KARYA DOSEN Fakultas Ekonomi UM
Not a member yet
    480 research outputs found

    PERBEDAAN HASIL BELAJAR ANTARA SISWA YANG DIBELAJARKAN DENGAN MENGGUNAKAN WEBQUEST DAN MEDIA SOSIAL (FACEBOOK) PADA MATA PELAJARAN AKUNTANSI KELAS XI SMK NEGERI 1 PANJI SITUBONDO

    No full text
    Lestari, Winda Ajeng. 2016.Perbedaan Hasil Belajar antara Siswa yang Dibelajarkan dengan Menggunakan Media WebQuest dan Media Sosial (Facebook) pada Mata Pelajaran Akuntansi Kelas XI SMK Negeri 1 Panji Situbondo. Skripsi.Program Studi Pendidikan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Sunaryanto, M.Ed., (II) Sawitri Dwi Prastiti, S.E.Ak., M.Si.Kata kunci: Hasil Belajar,WebQuest,Media Sosial (Facebook)Teori belajar kontrukstivisme menekankan pada pembentukan pengetahuan yang dilakukan sendiri oleh siswa, seperti aktif melakukan kegiatan, aktif berfikir, menyusun konsep, dan memberikan makna pada susuatu yang dipelajari. Pembelajaran dengan menggunakan internet dapat menuntut siswa untuk belajar secara mandiri, dan cepat sehingga dapat meningkatkan hasil belajarnya.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan keefektifan Web Questdibandingkan media sosial (Facebook) dalam penggunaannya sebagai media pembelajaran.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experimental design). Populasidalampenelitianiniadalahseluruhsiswakelas XI AK SMK Negeri 1 Panji Situbondo sebanyak 102 siswa. Sampel penelitian ini adalah kelas XI AK 1 sebagai kelas kontrol dan kelas XI AK 2 sebagai kelas eksperimen, masing-masing sebanyak 34 siswa.Hasil Independent-Sample t Test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan media WebQuestdan hasil belajar siswa dengan menggunakan media soail (Facebook). Nilai signifikan pada uji t lebih besar daripada tararf nyata, maka Ho tidak dapat ditolak, artinya hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan media WebQuesttidak lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa dengan menggunakan media sosial (Facebook).Keterbatasan dalam penelitian ini adalah pengukuran hasil belajar yang dilihat dari aspek kognitif saja dan dilakukan di satu sekolah dengan mata pelajaran yang sama. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk dapat mengukur semua aspek belajar, yaitu aspek kognitif, psikomotorik, danafektif, serta memperluas populasi dan sampel untuk diterapkan pada materi yang berbeda. 

    Kajian Model Pembiayaan dan Jasa Keuangan Bagi KSP/USP-Koperasi dan KSPPS/USPPS-Koperasi di Jawa Timur

    No full text
    Dalam perekonomian nasional, koperasi memiliki peran penting yang tidak dapat dipandang sebelah mata. Hal tersebut dikarenakan koperasi bersama dengan Badan Usaha Milik Negara(BUMN) dan Swasta berkedudukan sebagai pelaku utama ekonomi nasional yang sejalan atau berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945(UUD 1945). Secara khusus, dasar hukum koperasi mengacu pada UUD 1945 Pasal 33 yang kemudian dijabarkan lebih lanjut dalam UU No 12 Tahun 1967 tentang pokok-pokok perkoperasian dan disempurnakan lagi dengan UU Nomor 25 tahun 1992 yang menempatkan koperasi sebagai soko guru perekonomian Indonesia

    Pengaruh Volume Usaha, Modal Sendiri Terhadap Rentabilitas Modal Sendiri Yang Dimoderasi Oleh JumlahAnggota Koperasi Wanita

    Full text link
    Jawa timur adalah salah satu propinsi yang memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi di Indonesia. Salah satu sektor yang menyumbang pertumbuhan ekonorni adalah koperasi dan UMKM. Data tahun 2015 menyebutkan bahwa UMKM dan Koperasi menyumbang 20% dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur atau sekitar Rp 1.690 triliun. Pada 2015, jumlah angkatan kerja Jawa Timur 20 juta orang, sedangkan yang bekerja 19 juta orang. Dari 19 juta orang yang bekerja di Jawa Timur 11 juta bekerja di sektor UMKM dan Koperasi (www.Jatimprov.go.id). Kontribusi yang besar dari UMKM dan Koperasi di Jawa timur merupakan prestasi yang perlu dipertahankan dan ditingkatkan lagi sejalan dengan persaingan usaha yang semakin ketat dan tantangan menghadapi pasar bebas ASEAN (MEA). Salah satu program pemerintah propinsi Jawa Timur terhadap peningkatan kontribusi koperasi dalam perekonomian adalah membentuk koperasi wanita. Salah alasan program ini adalah pemerintah propinsi Jawa Timur ingin meningkatkan peran perempuan dalam pemberdayaan perekonomian keluarga. Selanjutnya melalui perekonomian keluarga yang kuat akan membawa dampak positif terhadap perekonomian lingkungan sekitar. Hal ini memang tidak salah karena diberbagai daerah perempuan memegang peran yang cukup vital dalam perekonomian keluarga, teruma di daerah pedesaan. Selain itu, di luar negeri model pemberdayaan perekonomian yang melibatkan peran serta perempuan telah banyak dilakukan. pemberian hadiah nobel perdamaian 2006 bagi Prof Mohammad Yunus dan Grameen Bank dari Bangladesh memberi pelajaran berharga bagi pengelolaan ekonomi negaranegara di dunia. Salah satu pembelajaran menarik adalah lineamya eksistensi Grameen Bank dengan kenyataan sebagian besar nasabah yang dilayaninya adalah kaum perempuan

    Program Pemetaan dalam Desain Intruksional Berbasis WEB untuk Mata Kuliah Pengantar Akuntansi

    No full text
    Mata Kuliah Pengantar akuntansi merupakan matakuliah yang wajib ditempuh oleh seluruh mahasiswa di prodi Akuntansi. Setelah menempuh mata kuliah ini diharapkan mahasiswa memiliki pemahaman dan keterampilan dalam melakukan analisis, pencatatan, pengklasifikasian informasi keuangan serta menyusun laporan keuangan untuk perusahaan jasa dan dagang. Matakuliah Pengantar Akuntansi merupakan matakuliah inti prodi akuntansi, sehingga diharapkan seluruh mahasiswa dapat mencapai kompetensi yang diharapkan. Selama ini sebagian besar proses pembelajaran untuk mata kuliah Pengantar Akuntansi 1 menggunakan metode konvensional, sehingga diperlukan berbagai upaya agar dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa dengan menerapkan inovasi pembelajaran. Salah satu upaya yang dapat dilakukan agar mahasiswa dapat mencapai kompetensi yang ada, adalah tersedianya multiple learning resource berbasis TIK, yang dapat membantu mahasiswa dalam mempelajari mata kuliah Pengantar Akuntansi 1 secara mandiri dengan memanfaatkan berbagai media pembelajaran TIK tersebut

    Pengaruh Kompetensi Emosional Dan Kompetensi Sosial Terhadap Kinerja Karyawan Bagian Pemasaran Pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Blitar

    No full text
    Kinerja karyawan merupakan suatu hal yang penting dalam pencapaian tujuan suatu organisasi atau perusahaan. Kinerja merupakan perwujudan perilaku kerja seseorang karyawan yang ditampilkan sebagai prestasi kerja. Kompetensi emosional dan kompetensi sosial sangat diperlukan oleh karyawan bagian pemasaran, karena pekerjaan mereka berhadapan langsung dengan nasabah. Ada karyawan bagian pemasaran di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Blitar yang memiliki kompetensi emosional dan kompetensi sosial yang masih rendah, mereka bersikap tidak ramah dan sopan kepada pelanggan. Apabila kompetensi emosional dan kompetensi sosialnya rendah maka akan mempengaruhi kinerja karyawan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi kompetensi emosional dan kompetensi sosial serta kinerja karyawan bagian Pemasaran PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Blitar dan menjelaskan pengaruh kompetensi emosional dan kompetensi sosial terhadap kinerja karyawan bagian Pemasaran PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Blitar secara parsial dan simultan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 37 karyawan. Pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh 34 karyawan. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik regresi linier berganda. Sebelum menggunakan teknis analisis regresi linier berganda terlebih dahulu dilakukan uji validitas dan reliabilitas kemudian uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas dan uji hipotesis             Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dengan menggunakan program SPSS, menunjukkan bahwa: (1) Kompetensi emosional berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dapat dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,012 ≤ 0,05, artinya H1 diterima; (2) Kompetensi sosial berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dapat dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,003 ≤ 0,05, artinya H2 diterima; (3) Kompetensi emosional dan kompetensi sosial berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dapat dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 ≤ 0,05, artinya H3 diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kondisi kompetensi emosional dan kompetensi sosial karyawan bagian pemasaran PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Blitar dalam kategori tinggi, dan kondisi kinerja karyawan juga dalam kategori tinggi. Saran dari penelitian ini diharapkan pimpinan lebih memperhatikan standar kompetensi yang diperlukan karyawan sesuai dengan kontribusi yang diberikan kepada perusahaan serta memperhatikan waktu penyelesaian pekerjaan karyawan agar target perusahaan terpenuhi, dan karyawan diharapkan lebih mampu mengontrol emosinya ketika menghadapi nasabah/rekan kerja agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada nasabah

    Analisa Model Kota Berlingkungan Pendidikan Sebagai Upaya Menciptakan Atmosfir Daerah Pelajar di Kota Mojokerto

    No full text
    Indonesia merupakan salah satu negara yang sedang berkembang, Negara berkembang adalah negara yang dianggap memiliki taraf kualitas hidup atau tingkat kesejahteraan yang rendah hingga sedang, dengan kata lain masih dalam perkembangan menuju tingkat kemakmuran yang lebih tinggi. beberapa ciri Negara berkembang diantaranya tingkat pertumbuhan penduduk yang tinggi, kehidupan perekonmian bergantung pada sektor pertanian, ketergantungan yang tinggi pada Negara lain dan yang tidak ketinggalan adalah rendahnya tingkat pendidikan serta penyebaran yang belum merata

    Peningkatan Kesehatan Masyarakat Melalui Upaya Pemberantasan Sarang Nyamuk di Kota Mojokerto

    No full text
    Acuan pembangunan kesehatan pada saat ini adalah konsep paradigma sehat, yaitu pembangunan kesehatan yangprioritas utama pada upaya pelayananpeningkatan kesehatan (promotif) dan pencegahan penyakit (preventif) dibandingkan upaya pelayanan penyembuhan/pengobatan (kuratit) dan pemulihan (rehabilitatif) secara menyeluruh, terpadu dan berkesi-nambungan. Pembangunan bidang kesehatan di Indonesia saat ini mempunyai beban ganda (double burden), di mana penyakitmenular masih memerlukan perhatian besar sementara itu telah terjadi peningkatan penyakit-penyakit tidak menular seperti penyakit degenaratif

    Pemetaan Potensi Desa Mandiri Ekonomi Dan Energi sebagai Rintisan Desa Binaan Berkelanjuttan Di Kabupaten Malang

    No full text
    Pembangunan merupakan suatu proses yang'berdimensi jamak (multi-dimensional), mencakup perubahan orientasi dan organisasi dari sistem sosial, ekonomi, politik dan budaya. Sedangkan pembangunan ekcnomi merupakan bagian dari proses pembangunan yang mencakup usaha-usaha suatu masyarakat untuk mengembangkan kegiatan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan. Hal itu berarti pembangunan ekonomi dapat diartikan pula sebagai suatu proses yang menyebabkan pendapatan riil per kapita suatu masyarakat meningkat dalam jangka panjang. Selain peningkatan produksi dan pendapatan proses tersebut juga akan membawa perubahan mendasar dalam struktur ekonomi masyarakat. Perubahan struktur ekonomi pada umumnya ditandai dengan pergeseran kegiatan ekonomi yang semula lebih banyak pada kegiatan pertanian kemudian bergeser ke arah industri dan akhirnya ke sektor jasa. Perubahan struktur tersebut merupakan suatu proses yang terkait dan runtut dari satu tahap ke tahap lain sesuai dengan kemampuan dan kehendak masyarakat. Dalam upaya itu diperlukan adanya pemupukan sumber-sumber pembangunan dan proses alokasi serta pendayagunaan secara optimal. Sumber-sumber pembangunan semestinya berasal dari surplus yang diciptakan oleh masyarakat melalui kegiatan ekonomi yang diwujudkan dalam pembentukan modal untuk merangsang produksi lebih tinggi secara berkesinambungan

    Tata Kelola Alokasi Dana Desa Di Desa Dolokgede Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro

    No full text
    ABSTRAK   Ningrum, Indah Wiji Ayu. 2017. Tata Kelola Alokasi Dana Desa di Desa Dolokgede Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Sri Pujiningsih, S.E., M.Si., Ak.   Kata Kunci: Tata Kelola, Alokasi Dana Desa, Dolokgede   Penelitian ini memfokuskan perhatian pada penerapan prinsip tata kelola alokasi dana desa dengan tujuan untuk melihat fenomena pemahaman pemerintah desa khususnya Desa Dolokgede terkait dengan perencanaan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban alokasi dana desa. Penelitian ini dilakukan karena alokasi dana desa yang diterima pemerintah desa jumlahnya hampir mencapai milyaran. Oleh karena itu, peneliti ingin mengetahui sejauh mana pemahaman pemerintah desa maupun masyarakat mengenai program alokasi dana desa yang telah berlangsung selama satu tahun pada tahun 2016 mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan pertanggunggjawaban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tata kelola alokasi dana desa di Desa Dolokgede Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro apakah sudah berjalan dengan baik dan sesuai dengan penerapan prinsip good governance. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan strategi penelitian fenomenologi. Sumber data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) perencanaan program alokasi dana desa dilihat dari penerapan prinsip partisipasi dan transparansi melalui forum musrenbangdes yang terjadi di Desa Dolokgede dinilai masyarakat sebagai acara formalitas (pokok.e teko) dan dalam pengambilan keputusannya belum terbuka sehingga musrenbangdes yang terjadi bersifat pasif bukan aktif. (2) pelaksanaan program alokasi dana desa dilihat dari penerapan prinsip akuntabilitas dan transparansi yang terjadi di Desa Dolokgede kurang adanya sosialisasi dan koordinasi yang baik antara pemerintah desa, tim pelaksana alokasi dana desa, pendamping desa dan masyarakat terkait dengan pengelolaan alokasi dana desa sehingga terjadi mis komunikasi. (3) pertanggungjawaban program alokasi dana desa dilihat dari penerapan prinsip akuntabilitas dan transparansi yang terjadi di Desa Dolokgede kurang adanya keterbukaan terkait dengan informasi yang diberikan kepada masyarakat sehingga masyarakat hanya mengetahui secara umum pada banner yang terpasang di depan Kantor Desa.

    Pengembangan Media Pembelajaran dengan Education Game pada Materi Perencanaan Produk dan Distribusi Kelas X Pemasaran di SMKN 1 Malang

    No full text
    ABSTRAK   Makhrobi, Nur Mustofa. 2017. Pengembangan Media Pembelajaran dengan Education Game pada Materi Perencanaan Produk dan Distribusi Kelas X Pemasaran di SMKN 1 Malang. Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Djoko Dwi Kusumajanto, M.Si Kata Kunci:   Media Pembelajaran, Education Game, Perencanaan Produk dan Distribusi, Multimedia Development Life Cycle (MDLC) Media pembelajaran berperan penting untuk membantu kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru dan siswa. Salain itu, media pembelajaran dapat digunakan sebagai sumber belajar bagi siswa, baik dalam kelas maupun pembelajaran secara mandiri. Media pembelajaran dengan education game ini dikemas dalam bentuk CD interaktif. Penelitian ini bertujuan menghasilkan media pembelajaran dengan education game pada materi perencanaan pemasaran kelas X pemasaran di SMKN 1 Malang. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) dengan enam langkah yaitu concept, design, material collecting, assembly, testing, ditribution. Tujuan penelitian dan pengembangan ini antara lain: (1) menghasilkan produk berupa media pembelajaran dengan education game pada materi Perencanaan Produk & Distribusi, (2) menguji kelayakan media pembelajaran dengan education game yang digunakan dalam proses pembelajaran pada kompetensi dasar mendiskripsikan Perencanaan Produk dan Distribusi, (3) menghasilkan buku panduan penggunaan media pembelajaran. Hasil analisis media pembelajaran dengan education game menunjukkan skor hasil validasi ahli materi 94% dan ahli media 91%. Pada ujicoba 30 siswa 90%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran dengan education game yang dikembangkan sangat layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran materi perencanaan pemasaran. Kritik dan saran pada penilaian validasi digunakan peneliti sebagai revisi produk. Saran pemanfaatan bagi pengguna terlebih dahulu mempelajari dan memahami petunjuk penggunaan media dan kegiatan pembelajaran tidak hanya melalui pendidikan saja melainkan dapat dijadikan sumber belajar mandiri maka pengguna langsung berinteraksi dengan media. Media pembelajaran dengan education game ini dapat didiseminasikan kepada pendidik yang lain agar dapat menciptakan proses pembelajaran yang inovatif serta melalui MGMP/MGMD tentang media pembelajaran, sehingga dapat digunakan oleh seluruh SMK jurusan Pemasaran. Pengembangan produk lebih lanjut perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan menggunakan metode eksperimen melalui kelas kontrol. Pengembangan media pembelajaran selanjutnya diharapkan dapat dikembangkan dengan penyesuaian perkembangan teknologi terbaru, untuk dapat menarik dan memotivasi siswa dalam proses pembelajaran. Perkembangan teknologi akan sangat membantu untuk berkreasi, mengeksplor lebih banyak lagi mengenai media pembelajaran

    18

    full texts

    480

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    KARYA DOSEN Fakultas Ekonomi UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇