31735 research outputs found
Sort by
PENGARUH LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK EXPRESSIVE WRITING TERHADAP KECENDERUNGAN SELF INJURY
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecenderungan self injury pada
mahasiswa dengan menggunakan teknik exspressive writing pada mahasiswa
bimbingan konseling angkatan 2022 Universitas Bengkulu. Penelitian ini
menggunakan metode eksperimen two group pretest-posttest control design.
Populasi dalam penelitian ini merupakan mahasiswa bimbingan konseling
angkatan 2022 kelas A Universitas Bengkulu. Teknik pengambilan sampel
dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik simple random sampling. Teknik
pengumpulan data menggunakan angket kecenderungan self injury dengan model
skala Likert, dan analisis data penelitian menggunakan uji-t. Hasil pre-test dan
post-tes kelompok eksperimen mengalami penurunan dengan nilai rata-rata skor
141,00 menjadi 109,75. Sementara hasil pre-test dan post-tes kelas kontrol
mengalami penurunan tetapi tidak sebanyak kelompok eksperimen dengan nilai
rata-rata skor 137,50 menjadi 125,25. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan uji t
bahwa penurunan yang dihasilkan pada kelompok eksperimen lebih besar dengan
nilai 35,25 pada kelompok kontrol sebesar 12,25. Jadi dapat disimpulkan bahwa
terdapat pengaruh layanan konseling kelompok dengan teknik exspressive writing
terhadap kecenderungan self injury pada mahasiswa bimbingan konseling
angkatan 2022.
Kata kunci : Kecendrungan Self Injury, Layanan Konseling
Kelompok, Teknik Exspressif Writin
HUBUNGAN KEMATANGAN EMOSI DAN KONTROL DIRI REMAJA DENGAN INTENSITAS PENGGUNAAN GADGET
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan antara kematangan
emosi dan kontrol diri dengan intensitas penggunaan gadget pada remaja Sekolah
Menengah Pertama. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah
convenience sampling. Populasi penelitian ini adalah 256 siswa dengan jumlah
sampel sebanyak 149 siswa. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif
dengan teknik korelasional . Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini
adalah angket kematangan emosi, kontrol diri dan angket intensitas penggunaan
gadget. Analisis data dilakukan dengan menggunakan korelasi regresi ganda.
Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara
kematangan emosi dan kontrol diri dengan intensitas penggunaan gadget pada
siswa SMP Negeri 11 Kota Bengkulu. Nilai korelasi kematangan emosi dan
kontrol diri terhadap intensitas penggunaan gadget sebesar -0,484 dan taraf
signifikansi sebesar p=0,000 (p>0,05) yang artinya semakin tinggi kematangan
emosi dan kontrol diri, maka semakin rendah intensitas penggunaan gadget.
Kata Kunci: kematangan emosi, kontrol diri, intensitas penggunaan gadge
PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK KULIT JENGKOL DALAM MENGHAMBAT PERKEMBANGAN PENYAKIT LAYU PADA BEBERAPA KULTIVAR CABAI MERAH
Cabai (Capsicum annuum L.) merupakan komoditas yang memiliki nilai
ekonomi yang tinggi. Produksi cabai merah di Indonesia lima tahun terakhir
(2017-2021) meningkat. Produksi tertinggi terjadi ditahun 2021 sebanyak 1,3 juta
ton dengan luas panennya sebesar 141.906 ha. Banyak faktor yang perlu
diperhatikan dalam mengusahakan tanaman agar mendapat hasil yang maksimum
dan mutu yang baik, diantaranya adalah faktor pengendalian organisme
pengganggu tanaman. Kendala penyebab rendahnya hasil adalah gangguan
penyakit yang dapat menyerang sejak tanaman di persemaian sampai hasil
panennya. Penyakit yang menyebabkan penurunan tingkat produksi cabai adalah
penyakit layu. Kebiasaan petani dalam melakukan pengendalian penyakit layu
masih menggunakan pestisida kimia sebagai pengendalian utama yang
menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Sejak tahun 1993 telah
dikembangkan organik farming yang lebih ramah lingkungan, karena tidak
menggunakan bahan-bahan kimia sintetis. Prospek yang bisa dikembangkan
adalah pemanfaatan bahan organik, khususnya limbah organik yang masih
memiliki senyawa aktif dan berpotensi sebagai pestisida nabati. Salah satu limbah
organik yang dapat digunakan dan bahan bakunya melimpah serta mudah didapat
yaitu kulit jengkol (Pithecellobium jiringa). Oleh karena itu, penelitian ini
bertujuan untuk menentukan konsentrasi ekstrak kulit jengkol yang efektif dalam
menghambat layu dan memacu pembentukan respon ketahanan tanaman dari
masing – masing varietas.
Penelitian ini dilaksanakan Pada Bulan Desember 2023 – April 2024 di
Lahan Cabai Kel. Siring Agung Kec. Lubuklinggau Selatan 2 Kota Lubuklinggau
dan Laboratorium Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu.
Penelitian ini menggunakan rancangan percobaan digunakan adalah Rancangan
Ancak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan tiga kali perulangan dalam lokasi.
Adapun tiap petakan akan menggunakan varietas yaitu CMK Tavi, Laris, dan
TM999. Masing – masing petakan terdapat 20 tanaman yang akan diuji ekstrak
kulit jengkol dengan konsentrasi 0%, 10%, 20%, 30%, 40% dan 50% dengan
vi
interval 2 minggu sekali. Analisis varians (ANAVA) dengan uji F taraf 5%. Jika
antar perlakuan terdapat perbedaan nyata maka dilakukan uji lanjut DMRT taraf
5% .
Secara umum hasil penelitian menunjukkan varietas berpengaruh nyata
terhadap variabel pertumbuhan, variabel penyakit dan respon ketahanan pangan.
Konsentrasi ekstrak kulit jengkol berpengaruh nyata terhadap variabel penyakit
dan ketahanan tanaman. Adanya interaksi antara varietas dan konsentrasi ekstrak
kulit jengkol dalam memacu respon ketahanan tanaman. Konsentrasi ekstrak kulit
jengkol mulai dari 20% mampu menurunkan perkembangan penyakit layu dan
memacu respon ketahanan tanama
PENGARUH TRANSPARANSI, AKUNTABILITAS, DAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN DANA DESA TERHADAP KESEJAHTERAAN EKONOMI DI DESA PENERIMA INSENTIF KABUPATEN KEPAHIANG TAHUN 2024
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh transparansi, akuntabilitas
dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dana desa terhadap kesejahteraan
ekonomi. Populasi dalam penelitian ini adalah 23 desa penerima insentif
Kabupaten Kepahiang tahun 2024 dengan jumlah sampel 100 orang yang diambil
dari 23 desa yang telah ditentukan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengumpulkan
data primer menggunakan kuesioner. Kuesioner yang disebarkan berupa
pernyataan tertulis dengan menggunakan skala likert. Penelitian ini diuji
menggunakan analisis regresi linier berganda menggunakan SPSS 15 for
windows.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel Transparansi,
akuntabilitas dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dana desa
berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat
desa. Secara simultan, transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat
berpengaruh positif signifikan terhadap kesejahteraan ekonomi desa penerima
insentif di Kabupaten Kepahiang tahun 2024. Keterbatasan penelitian ini yaitu
Penelitian ini hanya dilakukan di desa tertentu dalam konteks penerima insentif.
Oleh karena itu, hasilnya mungkin tidak dapat digeneralisasikan untuk desa lain
yang memiliki karakteristik sosial, ekonomi, atau geografis yang berbeda
Kata Kunci : Transparansi, Akuntabilitas, Partisipasi Masyarakat,
Kesejahteraan Ekonom
STRATEGI ADAPTASI PETANI KOPI PEREMPUAN DATARAN TINGGI KABUPATEN KEPAHIANG PROVINSI BENGKULU TERHADAP ANCAMAN PERUBAHAN IKLIM
Berkurangnya pendapatan karena rendahnya produktivitas tanaman kopi akibat
perubahan iklim memaksa perempuan di dataran tinggi Kabupaten Kepahiang Provinsi
Bengkulu untuk mengambil peran produktif di sektor pertanian tanpa meninggalkan
peran reproduktif. Kondisi ini menunjukkan bahwa petani perempuan rentan
menanggung dampak ancaman perubahan iklim sekaligus memainkan peran sentral
dalam adaptasi perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi
persepsi dan respon petani kopi perempuan dataran tinggi Kabupaten Kepahiang
terhadap ancaman perubahan iklim, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang
mempengaruhi petani kopi perempuan dalam menerapkan strategi adaptasi perubahan
iklim. Persepsi dan respon petani dianalisis dengan Skala Likert, sedangkan faktor
yang mempengaruhi petani dalam menerapkan strategi adaptasi perubahan iklim
dianalisis dengan metode regresi logistik. Hasil penelitian secara keseluruhan
menunjukkan bahwa persepsi dan respon petani kopi perempuan dataran tinggi
Kabupaten Kepahiang terhadap ancaman perubahan iklim termasuk ke dalam kategori
sedang. Kategori ini mengindikasikan bahwa petani kopi perempuan dataran tinggi
Kabupaten Kepahiang memiliki kesadaran yang cukup tentang ancaman perubahan
iklim, namun tidak memandangnya sebagai ancaman yang ekstrem. Beberapa strategi
adaptasi perubahan iklim yang telah diterapkan oleh petani kopi perempuan dataran
tinggi Kabupaten Kepahiang antara lain berperan aktif dalam pengambilan keputusan,
mengurangi penggunaan biaya input, serta melakukan pengendalian gulma dan
tanaman penaung. Faktor yang secara signifikan mempengaruhi keputusan petani kopi
perempuan dataran tinggi Kabupaten Kepahiang untuk menerapkan strategi adaptasi
perubahan iklim adalah pengalaman bertani.
Kata Kunci: Perubahan Iklim, Petani Kopi Perempuan, Strategi Adaptas
PENGAMBILAN KEPUTUSAN PETANI DALAM MEMILIH VARIETAS BENIH JAGUNG BISI 18 ATAU NK PERKASA DI DESA MANAU IX.2 KECAMATAN PADANG GUCI HULU KABUPATEN KAUR
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi alasan petani menggunakan benih
jagung Bisi 18 dan NK Perkasa, persepsi petani terhadap harga benih dan ketahanan benih
Bisi 18 dan NK Perkasa dan menganalisis pengaruh faktor sosial, ekonomi, dan psikologis
terhadap pengambilan keputusan dalam pemilihan benih jagung. Penelitian ini dilakukan di
Desa Manau IX.2, Kecamatan Padangguci Hulu, Kabupaten Kaur dengan jumlah responden
sebanyak 91 orang yang ditentukan dengan menggunakan simple random sampling dengan
metode purposive sampling. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder dan
dianalisis dengan analsiis deskriptif dan analisis regresi logistik.
Hasil penelitian menunjukkan Alasan petani menggunakan benih jagung Bisi 18
adalah karena kualitas benih yang baik, daya tahan yang tinggi terhadap hama dan penyakit
dan juga tahan terhadap curah hujan yang tinggi, serta potensi hasil panen yang tinggi petani.
Sementara itu, alasan petani menggunakan benih jagung NK Perkasa adalah karena potensi
hasil yang tinggi, kualitas benih yang baik, daya tahan yang tinggi terhadap hama dan
penyakit, serta buahnya lebih besar, Persepsi petani terhadap harga dan ketahanan benih
menunjukkan bahwa mayoritas petani jagung Varietas Bisi 18 dan NK Perkasa menganggap
harga benihnya murah dan ketahanannya baik dan faktor – faktor sosial, ekonomi, dan
psikologis yang berpengaruh terhadap keputusan petani untuk memilih varietas benih jagung
Varietas Bisi 18 dan NK Perkasa yakni faktor sosial meliputi pendidikan dan pengalaman
usahatani, faktor ekonomi meliputi pendapatan keluarga, dan faktor psikologis meliputi
persepsi terhadap harga benih dan persepsi terhadap ketahanan benih.
Kata kunci: Bisi 18, NK Perkasa Persepsi Petani, Regresi Logistik, Keputusan Petani
(Program Studi Agribisnis, Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Peranian,
Unversitas Bengkulu, 2025
KARAKTERISTIK RUMAH TRADISIONAL SUKU LEMBAK KECAMATAN PONDOK KUBANG KABUPATEN BENGKULU TENGAH
PENGEMBANGAN LKPD MATERI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN KELAS XII SMA BERDASARKAN PENGARUH BERBAGAI KONSENTRASI NUTRISI TERHADAP PERTUMBUHAN PAKCOY (Brassica rapa) MENGGUNAKAN MEDIA TANAM HIDROPONIK
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD berdasarkan pengaruh
berbagai konsentrasi nutrisi terhadap pertumbuhan Pakcoy (Brassica rapa)
menggunakan media tanam hidroponik. Jenis penelitian yang digunakan yaitu
research and development (R&D) Borg and Gall (1983) dengan empat tahapan
yang terdiri dari penelitian dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan
produk awal, dan revisi produk. Penelitian Pakcoy hidroponik dilakukan
menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 ulangan pada setiap
perlakuan. Perlakuan dalam penelitian ini terdapat empat konsentrasi yaitu P0
(tanpa nutrisi), P1 (850 PPM), P2 (1050 PPM), dan P3 (1250 PPM). Hasil
penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh berbagai konsentrasi nutrisi AB
Mix terhadap pertumbuhan tanaman Pakcoy memberikan pengaruh nyata terhadap
tinggi tanaman, jumlah helai daun, dan berat basah dan panjang akar tanaman
pakcoy dengan perlakuan terbaik adalah perlakuan P1 (850 PPM). Hasil
kelayakan LKPD yang dikembangkan memperoleh rata-rata persentase yang
tinggi yaitu validasi materi sebesar 89.06%, validasi media sebesar 92.30%, dan
validasi praktisi guru sebesar 92.85% dan ketiganya dikategorikan sangat layak.
Kata Kunci: LKPD, Hidroponik, Pakcoy, Pertumbuhan dan Perkembanga
PERKECAMBAHAN BENIH DAN PERTUMBUHAN SEEDLING Parmentiera aculeate (Kunth) Seem DI BERBAGAI MEDIA TANAM SEBAGAI UPAYA KONSERVASI TUMBUHAN KOLEKSI KEBUN RAYA BOGOR
Parmentiera aculeata merupakan tumbuhan yang termasuk dalam famili Bignoniaceae yang
dikenal dengan sebutan “pohon lilin” P. aculeata memiliki banyak manfaat salah satu nya sebagai
peneduh dikarenakan ukuran pohonnya yang besar dan tajuk pohon berbentuk seperti kanopi.
Menurut IUCN Red List tanaman ini termasuk tumbuhan dengan kategori LC (Least Concern)
spesies tersebar banyak di kawasan Amerika Utara, untuk di Indonesia sendiri termasuk jarang.
Upaya konservasi tanaman ini sangat dibutuhkan, agar masyarakat awam pun bisa melakukan
penanaman tumbuhan ini. Oleh Karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui media
perkecambahan yang paling efektif bagi P.aculeata terutama di iklim tropis Indonesia. Metode
penelitian yang digunakan adalah RAL terdapat 4 macam perlakuan dan 5 ulangan (media pasir
malang, arang sekam, tanah top soil dan campuran). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei –
Agustus 2023. Teknik pengumpulan data dengan cara mengamati dan menghitung langsung ke
lapangan, dan data yang diambil berupa, waktu perkecambahan, persentase perkecambahan,
persentase perkecambahan normal, tinggi tanaman, jumlah daun, warna daun. Jumlah benih total
yang digunakan sebanyak 1000 benih P. aculeata. Berdasarkan hasil penelitian bahwa media yang
optimal terhadap waktu perkecambahan P. aculeate ialah media pasir malang dengan waktu rerata
berkecambah pada 8 hari setelah tanam (HST). Persentase kecambah tumbuh dan persentase
kecambah tumbuh normal yang optimal pada media pasir malang (38%) dan campuran (46%) serta
tinggi tanaman menonjol pada media campuran 5 cm dan jumlah daun pada kedua media hampir
sama.
Kata kunci : Arang sekam, Konservasi, Media, Pasir Malang, Parmentiera aculeate, Top Soi
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG PUTIH TUNGGAL TERHADAP VERNALISASI DAN PACLOBUTRAZOL
Bawang putih tunggal memiliki banyak manfaat kesehatan dan ekonomis, namun
produksi bawang putih tunggal di Indonesia masih rendah, dengan permintaan yang terus
meningkat. Vernalisasi diharapkan dapat mempercepat proses pertunasan dan pembentukan
umbi, sementara paclobutrazol, sebagai zat pengatur tumbuh, dapat menghambat biosintesis
giberelin dan meningkatkan hasil tanaman. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa
paclobutrazol dapat meningkatkan diameter umbi dan mempercepat pembentukan siung
tunggal. Mengingat pentingnya pembentukan siung tunggal untuk meningkatkan hasil bawang
putih, penelitian ini diharapkan dapat memberikan solusi untuk meningkatkan produksi
bawang putih tunggal secara berkelanjutan, terutama di daerah tropis dan dataran rendah
seperti Kota Bengkulu.
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan waktu vernalisasi yang tepat untuk
pembentukan siung bawang putih tunggal, menguji pengaruh aplikasi paclobutrazol terhadap
pembentukan siung bawang putih tunggal, mendapatkan interaksi terbaik antara vernalisasi
dan paclobutrazol untuk menghasilkan siung bawang putih tunggal. Penelitian ini
dilaksanakan pada Juli – November 2024 yang berlokasi di Zona Pertanian Terpadu, Medan
Baru, Kota Bengkulu dengan ketinggian tempat ±10 mdpl (meter di atas permukaan laut).
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2
faktor perlakuan. Faktor pertama lama waktu vernalisasi (V) yang terdiri atas 5 taraf (tanpa
vernalisasi, vernalisasi 1minggu, vernalisasi 2 minggu, vernalisasi 3 minggu, vernalisasi 4
minggu), faktor kedua konsentrasi paclobutrazol (P) yang terdiri atas 2 taraf ( 0 ppm dan 1500
ppm) membentuk 10 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak 5 kali
Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara vernalisasi dan konsentrasi
paclobutrazol terdapat pada variabel pengamatan bobot umbi. Pada variabel bobot umbi
menunjukkan vernalisasi selama 3 minggu terbaik terdapat pada konsentrasi paclobutrazol
1500 ppm. Hasil penelitian vernalisasi 3 minggu dan konsentrasi 1500 ppm menunjukkan
hasil terbaik terhadap semua variabel pengamatan. Interkasi vernalisasi dan konsentrasi
paclobutrazol dalam mendapatkan bobot umbi dipengaruhi oleh vernalisasi dan konsentrasi
paclobutrazol yang digunakan.
(Program Studi Agroekoteknologi, Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian,
Universitas Bengkulu 2025)