University of Bengkulu

UNIB Scholar Repository
Not a member yet
    31735 research outputs found

    PENGARUH WORDWALL BERBANTUAN GAMIFIKASI TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD NEGERI GUGUS III KOTA BENGKULU

    No full text
    Pembelajaran matematika sering dianggap sulit dan membosankan, yang berdampak pada rendahnya motivasi siswa untuk belajar. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan Wordwall dengan bantuan gamifikasi terhadap motivasi belajar matematika siswa kelas lima di SD Negeri Gugus III, Kota Bengkulu. Dalam Quasi-eksperimental ini, SDN 25 Kota Bengkulu berfungsi sebagai kelompok kontrol dan SDN 03 Kota Bengkulu berfungsi sebagai kelompok eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah the matching only pretest posttest control group desaign. Pada tahap pretest, tidak ada perbedaan signifikan dalam motivasi belajar antara kelompok kontrol (menggunakan media konvensional) dengan skor rata-rata 31,00 dan kelompok eksperimen (menggunakan Wordwall) dengan skor rata-rata 29,96. Namun, hasil posttest menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik antara kedua kelompok. Uji independen sampel t-test menghasilkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,010 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa kelompok kontrol memiliki skor rata-rata 39,59 dibandingkan dengan kelompok eksperimen yang memiliki skor rata-rata lebih tinggi yaitu 40,82, sehingga menghasilkan motivasi belajar yang secara signifikan lebih tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan Wordwall dengan bantuan gamifikasi efektif dalam meningkatkan motivasi belajar matematika siswa, yang menghasilkan perbedaan signifikan dalam motivasi belajar matematika di antara siswa kelas lima di SD Negeri Gugus III Kota Bengkulu ketika menggunakan Wordwall dengan bantuan gamifikasi. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa Wordwall berbantuan gamifikasi efektif dalam meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas V. Kata kunci: Matematika, Motivasi Belajar, Wordwall, Gamifikas

    PENGARUH PENGGUNAAN TEKNIK GRADASI WARNA TERHADAP KREATIVITAS SISWA DALAM MENGGAMBAR PADA PEMBELAJARAN SENI RUPA SDN GUGUS XIV KOTA BENGKULU

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan teknik gradasi warna terhadap kreativitas siswa dalam menggambar pada pembelajaran seni rupa SDN Gugus XIV Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen semu dengan desain penelitian The Matching Only Posstest Control Group Design. SDN Gugus XIV Kota Bengkulu adalah populasi dalam penelitian ini, kelas III A SD Negeri 24 Kota Bengkulu dan kelas III A SD Negeri 45 Kota Bengkulu merupakan sampel pada penelitian ini. Berdasarkan hasil yang diperoleh Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05 dengan taraf signifikan 5%. Dengan rincian nilai rata-rata pada kelas eksperimen sebesar 80,40 dan kelas kontrol sebesar 57,96 dengan nilai perbedaan rata-rata 22,44. Pada hasil uji-t menunjukkan bahwa thitung > ttabel (8,191 > 1,677), hal ini dikarenakan perlakuan pada kelas eksperimen dan kelas kontrol berbeda. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan teknik gradasi warna terhadap kreativitas siswa dalam menggambar pada pembelajaran seni rupa SDN Gugus XIV Kota Bengkulu. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah rubrik penilaian produk gradasi warna dengan bentuk pernyataan yang terdiri dari 36 pernyataan dengan menggunakan teknik posttest. Jenis teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, uji prasyarat dan uji hipotesis menggunakan uji-t. Kata Kunci: Teknik Gradasi Warna, Kreativitas, Menggambar, Seni Rup

    PERAN PENYULUH PERTANIAN DALAM SISTEM PRODUKSI TANAMAN CABE, PADI, KELAPA SAWIT DAN KARET PADA KELOMPOK TANI HARAPAN MAJU DI DESA BATU RAJA KECAMATAN PONDOK KUBANG KABUPATEN BENGKULU TENGAH

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Peran Penyuluh Pertanian Dalam Sistem Produksi Tanaman Cabe, Padi, Kelapa Sawit dan Karet pada Kelompok Tani Harapan Maju di Desa Batu Raja Kecamatan Pondok Kubang. Penelitian ini menggunakan teori struktural fungsional yang dikemukakan oleh Tallcot Parsons. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang menggunakan teknik observasi non partisipan, wawancara secara semi terstruktur, dan dokumentasi untuk menghasilkan data berupa informasi deskriptif tentang fenomena yang diamati. Penelitian ini dilakukan pada Kelompok Tani Harapan Maju Desa Batu Raja Kecamatan Pondok Kubang dengan total luas luhan 41 Ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tugas pokok penyuluh pertanian adalah melakukan kegiatan penyuluhan kepada petani, yang mana dalam menjalankan tugas pokok tersebut penyuluh pertanian di lokasi bertindak sebagai inisiator, motivator, mediator, supervisor, dan fasilitator sehingga dapat mempengaruhi hasil produksi pada Kelompok Tani Harapan Maju. Penyuluh pertanian dalam menjalankan perannya dengan melakukan kegiatan penyuluhan yang dilakukan langsung di lapangan. Kegiatan penyuluhan ini sangat membantu penyuluh pertanian dalam melaksanakan perannya, sehingga dalam melaksanakan kegiatan tersebut penyuluh pertanian harus melakukan tahapan persiapan penyuluhan seperti analisis kebutuhan dan situasi tentang masalah utama yang dihadapi kelompok tani Harapan Maju, penetapan tujuan dan sasaran mengenai petani yang akan mengikuti penyuluhan guna menentukan tujuan yang ingin dicapai, pengaturan tempat dan waktu guna menyusun jadwal kegiatan serta lokasi penyuluhan, serta penyusunan materi penyuluhan yang akan digunakan dalam penyuluhan pertanian. Kegiatan penyuluhan yang dilakukan di Kelompok Tani Harapan Maju seperti penyuluhan tentang serangan hama, pemilihan varietas bibit, kesuburan tanah, pemupukan, dan pembuatan proposal bantuan. Kata kunci: Penyuluh Pertanian, Kelompok Tani, Pera

    PEMODELAN SUSEPTIBILITAS BATUAN SEDIMEN DAERAH PROSPEK BATUBARA, SUNGAI LILIN, MUSI BANYUASIN DENGAN METODE GEOMAGNETIK

    No full text
    Cekungan Sumatera Selatan memiliki potensi batubara yang signifikan, sehingga diperlukan eksplorasi lebih lanjut untuk memetakan dan mengetahui cadangan batubara di bawah permukaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis struktur bawah permukaan di daerah prospek batubara dengan menggunakan metode geomagnetik. Survei geomagnetik dilakukan dengan mengukur intensitas medan magnet di 70 titik pengamatan menggunakan proton precession magnetometer (PPM). Data yang diperoleh kemudian diolah untuk memisahkan anomali magnetik menjadi komponen anomali regional dan anomali residual, yang selanjutnya digunakan untuk menghasilkan model dua dimensi distribusi lapisan bawah permukaan. Teknik forward modeling 2D digunakan untuk memodelkan variasi ketebalan dan kedalaman lapisan batubara, yang kemudian divalidasi dengan data bor. Data magnetik yang diperoleh diolah melalui beberapa tahap koreksi, termasuk koreksi diurnal dan reduksi ke kutub (RTP) untuk mempermudah interpretasi anomali magnetik. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa struktur bawah permukaan pada lintasan A-A' dan B-B' terdiri dari beberapa lapisan, yaitu tanah, batu lempung, batubara, batu pasir, dan batu lanau. Pada lintasan A-A', lapisan batubara ditemukan pada kedalaman 1,9 – 20 m dengan ketebalan lapisan berkisar antara 2 – 24 m. Sementara itu, lintasan B-B' menunjukkan lapisan batubara yang lebih dangkal pada kedalaman 2 – 20 m, dengan ketebalan antara 2 – 15 m. Hasil ini mengindikasikan bahwa lapisan batubara di lintasan B-B' lebih tebal dibandingkan lintasan A-A'. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedalaman dan ketebalan lapisan batubara bervariasi antara 2 – 10 m, dengan nilai suseptibilitas magnetik 0,0002 SI untuk lapisan batubara. Hasil dari pemodelan 2D forward dikorelasikan dengan data bor untuk memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai distribusi batubara di daerah penelitian. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi eksplorasi batubara di masa depan, khususnya dalam mendukung pengembangan energi nasional Indonesia. Kata kunci: Geomagnetik, batubara, forward modeling 2D, suseptibilitas magnetik

    DESKRIPSI ASPEK BIOLOGI DAN EKONOMI USAHA PENANGKAPAN KEPITING BAKAU (Scylla serrata) DI DESA KAHYAPU PULAU ENGGANO

    No full text
    Kepiting bakau merupakan salah satu komoditas perikanan dengan nilai jual tinggi dan memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan. Harga jualnya yang menguntungkan menjadikan kepiting bakau sebagai sumber pendapatan yang penting bagi masyarakat pesisir. Meningkatnya permintaan pasar terhadap kepiting bakau telah mendorong intensifikasi penangkapan di habitat alaminya dan eksploitasi yang berlebihan berpotensi mengancam keberlangsungan populasi kepiting bakau di alam. Jika tidak dikelola dengan bijak, hal ini dapat mengakibatkan penurunan jumlah kepiting bakau secara signifikan di habitatnya. Penelitian bertujuan memberikan informasi mengenai deskripsi biologi kepiting bakau dan kelayakan ekonomi usaha penangkapan kepiting bakau menggunakan bubu bulat di Desa Kahyapu, Pulau Enggano. Metode pengambilan sampel aspek biologi adalah simple random sampling, sedangkan aspek ekonomi menerapkan teknik wawancara kepada nelayan yang menggunakan alat tangkap bubu bulat. Jumlah kepiting yang tertangkap selama penelitian sebanyak 216 ekor, terdiri dari 131 ekor jantan dan 85 ekor betina. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari seluruh kepiting bakau yang tertangkap, sebanyak 69 ekor (52,67%) jantan dan 54 ekor (47,33%) betina termasuk dalam kriteria layak tangkap. Analisis pertumbuhan menunjukkan bahwa kepiting jantan mengalami pertumbuhan allometrik positif dan kepiting betina mengalami pertumbuhan allometrik negatif. Dari sisi ekonomi, usaha penangkapan kepiting bakau dinilai layak untuk dikembangkan, ditunjukkan oleh perolehan Net Present Value (NPV) sebesar Rp.124.371.930, Revenue Cost Ratio (R/C Ratio) sebesar 1,46, Internal Rate of Return (IRR) sebesar 26%, serta periode pengembalian modal (Payback Period) yang relatif singkat, yaitu 0,5 tahun. Perlu adanya pengelolaan penangkapan dengan cara penerapan aturan lokal terkait ukuran minimum kepiting bakau yang boleh ditangkap serta larangan penangkapan kepiting bertelur, guna menjaga keberlanjutan sumber daya kepiting bakau di wilayah tersebut serta pengembangan kegiatan budidaya, baik melalui tambak kecil maupun keramba sederhana, sebagai alternatif usaha yang berpotensi meningkatkan pendapatan secara berkelanjutan tanpa membebani populasi di alam. Kata Kunci : Aspek biologi, Desa Kahyapu, Kepiting bakau, Kelayakan ekono

    ANALISIS PEMASARAN TERNAK SAPI POTONG PADA KELOMPOK TANI SUMBER REJEKI DESA WONOHARJO KECAMATAN GIRI MULYA KABUPATEN BENGKULU UTARA

    No full text
    Ternak sapi potong merupakan bagian penting dari sektor pertanian di Indonesia, yang bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan daging sapi sebagai sumber protein hewani. Permintaan daging sapi meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan kesadaran akan pentingnya kebutuhan protein. Sistem pemasaran yang efisien menjadi aspek penting untuk mendukung keberhasilan usaha ini dalam memastikan keuntungan optimal bagi peternak, mengurangi margin pemasaran yang tinggi, dan meningkatkan bagian harga yang diterima produsen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pemasaran ternak sapi potong pada Kelompok Tani Sumber Rejeki, Desa Wohoharjo, Kecamatan Giri Mulya, Kabupaten Bengkulu Utara. Penentuan responden dalam penelitian ini ditentukan secara sengaja (Purposive Sampling). Metode pengumpulan data yang dikumpulkan dalam penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder melalui observasi dan wawancara dengan jumlah sampel responden sebanyak 15 orang anggota Kelompok Tani Sumber Rejeki. Variabel yang diamati mencakup identitas responden, saluran pemasaran, biaya pemasaran, serta analisis margin pemasaran, share harga, dan efisiensi pemasaran. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif menggunakan Microsoft Excel dan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran pemasaran sapi potong pada kelompok tani Sumber Rejeki di Desa Wonoharjo terdiri dari 2 Saluran Pemasaran yaitu (a) PeternakBlantik-Konsumen (b) Peternak-Pedagang Pengepul-Konsumen. Saluran pemasaran yang paling efisien adalah Saluran I, dengan efisiensi pemasaran sebesar 1,5% dibandingkan saluran II yang memiliki efisiensi pemasaran 2,6%. Hal ini disebabkan biaya pemasaran yang dikeluarkan blantik lebih kecil dibandingkan pengepul. Namun, saluran II memberikan margin pemasaran lebih tinggi karena harga jual ke konsumen akhir lebih besar. Secara keseluruhan, saluran I dan saluran II tergolong efisien berdasarkan nilai share harga (>50%) ini menunjukkan bahwa peternak menerima bagian harga yang lebih besar dari harga yang dibayarkan konsumen akhir. (Program Studi Peternakan, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu, 2025

    HUBUNGAN INTERAKSI ORANG TUA DAN KEDISIPLINAN ANAK DI KECAMATAN PONDOK KELAPA KABUPATEN BENGKULU TENGAH

    No full text
    Dalam interaksi orang tua dan anak ada interaksi orang tua yang diterapkan di dalam keluarga tersebut. Interaksi orang tua itu sendiri adalah cara orang tua berkomunikasi dan berinteraksi dengan anak- anaknya. Interaksi ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk budaya, kepribadian, dan gaya hidup orang tua. Interaksi orang tua memiliki pengaruh yang besar terhadap perkembangan anak. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara interaksi orang tua dan kedisiplinan anak di Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional, sampel terdiri dari 30 anak yang dipilih dengan proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui angket dan dianalisis menggunakan korelasi Rank Spearman, dengan hasil koefisien korelasi 0,759 (sig 0,000 < 0,05). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat antara interaksi orang tua dan kedisiplinan anak. Disarankan agar orang tua meningkatkan kualitas interaksi dengan anak dan sekolah mendukung melalui program parenting. Kata Kunci: Interaksi Orang Tua, Kedisiplinan Ana

    PELAKSANAAN KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA DALAM MENANGANI ANAK JALANAN OLEH DINAS SOSIAL KOTA BENGKULU

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang Kebijakan Kebijakan Pemerintah Kota Bengkulu dalam menangani Anak Jalanan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak empat orang dan teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi mulai dari triangulasi waktu, triangulasi subjek dan triangulasi tcknik. Hasil penelitian yaitu : Pertama, kebijakan Dinas Sosial Dalam Menangani Anak Jalanan di Kota Bengkulu adalah melakukan raziah, sosialisasi ke masyarakat rentan dan melakukan pembinaan anak yang terjerat raziah akan dibina di yayasan sosial rumah singgah Kota Bengkulu.Kedua, Pelaksanaan program penanganan anak jalanan yang dilakukan memberikan efek jera dan anak kembali bersemangat untuk bersekolah, anak jalanan yang sudah diatas usia sekolah diberi pengetahuan atau bekal keterampilan untuk bekerja. Ketiga, kendala dan solusi dari permasalahan anak jalanan di Kota Bengkulu bergantung kepada peran orang tua karena orang tua dapat membentuk karakter, sikap dan keperibadian lainnya. Keempat, capaian program penanganan anak jalananan oleh Dinas Sosial Kota Bengkulu membuat Anak jalanan yang tertangkap menjadi sadar dan tidak lagi menjadi anak jalanan bahkan ada yang lanjut bersekolah dan bekerja. Kata Kunci : Pelaksanaan kebijakan, Dinas Sosial, Anak Jalanan

    OPTIMALISASI KINERJA OVER CURRENT RELAY MENGGUNAKAN METODE FUZZY LOGIC MAMDANI

    No full text
    Dalam dunia industri, sistem kelistrikan sangat dibutuhkan agar dapat menjalankan mesin produksi, fasilitas dan semua peralatan lainnya. Sistem proteksi yang baik untuk fasilitas dan peralatan kelistrikan sangat penting dalam hal mencegah terjadinya gangguan-gangguan pada penyaluran tenaga listrik pada industri tersebut. Penelitian ini membahas penerapan fuzzy logic untuk perhitungan parameter setting over current relay (OCR) dalam sistem kelistrikan industri. OCR berfungsi untuk melindungi peralatan kelistrikan dari gangguan arus hubung singkat dan arus lebih. Untuk memastikan kinerja optimal, perhitungan setting rele yang akurat sangat penting. Penelitian ini membandingkan metode perhitungan konvensional dengan fuzzy inference system (FIS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keakuratan setting waktu operasi OCR menggunakan FIS mencapai 98% dibandingkan dengan metode konvensional, dengan standar error waktu operasi t (detik) hasil dari fuzzy inference system (FIS) pada inverse arus besar terhadap waktu operasi hasil perhitungan konvensional adalah 0,002 – 0,047 detik. Sedangkan pada fuzzy inference system (FIS) inverse arus kecil dan long inverse tidak memiliki error atau tingkat akurasi hingga 100% ketika dilakukan perbandingkan terhadap perhitungan konvensional. Kata kunci : OCR, fuzzy logic, fuzzy inference system (FIS

    PENGARUH E-LKPD BERBASIS STEAM-PjBL TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS V SD GUGUS V KOTA BENGKULU

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh E-LKPD Berbasis STEAM- PjBL Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas V SD Gugus V Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen semu. Dengan desain yang digunakan adalah The Matching Only Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah sekolah dasar Gugus V Kota Bengkulu. Sampel pada penelitian ini adalah kelas VA SDN 09 dan 02 Kota Bengkulu dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Claster Random Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan berpikir kritis aspek pengetahuan bentuk soal Uraian berupa Pretest dan Posttest. Jenis teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif dengan menggunakan statistik deskriptif, analisis uji prasyarat dan uji hipotesis. Uji hipotesis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh Sig.(2-tailed) = 0,000 < 0,05 dengan taraf signifikan 5%. Dengan rincian nilai rata-rata kelas eksperimen (80,28) dan kelas kontrol (50,21), maka terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol dan dinyatakan kelas eksperimen yang menggunakan E-LKPD Berbasis STEAM- PjBL dapat mempengaruhi Kemampuan berpikir kritis peserta didik, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh E-LKPD Berbasis STEAM-PjBL Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas V SD Gugus V Kota Bengkulu. Kata Kunci: E-LKPD, STEAM-PjBL, Berpikir Kritis

    6,135

    full texts

    31,735

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UNIB Scholar Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇