MECHANICAL
Not a member yet
215 research outputs found
Sort by
Pengujian Variasi Sudut Blade Pada Kincir Angin Tipe Horizontal Untuk Pemompa Air Garam
Indramayu merupakan salah satu daerah yang memiliki garis pantai yang begitu panjang sehingga dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat sekitar. Penggunaan kincir angin pemompa air asin di Indramayu masih belum optimal karena penggunaan baling-baling yang masih menggunakan bahan bekas seperti drum, kayu yang mempengaruhi produktivitas garam. Untuk dapat mengoptimalkan sudu-sudu kincir angin pemompa air garam, perlu dilakukan penelitian tentang sudu-sudu kincir angin dengan material komposit dan juga variasi kemiringan sudu yang diperlukan untuk meningkatkan produktivitas garam. Parameter yang digunakan untuk pengujian adalah memberikan kecepatan blower pada tombol 1, 2, dan 3 untuk setiap sudut sudu yaitu rata-rata 8,61 m/s, 10,19 m/s, dan 11,17 m/s. 3 jenis desain sudu akan diuji dengan variasi sudut sudu yang akan diberikan yaitu kemiringan 5o, 15o, 25o, 35o, 45o. Nilai putaran rotor dan Koefisien Daya (Cp) tertinggi untuk tombol 1 blower didapat pada desain blade 1 dengan nilai 25 rpm dan 27% pada kemiringan 15°, untuk tombol 2 blower didapat pada desain blade 1 dengan nilai 94,6 rpm dan 86% pada kemiringan 35o, sedangkan untuk tombol 3 blower didapat pada desain blade 1 dengan nilai 18,2 rpm dan 15% pada kemiringan 15o. Sehingga dapat disimpulkan untuk pemakaian kincir angin menggunakan desain 1 dengan kemiringan 15° dan 35o sebagai desain terpilih, dikarenakan memiliki nilai putaran rotor dan Cp tertinggi sehingga dapat berputar dengan maksimal untuk menggerakkan blade fiberglass
Efek Perlakuan Panas pada Substrat Baja Karbon dan Lapisan Hasil Pengerasan Permukaan dengan Metoda MMAW
Penelitian ini dilakukan menggunakan material baja dengan kadar karbon 0,2%. Penambahan material yang lebih keras menggunakan proses MMAW dengan elektroda HV 450. Spesimen dalam penelitian ini dilakukan pemanasan sampai dengan 1000°C kemudian ditahan dengan variasi waktu selama 10, 20, atau 30 menit. Kemudian dicelup dengan dua jenis media quenching yaitu coolant dan oli. Hasil penelitian ini menunjukan pada penahanan waktu 20 menit menghasilkan kekerasan yang lebih tinggi pada semua spesimen yang diuji. Struktur mikro yang terbentuk pada substrat adalah ferrite, pearlite dan bainit. Sedangkan struktur mikro yang terbentuk pada lapisan non treatment adalah pearlite dan bainit, sedangkan pada lapisan yang dilakukan quenching coolant dan oli adalah ferrite, bainit dan martensit
Kaji Eksperimental Peredam Dinamik dan Energy Harvesting pada Sistem Pegas Massa dengan DVA Tipe Dual Strip
A vibrating system can be suppressed using a vibration damper. One type of vibration dampers is the dynamic vibration absorber (DVA) which usually consists of a mass spring system. In this study DVA of dual strip type is used, which are two strips connected by a spring which are attached by a pin to the main structure. The main structure being tested consists of a mass that has wheels with springs on the left and right. The vibrations that occur in dual-strip DVA is used for energy harvesting using a bimorph piezoelectric type that is attached to a dual-strip DVA. In this study the effectiveness of dual strip DVA in reducing the amplitude of the main structure is observed by varying the spring position connecting the dual strip DVA, and determining the output voltage that can be generated by piezoelectricity. From this study it was found that the effectiveness of dynamic dampers and energy harvesting were obtained for the spring position at the end of the dual strip DVA . The amplitude of the main structure can be reduced by while the output voltage generated by piezoelectric i
Perancangan Ulang Mesin Pres Hidrolik Sebagai Alat Penunjang Praktikum Pada Laboratorium Teknik Produksi Jurusan Teknik Mesin Universitas Lampung
Dalam upaya memenuhi kebutuhan akan peralatan penunjang praktikum bagi laboratorium teknik produksi Universitas Lampung, maka telah dilaksanakan tahapan-tahapan untuk menghasilkan sebuah mesin pres hidrolik dengan spesifikasi panjang 815 mm, lebar 600 mm dan tinggi 1747 mm, bentuk desain two columns press serta penggerak berupa pompa jenis hydraulic hand pump. Penelitian ini berfokus pada perancangan ulang mesin pres hidrolik yang telah dihasilkan sebelumnya, untuk kemudian dilakukan tahapan analisis pembebanan (stress analysis) menggunakan software Autodesk Inventor 2015®, dengan maksud untuk lebih mengoptimalkan kapasitas pembebanan pada rangka mesin pres. Untuk hasil simulasi tersebut kemudian akan didapatakan nilai beban maksimum yang dapat ditanggung desain rangka serta nilai faktor keamanan, baik untuk simulasi desain awal maupun simulasi perbaikan desain. Hasil simulasi desain awal, diketahui bahwa beban maksimum yang dapat ditahan oleh rangka mesin pres yakni sebesar 15 ton dengan faktor keamanan rata-rata pada batang penyangga mesin pres sebesar 1,373. Untuk proses simulasi selanjutnya setelah dilakukan perancangan ulang pada desain awal didapatkan penambahan nilai beban maksimum yang dapat diterima oleh rangka mesin pres yakni sebesar 20 ton, dengan faktor keamanan rata-rata pada batang penyangga mesin pres sebesar 1,123
Analisis Pengujian Lower Guard Frame Berdasarkan Pembebanan Aktual dengan Metode CAE Finite Elements Analysis
Pada mobil bak terbuka berkapasitas 750 kg PT. XXX, pelindung bagian bawah bak muatan (lower guard frame) mengalami perubahan desain. Target yang diharapkan adalah mempunyai performa mendekati atau minimal sama dengan performa lower guard frame pada desain sebelumnya. Pada hasil pembebanan vertikal atau tekan menggunakan FAE, selisih displacement antara current model dan new model mencapai 7.7 mm. Berdasarkan pembebanan yang dilakukan, desain baru tersebut belum mencapai performa yang ditargetkan. Pembanan standar yang terlalu besar yaitu 9670 N yang berarti sebesar 986 kg untuk vertical force, sedangkan kapasitas muatan mobil hanya mencapai 750 kg. Analisis dilakukan terhadap hasil pengujian aktual dan pembebanan metode FEA dengan beban aktual sebesar 2000 N untuk horizontal dan vertical force, sesuai data yang didapatkan pada pemakaian lower guard frame di Indonesia. Dari hasil pembebanan FEA 2000 N didapatkan new design mempunyai performa lebih baik dengan perbandingan 33% hingga 78%. Sedangkan dari grafik pengujian aktual beban 2000 N, didapatkan lower guard frame masih berada dalam batas elastis material sehingga memungkinkan lower guard frame untuk kembali pada bentuk semula setelah mengalami deformasi. Untuk performa dari pengujian aktual dapat mengkonfirmasi pembebanan FEA dengan hasil new design 53% hingga 90% lebih baik dari current design
Analisis Efisiensi Keluaran Energi Listrik Sistem Pembangkit Tenaga Pico Hydro Dengan Menggunakan Turbin Jenis Archimedes Screw
Energi listrik merupakan salah satu kebutuhan premier saat ini. Penggunaan energi fosil yang terus menerus semakin berkurang ketersediaannya dia alam, oleh karena itu perlu adanya energi alternatif. salah satunya pemanfaatan energi potensial pada penampungan air perumahan. Pico hydro merupakan salah satu yang cocok dalam pemanfaatan energi potensial tersebut dengan menggunakan turbin jenis Archimedes screw dimana teknologi ini bekerja pada aliran dan head yang rendah. Penelitian ini dilakukan dengan membuat prototipe pembangkit pico hydro dengan perbandingan sudut kemiringan turbin pada pengujian untuk mengukur nilai efisiensi turbin. Dari hasil pengujian didapat daya maksimum turbin pada sudut kemiringan 35° sebesar 0.14 watt dengan efisiensi 17.3 %, sudut 45° sebesar 0.13 watt dengan efisiensi 14.9 %, dan 55° sebesar 0.10 watt dengan efisiensi 10.6 %
PERBANDINGAN CAMPURAN BENSIN DAN ETANOL TERHADAP PERFORMA MESIN DAN EMISI GAS BUANG PADA MESIN 2 SILINDER
Aditif pada bahan bakar memiliki peran yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas bahan bakar. Bahan bakar yang mempunyai kualitas yang baik akan menghasilkan prestasi mesin yang tinggi dan mengeluarkan emisi gas buang yang rendah. Bahan tambah atau aditif yang berbahan dasar nabati juga bisa mengurangkan ketergantungan sumber energy fosil yang semakin lama semakin berkurang. Etanol terbuat dari bahan tumbuh-tumbuhan yang mempunyai potensi sebagai aditif bahan bakar dan dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan campuran etanol-bensin yang mempunyai karakteristik yang lebih bagus berbanding bensin biasa yang bisa menaikan prestasi mesin dan menurunkan emisi gas buang. Pada penelitian ini menggunakan metode ekperimental dengan melakukan pencampuran bensin dengan etanol sebanyak 5% dan 10%. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penambahan sebanyak 5% etanol yang mana torsi meningkat sebanyak 12.8 % dan daya mesin meningkat sebanyak 12.6%, Penambahan etanol sebanyak 10% dapat menghemat bahan bakar sebanyak 11.6% dan dapat meningkatkan efisiensi termal sebanyak 12.47%. Pada emisi gas buang terjadi peningkatan jumlah CO2 dan penurunan senyawa CO denga adanya penambahan etanol pada bahan bakar bensin. Aditif etanol dapat memberikan efek yang bermanfaat (Beneficial effect) terhadap prestasi dan emisi gas buang pada mesin bensin
Analisis Campuran Lumpur Dan Tetes Tebu Pada Briket Tinja Hewan Dengan Metode Taguchi
Energi terbarukan dikembangkan untuk mengurangi pemakaian bahan bakar fosil yang mulai menipis. Salah satu usaha penggunaan energi alternatif adalah dengan membentuk briket biomassa. Briket digunakan sebagai bahan bakar alternatif pengganti bahan bakar fosil. Dengan menggunakan briket, kebutuhan energi fosil bisa dikurangi. Dalam penelitian ini, briket memanfaatkan bahan limbah pertanian dan ternak. Indonesia memiliki wilayah yang sangat subur untuk budidaya dan peternakan yang dapat digunakan sebagai bahan baku biocharcoal. Bahan briket dengan berat 1 kg menggunakan campuran arang tinja ayam (variasi 30%, 40%, dan 50%) yang dicampur dengan tetes tebu (variasi 10%, 20%, dan 30%) dan lumpur lapindo (variasi 20%, 30%, dan 40%). Briket ditekan dengan beban sebesar 80 kgf selama 1 menit. Nilai kalor pada spesimen untuk masing-masing variasi spesimen diinvestigasi. Dalam penelitian ini, faktor-faktor yang paling mempengaruhi nilai kalor dianalisa. Komposisi arang tinja, tetes tebu, dan lumpur dicari untuk memperoleh nilai kalor terbaik
Optimasi Kepresisian Geometri Ulir Menggunakan Metode Taguchi-Grey Relation Analysis
Metode Taguchi telah digunakan secara luas dalam proses optimasi terhadap suatu respon tunggal, sedangkan untuk menyelesaikan proses optimasi multi-respon dapat digunakan Metode Grey Relation Analysis (GRA). Metode Grey Relation Analysis (GRA) dapat mensimplifikasi proses multi-respon dengan mengubahnya kedalam respon tunggal. Kesalahan geometri ulir magnesium pada pemesinan bubut ulir dipengaruhi oleh diameter benda uji, kedalaman potong, dan kecepatan putar. Penelitian ini meneliti respon kesalahan pitch, kesalahan tinggi, dan kesalahan sudut ulir pada bentuk ulir luar metrik M1,5 dengan 3 level dan 3 faktor lalu pengolahan datanya menggunakan proses optimasi Taguchi-GRA. Penelitian ini menggunakan diameter benda kerja ulir digunakan 10, 14, 18 mm, kedalaman potong 0,23, 0,3067, 0,46 mm dan kecepatan putar 212, 318, 424 rpm. Hasil optimal didapatkan pada kombinasi kondisi pemotongan dengan faktor diameter 10 mm, kedalaman 0,46 mm dan kecepatan spindel 424 rpm, dimana respon kesalahan pitchnya 0,012667 mm, kesalahan tinggi 0,03833 mm, dan kesalahan sudut 1,5367o. Faktor yang berpengaruh signifikan yaitu kecepatan putar 56,66 % dan diameter benda kerja 25,85%