dikategorikan ke dalam lima aspek utama, yaitu kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, kegunaan, dan kepuasan pengguna. Proses analisis dilakukan melalui beberapa tahapan, termasuk pembersihan data (preprocessing), konversi teks ke dalam bentuk numerik menggunakan TF-IDF, serta klasifikasi sentimen menggunakan SVM dengan kernel linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek kegunaan dan kepuasan pengguna memiliki jumlah ulasan positif tertinggi, sedangkan aspek kualitas sistem dan kualitas layanan memiliki proporsi ulasan negatif yang cukup besar. Model SVM yang digunakan menunjukkan performa yang sangat baik dengan akurasi 94,82%, yang dievaluasi menggunakan confusion matrix. Selain itu, visualisasi data dengan wordcloud membantu dalam mengidentifikasi kata-kata yang sering muncul dalam ulasan pengguna. Hasil penelitian ini dapat memberikan rekomendasi bagi pengembang aplikasi Alfagift dalam memperbaiki kendala teknis pada aplikasi, keterlambatan pengiriman, dan ketidaksesuaian stok barang. Permasalahan-permasalahan tersebut berpotensi menurunkan tingkat kepuasan pengguna serta citra layanan secara keseluruhan. Dengan menerapkan teknik analisis sentimen berbasis aspek, pengembang dapat memahami lebih dalam opini pengguna dan mengoptimalkan fitur aplikasi sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Kata Kunci : Analisis Sentimen, Support Vector Machine, Alfagift, Ulasan Pengguna, Google Play Stor

    IMPLEMENTASI BIRTHING BALL DALAM PENATALAKSANAAN NYERI PERSALINAN KALA 1 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BERINGIN RAYA KOTA BENGKULU

    No full text
    Implementasi birthing ball dalam penatalaksanaan nyeri persalinan kala 1 di mana pada persalinan yang identik dengan rasa nyeri akan selalu dijalani pada proses persalinan. Rasa nyeri menimbulkan perasaan yang tidak nyaman pada klien, apabila nyeri tidak diatasi maka akan menimbulkan kecemasan dan ketakutan yang bersifat traumatis. Penggunaan birthing ball dapat membantu untuk mengurangi nyeri yang dialami selama proses persalinan. Tujuan penelitian ini mampu memberikan asuhan keperawatan intranatal kala 1 dengan implementasi birthing ball dalam penatalaksanaan nyeri persalinan kala 1. Metode penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan penerapan asuhan keperawatan dengan pengukuran nyeri menggunakan Numerik Rating Scale pada 4 partisipan yang dilaksanakan pada 10 April 2025, 25 April 2025, 28 Mei 2025 dan 04 Juni 2025 dengan lama implementasi 3 jam, 2 jam, dan 5 jam di wilayah kerja puskesmas Beringin Raya Kota Bengkulu. Hasil penelitian ini didapatkan nyeri persalinan teratasi dengan asuhan keperawatan menggunakan birthing ball yang mengalami penurunan nyeri dari kategori berat menjadi sedang dan ringan. Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan bahwa implementasi birthing ball efektif digunakan sebagai alternatif penatalaksanaan nyeri persalinan kala I. Kata Kunci: Birthing Ball, Nyeri persalinan, Intranatal Kala

    IMPLEMENTASI REMINISCENCE THERAPY PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA KOTA BENGKULU

    No full text
    Lanjut usia merupakan tahap kehidupan yang sering disertai penurunan fungsi kognitif, seperti mudah lupa, disorientasi, dan penurunan daya ingat. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat berkembang menjadi demensia. Penelitian ini di lakukan dengan tujuan untuk mengimplementasikan reminiscence therapy sebagai intervensi keperawatan dalam mencegah penurunan fungsi kognitif pada lansia. metode penelitian menggunakan desain studi kasus terhadap dua lansia yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu lansia N (63 tahun) dengan skor MMSE 16 dan lansia R (73 tahun) dengan skor MMSE 19, yang menunjukkan gangguan kognitif sedang. Terapi diberikan dalam lima sesi. Hasil observasi menunjukkan adanya peningkatan dalam kemampuan mengingat, partisipasi aktif selama sesi, serta ekspresi emosi yang lebih positif. Lansia juga menunjukkan peningkatan dalam komunikasi sosial dan tampak lebih percaya diri. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa reminiscence therapy efektif dalam meningkatkan fungsi kognitif dan kesejahteraan psikososial lansia, serta dapat menjadi salah satu strategi keperawatan non-farmakologis yang aplikatif di panti sosial. Kata Kunci: Fungsi Kognitif, Lansia, Keperawatan Gerontik, MMSE, Reminiscence Therapy

    TINJAUAN KRIMINOLOGI RESIDIVIS YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA PERSETUBUHAN TERHADAP ANAK DI KOTA BENGKULU

    No full text
    Berdasarkan penelitian yang telah peneliti uraikan dalam hasil penelitian dan pembahasan di atas, adapun kesimpulan yang diperoleh yaitu sebagai berikut: 1. Tinjauan Kriminologi Residivis Yang Melakukan Tindak Pidana Persetubuhan terhadap Anak di Kota Bengkulu, yaitu: a. Berdasarkan Teori Kesempatan (Opportunity Theory), adapun yang menjadi faktor dari pengulangan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di Kota Bengkulu yakni, ditinjau dari prinsip dasar Rational Choice of Offender yaitu akibat adanya power atau kuasa lebih dari pelaku dan yang termasuk dalam prinsip dasar Existence of Illegitimate Opportunity yaitu kesempatan berupa lemahnya pengawasan terhadap anak korban. b. Berdasarkan Teori Kontrol Sosial (Social Control Theory), adapun yang menjadi faktor dari pengulangan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di Kota Bengkulu yakni, ditinjau dari konsep dasar Attachment yaitu akibat lingkungan pergaulan yang tidak positif, kontrol keluarga yang tidak maksimal dan ketidakharmonisan keluarga. Konsep dasar Involvement yaitu akibat stigma negatif dan konsep dasar Beliefs yaitu akibat pengaruh pornografi dari media sosial dan ketidakmampuan mengendalikan hasrat seksual. 83 2. Upaya penanggulangan terjadinya pengulangan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di Kota Bengkulu yaitu sebagai berikut: a. Upaya penanggulangan secara preventif, melakukan patroli malam pada pukul 21.30 hingga 04.00 WIB setiap hariseputaran Kota Bengkulu oleh Polsek dan Polres, melakukan kerjasama antar lembaga untuk dilakukannya penyuluhan hukum dan sosialisasi mengenai bahaya kekerasan seksual. b. Upaya penanggulangan secara refresif, melakukan penahanan setelah adanya laporan terjadinya tindak pidana oleh penyidik, melakukan penuntutan dengan tuntutan yang lebih berat oleh Jaksa Penuntut Umum, menjatuhkan hukuman terberat dalam Putusan Hakim dan diberikan pembinaan yang lebih ketat di Lembaga Pemasyarakatan. B. Saran Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, adapun sa

    PELAKSANAAN KEWENANGAN PANITIA PENGAWAS PEMILU DALAM PENGAWASAN ALAT PERAGA KAMPANYE PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH DI KOTA BENGKULU TAHUN 2024

    No full text
    Pemilihan Kepala Daerah merupakan agenda utama yang diselenggarakan oleh pemerintah guna memfasilitasi penyerahan demokrasi yang dimiliki oleh rakyat. Dalam pemilihan kepala daerah terdapat kegiatan yang dikenal dengan berkampanye, Salah satu kegiatan kampanye ialah dengan pemasangan alat peraga kampanye. Alat peraga kampanye dipasang harus sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum. Akan tetapi, para peserta kampanye kerap sekali melanggar aturan yaitu dengan memasang alat peraga kampanye di tempat yang bukan semestinya, di Kota Bengkulu ada sebanyak 2.923 pelanggaran alat peraga kampanye yang dilakukan oleh para pasangan calon kepala daerah. Maka dari itu perlu adanya pengawasan partisipatif yang dilakukan oleh lembaga yang berwenang untuk mengawasi pemasangan alat peraga kampanye tersebut. Tujuan penelitian penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan kewenangan panitia pengawas pemilu dalam pengawasan alat peraga kampanye pada pemilihan kepala daerah di Kota Bengkulu tahun 2024 dan mengidentifikasi faktor penghambat panitia pengawas pemilu dalam pengawasan alat peraga kampanye pada pemilihan kepala daerah di Kota Bengkulu tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum empiris. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik purposive sampling dengan menetapkan 6 orang informan. Pengumpulan data melalui wawancara secara langsung dan studi dokumen. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu pengawas pemilu sudah melaksanakan kewenangannya sesuai ketentuan yang telah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan, salah satunya yaitu melakukan pengawasan alat peraga kampanye pada pemilihan kepala daerah. Adapun faktor yang menjadi penghambat panitia pengawas pemilu dalam melakukan pengawasan berasal dari faktor internal dan eksternal yaitu kurangnya sumber daya manusia, kurangnya alat berat yang memadai, kurangnya koordinasi antara tim kampanye dengan panitia pengawas pemilu, kurangnya koordinasi tim kampanye dengan tim dibawahnya ataupun pihak ketiga yang memasang alat peraga kampanye, tidak adanya sanksi yang tegas, serta faktor masyarakat. Kata Kunci : Pemilihan Kepala Daerah, Panitia Pengawas Pemilu, Alat Peraga Kampanye

    6,135

    full texts

    31,735

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UNIB Scholar Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇