University of Bengkulu

UNIB Scholar Repository
Not a member yet
    31735 research outputs found

    KEANEKARAGAMAN JENIS BURUNG AIR DI KAWASAN TAMAN WISATA ALAM DANAU DENDAM TAK SUDAH KOTA BENGKULU

    No full text
    Burung merupakan suatu objek pelestarian keanekaragaman hayati karena manfaatnya terhadap kelangsungan hidup manusia. Manfaat secara langsung adalah sebagai komoditi ekonomi, sedangkan burung secara tidak langsung sebagai menjaga kesetabilan ekosistem. Sebagai salah satu komponen ekosistem, burung mempunyai hubungan timbal balik dan saling tergantung dengan lingkungannya. Atas dasar peran dan manfaat ini maka kehadiran burung dalam suatu ekosistem perlu dipertahankan. Mengingat pentingnya peranan burung dalam ekosistem hutan, maka perlu dilakukan penelitian mengenai keanekaragaman jenis burung di hutan Pantai Panjang-Berkas Kota Bengkulu. Penelitian ini dilaksanakanpada bulan November 2024 di Kawasan Taman Wisata Alam Danau Dendam Tak Sudah Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode jelajah . mencatat semua burung yang teramati dalam daftar penemuan jenis. Data-data yang harus diperoleh pada saat pengamatan di lapangan meliputi: jenis burung, waktu pengamatan, dan aktivitas burung yang teramati. Aktivitas burung yang sedang dilakukan pada saat pengamatan seperti sedang makan, bertengger, terbang, istirahat, kawin dan lainlain. Semua data burung dicatat pada tabel pengamatan yang telah disiapkan. Pengamatan dilakukan selama satu bulan dalam satu hari dilakukan 2 (dua) kali pengamatan yaitu pada pagi dan sore hari. Pada pagi hari pengamatan dimulai pada (pukul 06.00 – 09.00) dan sore hari (pukul 15.00 – 18.00) saat cuaca baik (tidak hujan lebat atau angin kencang). Pengamatan dilakukan pada pagi hari di daerah daratan lokasi pengamatan dan sore hari di daerah perairan lokasi pengamatan selama 1 minggu pertama dan pada minggu kedua pengamatan pagi hari dilakukan pada daerah perairan lokasi pengamatan dan sore hari dilakukan pada daerah daratan lokasi pengamatan. Pada minggu ketiga pengamatan dilukakan sama seperti minggu pertama dan pada minggu keempat pengamatan dilakukan sama seperti minggu kedua. Berdasarkan hasil penelitian, jenis burung yang ditemukan sebanyak 8 jenis burung air yang termasuk kedalam 4 famili yaitu Ixobrychus Cinnamomeus (bambangan merah), Ardea Cinerea (cangak abu), Ardea purpurea (cangak merah), Halcyon smyrnensis (cekakak belukar), Todiramphus chloris (cekakak sungai), Amaurornis phoenicurus (kareo padi), Butorides striata (kokokan laut), Porphyrio (mandar biru). Terdapat 4 famili yang iii terindentifikasi, yaitu Alcedenidae, Ardeidae, Halcyonedae, Rallidae. Famili Ardeidae dan Rallidae merupakan family dengan anggota paling banyak dengan jumlah 4 dan 2 jenis sedangkan famili Halcyonedae, Alcedenidae, memiliki jumlah jenis masing-masing 1 jenis. (Program Studi Kehutanan, Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu

    PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TEKS LAPORAN UNTUK SMP SISWA KELAS VIII BERBASIS CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition)

    No full text
    Pengembangan modul ajar teks laporan untuk SMP siswa kelas VIII berbasis CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) bertujuan untuk meningkatkan pemahaman membaca dan keterampilan menulis teks laporan melalui kerja sama. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan menggunakan model ADDIE yang terdiri 5 tahap, berupa: (1) analisis yang dilakukan dengan mengamati dan mengevaluasi kemampuan belajar dan pemahaman pada teks laporan, (2) desain, (3) pengembangan, (4) implementasi, dan (5) Evaluasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket, tes dan dokumentasi. Populasi dan sampel data dilakukan oleh siswa kelas VIII SMP TQ Irsyadul Ibad Lubuklinggau. Hasil penelitian pada modul ajar teks laporan berbasis CIRC siswa menjadi lebih aktif pada kegiatan pembelajaran dengan adanya contoh-contoh teks laporan, membentuk kelompok belajar, berkerja sama, memecahkan masalah, menemukan kosa kata sulit pada teks laporan, selanjutnya siswa mampu membaca didepan kelas terhadap teks laporan yang telah dibaca, tahap terakhir siswa mampu menuliskan teks laporan dengan menuangkan ide-ide yang didapat secara mandiri. Hasil validasi menunjukkan bahwa ahli bahasa pada teks laporan memiliki kriteria valid dengan skor rata-rata 0,82, sedangkan validasi ahli desain memperoleh skor 0,75, dan validasi yang dilakukan pada lembar kepraktisan guru menghasilkan skor rata-rata 78%. Berdasarkan pada hasil validasi yang didapatkan maka modul ajar berbasis CIRC valid, praktis dan efektif digunakan dalam pembelajaran bahasa indonesia dengan materi teks laporan. Buku ajar teks laporan berbasis CIRC memiliki tahapan yang terdiri dari uji kemampuan siswa, pembentukan kelompok, uji berpasangan, membaca teks, menuliskan pemahaman yang didapat, serta tahap terakhir berupa tes kemampuan siswa. Kata Kunci: Modul Pembelajaran, Teks Laporan, SMP, CIR

    PENERAPAN METODE TALKING STICK DALAM PEMBELAJARAN MEMIRSA FILM PENDEK PADA SISWA KELAS X TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN (TKJ) SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 2 BENGKULU TENGAH

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode talking stick dalam pembelajaran memirsa film pendek pada siswa kelas X Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) di SMK Negeri 2 Bengkulu Tengah. Metode talking stick adalah strategi pembelajaran yang melibatkan penggunaan tongkat sebagai alat bantu dalam diskusi, dengan tujuan untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Dalam pembelajaran memirsa film pendek, metode ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan memirsa peserta didik, termasuk dalam memahami isi, pesan, dan teknik-teknik sinematik film pendek. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan fokus pada bagaimana penerapan metode talking stick memengaruhi kemampuan memirsa siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis tugas siswa untuk menggambarkan perubahan dalam kemampuan mereka memirsa dan menganalisis film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode talking stick dalam memirsa film pendek yaitu 1) Persiapan, guru menjelaskan tujuan dan aturan permainan. Peserta didik harus bergiliran berbicara, dan hanya orang yang memegang talking stick yang boleh berbicara. 2) Pemberian topik atau pertanyaan, guru memberikan topik atau pertanyaan yang akan didiskusikan. 3) Pembagian talking stick, Guru memberikan talking stick kepada peserta didik yang pertama. Hanya orang yang memegang talking stick yang boleh berbicara. 4) Bergiliran berbicara, peserta didik yang memegang talking stick berbicara tentang topik atau pertanyaan yang diberikan. Setelah selesai berbicara, mereka menyerahkan talking stick ke peserta didik berikutnya. 5) Diskusi, proses ini berlanjut dengan peserta didik berbicara secara bergiliran. Semua peserta didik diberikan kesempatan untuk berbicara. Kegiatan ini terjadi dalam aktifitas menganalisi isi film. Metode ini memfokuskan pada keterampilan berbicara dan mendengarkan, serta memungkinkan setiap peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam diskusi. Disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan memirsa dengan memanfaatkan teknologi yang relefan seperti, virtual reality yang telah terbukti efektif meningkatkan antusias siswa dalam memirsa. Kata kunci: film pendek, kemampuan memirsa, Talking stic

    PENGGUNAAN MOBILE BANKING DENGAN MENGGUNAKAN MODEL UNIFIED THEORY OF ACCEPTANCE AND USE OF TECHNOLOGY (UTAUT) DI PULAU SUMATERA

    No full text
    Pulau Sumatera menjadi provinsi kedua setelah Pulau Jawa dengan jumlah nasabah sebanyak 62 juta yang menggunakan internet banking. Penerimaan penggunaan mobile banking dapat ditentukan dan diprediksi oleh beberapa faktor yang mengukur kemungkinan tindakan konsumen. Hal ini dapat dilakukann dengan penerapan teori model UTAUT (Unified Theory of Acceptance and Use of Technology. Terjadi inkonsistensi hasil penelitian terdahulu mengenai penerimaan teknologi mobile banking. maka peneliti tertarik untuk melihat bagaimana penggunaan mobile banking dengan model UTAUT khususnya di Pulau Sumatera karena Sumatera berada di peringkat ke dua dalam penggunaan smartphone di Indonesia dengan infrastruktur yang kurang optimal dan transaksi terbanyak ke dua jika dibandingkan di Pulau Jawa. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana penggunaan mobile banking dengan model UTAUT khususnya di Pulau Sumatera. Model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) adalah model terpadu yang dikembangkan oleh Venkatesh et al. (2003) berdasarkan teori sosial kognitif dengan kombinasi delapan model penelitian terkemuka mengenai penerimaan teknologi informasi (Taiwo & Downe, 2013). Hasil penelitian Rachmawati et al., (2020) yang berjudul Analysis Of Use Of Mobile banking With Acceptance And Use Of Technology (Utaut) penelitian ini menguji sejauh mana pengaruh ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha, pengaruh sosial dan kondisi fasilitas terhadap niat perilaku, melihat apakah fasilitas kondisi dan niat perilaku berpengaruh terhadap perilaku penggunaan dan kondisi yang memfasilitasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku penggunaan melalui niat perilaku. Metode penelitian ini adalah kuantitatif. Data diperoleh dari penyebaran kuesioner kepada 225 responden. Analisis hasil penelitian dibantu alat SEM PLS 3.9. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebarkan melalui google form. Penyebaran kuesioner ini dilakukann selama 4 minggu yang dimulai pada 23 Januari – 24 Februari 2024. Alat yang digunakan untuk mengumpulkan sampel dalam penelitian ini menggunakan kuesioner online yang dibuat melalui google form dan xi pengumpulan data dilakukann dengan cara menyebarkan link kuesioner melalui media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Facebook, dan Line. Kuesioner yang disebarkan sebanyak 350 kuesioner di Pulau Sumatera. Hasil sebaran kuesioner sebanyak 225 yang dapat diolah karena terdapat responden yang tidak memenuhi kriteria dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan variabel Ekspektasi Kinerja, Ekspektasi Usaha berpengaruh terhadap Niat Perilaku sedangkan pengaruh sosial tidak berpengaruh terhadap niat perilaku. Kondisi yang Memfasilitasi dan Niat Perilaku berpengaruh terhadap Perilaku Penggunaan. Sedangkan Usia dan Pengalaman tidak memoderasi hubungan Kondisi yang Memfasilitasi terhadap Perilaku Penggunaan. Saran yang diberikan penelitian ini adalah pengaruh sosial tidak berpengaruh terhadap minat penggunaan Mobile banking. Oleh karena itu, pihak Perbankan maupun Non-Perbankan disarankan untuk lebih meningkatkan pengetahuan tentang uang Mobile banking melalui iklan, promosi, dan sosialisasi sehingga nasabah dan masyarakat lebih mengenalnya sehingga meningkatkan minat menggunakan. Kata Kunci: Mobile Banking, UTAUT (Unified Theory of Acceptance and Use of Technology.), Pulau Sumater

    PEMODELAN HYBRID GSTAR-ANN UNTUK PERAMALAN CURAH HUJAN DI PROVINSI LAMPUNG

    No full text
    Perubahan iklim yang menyebabkan ketidakpastian pola curah hujan menjadi tantangan dalam perencanaan sektor pertanian, khususnya di Provinsi Lampung yang merupakan salah satu lumbung padi nasional. Oleh karena itu, diperlukan model peramalan curah hujan yang mampu menangkap pola data secara lebih akurat, baik dari aspek linier maupun nonlinier. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model peramalan curah hujan menggunakan pendekatan hybrid antara model Generalized Space Time Autoregressive (GSTAR) dan Artificial Neural Network (ANN), serta membandingkan performanya dengan model GSTAR tunggal. Data yang digunakan berupa curah hujan bulanan dari empat wilayah di Provinsi Lampung pada periode Januari 2020 hingga Desember 2024. Hasil menunjukkan bahwa model Hybrid GSTAR (1,1)-ANN(4-5-4) memberikan performa lebih baik pada data training, terutama dalam menangkap pola historis yang bersifat nonlinier. Namun, pada data testing, model GSTAR(1,1) memberikan hasil prediksi yang secara umum lebih akurat dan stabil. Meski begitu, model hybrid tetap relevan digunakan, terutama di wilayah dengan indikasi kuat adanya pola nonlinier, serta sebagai pendekatan pembanding untuk menguji efektivitas model linier dan nonlinier. Secara keseluruhan, model GSTAR(1,1) dipilih sebagai model terbaik karena kemampuannya dalam melakukan generalisasi yang lebih baik terhadap data baru. Kata Kunci: Peramalan, Curah Hujan, GSTAR, ANN, Model Hybrid

    PENGARUH SOLIDARITAS, KOMITMEN ORGANISASI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEKERJA PART TIME MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIB

    No full text
    Kinerja mahasiswa yang bekerja part time menjadi perhatian penting, mengingat banyaknya mahasiswa yang terlibat dalam pekerjaan sambil menyelesaikan studi mereka. Penelitian ini berfokus pada tiga variabel utama: solidaritas, komitmen organisasi, dan motivasi, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja mereka. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa angkatan 2020 dan 2021 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Responden diminta untuk memberikan tanggapan terhadap pernyataan yang berkaitan dengan variabel penelitian. Data yang terkumpul dianalisis untuk mengetahui persepsi responden dan hubungan antara variabel yang diteliti. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan antara solidaritas, komitmen organisasi, dan motivasi terhadap kinerja pekerja part-time mahasiswa. Rata-rata tanggapan responden menunjukkan bahwa mereka merasa didukung oleh lingkungan sosial dan organisasi, yang berkontribusi pada peningkatan kinerja mereka. Penelitian ini memiliki keterbatasan dalam ruang lingkup dan objek penelitian. Oleh karena itu, disarankan untuk penelitian selanjutnya agar melibatkan objek dan responden yang lebih beragam serta mengkaji variabel lain yang dapat mempengaruhi kinerja mahasiswa, seperti dukungan sosial dan kematangan keterampilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh solidaritas, komitmen organisasi, dan motivasi terhadap kinerja pekerja part-time mahasiswa di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bengkulu. Dalam era globalisasi yang semakin kompetitif, penting bagi institusi pendidikan untuk meningkatkan daya saing lulusan melalui pengembangan program akademik yang relevan dan efektif. Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja mahasiswa pekerja part-time. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pengembangan program akademik dan kebijakan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bengkulu, serta memberikan kontribusi bagi penelitian di bidang manajemen sumber daya manusia. Kata Kunci: Solidaritas, Komitmen Organisasi, Motivasi, Kinerja Pekerja Mahasiswa Part Time

    PENGARUH PENGETAHUAN KEUANGAN DAN SIKAP KEUANGAN TERHADAP KEPUASAN KEUANGAN PADA NELAYAN DI KOTA BENGKULU (Studi Kasus Terhadap Masyarakat Nelayan Di Kelurahan Lempuing Dan Berkas)

    No full text
    Kota Bengkulu adalah bagian dari Provinsi Bengkulu yang berada di Pantai Barat Pulau Sumatera. Sepanjang wilayah pesisir Kota Bengkulu terdapat beberapa sentra perikanan tangkap yaitu Kawasan Pulau Baai, Pasar Malabero, Pondok Besi dan Pantai Jakat Masyarakat pesisir sejauh ini dianggap sebagai bagian dari kelompok masyarakat termiskin dan termarginalkan. Kelompok masyarakat ini sebagian besar bekerja pada sektor perikanan atau berprofesi sebagai nelayan. Peneliti memilih nelayan sebagai objek penelitian, sebab pengetahuan keuangan yang baik dan sikap keuangan terutama bagi para nelayan sangat berguna agar tidak terjadi permasalahan keuangan di masa yang akan datang. Dalam hal ini Peneliti memilih melakukan penelitian pada kelompok masyarakat nelayan di Lempuing dan Berkas Kota Bengkulu. Lokasi ini dipilih secara sengaja dengan beberapa alasan. Pertama, masyarakat nelayan yang berdomisili di sepanjang pesisir Pasar Bengkulu merupakan kelompok masyarakat nelayan yang telah turun temurun melakukan aktivitasnya sebagai nelayan sekaligus pengelola sumber daya pesisir. Kedua, lokasi pemukiman mereka merupakan wilayah yang tergolong strategis dari pusat Kota Bengkulu. penelitian ini berujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan keuangan dan sikap keuangan terhadap kepauasan keuangan pada nelayan kota Bengkulu, khusunya nelayan di Lempuing dan Berkas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif regresion untuk menguji pengaruh pengetahuan keuangan dan sikap keuangan. Metode penyebaran data melalui metode survey yaitu menyerahkan xi kuisioner secara langsung ke nelayan Lempuing dan Berkas pada bulan mei-juni 2024. Alat uji yang digunakan untuk menganalisis data adalah SPSS 16.0 window. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pengetahuan keuangan berpengaruh positif tidak signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan masyarakat kampung nelayan Berkas dan Lempuing. Tidak terbukti bahwa seorang yang memiliki tingkat pengetahuan keuangan yang baik akan memiliki perilaku pengelolaan keuangan yang baik dan 2) Sikap keuangan berpengaruh positif signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan keuangan masyarakat kampung nelayan Berkas dan Lempuing. Seorang pengelola keuangan keluarga yang memiliki sikap keuangan yang baik akan dapat bertindak dengan bijak dalam menyikapi perilaku pengelolaan keuangan keluarga nya. Dan biasanya penghasilan 300 ribu setiap melaut di berikan ke istri untuk mengelola keuangan tersebut di potong minyak dan rokok. Kata kunci: Pengaruh, Pengetahuan Keuangan, Sikap Keuangan, Kepuasan Keuangan, Nelayan, Kota Bengkul

    ANALISIS PENGARUH KUALITAS LAYANAN DAN CITRA MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN ULANG DENGAN KEPUASAN KONSUMEN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (Studi PT. ID Express Logistik Indonesia Kota Bengkulu)

    No full text
    Kepuasan konsumen tidak hanya timbul setelah seseorang mengalami pengalaman dengan kualitas layanan yang diberikan oleh penyedia jasa, namun juga dapat dipengaruhi oleh citra merek penyedia jasa tersebut. Setiap perusahaan berusaha untuk membuat pelanggan atau konsumennya merasa puas dengan menanamkan citra merek dan memberikan layanan yang lebih baik di tengah persaingan yang semakin ketat. Untuk memenangkan persaingan, perusahaan harus mampu memberi kepuasan pada pelanggan, sehingga terus untuk menggunakan jasa layanan kembali. Apabila konsumen telah berubah menjadi konsumen yang loyal karena merasa puas kebutuhannya telah terpenuhi maka konsumen tidak akan pindah ke perusahaan lain. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh kualitas layanan dan citra merek terhadap niat pembelian ulang dengan mempertimbangkan kepuasan konsumen sebagai variabel mediating di PT. ID Express Logistik Indonesia di Kota Bengkulu. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari hasil penyebaran kuesioner kepada konsumen PT. ID Express Logistik Bengkulu melalui online dan offline survey. Jumlah sampel penelitian diginakan 289 orang. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis partial least qauare (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kualitas layanan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen pada PT. ID Express Bengkulu; (2) Kualitas layanan tidak berpengaruh signifikan terhadap niat pembelian ulang konsumen pada PT. ID Express Bengkulu; (3) Citra merek berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen PT. ID Express Bengkulu; (4) Citra merek berpengaruh signifikan terhadap niat pembelian ulang konsumen pada PT. ID Express Bengkulu; (5) Kepusan viii konsumen berpengaruh signifikan terhadap niat pembelian ulang konsumen pada PT. ID Express Bengkulu; (6) Kepusan konsumen tidak memediasi secara signifikan pengaruh kualitas layanan terhadap niat pembelian ulang konsumen pada PT. ID Express Bengkulu dan (7) Kepuasan konsumen memediasi secara signifikan pada pengaruh citra merek terhadap niat pembelian ulang konsumen PT. ID Express Bengkulu. Kata Kunci: Kualitas layanan, Citra Merek, Kepuasan pelanggan dan Niat Pembelian Ulan

    PENGARUH EMOTIONAL QUOTIENT, SELF-EFFICACY DAN DIGITAL SKILL TERHADAP WORK READINESS PETUGAS TILANG ELECTRONIC TRAFFIC LAW ENFORCEMENT (ETLE) DI KOTA BENGKULU

    No full text
    Setiap organisasi membutuhkan sumber daya manusia (SDM) sebagai faktor utama keberhasilan. SDM berperan penting sebagai penggerak, pemikir, dan perencana untuk mencapai tujuan organisasi. SDM dituntut proaktif mengembangkan diri, menjadi pembelajar yang bekerja keras dengan semangat, sehingga potensinya maksimal. Pencapaian tujuan organisasi bergantung pada kontribusi SDM dalam perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengoordinasian, dan pengawasan. Individu memerlukan pekerjaan untuk aktualisasi diri dan memenuhi kebutuhan hidup, yang membutuhkan kesiapan kerja berupa kematangan fisik, mental, pengalaman, pengetahuan, dan keahlian. Emotional quotient merujuk kepada kemampuan individu untuk mengenali, memahami, dan mengelola emosi diri sendiri serta mengenali dan memengaruhi emosi orang lain. Self Efficacy mengacu kepada keyakinan individu terhadap kemampuannya untuk menyelesaikan tugas atau mencapai tujuan tertentu dan mencakup penilaian diri mereka mengenai kompetensi dan kapasitas dalam menghadapi tantangan atau situasi yang mungkin sulit. Digital Skill dimaknai sebagai kemampuan individu untuk menggunakan perangkat, aplikasi, dan jaringan digital dalam berbagai aktivitas, termasuk pencarian informasi, komunikasi, dan penyelesaian tugas. Work Readiness merupakan kesiapan individu alam menghadapi tuntutan dan tanggung jawab pekerjaan secara efektif di lingkungan profesional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh emotional quotient, self efficacy, dan digiutal skill terhadap work readiness petugas Electronic Traffic Law Enforcement (Etle) Di Kota Bengkulu. Dengan menguji pengaruh variabel independent secara parisal dan secara simultan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain explanatory research. Data dalam penelitian ini diperoleh dari penyebaran kuesioner kepada 239 Petugas Electronic Traffic Law Enforcement (Etle) Di Kota Bengkulu, 223 orang di antaranya berpartisipasi dalam pengisian kuesioner, teknik sampling yang digunakan adalah sensu. Selanjutnya untuk analisis data, menggunakan program SEM-PLS versi 4.0.9. Hasil analisis menunjukkan bahwa emotional quotient, self efficacy, dan digiutal skill secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap work readiness petugas Electronic Traffic Law Enforcement (Etle) Di Kota Bengkulu. Selain itu, emotional quotient, self efficacy, dan digiutal skill secara simultan terbukti berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap work readiness petugas Electronic Traffic Law Enforcement (Etle) Di Kota Bengkulu. Temuan dari penelitian ini dapat memberikan masukan berharga bagi intansi yang berwenang dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dari program Electronic Traffic Law Enforcement (Etle) Di Kota Bengkulu, dalam merancang strategi dan kebijakan yang efektif untuk memperbaiki, mempertahankan, dan meningkatkan dampak positif dari variabel-variabel yang diteliti terhadap work readiness petugas pelaksana. Dengan demikian, organisasi dapat terus melakukan transformasi dan perbaikan dari waktu ke waktu. Untuk penelitian selanjutnya yang memiliki konstruk serupa, saran untuk peneliti selanjutnya agar dapat memodifikasi dan mengembangkan model-model yang relevan atau menambahkan variabel sesuai dengan kondisi masa depan, sehingga hasilnya tetap relevan dan dapat memperkaya pengetahuan di bidang manajemen sumber daya manusia. Kata Kunci : Work Readiness, Emotional Quotient, Self Efficacy, Digital Skill

    6,135

    full texts

    31,735

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UNIB Scholar Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇