University of Bengkulu

UNIB Scholar Repository
Not a member yet
    31735 research outputs found

    PERTANGGUNGJAWABAN NOTARIS TERHADAP AKTA WASIAT YANG DINYATAKAN BATAL DEMI HUKUM OLEH PENGADILAN (Studi Terhadap Putusan Nomor:114/Pdt.G/2018/PA.Pwl.)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menganalisis tentang pertanggungjawaban notaris terhadap akta wasiat yang dinyatakan batal demi hukum oleh pengadilan dan mengkaji perlindungan hukum terhadap para pihak yang dirugikan akibat pembatalan Akta Wasiat Nomor : 52 berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Polewali Nomor:114/Pdt.G/2018/PA.Pwl. Penelitian ini merupakan penelitian normatif yangg bersifat deskriptif analisis. Bahan hukum yang digunakan adalah putusan pengadilan dan peraturan perundang-undangan terkait dengan pertanggungjwaban notaris. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Pertanggungjawaban notaris terhadap akta wasiat yang dinyatakan batal demi hukum timbul apabila notaris terbukti melakukan kesalahan atau kelalaian dalam membuat akta sehinggga dapat dimintai pertanggungjawaban. Pertanggungjawaban dapat berupa pertanggungjawaban perdata, administrasi, dan/atau pidana, apabila telah terbukti melakukan pelanggaran dalam menjalankan jabatannya sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 16 Undang-Undang Jabatan Notaris. Terkait isi akta wasiat yang melanggar ketentuan perundang-undangan itu menjadi tanggungjawab dari para pihak sepanjang itu merupakan kehendak dari para pihak. Apabila dikemudian hari pembuatan akta wasiat tersebut dianggap menimbulkan kerugiam pada orang lain, maka pihak yang merasa dirugikan berhak untuk mengajukan gugatan untuk menuntut penggantian biaya, ganti rugi dan bunga kepada notaris. (2) Bentuk perlindungan yang dapat diberikan kepada para pihak yang dirugikan dengan dibatalkannya akta wasiat tersebut adalah Undang-undang memberikan hak kepada para pihak yang dirugikan untuk mengajukan gugatan ganti rugi terhadap Notaris Puspawati. Negara dapat ikut campur melalui jalur pemidanaan apabila bisa dibuktikan dalam kasus ini terdapat unsur tindak pidana baik itu penipuan maupun pemalsuan. Kata Kunci : Pertanggungjawaban, Notaris, Akta Wasiat, Pembatala

    GAMBARAN KEKERASAN VERBAL (VERBAL ABUSE) ORANG TUA PADA REMAJA DI SMPN 25 KOTA BENGKULU

    No full text
    Remaja merupakan fase kehidupan yang ditandai dengan perubahan fisik, emosi, dan sosial yang rentan terhadap tekanan, termasuk dari lingkungan keluarga. Kekerasan verbal dari orang tua menjadi salah satu bentuk tekanan yang berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kekerasan verbal (verbal abuse) orang tua pada remaja di SMPN 25 Kota Bengkulu. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik proportional stratified random sampling. Jumlah sampel sebanyak 67 responden dari populasi 205 siswa. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruhnya responden mengalami kekerasan verbal kategori rendah (89,6%), sebagian kecil kategori sedang (10,4%), dan tidak ditemukan responden dengan kategori tinggi. Karakteristik responden sebagian besar adalah laki-laki (55,2%), anak sulung (34,3%), dan hampir seluruhnya memiliki lebih dari satu saudara (97,0%), serta hampir setengah kepala keluarga bekerja sebagai petani atau nelayan (28,4%). Saran yang dapat diberikan berdasarkan penelitian ini adalah pentingnya peran orang tua dalam memahami dampak negatif dari kekerasan verbal, bahkan pada tingkat rendah, yang bisa berdampak buruk pada perasaan dan perkembangan mental anak. Maka dari itu, penting bagi orang tua untuk belajar berkomunikasi dengan cara yang lebih positif. Sekolah juga diharapkan bisa membantu dengan mengadakan kegiatan seperti penyuluhan atau pelatihan untuk orang tua dan siswa, agar tercipta hubungan yang lebih baik antara keduanya. Selain itu, guru bimbingan konseling bisa berperan aktif dalam mendampingi siswa yang mungkin mengalami tekanan emosional di rumah. Kata Kunci: Kekerasan Verbal, Remaja, Orang Tu

    PERSEPSI WARTAWAN MEDIA BENGKULUEKSPRESS.COM TERHADAP KONSEP CITIZEN JOURNALISM PADA AKUN INSTAGRAM @Bengkuluinfo

    No full text
    Perkembangan teknologi digital telah mendorong munculnya jurnalisme warga (Citizen Journalism), di mana masyarakat dapat berperan sebagai wartawan amatir dalam meliput dan menyebarkan berita melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi wartawan bengkuluekspress.com terhadap citizen journalism di Instagram, khususnya akun @bengkuluinfo, serta dampak dan tantangannya dalam jurnalisme digital. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara langsung dengan wartawan Bengkuluekspress.com. Teori yang digunakan adalah tantangan citizen journalism menurut Luwi (2012), yang mencakup aspek profesionalisme, keterampilan jurnalistik, sistem regulasi, anonimitas, dan kualitas berita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun citizen journalism mempercepat penyebaran informasi, kualitas dan akurasi berita sering dipertanyakan karena kurangnya verifikasi. Wartawan profesional bekerja dalam sistem yang diatur oleh UU Pers, memiliki pelatihan jurnalistik, serta bertanggung jawab atas akurasi dan etika pemberitaan. Sebaliknya, citizen journalism lebih bebas, tetapi kurang dalam hal kredibilitas dan akuntabilitas. Selain itu, jurnalis profesional memiliki tanggung jawab hukum dan ekonomi dalam pemberitaan, berbeda dengan citizen journalism yang sering kali bersifat sukarela dan anonim. Dengan demikian, meskipun citizen journalism memiliki peran dalam penyebaran informasi, wartawan profesional tetap penting dalam menjaga standar jurnalistik. Diperlukan kolaborasi serta peningkatan literasi digital untuk menciptakan ekosistem informasi yang lebih kredibel dan bertanggung jawab

    IMPLEMENTASI TERAPI MADU UNTUK MENGATASI MUCOSITIS ORAL PADA PASIEN CA MAMAE YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RSUD Dr.M.YUNUS BENGKULU

    No full text
    Mucositis oral merupakan salah satu efek samping yang umum terjadi pada pasien kanker payudara (Ca mamae) yang menjalani kemoterapi, ditandai dengan peradangan dan ulserasi pada mukosa mulut yang dapat mengganggu asupan nutrisi dan kualitas hidup pasien. Penanganan yang efektif dan minim efek samping sangat diperlukan dalam perawatan kondisi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan pemberian madu sebagai intervensi non-farmakologis dalam mengatasi mucositis oral pada pasien Ca mamae yang menjalani kemoterapi di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif dengan pendekatan studi kasus terhadap satu pasien yang mengalami mucositis oral akibat kemoterapi. Intervensi dilakukan dengan memberikan madu secara oral sesuai prosedur yang ditentukan selama beberapa hari perawatan. Hasil implementasi menunjukkan adanya perbaikan pada kondisi mukosa mulut pasien, ditandai dengan penurunan derajat keparahan mucositis, peningkatan kenyamanan oral, serta tidak ditemukan efek samping yang merugikan . Kesimpulan dari studi ini adalah bahwa pemberian madu dapat menjadi salah satu intervensi yang efektif dan aman dalam mengatasi mucositis oral pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Diharapkan pemberian madu dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari intervensi keperawatan rutin pada pasien kemoterapi, serta dilakukan penelitian lanjutan dengan jumlah sampel yang lebih besar dan kelompok kontrol untuk mendukung validitas hasil. Kata kunci: mucositis oral, madu, ca mamae, kemoterapi, intervensi keperawatan

    TINJAUAN YURIDIS GANTI KERUGIAN ATAS PENGADAAN TANAH UNTUK KEPENTINGAN UMUM STUDI PEMBANGUNAN JALAN TOL INDRALAYA PRABUMULIH DI KABUPATEN MUARA ENIM

    No full text
    Pemerintah merumuskan rencana umum mengenai persediaan, peruntukan, dan penggunaan tanah untuk pembangunan demi mencapai sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Pemanfaatan tanah untuk kepentingan umum tidak boleh merugikan hak pemilik tanah, sehingga diperlukan perlindungan hukum yang menjamin hak-hak tersebut. Tanah memiliki fungsi sosial yang menuntut keseimbangan antara kepentingan individu dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji prosedur ganti kerugian atas tanah dalam pembangunan Jalan Tol Indralaya–Prabumulih di Kabupaten Muara Enim, serta menilai apakah mekanisme pelepasan hak atas tanah telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang�undangan yang berlaku. Metode yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan yuridis empiris. Data diperoleh melalui observasi langsung dan wawancara dengan pihak-pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pengadaan tanah meliputi empat tahapan, yaitu: perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan penyerahan hasil. Mekanisme pelepasan hak atas tanah telah mengacu pada ketentuan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah bagi Kepentingan Umum. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan hambatan, terutama keberatan masyarakat terhadap nilai ganti kerugian yang ditetapkan. Upaya penyelesaian dilakukan melalui musyawarah dan sosialisasi untuk mencapai kesepakatan yang adil bagi semua pihak. Kata kunci: Ganti kerugian, pengadaan tanah, kepentingan umum, pelepasan hak

    PROSES GATEKEEPING PADA PEMBERITAAN PORTAL WEBSITE MEDIA CENTER KOTA BENGKULU PERIODE 01 OKTOBER – 10 OKTOBER 2024

    No full text
    Penelitian ini menganalisis proses gatekeeping dalam pemberitaan di Media Center Kota Bengkulu pada periode 1–10 Oktober 2024. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, data dianalisis melalui uji keabsahan data,dengan metode tringulasi sumber sebagai strategi evaluasi untuk memverifikasi eabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap berita yang akan dimuat di website Media Center Kota Bengkulu harus melalui proses seleksi yang melibatkan seorang gatekeeper, yaitu redaktur. Proses gatekeeping di Media Center Kota Bengkulu dimulai dengan seleksi berita yang berfokus pada program dan kebijakan pemerintah daerah. Redaktur menentukan sudut pandang positif untuk membangun citra baik pemerintah dan memastikan berita mudah diterima publik. Informasi yang disampaikan lebih menonjolkan keberhasilan program, sementara potensi tantangan atau kritik sering kali tidak diutamakan. Penggunaan bahasa apresiatif dan persuasif memperkuat pesan bahwa pemerintah hadir dan bekerja untuk masyarakat. Dengan demikian, Media Center Kota Bengkulu berperan sebagai penyampai informasi resmi yang mendukung program pemerintah daera

    PENGARUH LOVE OF MONEY TERHADAP KECURANGAN PENGELOLAAN DANA DESA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh love of money terhadap kecurangan pengelolaan dana desa dengan menggunakan fraud triangle theory. Penelitian ini melakukan survey pada 45 desa di Kabupaten Bengkulu Utara yang akan menjadi sampel penelitian yang terdiri dari kaur keuangan masing masing kantor desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengumpulkan data primer menggunakan kuisioner. Kuisioner yang disebarkan berupa pertanyaan tertulis dengan menggunakan skala likert. Penelitiain ini diuji menggunakan SPSS 24 for windows. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pada kantor desa di Kabupaten Bengkulu utara serta dianalisis secara statistik, maka hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) love of money berpengaruh positif terhadap kecurangan dana desa. Yang mana nilai signifikansi di angka 0.002 serta R square di angkat 0.23 yang artinya love of money dapat menjelaskan sebesar 23% terhadap kecurangan dana desa. Keterbatasan pada penelitian ini yaitu hanya meneliti 1 variabel saja sedangkan masih banyak faktor lain yang bisa dijelaskan untuk kecurangan dana desa. Serta pengembalian kuisioner tidak kembali 100% sehingga sampel pada penelitian ini tidak mencakup seluruh kantor desa yang ada di Kabupaten Bengkulu Utara. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah untuk menambahkan variabel-variabel lain terkait kecurangan dana desa Kata Kunci: love of money, triangle theory, kecurangan dana desa, pengelolaan dana desa

    vii PENGARUH MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MEDIA QUIZWHIZZER TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS V SDN GUGUS XII KOTA BENGKULU

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media quizwhizzer terhadap hasil belajar matematika peserta didik kelas V SDN Gugus XII Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode penelitian Quasy Experiment dengan jenis desain The Matching Only Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi pada penelitian ini adalah peserta didik kelas V Gugus XII Kota Bengkulu. Teknik sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah Cluster Random Sampling. Hasil sampelnya adalah peserta didik kelas VC SDN 20 Kota Bengkulu sebagai kelas eksperimen dan peserta didik kelas VB SDN 20 Kota Bengkulu sebagai kelas kontrol. Teknik yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pretest dan posttest yang dibuat ke dalam soal pilihan ganda yang berjumlah 10 soal. Hasil uji hipotesis data posttest pada kelas eksperimen dan kelas kontrol menunjukkan bahwa thitung adalah 4,721 dan nilai Sig (2-tailed) adalah 0,000 serta distribusi ttabel dengan taraf signifikansi (0,05) adalah 1,675, sehingga thitung (4,721) > ttabel (1,675) dan nilai Sig. (2-tailed) yaitu (0,000) < (0,05), maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh dari model Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media quizwhizzer terhadap hasil belajar matematika peserta didik kelas V SDN Gugus XII Kota Bengkulu. Kata Kunci: Matematika, Teams Games Tournament, Quizwhizzer

    STUDI DESKRIPTIF SIKAP KERJA SAMA DALAM EKSTRAKURIKULER SENI TARI SISWA SD NAEGERI 57 KOTA BENGKULU

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap kerja sama siswa dalam ekstrakurikuler seni tari SD Negeri 57 Kota Bengkulu. Subjek penelitian ini adalah 15 siswa ekstrakurikuler seni tari SD Negeri 57 Kota Bengkulu. Adapun pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mengoleksi data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap kerja sama siswa dalam ekstrakurikuler seni tari terlihat dari 5 indikatornya yaitu 1) saling berkontribusi, 2) tanggung jawab, 3) menghormati pendapat individu, 4) berada di kelompok kerja saat kegiatan berlangsung, 5) menyelesaikan tugas tepat waktu. Kesimpulan dari penelitian ini adalah indikator yang paling banyak terlihat pada saat latihan menari pada kegiatan ekstrakurikuler seni tari yaitu indikator kedua; bertanggung jawab membantu anggota kelompoknya yang mengalami kesulitan dalam menghafal gerakan, terlibat dan berperan aktif, menjaga kekompakan, dan ketiga; menerapkan musyawarah untuk mufakat, menghargai perbedaan pendapat teman kelompoknya dalam menyumbangkan ide gerakan. Sedangkan indikator yang tidak terlihat yaitu indikator pertama; menentukan tema dan judul tari, memilih musik tari, keempat; di kelompok kerja saat kegiatan berlangsung; berada dalam kelompok saat diskusi menentukan tema dan judul tari, berada dalam kelompok saat diskusi memilih musik tari, dan kelima; menyelesaikan tugas menentukan tema dan judul tari, menyelesaikan tugas memilih musik tari. Kata Kunci : Ekstrakurikuler, Sikap kerja sama, Seni Tar

    ANALISIS KEBUTUHAN DAN PENYEDIAAN GURU SEKOLAH DASAR NEGERI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN DI KABUPATEN MUSI RAWAS

    No full text
    Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kebutuhan dan penyediaan Guru Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Musi Rawas. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kualitatif, data kuantitatif hanya sebagai pendukung. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah guru tetap sekolah dasar negeri di Kabupaten Musi Rawas masih kurang, baik itu yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dengan kekurangan 621 guru kelas, 337 guru PJOK dan 129 guru PAI. Banyaknya guru sekolah dasar yang belum S1/D IV. Saat ini 91,75% guru SD di Musi Rawas telah berpendidikan S1/D4 dan masih 8,25 % yang belum S1. Guru sekolah dasar yang belum bersertifikat pendidik berjumlah 1403, dengan rincian 291 PNS, 402 PPPK dan 710 honorer. Bila pengangkatan guru PPPK yang belum memenuhi kebutuhan pertahun, akan berdampak pada upaya pemenuhan guru pada akhir masa RPJMD Musi Rawas 2025-2029. Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase guru bersertifikat pendidik yang lebih besar pada suatu sekolah, maka nilai literasi membaca dan numerasi juga lebih besar. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk memetakan kebutuhan guru sekolah dasar berbasis sekolah. selama lima tahun ke depan. Keterbaruan penelitian ini adalah adanya panduan untuk pemenuhan guru sekolah dasar di Kabupatenu Musi Rawas Kata Kunci: Analisis, kebutuhan guru, penyediaan guru, sekolah dasar, guru sekolah dasa

    6,135

    full texts

    31,735

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UNIB Scholar Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇