University of Bengkulu

UNIB Scholar Repository
Not a member yet
    31735 research outputs found

    TINGKAT TOLERANSI 6 GALUR HARAPAN PADI RAWA BENGKULU TERHADAP CEKAMAN RENDAMAN PADA AWAL FASE PEMBENTUKAN ANAKAN

    No full text
    Lahan rawa yang sangat luas merupakan sumberdaya alam yang dapat dimanfaatkan sebagai alternatif areal lahan per sawah. Kendala utama pemanfaatan lahan rawa meliputi fisikokimia, kesuburan rendah, tingkat ph rendah, dangkalnya lapisan pirit, bahkan mampu menyebabkan banjir. Tanaman padi yang terendam secara menyeluruh berakibat terhadap terhambatnya proses fotosintesis dan respirasi menjadikan terganggunya pertumbuhan tanaman bahkan mampu menyebabkan kematian. Penggunaan varietas padi yang toleran terhadap cekaman rendaman atau sanggup recovery setelah terendam dapat menjadi solusi dalam produksi padi pada lahan rawa yang rawan terendam. Penelitian dilaksana pada September 2021 hingga Maret 2022 di Kelurahan Kandang Limun, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu. Galur yang digunakan dalam penelitian ini adalah 6 Galur harapan padi rawa generasi ke-9, UBPR 2 (Batubara x Harum Curup), UBPR 6 (Diah Suci x Lubuk Durian), UBPR 7 (Harum Curup x Sidenuk), UBPR 8 (Sidenuk x Lubuk Durian), UBPR 10 (Tigo-tigo x Bestari), UBPR 11 (Harum Curup x Bestari), dan 2 varietas pembanding (varietas tahan Inpari 30 dan varietas rentan Batang Piaman). Rancangan pada penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), faktor tunggal yaitu galur tanaman padi. Cekaman rendaman dilakukan pada tanaman berumur 7 hst direndam selama 10 hari. Berdasarkan evaluasi nilai indeks toleran cekaman rendaman semua galur yang diuji tergolong medium kecuali UBPR 10 yang tergolong peka terhadap cekaman rendaman. UBPR 11 memiliki respon dan potensi yang baik untuk dikembangkan karena pada kondisi cekaman rendaman galur tersebut memiliki hasil yang setara dengan varietas pembandiing Ipari 30

    KEANEKARAGAMAN JENIS ROTAN DI AREAL HUTAN PETAK H7 BLOK SUNGAI KIANG PBPH PT. SIPEF BIODIVERSITY INDONESIA

    No full text
    Rotan merupakan salah satu tumbuhan yang termasuk dalam kelompok famili Arecaceae yang sering dikenal dengan suku pinang-pinangan dan merupakan tumbuhan memanjat menggunkan duri, cirus dan flagella pada tegakan pohon. Rotan dari segi ekologis dapat tumbuh dengan baik diberbagai lokasi, terutama di wilayah-wilayah yang memiliki kelembaban seperti di sekitar sungai. Wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia banyak ditemukan berbagi jenis rotan. Mogea (1990) dalam Jasni (2013) menyatakan bahwa di Asia Tenggara terdapat sekitar 614 jenis rotan. Dari jumlah ini terdapat rotan yang tumbuh di Indonesia sebanyak 314 jenis yang berasal dari 8 genera diantaranya Calamus, Daemonorops, Korthalsia, Plectocomina, Plectocomiopsis, Calosphata, Bejaudia, dan Ceratolobus Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui keanekaragaman jenis rotan yang terdapat di Areal Hutan Petak H7 Blok Sungai Kiang PT. SIPEF Biodiversity Indonesia. Sehingga diharapkan dapat memberikan informasi dan data mengenai keanekaragaman jenis rotan di Areal Hutan Petak H7 Blok Sungai Kiang PBPH PT. SIPEF Biodiversity Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2024 yang berlokasi di Areal Hutan Petak H7 Blok Sungai Kiang PT. SIPEF Biodiversity Indonesia. Proses herbarium dan determinasi dilakukan di Herbarium Universitas Bengkulu (HUB). Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa keanekaragaman rotan yang diperoleh 10 spesies terdiri dari 3 marga dengan jumlah total individu 964. Jenis-jenis rotan yang ditemukan yaitu: Calamus ciliaris, Calamus manan Miquel, Calamus sp, Daemonorops didymophylla, Daemonorops sabut Beccari, Daemonorops geniculata Griff Mart, Daemonorops montiocolus, Korthalsia echinometra Beccari, Korthalsia rigida Blumae, dan Korthalsia rostrata. Indeks keanekaragaman (H’) pada lokasi penelitian termasuk dalam kategori sedang yaitu 1,81. Struktur dan komposisi jenis rotan yang ditemukan pada lokasi penelitian di dominasi oleh jenis rotan jernang (Daemonorops didymophylla) dan memiliki nilai INP 64,64% dan nilai INP terendah ditemukan pada jenis rotan Calamus sp dengan nilai 1,33%

    KOMPARASI METODE BINA MARGA DAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX DALAM EVALUASI KONDISI KERUSAKAN PERKERASAN JALAN DAN PERENCANAAN PEMELIHARAAN JALAN (Studi Kasus: Jalan Pelabuhan Kelurahan Teluk Sepang Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu)

    No full text
    Provinsi Bengkulu yang pada saat ini sedang terjadi peningkatan mobilitas kendaraan yang mengangkut barang berupa buah sawit, karet, batu bara dan hasil pertanian lainnya. Analisis kerusakan jalan dilakukan dengan 2 metode yaitu Metode Bina Marga dan Metode Pavement Conditon Index (PCI). Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui jenis kerusakan jalan, tingkat kerusakan permukaan jalan, nilai kondisi kerusakan jalan, urutan prioritas penanganan dan perbaikan pada Jalan Pelabuhan, Kelurahan Teluk Sepang, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu STA 0+000 sampai dengan 0+200. Metode Bina Marga menggunakan data LHR dan PCI mengukur kerusakan mulai dari panjang, lebar dan kedalaman. Hasil analisis kerusakan jalan berdasarkan Metode Bina Marga pada ruas Jalan Pelabuhan, Kelurahan Teluk Sepang, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu. Memperoleh nilai urutan prioritas sebesar 5 (hasil pembulatkan nilai awal yaitu 4,95) yang termasuk kedalam rentang 4-6 dan termasuk kedalam program pemeliharaan berkala serta mendapatkan jenis kerusakan jenis kerusakan retak kulit buaya, lubang, retak acak, retak memanjang, dan pelepasan butiran. Metode PCI memperoleh nilai PCIs rata-rata sebesar 32,85 dengan rentang nilai 7 yang mengkategorikan jalan tersebut masuk kedalam pemeliharaan berkala. Jenis kerusakan pada Metode PCI terdapat low, medium, high, yaitu retak kulit buaya, retak memanjang, retak blok, lubang, tambalan, penggemukan, dan pelepasan butiran. Kata Kunci: Kerusakan Jalan, Metode Bina Marga, Metode PCI, Jalan Pelabuhan Kelurahan Teluk Sepang Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu

    STUDI POPULASI SIAMANG (Symphalangus syndactylus) DI BLOK PERLINDUNGAN TAMAN WISATA ALAM SEBLAT KABUPATEN BENGKULU UTARA PROVINSI BENGKULU

    No full text
    Siamang (Symphalangus syndactylus) merupakan salah satu spesies dari family Hylobatidae. Keberadaan siamang memiliki peran penting pada ekosistem hutan, yaitu membantu proses pertumbuhan tanaman, sebagai polinator dan penyebar biji tumbuhtumbuhan, sehingga pada umumnya primata termasuk siamang memainkan perannya sebagai spesies kunci (key species) dalam sebuah ekosistem. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ukuran kelompok, struktur umur dan rasio seksual siamang (Symphalangus syndactylus) di Blok Perlindungan Taman Wisata Alam Seblat Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu. Penelitian ini berlangsung pada Bulan Agustus 2024 di Blok Perlindungan TWA Seblat Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu dengan teknik pengambilan data di lapangan yaitu menggunakan metode Triangle dan Concentration Count. Hasil penelitian menunjukkan ditemukan 12 individu siamang yang terbagi dalam 4 kelompok dengan ukuran rata-rata kelompok yaitu 3 individu/kelompok siamang. Berdasarkan komposisi umur kelompok siamang yang teridentifikasi yaitu bayi, remaja dan dewasa. Perbandingan jumlah jantan dan betina (sex ratio) pada kelas umur siamang dewasa yaitu 1:1 merupakan perbandingan yang stabil atau ideal bagi perkembangan populasi siamang pada waktu atau tahun berikutnya sedangkan, kelas umur siamang remaja yaitu 2:1 yang menunjukkan belum adanya kestabilan komposisi jenis kelamin, komposisi kelas umur serta ukuran kelompok yang kedepannya dapat berpengaruh terhadap perkembangan populasi siamang. Pengukuran faktor abiotik atau kondisi lingkungan saat perjumpaan langsung dengan kelompok siamang diperoleh rata-rata suhu udara maksimum yaitu 28,12ºC dan minimum 27,77ºC, pH tanah yaitu 6,2, kelembapan udara maksimum yaitu 81,1% dan minimum 79, 4% serta intensitas cahaya maksimum 256, 25 lux dan minimum 222 lux

    ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN LATEKS ALAM DALAM CAMPURAN ASPHALT CONCRETE-BINDER COURSE (AC-BC) PENETRASI 60/70 TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL

    No full text
    Indonesia merupakan salah satu penghasil dan pengekspor lateks alam (getah karet) terbesar di dunia, tetapi pemanfaatan dan pengelolaan lateks alam kurang optimal. Ada beberapa cara mengelola karet alam itu sendiri yaitu salah satunya dengan menggunakan lateks alam di sektor infrastruktur, khususnya sebagai bahan campuran aspal untuk pembuatan jalan guna menambah stabilitas dan daya tahan perkerasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar nilai karakteristik marshall dengan menambahkan lateks alam pada campuran aspal AC-BC. Persentase lateks alam yang digunakan dalam penelitian ini adalah 6%, 9%, dan 12%. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental berdasarkan Standar Nasional Indonesia untuk memperoleh hasil terbaik, dengan total sampel penelitian 72 sampel. Berdasarkan hasil penelitian diketahui pengaruh penambahan lateks alam sebagai bahan tambah aspal yang mencapai hasil terbaik dan memenuhi Spesifikasi Umum Direktorat Jenderal Bina Marga Tahun 2018 adalah variasi 3 dengan penambahan lateks alam 12% pada kadar aspal optimum 6,17 % yang meliputi nilai density sebesar 2,40 t/m³ yang mengalami kenaikan 1,18% dari nilai variasi normal yaitu 2,37 t/m³. Nilai void in mixture (VIM) 3,98% mengalami kenaikan 21,29% dari variasi normal yaitu 3,28%. Nilai stability (stabilitas) 1.621,33 kg mengalami kenaikan 58% dari nilai stabilitas variasi normal yaitu 1026,03 kg. Nilai flow (kelelehan) 3,14 mm mengalami kenaikan 16,71% dari variasi normal yaitu 3,77 mm. Nilai marshall quotient (MQ) 517,22 kg/mm mengalami kenaikan sebesar 89,89% dari nilai MQ variasi normal yaitu 272,38 kg/mm. Sedangkan untuk nilai void filled with asphalt (VFA) pada penambahan lateks alam 12% yaitu 73,70%, nilai tersebut mengalami penurunan sebesar 6,9% dari nilai VFA variasi normal sebesar 79,17%. Dari nilai tersebut mengindikasikan bahwa penggunaan lateks alam sebagai bahan tambah pada campuran aspal AC-BC memberikan kinerja yang lebih baik dibandingkan campuran aspal tanpa penambahan lateks alam, walaupun ada beberapa nilai yang mengalami sedikit penurunan. Kata kunci: perkerasan jalan; aspal; lateks alam (getah karet), karakteristik marshal

    PENGARUH PENGGUNAAN EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) DALAM AIR MINUM SEBAGAI FEED ADDITIVE TERHADAP ORGANOLEPTIK DAGING BROILER

    No full text
    Daging broiler merupakan pangan hewani yang bernilai gizi tinggi karena kaya akan protein, lemak, vitamin dan mineral serta zat lainnya yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Protein hewani memiliki kualitas lebih tinggi dibandingkan protein nabati karena mengandung asam amino esensial yang diperlukan oleh tubuh manusia. Pada umur 28–45 hari berat hidup broiler mencapai 1,2–1,9 kg/ekor dan sudah siap dipanen. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan ekstrak daun kelor dengan etanol 70% sebagai feed additive dalam air minum terhadap organoleptik daging broiler. Penggunaan ekstrak daun kelor diduga dapat meningkatkan kualitas organoleptik daging broiler. Penelitian telah dilaksanakan pada September 2023 sampai November 2023, berlokasi di CZAL (Commercial Zone and Animal Laboratory) dan Laboratorium Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu. Variabel yang diamati ialah warna daging, bau daging, rasa daging, dan keempukkan daging. Data yang diperoleh ditabulasi dengan mencari rata – ratanya untuk selanjutnya dibahas secara deskriptif dengan menggunakan skala interval likert untuk menentukan interval kategori sifat organoleptik setiap variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata terhadap warna daging, bau daging, rasa daging, dan keempukkan daging. Warna daging berkisar 3,0 – 3,5, bau daging berkisar 3,32 – 3,92 , rasa daging berkisar 3,32 – 4,12, dan keempukkan 3,36 – 3,76. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan ekstrak daun kelor dengan etanol 70% sebagai feed additive dalam air minum dengan level 0,45g, 0,90g dan 1,35g dapat mengurangi bau amis dan tidak menuruni warna daging, rasa daging, dan keempukan daging. (Program S

    PENGARUH PEMBERIAN KONSENTRAT MENGANDUNG AMPAS SAGU AREN FERMENTASI TERHADAP MILK INCOME OVER FEED COST (MIOFC) SAPI PERAH FH LAKTASI

    No full text
    Sapi Perah adalah salah satu ternak penghasil protein hewani yang berupa daging dan susu. Karena pakan adalah biaya produksi terbesar bagi usaha peternakan, efesiensi pakan berpengaruh terhadap keuntungan peternak. Salah satu strategi alternatif yang dapat digunakan adalah penggunaan sisa hasil limbah pertanian. Langkah ini dinilai sangat efektif karena biaya untuk penyusunan ransum dalam memenuhi kebutuhan ternak mencapai angka 50-80% dari biaya total produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian konsentrat ampas sagu aren fermentasi terhadap Milk Income Over Feed Cost (MIOFC) sapi perah FH (Friesian Holstein) laktasi. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan bujur sangkar latin (RBSL) dengan pola 4 x 4 digunakan pada empat sapi perah FH laktasi dengan 4 perlakuan dan 4 periode, dengan faktor pembeda antar perlakuan adalah level penggunaan ampas sagu aren fermentasi (ASAF) yaitu 0% (K0), 10% (K1), 15% (K2), dan 20% (K3). Variabel pengamatan yaitu konsumsi pakan, produksi susu, harga susu, harga konsentrat ASAF, biaya pakan, penerimaan susu, dan Milk Income Feed Cost (MIOFC). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA. Hasil analisis yang menunjukkan perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap peubah yang diamati, maka dilanjutkan dengan uji jarak berganda menggunakan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian ransum dengan penambahan ampas sagu aren fermentasi Pleurotus ostreatus dapat mempertahankan produksi susu pada sapi perah FH laktasi. Pemberian ransum mengandung ampas sagu aren fermentasi (ASAF) memberikan pengaruh yang tidak berbeda terhadap Milk income over feed cost (MIOFC) sapi perah FH laktasi. Namun rataan pemberian konsentrat dengan 0% dan 20% ampas sagu aren fermentasi menghasilkan nilai Milk income over feed cost (MIOFC) di 0% (Rp 81.941) dan 20% (Rp 80.241) rataan tertinggi. Hasil penelitian ini tidak meningkatkan namun memiliki kecenderungan mempertahankan keuntungan ekonomis (MIOFC

    PENGARUH DURASI PEMUASAAN SEBELUM TRANSPORTASI TERHADAP RESPON FISIOLOGIS DAN PENYUSUTAN BOBOT BADAN AYAM BROILER

    No full text
    Ayam broiler adalah ayam ras yang mampu tumbuh cepat sehingga dapat menghasilkan daging dalam waktu relatif singkat dan merupakan sektor peternakan yang mengalami kemajuan pesat. Broiler mempunyai peranan yang penting sebagai sumber protein hewani asal ternak. Namun manajemen pra pemotongan dapat mengakibatkan stres, penurunan berat badan, serta mengalami kematian. Salah satu kegiatan pra pemotongan ayam broiler yaitu transportasi. Tahapan sebelum transportasi adalah mempuasakan ternak, pemuasaan ternak mempunyai dampak positif yaitu dapat menekan biaya pakan, mengurangi produksi feses pada saat transportasi, mengurangi jumlah pakan yang masih ada pada pencernaan ayam sehingga daging tidak terkontaminasi bakteri, dan memudahkan saat penyembelihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh durasi pemuasaan sebelum transportasi terhadap respon fisiologi dan penyusutan bobot badan broiler. Penelitian dilaksanakan pada bulan oktober 2023 berlokasi di Commericial Zone and Animal Laboratory (CZAL) Univertitas Bengkulu dan Laboratorium Jurusan Peternakan Universitas Bengkulu. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL). Menggunakan 40 ekor broiler umur +30 hari teridiri dari 4 perlakuan, tiap perlakuan menggunakan 10 ekor broiler sebagai ulangan. P0 : Kontrol tanpa dipuasakan, P1 : Dipuasakan selama 4 jam, P2 : Dipuasakan selama 8 jam, dan P3 : Dipuasakan selama 12 jam. Variabel yang diamati adalah respon fisiologis, penyusutan bobot badan, persentase penyusutan bobot badan tingkat kematian serta mikroklimat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi pemuasaan ayam broiler berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap penyusutan bobot badan dan persentase penyusutan bobot badan setelah transportasi 2 jam tetapi berpengaruh tidak nyata (P<0,05) terhadap respon fisiologi, dan kematian. Dapat disimpulkan bahwa penyusutan bobot badan dan persentase penyusutan bobot badan terendah tanpa mempengaruhi respon fisiologi dan tingkat kematian yaitu pada durasi pemuasaan 8 dan 12 jam sebelum transportasi

    PENINGKATAN USER SATISFACTION PADA REDESAIN APLIKASI MOBILE BANKING BANK BENGKULU MENGGUNAKAN METODE EUCS DAN DOUBLE DIAMOND

    No full text
    Perkembangan teknologi informasi, khususnya dalam dunia perBankan, telah mendorong Bank untuk terus menghadirkan inovasi guna meningkatkan layanan kepada nasabah. Salah satu inovasi yang semakin populer adalah aplikasi layanan Bank berbasis Mobile atau smartphone. Bank Bengkulu telah melakukan inovasi teknologi dengan produk layanan kepada nasabah berupa Mobile Banking. Peningkatan aplikasi perlu dilakukan untuk menjaga retensi nasabah dalam menggunakan aplikasi mobile banking Bank Bengkulu, mengingat rating yang cukup rendah pada Playstore dan App Store serta banyaknya komentar negatif dari pengguna yang pernah menggunakan aplikasinya. Penelitian ini dilakukan untuk dapat mengetahui bagaimana tingkat kepuasan pengguna akhir dan melakukan peningkatan dengan memberikan rancangan desain solusi (redesain) yang terukur. Dalam analisa tingkat kepuasan pengguna mobile banking Bank Bengkulu menggunakan EUCS (End User Computing Satisfaction) yang merupakan tahap awal dari metode Double Diamond dan diperoleh nilai rata-rata tingkat kepuasan pengguna terhadap aplikasi yaitu 2,77 yang berada pada range cukup, namun nilai tersebut tergolong pada nilai yang cukup kecil dengan hanya memiliki selisih 0,18 untuk berada pada range tidak puas. Peningkatan aplikasi dengan memberikan rancangan desain solusi menggunakan prinsip dan aturan Nielsen and Shneiderman. Hasil redesain terstruktur dengan tahapan metode Double Diamond yang selanjutnya dilakukan testing terukur menggunakan SUS (System Usability Scale). Diperoleh skor SUS yaitu 87,975 yang diintepretasikan dalam bagan rating SUS berada pada rating Excellent dengan Acceptability yang dapat diterima (Acceptable). Analisa sentiment diperlukan untuk mengetahui feedback berdasarkan komentar pengguna setelah mencoba hasil desain solusi yang ditawarkan. Analisis sentimen dengan NLP (Natural Language Processing) menggunakan model IndoBERT didapat 73 sentimen positif, 22 netral, dan 3 negatif. Sentimen didominasi positif selaras dengan hasil skor SUS yang telah diperoleh. Kata Kunci: Mobile Banking, End User Computing Satisfaction, Double Diamond, System Usability Scale, Redesain, Natural Language Processing, IndoBERT, Feedback, Rating, Acceptable, Excellen

    FORECASTING PENDAFTAR MAHASISWA/I BARU MELALUI PENDEKATAN METODE SINGLE EXPONENTIAL SMOOTHING DALAM MENDUKUNG RENCANA STRATEGI BISNIS UNIVERSITAS BENGKULU

    No full text
    Aplikasi forecasting pendaftar mahasiswa/i baru Universitas Bengkulu melalui pendekatan Metode Single Exponential Smoothing dapat digunakan untuk meramalkan jumlah pendaftar mahasiswa baru untuk tahun berikutnya berdasarkan hasil dari analisis data pendaftar mahasiswa baru pada tahun sebelumnya. Aplikasi forecasting pendaftar mahasiswa/i baru Universitas Bengkulu melalui pendekatan Metode Single Exponential Smoothing dapat mendukung Renstra Universitas Bengkulu, dimana hasil peramalan dapat dijadikan sebagai acuan dalam pengambilan keputusan menentukan jumlah daya tampung pada Tahun Akademik berikutnya untuk setiap Program Studi. Dari hasil keakuratan peramalan menggunakan MAPE, didapatkan kesimpulan bahwa nilai error yang didapatkan sebesar 1,58%, dimana nilai tersebut lebih kecil dari 10% sehingga kinerja dari Metode Single Exponential Smoothing pada data jumlah pendaftar mahasiswa baru di Universitas Bengkulu pada Periode 2015/2016 sampai dengan 2023/2024 sangat baik. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa Aplikasi mampu meramalkan jumlah pendaftar mahasiswa baru untuk 1 tahun ke depan berdasarkan data jumlah pendaftar mahasiswa baru yang telah diinputkan sebelumnya. Kata Kunci: Forecasting; Pendaftar Mahasiswa Baru; Metode Single Exponential Smoothin

    6,135

    full texts

    31,735

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UNIB Scholar Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇