University of Bengkulu

UNIB Scholar Repository
Not a member yet
    31735 research outputs found

    ANALISIS KINERJA SIMPANG TIGA TAK BERSINYAL KOTA BENGKULU (Studi Kasus : Jalan Jawa – Jalan Bangka)

    No full text
    Simpang tiga tak bersinyal merupakan salah satu bentuk persimpangan yang sering dijumpai dikawasan perkotaan maupun pedesaan. Persimpangan ini memiliki karakteristik khusus karena hanya melibatkan tiga lengan jalan yang saling bertemu tanpa adanya pengaturan lalu lintas berupa lampu lalu lintas. Penelitian ini dilakukan di Jalan Jawa - Jalan Bangka yang berdekatan dengan perkantoran, sekolah, dan pasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pelayanan yang diberikan simpang tiga Jalan Jawa - Jalan Bangka Kota Bengkulu dengan metode yang digunakan adalah Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Data lalu lintas diperoleh dari pencacahan jumlah kendaraan dilapangan selama dua hari pada jam sibuk dan disajikan dalam bentuk tabel dan kemudian dianalisis. Berdasarkan hasil penelitian analisis kinerja simpang tiga Jalan Jawa - Jalan Bangka Kota Bengkulu diperoleh arus jam puncak terjadi pada Hari Senin tanggal 10 Maret pukul 07.15-07.30 WIB sebanyak 487 kendaraan. volume lalu lintas puncaknya diperoleh sebesar 805,6 SMP/jam. kapasitas simpang kondisi eksisting sebesar 2433,02 SMP/jam. derajat jenuh 0,82, tundaan lalu lintas 9,726 detik, tundaan lalu lintas jalan mayor 8,11 detik, tundaan geometri 4,21 detik, tundaan simpang 13,939 detik, dan peluang antrian 26,80%-53,15%. Hasil dari analisis menunjukan bahwa Tingkat pelayanan pada jalan Jawa – Bangka Kota Bengkulu pada jam puncak Adalah D Kata Kunci: Simpang Tak bersinyal, Analisis Simpang, Tingkat Pelayana

    IMPLEMENTASI CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) OLEH PT PUTRA MAGA NANDITAMA DI DESA GUNUNG SELAN KABUPATEN BENGKULU UTARA

    No full text
    Tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan atau dengan kata lain Corporate Social Responsibility (CSR) pada dasarnya merupakan suatu tanggung jawab berkelanjutan yang dikeluarkan oleh pihak perusahaan dalam tujuan menjaga hubungan sosial dan lingkungan wilayah sekitar perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis implementasi program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilakukan oleh PT Putra Maga Nanditama di Desa Gunung Selan, Kabupaten Bengkulu Utara dan dampak program CSR PT Putra Maga Nanditama terhadap kesejahteraan masyarakat Desa Gunung Selan, Kabupaten Bengkulu Utara, Jenis penelitian yang digunakan dalam adalah penelitian hukum empiris, adapun hasil penelitian ini adalah pelaksanaan CSR oleh PT Putra Maga Nanditama di Desa Gunung Selan mencerminkan implementasi tanggung jawab hukum dalam bentuk sosial dan moral, sekaligus memenuhi prinsip kemanfaatan hukum dengan memberikan kontribusi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat luas. Program ini menunjukkan bahwa hukum, dalam bentuk kewajiban sosial perusahaan, dapat berjalan selaras dengan prinsip utilitarianisme, yakni menciptakan kebahagiaan dan manfaat sebesar-besarnya bagi komunitas tempat perusahaan beroperasi dan program CSR PT Putra Maga Nanditama memberikan dampak positif yang nyata terhadap kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat Desa Gunung Selan. Melalui penciptaan lapangan kerja dan bantuan kepada kelompok rentan, program ini memperkuat ketahanan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Di bidang pendidikan, meskipun belum merata, beasiswa dan fasilitas yang didukung perusahaan serta pengalaman kerja memberikan kontribusi terhadap pengembangan kapasitas SDM lokal. Saran penelitian ini perusahaan agar tetap memerikan dan melaksanakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) agar meningkatakan kesejahteraan masyarkat Kata Kunci: Bengkulu Utara,CSR, Gunung Selan, PT Putra Maga Nanditam

    ADAPTASI TENAGA KERJA PEREMPUAN AKIBAT PENGGUNAAN HARVESTER COMBINE MACHINE PADA USAHATANI PADI SAWAH

    No full text
    Studi ini bertujuan untuk mengetahui adaptasi pekerja perempuan di bawah tanah akibat penerapan HCM di desa Durian Seginim. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan di Kabupaten Bengkulu Selatan, Kecamatan Seginim, Desa Durian Seginim. Sampel penelitian terdiri dari 50 tenaga kerja perempuan. Data dikumpulkan menggunakan metode Probability Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi tenaga kerja perempuan pada indikator bekerja di lahan yang tidak menggunakan HCM, mayoritas pada sub indikator panen padi sebanyak 5 tenaga kerja perempuan dengan persentase 10%. Pada indikator bekerja di desa lain yang tidak menggunakan HCM, mayoritas tidak adanya frekuensi adaptasi atau tidak melakukan adaptasi. Pada indikator bertemu dan berbicara sesama warga desa secara berkelompok, mayoritas pada sub indikator arisan sebanyak 37 tenaga kerja perempuan dengan persentase 74%. Pada indikator mencari pekerjaan lain di luar sector pertanian, mayoritas pada sub indikator buruh dan kerajinan tangan sebanyak 2 tenaga kerja perempuan dengan persentase 4%. Pada indikator mencari pekerjaan di luar usahatani padi sawah, mayoritas pada sub indikator panen kopi sebanyak 16 tenaga kerja perempuan dengan persentase 32%. Kata Kunci : Adaptasi, Tenaga Kerja Perempuan, Dampak, Harvester Combine Machine. (Program Studi Agribisnis, Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu 2025

    PENGARUH KARAKTERISTIK KONSUMEN TERHADAP NILAI PEMBELIAN USAHA SEBLAK HOT BANDUNG DI PANTAI PANJANG KOTA BENGKULU

    No full text
    Studi ini bertujuan untuk mengetahui untuk menganalisis nilai pembelian konsumen, dan untuk menganalisis pengaruh umur, jenis kelamin, pendidikan, dan pendapatan responden terhadap nilai pembelian konsumen pada Seblak Hot Bandung di Pantai Panjang Kota Bengkulu. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan regresi linier berganda. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 5 variabel, baik variabel bebas dan terikat maka jumlah yang akan digunakan sebanyak 50 responden. Data menggunakan data primer melalui kuesioner dan dokumentasi selama wawancara, serta data sekunder yang diperoleh dari penelitian sebelumnya dan referensi yang tersedia. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata nilai pembelian dalam satu bulan adalah sebesar Rp71.320, dengan nilai terendah Rp20.000 dan nilai tertinggi Rp322.000. Dari persentase, sebesar 88% konsumen mengeluarkan nilai pembelian per bulan antara Rp20.000–120.000, kemudian sebesar 6% mengeluarkan nilai pembelian antara Rp121.000–221.000, dan sebesar 6% lagi mengeluarkan antara Rp222.000–Rp322.000. rata-rata nilai pembelian konsumen termasuk dalam kategori nilai pembelian rendah. Hasil uji F menunjukkan nilai F hitung 2,665 > F tabel 2,561 adanya pengaruh signifikan dengan nilai sebesar 0,044. Hasil uji t menunjukkan hanya variabel jenis kelamin yang berpengaruh signifikan dengan nilai t hitung 2,892 > t tabel 1,677 terhadap nilai pembelian. Sedangkan variabel yang tidak berpengaruh variabel umur, lama pendidikan, dan pendapatan responden. Kemudian hasil uji koefisien determinan menunjukkan variabel jenis kelamin, umur, lama pendidikan, dan pendapatan responden berpengaruh sebesar 19,2%, sedangkan 80,8% dipengaruhi oleh variabel yang tidak masuk dalam perhitungan yang mungkin memberi pengaruh yang besar tapi tidak digunakan di dalam penelitian ini. Kata Kunci: Pengaruh, Karakteristik Konsumen, Nilai Pembelian. (Program Studi Agribisnis, Jurusan Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu 2025

    ANALISIS KUAT TEKAN MORTAR GEOPOLIMER DENGAN VARIASI ALKALI RATIO (SS/SH) 2,5

    No full text
    Industri semen telah menyumbang 7% polusi CO2 dunia, beton geopolimer hadir sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan dengan memanfaatkan limbah industri contohnya FABA (Fly Ash and Bottom Ash). Geopolimer merupakan material yang dihasilkan dari material yang memiliki Silika (SiO2) dan Alumina (Al2O3) tinggi yang direaksikan dengan larutan alkali aktivator. Bengkulu memiliki PLTU Teluk Sepang yang menghasilkan FABA (Fly Ash and Bottom Ash) yang digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini berfokus pada penggunaan fly ash pada mortar geopolimer serta menganalisis dampak dari kalsinasi fly ash terhadap kuat tekan mortar geopolimer, kalsinasi dilakukan selama 8 jam hingga suhu ± 500°C secara konvensional. Benda uji yang digunakan berukuran 5×5×5 cm dengan total 72 sampel. Rasio perbandingan Sodium Silikat (SS)/Na2SiO3 dan Sodium Hidroksida (SH)/NaOH ditetapkan sebesar 2,5 dan konsentrasi larutan NaOH sebesar 8M. Curing dilakukan pada suhu ± 80°C dengan menggunakan oven selama 24 jam. Nilai kuat tekan didapatkan pada mortar geopolimer pada hari ke 7 sudah mencapai 92,9% dari kuat tekan pada umur 28 hari, kuat tekan hari ke 28 di dapat kan sebesar 38,1 MPa, kalsinasi dapat mempercepat mortar mencapai kuat tekan optimum nya. Kalsinasi meningkatkan kuat tekan awal signifikan, mencapai 97,7% lebih tinggi pada umur 7 hari dibanding mortar dengan fly ash tanpa kalsinasi, dengan selisih 11,5% pada umur 28 hari. Pola kuat tekan mortar dengan fly ash kalsinasi cenderung datar, sedangkan fly ash normal candrung mirip dengan mortar biasa, dengan peningkatan bertahap. Hasil uji vicat menunjukan kalsinasi mempercepat waktu setting hingga 46,8% lebih cepat dibanding fly ash normal. Kata Kunci: Mortar Geopolimer, Kalsinasi, Fly Ash, Kuat Teka

    PERSEPSI DAN PERILAKU KONSUMEN TERHADAP PEMBELIAN PRODUK ROTI AOKA DI KECAMATAN MUARA BANGKA HULU (Kasus Disinyalir Mengandung Bahan Pengawet Kosmetik Natrium Dehidroasetat)

    No full text
    Persepsi masyarakat adalah cara pandang dan penilaian yang diberikan oleh individu atau kelompok terhadap fenomena yang terjadi di sekitar mereka. Tujuan penelitian yaitu menganalisis persepsi perilaku dan hubungan konsumen terhadap produk Roti Aoka di Kecamatan Muara Bangka Hulu setelah munculnya isu tentang kandungan Natrium Dehidroasetat. Penentuan lokasi penelitian ini dipilih secara sengaja (purposive) yaitu di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu. Metode Accidental sampling/Convenience sampling merupakan metode yang digunakan untuk memperoleh sampel dalam penelitian ini di Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu. Pengumpulan data penelitian diperoleh melalui data primer dan data sekunder. Kuesioner merupakan salah satu teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawabnya. Analisis Rank Spearman adalah uji statistik yang dipakai untuk melihat ada tidaknya hubungan antar variabel dalam data (rank) yang berskala ordinal. Variabel yang akan diukur hubungannya pada penelitian ini adalah antara variabel persepsi dan atribut produk dengan perilaku pembelian konsumen terhadap Roti Aoka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi konsumen terhadap atribut rasa roti aoka di Kelurahan Muara Bangka Hulu dengan skor rata-rata 22,21, persepsi konsumen terhadap atribut aroma roti aoka di Kelurahan Muara Bangka Hulu dengan skor rata-rata 21,55, persepsi konsumen terhadap atribut harga roti aoka di Kelurahan Muara Bangka Hulu dengan skor rata-rata 22,77, persepsi konsumen terhadap atribut tampilan produk roti aoka di Kelurahan Muara Bangka Hulu dengan skor rata-rata 21,31, Persepsi konsumen terhadap atribut tampilan kemasan roti aoka di Kelurahan Muara Bangka Hulu dengan skor rata-rata 21,88 dan dengan total persepsi konsumen 109,72. Total perilaku konsumen pada produk roti aoka di Kelurahan Muara Bangka Huludengan rata-rata skor 81,77. Secara keseluruhan, rata-rata skor perilaku konsumen mencapai 81,77, yang masuk dalam kategori baik. Kata Kunci: Tingkat Persepsi, Konsumen, Rank Sperman (Program Studi Agribisnis, Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu

    POTENSI AKTIVITAS ANTIBAKTERI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER BUAH SAPAT (Macaranga tanarius (L.) Müll. Arg.) TERHADAP Mycobacterium tuberculosis SECARA IN-SILICO

    No full text
    Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit infeksi utama yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan masih menjadi masalah kesehatan global, dengan resistensi terhadap obat-obatan anti-TB seperti rifampisin yang menuntut penemuan agen terapeutik baru yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan senyawa metabolit sekunder terbaik dari buah sapat (Macaranga tanarius (L.) Müll. Arg.)) sebagai kandi dat obat anti�tuberkulosis serta interaksi dari senyawa metabolit sekunder terhadap protein target M. tuberculosis. Penelitian ini dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol, kemudian ekstrak dianalisis menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) untuk mengidentifikasi senyawa bioaktif. Hasil analisis GC-MS menunjukkan adanya 15 senyawa, dengan 10 senyawa teridentifikasi sebagai metabolit sekunder. Senyawa-senyawa tersebut diuji Lipinski Rule of Five, didapatkan 6 senyawa yang memenuhi kreteria untuk dijadikan sebagai obat. Selanjutnya dianalisis interaksinya terhadap target protein RNA polymerase beta-subunit (rpoB) dari M. tuberculosis (PDB ID: 5UHB). Nilai afinitas dihitung berdasarkan energi bebas Gibbs (ΔG), semakin negatif nilai ΔG menunjukkan interaksi yang lebih stabil. Senyawa (-)-Globulol menunjukkan memiliki interaksi paling relevan dengan residu-residu aktif protein target, yakni menyerupai pola pengikatan ligan asli, termasuk ikatan hidrogen dengan SER C:456. Energi bebas ikatan yang dicapai adalah –4,60 kcal/mol. Interaksi hidrogen dan hidrofobik yang terbentuk mendukung kestabilan kompleks ligan-protein, sehingga (-)-Globulol dinilai paling potensial sebagai kandidat inhibitor alternatif rpoB, terutama dalam menghadapi resistensi terhadap obat lini pertama.. Temuan ini memberikan dasar yang kuat untuk pengujian lebih lanjut melalui pendekatan in-vitro dan in-vivo. Kata Kunci : Aromandendrene, Docking, Resisten, RpoB dan Tuberculosi

    ANALISIS DAN SIMULASI KINERJA SIMPANG 3 TAK BERSINYAL MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK PTV VISSIM (Studi Kasus Simpang 3 Kenanga 2 Kota Lubuklinggau)

    No full text
    Kinerja simpang tak bersinyal merupakan salah satu aspek penting dalam kelancaran arus lalu lintas disuatu kota. Simpang 3 Jalan Jenderal Sudirman – Jalan kenanga 2 di Kota Lubuklinggau merupakan salah satu titik kemacetan akibat meningkatnya volume kendaraan serta kurangnya pengaturan lalu lintas yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang tak bersinyal menggunakan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2023 serta melakukan simulasi pemodelan dengan perangkat lunak PTV Vissim. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh melalui survei lapangan yang mencakup volume lalu lintas, kondisi geometrik simpang, serta hambatan samping. Parameter yang dianalisis meliputi kapasitas simpang, derajat kejenuhan, tundaan kendaraan, serta peluang antrian. Hasil perhitungan pada kondisi tertinggi pada simpang jalan kenenga 2 kota lubuklinggau terjadi pada Hari Senin, 13 januari 2025 pada pukul 07.00-07-15 WIB dengan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2023 yang dilakukan secara langsung didapatkan nilai dari kapasitas simpang sebesar 2659,21 SMP/Jam, derajat kejenuhan simpang sebesar 0,38 dengan tundaan rata-rata 4,73 detik. Hasil simulasi dengan PTV Vissim menunjukkan bahwa panjang antrian rata-rata kendaraan adalah 5,39 meter dengan tundaan sebesar 6,39 detik. Berdasarkan kedua metode tersebut, tingkat pelayanan (Level of Service/LOS) berdasarkan dari Peraturan Kementrian Perhubungan No.96 tahun 2015 simpang jalan kenanga 2 Kota Lubuklinggau berada pada kategori B, maka tidak perlu dilakukan penanganan simpang. Kata kunci :Analisis Lalu Lintas, Simpang Tak Bersinyal, Simulasi Lalu Lintas, PTV Vissim, Level of Service

    PENGARUH PEMBERIAN DOSIS KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN PUPUK FOSFOR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL UBI JALAR (Ipomoea batatas L.) DI LAHAN ENTISOL

    No full text
    Pemanfaatan lahan marginal dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan produksi tanaman ubi jalar. Salah satu jenis lahan marginal yang dapat dimanfaatkan adalah tanah Entisol. Namun, rendahnya kandungan hara pada tanah Entisol menyebabkan perlunya pemberian hara untuk meningkatkan kesuburan tanah. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan pupuk organik berupa kompos tandan kosong kelapa sawit yang dipadukan dengan pupuk anorganik, seperti pupuk fosfor. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis terbaik kompos tandan kosong kelapa sawit dan pupuk fosfor serta menentukan interaksi antara keduanya terhadap pertumbuhan dan hasil ubi jalar pada lahan Entisol. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan September 2024 hingga Januari 2025, di lahan Entisol di Kelurahan Kuala Alam, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu, dengan ketinggian tempat sekitar 5 mdpl (meter di atas permukaan laut). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan dua faktor. Faktor pertama terdiri dari kompos tandan kosong kelapa sawit yang terdiri dari 3 taraf: 5 ton/ha, 10 ton/ha dan 15 ton/ha. Faktor kedua adalah dosis pupuk fosfor yang terdiri dari 3 taraf: 25 kg/ha, 35 kg/ha dan 45 kg/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos tandan kosong kelapa sawit berpengaruh terhadap variabel jumlah daun dan jumlah umbi per petak dengan dosis 15 ton/ha. Pemberian pupuk fosfor berpengaruh terhadap variabel jumlah daun dengan dosis 45 kg/ha. Namun, tidak terdapat interaksi antara pemberian kompos tandan kosong kelapa sawit dan pupuk fosfor terhadap semua variabel pengamatan. (Program Studi Agroekoteknologi, Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu

    STUDI EFEKTIVITAS LEMPUNG ALAM KABUPATEN KEPAHIANG TERAKTIVASI SURFAKTAN COCAMIDOPROPYL BETAINE (CAPB) DAN APLIKASINYA DALAM ADSORPSI METHYLENE BLUE

    No full text
    Lempung merupakan mineral silikat dengan struktur berlapis dan ukuran partikel <2 µm, memiliki luas permukaan spesifik tinggi dan kapasitas tukar kation besar, sehingga efektif sebagai adsorben. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas lempung alam Kabupaten Kepahiang yang diaktivasi menggunakan surfaktan cocamidopropyl betaine (CAPB) dalam mengadsorpsi zat warna methylene blue (MB). Aktivasi lempung dengan CAPB berhasil dilakukan, sebagaimana dikonfirmasi melalui spektra FTIR pada bilangan gelombang 2919 cm⁻¹. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lempung teraktivasi CAPB memiliki efisiensi adsorpsi terendah terhadap MB, yaitu dengan rata-rata 95,14% dibandingkan dengan lempung sebelum aktivasi, sebesar 97,26% dan lempung setelah pencucian akuades sebesar 97,16% pada massa 0,01 g. Penurunan efisiensi pada lempung teraktivasi CAPB disebabkan oleh interaksi antara muatan positif CAPB dan MB yang juga bersifat kationik sehingga mengurangi afinitas adsorpsi. Selain itu, peningkatan massa dan waktu kontak pada lempung teraktivasi CAPB menunjukkan peningkatan efisiensi adsorpsi mencapai 97,11% pada massa 0,04 g dan 97,21% pada waktu kontak 40 menit. Kata kunci: Lempung alam, CAPB, Adsorpsi, Methylene Blu

    6,135

    full texts

    31,735

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UNIB Scholar Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇