31735 research outputs found
Sort by
PENDAMPINGAN NY D G3P2A0 DENGAN FAKTOR RISIKO UMUR > 35 TAHUN DAN JARAK < 2 TAHUN DITEMPAT PRAKTIK MANDIRI BIDAN (TPMB) Z. MUHARAMAH KOTA BENGKULU
Comprehensive Midwifery Care for Mrs. D G3P2A0 with Risk Factors of Age
Over 35 Years and Pregnancy Interval Less Than 2 Years at the Independent
Midwifery Practice (IMP) of Z. Muharamah, Bengkulu City.
Maternal mortality remains a significant public health issue, largely caused
by complications during pregnancy through the postpartum period. Risk factors
contributing to the increased maternal mortality rate are known as the "4 Too’s":
too young (35 years), too close (<2 years), or too far apart
(>5–10 years) pregnancy intervals, and having too many children (>3). These
conditions may lead to serious complications for both the mother and the baby.
This case study aims to provide comprehensive midwifery care for Mrs. D,
G3P2A0, who has risk factors of age >35 years and pregnancy interval <2 years.
The method used is descriptive with a case study approach through observation,
interviews, physical examination, documentation, and literature review.
The midwifery care provided included health education on pregnancy danger
signs, Birth Planning and Complication Prevention, the 10T approach, utilization
of the Maternal and Child Health (MCH) handbook, Midwife Vehicle Equipment
Letter Family Medicine Money Blood, activities postpartum care, monitoring of
postpartum danger signs, and contraceptive counseling. The accompaniment
during pregnancy went well, labor occurred spontaneously without complications,
and the postpartum period proceeded smoothly.
In conclusion, the midwifery care provided was in accordance with the
client's needs and was based on theory and evidence-based practice. The
comprehensive care delivered over six weeks improved service quality and helped
reduce the risk of complications during pregnancy, childbirth, and the postpartum
period for a high-risk mother.
Keywords: Risk factors, Assistance, Ag
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK SELF- MANAGEMENT TERHADAP KEMATANGAN EMOSI PADA SISWA SMP NEGERI 4 KOTA BENGKULU
Penelitian bertujuan umtuk membuktikan pengaruh layanan bimbingan kelompok
teknik self-management dalam meningkatkan kematangan emosi siswa. Penelitian
dilakukan menggunakan metode eksperimen dan desain two group pretest-posttest.
Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX.1 SMP Negeri 4 Kota Bengkulu
yang berjumlah 25 siswa, sampel penelitian berjumlah 8 siswa kelompok
eksperimen dan 8 siswa kelompok kontrol diambil dengan teknik simple random
sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket kematangan emosi
dengan model skala likert dan analisis data penelitian menggunakan uji-t
(Independent sample t-test) dengan bantuan aplikasi SPSS versi 25. Hasil penelitian
menunjukkan terdapat peningkatan kematangan emosi siswa setelah mengikuti
layanan bimbingan kelompok dengan teknik self-management. Hal ini dibuktikan
melalui hasil uji-t, yang menghasilkan nilai t= 8,113 dengan nilai signifikan p=
0.001 (p < 0,05) sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya layanan bimbingan
kelompok dengan teknik self-management terbukti memiliki pengaruh signifikan
untuk meningkatkan kematangan emosi siswa.
Kata Kunci: Kematangan Emosi, Bimbingan Kelompok, Teknik Self-
Managemen
EDUKASI DAN PENDAMPINGAN KETIDAKNYAMANAN PADA Ny.’’N’’ G1P0A0 DI TEMPAT PRAKTIK MANDIRI BIDAN RISMINIANA KOTA BENGKULU
Ketidaknyamanan merupakan hal fisiologis yang dirasakan oleh ibu hamil,
bersalin dan nifas. Ketidaknyamanan umum yang dapat dirasakan ibu hamil yaitu
nyeri punggung dan sering buang air kecil. Pada proses persalinan ibu mengalami
nyeri persalinan, sedangkan pada masa nifas ibu mengalami nyeri abdomen
karena kontraksi dan nyeri perineum akibat laserasi jalan lahir. Studi kasus ini
bertujuan untuk melakukan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny.”N”
G1P0A0 dengan pemberian edukasi dan pendampingan ketidaknyamanan di
Tempat Praktik Mandiri Bidan Risminiana Kota Bengkulu. Penulisan studi kasus
ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik observasi, wawancara,
pemeriksaan fisik, studi dokumentasi dan kepustakaan.
Hasil asuhan kebidanan secara komprehenshif pada Ny.”N” G1P0A0
dilakukan sesuai dengan rencana kebidanan. Evaluasi akhir berjalan dengan baik
tanpa ada hambatan. Proses pendampingan dari masa kehamilan diberikan
kompres hangat air jahe untuk mengurangi nyeri punggung didapatkan hasil
penurunan skala nyeri dari 4 menjadi 3, melakukan senam kegel untuk
mengurangi keluhan sering buang air kecil. Asuhan persalinan yaitu pemberian
aromatherapi mawar dan counterpressure. Asuhan masa nifas dilakukan
effleurage massage untuk mengurangi nyeri abdomen karena kontraksi dan
pemberian minuman jahe merah untuk mengurangi nyeri perineum didapatkan
hasil penurunan skala nyeri dari dari 3 menjadi 1. Ibu mendapatkan penyuluhan
tentang persiapan penggunaan alat kontrasepsi dan ibu akan memilih KB suntik 3
bulan setelah masa nifas berakhir.
Simpulan dari asuhan kebidanan komprehensif adalah asuhan yang
diberikan sesuai dengan kebutuhan ibu yang didukung teori dan evidance based
dalam kebidanan. Asuhan selama 7 minggu berjalan lancar dan normal.
Kata Kunci : Edukasi, Kehamilan, Ketidaknyamanan, Nifas, Persalina
ANALISIS MODIFIKASI MODEL TAM DALAM PENGGUNAAN SISTEM DIGITAL PAYMENT PADA FUNDRISING DANA ZAKAT INFAK DAN SEDEKAH
Masyarakat di eraodigital saat ini cenderung mengadopsi gayaohidup dan
gayaodigital dalam setiap aktivitasodan transaksioyang dilakukan. Tak terkecuali
juga berdampak pada perilaku masyarakatodalam ber-zakat, infak, dan sedekah
(ZIS). Hal ini menjadikan Organisasi Pengelola Zakat yang terdiri dari Badan
Amil Zakat dan Lembaga Amil Zakat untuk terus menerapkan inovasi digital
dalam penghimpunan dana dan sosialisasi guna memaksimalkan kontribusi
fundrisng ZIS. Dalam penelitian ini penulis mengkaji sikap donatur dalam penggunaan
teknologi digital fundrising sebagai salah satu sistem pembayaran (payment)
dalam penghimpunan ZIS. Penelitian ini menggunakan pendekatan Technology
Acceptance Model (TAM) dengan varaibel persepsi kemanfaatan (Perceived of
Usefulness) dan persepsi kemudahan (Perceived Ease of Use) ditambah dengan
variabel kepuasan (User Satisfaction) dan niat menggunakan ulang (Reused
Intention) pada sistem digital payment/fundrising. Penelitian yang dilakukan adalah explanatory research, yang bertujuan
untuk mengetahui pengaruh antar variabel melalui pengujian hipotesis. Jenis
penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan, yaitu metode survey. Alat pengumpulan data
menggunakan kuesioner yang didistribusikan ke 200 responden yang diteliti, yaitu
Masyarakat Indonesia diatas umur 21 Tahun yang menggunakan sistem digital
payment dan aktif dalam menggunakan sistem digital payment dalam pembayaran
ZIS. (minimal 2 kali dalam 6 bulan terakhir). Kuesioner disebarkan secara online
melalui media social Instagram dan Whatsapp. Metode analisis yang digunakan
adalah Structural Equation Model (SEM) - Partial Least Square (PLS), karena
memiliki kemampuan untuk mengkaji model struktural dan pengukuran secara
bersamaan. Dalam penelitian ini SEM-PLS digunakan untuk menguji Apakah
Perceived of Usefulness dan Perceived Easy of Use berpengaruh terhadap Reused
Intention, Apakah Perceived of Usefulness dan Perceived Easy of Use
berpengaruh terhadap User Satisfaction, dan Apakah User Satisfaction
berpengaruh terhadap Reused Intention dalam penggunaan sistem digital payment
pada fundrising dana ZIS. Dan juga untuk menguji Apakah persepsi User
Satisfaction memiliki peran dalam memediasi pengaruh Perceived of Usefulness
ix
dan Perceived Ease of Use terhadap Reused Intention melalui digital payment
pada fundrising dana ZIS. Hasil analisis menunjukan bahwa variabel yang diteliti mempunyai
pengaruh yang signifikan. Variabel Perceived of Usefulness dan Perceived Ease
of Use berpengaruh dan signifikan terhadap Reused Intention, perceived of
Usefulness dan Perceived Ease of Use juga memiliki pengaruh signifikan terhadap
User Satisfaction, dan User Satisfaction memiliki pengaruh signifikan terhadap
Reused Intention. Selain itu, ditemukan juga bahwa User Satisfaction memiliki
peran dalam memediasi pengaruh Perceived of Usefulness dan Perceived Ease of
Use terhadap Reused Intention melalui digital payment pada fundrising dana ZIS. Saran yang diajukan peneliti berdasarkan hasil penelitian yaitu Dalam
rangka meningkatkan efektivitas pemanfaatan teknologi digital dalam
penghimpunan zakat, infak, dan sedekah, Badan atau Lembaga Amil Zakat
disarankan untuk mengoptimalkan sistem digital yang memberikan manfaat nyata
dan dirasakan langsung oleh pengguna, terutama dalam hal kemudahan, kecepatan, dan efisiensi transaksi. Selain itu, kemudahan penggunaan sistem perlu menjadi
prioritas utama dengan menghadirkan tampilan yang sederhana, proses transaksi
yang tidak rumit, serta aksesibilitas yang luas bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk pengguna yang belum terbiasa dengan teknologi. Pengembangan sistem
juga hendaknya berbasis pada pengalaman dan kebutuhan pengguna (user
experience-oriented), dengan melibatkan umpan balik pengguna secara berkala
untuk memastikan sistem tetap relevan dan adaptif. Kata Kunci: Perceived of Usefulness, Perceived Ease of Use, User Satisfaction, Reused
Intention, Digital Payment, Fundrising, ZIS
KARAKTERISTIK MUTU BRIKET CAMPURAN CANGKANG KELAPA SAWIT DAN KAYU LABAN (Vitex pubescens Vahl) PADA BERBAGAI UKURAN PARTIKEL DAN BENTUK
Indonesia menghadapi krisis energi seiring menipisnya cadangan energi fosil,
mendorong pencarian sumber energi alternatif terbarukan seperti biomassa. Penelitian
ini berfokus pada pemanfaatan limbah cangkang kelapa sawit dan kayu laban (Vitex
pubescens Vahl) untuk memproduksi briket sebagai bahan bakar alternatif yang ramah
lingkungan, ekonomis, dan berkelanjutan. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk
menghasilkan briket dari kedua limbah tersebut, menganalisis pengaruh ukuran partikel
dan bentuk briket terhadap kualitas fisiknya (kadar air, drop test, laju pembakaran, nilai
kalor, dan kadar abu), serta menghitung biaya produksinya.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua
faktor perbandingan ukuran mesh (60, 120 dan 180) dan bentuk cetakan briket dengan
2 kategori yaitu silinder dan kubus. Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali untuk
memastikan keakuratan hasil. Parameter yang diamati mencakup karakteristik (kadar
air, drop test, laju pembakaran, nilai kalor dan kadar abu). Data hasil dianalisis
menggunakan ANOVA, hasil yang berpengaruh nyata pada perlakuan dilanjutkan
dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) dan harga pokok produksi diuji
menggunakan metode full costing.
Hasil penelitian briket biomassa dari campuran arang cangkang kelapa sawit dan kayu
laban (Vitex pubescens Vahl), membuktikan potensi besar biomassa lokal sebagai
bahan bakar alternatif. Briket yang dihasilkan menunjukkan mutu fisik yang baik dan
nilai kalor yang tinggi. Secara spesifik, briket dengan ukuran partikel 180 mesh dan
bentuk silinder menghasilkan kualitas optimal, ditandai dengan kadar air rata-rata
5,23%, drop test 0,1199%, laju pembakaran 0,1186 g/menit, nilai kalor 6393.6667
kal/g, dan kadar abu 5,8667%. Biaya produksi per unit briket ini diperkirakan sebesar
Rp 975.
Kata Kunci: briket, cangkang kelapa sawit, kayu laban.
(Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Jurusan Teknologi Pertanian, Fakultas
Pertanian, Universitas Bengkulu)
IMPLEMENTASI PERATURAN BUPATI BENGKULU TENGAH NOMOR 43 TAHUN 2021 TENTANG DISIPLIN PEGAWAI NEGERI SIPIL DI KABUPATEN BENGKULU TENGAH
Penelitian ini menganalisis implementasi Peraturan Bupati Bengkulu Tengah Nomor 43 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil menggunakan teori implementasi kebijakan Riant Nugroho. Fokus penelitian mencakup empat aspek:
implementor, substansi, monitoring, dan evaluasi kebijakan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa implementasi kebijakan disiplin PNS di Kabupaten Bengkulu Tengah telah berjalan cukup efektif, ditandai dengan tren penurunan pelanggaran disiplin dari
60 kasus pada semester 1 tahun 2022 menjadi 33 kasus pada semester 2 tahun 2023. Aspek implementor menunjukkan peran strategis BKPSDMD sebagai koordinator utama dengan dukungan Tim Penegakan Disiplin, atasan langsung PNS, dan Inspektorat Daerah. Pada aspek substansi, peraturan telah mengatur secara jelas tentang kewajiban, larangan, sanksi, dan prosedur pengawasan. Sistem monitoring telah diterapkan melalui absensi elektronik, laporan berkala,
dan pengawasan melekat, sementara evaluasi implementasi menunjukkan peningkatan disiplin PNS dan perbaikan pelayanan publik. Namun demikian,
masih ditemukan kendala seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, resistensi
pegawai, inkonsistensi penerapan sanksi, dan koordinasi antar stakeholder yang belum optimal. Penelitian ini merekomendasikan penguatan infrastruktur teknologi informasi, peningkatan kapasitas SDM, dan standardisasi prosedur penanganan pelanggaran untuk meningkatkan efektivitas implementasi kebijakan disiplin PNS di Kabupaten Bengkulu Tengah.
Kata kunci: Implementasi Kebijakan, Disiplin PNS, Peraturan Bupati,
Bengkulu Tenga
PENGARUH SMALL SIDED GAMES TERHADAP KEMAMPUAN PASSING ATLET FUTSAL DI CLUB BENGKULU FUTSAL FEMALE (BFF) KOTA BENGKULU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan metode small sided games
terhadap kemampuan passing atlet futsal di klub Bengkulu Futsal Female (Bff) Kota
Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan desain One group pretest-
postest design. Populasi pada penelitian ini berjumlah 20 orang. Penelitian ini
menggunakan teknik total sampling yang sampelnya berjumlah 20 pemain. Instrumen yang
digunakan adalah tes dan pengukuran menggunakan test passing. Berdasarkan hasil uji
hipotesis nilai thitung sebesar 20,42 dan ttabel 1,729 sehingga hal tersebut menunjukan Ha
diterima yang berarti bahwa ada pengaruh latihan metode small sided games terhadap
kemampuan passing atlet futsal di klub Bengkulu Futsal Female (Bff) Kota Bengkulu. Dari
hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan setelah diberikannya treatment dari
latihan metode small sided games terhadap kemampuan passing yaitu sebesar 41, 17 %
yang artinya ada pengaruh latihan metode small sided games terhadap kemampuan passing
atlet futsal di klub Bengkulu Futsal Female (Bff) Kota Bengkulu.
Kata kunci: Futsal, Kemampuan Passing, Small Side Games
MODEL PEMBELAJARAN OLEH TUTOR PKBM CENTELLA ASIATICA PADA PROGRAM PAKET C DI PONDOK RUMAH BELAJAR AN NAJMA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model pembelajaran yang
diterapkan oleh tutor PKBM Centella Asiatica pada program kesetaraan Paket C di
Pondok Rumah Belajar An Najma. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara,
observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model
pembelajaran terdiri dari lima komponen utama, yaitu tujuan, materi, metode,
media, dan evaluasi. Tujuan pembelajaran tidak hanya berfokus pada pencapaian
akademis setara dengan SMA, tetapi juga pada pengembangan keterampilan hidup,
karakter, dan kesadaran sosial peserta didik. Materi pembelajaran disusun
berdasarkan konteks kehidupan peserta didik, menggunakan modul yang relevan
dan aplikatif, sehingga mampu menjawab kebutuhan belajar yang beragam. Metode
pembelajaran yang diterapkan bersifat variatif, termasuk ceramah, diskusi, kerja
kelompok, dan praktik langsung, yang dirancang untuk menciptakan suasana
belajar yang interaktif dan bermakna. Media pembelajaran meliputi mading, dan
perangkat digital sederhana seperti laptop untuk memperkaya pengalaman belajar.
Evaluasi pembelajaran dilakukan secara rutin, baik secara lisan maupun tertulis,
untuk mengukur pencapaian kompetensi dan memantau perkembangan peserta
didik secara berkelanjutan. Model pembelajaran yang diterapkan bersifat
kontekstual, fleksibel, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik, sehingga
mampu meningkatkan efektivitas proses pembelajaran yang berfokus pada
pengembangan keterampilan praktis, karakter, dan kesiapan peserta didik untuk
berpartisipasi aktif dalam masyarakat.
Kata Kunci: Model Pembelajaran, Program Paket C, PKBM, Pembelajaran
Kontekstua
DAMPAK RISIKO KREDIT, RISIKO LIKUIDITAS, DAN KECUKUPAN MODAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA SEKTOR PERBANKAN: ANALISIS SEBELUM DAN SELAMA PANDEMI COVID-19
Penelitian ini secara menyeluruh bertujuan untuk menganalisis dampak
risiko kredit, risiko likuiditas, dan kecukupan modal terhadap kinerja keuangan
bank di Indonesia sebelum dan selama pandemi COVID-19. Fokus utama penelitian
ini terletak pada pengaruh Non-Performing Loan (NPL), Loan to Deposit Ratio
(LDR), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap Return on Assets (ROA),
dengan ukuran perusahaan dan faktor makroekonomi sebagai variabel kontrol.
Penelitian ini mencakup 43 bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dengan
total 258 observasi selama periode 2017–2022. Metode analisis menggunakan Uji
Chow untuk mengidentifikasi perbedaan struktural antar periode sebelum (2017–
2019) dan selama pandemi (2020–2022). Hasil penelitian menunjukkan bahwa
terdapat perbedaan signifikan dalam pengaruh NPL dan CAR terhadap ROA antara
kedua periode, sementara LDR tidak menunjukkan perbedaan pengaruh antara
kedua periode. Peningkatan NPL selama pandemi terbukti menurunkan kinerja
keuangan bank, ditambah tekanan inflasi dan ketidakstabilan likuiditas yang
memperburuk kondisi tersebut.
Meskipun bank-bank berhasil mempertahankan CAR yang tinggi, mereka
tetap mengalami kesulitan dalam mengoptimalkan penggunaan cadangan modal
untuk mendukung profitabilitas. Temuan dalam penelitian ini semakin
mempertegas pentingnya manajemen risiko yang adaptif dan efisien sebagaimana
disebutkan dalam teori Resource-Based View dan teori Kontingensi. Studi ini juga
merekomendasikan penguatan strategi mitigasi risiko serta optimalisasi
pemanfaatan modal guna menjaga stabilitas kinerja keuangan di tengah
ketidakpastian ekonomi. Keterbatasan penelitian ini terletak pada nilai Adjusted R²
yang relatif rendah, yang mengindikasikan bahwa terdapat banyak variabel-variabel
lain di luar model yang berpengaruh terhadap kinerja keuangan bank. Oleh karena
itu, disarankan agar penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan untuk
menggunakan variabel lain, faktor eksternal tambahan dan pendekatan metodologis
yang lebih kompleks agar memperoleh hasil yang lebih komprehensif.
Kata Kunci: Kecukupan Modal; Kinerja Perusahaan; Pandemi Covid-19;
Perbankan; Risiko Kredit; Risiko Likuidita
GAMBARAN KECEMASAN KONSUMSI OBAT JANGKA PANJANG DAN KEPATUHAN MINUM OBAT PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MUARA BANGKAHULU
Penyakit hipertensi merupakan penyakit yang memerlukan pengobatan jangka
panjang. Kecemasan dapat muncul pada pasien selama menjalani pengobatan
akibat lama durasi pengobatan akan komplikasi penyakit hipertensi. Berdasarkan
data pola 10 penyakit terbanyak di Kota Bengkulu pada tahun 2023 adalah penyakit
hipertensi menduduki peringkat pertama. Pelayanan kesehatan penderita hipertensi
tertinggi terdapat di Puskesmas Muara Bangkahulu sebesar 46,4% dengan jumlah
1.059 penderita. Ketidakpatuhan dalam pengobatan disebabkan oleh faktor yang
bersifat internal dan eksternal. Faktor eksternal seperti sosio-demografis, dan,
pengobatan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran
kecemasan konsumsi obat jangka panjang dan kepatuhan minum obat penderita
hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Bangkahulu Kota Bengkulu. Metode
penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive
sampling dengan kriteria inklusi dan ekslusi yang telah ditentukan terhadap 89
responden dari total 786 penderita. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner
kecemasan (HARS) dan kepatuhan (MMAS-8) yang telah diuji validitasnya. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki 40 responden
dengan persentase (44.9%) mengalami kecemasan berat dan kepatuhan 57
responden dengan persentase (64.0%) mengalami kepatuhan rendah. Edukasi
mengenai penyakit maupun regimen pengobatan sangat penting untuk dilakukan
oleh setiap tenaga kesehatan agar kesadaran pasien terhadap pentingnya pengobatan
meningkat dan dapat terhindar dari stigma yang mendukung ketidakpatuhan minum
obat
Kata Kunci: Hipertensi, Kecemasan, Kepatuhan, Pengobatan Jangka Panjan