MECHANICAL
Not a member yet
215 research outputs found
Sort by
Rancang Bangun dan Analsis Unjuk Kerja Reaktor Torefaksi Kontinu Tipe Tubular Dengan Sistem Pemanas Oil Jacket
Teknologi konversi sampah kota menjadi bahan bakar yang saat ini sedang dikembangkan adalah melalui proses torefaksi. Proses torefaksi sampah yang banyak dilakukan menggunakan jenis reaktor batch. Sementara untuk kebutuhan skala industri, torefaksi kontinu dipandang lebih menguntungkan karena proses umpan dan produk mengalir secara terus menerus. Jenis reaktor kontinu yang sedang dikembangkan adalah tipe tubular. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan membuat unit reaktor torefaksi kontinu yang mampu meningkatkan kualitas sifat-sifat sampah sebagai bahan bakar padat, terutama nilai kalornya. Beberapa tahapan yang dilalui pada penelitian ini diantaranya; perancangan, proses fabrikasi dan pengujian unjuk kerja reaktor. Parameter perancangan yang digunakan adalah massa jenis sampah (ρ) = 230 kg/m3, kecepatan putaran (n) = 0,5 rpm, loading efficiency (φ) = 0.25, jarak pitch (S) = 0,5 D, temperatur reaktor (Tin) = 275°C, temperatur oli pemanas (Tout) = 311°C, waktu tinggal (Rt) = 30 menit. Sehingga menghasilkan reaktor dengan spesifikasi; dimensi reaktor, Dtin = 203 mm, Dtout = 254 mm Dscrew = 195 mm, jarak pitch (S) = 100 mm, panjang reaktor = 1600 mm kapasitas reaktor 5kg/jam. Bahan tabung reaktor menggunakan jenis carbon stell JIS G3116 SG 295, fluida pemanas menggunakan heat transfer oil tipe CalfloTM AF, motor penggerak 2 HP dan 0,5 HP dilengkapi masing-masing gear reducer rasio 1:60. Ruang bakar menggunakan steel dan 2 unit burner dengan bahan bakar LPG. Hasil eksperimen unjuk kerja reaktor menunjukan bahwa reaktor mampu mencapai temperatur maksimum 375°C selama durasi 175 menit. Pengujian menggunakan sampel sampah kota campuran berlangsung pada temperatur 225°C–325°C (steady state) dan waktu tinggal 30 menit. Produk torefaksi kemudian dikarakterisasi melalui uji proximate, ultimate dan nilai kalor. Hasil produk torefaksi menunjukan perubahan massa dan energi produk sejalan dengan perubahan temperatur reaktor dan waktu tinggal, sementara pengaruh aliran gas nitrogen sebagai purge didalam reaktor hasilnya dapat diabaikan. Perolehan massa mencapai 78% dan perolehan energi sebesar 81%. Kandungan fixed carbon (FC) semakin tinggi dan terjadi penurunan rasio atom O/C sehingga meningkatkan nilai kalor produk torefaksi. Nilai kalor produk torefaksi tertinggi 5424,60 kcal/kg setara dengan batubara subbituminus B pada temperatur 275°C
Pengaruh Penambahan Serat Batang Pisang Ketip dan Filler Dedak Padi Terhadap Density, Kekuatan Bending dan Tarik Kompositcore, Sandwich dengan Skin Plywood
Fiber-reinforced composite core banana stems with additional filler of husk powder is another way to obtain the expected mechanical behavior of the composite. The aim of this study was to analyze the effect of fiber volume fraction content to density, bending strength and tensile strength of sandwich composite. Preparation of composite was done by hand lay-up method. Composite material used by banana ketip fiber and addition of husk powder with variation of fiber volume fraction were 7, 10, and 13 % where husk was constant at 5% with random fiber direction. Tests were conducted by referring to the density est standard (ASTM C 271), bending est (ASTM C 393) and tensile test (ASTM D3039). The result showed that the greater volume fraction of banana fiber, the lower the density value and the lower the bending strength. Whereas the tensile strength tended to increase as the volume fraction was higher
Analisis Tegangan Pada Mata Pahat Dalam Proses Pemesinan Bubut Menggunakan Software Autodesk Inventor 2016
Pada proses bubut, seluruh energi yang digunakan untuk pembentukan geram diubah menjadi kalor. Hal ini menyebabkan suhu pada zona pemotongan akan meningkat. Kalor yang dibangkitkan selama proses pemesinan bergantung terutama pada jenis pahat, material benda kerja, dan parameter proses seperti kecepatan potong, kedalaman potong dan gerak makan. Temperatur tinggi yang terdistribusi dengan baik selama proses pembubutan, memiliki pengaruh yang penting terhadap tegangan pada mata pahat. Maka dari itu perlu dilakukan analisa pengaruh sudut geram terhadap tegangan pada proses pembubutan titanium dengan cara mengkomparasi hasil teoritis dan simulasi menggunakan Autodesk Inventor 2016.Pada penelitian ini, gaya pemotongan yang digunakan adalah pemotongan orthogonal. Variasi sudut utama pemotongan yang digunakan 5°, 10° dan 15°. Berdasarkan dari perhitungan secara teoritis, gaya potong maksimum (Fc) yaitu 1720 N untuk sudut geram (γ) 50, dan terjadi penurunan gaya potong setiap kenaikan sudut geram (γ). Dari hasil simulasi yang dilakukan, tegangan maksimum terjadi pada sudut potong 15°, sebesar 1368,462 N/mm2 , terjadi kenaikan tegangan setiap kenaikan sudut geram (γ)
Halaman Depan
Halaman depan terdiri dari: susunan redaksi jurnal, daftar isi dan kata penganta
Karakteristik Campuran Solar dan Hasil Daur Ulang Oli Bekas sebagai Bahan Bakar Mesin Diesel
A processing of waste lubrication oil to diesel-like fuel was conducted through precipitating, heating and blending the waste oil with H2SO4. NaOH is then added to neutralize the acidic of the blends. The diesel-like fuel from waste oil processing is then mixed with standard diesel fuel containing 40%-60%, 50%-50%, and 60%-40% diesel-like fuel and standard diesel fuel, respectively. The results showed that from the point of view of the calorific value, the content of 40% and 50% diesel-like fuel are still within the allowable range. From the density side the pure diesel-like fuel is still within the allowable range. In related to the viscosity characteristic, the content of 40% diesel-like fuel is the upper limit to be recommended for using in common diesel engine. Keywords: Diesel-like fuel, standard diesel fuel.AbstrakStudi eksperimental pendauran ulang oli bekas menjadi bahan bakar diesel telah dilaksanakan dengan proses fisik dan kimiawi dengan membuang endapan dalam oli bekas diikuti dengan pemanasan untuk menguapkan kandungan air, serta pencampuran dengan asam sulfat (H2SO4) dan natrium hidroksida (NaOH) untuk lebih lanjut menghilangkan pengotor yang ada dalam oli bekas. Hasil daur ulang kemudian dicampur dengan solar standar dengan kandungan masing-masing 40%, 50%, dan 60% hasil daur ulang dan sisanya berupa solar standar. Hasil karakterisasi bahan bakar menunjukkan bahwa kandungan hasil daur ulang sebanyak 40% volume merupakan batasan yang direkomendasikan untuk digunakan pada mesin diesel tanpa perlu melakukan modifikasi mesin.Keywords: Bahan bakar hasil daur ulang, solar standa
Perancangan Model Pembangkit Listrik Dengan Menggunakan Teknologi Pompa Tanpa Motor (Hydraulic Ram Pump)
This paper presents the design of parameters of hydraulic ram pump and hydraulic turbine to use the energy of flowing water for water supply to generate electrical power and irrigation. Design of parameters of hydraulic ram pump with head of water supply of 1,5 m was obtained: 1,25 in. diameter and 8 m length of drive pipe, 200 gr and 4,6 cm of weight and diameter of impulse valve, 4.200 cm3 of air chamber volume. The testing results of the hydraulic ram pump model shown that water could be pumped as far as the height of 7 m and 8 m, with the volume flow rate of 2,755 lit/men and 1,73 lit/men. Design of geometric parameters of cross flow hydraulic turbine with head of water supply of 1,75 m was obtained: 12 cm and 8 cm of external and internal diameter, 25 cm of runner width, and 18 of runner number. The testing results of the cross flow hydraulic turbine shown that power could be generated 83,47 W with the volume flow rate of 0,01 lit/s and the efficiency of 71,05 % at 799 rpm. The testing result also shown that with using volume flow rate of 0,003 lit/s, this turbine could be generated 23,39 W with the efficiency of 46,64 %. Technically the technology of hydraulic ram pump can be developped and used to supply of water for irrigation and generating of electrical power
Model Perencanaan Performansi Aerodinamika Turbin Angin Darrieus dengan Metode Multiple Streamtube
Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan model pemprediksian performansi aerodinamika dari turbin angin Darrieus dengan metode multiple streamtube, memvalidasi model yang didapat dengan model yang sudah ada, dan menggunakan model hasil validasi untuk memprediksi dan menghasilkan data baru untuk turbin dengan skala, ukuran, bentuk, jenis sudu, kecepatan angin yang berbeda. Dua bentuk sudu rotor turbin juga diadopsi dan dua kumpulan data dari dua jenis sudu yang berbeda dipergunakan dalam penelitian ini untuk melihat seberapa besar perbedaan hasilnya. Torsi dan koefisien daya yang dibangkitkan meningkat seiring penurunan koefisien drag yang merupakan fungsi dari bilangan Reynold. Sudu jenis NACA 0012 jauh lebih baik perfomansinya bila dilihat dari koefisien dayanya
Analisis Konsumsi Energi Listrik Universal Milling Machine Pada Berbagai Keadaan Operasi dan Parameter Pemesinan
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan melihat pengaruh kondisi mesin dan variasi parameter pemesinan terhadap konsumsi daya listrik mesin frais universal Milko 12. Pengujian pemotongan dilakukan pada baja karbon SS400 dengan tiga kondisi operasi yaitu kondisi idle, kondisi meja bergerak dan kondisi melakukan pemotongan, dimana pada masing-masing kondisi tersebut dibagi lagi menjadi tiga variasi kecepatan spindel, laju pemakanan, dan kedalaman pemotongan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan mesin frais konvensional Universal Milko-12.Hasil penelitian menunjukan bahwa konsumsi daya dan temperatur mesin meningkat seiring waktu proses dan peningkatan kecepatan spindel. Pada kondisi pemotongan, selain peningkatan kecepatan spindel peningkatkan kecepatan gerak meja dan kedalaman potong menyebabkan peningkatan temperatur dan konsumsi daya pemotonga
Rancang Bangun Boiler Pemanas Tahu Kapasitas 90 kW Dengan Tungku Gasifikasi Berbahan Bakar Sekam Padi
Boilers that used in the tofu industry in Indramayu are still use firewood as a fuel. The use of firewood as a fuel in boiler is not effective because it affects the destruction of forests as producers of plants (timber) and oxygen in earth. On the other hand there are also many rice husks that mount in the rice mill and has not been utilized by the surrounding community. Therefore, this research is conducted to utilize rice husk as fuel in boiler for cooking tofu with boiler. This research begins by doing a survey in the field of industry to know about the capacity of traditional wood-fired boilers, which capacity is obtained of 90kW capacity. Then the next step is making boiler husk based on the existing calculations to determine the size of the boiler to be made. Data retrieval is carried out until the temperature of the air boils with a tolerance of up to 30 minutes. Based on the results of the test, the rice husk boiler that has a capacity of 98.3 kW, greater than the value of designing that only 90 kW capacity of combustion and able to heat 190 kg of water within 35 minutes, so it can be used as a substitute of firewood boiler
Distribusi Ukuran Droplet Bahan Bakar Minyak Jelantah Sepanjang Region Semburan Nosel Seberhana
Biodiesel adalah bahan bakar ramah lingkungan karena merupakan sumber energi bersih dan terbarukan. Pemakaian minyak jelantah (waste cooking oil / WCO) sebagai bahan baku biodiesel terus meningkat karena ketersediannya berlimpah, aman untuk disimpan, dan mudah ditangani. Semburan bahan bakar digunakan dalam proses pembakaran untuk tujuan mendapatkan energi dan tenaga. Viskositas rendah dan tekanan injeksi tinggi akan dihasilkan diameter droplet kecil, sudut kerucut semburan besar dan pembentukan mendekati campuran homogen selama pembakaran. Tujuan dari makalah ini adalah untuk mengetahui pengaruh tekanan injeksi dan temperatur pemanasan awal dengan terhadap karakteristik daerah semburan droplet. Minyak jelantah sebagai bahan penelitian diambil dari hotel dan restauran yang ada di Bali. Minyak ini dikumpulkan oleh Yayasan Lengis Hijau. Percobaan diawali dengan memasukkan minyak jelantah ke tabung melalui fuel intake. Udara bertekanan diinjeksikan ke dalam tabung. Katup dibuka pelan-pelan sehingga minyak jelantah mengalir melalui pipe line menuju pemanas awal berbetuk spiral pada temperatur 350oC dan tekanan 3 bar. Selanjutnya minyak jelantah mengalir menuju main body dan menyembur di ujung nosel Semburan WCO ini ditangkap menggunakan kamera. .Percobaan ini diulang dengan tekanan dan temperatur masing-masing 4, 5 bar dan 360,370,380, 390oC. Hasil dari penelitian ini adalah jarak semburan nosel semakin jauh, maka ukuran rata-rata droplet yang didapat semakin kecil. Kenaikan tekanan menyebabkan penurunan ukuran rata-rata droplet. Ukuran rata-rata droplet minimal didapat masing-masing pada temperatur 360oC dan tekanan 5 bar.