31735 research outputs found
Sort by
PENGARUH DISIPLIN KERJA, ETOS KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PT. NARENDRA DEWA YOGA BENGKULU
Produktivitas kerja karyawan yang tinggi merupakan hal terpenting bagi
sebuah perusahaan, baik dari segi internal maupun eksternal. Tujuan dari
perusahaan akan mudah dicapai apabila produktivitas kerja karyawan tinggi.
Menurut Kustini & Sari (2020) produktivitas kerja merupakan kemampuan
menghasilkan barang atau jasa dari berbagai sumber daya dan kemampuan yang
dimiliki oleh setiap pekerja atau karyawan. Pada dasarnya tingkat produktivitas
kerja antara karyawan satu dengan yang lainnya tidaklah sama, karena banyaknya
faktor yang berpengaruh dalam melakukan pekerjaan yang ada. Adapun beberapa
faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja yaitu disiplin kerja, etos kerja,
lingkungan kerja.
Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu 1). Adakah pengaruh disiplin
kerja terhadap produktivitas kerja pada PT. Narendra Dewa Yoga Bengkulu, 2).
Adakah pengaruh etos kerja terhadap produktivitas kerja pada PT. Narendra Dewa
Yoga Bengkulu, 3). Adakah pengaruh lingkungan kerja terhadap produktivitas
kerja pada PT. Narendra Dewa Yoga Bengkulu, 4). Adakah pengaruh disiplin kerja,
etos kerja, dan lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja pada PT. Narendra
Dewa Yoga Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk 1). Untuk menguji dan
menganalisis pengaruh disiplin kerja terhadap produktivitas kerja pada PT.
Narendra Dewa Yoga Bengkulu, 2). Untuk menguji dan menganalisis pengaruh
etos kerja terhadap produktivitas kerja pada PT. Narendra Dewa Yoga Bengkulu,
3). Untuk menguji dan menganalisis pengaruh lingkungan kerja terhadap
produktivitas kerja pada PT. Narendra Dewa Yoga Bengkulu, 4). Untuk menguji
dan menganalisis pengaruh disiplin kerja, etos kerja, dan lingkungan kerja secara
bersama-sama terhadap produktivitas kerja pada PT. Narendra Dewa Yoga
Bengkulu.
Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan data
primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner secara offline. Dari Penyebaran
kuesioner di PT. Narendra Dewa Yoga Bengkulu, didapatkan 103 responden.
Metode Pengujian data yang digunakan adalah regresi linear berganda, dengan uji
parsial (t), uji simultan (f) dan determinasi (R2
) dengan alat bantu olah data
menggunakan program SPSS For Windows Versi 24.0. Hasil penelitian yang
menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan untuk variabel dalam penelitian yang
dilakukan yaitu valid dan reliabel. Dalam uji hipotesis dihasilkan 1). Disiplin kerja
(X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan, etos
kerja (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja
karyawan, 3). Lingkungan kerja (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap
produktivitas kerja karyawan, 4). Disiplin kerja, etos kerja, dan lingkungan kerja
dengan nilai Sig. Sebesar (,000) nilai F tabel
3,09 maka H0 ditolak. Dapat dikatakan bahwa secara simultan variabel disiplin
kerja, etos kerja, dan lingkungan kerja berpengaruh secara signifikan terhadap
variabel produktivitas kerja.
Kesimpulan dari penelitian ini yaitu, variabel disiplin kerja, etos kerja, dan
lingkungan kerja semua variabel tersebut terdapat pengaruh signifikan terhadap
produktivitas kerja karyawan. Hal ini menunjukkan ketika karyawan bekerja
dengan disiplin sesuai dengan peraturan perusahaan,maka semakin meningkat pula
produktivitas kerja karyawan yang akan dihasilkan. Begitu pun dengan etos kerja
dan lingkungan kerja karyawan dimana kedua variabel ini berpengaruh signifikan
tentunya memiliki dampak pada produktivitas kerja karyawan PT. Narendra Dewa
Yoga Bengkulu. Adapun saran dalam penelitian ini yaitu PT. Narendra Dewa Yoga
Bengkulu lebih dapat memperhatikan bagaimana karyawan bekerja dan lingkungan
dimana karyawan bekerja, memberikan tindak lanjut tegasterhadap karyawan yang
tidak memenuhi kualifikasi dalam bekerja. Hal ini bisa dilakukan dengan
memberikan pelatihan rutin maupun workshop untuk menambah skill, motivasi
atau menempatkan karyawan tersebut sesuai dengan kemampuannya.
Kata kunci: disiplin kerja, etos kerja, lingkungan kerja, produktivitas kerja
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN WORDWALL BERBASIS ETNOMATEMATIKA TERHADAP HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS IV SD GUGUS III KOTA BENGKULU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran wordwall
berbasis etnomatematika terhadap hasil belajar pada pembelajaran matematika di
kelas IV SD gugus III Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian
kuantitatif dan metode yang digunakan adalah metode eksperimen semu dengan
desain penelitian The Matching Only Pretest-Posttest Group Design. Populasi pada
penelitian ini adalah SD Gugus III Kota Bengkulu. Sampel pada penelitian ini
adalah peserta didik kelas IV SDN 48 Kota Bengkulu sebagai kelompok kontrol
dan peserta didik kelas IV SDN 25 Kota Bengkulu sebagai kelompok eksperimen
dengan pengambilan sampel menggunakan teknik Cluster Random Sampling.
Instrumen penelitian menggunakan tes berbentuk soal pilihan ganda. Analisis data
yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji prasyarat, dan analisis inferensial
yaitu uji-t. Hasil dari penelitian ini didapatkan nilai rata-rata pada pelajaran
Matematika kelas kontrol sebesar 62,00 dan kelas eksperimen sebesar 84,71.
Berdasarkan uji independent samples test posttest didapatkan hasil Sig.(2-tailed) =
0,000 < 0,05 dengan taraf signifikansi 5%. Sehingga terdapat perbedaan rata-rata
pada kelas kontrol dan kelas eksperimen sebesar 22,71, hal ini dikarenakan adanya
perbedaan perlakuan pada kedua kelompok. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa
terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan media pembelajaran wordwall
berbasis etnomatematika terhadap hasil belajar pada pembelajaran matematika di
kelas IV SD gugus III Kota Bengkulu.
Kata Kunci : Hasil Belajar, Media Wordwall, Etnomatematika, Pembelajaran
Matematik
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA POP-UP BOOK TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP IP AS MATERI BENTANG ALAM DI BENGKULU PADA SISWA KELAS 4 GUGUS XII KOTA BENGKULU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pop-up book terhadap
kemampuan pemahaman konsep IPAS materi bentang alam di Bengkulu pada
siswa kelas 4 gugus XII Kota Bengkulu. Penelitian ini merupakan penelitian
kuantitatif dengan metode quasy experiment dan jenis desain penelitian The
Matching Only Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian
ini adalah siswa kelas 4 gugus XII Kota Bengkulu. Sampel penelitian ini adalah
siswa kelas 4C SDN 20 Kota Bengkulu sebagai kelompok eksperimen dan siswa
kelas 4B SDN 20 Kota Bengkulu sebagai kelompok kontrol. Pengambilan sampel
menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan adalah
lembar tes tertulis dalam bentuk soal pilihan ganda yang berjumlah 10 soal
dengan teknik pengumpulan data dalam bentuk soal pretest dan posttest. Teknik
analisis data yang digunakan yaitu uji statistik deskriptif, uji prasyarat (uji
normalitas dan homogenitas), dan uji inferensial/hipotesis. Hasil nilai rata-rata
posttest kelompok eksperimen adalah sebesar 80,00 sedangkan hasil nilai rata-rata
posttest kelompok kontrol adalah sebesar 70,31. Hasil uji hipotesis yang diperoleh
dari nilai rata-rata posttest dan diuji menggunakan uji-t independent sample t-test
menunjukkan bahwa nilai thitung dengan menggunakan Equal Variences Assumed =
2,910 dan nilai Sig. (2-tailed) bernilai 0,005 serta nilai distribusi ttabel adalah
2,000, sehingga thitung > ttabel (2,910 > 2,000) dan Sig. (2-tailed) 0,005 < 0,05. Hal
ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifiikan terhadap pemahaman
konsep IPAS pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang disebabkan
oleh perlakuan kedua kelompok yang berbeda. Berdasarkan pengujian tersebut,
maka H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat
pengaruh media pop-up book terhadap kemampuan pemahaman konsep IPAS
materi bentang alam di Bengkulu pada siswa kelas 4 gugus XII Kota Bengkulu.
Kata Kunci: Pop-Up Book, IPAS, Pemahaman Konse
GAMBARAN KUALITAS TIDUR PADA PASIEN STROKE YANG MENJALANI LATIHAN RANGE OF MOTION (ROM) DI RSUD DR. M.YUNUS BENGKULU
Stroke merupakan salah satu penyebab kematian dan disabilitas tertinggi secara
global, termasuk di Indonesia, dengan angka prevalensi sebesar 8,3 per 1.000
penduduk menurut data Kementerian Kesehatan RI tahun 2024. Selain gangguan
fisik, pasien stroke juga sering mengalami gangguan tidur yang dapat
memperlambat proses pemulihan. Salah satu intervensi non-farmakologis yang
diyakini dapat membantu memperbaiki kualitas tidur adalah latihan range of
motion (ROM), yang berfungsi meningkatkan sirkulasi darah dan relaksasi otot.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas tidur pada pasien
stroke yang menjalani latihan ROM di RSUD dr. M. Yunus Bengkulu. Metode
penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan pengambilan
sampel melalui teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 33
responden. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 10–24 Maret 2025,
menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa 27 dari 33 responden (81,8%) memiliki kualitas tidur yang
baik setelah menjalani latihan range of motion. Kesimpulan dari penelitian ini
adalah gambaran kualitas tidur pada pasien stroke yang menjalani latihan range of
motion di RSUD dr. M.Yunus Bengkulu menunjukkan hampir dari seluruh
responden memiliki kualitas tidur yang baik. Oleh sebab itu hasil dari penelitian
ini dapat menjadi dasar bagi penelitian selanjutnya untuk mengeksplorasi lebih
lanjut latihan range of motion sebagai salah satu pendekatan non farmakologis
yang dapat diberikan pada pasien stroke yang memiliki masalah gangguan tidur.
Kata Kunci : Stroke, Range Of Motion, Kualitas Tidu
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NIAT PENGGUNAAN TEKNOLOGI KEUANGAN APLIKASI TRANSFER ANTARBANK FLIP DI INDONESIA
Aplikasi Flip.id merupakan sebuah startup teknologi keuangan yang telah
berdiri sejak tahun 2015. Startup ini berbentuk aplikasi yang dapat digunakan oleh
masyarakat dalam bertransaksi, seperti untuk transfer antar bank, pembayaran
produk digital, dan telah dilengkapi fitur QRIS yang memudahkan pengguna untuk
bertransaksi. Transfer antar bank yang merupakan fitur unggulan dari aplikasi Flip,
membuat pengguna bisa melakukan transfer dengan bebas biaya admin, meskipun
berbeda bank tujuan. Saat ini, banyak teknologi keuangan khusunya dompet digital
yang memiliki fitur serupa, namun terbatas pada beberapa kali transaksi saja. Oleh
karena itu, Flip harus tetap bersaing dalam menjaga pengguna agar terus
menggunakan apalikasinya. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi seseorang
terus menggunakan atau memiliki niat untuk terus menggunakan sebuah teknologi
keuangan.
Salah satu model yang digunakan untuk menganalisis penerimaan dan
perilaku pengguna teknologi yaitu UTAUT 2 (Unified Theory of Acceptance and
Use of Technology 2). Model UTAUT 2 dikembangkan oleh (Venkatesh et al.,
2012), memiliki 7 variabel yaitu ekspektasi usaha, faktor sosial, ekspektasi kinerja,
kondisi yang memfasilitasi, motivasi hedonis, kebiasaan, dan nilai harga. Selain
menggunakan model UTAUT untuk menganalisis faktor penggunaan aplikasi Flip,
penulis juga menambahkan konstruk lain yang memiliki pengaruh terhadap niat
penggunaan secara terus menerus aplikasi dompet digital yaitu persepsi keamanan
teknologi.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian
kuantitatif. Penelitian kuantitatif yang menjelaskan adanya pengaruh dari suatu
fenomena yang menjadi objek penelitian. Tujuan penelitian ini adalah untuk
menguji hipotesis yang menunjukkan sifat hubungan tertentu. Dengan
menggunakan model UTAUT 2, objek dari penelitian ini adalah hubungan
ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha, faktor sosial, kondisi yang memfasilitasi,
Motivasi hedonis, nilai harga, habit dan persepsi keamanan teknologi terhadap niat
penggunaan aplikasi aplikasi Flip. Penelitian ini menggunakan data primer yang
didapatkan dengan menyebarkan kuisioner yang berbentuk google form.
Yang menjadi responden yaitu masyarakat Indonesia yang telah
menggunakan aplikasi transfer Flip setidaknya satu kali untuk melakukan transaksi.
x
Proses penyebaran kuisioner dilakukan pada tanggal 30 Oktober 2024. Jumlah
sampel yang dibutuhkan terkumpul pada tanggal 5 November 2024 dengan jumlah
responden 143, dengan 1 jawaban double, dan 12 responden menjawab tidak.
Dari hasil pembahasan dan analisis pada bab sebelumnya maka dapat dibuat
beberapan kesimpulan sebagai berikut: Ekspektasi kinerja tidak berpengaruh
terhadap behavioral intention pada penggunaan aplikasi Flip. Ekspektasi usaha
mempengaruhi behavioral intention pada penggunaan aplikasi Flip. Pengaruh sosial
mempengaruhi behavioral intention pada penggunaan aplikasi Flip. Kondisi
memfasilitasi tidak berpengaruh terhadap behavioral intention pada penggunaan
aplikasi Flip. Motivasi hedonis mempengaruhi behavioral intention pada
penggunaan aplikasi Flip. Nilai harga mempengaruhi behavioral intention pada
penggunaan aplikasi Flip. Kebiasaan tidak berpengaruh terhadap behavioral
intention pada penggunaan aplikasi Flip. Persepsi keamanan teknologi
mempengaruhi behavioral intention pada penggunaan aplikasi Fli
ASUHAN KEPERAWATAN LANSIA DENGAN PENURUNAN FUNGSI KOGNITIF MELALUI TERAPI BRAIN GYM DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA KOTA BENGKULU
Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami penurunan berbagai fungsi
tubuh, termasuk fungsi kognitif. Gangguan seperti penurunan memori, disorientasi, dan
sulit berkonsentrasi berdampak pada kualitas hidup lansia. Penelitian ini bertujuan untuk
menggambarkan proses asuhan keperawatan lansia dengan penurunan fungsi kognitif
melalui terapi Brain Gym di Panti Sosial Tresna Werdha Kota Bengkulu. Desain yang
digunakan adalah studi kasus deskriptif kualitatif pada dua partisipan lansia perempuan
yang mengalami gangguan kognitif berdasarkan hasil Mini Mental State Examination
(MMSE). Asuhan keperawatan dilakukan secara menyeluruh meliputi pengkajian,
diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Diagnosis utama adalah gangguan
memori (D.0062) dengan intervensi latihan memori (I.06188) melalui terapi Brain Gym
yang diberikan sebanyak empat kali dalam dua minggu. Hasil evaluasi menunjukkan
peningkatan kemampuan orientasi, daya ingat, dan konsentrasi. Brain Gym bekerja
melalui aktivasi gerakan bilateral yang merangsang konektivitas antara otak kiri dan
kanan, meningkatkan aliran darah serta suplai oksigen ke otak, dan menguatkan
hubungan saraf yang mendukung fokus, konsentrasi, dan ingatan. Mekanisme ini
membantu menjaga integritas fungsi eksekutif lansia secara alami. Terapi ini mudah
diterapkan dan dapat dilakukan secara rutin oleh perawat dalam praktik klinis. Hasil studi
menegaskan pentingnya peran perawat dalam memberikan intervensi nonfarmakologis
berbasis bio-psiko-sosial guna mendukung kualitas hidup lansia.
Kata kunci: Brain Gym, Gangguan Memori, Lansia, Penurunan Fungsi Kogniti
ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN STROKE NON HEMORAGIK DENGAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK DI RUANG STROKE RUMAH SAKIT Dr.M. YUNUS BENGKULU
Stroke merupakan defisit neurologis mendadak yang disebabkan oleh tidak
mencukupinya suplai oksigen ke otak selama lebih dari 24 jam akibat penyakit
pembuluh darah, sehingga mengakibatkan kerusakan atau nekrosis jaringan otak.
Akibat dari stroke antara lain, kelumpuhan atau kelemahan anggota gerak badan,
hilangnya sensasi pada separuh tubuh, gangguan pengelihatan, dan kelemahan
bicara. Masalah utama yang dialami penderita stroke adalah gangguan pada anggota
gerak, sehingga kemampuan individu untuk bergerak menjadi terbatas. Kondisi ini
dikenal sebagai gangguan mobilitas fisik. Rehabilitasi menjadi kunci dalam
mengurangi gangguan tersebut. Penanganan gangguan mobilitas fisik dapat
dilakukan dengan tindakan non farmakologi, salah satunya yaitu terapi jigzaw
puzzle. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana implementasi terapi
jigzaw puzzle untuk meningkatkan kekuatan otot pada pasien stroke, di ruang rawat
inap stroke Rumah Sakir Dr. M. Yunus Bengkulu. Metode yang digunakan yaitu
studi kasus, yang dilakukan pada bulan April 2025. Lama Asuhan Keperawatan
terapi Jigzaw Puzzle untuk meningkatkan kekuatan otot pasien stroke ini, selama 4
hari. Hasil implementasi yang didapatkan nilai kekuatan otot pasien 1 meningkat
dari nilai 2 menjadi 3, sedangkan pasien 2 dari nilai kekuatan 1 menjadi ekstrimitas
atas kanan 2 dan ekstrimitas bawah kanan 3. Kesimpulan pada penelitian ini terapi
jigzaw puzzle tebukti efektif untuk meningkatkan kekuatran otot pada pasien stroke
yang mengalami gangguan mobilitas fisik.
Kata Kunci : Stroke, Kekukatan otot, Gangguan Mobilitas fisk, terapi jigzaw
puzzl
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) BERBANTUAN MEDIA PUZZLE TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN KELAS IV SDN GUGUS XII KOTA BENGKULU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model Project
Based Learning berbantuan media puzzle terhadap kemampuan membaca
pemahaman kelas IV SDN Gugus XII Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini yaitu
penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain dalam penelitian ini
adalah The Matching Only Pretest-Postest Group Desaign. Populasi pada
penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Gugus XII yang berakreditasi A.
Pengambilan sampel dengan cluster random sampling sehingga diperoleh kelas
IVB SD Negeri 20 Kota Bengkulu berjumlah 21 orang sebagai Kelas eksperimen
dan kelas IVB SD Negeri 60 Kota Bengkulu berjumlah 18 orang sebagai Kelas
kontrol. Kelompok eksperimen menggunakan model Project Based Learning
sedangkan kelompok kontrol menggunakan model konvensional. Instrumen yang
digunakan adalah lembar tes yang berbentuk pilihan ganda berjumlah 10 soal.
Pelaksanaan tes sebanyak dua kali, yaitu sebelum dan sesudah pembelajaran
berlangsung pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dari hasil perhitungan uji-t
nilai posttest siswa, sig (2-tailed) 0,014 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa
terdapat perbedaan hasil posttest antara kelas eksperimen dan kelas kontrol yang
disebabkan karena adanya perlakuan kedua kelas yang berbeda. Sehingga dapat
disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model Project Based Learning (PjBL)
berbantuan media puzzle terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas
IV SDN Gugus Kota Bengkulu.
Kata kunci: Model PjBL, puzzle , kemampuan membaca pemahama
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN MEDIA WORDWALL GAMES TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IV SD
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Teams
Games Tournament berbantuan media Wordwall Games terhadap hasil belajar siswa
pada pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV SD. Jenis penelitian ini adalah
penelitian kuantitatif dengan metode Quasy Experiment dan desain penelitian The
Matching Only Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian
ini adalah siswa kelas 4 SDN Gugus XII Kota Bengkulu. Sampel diambil
menggunakan teknik cluster random sampling, yaitu kelas IVB SDN 81 Kota
Bengkulu sebagai kelas eksperimen dan kelas IVB SDN 60 Kota Bengkulu sebagai
kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa lembar tes berbentuk pilihan ganda
berjumlah 10 soal yang diberikan sebelum dan sesudah pembelajaran. Dari hasil
uji-t posttest menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) 0,005 lebih kecil dari 0,05 yang
menandakan adanya perbedaan signifikan antara hasil posttest kelas eksperimen
dan kelas kontrol. Perbedaan tersebut disebabkan oleh perlakuan pembelajaran
yang berbeda, dimana kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran Teams
Games Tournament berbantuan media Wordwall Games sedangkan pada kelas
kontrol dengan pembelajaran konvensional. Sehingga dapat disimpulkan bahwa
terdapat pengaruh model pembelajaran Teams Games Tournament berbantuan
Media Wordwall Games terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran Bahasa
Indonesia kelas IV SD.
Kata Kunci: Teams Games Tournament, Wordwall Games, Hasil Belaja
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA POP-UP BOOK TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV SD NEGERI GUGUS III KOTA BENGKULU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pop-up book terhadap
hasil belajar IPAS kelas IV SDN Gugus III Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini
adalah kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen
semu dengan desain The Matching Only Pretest-Posttest Control Group Design.
Populasi penelitian ini adalah SD Negeri Gugus III Kota Bengkulu. Sampel pada
penelitian ini adalah kelas IV SDN 57 Kota Bengkulu dan IV SDN 48 Kota
Bengkulu dengan Teknik pengambilan sampel menggunakan Claster Random
Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar aspek
kognitif berupa soal pilihan ganda yang diberikan melalui Pretest dan Posttest.
Jenis teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif dengan
menggunakan statistik deskriptif, analisis uji prasyarat, dan analisis inferensial
dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis inferensial bahwa nilai thitung (4,557) > ttabel
(2,005). Adapun nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Dengan rincian nilai rata-
rata pada mata pelajaran IPAS kelas eksperimen (72) dan kelas kontrol (57).
Perbedaan nilai tersebut karena ada perlakuan yang berbeda pada kelompok
eksperimen dan kelompok kontrol. Berdasarkan hal tersebut dapat ditarik
kesimpulan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media pop-up book terhadap
hasil belajar IPAS kelas IV SD Negeri Gugus III Kota Bengkulu.
Kata kunci: IPAS, Pop-Up Book, Hasil Belaja