KARYA DOSEN Fakultas Ekonomi UM
Not a member yet
480 research outputs found
Sort by
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkah Laku Ekonomi Anak Usia SD
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi tingkah laku ekonomi anak usia SD yang meliputi factor kehidupan keluarga, teman bermain, lembaga pendidikan, media massa. Rancangan penelitian deskripsi kuantitatif, subyek penelitian siswa SDN 2 Sumbersari. Sampel diambil secara random proporsional. Analisis data menggunakan uji regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa factor media massa inempunyai pengaruh yang sangat besar dibandingkan dengan factor-faktor lainnya, Kemudian, berturut turut faktor lingkungan, factor kehidupan keluarga, dan terakhir faktor teman sebaya. Kata kunci: pendidikan keluarga, tingkah laku ekonomi, sekolah dasar
Pengaruh Atribut Produk Terhadap Keputusan Pembelian Sabun Mandi Kesehatan "Lifebuoy"
Product attributes is a matter that causes people to do the buying decision. By knowing the most important product attributes for consumers, enterprises can make a combination of attributes or characteristics of products that fit the target consumer will degan. This study aims to determine the effect of partial and simultaneous variable product attributes to the purchasing decisions of health Lifebuoy soap. Based on the results of research can be concluded simultaneously Price, Quality, Brand, Label, and Packaging show a significant influence on purchase decisions ie. Quality is a dominant factor on the purchase decision. Keywords: product attributes, buying decisio
Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model STAD (Student Team Achievement Divisions) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Diklat Melakukan Prosedur Administrasi (Studi Pada Siswa Kelas X Administrasi Perkantoran SMK Muhammadiyah 2 Malang)
ABSTRAK Arilaksmana, Aditya. 2012. Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model STAD (Student Team Achievement Divisions) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Diklat Melakukan Prosedur Administrasi (Studi Pada Siswa Kelas X Administrasi Perkantoran SMK Muhammadiyah 2 Malang). Skripsi, Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Mohammad Hari, M.Si., (II) Drs. Sarbini. Kata kunci: pembelajaran kooperatif model STAD, hasil belajar. Berdasarkan observasi peneliti dengan guru Melakukan Prosedur Administrasi di SMK Muhammadiyah 2 Malang yang dilaksanakan pada bulan Januari 2012 diperoleh informasi bahwa hasil belajar siswa pada mata diklat Melakukan Prosedur Administrasi di SMK Muhammadiyah 2 Malang tergolong rendah. Gejala-gejala yang menunjukkan rendahnya hasil belajar (dilihat dari nilai ulangan sebelumnya) pada mata pelajaran Melakukan Prosedur Administrasi antara lain (1) kurangnya persiapan siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran, (2) siswa tidak memperhatikan ketika guru sedang menyampaikan pelajaran di depan kelas, (3) rendahnya partisipasi siswa dalam kegiatan belajar di kelas, (4) siswa mengerjakan tugas yang diberikan guru tidak dengan cara mengerjakan sendiri melainkan dengan cara meniru hasil pekerjaan teman dan bahkan ada yang tidak mengumpulkan tugas. Dari hasil wawancara juga diketahui bahwa hasil belajar siswa pada mata diklat Melakukan Prosedur Administrasi rendah, hal ini dapat dilihat dari rata-rata nilai ulangan harian yang dibawah skor ketuntasan belajar mata diklat Melakukan Prosedur Administrasi, yaitu banyak yang di bawah 70 (skor minimal ketuntasan belajar siswa yang ditentukan sekolah). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang bertujuan untuk mengetahui (1) penerapan pembelajaran kooperatif model STAD di SMK Muhammadiyah 2 Malang, (2) aktivitas belajar siswa di kelas saat pelaksanaan pembelajaran kooperatif model STAD, (3) apakah penerapan pembelajaran kooperatif model STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa SMK Muhammadiyah 2 Malang pada mata diklat Melakukan Prosedur Administrasi. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2011/2012, pada bulan Maret 2012. Penelitian berlangsung dalam dua siklus yaitu siklus I membahas materi (1) Surat tugas (2) Fungsi dan tujuan surat tugas (3) Pembuatan surat tugas, dan siklus II membahas materi (1) Surat kuasa(2) Fungsi dan tujuan surat kuasa (3) Pembuatan surat kuasa. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi tindakan. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas 1 Administrasi Perkantoran SMK Muhammadiyah 2 Malang yang berjumlah 31 siswa. Data penelitian yang berupa hasil belajar dikumpulkan dengan metode tes, dan aktivitas siswa dikumpulkan dengan teknik observasi dan, catatan lapangan. Data hasil belajar menunjukkan peningkatan, perolehan skor rata-rata pada siklus I adalah 55,36 dan pada siklus II adalah 71,55. Sedangkan ketuntasan belajar klasikal pada siklus I mengalami penurunan yaitu 6,45% dan akan tetapi pada siklus II mengalami peningkatan yaitu 58,06%. Dari 14 deskriptor dalam aktivitas siswa yang meliputi memperhatikan pendapat/pekerjaan anggota kelompok sampai membaca literatur/pustaka yang relevan, menunjukkan peningkatan persentase rata-rata yaitu pada siklus I adalah 55,29% (cukup) dan pada siklus II adalah 86,63% (sangat baik). Data pendukungnya adalah hasil wawancara dengan siswa yang menunjukkan para siswa menanggapi dengan senang pembelajaran kooperatif model STAD. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif model STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata diklat Melakukan Prosedur Administrasi. Berdasarkan hasil penelitian ini maka disarankan (1) Kepada guru menerapkan pembelajaran kooperatif model STAD dikarenakan siswa memberikan respon positif terhadap penerapan pembelajaran kooperatif model tersebut dalam pembelajaran (2) Pemberian penghargaan hendaknya juga lebih diperhatikan sebagai upaya untuk lebih meningkatkan semangat belajar siswa
PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN SAHAM DALAM MEKANISME CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP LUAS PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (Studi pada Perusahaan LQ 45 yang Listing di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2008 -2010)
ABSTRAK Fauziyah Pramadani, Devi. 2011. Pengaruh Struktur Kepemilikan Saham dalam Mekanisme Corporate Governance terhadap Luas Pengungkapan Corporate Social Responsibility” (Studi Pada Perusahaan LQ 45 yang terdaftar di Bursa Efek IndonesiaPeriode 2008-2010). Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Satia Nur Maharani, S.E., M.Si., Ak. (II) Dr. Hj. Endang Sri Andayani, S.E.,M.Si., Ak. Kata Kunci:Struktur Kepemilikan Saham, Mekanisme Corporate Governance, Corporate Social Responsibility. Pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR) di Indonesia bergantung pada pimpinan puncak korporasi. Pimpinan perusahaan memiliki kesadaran moral yang tinggi, besar kemungkinan korporasi tersebut menerapkan kebijakan CSR yang benar. Mekanismecorporate governance diajukan untuk membantu tercapainya pengelolaan perusahaan yang lebih transparan bagi stakeholder dan semua pengguna laporan keuangan dan laporan pertanggungjawaban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruhstruktur kepemilikan saham dalam mekanismeCG terhadap CSR. Penelitian ini menggunakan model regresi linier berganda terhadap 14 perusahaan LQ 45 yang listing di Bursa Efek Indonesia periode 2008-2010. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Analisis statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah SPSS 16 for Windows. Hasil penelitian ini membuktikan bahwastruktur kepemilikan saham dalam mekanisme CG secara simultan tidak berpengaruh terhadap CSR. Alasan paling utama disebabkan karena karena hanya variabel kepemilikan institusi yang berpengaruh, sedangkan variabelkepemilikansaham, kepemilikan asing, dan dewan independen tidak berpengaruh signifikan.Belum signifikannya pengaruh tersebut disebabkan kecilnya nilai pada masing-masing variabel. Mekanisme CG yang kurang efektif di Indonesia juga dimungkinkan menjadi faktor penyebabnya. Perubahan CSR dipengaruhiolehperubahanvariabelindependenhanya sebesar 15,7% sedangkansisanyasebesar 84,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dileliti dalam penelitian ini. Keterbatasan penelitian terdapat pada jumlah sampel, variabel dan kesubyektivitasan dalam mengukur pengungkapan CSR. Penelitian selanjutnya sebaiknya memperluas periode pengamatan dan sampel penelitian dan mempertimbangkan untuk menggunakan variable lainnya di luar variabel agar dapat lebih menggambarkan kondisi pengungkapan CSR di Indonesia yang sebenarnya. ABSTRACT Fauziyah Pramadani, Devi. 2011. The Influence of the Ownership Structure in Corporate Governance Mechanismtoward ofCorporate Social Responsibility Disclosure(Study on LQ 45 companies listing at Indonesian Stock Exchange year 2008-2010). Minithesis, Accounting Departement, Economic Faculty, State University of Malang. Guide Lecturer (I) Satia Nur Maharani, S.E., M.Si., Ak. (II) Dr. Hj. Endang Sri Andayani, S.E.,M.Si., Ak. Kata Kunci: Ownership Structure, Mechanism of Corporate Governance, Corporate Social Responsibility. The implementation of Corporate Social Responsibility (CSR)in Indonesia depend on the top laeader of corporation. When the leader of the company has a high moral will, the company will most likely implement CSR properly. The Mechanism corporate governance is proposed to help achieving a more transparent company’s management for the stakeholder and all annual report and responsibilty reporting user. This research aims at investigating the influence of share ownership strusture CG mechanismetoward the CSR disclosure. This research employs a mutiple linear regression model by taking 14 LQ45 companies listing at the Indonesian Stock Exchange year 2008-2010. The sampling technique used is purposive sampling. To test the hypothesis SPSS 16 for windows is used as tool in statistical analysis. The result of this research proves that share ownership structureCG mechanism simultaneously do not affect the implementation of CSR significantly.The main reason is bcause only the variabel of institutional ownership has an effeect, while neither do the variabel of managerial shares ownership, foreign ownership, and independent personnel. This insignificant effectis due to the small averagee value of each variabel. The mechanism of corporate governance in Indonesia might also bee another reason. The change in corporate social responsibility is affected by the change of indepndentvariabels at 15,7% while the rest 84,3% is affected by other variabels not included in this research. The limitation of this research depend on sample, varriable and subjetivity measurement of CSR disclosure. For future research is suggested to prolong the period of the research and expand the sample and consider to use other variabels in order to be able to throughly describe the application of CSR in Indonesia
Pengembangan Paket Pembelajaran Akuntansi di SMK dengan Pendekatan Kontekstual dengan Strategi Problem Based Learning
Accounting subject at SMK (Vocational Secondary School) is one of the core subjects in the school's Business and Management major. This subject requires students to possess adequate company book-keeping skills. This research in developing an Accounting instructional model using problem based learning (PEL) strategy and contextual approach in SMK Negeri 1 Malang is directed towards: (1) discovering existing issues in the current Accounting instructional model used in the school; (2) constructing a contextual instructional model with PEL strategy; (3) developing a contextual instructional plan with PEL strategy; (4) measuring the effectiveness of the developed instructional model; and (5) identifying direct and indirect impacts of the contextual instructional model with this PEL strategy. The results of the research are as follows: (1) issues faced by SMK Negeri 1 Malang in teaching of Accounting are; the lack of time allocated in the curriculum for working on practical questions, a teaching methodology that is too conventional; besides, text books or student-course books do not relate to the students' everyday lives and environments; (2) there is a need for a variation of teaching methodology, especially to use one with PEL strategy; (3) providing syllabus and RPP that are revised according to the needs on the field; (4) providing an assembled Accounting instructional book that uses contextual approach; and (5) the measurement of the effectiveness of Ms assembled instructional book. The assembled instructional book is, however, still at its infancy. Therefore, there is still a need to improve the material, especially in its contextual examples and practice questions. The assembled instructional book needs to be disseminated to Accounting teachers at SMK to obtain feedbacks in improving its material Keywords: instructional development, contextual approach, problem based learning, accounting
Model Pengembangan Pembelajaran Inkuiri Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Pada Mata Kuliah Ekonomi Koperasi Pada Prodi Pendidikan Ekonomi FE UM
BAB I PENDAHULUANA. Latar Belakang PermasalahanPerkembangan dunia pendidikan yang semakin pesat menuntut lembaga pendidikan untuk lebih dapat menyesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Banyak perhatian khusus diarahkan kepada perkembangan dan kemajuan pendidikan guna meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan. Mutu pendidikan di Indonesia masih tertinggal dengan Negara lain. Posisi Sumber Daya Manusia Indonesia berada pada urutan 117 dari 175 negara di dunia, sedangkan Malaysia ada pada urutan ke 93 (Niq, 2009). Hal itu sangat oronis, jika kita menengok sedikit pada sejarah. Diketahui bersama, bahwa dulu sumberdaya manusia dari Malaysia banyak belajar dari Indonesia. Namun, kini posisi sumber daya manusia Indonesia tertinggal dari Malaysia, Singapura, bahkan Vietnam. Upaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan terus-menerus dilakukan baik secara konvensional maupun inovatif. Hal tersebut lebih terfokus lagi setelah diamanatkan bahwa tujuan pendidikan adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan pada setiap jenis dan jenjang pendidikan. Pemerintah, dalam hal ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan juga mencanangkan "Gerakan Peningkatan Mutu Pendidikan" pada tanggal 2 Mei 2009 (Mulyasa, 2009). Melalui adanya kurikulum baru yaitu Kurikulum Berbasis Kecakapan Hidup yang lebih dikenal dengan isti1ah Kuriku1um Berbasis Kompetensi (KBK), banyak pembaharuan yang diharapkan dapat menjawab tuntutan zaman pada masa yang akan datang. Pembaharuan tersebut bertujuan untuk mengubah paradigma pembelajaran dari teacher centered menjadi student centered
Application of Cooperative Learning Model TPS (Think Pair Share) to Improve Learning Outcomes of Economics Subjects in Students Grades 8-b SMP Negeri 3 Stone
ABSTRAK Putra, Dani Surya. 2011. Application of Cooperative Learning Model TPS (Think Pair Share) to Improve Learning Outcomes of Economics Subjects in Students Grades 8-b SMP Negeri 3 Stone. Thesis, Department of Economics Education, Faculty of Economics, State University of Malang. Supervisor: (I) Drs. H.Sapir, S. Sos, M. Si, (II) Dr. Dwi Wulandari, SE, MM. Keywords: Think Pair Share, Learning Outcomes Based on the observation and experience to date Practice Field July 20th and November 2nd, 2011 in SMP Negeri 3 Stone in learning, especially students in grade 8b, less active in following the lessons and when given the question no one willing to raise his hand. Similarly, if requested to ask, they were not willing to raise their hands but they love to talk with friends in his side in the classroom. Besides learning outcomes achieved some students on economic subjects is still lacking, SKM has not met the applicable, SMP Negeri 3 Stone is 75. Of the total 7 classes, the percentage of completeness in the classical classroom learning 8b lower compared with other classes in economics class (based on analysis of the class 8a-8g on material scarcity). The classification of the class in Junior High School 3 Stone random seed means no class. To solve the problem of learning strategies are needed that can improve student learning outcomes. Learning strategies are applied in this study is a model of cooperative learning Think Pair Share (TPS). This learning has established procedures to explicitly give students more time to think, respond, and help each other. When a question posed to all students, every student has equal opportunity to think about answers to questions before reported to the group. This study aims to determine the increase in economy class student learning outcomes 8b SMP Negeri 3 stone through the implementation of cooperative learning model TPS. This study is a Classroom Action Research (PTK) which consists of two cycles. The research data in the form of students' cognitive learning results obtained through the scores of tests conducted each end of the cycle. Results showed that students' cognitive learning results increased by 23.54% from the average value of the previous 50.78% to 74.12% in cycle 1 and cycle II increased by 16.56% from an average of 67, 81% to 84.37%. Affective learning outcomes was obtained from observations of the affective aspects of the assessment rubric made during learning activities, in a number of observations on the cycle I the average value was 58.8% in cycle II increased by 80.1% . it increased 21.3% . So we can conclude the cognitive aspects of learning cycle I, the student has not reached completeness in the classical study because the amount of the value obtained is still below 80%. While in the second cycle, students have reached completeness in the classical study because the number of values obtained more than 80%. So it can be concluded that the application of cooperative learning TPS model can improve student learning outcomes, the affective aspects of learning cycle I to cycle II, there is increasing 21.3% points and the assessment of affective aspects of cycle II is higher than in cycle I. Due to an increase in the students already understand the learning procedure that uses a cooperative learning model TPS during the learning process
Hubungan antara Gaya Belajar Siswa dan Lama Waktu Belajar Siswa Dirumah denga Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomin
ABSTRAK Kurniawati, Junik. 2012. Hubungan antara Gaya Belajar Siswa dan Lama Waktu Belajar Siswa di Rumah dengan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi (Studi Kasus Kelas XI IPS di SMA Negeri 2 Malang). Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Bambang Pranowo, S.E., M.Pd., Ak (II) Dr. Dwi Wulandari, S.E., M.M. Kata Kunci: Gaya belajar, lama waktu belajar siswa dirumah, hasil belajar Dunia pendidikan merupakan salah satu dunia yang menjadi pusat perhatian saat ini, mulai dari kalangan atas sampai kalangan bawah. Hal itu dikarenakan pendidikan adalah elemen penting yang dapat menunjang pembangunan dan menentukan kemakmuran suatu negara. Banyak hal yang berhubungan dengan pendidikan, misalnya kurikulum, metode pembelajaran, dan bahan ajar. Ketiga hal tersebut senantiasa diperbarui dan diperbaiki guna mendapatkan hasil belajar yang baik dari para siswa. Selain ketiga hal tersebut juga ada beberapa hal yang berhubungan dengan hasil belajar siswa yaitu gaya belajar dan lama waktu belajar siswa ketika berada dirumah. Penelitian ini dilaksanakan dengan mengambil masalah pokok hubungan antara gaya belajar siswa dan lama waktu belajar siswa di rumah dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi pada siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 2 Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif korelasional. Data dari penelitian ini diperoleh dari angket yang diberikan kepada siswa untuk variabel gaya belajar dan lama waktu belajar siswa dirumah, sedangkan data hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi diperoleh dengan dokumentasi. Untuk menjamin keabsahan data, maka dilakukan uji validitas dan reliabilitas pada instrumen penelitian. Analisis data dalam penelitian ini dibagi menjadi dua, yaitu analisis deskriptif dan analisis korelasional atau uji hipotesis. Hasil analisis korelasional atau uji hipotesis menunjukkan bahwa ada hubungan yang positif antara gaya belajar siswa dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi. Sifat korelasi yang positif berarti semakin baik siswa dalam memahami gaya belajarnya maka hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi juga semakin baik. Koefisien korelasi sebesar 0.936 menunjukkan bahwa hubungan antara kedua variabel sangat kuat. Untuk variabel lama waktu belajar ditemukan ada hubungan yang positif antara lama waktu belajar siswa dirumah dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi yang berarti semakin lama waktu belajar siswa maka hasil belajar siswa akan semakin baik pula. Koefisien korelasi sebesar 0.824 menunjukkan bahwa hubungan antara kedua variabel sangat kuat. Saran yang dapat diberikan untuk SMA Negeri 2 Malang berdasarkan penelitian ini adalah sebaiknya sekolah mendukung pengadaan sarana prasarana untuk membantu siswa dalam memaksimalkan gaya belajar yang dimilikinya agar dapat mencapai hasil belajar yang maksimal serta membatasi kegiatan yang dapat mengganggu kegiatan belajar siswa
Analisis Tingkat Kesesuaian antara Harapan dan Kinerja Atas Pelayanan Hotel Tanjung,Tulungagung
Tersedianya produk yang memenuhi berbagai kebutuhan akan gaya hidup sekarang ini merupakan persaingan dfdalam suatu bisnis yang melibatkan kualitas jasa yang balk. Adanya perkembangan pengetahuan pasar serta kebutuhan akan gaya hidup dan keinginan konsumen yang kompleks menyebabkan konsumen semakin kritis terhadap kinerja pelayananperusahaan. Perkembangan hotel yang sangat pesat dan adanya pertumbuhan permintaan akan jasa hotel yang meningkat. Selain itu jasa yang bersifat inseparability dimana proses produksi dan konsumsi terjadi pada saat bersamaan akan sewalu melibatkan konsumen sebagai patner, sehingga hotel hams mencari cara agar konsumen dalam hal ini tamu merasapuas. Dengan teknik Importance-Performance Analysis, tingkat kepuasan para tamu dapat diukiir dengan membandingkan kinerja perusahaan yang dirasakan oleh para tamu dengan kepentingan didasarkan pada harapan para tamu akan kualitas pelayanan yang diberikan oleh Hotel tanjung. Kata Kunci: Analisis Tingkat Kesesuaian, Kualitas Pelayana
Pengembangan Model Kesehatan Alat Reproduksi Anak Jalanan Perempuan melalui Simulasi Bermain untuk Menanggulangi Terjangkitnya HIV di Jawa Timur
Berdasarkan penelitian terdahulu yang dibiayai oleh DP3M tentang kesehatan alat reproduksi dan pengetahuan tentang HIV lalu disusunlah rencana tindakan untuk mensosialisasikan model kesehatan alat reproduksi anak jalanan perempuan melalui simulasi bermam untuk menanggulangi terjangkitnya HIV di Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan penfekatan kuantitatif dan kualitatif. Pendekatan kuantitatif digunakan pada waktu peneliti membuat presentase jawaban anak jalanan perempuan di Jatin berkaitan dengan kesehatan alat reproduksi dan HIV pada penelitian pendahuluan (tes awal). Peneliti mencatat data tentang: (1) Jalannya simulasi, (2) ekspresi anak-anak jalanan waktu menjawab soal-soal(pertanyaan) yang ada pada beberan yang disimulasikan serta, (3) hasil wawancara. Selanjutnya data dari catatan lapangan tersebut diolah menjadi kalimat-kalimat yang bermakna. Dari penelitian ini dapat dihasilkan : (1) Belum semua anak jalanan perempuan di Jatim mengetahui tentang kesehatan alat reproduksi dan kesehatannya, (2) belum semua anak jalanan perempuan di Jatim mengetahui tentang cara perawatan (cara menjaga) kesehatan alat reproduksi anak jalanan perempuan secara benar, (3) semua anak jalanan perempuan di Jatim mengetahui tentang hubungan antara kesehatan alat reproduksi dengan HIV. Kata-kata kunci: kesehatan alat reproduksi, HIV, anak jalanan perempua