31735 research outputs found
Sort by
ENGLISH TEACHERS IMPLEMENTATION OF INTERACTIVE DIGITAL STORYTELLING TO PROMOTE HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) ON SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS AT SMAN 11 BENGKULU
Interactive Digital Storytelling (IDST) is a form of storytelling that leverages
digital technology to create an engaging and participatory narrative experience.
IDST allows the audience to interact with the story, influencing its progression
and outcome through their choices and actions. The aims of this study are to know
English teachers implementation and the challenges in implementing IDST to
promote HOTs for EFL Senior high school Students. This study used qualitative
descriptive method to collect the data. The findings reveal that the teachers'
overall performance in implementing IDST was rated as "Good," with particular
strengths noted in script creation, the integration of music, sound effects, images,
and videos. while the teachers demonstrated a commendable implementing of
IDST and its role in promote HOTs, various challenges hindered its full
integration into English language teaching. Key challenges include technical
difficulties, limited access to resources, varying levels of digital literacy among
students, time constraints, and the need for professional development and
technical support. It showed a commendable level of performance, but there are
areas for improvement. Addressing the challenges in implementing IDST is
crucial for its successful integration into English language teaching. Providing
teachers with the necessary resources, training, and support will help mitigate
Keywords: Challenges, Interactive Digital Storytelling , Implementatio
DIDACTICAL DESIGN RESEARCH (DDR) PADA MATERI OPERASI BENTUK ALJABAR SMP TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DENGAN PENDEKATAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hambatan belajar dalam kemampuan
pemecahan dengan menggunakan langkah Polya pada materi Operasi Bentuk
Aljabar, merancang suatu bahan ajar yang dapat mengatasi hambatan tersebut dan
mengetahui respon peserta didik terhadap bahan ajar yang telah dirancang.
Penelitian ini menggunakan metode Didactical Design Research (DDR) yang
merupakan suatu metode penelitian deskriptif kualitatif. Terdapat dua subyek
penelitian, yaitu subyek instrument awal pada kelas VIII E dan subyek instrument
desain didaktis pada kelas VII K. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta
didik mengalami hambatan pada indikator merencanakan penyelesaian dan
menyelesaikan masalah pada materi Bentuk Aljabar. Desain yang dirancang
berupa LKPD dengan hasil bahwa desain LKPD untuk kategori tinggi dan sedang
dapat diterima sedangkan desain LKPD untuk rendah perlu direvisi. Persentase
respon peserta didik diatas 80% dengan kesimpulan pembelajaran dapat diterima
dengan baik.
Kata Kunci: Didactical Design Research (DDR), Operasi Bentuk Aljabar, SMP,
Kemampuan Pemecahan Masalah, Teaching At The Right Level
KEBERMAKNAAN HIDUP DAN PENERIMAAN DIRI PADA PASIEN YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISIS DI RSUD DR M YUNUS BENGKULU
Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan kondisi yang membutuhkan terapi
jangka panjang seperti hemodialisis, yang dapat menimbulkan berbagai dampak
psikologis bagi pasien, termasuk rendahnya kebermaknaan hidup dan penerimaan
diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebermaknaan hidup dan
penerimaan diri pada pasien CKD yang menjalani terapi hemodialisis di RSUD Dr.
M. Yunus Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif
dengan teknik purposive sampling terhadap 55 pasien yang memenuhi kriteria
inklusi. Instrumen yang digunakan adalah Meaning in Life Questionnaire (MLQ)
dan Unconditional Self Acceptance Questionnaire (USAQ). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa 38 responden (69,1%) memiliki tingkat kebermaknaan hidup
tinggi, 11 responden (20,0%) berada dalam kategori sedang, dan 6 responden
(10,9%) dalam kategori rendah. Sementara itu, tingkat penerimaan diri
menunjukkan bahwa 45 responden (81,8%) berada dalam kategori tinggi, 9
responden (16,4%) dalam kategori sedang, dan 1 responden (1,8%) dalam kategori
rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun menghadapi kondisi kronis dan
menjalani terapi yang berat, pasien tetap memiliki motivasi dan sikap positif
terhadap diri dan kehidupannya. Diharapkan hasil ini dapat menjadi dasar
penguatan intervensi keperawatan dalam mendukung aspek psikologis pasien
hemodialisis.
Kata kunci: kebermaknaan hidup, penerimaan diri, chronic kidney disease,
hemodialisi
PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN DAN ALAT PERAGA HUKUM HOOKE BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengembangkan alat peraga, memperoleh data
massa, pertambahan panjang, dan konstanta pegas berdasarkan alat peraga Hukum
Hooke berbasis mikrokontroler arduino; 2) Memperoleh informasi tentang
kelayakan alat peraga Hukum Hooke berbasis mikrokontroler arduino dan
kelayakan buku panduan praktikum alat peraga Hukum Hooke berbasis
mikrokontroler arduino; 3) Memperoleh informasi respon siswa dan guru terhadap
buku panduan alat peraga Hukum Hooke berbasis mikrokontroler arduino; 4)
Memperoleh data peningkatan Keterampilan Proses Sains (KPS) siswa setelah
menggunakan buku panduan alat peraga Hukum Hooke berbasis mikrokontroler
arduino. Mikrokontroler memiliki kelebihan yaitu efisiensi biaya, konsumsi daya
rendah, dan kemudahan pemrogramannya. Penelitian ini menggunakan metode
Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yaitu define
(pendefinisian), tahap design (perancangan), tahap development (pengembangan),
dan tahap disseminate (penyebaran). Sampel penelitian adalah 32 siswa kelas XI
SMA Negeri 1 Bengkulu Tengah dengan one group pretest postest. Hasil data
menunjukkan bahwa pertambahan panjang berbanding lurus dengan gaya yang
diberikan. Hasil validasi alat peraga Hukum Hooke berbasis mikrokontroler arduino
sangat layak digunakan dengan persentase skor rata-rata 85% dan hasil validasi
buku panduan sangat layak untuk digunakan dengan persentase 88%. Respon guru
terhadap buku panduan menunjukkan persentase 91% dengan kategori sangat baik
digunakan sebagai sumber belajar materi elastisitas, dan hasil angket respon siswa
terhadap buku panduan menunjukkan persentase 92% dengan kategori sangat baik
digunakan sebagai sumber belajar tambahan siswa. Penerapan buku panduan alat
peraga dapat meningkatkan Keterampilan Proses Sains (KPS) siswa dengan nilai
N-gain sebesar 0,72 dalam kategori tinggi.
Kata Kunci: Alat Peraga, Hukum Hooke, Mikrokontroler Arduino, Media
Pembelajara
PERAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DALAM MEMEDIASI HUBUNGAN ENTERPRISE RISK MANAGEMENT DISCLOSURE DAN KINERJA PERUSAHAAN
Kinerja perusahaan merupakan indikator penting dalam mengevaluasi
keberhasilan strategi perusahaan dan reaksi pasar terhadap kinerja tersebut. Dalam
upaya meningkatkan kinerja, perusahaan tidak hanya dituntut untuk mengelola
risiko secara transparan melalui Enterprise Risk Management Disclosure (ERMD),
tetapi juga melaksanakan tanggung jawab sosial yang baik melalui Corporate
Social Responsibility (CSR).
Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran Corporate Social
Responsibility (CSR) dalam memediasi hubungan antara Enterprise Risk
Management Disclosure (ERMD) dengan kinerja perusahaan, menggunakan
pendekatan kuantitatif berbasis data sekunder. Pemilihan sampel dilakukan
menggunakan metode purposive sampling dan menghasilkan 58 perusahaan
manufaktur dengan total 290 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan
metode Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan
bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ERMD berpengaruh positif terhadap
CSR. Namun, CSR justru berpengaruh negatif terhadap kinerja perusahaan dan
tidak memiliki peran mediasi yang signifikan dalam hubungan antara ERMD dan
kinerja perusahaan.
Penelitian ini memiliki keterbatasan, antara lain beberapa hipotesis ditolak,
kemungkinan disebabkan oleh penggunaan return saham sebagai indikator kinerja
perusahaan yang sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal di luar kendali
perusahaan. Hal ini diperkuat oleh rendahnya nilai koefisien determinasi, yang
menunjukkan keterbatasan model dalam menjelaskan variasi kinerja perusahaan.
Selain itu, periode pengamatan tahun 2019–2023 berada dalam masa pandemi
COVID-19, yang ditandai oleh ketidakstabilan ekonomi dan pasar, sehingga hasil
penelitian kurang mencerminkan kondisi normal.
Kata Kunci: Enterprise Risk Management Disclosure, Corporate Social
Responsibility, Kinerja Perusahaa
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PENCEGAHAN DIARE DAN DEHIDRASI PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TELAGA DEWA KOTA BENGKULU
utama kematian pada balita. Penyebab kematian terletak pada dehidrasi yang
merupakan suatu gangguan dalam keseimbangan air, natrium, yang menyebabkan
pengeluaran dan pemasukan tidak adekuat sehingga terjadi peningkatan Insensible
Water Loss (IWL). Salah satu faktor penting dalam pencegahannya adalah
pengetahuan ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran
pengetahuan ibu tentang pencegahan diare dan dehidrasi pada balita di wilayah
kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu. Desain penelitian ini adalah
deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 92 orang ibu yang memiliki
balita, menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan
berupa kuesioner sebanyak 21 item pertanyaan. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori
cukup (55,5%), kategori kurang (29,3%), dan kategori baik (15,2%). Karakteristik
responden didominasi oleh ibu dengan usia 20–35 tahun, pendidikan menengah,
dan pekerjaan sebagai ibu rumah tangga. Temuan ini mengindikasikan bahwa
pengetahuan ibu masih perlu ditingkatkan agar dapat diterapkan dalam tindakan
nyata di rumah, terutama saat anak mengalami diare. Kesimpulan dari penelitian
ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan secara rutin masih sangat diperlukan
agar ibu mampu melakukan pencegahan mandiri sejak dini untuk menurunkan
risiko komplikasi dan kematian akibat diare dan dehidrasi.
Kata kunci: Pengetahuan, Diare, Dehidrasi, Balit
PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PERSEPSI HAKIM DALAM PENJATUHAN PUTUSAN
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, membawa dampak
perubahan dalam penegakan hukum, sering kali Hakim terpengaruh oleh banyak hal
di luar kendalinya. Pengaruh tersebut dapat timbul dari berbagai aspek, salah satunya
adalah aspek media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan
mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi independensi Hakim dan
pengaruh media sosial terhadap persepsi Hakim dalam penjatuhan putusan. Metode
penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian empiris dengan sifat
deskriptif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan non doktrinal. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa penjatuhan putusan Hakim dipengaruhi oleh tiga
faktor yaitu: kekuatan alat bukti dan keyakinan Hakim, serta keadaan terdakwa.
Kemudian, Hakim memiliki dua persepsi yang berbeda terhadap media sosial dalam
penjatuhan putusan, dua Hakim menyatakan media sosial tidak dapat menjadi faktor
yang mempengaruhi Hakim dalam penjatuhan putusan, sedangkan satu orang Hakim
berpersepsi bahwa media sosial dapat saja mempengaruhi Hakim, dikarenakan
komentar pengguna media sosial merupakan aspirasi masyarakat dan dapat
memperkaya pemahaman Hakim. Dengan demikian, Hakim diharapkan untuk terus
meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam menilai kekuatan alat bukti dan
membangun keyakinan yang objektif serta mengedepankan edukasi hukum
berkelanjutan kepada masyarakat untuk meningkatkan pemahaman terhadap proses
hukum dan asas praduga tidak bersalah.
Kata kunci : Hakim, Independensi, Media Sosial, Pengaruh, Perseps
PELAKSANAAN KETENTUAN PEMBANGUNAN KEBUN MASYARAKAT OLEH PT. AGRICINAL
Penelitian ini mengkaji Pelaksanaan Ketentuan Pembangunan Kebun Masyarakat
oleh PT. Agricinal, sebuah perusahaan kelapa sawit di Bengkulu Utara, yang
mewajibkan pembangunan kebun masyarakat paling sedikit 20% dari total luas
Hak Guna Usaha (HGU). Dengan luas HGU sebesar 6.250 Ha, PT. Agricinal telah
melakukan ketentuan tersebut melalui penyediaan kebun masyarakat seluas
11.553 Ha. Pelaksanaan ini tidak hanya mencerminkan kepatuhan yuridis, akan
tetapi keadilan korektif juga diperlukan pada penerapan Pasal 27 Huruf I
Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan
bahwasannya Pelaksanaan Ketentuan Pembangunan Kebun Masyarakat oleh PT.
Agricinal belum terealisasikan sepenuhnya. Dampak internal dan eksternal tentu
saja ada pada saat sebelum perpanjangan hak guna usaha pada masyarakat dan
petani kebun masyarakat. Dampak internalnya antara lain pada faktor ekonomi
dan faktor sosial. Dampak eksternal meliputi peningkatan aktivitas ekonomi,
perubahan pola sosial masyarakat, dampak terhadap lingkungan fisik. Diperlukan
adanya upaya dari berbagai pihak terkait untuk mengatasi hal-hal yang berlum
terealisasikan demi terwujudnya Pelaksanaan Ketentuan Pembangunan Kebun
Masyarakat oleh PT. Agricinal.
Kata Kunci : kebun masyarakat, Hak Guna Usaha (HGU), petani kebun
masyarakat
Analisis Yuridis Pemberian Wilayah Izin Usaha Pertambangan Organisasi Masyarakat Ditinjau Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2021 Tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Minerba
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara yuridis normatif kebijakan pemberian
Wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (WIUPK) kepada badan usaha milik
organisasi kemasyarakatan keagamaan sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah
Nomor 25 Tahun 2024. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi: (1) Bagaimana
pengaturan dan mekanisme pemberian WIUPK kepada organisasi kemasyarakatan
keagamaan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2024 dan (2)
Bagaimana implikasi secara yuridis normatif terhadap ketentuan di bidang
pertambangan atas pemberian WIUPK tersebut. Penelitian ini menggunakan metode
yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa ketentuan Pasal 83A dalam PP 25/2024 bertentangan dengan asas
lex superior derogat legi inferiori, karena tidak memiliki dasar yang jelas dalam
Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.
Kebijakan ini berpotensi melanggar asas-asas umum pemerintahan yang baik,
menimbulkan konflik kepentingan, kerusakan lingkungan, dan penyalahgunaan praktik
pertambangan. Oleh karena itu, regulasi ini perlu dikaji ulang demi menciptakan tata
kelola pertambangan yang lebih akuntabel, konstitusional, dan berkelanjutan.
Kata Kunci: WIUPK, organisasi keagamaan, pertambangan
DUKUNGAN KELUARGA DALAM PEMENUHAN NUTRISI PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LEMPUING KOTA BENGKULU
Seiring dengan proses menua lansia mengalami berbagai perubahan fisiologis
yang meningkatkan risiko terjadinya penyakit degeneratif, salah satunya adalah
hipertensi. Prevalensi hipertensi mengalami peningkatan yang signifikan pada lansia
berusia 60 tahun ke atas. Masalah tersebut sering disebabkan karena kekurangan
nutrisi dan akibat dari penyakit hipertensi. Oleh karena itu, keterlibatan keluarga
sangat penting berupa dukungan keluarga dalam merawat lansia yaitu menjaga
kesehatan lansia, memenuhi nutrisi lansia, pola istirahat lansia, mengatur pola makan
lansia seperti makanan rendam garam, tinggi serat. Aasupan nutrisi seimbang sangat
diperlukan bagi lansia dalam proses penyembuhan dan mencegah agar tidak terjadi
komplikasi lebih lanjut dari penyakit yang dideritanya. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui karakteristik dan dukungan keluarga dalam pemenuhan nutrisi pada
lansia dengan hipertensi. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif.
Teknik pengambilan data sampel menggunakan purpossive sampling, dengan jumlah
83 responden. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa sebagian besar (96.4%) responden berusia 60-74 tahun, (61.4%)
berjenis kelamin perempuan, (49.4%) responden tidak bekerja, (75,9%) berpendidikan
dasar dan sebagian besar (72.3 %) keluarga responden mendukung. Berdasarkan hasil
penelitian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar lansia mendapat dukungan yang
baik oleh keluarga. Responden dengan kategori mendukung diharapkan memberikan
dukungan untuk meningkatkan kemampuan lansia dalam memnuhi asupan nutrisi
yang seimbang.
Kata kunci : Keluarga, Lansia, Nutrisi, Penyakit Hipertens