31735 research outputs found
Sort by
TEMU KEMBALI ARSIP DINAMIS INAKTIF IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN (IMB) PADA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU (DPMPTSP) KOTA BENGKULU
Arsip merupakan sumber informasi penting dalam menunjang kegiatan
administrasi, termasuk arsip dinamis inaktif yang meskipun jarang digunakan,
tetap memiliki nilai hukum dan administratif jangka panjang. Arsip izin
mendirikan bangunan, meski tergolong vital, telah menjadi arsip inaktif karena
tidak lagi digunakan dalam kegiatan rutin, namun masih diperlukan untuk
keperluan verifikasi, audit, dan perencanaan. Fokus pada temu kembali arsip izin
mendirikan bangunan untuk memperbaiki sistem penyimpanan dan pencarian
dokumen sehingga mempermudah proses temu kembali ketika diperlukan, baik
untuk keperluan administrasi, hukum perencanaan pembangunan lebih lanjut serta
berkaitan dengan upaya untuk mendigitalkan arsip dan membuat sistem
pengelolaan lebih efisien. Penelitian ini bertujuan menjelaskan bagaimana
pelaksanaan temu kembali arsip dinamis inaktif izin mendirikan bangunan pada
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bengkulu
beserta faktor pendukung dan penghambatnya dengan menggunakan jenis
penelitian deskriptif yang dilakukan melalui pendekatan kualitatif dan aspek
penelitian seperti permintaan penggunaan arsip, pencarian arsip, pengambilan
arsip, dan pencatatan arsip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses temu
kembali arsip izin mendirikan bangunan di Dinas Penanaman Modal dan
Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bengkulu meliputi tahap permintaan,
pencarian, pengambilan, dan pencatatan, yang pelaksanaannya belum optimal
karena keterbatasan sumber daya manusia dan sistem pengelolaan arsip yang
belum terintegrasi sepenuhnya. Faktor pendukung meliputi sistem manajemen
arsip yang terindeks dengan baik serta kebijakan operasional yang jelas. Namun,
faktor hambatan utama terdiri dari kurangnya digitalisasi arsip lama, keterbatasan
tenaga kerja, dan lemahnya koordinasi antar divisi arsiparis sehingga pada
pelaksanaan temu kembali arsip dinamis inaktif izin mendirikan bangunan bisa
memakan waktu yang lama.
Kata Kunci: Arsip Dinamis Inaktif, Izin Mendirikan Bangunan, Temu
Kembali Arsip, Digitalisasi Arsip, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan
Terpadu Satu Pint
ANALISIS KESALAHAN PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL KONTEKSTUAL MATERI SPLTV BERDASARKAN NEA (NEWMAN’S ERROR ANALYSIS) DITINJAU DARI GAYA BELAJAR
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis dan faktor penyebab kesalahan
peserta didik dalam menyelesaikan soal kontekstual sistem persamaan Linear tiga
variabel (SPLTV) ditinjau dari gaya belajar. Subjek penelitian terdiri dari sembilan
peserta didik kelas X A di SMA Negeri 11 Kota Bengkulu yang mewakili tiga gaya
belajar: visual, auditorial, dan kinestetik. Instrumen penelitian yang digunakan
meliputi angket gaya belajar, tes soal kontekstual materi SPLTV, dan pedoman
wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kesalahan yang dominan
bervariasi sesuai gaya belajar. 1) Jenis-jenis kesalahan yang dilakukan peserta didik
ditinjau dari gaya belajar yaitu peserta didik bergaya belajar visual cenderung
mengalami kesalahan pada tahap keterampilan proses (Process Skill Error) dan
jawaban akhir (Encoding Error). Peserta didik bergaya belajar auditorial cenderung
melakukan kesalahan pada tahap transformasi (Transformation Error),
keterampilan proses (Process Skill Error), dan jawaban akhir (Encoding Error).
Sedangkan peserta didik dengan gaya belajar kinestetik mengalami kesalahan
dominan pada tahap memahami (Comprehension Error) dan keterampilan proses
(Process Skill Error). 2) Faktor penyebab kesalahan meliputi: ketidaktelitian,
terburu-buru dalam menyelesaikan soal, kesulitan memahami dan
mentransformasikan soal ke dalam model matematika, serta kelalaian dalam
menuliskan kesimpulan akhir. Temuan ini mengindikasikan pentingnya
penyesuaian strategi pembelajaran berdasarkan gaya belajar peserta didik guna
meminimalkan kesalahan dalam penyelesaian soal matematis.
Kata kunci: Deskriptif, soal kontekstual, SPLTV, gaya belajar, Newman’s
Error Analysi
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM PADA AKUN @menusumbagsel SEBAGAI MEDIA INFORMASI KULINER DI DAERAH SUMATERA BAGIAN SELATAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan media sosial Instagram
oleh akun @menusumbagsel sebagai media informasi kuliner di daerah Sumatera
bagian Selatan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Media Richness
Theory oleh Daft dan Lengel, yang memfokuskan pada empat kriteria yaitu
Immediacy, Multiple Cues, Language Variety, dan Personal Source. Teori ini
membantu memahami bagaimana akun @menusumbagsel memanfaatkan fitur-
fitur Instagram untuk menyampaikan informasi kuliner secara efektif dan
interaktif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan
deskriptif. Informan ditentukan melalui teknik purposive sampling, dengan
pengelola akun sebagai informan utama dan pengikut akun sebagai informan
pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun @menusumbagsel
menerapkan keempat kriteria tersebut secara optimal. Akun ini rutin mengunggah
konten dan cepat merespons tren kuliner (immediacy), memadukan foto, video,
dan reels dalam penyampaian informasi (multiple cues), menggunakan gaya
bahasa yang komunikatif dengan perpaduan formal dan santai serta hashtag
relevan (language variety), serta menjalin interaksi langsung dengan audiens
melalui komentar dan Direct Message (DM) (personal source). Dengan demikian,
akun @menusumbagsel berhasil memanfaatkan Instagram secara maksimal
sebagai media informasi kuliner, dan menjadi salah satu referensi informasi
kuliner di wilayah Sumatera bagian Selatan.
Kata kunci: Instagram, Informasi Kuliner, @menusumbagse
PENGARUH MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN MEDIA APLIKASI QUIZWHIZZER TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS X SMA NEGERI 6 KOTA BENGKULU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Teams
Games Tournament (TGT) berbantuan media aplikasi Quizwhizzer terhadap
pemahaman konsep matematika siswa kelas X SMA Negeri 6 Kota Bengkulu.
Penelitian menggunakan metode eksperimen semu (quasi-experimental design)
dengan desain non-equivalent post-test only control group. Populasi dalam
penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 6 Kota Bengkulu tahun
ajaran 2024/2025. Sampel penelitian terdiri dari kelas X-E sebagai kelas
eksperimen yang terdiri dari 36 siswa dan kelas X-F sebagai kelas kontrol yang
terdiri dari 36 siswa. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep
matematika yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data dalam
penelitian ini meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-z. Berdasarkan hasil
uji-z, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Teams
Games Tournament berbantuan media aplikasi Quizwhizzer terhadap pemahaman
konsep matematika siswa kelas X SMA Negeri 6 Kota Bengkulu. Tahapan
turnamen dan interaksi berbasis permainan dalam model TGT terbukti efektif dalam
meningkatkan pemahaman konsep matematika melalui peningkatan partisipasi
aktif dan suasana belajar yang menyenangkan.
Kata kunci: Teams Games Tournament, Quizwhizzer, Pemahaman Konsep
Matematik
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INEFISIENSI WAKTU DALAM PELAKSANAAN PEKERJAAN STRUKTUR PADA PROYEK PEMBANGUNAN PASAR PURWODADI
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor dominan yang
memengaruhi inefisiensi waktu dalam pekerjaan struktur pada proyek
pembangunan Pasar Purwodadi dengan menggunakan metode Analytic
Hierarchy Process (AHP). Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner
kepada 10 responden ahli yang dipilih berdasarkan keterlibatan langsung,
kompetensi teknis, dan posisi strategis dalam proyek. Analisis dilakukan
dengan menyusun hierarki faktor, melakukan perbandingan berpasangan,
menghitung bobot prioritas, serta menguji konsistensi hasil penilaian. Hasil
penelitian menunjukkan lima faktor utama yang memengaruhi inefisiensi
waktu, yaitu material (28,58%), metode (25,70%), manusia (22,87%), mesin
dan peralatan (13,75%), serta lingkungan dan alam (9,11%). Faktor dominan
yang mempengaruhi inefisiensi waktu pada pekerjaan struktur proyek Pasar
Purwodadi antara lain ketepatan waktu pengiriman material ke lokasi pekerjaan
(10,09%), diikuti efektivitas komunikasi antar pekerja (9,45%), kecukupan data
penyelidikan tanah dalam mendukung pemilihan metode pelaksanaan (8,98%),
kejelasan dan ketepatan waktu penyampaian instruksi kerja (8,90%), serta
ketepatan waktu proses pemesanan dan persetujuan material (8,57%).
Kata kunci : Analytic Hierarchy Process, Inefisiensi Waktu, Pekerjaan
Struktur, Proyek Konstruksi
ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA APLIKASI MAXIM DI KOTA BENGKULU MENGGUNAKAN MODEL DELONE MCLEAN DAN SEM-PLS
Studi ini bertujuan untuk menilai tingkat kepuasan pengguna dari aplikasi transportasi
online Maxim dengan pendekatan model keberhasilan sistem informasi yang
dikembangkan oleh DeLone dan McLean. Model ini mencakup enam variabel utama,
yaitu kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, penggunaan, manfaat bersih,
dan kepuasan pengguna. Sebanyak sembilan hipotesis diuji untuk memahami hubungan
antar variabel. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pengguna aplikasi
Maxim dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square (PLS) dengan bantuan
perangkat lunak SmartPLS. Hasil pengujian menunjukkan bahwa hanya empat hipotesis
yang dapat diterima, yakni kualitas sistem dan kualitas informasi berpengaruh positif dan
signifikan terhadap penggunaan, serta penggunaan berpengaruh signifikan terhadap
kepuasan pengguna dan manfaat bersih. Sementara itu, lima hipotesis lainnya tidak
diterima karena tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Selain itu, hasil analisis
deskriptif menunjukkan bahwa semua variabel memiliki nilai rata-rata di atas 3,9, yang
menandakan tingkat kepuasan pengguna berada dalam kategori 'puas'. Variabel dengan
nilai rata-rata tertinggi adalah kualitas layanan sebesar 4,105, dan nilai rata-rata kepuasan
pengguna sebesar 4,045. Persentase ulasan dengan skor di atas 3 mencapai 87,07%, yang
menunjukkan bahwa sebagian besar responden merasa puas terhadap aplikasi Maxim.
Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa faktor penggunaan aplikasi
memiliki peran krusial dalam meningkatkan kepuasan pengguna, sedangkan pengaruh
langsung dari kualitas sistem, informasi, dan layanan terhadap kepuasan pengguna belum
terbukti signifikan.
Kata kunci: Delone McLean, SEM-PLS, kepuasan pengguna, aplikasi Maxim,
transportasi online
OPTIMALISASI ANTENA PARABOLA UNTUK PENGEMBANGAN RADAR HUJAN SANTANU MENGGUNAKAN PARTICLE SWARM OPTIMIZATION
Radar hujan merupakan teknologi penting dalam mitigasi bencana
hidrometeorologi, terutama di wilayah rawan banjir. Sistem radar hujan
SANTANU yang dikembangkan oleh PSTA LAPAN masih memiliki
keterbatasan akurasi akibat penggunaan antena dengan beamwidth vertikal yang
lebar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengoptimalkan reflektor
parabola prime focus dengan pola radiasi pencil beam dengan feed horn pyramidal
yang bekerja pada frekuensi X-band 9,41 GHz, menggunakan metode particle
swarm optimization (PSO). Optimasi feed horn pyramidal menggunakan PSO
menghasilkan koefisien refleksi sebesar -41,4116 dan VSWR 1,0171458, yang
menunjukkan pencocokan impedansi sangat baik. Setelah digabungkan dengan
reflektor parabola, performansi antena meningkat signifikan. Pada reflektor
diameter 60 cm diperoleh gain 33,17 dBi, beamwidth 3,4°, SLL –26,3 dB, VSWR
1,252183 dan bandwidth 4,083 GHz. Reflektor diameter 70 cm menunjukkan
kinerja paling optimal dengan gain 34,45 dBi, beamwidth 2,9°, SLL –32,6 dB,
bandwidth 4,574 GHz, serta VSWR 1,2510198. Sedangkan reflektor 80 cm
menghasilkan gain tertinggi 34,64 dBi, beamwidth 2,8°, SLL –27,6 dB,
bandwidth 4,627 GHz, dan VSWR 1,3090255. Konfigurasi dengan reflektor 70
cm dapat dianggap sebagai desain paling optimal karena menghasilkan kombinasi
terbaik antara gain tinggi, beamwidth sempit, dan penekanan lobus samping yang
baik. Hasil ini membuktikan bahwa metode PSO mampu meningkatkan kinerja
antena feed horn pyramidal, sesuai spesifikasi radar hujan SANTANU, sehingga
dapat mendukung pemantauan curah hujan dengan akurasi lebih tinggi.
Kata Kunci : Antena Parabola, Feed Horn Pyramidal, Prime Focus, Particle
Swarm Optimization , Radar Hujan SANTAN
PREDIKSI LOKASI GANGGUAN JARINGAN DISTRIBUSI BERDASARKAN DATA GANGGUAN AKIBAT TANAM TUMBUH DI ULP ARGAMAKMUR DENGAN METODE RANDOM FOREST
Gangguan jaringan distribusi tegangan menengah akibat tanam tumbuh merupakan
permasalahan yang berdampak signifikan terhadap keandalan pasokan listrik di
wilayah kerja ULP Argamakmur. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model
prediksi lokasi gangguan menggunakan metode Random Forest dengan
memanfaatkan data historis gangguan distribusi sebanyak 1050 data yang
mencakup parameter arus gangguan, beban sebelum padam, beban setelah nyala,
serta waktu kejadian. Data terlebih dahulu diproses melalui normalisasi dan
penyeimbangan kelas menggunakan teknik SMOTE untuk mengatasi
ketidakseimbangan distribusi, kemudian dilakukan pemodelan dan optimasi
parameter dengan GridSearchCV. Dengan menggunakan evaluasi kinerja model
metrik accuracy, precision, recall, dan f1-score untuk menunjukkan bahwa
Random Forest mampu memprediksi lokasi gangguan dengan tingkat akurasi
82,64% serta performa yang stabil. Selain itu, menggunakan matrik evaluasi MAE
dan MSE untuk mengukur kesalahan prediksi dengan nilai MAE sebesar 0,6875
dan MSE sebesar 3,6181. Hasil ini membuktikan bahwa Random Forest efektif
digunakan sebagai metode prediksi lokasi gangguan akibat tanam tumbuh dan
berpotensi mendukung pemeliharaan preventif serta meningkatkan keandalan
sistem distribusi tenaga listrik.
Kata Kunci: Jaringan Distribusi Tegangan Menengah (JTM), Gangguan Tanam
Tumbuh, Prediksi Lokasi, Random Forest
ANALISIS PENGARUH FLY ASH DAN ABU KULIT PINANG SEBAGAI BAHAN PENGGANTI FILLER PADA CAMPURAN ASPHALT CONCRETE - WEARING COURSE (AC-WC)
Inovasi material konstruksi jalan penting dilakukan untuk meningkatkan kualitas
perkerasan serta mendukung pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan
menganalisis pengaruh kombinasi Fly Ash (FA) dan Abu Kulit Pinang (AKP)
sebagai bahan pengganti filler pada campuran Asphalt Concrete–Wearing Course
(AC-WC). Metode penelitian meliputi pengujian sifat fisis material, perancangan
campuran dengan metode Marshall, penentuan kadar aspal optimum (KAO),
pembuatan benda uji, serta pengujian Marshall pada tiga variasi proporsi FA dan
AKP, yaitu 70%:30%, 50%:50%, dan 30%:70%, serta perbanding dengan filler
semen normal. Hasil penelitian menunjukkan nilai KAO optimum sebesar 6,19%
dan seluruh variasi memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2018. VMA tertinggi
terdapat pada variasi 2 (17,68%), VFA tertinggi pada variasi 3 (77,50%),
sedangkan VIM tertinggi juga dicapai variasi 2 (4,89%). Nilai flow seluruh variasi
berada pada kisaran 2–4 mm dengan nilai tertinggi 3,92 mm pada variasi 3.
Stabilitas tertinggi diperoleh pada variasi 3 sebesar 1425,67 kg, sedangkan
Marshall Quotient (MQ) tertinggi ada pada variasi normal sebesar 390,62 kg/mm.
Secara keseluruhan, variasi 3 (30% FA : 70% AKP) dinilai paling optimal karena
menghasilkan parameter Marshall terbanyak dan tetap memenuhi standar yang
berlaku. Hasil demikian, penggunaan FA dan AKP berpotensi menjadi alternatif
filler ramah lingkungan dalam campuran AC-WC.
Kata kunci: Abu Kulit Pinang, AC-WC, Filler, Fly Ash, Marshall
PELAKSANAAN PEMBERIAN KREDIT USAHA RAKYAT TANPA AGUNAN TAMBAHAN DI PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK UNIT ARMA KOTA KABUPATEN BENGKULU UTARA
Kredit Usaha Rakyat merupakan program yang dirancang oleh pemerintah untuk
meningkatkan pembiayaan kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang
memiliki usaha produktif dan layak namun belum Bankable. Dalam Pemberian
Kredit Usaha Rakyat Tanpa Agunan Tambahan di PT. Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk Unit Arma Kota Kabupaten Bengkulu Utara dalam pemberian kredit
masih sering terjadi ketidaksesuaian antara data dan kenyataan yang diberikan
debitur dalam mendapatkan persetujuan pinjaman KUR tanpa agunan tambahan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis prosedur pelaksanaan
serta penerapan kelayakan debitur dalam pemberian Kredit Usaha Rakyat tanpa
agunan tambahan di PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit Arma Kota
Kabupaten Bengkulu Utara. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum
empiris dengan menggunakan pendekatan yuridis sosiologis untuk mengetahui das
sein dan dikaitkan dengan das sollen, melalui observasi, wawancara dan studi
dokumen. Hasil penelitian ini yaitu PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit
Arma Kota Kabupaten Bengkulu Utara dalam pelaksanaan pemberian Kredit Usaha
Rakyat tanpa agunan tambahan masih terdapat ketidaksesuaian dengan yang
diarahkan oleh peraturan perundang-undangan. Tahapan pengajuan kredit usaha
rakyat dimulai dari Tahap Permohonan kredit, Tahap Peninjauan dan Analisis
Kredit, Tahap Pemberian Putusan Kredit, Tahap Perjanjian kredit dan Tahap
Pencairan Kredit, namun masih terdapat beberapa celah yang bisa digunankan oleh
nasabah demi mendapatkan pinjaman kredit. Penerapan kelayakan debitur yang
diterapkan di PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit Arma Kota Kabupaten
Bengkulu Utara menggunakan prinsip 5C yang meliputi: character (Kepribadian),
capacity (Kemampuan), capital (Modal), collateral (Agunan), dan condition of
economy (Kondisi ekonomi), namun hanya beberapa prinsip yang diterapkan.
Kata Kunci : Pemberian Kredit, Kredit Usaha Rakyat, Agunan