31735 research outputs found
Sort by
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP MASYARAKAT YANG DICATUT SEBAGAI ANGGOTA PARTAI POLITIK OLEH PARTAI POLITIK BUKAN PESERTA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024
Pemilihan Umum Tahun 2024 masih menyisakan permasalahan dalam proses
pelaksanaannya, yaitu terkait adanya pencatutan yang dilakukan oleh partai politik
bukan peserta pemilu tahun 2024. Pencatutan yang dilakukan mengganggu hak
politik masyarakat dikarenakan adanya peraturan dalam seleksi yang dilaksanakan
lembaga Negara untuk terbebas dari partai politik. Fokus dalam penelitian ini
adalah terkait dengan perlindungan hukum dan upaya Negara dalam
pengembalian hak politik masyarakat yang dicatut oleh partai politik bukan
peserta pemilihan umum tahun 2024. Skripsi ini menggunakan jenis penelitian
hukum normatif yang menjadikan peraturan perundang-undangan sebagai
landasan penelitian. Berdasarkan hasil penelitian skripsi ini, perlindungan hukum
yang hadir dalam menangani permasalahan pencatutan ini hanya mampu
mengakomodir masyarakat pada saat proses verifikasi partai politik sampai
ditetapkannya daftar peserta pemilu tahun 2024. Sehingga hal tersebut dibutuhkan
upaya Negara melalui lembaga Negara dalam menanggulangi permasalahan
pencatutan. Hal yang dapat dilakukan oleh KPU dan Bawaslu selaku lembaga
penyelenggara pemilu adalah dengan menindak lanjuti laporan masyarakat dan
melakukan laporan berjenjang dari KPU tingkat Kabupaten/Kota sampai tingkat
pusat.
Kata Kunci : Pemilu, Partai Politik, Pencatuta
MODIFIKASI PEMUPUKAN N SINTETIK MENGGUNAKAN PUPUK KANDANG KAMBING PADA TANAMAN SORGUM (Sorgum bicolor L.)
Sorgum (Sorghum bicolor L.) merupakan tanaman serealia penting yang memiliki
potensi besar sebagai sumber pangan, pakan ternak, dan bahan baku bioenergi.
Keunggulannya meliputi adaptasi terhadap lahan marginal, efisiensi penggunaan air, dan
kandungan nutrisi yang tinggi. Di Indonesia, produktivitas sorgum masih rendah, berkisar
antara 2–3 ton/ha, meski potensi optimalnya mencapai 10 ton/ha. Salah satu faktor yang
berkontribusi terhadap rendahnya produktivitas ini adalah pengelolaan nutrisi tanah yang
belum optimal.
Nitrogen (N) merupakan elemen penting dalam mendukung pertumbuhan vegetatif
dan pembentukan biomassa tanaman sorgum. Namun, penggunaan pupuk sintetik yang
berlebihan dapat menyebabkan degradasi lingkungan, penurunan kesuburan tanah, dan
peningkatan biaya produksi. Alternatif yang lebih berkelanjutan adalah menggunakan
pupuk organik, seperti pupuk kandang kambing, yang memiliki kandungan hara makro dan
mikro, termasuk nitrogen, fosfor, dan kalium. Kombinasi pupuk sintetik dengan pupuk
kandang kambing dapat mengurangi ketergantungan pada pupuk sintetik, meningkatkan
efisiensi pemupukan, dan memperbaiki kualitas tanah. Penelitian ini bertujuan untuk
menentukan dosis pupuk kandang kambing yang tepat untuk mensubstitusi pupuk sintetik
N pada tanaman sorgum
Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Kemumu, Kecamatan Arma Jaya, Kabupaten
Bengkulu Utara, pada September–Desember 2022. Rancangan percobaan menggunakan
Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan lima perlakuan yaitu Urea (200
kg/ha), TSP (150 kg/ha), KCl (200 kg/ha) (P1); Pupuk kandang kambing 15 ton/ha (P2);
75% P1 + 25% P2 (P3); 50% P1 + 50% P2 (P4) dan 25% P1 + 75% P2 (P5). Setiap
perlakuan diulang tiga kali.
Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, luas daun,
bobot segar dan kering akar, bobot segar dan kering tajuk, serta komponen hasil seperti
bobot malai dan bobot 100 biji. Analisis data dilakukan menggunakan ANAVA pada taraf
signifikansi 5% dan dilanjutkan dengan Uji Duncan.
Hasil menunjukkan bahwa kombinasi pupuk sintetik dan pupuk kandang kambing
(P5) menghasilkan tanaman pertumbuhan tanaman yang lebih baik dibandingkan
perlakuan lainnya. Kombinasi pupuk organik dan sintetik terbukti memberikan efek
sinergis yang lebih baik pada hasil tanaman dibandingkan penggunaan pupuk tunggal yang
diindikasikan dengan bobot malai dan bobot 100 biji yang lebih tinggi. Aplikasi pupuk
kandang kambing 20 ton/ha mampu menghasilkan hasil setara dengan pupuk sintetik dosis
rekomendasi. Dengan demikian kombinasi pupuk organik dan sintetik memberikan efek
sinergis, mendukung produktivitas tanaman, dan mengurangi ketergantungan pada pupuk
sintetik. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang
kombinasi pupuk terhadap keberlanjutan kesuburan tanah
ANALISIS KINERJA IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI RAWA PENAGO KECAMATAN ILIR TALO KABUPATEN SELUMA
Penilaian kinerja daerah irigasi dilakukan untuk mengetahui kondisi jaringan
irigasi sesuai dalam Peraturan Menteri PUPR No.12/PRT/M/2015 Tentang
Eksploitasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi. Pada penelitian ini dilakukan
inventarisasi terhadap aspek prasarana fisik dan penilaian kinerja daerah irigasi
dilakukan terhadap enam aspek yaitu prasarana fisik, produktivitas tanaman,
sarana penunjang, organisasi dan personalia, dokumentasi, dan Perkumpulan
Petani Pemakai Air (P3A) dengan lokasi di Daerah Irigasi Rawa Penago. Penelitian
ini dilakukan dengan metode survei langsung ke lokasi Daerah Irigasi Rawa Penago
tepatnya berada di Desa Penago II dan pengambilan data dengan kuesioner untuk
mendapatkan data primer. Data sekunder pada penelitian ini yaitu data daerah
irigasi, skema jaringan irigasi dan data pertanian yang didapatkan dari pihak yang
memiliki wewenang atas kegiatan operasi dan pemeliharaan pada Daerah Irigasi
Rawa Penago yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)
Bidang Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Bengkulu. Hasil inventarisasi aset
prasarana fisik pada Daerah Irigasi Rawa Penago didapatkan tingkat kondisinya
rusak berat (RB) sampai dengan tingkat kondisi baik (B) dan tingkat fungsinya
buruk (BR) sampai dengan tingkat fungsi baik (B). Hasil penilaian indeks kinerja
daerah irigasi dengan menggunakan Peraturan Menteri PUPR No.
12/PRT/M/2015 pada Daerah Irigasi Rawa Penago didapatkan indeksnya 50,91 %,
dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kinerja Daerah Irigasi Rawa Penago
dalam kondisi jelek dan perlu perhatian khusus dari pihak yang berwenang. Bahkan
secara fisik sangat diperlukan rehabilitasi bangunan yang mengalami kerusakan
yang parah terhadap pembangunan seperti kantor, perumahan dan gudang,
pengadaan peralatan maupun bahan operasi dan pemeliharaan, serta meningkatkan
kelompok petani pemakai air.
Kata kunci : penilaian kinerja, daerah irigasi, operasi dan pemeliharaa
ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA DALAM PENGGUNAAN ALAT BERAT DENGAN MENGGUNAKAN METODE FAILUREMODE EFFECT ANALYSIS (FMEA) PADA PROYEK KONSTRUKSI JALAN DI PROVINSI BENGKULU
Penelitian ini bertujuan mengetahui risiko kecelakaan kerja dalam penggunaan
alat berat pada proyek konstruksi jalan di Provinsi Bengkulu dan mendapatkan
solusi pengendalian dari potensi risiko kecelakaan kerja dalam penggunaan alat
berat. Tahapan penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada
responden untuk mendapatkan data uji validitas dan uji reliabilitas pada program
SPPS. Pengolahan data menggunakan metode Failure Mode Effect Analysis
(FMEA) untuk mendapatkan nilai Risk Priority Number (RPN) dan solusi
pengendalian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian dari faktor risiko
menghasilkan variabel kritis tertinggi pada alat berat dump truck ialah dump truck
terbalik saat bongkar muatan, pada alat berat motor grader adalah tangan terkena
suhu panas pada bagian mesin motor grader, dan pada alat berat vibro roller
adalah kepala terbentur saat naik/turun vibro roller beroperasi. Solusi
pengendalian untuk mencegah terjadinya risiko adalah saat pengoperasian dump
truck harus dilakukan pada permukaan landasan yang rata dan tidak miring saat
bongkar muatan, memberi rambu peringat pada motor grader dan vibro roller,
dan berhati-hati saat menaiki alat berat.
Kata Kunci: Kecelakaan Kerja, Alat Berat, Failure Mode Effect Analysis
(FMEA), Analisis Risik
IMPLIKASI PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 140/PUU-XXI/2023 TERHADAP PERLINDUNGAN HAK ANAK DALAM PERCERAIAN
Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 140/PUU XXI/2023 yang berfokus
pada perlindungan hak anak dalam perceraian. Dalam situasi perceraian, hak asuh
anak sering kali menjadi sumber konflik yang dapat berdampak negatif pada
kesejahteraan anak. Putusan ini menjadi tonggak penting dalam penegakan hak
asuh, terutama bagi anak yang sering kali menjadi korban dalam perceraian.
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui dan menganalisis dampak dari
Putusan Mahkamah Konstitusi mengenai kepatuhan terhadap putusan pengadilan
terkait hak pemenuhan hak anak dan pengasuhan anak pada pasangan yang
bercerai, sebagaimana keputusan ini mempengaruhi praktik penegakan hukum
dalam kasus perceraian dan hak asuh anak di Indonesia. Dengan menggunakan
pendekatan kualitatif, penelitian ini mengandalkan analisis dokumen. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa Putusan MK memberikan kejelasan hukum yang
signifikan mengenai pemenuhan hak anak dan hak asuh anak. Namun, meskipun
ada kemajuan, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan dalam implementasi
putusan, seperti penundaan keadilan dan stigma sosial yang masih melekat.
Kesimpulannya, Putusan MK Nomor 140/PUU XXI/2023 memberikan kontribusi
yang signifikan terhadap perlindungan hak anak dan perempuan pasca perceraian.
Namun, diperlukan upaya lebih lanjut untuk memastikan implementasi yang efektif
dari putusan ini, serta dukungan yang memadai bagi perempuan dalam menghadapi
tantangan hukum dan sosial yang ada.
Kata kunci : Putusan MK, Perceraian, Hak Asu
ANALISIS EFISIENSI DAN KEHILANGAN AIR PADA DAERAH IRIGASI AIR RINDU HATI LUBUK BUTAK KABUPATEN BENGKULU TENGAH
Daerah irigasi Air Rindu Hati Lubuk Butak mengalami masalah rembesan,
kebocoran, dan evaporasi yang menyebabkan penurunan debit air dan efisiensi
penyaluran. Penelitian ini bertujuan menghitung debit, presentase kehilangan,
menganalisis kehilangan akibat rembesan dan evaporasi, serta efisiensi
penyaluran. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini mencakup
pengukuran kecepatan aliran air secara langsung menggunakan alat current
meter, pengukuran dimensi saluran, dan pengumpulan data sekunder dari
instansi terkait. Analisis kehilangan air dilakukan dengan metode perbandingan
antara debit pangkal dan debit ujung. Hasil perhitungan menunjukkan debit
tertinggi saluran primer di TP 3 sebesar 0,226 m³/detik dan terendah di TP 8
sebesar 0,035 m³/detik. Saluran sekunder, debit tertinggi di TS 5 sebesar
0,170 m³/detik dan terendah di TS7 sebesar 0,098 m³/detik. Nilai persentase
Kehilangan air terkecil pada saluran primer di BLBP 1 sebesar 7,67% dan
tertinggi di BLBP 4 sebesar 50,48%, sedangkan di saluran sekunder, di
BLBS 3 sebesar 42,35%. Kehilangan air akibat rembesan tertinggi di BLBP 1
sebesar 0,000450 m³/detik dan terendah di BLBP 2 sebesar 0,000107 m³/detik,
pada saluran sekunder, di BLBS 3 sebesar 0,000036%. Evaporasi tertinggi di
saluran primer terjadi di BLBP 1 sebesar 1,39×10⁻⁵ m³/detik, terendah di
BLBP 2 sebesar 3,30×10⁻⁶ m³/detik, dan di saluran sekunder BLBS3 sebesar
1,09×10⁻⁶ m³/detik. Efisiensi tertinggi di saluran primer berada di BLBP 1
sebesar 92,33% dan terendah di BLBP 4 sebesar 49,52%. Efisiensi rata-rata
saluran sekunder sebesar 57,65% masih di bawah nilai teoritis 90%. Penelitian
ini diharapkan menjadi dasar bagi pengambil kebijakan untuk meningkatkan
efisiensi irigasi melalui perbaikan infrastruktur dan pemeliharaan rutin dan
bertahap, sehingga distribusi air lebih optimal, kehilangan air berkurang, dan
hasil pertanian meningkat.
Kata Kunci : Daerah Irigasi, Efisiensi, Evaporasi, Kehilangan air, Lubuk
Buta
ANALISA GELOMBANG KEJUT TERHADAP KARAKTERISTIK ARUS LALU LINTAS DENGAN METODE GREENBERG DAN UNDERWOOD (Studi Kasus Jalan Mayjen Sutoyo Kota Bengkulu)
Transportasi memiliki peranan penting dalam kehidupan sehari-hari, namun
seringkali dihadapkan pada berbagai permasalahan lalu lintas terutama
di persimpangan bersinyal. Penelitian ini dilakukan di Simpang Bersinyal
lengan Jalan Mayjen Sutoyo Kota Bengkulu yang bertujuan untuk mengetahui
nilai volume, kecepatan, dan kepadatan serta menganalisis gelombang kejut
pada karakteristik lalu lintas yang menghasilkan panjang antrian maksimum dan
waktu penormalan. Penelitian dilakukan pada hari Senin, Rabu, dan Sabtu
dengan parameter yang akan diukur meliputi volume, kecepatan, dan durasi
lampu lalu lintas. Persamaan hubungan matematis yang digunakan untuk
analisis data adalah metode Greenberg dan Underwood. Metode terpilih yaitu
metode Greenberg dengan nilai R2
untuk lajur 1 pada hari kerja dan hari libur
yaitu 861 dan 894. Persamaan hubungan matematis yang akan digunakan untuk
analisis gelombang kejut pada hari kerja yaitu V = 70,558D–14,883D(ln D)
menghasilkan nilai volume maksimum (VM) = 627,058 SMP/jam dan kepadatan
maksimum (DM) = 42,132 SMP/km. Durasi lampu merah pada hari kerja
sebesar 138 detik sehingga mengakibatkan panjang antrian maksimum sebesar
421 meter dan waktu penormalan adalah 81,075 detik. Persamaan hubungan
matematis yang akan digunakan untuk analisis gelombang kejut pada hari libur
yaitu V = 67,473D–13,625D(ln D) menghasilkan nilai volume maksimum
(VM) sebesar 826,633 SMP/jam dan kepadatan maksimum (DM) sebesar
54,849 SMP/km. Durasi lampu merah pada hari libur sebesar 127 detik
sehingga mengakibatkan panjang antrian maksimum yang terjadi sebesar
346 meter dan waktu penormalan adalah 51,603 detik.
Kata kunci: gelombang kejut, karakteristik lalu lintas, greenberg, underwood
PERAN PEREMPUAN DALAM PENGEMBANGAN AGRIBISNIS PERIKANAN MINAPOLITAN DESA TAMBAK REJO KECAMATAN PADANG JAYA KABUPATEN BENGKULU UTARA
Penelitian ini berfokus pada peran perempuan dalam pengembangan agribisnis
perikanan minapolitan Desa Tambak Rejo di dapat dengan menggunakan metode deskriptif
kualitatif dan alokasi waktu untuk mengetahui peran perempuan dalam pengembangan
agribisnis perikanan dan melihat alokasi waktu kerja perempuan rumah tangga petani ikan.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk menganalisis peran perempuan dalam
pengembangan agribisnis perikanan minapolitan Desa Tambak Rejo Kecamatan Padang
Jaya Kabupaten Bengkulu Utara (2) Untuk melihat alokasi waktu dalam pengembangan
agribisnis perikanan minapolitan Desa Tambak Rejo Kecamatan Padang Jaya Kabupaten
Bengkulu Utara
Metode purposive digunakan untuk menentukan lokasi penelitian yang meliputi Desa
Tambak Rejo. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengambilan
sampel terdiri dari 35 responden perempuan rumah tangga petani ikan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa (1) Responden pengelola perikanan di Desa Tambak Rejo terlibat aktif
dalam memberi makan ikan secara teratur selama dua kali dalalm satu hari, satu kali
pemberian pakan ikan menghabiskan waktu selama 15 menit dan dalam satu hari pemberian
pakan ikan menghabiskan waktu 30 menit atau 0,50 jam/hari. Selain memberi pakan ikan,
responden juga menyiapkan makanan untuk para pekerja yang memanen ikan, dan pada saat
pengepakan ikan. (2) Rata rata alokasi waktu responden pembudidaya ikan kolam selama
satu bulan, menunjukkan bahwa waktu sosial lebih banyak dibandingkan dengan waktu
produkti, domestik, dan soial.
Kata kunci: Ikan air tawar, peran perempuan, budidaya ika
KAJI EKSPERIMENTAL PENGARUH VARIASI TINGGI MASUKAN FLUIDA, TINGGI TABUNG UDARA DAN DIAMETER TABUNG UDARA TERHADAP UNJUK KERJA POMPA HIDRAM
Pompa hidrolik ram (hidram) adalah perangkat yang memanfaatkan energi aliran
air untuk memompa air ke lokasi lebih tinggi tanpa memerlukan sumber energi
eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi tinggi masukan
fluida (1000 mm, 1250 mm, 1500 mm) dan tinggi tabung udara (800 mm, 1000 mm,
1200 mm) terhadap unjuk kerja pompa hidram, meliputi debit hasil dan efisiensi.
Metodologi melibatkan pembuatan alat uji berbahan pipa PVC, pengambilan data
debit hasil, debit limbah, serta efisiensi menggunakan rumus D’Abuisson. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa tinggi masukan fluida dan tinggi tabung udara
berpengaruh signifikan terhadap debit hasil dan unjuk kerja. Pada variasi tinggi
tabung udara 1200 mm, diameter 4 inci, dan tinggi masukan fluida 1500 mm,
diperoleh debit hasil tertinggi sebesar 17,45 lpm dan unjuk kerja maksimum
72,85%. Sebaliknya, debit hasil terendah sebesar 5,06 lpm dengan unjuk kerja
24,41% terjadi pada tinggi tabung udara 800 mm, diameter 2 inci, dan tinggi
masukan fluida 1000 mm. Penelitian ini memberikan wawasan penting untuk
optimalisasi desain pompa hidram, khususnya dalam penerapan di daerah terpencil
dengan kebutuhan irigasi dan penyediaan air yang efisien.
Kata Kunci: Unjuk Kerja, Pompa Hidram, Tinggi Masukan Fluida, Tinggi Tabung
Udara, Diameter Tabung Udara
PENYELESAIAN SENGKETA PERJANJIAN KEMITRAAN INTI PLASMA ANTARA PT. EKAJAYA MULTI PERKASA DENGAN KELOMPOK TANI DESA BATU PANCEH KABUPATEN EMPAT LAWANG
Kemitraan inti plasma merupakan bentuk kerja sama antara perusahaan
perkebunan besar dan petani kecil untuk meningkatkan kesejahteraan serta
produktivitas pertanian. Namun, pelaksanaannya sering menghadapi kendala,
seperti keterlambatan realisasi lahan plasma, perbedaan pemahaman terkait hak
dan kewajiban, serta ketidaksesuaian dengan perjanjian awal. Penelitian ini
membahas penyelesaian sengketa perjanjian kemitraan antara PT. Ekajaya Multi
Perkasa dengan Kelompok Tani Desa Batu Panceh, Kabupaten Empat Lawang.
Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan kualitatif,
melalui wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
penyebab utama sengketa adalah tidak terealisasinya seluruh lahan plasma yang
dijanjikan serta kurangnya transparansi dalam pelaksanaan perjanjian.
Penyelesaian sengketa dilakukan melalui mediasi dan negosiasi antara pihak
perusahaan dan kelompok tani, dengan mengacu pada prinsip dasar hukum
perjanjian dalam KUHPerdata yang mengutamakan asas keadilan dan
keseimbangan hak serta kewajiban. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa
penyelesaian sengketa kemitraan perlu dilakukan dengan pendekatan hukum dan
sosial yang harmonis untuk mencapai hasil yang saling menguntungkan bagi
kedua belah pihak.
Kata Kunci: kemitraan inti plasma, perjanjian, penyelesaian sengketa, negosiasi,
mediasi