University of Bengkulu

UNIB Scholar Repository
Not a member yet
    31735 research outputs found

    AKIBAT HUKUM TERHADAP ANAK HASIL PERKAWINAN WANITA INDONESIA DENGAN PENGUNGSI ROHINGYA DITINJAU DARI HUKUM ISLAM DAN UNDANG UNDANG TENTANG PERKAWINAN

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kasus pernikahan di bawah tangan antara wanita Indonesia dengan pengungsi Rohinghya yang menimbulkan akibat hukum terhadap anak yang lahir dari pernikahan tersebut. Perkawinan tersebut banyak mengundang problematik karena tidak memenuhi persyaratan hukum Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis akibat hukum terhadap anak yang lahir dari perkawinan wanita Indonesia dengan pengungsi Rohingya ditinjau dari Hukum Islam dan Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan keabsahan anak dari perkawinan wanita Indonesia dengan pengungsi Rohingya terhadap asas kepastian hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif, dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa (1) Akibat hukum terhadap anak yang lahir dari perkawinan wanita Indonesia dengan pengungsi Rohingya ditinjau dari Hukum Islam adalaha anak tersebut tetap memiliki hubungan nasab dengan ibunya dan keluarga ibunya, serta berhak mendapatkan hak-haknya sebagai seorang Muslim, dan menurut Undang-undang Perkawinan adalah anak tersebut akan dianggap sebagai anak di luar nikah, yang memiliki hubungan perdata hanya dengan ibunya dan keluarga ibunya, serta hak�hak tertentu yang diatur dalam undang-undang. (2) Keabsahan anak dari perkawinan wanita Indonesia dengan pengungsi Rohingya terhadap asas kepastian hukum dalam Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VII/2010 yang menegaskan bahwa setiap anak yang lahir dari perkawinan sah maupun tidak sah memiliki kedudukan yang sama secara hukum, apabila anak yang dilahirkan di luar perkawinan mempunyai hubungan perdata dengan ibunya dan keluarga ibunya serta dengan laki-laki sebagai ayahnya yang dapat dibuktikan berdasarkan ilmu pengetahuan dan teknologi dan/atau alat bukti lain menurut hukum memiliki hubungan darah sebagai ayahnya, karena setiap anak berhak atas hak kewarganegaraan, hak perlindungan anak, hak pendidikan dan hak kesehatan bagi anak. Kata Kunci: perkawinan, pengungsi Rohingya, perlindungan huku

    PENERAPAN RESTORATIF JUSTICE TERHADAP TINDAK PIDANA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI KEJAKSAAN NEGERI BENGKULU

    No full text
    Penelitian tentang penerapam restorative justice terhadap tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga didasarkan pada cukup tingginya kasus kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi di kota Bengkulu. Tujuan penelitian: 1). Untuk menganalisis dan mendeskripsikan penerapan restorative justice yang dilakukan oleh jaksa selaku fasilitator terhadap tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga. 2). Untuk mengetahui apa yang menjadi faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan restorative justice terhadap pelaku kekerasan dalam rumah tangga di kejaksaan negeri Bengkulu. Data terkait penelitian ini ada didapatkan dengan metode non-doktrinal studi empiris. Data yang diperoleh baik data primer maupun data sekunder di kelompokkan dan disusun secara sistematis. Selanjutnya data tersebut dianalisis secara kualitatif untuk memudahkan dalam menarik kesimpulan. Hasil yang diperoleh dari penelitian: 1). Kejaksaan negeri Bengkulu dalam menangani masalah kekerasan dalam rumah tangga dengan jaksa selaku fasilitator berdasarkan peraturan kejaksaan No. 15 tahun 2020 dilakukan dengan nilai-nilai keadilan dan menitik beratkan pada pemulihan kembali seperti semula. 2). Hambatan dalam penanggulangannya a. Faktor jaksa atau sumber daya manusia; b. faktor benturan pelaku dan korban; c. faktor kultur masyarakat. Adapun kesimpulan dalam skripsi ini: 1) Penerapan restorative justice di wilayah kejaksaan negeri Bengkulu mengedepankan upaya pemulihan (restorative) yang dapat dilihat pada pasal 9 sampai pasal 14 peraturan kejaksaan nomor 15 tahun 2020. 2). Hambatan yang dihadapi dalam menangani kasus kekerasan dalam rumah tangga tidak ada informasi mengenai parameter yang digunakan jaksa penuntut umum dalam memutuskan suatu kasus perkara pidana, jadi ukuran kasus seperti apa yang bisa atau tidak dihentikan berdasarkan keadilan restoratif masih belum pasti. Saran dalam penelitian ini: 1). Melakukan sosialisasi tentang peraturan kejaksaan agung nomor 15 tahun 2020 kepada masyarakat agar lebih memahami aturan dan pendekatan restoratif. 2). lebih spesifik tentang tindak pidana apa saja yang dapat dilaksanakan penerapan asas restorative justice. Kata Kunci : Kekerasan, Restorative Justice, Kota Bengkul

    PENERAPAN BIAYA ADMINISTRASI PADA TABUNGAN EASY MUDHARABAH BANK SYARIAH INDONESIA (BSI) DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

    No full text
    Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai salah satu lembaga keuangan syariah terbesar di Indonesia, menawarkan produk perbankan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Salah satu produk unggulan BSI adalah Tabungan Easy Mudharabah, yang mengadopsi akad mudharabah sebagai dasar transaksi. BSI menerapkan biaya administrasi pada produk tabungan ini. Penerapan biaya administrasi yang umumnya digunakan untuk menutupi operasional bank, harus dipastikan tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip keadilan, bagi hasil, larangan riba, gharar, dan maysir. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui dan memahami dasar penerapan biaya administrasi pada Tabungan Easy Mudharabah BSI, 2) mengetahui dan memahami perspektif hukum Islam terhadap penerapan biaya administrasi pada Tabungan Easy Mudharabah BSI. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan konseptual (conceptual approach). Analisis dilakukan secara yuridis kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Dasar penerapan biaya administrasi pada Tabungan Easy Mudharabah BSI meliputi biaya operasional bank, seperti pemeliharaan dan penggunaan fasilitas ATM, serta imbalan jasa (ujrah) atas layanan rekening, yang berlandaskan hukum positif Indonesia seperti Undang�Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah, Surat Edaran Bank Indonesia, dan Peraturan OJK, (2) Perspektif hukum Islam terhadap biaya administrasi yang diterapkan oleh BSI pada produk Tabungan Easy Mudharabah sudah sah dan sesuai dengan pendapat hukum DPS, fatwa DSN-MUI, dan tidak mengandung unsur riba atau kezaliman bagi nasabah karena bersifat transparan, adil, dan sudah disepakati di awal perjanjian pembukaan tabungan. Kata Kunci: Biaya administrasi, tabungan mudharabah, hukum Isla

    MODUL TEORI KOMPLIKASI DALAM KEHAMILAN, PERSALINAN, NIFAS DAN BAYI BARU LAHIR

    Get PDF

    GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SATUAN PENDIDIKAN NONFORMAL SANGGAR KEGIATAN BELAJAR (SPNF SKB) KOTA BENGKULU

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gaya kepemimpinan Kepala SPNF SKB Kota Bengkulu. Subjek utama dalam penelitian ini ada tiga orang. Metode penelitian yang digunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa : Gaya Kepemimpinan Kepala SPNF SKB Kota Bengkulu mengutamakan pendekatan demokratis dan partisipatif, di mana keputusan diambil melalui diskusi dengan melibatkan seluruh staf dan bawahan. Meskipun gaya ini memperkuat kerja tim dan komunikasi, kelemahannya terletak pada fleksibilitas yang berlebihan dan kurangnya ketegasan terhadap disiplin kerja. Pendekatan partisipatif yang diterapkan oleh Kepala SPNF SKB Kota Bengkulu dalam rapat pengambilan keputusan dinilai efektif, karena melibatkan bawahan secara langsung dan meningkatkan keterlibatan mereka. Program- program di SPNF SKB secara umum dinilai efektif, namun terdapat masalah dalam kehadiran siswa pada program pendidikan kesetaraan, terutama Paket C. Motivasi yang diberikan Kepala SPNF SKB berdampak positif pada kinerja bawahan, meskipun disiplin kehadiran pegawai masih perlu ditingkatkan. Kepala SPNF SKB memberikan umpan balik yang baik terhadap kinerja bawahan, tetapi kurangnya ketegasan dalam menangani pegawai yang tidak disiplin mengurangi efektivitas gaya kepemimpinannya. Gaya kepemimpinan yang longgar ini menciptakan komunikasi dan kerjasama yang baik, namun tidak cukup mendorong peningkatan produktivitas atau disiplin kerja. Kepala SPNF SKB terbuka terhadap kritik dan dapat meresponnya secara objektif, tetapi kesulitan dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih harmonis dan produktif diakibatkan oleh kurangnya tindakan terhadap pegawai yang tidak produktif. Kata kunci : Kepemimpinan, SKB, PN

    MODUL TEORI ASUHAN KEBIDANAN PADA PEREMPUAN DAN ANAK DENGAN KONDISI RENTAN

    Get PDF

    PENGARUH MEDIA DIGITAL BERBASIS LEARNING BY DOING TERHADAP KEBUGARAN JASMANI PESERTA DIDIK EKSTRAKURIKULER OLAHRAGA SD NEGERI 67 KABUPATEN LEBONG

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media digital berbasis learning by doing terhadap kebugaran jasmani peserta didik ekstrakurikuler olahraga SD Negeri 67 Kabupaten Lebong. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah peserta didik laki-laki yang mengikuti ekstrakurikuler olahraga usia 10-12 tahun SD Negeri 67 Kabupaten Lebong, dengan sampel sebanyak 20 peserta didik. Data dikumpulkan melalui tes kebugaran jasmani sebelum dan setelah perlakuan menggunakan media digital berbasis learning by doing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media digital berbasis learning by doing berpengaruh signifikan terhadap kebugaran jasmani peserta didik, dengan nilai thitung (12.7) lebih besar dari nilai ttabel (1.729) pada tingkat signifikansi 0.05. Persentase menunjukkan nilai sebesar 23.7%, ini memberikan implikasi bahwa penggunaan media digital yang tepat dapat meningkatkan aktivitas fisik dan kebugaran jasmani peserta didik, serta menjadi referensi bagi guru dan pelatih dalam mengembangkan metode pembelajaran atau program latihan yang menarik dan inovatif. Kata Kunci: Digital, Ekstrakurikuler, Kebugaran, Learning By Doing, Medi

    TRADISI LEMANG DALAM PROSES PERKAWINAN ADAT SUKU BESEMAH DESA MANAU IX KECAMATAN PADANG GUCI KABUPATEN KAUR

    Get PDF
    Penelitian tentang Pelaksanaan Tradisi Lemang Adat dalam Proses Perkawinan Adat Suku Besemh Desa Manau IX Kecamatan Padang Guci Kabupaten Kaur. Lemang merupakan titian adat atau simbol kemuliaan yang bertujuan untuk memperkokoh dan mempererat hubungan pihak pengantin laki-laki dengan pihak pengantin perempuan dalam ikatan perkawinan. Tanpa adanya lemang didalam perkawinan adat Suku Besemah Desa Manau IX, maka perkawinan tersebut dianggap tertunda secara adat. Sehingga pihak laki-laki maupun pihak perempuan wajib membayar sanksi adat berupa uang kepada pemangku adat dan kedua belah pihak tidak boleh melakukan perkawinan di Desa tersebut lagi. Tujuan penelitian ini ialah untuk menggambarkan dan menjelaskan keberadaan lemang dalam proses perkawinan adat menurut hukum adat Suku Besemah Desa Manau IX Kecamatan Padang Guci Kabupaten Kaur dan proses perkawinan adat menurut hukum adat Suku Besemah Desa Manau IX Kecamatan Padang Guci Kabupaten Kaur. Metode penelitian yang dipakai dengan jenis penelitian hukum empiris dengan pendekatan deskriptif kualitatif dengan cara mewawancarai pemangku adat, Jurai Tue dan masyarakat Desa Manau IX. Data yang dipakai data primer dan data sekunder. Metode analisis data pada penelitian ini dipakai metode penelitian kualitatif, dilihat di daerah Kecamatan Padang Guci Kabupaten Kaur khususnya Desa Manau IX pelaksanaan tradisi tersebut merupakan kewajiban bagi masyarakatnya sebagai suatu syarat dalam perkawinan adat menurut hukum adat Suku Besemah Desa Manau IX Kecamatan Padang Guci Kabupaten Kaur. Kata Kunci: Tradisi Lemang, Perkawinan Adat Suku Besema

    PEMBATALAN PERJANJIAN JUAL BELI SAPI AKIBAT TERJADINYA WABAH PMK DI DESA BUMI MULYA KECAMATAN PENARIK KABUPATEN MUKOMUKO

    Get PDF
    Buying and selling is a form of agreement. An agreement is an event where one person promises another person or where two people promise each other to carry out something. A sale and purchase agreement that has met the legal requirements of the agreement as per Article 1320 of the Civil Code, has legal force and is fully applicable as the law for all parties involved in its creation Cancellation of an agreement is a statement of the cancellation of a legal action on the demands of the parties who by law, are justified to demand such cancellation This research aims to find out the legal consequences that arise for the parties from the cancellation cattle sale and purchase agreement due to FMD outbreak in Bumi Mulya village, Penarik district, Mukomuko regency. The research method used in this study is an empirical legal research method, data is collected through observation peoses and direct interviews with research samples. The sale and purchase agreement is considered to have taken place between the two parties, immediately after these people reach an agreement on the object and its price, even though the object has not been handed over, nor the price has not been paid. Cancellation of a sale and purchase can basically be done by the seller or buyer. This action will have certain legal consequences for both parties. The cancellation of the agreement clearly has legal consequences for the seller and the buyer, the cancellation of the cattle sale and purchase agreement is not solely due to the fault of the cow owner, but the default that occurs due to non-fulfillment which is the object of the agreement due to the existence of force majeure, where this force majeure situation cannot be predicted and is not written in the agreement. Keywords: Sale and purchase agreement, cancellation of agreement, PM

    PERTANGGUNGJAWABAN PPAT DALAM PEMBUATAN AKTA JUAL BELI TANAH SANGKETA DI KOTA BENGKULU

    No full text
    Penelitian ini membahas Pertanggungjawaban Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dalam pembuatan akta jual beli tanah yang bersengketa di Kota Bengkulu. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pelanggaran dan akibat hukum bagi PPAT yang lalai dalam memverifikasi status hukum tanah sebelum akta diterbitkan, sehingga menimbulkan sengketa. Metode yang digunakan dalam metode kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif melalui wawancara dengan para PPAT, kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dan studi pustaka terkait regulasi yang mengatur tentang pembuatan akta tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelalaian PPAT dapat mengakibatkan konsekuensi pidana, perdata, dan administratif, termasuk sanksi dari ATR/BPN berupa pencabutan izin praktik. PPAT harus melakukan pemeriksaan dokumen secara menyeluruh dan cermat, serta memastikan tanah yang akan diperjualbelikan tidak sedang bersengketa. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat memberikan solusi dalam perbaikan prosedur pembuatan akta untuk menghindari sengketa tanah di masa depan dan meningkatkan kesadaran hukum bagi PPAT serta masyarakat terkait dengan transaksi pertanahan. Kata Kunci: Pertanggungjawaban PPAT, Akta Jual Beli, Sengketa Tana

    6,135

    full texts

    31,735

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UNIB Scholar Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇