31735 research outputs found
Sort by
EFEKTIVITAS LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL DENGAN METODE BRAINSTORMING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PERENCANAAN KARIER SISWA
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan efektivitas layanan bimbingan
klasikal dengan metode brainstorming untuk meningkatkan pemahaman
perencanaan karier siswa. Penelitian dilakukan menggunakan metode
eksperimen dengan two group pre-test post-test control design. Populasi
dalam penelitian adalah seluruh kelas XI SMA Negeri 5 Kota Bengkulu
yang berjumlah 445 siswa. Sampel penelitian berjumlah 37 siswa kelas
eksperimen dan 37 siswa kelas kontrol diambil dengan teknik simple
random sampling.Teknik pengumpulan data menggunakan tes pemahaman
perencanaan karier dan analisis data penelitian menggunakan uji non
parametrik (Mann Whitney). Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat
perbedaan tingkat pemahaman perencanaan karier antara siswa yang
menerima layanan bimbingan klasikal dengan metode brainstorming dan
pemahaman perencanaan karier pada siswa yang menerima layanan
bimbingan klasikal tanpa metode brainstorming. Maka hasil penelitian
menunjukkan bahwa layanan bimbingan klasikal metode brainstorming
efektif terhadap pemahaman perencanaan karier siswa.
Kata Kunci: Perencanaan Karier, Layanan Bimbingan Klasikal,
Metode Brainstormin
EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK MINDFULLNESS TEKNIK SELF-COMPASSION UNTUK MENGURANGI OVER SELF-CRITICISM SISWA
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan efektivitas konseling kelompok
mindfullness teknik self-compassion untuk mengurangi over self-criticism siswa.
Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan two group pre-test
post-test design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri
6 Kota Bengkulu yang berjumlah 36 siswa. Sampel penelitian dengan jumlah
sampel 10 siswa diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan
data menggunakan angket over self-criticism dengan model skala Likert. Teknik
analisis data penelitian menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
over self-criticism siswa sebelum diberikan layanan konseling kelompok
mindfullness dengan teknik self-compassion skor rata-rata 145.2 dengan kategori
tinggi. Skor rata-rata setelah diberikan layanan konseling kelompok mindfullness
dengan teknik self-compassion 74,8 dengan kategori rendah. Hasil uji-t
menunjukkan nilai 73,070. Diketahui hasil penelitian bahwa terdapat efektivitas
konseling kelompok mindfullness teknik self-compassion untuk mengurangi over
self-critisicm siswa. Berdasarkan hasil penelitian maka disarankan layanan
konseling kelompok mindfullness teknik self-compassion dapat dijadikan salah satu
pilihan program bimbingan dan konseling di sekolah yang perlu diterapkan oleh
guru BK untuk meningkatkan minat siswa melanjutkan kesekolah menengah
kejuruan.
Kata Kunci : Over Self-Criticism, Self-Compassion, Konseling Kelompok
Mindfullnes
ANALISIS GERAK KETERAMPILAN PASSING BAWAH DALAM PERMAINAN BOLA VOLI SMPN 2 KOTA BENGKULU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemapuan analisis gerak keterampilan
passing bawah dalam permainan bola voli SMPN 02 Kota Bengkulu. Penelitian
ini memggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah
peserta ekstra kurikuler permainan bola voli SMPN 02 Kota Bengkulu. Teknik
pengumplan data menggunakan observasi, angket, dokumentasi. Analisis data
dilakaukan dengan langkah sebagai berikut; analisis deskriptif, penyajian data,
pengumpulan data, dan penarikan kesimpulan. Data dalam penelitian ini
merupakan menganalisis gerak keterampilan Passing bawah dalam permainan
bola voli SMPN 2 Kota Bengkulu yang dilakukan dengan menggunakan metode
angket. Hasil penelitian dan hasilan analisis data yang telah dilakukan, diperoleh
hasil sebesar 61,25% dapat disimpulkan bahwa peserta exstra kurikuler sangat
kurang dalam melakukan keterampilan passing bawah permainan bola voli di
SMPN 2 Kota Bengkulu.
Kata Kunci: Passing bawah, Keterampilan, Permainan Bola Voli
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS DISCOVERY LEARNING PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PESERTA DIDIK
Kurang optimalnya bahan ajar yang selama ini digunakan menyebabkan rendahnya
hasil belajar peserta didik pada materi persamaan garis lurus. Berdasarkan analisis
angket, wawancara, dan uji coba soal tes, rendahnya hasil belajar dipengaruhi oleh
kurangnya kemampuan pemecahan masalah matematis. Oleh karena itu, diperlukan
bahan ajar berupa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang membantu
meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis. Tujuan penelitian ini
adalah mengembangkan LKPD pada materi persamaan garis lurus yang valid,
praktis, dan efektif untuk melatih kemampuan pemecahan masalah matematis
peserta didik di kelas VIII SMP Negeri 13 Kota Bengkulu. Subjek penelitian ialah
peserta didik kelas VIII-B yang berjumlah 29 peserta didik. Penelitian ini
merupakan Penelitian dan Pengembangan menggunakan model ADDIE yang
terdiri dari lima tahapan : Analyze, Design, Develop, Implementation, dan
Evaluation. Instrumen penelitian meliputi angket analisis kebutuhan, pedoman
wawancara analisis kurikulum pedoman analisis karakteristik peserta didik, lembar
validasi, lembar kepraktisan, dan soal tes kemampuan pemecahan masalah
matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan
berada pada kategori sangat valid dengan rata-rata skor 0,89. LKPD dikatakan
sangat praktis dengan rata-rata skor 84% menurut peserta didik, dan 97% menurut
pendidik. Efektivitas LKPD dilihat melalui tingkat ketuntasan klasikal yang
mencapai 83%, serta perolehan nilai N-Gain yang memperoleh rata-rata skor 0,69
atau pada kategori sedang.
Kata kunci : LKPD, Discovery Learning, Pemecahan Masalah Matemati
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS X SMA
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan E-LKPD berbasis Discovery Learning
untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis kelas X SMA
yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan
(Research and Development) dengan model pengembangan 4D yaitu Define
(Pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan), Disseminate
(Penyebaran) namun dalam penelitian ini hanya sampai pada tahap Develop
(Pengembangan). Instrumen penelitian terdiri dari lembar validasi, lembar
kepraktisan, dan tes kemampuan pemahaman konsep matematis. Penelitian ini
menghasilkan E-LKPD berbasis Discovery Learning untuk meningkatkan
kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik kelas X memenuhi
kriteria: 1) Sangat valid berdasarkan 53 pernyataan yang terdiri dari 17 pernyataan
aspek isi, 16 pernyataan aspek konstruk, 6 pernyataan aspek bahasa, 14 pernyataan
aspek media; 2) Praktis berdasarkan 15 pernyataan; 3) Efektif berdasarkan
ketuntasan belajar klasikal yaitu 88% peserta didik yang tuntas memperoleh nilai
KKM, dan hasil perhitungan N-Gain kemampuan pemahaman konsep dengan rata
rata N-Gain 0,72 berada pada kategoti tinggi.
Kata kunci: Discovery Learning, E-LKPD, Kemampuan Pemahaman Konse
MAKNA SIMBOLIK TARI PERSEMBAHAN TARIAN MAPAK DI KABUPATEN EMPAT LAWANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna simbolik yang terkandung
dalam tari persembahan Tarian Mapak di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera
Selatan. Tarian Mapak merupakan bagian dari tradisi budaya masyarakat yang
berfungsi sebagai bentuk penghormatan terhadap tamu dan simbol nilai-nilai adat.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dan
menganalisis data berdasarkan teori semiotik Charles Sanders Peirce, yang
membagi tiga elemen menjadi representamen (tanda), acuan tanda (object), dan
pemaknaan (interpretant). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi,
wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
setiap elemen dalam Tarian Mapak seperti gerakan tari, busana, properti, dan
struktur pertunjukan memiliki makna simbolik yang mencerminkan nilai spiritual,
penghormatan kepada tamu yang datang, serta identitas budaya masyarakat Empat
Lawang. Simbol-simbol dalam tarian ini menjadi sarana komunikasi budaya yang
merepresentasikan hubungan manusia dengan alam, sesama, dan penciptanya.
Kata kunci: Tarian Mapak, makna simbolik, semiotik, Charles Sanders
Peirce, Empat Lawan
IMPLEMENTASI PRINSIP RETORIKA PRESENTER TELEVISI DALAM MENARIK MINAT PEMIRSA PADA PROGRAM ACARA UMKM RB TV
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip retorika presenter televisi dalam
menarik minat pemirsa pada program acara UMKM RB TV. Prinsip retorika yang digunakan
meliputi invention (penemuan), arrangement (pengaturan), style (gaya), delivery (penyampaian),
dan memory (ingatan). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan
teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam terhadap pimpinan RB TV,
presenter, dan pemirsa, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa presenter
RB TV mampu menguasai materi (invention), menyusun alur komunikasi yang terstruktur
(arrangement), menggunakan gaya bahasa yang komunikatif (style), menyampaikan pesan dengan
jelas dan menarik (delivery), serta mengingat poin-poin penting selama siaran (memory).
Kombinasi prinsip-prinsip ini tidak hanya meningkatkan kredibilitas presenter tetapi juga
menciptakan keterlibatan emosional dengan pemirsa, sehingga berdampak positif pada minat dan
loyalitas pemirsa terhadap program UMKM RB TV. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam
bidang jurnalistik, khususnya terkait peran retorika presenter televisi dalam meningkatkan daya
tarik program acara. Temuan ini dapat menjadi referensi bagi stasiun televisi lokal untuk
mengoptimalkan kualitas presenter melalui pelatihan retorika dan evaluasi program berbasis
umpan balik pemirsa
Kata Kunci: Minat Pemirsa, Presenter Televisi, Retorika, RB TV, UMKM
EVALUASI IMPLEMENTASI PERWAL NOMOR 37 TAHUN 2019 TENTANG KEBIJAKAN DAN STRATEGI PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DAN SAMPAH SEJENIS SAMPAH RUMAH TANGGA (JAKSTRADA) PADA KAWASAN TAMAN SIMPANG KANDIS KOTA BENGKULU
Permasalahan pengelolaan sampah di Kota Bengkulu masih menjadi isu serius
meskipun telah diterbitkan Peraturan Walikota Bengkulu Nomor 37 Tahun 2019
tentang Kebijakan dan Strategi Kota Bengkulu dalam Pengelolaan Sampah Rumah
Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga (JAKSTRADA). Penelitian
ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi kebijakan dan strategi tersebut,
khususnya di kawasan Taman Simpang Kandis. Penelitian menggunakan metode
kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Evaluasi dilakukan berdasarkan aspek output dan
outcome sesuai model Wayne Parsons. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pelaksanaan JAKSTRADA di Taman Simpang Kandis belum optimal. Pada aspek
output, LPM Sumber Jaya cukup berhasil dalam mengurangi timbulan sampah,
namun belum melaksanakan upaya pendauran ulang dan pemanfaatan kembali
sampah. Pengumpulan dan pengangkutan sampah sudah berjalan baik, tetapi
proses pemilahan, pengelolaan, dan pemrosesan akhir belum terlaksana baik di
kawasan Taman Simpang Kandis maupun Kota Bengkulu. Pada aspek outcome,
respons masyarakat terhadap pelaksanaan JAKSTRADA cukup baik, terlihat dari
adanya perubahan pengurangan sampah di Taman Simpang Kandis. Namun, LPM
Sumber Jaya masih menghadapi kendala dalam penjualan hasil daur ulang sampah.
Selain itu, hingga penelitian ini dilakukan, belum ada evaluasi terkait pelaksanaan
JAKSTRADA, sehingga diperlukan perhatian lebih untuk perbaikan implementasi
di masa mendatang.
KataKunci : Evaluasi, Kebijakan dan Strategi, Pengelolaan Sampa
PENGARUH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS DAN SELF-EFFICACY SISWA KELAS X SMA NEGERI 12 KEBERBAKATAN OLAHRAGA BENGKULU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berdiferensiasi
terhadap kemampuan berpikir kritis dan self efficacy siswa. Jenis penelitian ini
adalah penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh
siswa kelas X SMA Negeri 12 Keberbakatan Olahraga Bengkulu tahun ajaran
2024/2025 yang berjumlah 55 siswa dan sampel penelitian yaitu kelas X 1 dan X 2
yang berjumlah 55 siswa. Instrumen penelitian ini adalah tes kemampuan berpikir
kritis dan angket self efficacy. Analisis data dilakukan dengan uji analysis of
covariance (ANACOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat
pengaruh pembelajaran berdiferensiasi terhadap kemampuan berpikir kritis sebesar
7,5%; (2) terdapat pengaruh pembelajaran berdiferensiasi terhadap self efficacy
siswa sebesar 8,8%; (3) Terdapat pencapaian kemampuan berpikir kritis siswa yang
diajarkan menggunakan pembelajaran berdiferensiasi lebih tinggi diibandingkan
kelas yang diajarkan dengan model konvensional; (4) Terdapat Pencapaian Self
Efficacy siswa yang diajarkan menggunakan pembelajaran berdiferensiasi lebih
tinggi dibandingkan kelas yang diajarkan sengan model pembelajaran
konvensional. Guru sebaiknya melaksanakan pembelajaran dengan memperhatikan
kebutuhan belajar peserta didik, agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara
efektif dan efisien.
Kata Kunci: Pembelajaran berdiferensiasi, Kemampuan Berpikir Kritis, Self
Efficacy
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN IPA TERINTEGRASI KONTEKS PIROLISIS KULIT BUAH KOPI (Coffea canephora) UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP KALOR SISWA
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul Pembelajaran IPA terintegrasi
konteks pirolisis kulit buah kopi untuk meningkatkan penguasaan konsep kalor siswa.
Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan model ADDIE yaitu
analysis, design, development, Implementation, dan evaluation. Sample pada penelitian ini
melibatkan siswa-siswi kelas Kelas VII MTs Negeri 2 Kepahiang. Pada tahap analisis
dilakukan analisis kebutuhan, analisis kompetensi dasar, dan analisis karakteristik bio-oil
hasil pirolisis. Tahap desain dilakukan desain modul dan desain instrumen penguasaan
konsep kalor siswa. Tahap pengembangan dilakukan pengembangan modul dan validasi
ahli. Tahap implementasi dilakukan uji coba skala terbatas. Tahap evaluasi dilakukan
evaluasi setiap tahap. Hasil Penelitian ini yaitu 1) pirolisis kulit buah kopi menunjukkan
bahwa bio-oil yang dihasilkan memiliki kadar air tinggi (85,60%–89,50%), densitas
(1,0128–1,0144 g/cm³), dan viskositas rendah (0,7247–0,8002 mPa·s), yang
mengindikasikan potensi bio-oil sebagai bahan bakar alternatif meskipun masih
memerlukan pemurnian lebih lanjut. 2) Modul pembelajaran yang dikembangkan
dinyatakan sangat layak berdasarkan hasil validasi ahli diperoleh rata-rata sebesar 82%
mencakup aspek materi, kebahasaan, dan kegrafisan. 3) Implementasi modul menunjukkan
peningkatan signifikan penguasaan konsep siswa, dibuktikan melalui hasil uji paired
sample t-test (p<0,05) dan perolehan nilai n-gain yang mayoritas berada pada kategori
sedang dan tinggi. Selain itu, respon siswa terhadap modul sangat positif dengan skor
pemahaman 83%, ketertarikan 85%, serta efektivitas dan efisiensi 83%. Penelitian ini
merekomendasikan pengembangan lanjutan melalui uji coba skala lebih luas serta
pengayaan aktivitas pembelajaran berbasis e-modul interaktif, serta analisis lanjutan
karakteristik bio-oil dari aspek kimiawi dan performa pembakarannya.
Kata kunci: Bio-oil, Konsep Kalor, Modul, Penguasaan Konsep, Pirolisis