University of Bengkulu

UNIB Scholar Repository
Not a member yet
    31735 research outputs found

    GAMBARAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI POLI KLINIK RAWAT JALAN RUMAH SAKIT KHUSUS JIWA SOEPRAPTO PROVINSI BENGKULU

    No full text
    Skizofrenia merupakan salah satu ganguan mental yang paling umum di dunia. Sakizofrenia ialah 1 dari 10 peringkat penyakit yang berkontribusi terhadap years lived with disability (YLDs), di seluruh dunia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Tingkat kepatuhan minum obat pada pasien skizofrenia di poliklinik rawat jalan Rumah sakit khusus jiwa Soeprapto Provinsi Bengkulu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2025 dengan jumlah sampel sebanyak 75 orang. Hasil dari penelitian ini diperoleh sebagian besar responden berusia dewasa sebanyak 44 orang (58,7%), lebih banyak pasien yang berjenis kelamin laki-laki di bandingkan perempuan dengan jumlah 47 orang (62,7%), hampir setengahnya berpendidikan SMA dengan jumlah 30 orang (40%), sebagian besar bekerja dengan jumlah 38 orang (50,7%), sebagian besar pasien dengan status tidak menikah dengan jumlah 42 orang (56%), dan sebagian besar adalah pasien dengan kepatuhan minum obat sedang dengan jumlah 42 orang (56%). Diharapkan hasil penelitian ini menjadi rujukan dalam memantau kepatuhan minum obat yang telah dianjurkan oleh tenaga medis. Kata kunci: skizofrenia, kepatuhan , minum oba

    PENGUKURAN TINGKAT KEBISINGAN PADA PASAR KAGET PEMATANG GUBERNUR PROVINSI BENGKULU

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebisingan serta dampaknya terhadap lingkungan sekitar Pasar Kaget Pematang Gubernur di Provinsi Bengkulu. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui purposive sampling dan pengukuran menggunakan alat Sound Level Meter. Pengambilan data dilakukan setiap 10 menit dari pukul 12.00 hingga 18.00 WIB di tiga titik lokasi, yaitu area pasar, perumahan, dan puskesmas. Hasil pengukuran menunjukkan tingkat kebisingan tunak masing-masing sebesar 65,1 dBA (pasar), 61,5 dBA (perumahan), dan 65,3 dBA (puskesmas). Seluruh nilai tersebut melebihi ambang batas kebisingan yang ditetapkan dalam Kepmen LH No. 48 Tahun 1996, khususnya untuk zona perumahan dan fasilitas kesehatan (55 dBA). Kuesioner yang disebarkan kepada 20 responden menunjukkan bahwa 71% masyarakat merasa terganggu oleh kebisingan, 55% kesulitan dalam beraktivitas, dan 73% mendengar kebisingan secara langsung dari pasar. Analisis ANOVA satu arah menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antara rata-rata kebisingan di ketiga lokasi, yang menandakan bahwa penyebaran kebisingan cukup merata. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa aktivitas pasar dan lalu lintas di sekitarnya menimbulkan tingkat kebisingan yang tinggi dan berdampak negatif terhadap kenyamanan serta kesehatan masyarakat sekitar. Diperlukan upaya pengendalian kebisingan seperti penataan zonasi dan pemasangan peredam suara untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan. Kata kunci: Kebisingan, Sound Level Meter, Pasar, Perumahan, Puskesma

    PERBANDINGAN KESALAHAN PENGUKURAN PADA APLIKASI LUXMETER SMARTPHONE DAN LUXMETER KONVENSIONAL DALAM MENGUKUR INTENSITAS CAHAYA

    No full text
    Luxmeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur intensitas cahaya dengan satuan lux. Seiring dengan kemajuan teknologi, smartphone kini memiliki potensi sebagai alat ukur alternatif yang praktis untuk mengukur intensitas cahaya. Penelitian ini membahas perbandingan kesalahan pengukuran intensitas cahaya antara beberapa jenis smartphone dan luxmeter konvensional. Penelitian dilakukan menggunakan lima merk smartphone berbeda yaitu, Samsung A14, Redmi Note 14 5G, Vivo Y21s, Poco M5 dan Oppo A3s, yang dilengkapi aplikasi Phyphox sebagai aplikasi luxmeter dengan luxmeter konvensional AS803 sebagai acuan. Sumber cahaya yang digunakan yaitu lampu smartbulb yang divariasikan intensitas cahayanya dari 5% hingga 100% dan setiap pengukuran dilakukan pengulangan tiga kali untuk memperoleh data yang akurat. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi signifikan pada tingkat kesalahan pengukuran antar smartphone yang dipengaruhi oleh perbedaan karakteristik dan kualitas sensor cahaya pada masing�masing perangkat. Berdasarkan hasil pengukuran, tingkat kesalahan rata-rata pada aplikasi luxmeter smartphone dibandingkan luxmeter konvensional adalah sebagai berikut : Samsung A14 sebesar 28,03%, Redmi Note 14 5G sebesar 7,67%, Vivo Y21s sebesar 78,82%, Poco M5 sebesar 23,08% dan Oppo A3s sebesar 69,04%. Selain itu, tingkat kesalahan juga dipengaruhi oleh persentase intensitas cahaya lampu, di mana pada intensitas sangat rendah (5%) galat rata-rata dapat mencapai 42,74% sedangkan pada intensitas sangat tinggi (100%) galat rata-rata turun menjadi 38,62%. Kata Kunci : Luxmeter, Intensitas Cahaya, Smartphone, Sensor Cahaya, Akurasi, Ambient Light Sensor

    PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS REALISTIC MATHEMATIC EDUCATION (RME) DENGAN KONTEKS MAKANAN MARTABAK PADA MATERI BANGUN DATAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PESERTA DIDIK DI KELAS IV SD

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) dengan konteks makanan martabak pada materi bangun datar untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa kelas IV sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup lima tahap, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan memiliki karakteristik yang sesuai dengan pendekatan RME, yaitu mengaitkan konsep matematika dengan kehidupan nyata siswa melalui objek yang familiar seperti martabak. Validasi yang dilakukan oleh ahli materi, bahasa, dan desain menyatakan bahwa LKPD layak digunakan dalam pembelajaran, dengan beberapa revisi minor yang telah disesuaikan. Respon pengguna, baik dari guru maupun siswa, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap LKPD, terutama dalam hal keterbacaan, tampilan visual, serta relevansi materi dengan kehidupan sehari-hari. Hasil uji efektivitas menunjukkan peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa, dengan nilai rata-rata pretest sebesar 60,11 meningkat menjadi 88,21 pada posttest, serta nilai N-Gain sebesar 0,648 yang tergolong dalam kategori sedang. Dengan demikian, LKPD berbasis RME dengan konteks makanan martabak terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar kognitif siswa kelas IV SD. Kata kunci: LKPD, Realistic Mathematic Education, bangun datar, hasil belajar kognitif, martaba

    PENGEMBANGAN LKPD IPA BERBASIS KOOPERATIF GROUP INVESTIGATION PADA MATERI WUJUD ZAT DAN PERUBAHANNYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar LKPD IPA berbasis kooperatif Group Investigation pada materi wujud zat dan perubahannya untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Research and Development (R&D) yang menggunakan model pengembangan ADDIE. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data kuantitatif dan data kualitatif. Data kuantitatif didapatkan dengan melalui angket skor penilaian yang diberikan oleh validator sedangkan data kualitatif didapatkan melalui komentar dan saran-saran yang diberikan oleh validator. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa karakteristik bahan ajar LKPD IPA berbasis kooperatif Group Investigation memuat unsur-unsur yang terdapat dalam model pembelajaran Group Investigation diantaranya grouping, planning, investigation, organizing, presenting dan evaluation. Kelayakan bahan ajar LKPD IPA diperoleh berdasarkan validasi ahli materi memperoleh skor 1, validasi ahli bahasa dengan skor 0,94 dan validasi desain atau kegrafikan memperoleh skor sebesar 0,91. Respon pengguna oleh siswa diperoleh presentase sebesar 96%. Hasil pretest diperoleh skor sebesar 64,04 sedangkan hasil posttest diperoleh skor sebesar 90,04 sehingga hasil uji N-Gain berdasarkan hasil belajar kognitif siswa memperoleh presentase sebesar 0,722 dengan kategori tinggi. Keyword: LKPD IPA, Group Investigation, Hasil Belajar Kognitif

    PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS MODEL THINK TALK WRITE (TTW) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS DESKRIPSI SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan produk Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis model Think Talk Write (TTW) untuk meningkatkan keterampilan menulis deskripsi siswa kelas V SD. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Research and Development (R&D) yang menggunakan model ADDIE. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan kualitatif yaitu data kuantitatif menggunakan angket skor penilaian yang diberikan oleh validator sedangkan data kualitataif merupakan kritik serta saran dari validasi ahli. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa perbedaan nilai pretest dan posttest menunjukan peningkatan keterampilan menulis deskripsi siswa kelas V SD Negeri 32 Bengkulu Tengah dengan hasil rata-rata pretest sebesar 35,27 dan rata-rata postest sebesar 86,38 serta hasil uji N-Gain Score menunjukkan rata-rata yang diperoleh sebesar 0,77 dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis model TTW dapat meningkatkan keterampilan menulis deskripsi siswa kelas V SD. Kata kunci: LKPD, Think Talk Write, Keterampilan Menulis Deskripsi

    SUPERVISI AKADEMIK BERBASIS COACHING DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU DI SMKN 2 BENGKULU TENGAH

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan : program supervisi akademik; pelaksanaan supervisi akademik berbasis coaching; dampak supervisi akademik berbasis coaching terhadap profesionalisme guru serta faktor pendukung dan penghambat supervisi akademik berbasis coaching dalam meningkatkan profesionalisme guru di SMKN 2 Bengkulu Tengah. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif, pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan: (1) program supervisi akademik dilaksanakan satu kali tiap semeseter dengan teknik supervisi individual; (2) Implementasi supervisi akademik berbasis coaching dilakukan sudah cukup baik dalam tiga tahapan utama, yaitu pra-observasi, Observasi dan pasca-observasi, yang menekankan refleksi dan umpan balik berbasis coaching; (3) dampak supervisi akademik ini adanya peningkatan keterampilan mengajar, komitmen dalam pengembangan diri, kemauan untuk berinovasi, serta motivasi yang lebih tinggi dalam mengajar; (4) faktor penghambat, kurangnya kompetensi supervisor dalam menerapkan coaching, keterbatasan waktu dan fasilitas. Adapun faktor pendukungnya meliputi dukungan manajemen sekolah, kerja sama antara guru dan supervisor, serta budaya kolaborasi yang semakin kuat. Kata Kunci: Coaching, Profesionalisme Guru, Supervisi Akademik

    KATEGORI PERBUATAN PENYALAHGUNAAN ARETIFICIAL INTELIGENCE DEEPFAKE DALAM KEJAHATAN SIBER PERSPEKTIF PERUDANG UNDANGAN

    No full text
    Penyalahgunaan teknologi deepfake dalam kejahatan siber belum diatur secara khusus dalam hukum positif Indonesia. Penelitian ini penting dilakukan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk penyalahgunaan deepfake serta mendorong hadirnya regulasi khusus yang mampu memberikan kepastian hukum dan perlindungan terhadap korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bentuk kategori perbuatan penyalahgunaan Artificial Intelligence (AI) deepfake dalam kejahatan siber, serta untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengaturan penyalahgunaan Artificial Intelligence (AI) deepfake dalam kejahatan siber perspektif perundang undangan. Penelitian ini menggunakan metode normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun istilah "deepfake " belum diatur secara eksplisit, sejumlah ketentuan dalam peraturan perundang-undangan dapat digunakan untuk menjerat pelaku kejahatan yang menggunakan teknologi ini, terutama melalui pasal-pasal mengenai pencemaran nama baik, konten asusila, penipuan, dan pemerasan. Regulasi khusus tentang deepfake diperlukan karena peraturan yang ada seperti KUHP dan UU ITE belum secara eksplisit mengatur karakteristik teknis dan kompleksitas modus kejahatan berbasis manipulasi visual dan audio oleh AI. Ketentuan yang bersifat umum tidak cukup menjangkau aspek forensik digital, perlindungan data biometrik, hingga tanggung jawab pengembang teknologi dan platform distribusi. Oleh karena itu, regulasi khusus dibutuhkan untuk memberikan kepastian hukum, standar pembuktian, serta perlindungan yang menyeluruh bagi masyarakat dalam menghadapi penyalahgunaan teknologi deepfake yang kian canggih dan masif. Kata kunci: Artificial Intelligence, deepfake , Kejahatan Siber, UU ITE, Hukum Pidana

    PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN INVESTIGASI UNTUK MENINGKATKAN KERJASAMA DAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INGGRIS SISWA KELAS IX SMP NEGERI 1 GUNUNG MEGANG

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran investigasi untuk meningkatkan kerjasama dan prestasi belajar peserta didik, Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dankuasi eksperimen. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IX SMP Negeri 1 Gunung Megang semester ganjil tahun pelajaran 2024/2025. Melalui teknik cluster random sampling maka diperoleh sampel kuasi ekperimen adalah kelas IX.3 dan kelas IX.4 adalah kelas kontrol, instrument penelitian ini menggunakan lembar observasi dan tes. Data penelitian dianalisis dengan statistik yaitu rata-rata (mean), presentase, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran investigasi dapat meningkatkan kerjasama dan prestasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Bahasa Inggris kelas IX SMP Negeri 1 Gunung Megang. Kata kunci : Penerapan metodenpembelajaran investigasi, kerjasama, prestasi belajar

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF ARTICULATE STORYLINE 3 UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA (Studi Mata Pelajaran Dasar – Dasar Teknik Ketenagalistrikan Siswa Kelas X di SMKN 1 Rejang Lebong )

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan pengembangan media Articulate Storyline 3 yang dapat meningkatakan prestasi belajar Dasar – Dasar Teknik Ketenagalistrikan, untuk mendapatkan media pembelajaran yang layak, untuk mendeskripsikan efektifitas pembelajaran dengan Articulate Storyline 3 yang dikembangkan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Penelitian ini termasuk dalam Research and Development, Subjeck dalam penelitian adalah siswa kelas X Teknik Ketenagalistrikan di SMKN 1 Rejang Lebong. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, lembar penelitian dan tes prestasi belajar. Analisis data yang digunakan nili rata – rata dan uji t menggunakan SPSS versi 26. Kesimpulan dari penelitian ini adalah media pembelajaran interaktif Articulate Storyline 3 yang dikembangkan dapat meningkatakan prestasi belajar siswa. Berdasarkan validasi ahli media dan ahli materi serta respon siswa dan dari uji coba skala terbatas dan skala luas pada kelas eksperimen yang menggunakan media pembelajaran interaktif Articulate Storyline 3 dan kelas control yang tidak menggunakan media pembelajaran terdapat perbedaan yang signifikan, media pembelajaran yang dikembangkan menarik , bervariasi serta dilengkapi dengan simulasi rangkaian yang tepat dan efektif dapat membantu meningkatakan prestasi belajara pada Pelajaran Dasar – Dasar Teknik Ketenagalistrikan siswa kelas X pada SMKN 1 Rejang Lebong Kata kunci : Articulate Story

    6,135

    full texts

    31,735

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UNIB Scholar Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇