JST (Jurnal Sains Terapan)
Not a member yet
97 research outputs found
Sort by
Penentuan Total Fenol Ekstrak Umbi Bawang Dayak Hasil Ekstraksi Dengan Metode Ultrasound Assisted Extraction (UAE) dan Ultrasonic-Microwave Assisted Extraction (UMAE)
Bawang dayak (Eleutherine americana) merupakan tanaman khas Kalimantan yang memiliki semua kandungan fitokimia antara lain alkaloid, glikosida, flavonoid, fenolik, steroid dan tanin. Senyawa fenolik berpotensi sebagai antioksidan.Ekstraksi senyawa bahan alam secara konvensional membutuhkan waktu yang lama dan dapat memicu kerusakan senyawa sehingga perlu metode yang lebih cepat dan efesien seperti metode Ultrasound Assisted Extraction (UAE) danUltrasound-Microwave Assisted Extraction (UMAE). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengekstrak dan menentukan kadar senyawa fenolik dalam bawang dayak. Hasil yang optimal didapatkan dari waktu sonikasi selama 30 menit danvolume pelarut sebesar 240 mL.Penggunaan microwave dalam ekstraksi justru menimbulkan degradasi senyawa fenolik. Kata kunci: total fenol, bawang dayak, Eleutherine americana, UAE, UMA
Pemodelan Pembangkit Listrik Tenaga Angin Menggunakan Kendali Pi
AbstractThe wind can be used as a power generator. Because of Indonesia have a huge potential of wind power made wind power generators to be one the best solution to overcome of limited energy problems. The quality of electrical power is an issue that they encountered in wind power generators. The problem can be the deviation of voltage, current and frequency can lead to failure or incorrect operation on energy consumer appliances. One of important element in the power generation system is a generator. In this research, conducted simulating and analysis the result of the controlled wind turbine induction generator. Control carried out using PI control (Proportional Integral). Optimal values obtained at kp = 10 and ki = 30 at a wind speed of 12 m / s with a settling time of 3 seconds. Keywords : proportional, integral, induction generator, wind turbine AbstrakAngin dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sumber pembangkit tenaga listrik. Mengingat Indonesia merupakan negara yang sangat besar memiliki potensi tenaga angin menjadikan pembangkit listrik tenaga angin menjadi salah satu solusi yang tepat dalam mengatasi masalah keterbatasan energi. Kualitas daya listrik merupakan masalah yang ditemui dalam pembangkit listrik tenaga angin.Masalah tersebut dapat berupa penyimpangan tegangan, arus maupun frekuensi yang dapat menyebabkan kegagalan ataupun kesalahan operasi pada peralatan-peralatan konsumen energi listrik.Salah satu elemen yang penting dalam sistem pembangkitan listrik yaitu generator. Dalam penelitian ini dilakukan simulasi dan analisa hasil pengendalian wind turbine induction generator. Pengendalian dilakukan menggunakan kendali PI (Proportional Integral). Didapatkan nilai optimal pada kp=10 dan ki=30 pada kecepatan angin 12 m/s dengan settling time 3 sekon. Kata kunci : proportional, integral, generator induksi, turbin angin
Pemanfaatan Silika (SiO2) dan Bentonit sebagai Adsorben Logam Berat Fe pada Limbah Batik
Industri batik merupakan industri yang potensial dari proses awal hingga proses penyempurnaan diindikasikan penggunaan bahan kimia yang mengandung unsur logam berat. Hasil buangan limbah batik masih mengandung logam berat salah satunya Fe.Kandungan Fe yang tinggi dalam air limbah dapat mencemari lingkungan perairan apabila dibuang ke sungai atau saluran irigasi. Proses adsorpsi merupakan teknik pemurnian dan pemisahan yang efektif dipakai dalam industri untuk mengurangi ion logam berat dalam air limbah. Silika memiliki gugus aktif Si-O-Si dan Si-OH yang dapat digunakan sebagai adsorben logam Fe. Silika bersifat inert, mempunyai sifat adsorpsi dan pertukaran ion yang baik, mudah dimodifikasi dengan senyawa kimia tertentu, kestabilan mekanik dan termal tinggi, serta dapat digunakan untuk prekonsentrasi atau pemisahan analit karena proses pengikatan analit pada permukaan silika bersifat reversible. Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui waktu pengadukan yang optimal pada adsorben silika dalam mengadsorpsi logam Fe yang terkandung dalam limbah batik desa Sudagaran, Banyumas.Terdapat empat sampel yang diuji dengan metode AAS masing-masing volumenya 400 mL dan berwarna coklat kemerahan. Sampel 1 belum dilakukan adsorpsi silika atau sebagai kontrol. Sampel 2, 3, dan 4 diadsorpsi silika dengan massa yang sama namun diberi perlakuan variasi waktu. Sampel 2, 3, dan 4 diaduk dengan variasi waktu berturut-turut 20, 40, dan 60 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu pengadukan 40 menit merupakan waktu yang optimal untuk silika dalam mengadsorbsi logam Fe. Terjadi penurunan kadar Fe dari 0,287 ppm menjadi 0,145 ppm. Sedangkan dengan bentonit terjadi penurunan kadar Fe dari 0,939 ppm menjadi 0,912 ppm. Kata kunci: logam berat, limbah batik, adsorps
Pemodelan Nilai Keseimbangan antara Compound Value dan Future Value Menggunakan Aplikasi Geogebra
AbstractThis study discussed how to utilize Geogebra in the modeling of financial mathematics problem. The balance between compound value and future value will be determined by geometric and algebraic approach. Specific problems are presented in this article. By using slider in Geoegebra, and in same interest (i), n period when balance happened can be determined. On the applet that had been made, n period where happened balance between S and FV could automatically determined by moving principal parameter (P) and annuity (A). Keywords: compound value, future value, balance, geogebra AbstrakArtikel ini membahas bagaimana menggunakan aplikasi Geogebra untuk membuat pemodelan matematika keuangan. Akan dihitung nilai kesetimbangan antara nilai majemuk (Compound Value) dan nilai yang akan datang (Future Value) baik dengan pendekatan aljabar maupun Geometri. Contoh yang spesifik dibahas di artikel ini. Dengan fasilitas slider yang ada pada Geogebra, pada parameter bunga (i) yang sama, didapat nilai n periode dimana terjadi kesetimbangan antara Compound Value dan Future Value. Sekaligus juga di peroleh nilai-nilai kesetimbangan pada periode tertentu. Pada applet yang telah dibuat, periode dimana terjadi kesetimbangan antara S dan FV dapat secara otomatis ditentukan dengan pergerakan parameter pokok hutang (P) dan nilai parameter cicilan anuitas (A). Kata kunci: nilai majemuk, nilai yang akan datang, kesetimbangan, geogebr
Algoritma Matriks Segitiga Atas pada Metode Eliminasi Gauss dalam Menentukan Determinan
Metode eliminasi Gauss digunakanuntuk menentukan determinan matriks tanpa memiliki suatu persyaratan dan mampu mempercepat perhitungan untuk berbagai bidang. Sementara itu, algoritma yang diterapkan Zaini dalam penelitiannya melalui pemeriksaan hasil secara satu per satu. Oleh sebab itu, dipandang perlu untuk pengembangan lebih lanjut. Metode pengembangan yang digunakan adalah library research dan praktikum di laboratorium dengan menggunakan Matlab. Data yang terhimpun selanjutnya diuji menggunakan white box dan pengamatan hasil perhitungan yang dibandingkan dengan proses manual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma yang dikembangkan dalam kondisi valid dan hasil perhitungan dalam mengkonstruksimatriks segitiga atas antara algoritma dengan proses manual tidak memiliki perbedaan. Kata kunci : Algoritma, Matriks segitiga atas, Eliminasi Gaus
Rancangan Aplikasi Pelayanan Kesehatan Berbasis Geographic Information System (GIS) Versi Android di Kota Pekanbaru
Sejalan dengan kemajuan zaman, layanan di sektor kesehatan diharuskan untuk meningkatkan kualitas. Khususnya di kota Pekanbaru perlu ada sinergi antar berbagai unit seperti rumah sakit, puskesmas, klinik, klinik, dan apotek. Pengguna layanan tidak mengetahui secara jelas lokasi layanan medis di wilayah tersebut. Termasuk kualitas masing-masing. Hal ini disebabkan luasnya daerah perkotaan dan kurangnya akses terhadap informasi. Salah satu pilihan dalam mencapai target ini adalah dengan menggunakan dukungan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Makalah ini bertujuan untuk menggambarkan mekanisme pengembangan perangkat lunak berbasis GIS (Sistem Informasi Geografis) yang dapat diakses pada sistem android untuk memperoleh informasi pelayanan medis. Pencapaian ini dilakukan dengan melakukan identifikasi awal, analisis dan perancangan sistem, pelaksanaan kegiatan. Identifikasi awal adalah untuk mengklasifikasikan jenis layanan medis dan posisi geografis mereka. Selanjutnya, kegiatan ini dilanjutkan dengan menganalisa kebutuhan sistem diikuti dengan pembuatan desain model aplikasi. Tahap selanjutnya adalah menerapkan hasil perancangan ke perangkat lunak. Keberadaan sistem aplikasi ini diharapkan dapat mempermudah warga Pekanbaru dalam mendapatkan berbagai informasi yang berkaitan dengan lokasi pelayanan medis, jalur terpendek (jalur) untuk mencapainya, dan kualitas (tenaga medis, fasilitas, dan kenyamanan). Selain itu, aplikasi bisa diunduh secara gratis oleh publik. Kata kunci: GIS, Layanan Medis, Androi
Menentukan Condition Grade Kerusakan Struktur Bangunan Beton Dermaga Dengan Inspeksi Teknik dan Metode Perbaikannya
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran condition grade bangunan beton dermaga eksisting yang telah digunakan selama 30 tahun dan secara visual kondisi beton kusam dan terindikasi kerusakan berupa laminasi selimut beton, spalling, tulangan beton terbuka dan kondisinya telah terkorosi [4].Metode penelitian menggunakan metode pengujian yaitu inspeksi teknik berupa pemeriksaan kondisi visual dan rebar test, uji kuat kekerasan dan tekan beton permukaan dengan hammer test, uji kuat tekan beton inti hasil cordrilled, uji kualitas inti betondengan ultrasonic, uji posisi tulangan beton terpasang dan pengujian karbonasi beton terpasang[2].Hasil penelitian menunjukan penurunan kuat tekan beton eksisting 18%. Kedalaman laminating mencapai kedalaman 14 mm dan spalling mencapai kedalaman 24 mm dengan kondisi tulangan beton korosif. Kualitas inti beton dengan UVPT 3.6-4.2 dan dalam kondisi baik, tebal selimut beton rata-rata 22 Cm dan karbonasi selimut beton diarea splash zone telah mencapai 6.8 mm dan diarea tidak terpercik air 1.5 mm. Terhadap temuan kondisi kerusakan dan penurunan condition grade telah direkomendasi perbaikan struktur bangunan beton dermaga dengan metode chipping permukaan beton terkarbonasi, penggantian tulangan beton terkorosi, grouting menggunakan spesifikasi material flowable microconcrete, perbaikan ikatan beton dengan bonding agent dan proteksi beton dengan spesifikasi material mastic coat. Kata Kunci : Inspeksi teknik, degradasi material, splash zone
Perbandingan Metode Pemekatan Kuderna Danish dan Rotary Evaporator dalam Penentuan Total Petroleum Hydrocarbon(TPH) Secara Kromatografi Gas
Total Petroleum Hydrocarbon (TPH) adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan keluarga besar senyawa kimia yang berasal dari minyak mentah. Metode pemekatan awal yang digunakan untuk analisis TPH adalah Kuderna Danish evaporator, yang kemudian mengalami modifikasi sehingga pemekatan dapat pula dilakukan dengan rotary evaporator. Metode percobaan pada penetapan TPH secara kromatografi gas terdiri dari preparasi, pengujian, dan pengolahan data. Parameter verifikasi yang diuji antara lain linearitas, presisi, dan akurasi. Uji beda nyata pada konsentrasi 100 dan 500 mg/L menghasilkan nilai F hitung sebesar 3.6493 dan 1.8586 dengan nilai T hitung sebesar 4.4734 dan 1.9376. Nilai T hitung pada konsentrasi 100 mg/L lebih besar dari T tabel yaitu 2.18 sehingga pada konsentrasi tersebut kedua metode menunjukkan perbedaan nyata, namun nilai F hitung dan T hitung yang diperoleh pada konsentrasi 500 mg/L lebih kecil dari nilai F tabel dan T tabel, yaitu 5.820 dan 2.18 yang menunjukkan bahwa kedua metode tidak berbeda nyata pada selang kepercayaan 95 %. Kata kunci : dokosana, kromatografi gas, kuderna danish evaporator, rotary evaporator, total petroleum hydrocarbo
Pengaruh Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Spiritual dan Kecerdasan Sosial Terhadap Pemahaman Akuntansi
Abstract The role of educational institutions is essential to produce accounting graduates who qualified to compete in the world of work, to produce quality accounting graduates college party must know what are the factors that affect a student receives a lesson in understanding the factors that can support accounting course success is not intelligence, but also with intelligent personality. The aim of the study was to determine the Influence of emotional intelligence, intellectual, spiritual intelligence, and social intelligence to the understanding of accounting either partially or simultaneously. The study was conducted on students studying accounting in college at the University of Balikpapan Balikpapan City. The author examines accounting students who are nearing the end of the semester, because at that level the student is considered to have the full benefit on teaching accounting courses given. The results showed that the partial intelligence and emotional intelligence significantly influence the understanding of accounting whereas spiritual intelligence and social intelligence has no Influence on the understanding of accounting. While simultaneously emotional intelligence, intellectual, spiritual intelligence and social intelligence significantly influence accounting understanding. Key words: Emotional Intelligence, Intellectual Intelligence, Spiritual Intelligence, Social Intelligence, Understanding Accounting. AbstrakPeran lembaga pendidikan sangat penting untuk menghasilkan lulusan sarjana akuntansi yang berkualitas agar dapat bersaing dalam dunia kerja, untuk menghasilkan lulusan sarjana akuntansi yang berkualitas pihak perguruan tinggi harus mengetahui apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi seorang mahasiswa dalam memahami pelajaran yang diterimanya, faktor yang dapat mendukung keberhasilan program studi akuntansi adalah bukan kecerdasan otak saja tetapi juga dengan memiliki kecerdasan kepribadian. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional, kecerdasan intelektual, kecerdasan spiritual, dan kecerdasan sosial terhadap pemahaman akuntansi baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan sampel mahasiswa akuntansi yang telah mendekati semester akhir, dianggap telah mendapatkan manfaat penuh atas mata kuliah pengajaran akuntansi yang diberikan. Hasil penelitian secara parsial kecerdasan emosional dan kecerdasan intelektual berpengaruh secara signifikan terhadap pemahaman akuntansi sedangkan kecerdasan spiritual dan kecerdasan sosial tidak berpengaruh terhadap pemahaman akuntansi. Sedangkan secara simultan kecerdasan emosional, kecerdasan intelektual, kecerdasan spiritual dan kecerdasan sosial berpengaruh secara signifikan terhadap pemahaman akuntansi. Kata Kunci: Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Spiritual, Kecerdasan Sosial, Pemahaman Akuntansi
Analisis Kualitas Layanan Program Praktek Kerja Lapangan (PKL) Mahasiswa Jurusan Tata Boga Politeknik Negeri Balikpapan Tahun 2015
AbstrackBalikpapan East Kalimantan as an economic barometer Kalimantan even continue to grow especially in the sector of tourism support the hospitality industry. End of 2015, the number of hotels in Balikpapan 75 units. This figure rose to 80 units in 2016. (Disporabudpar Balikpapan, 2015). Hotel presence contributes directly to employment. Not only Balikpapan, but a number of cities in East Kalimantan even outside of Borneo, such as Java and Sulawesi. State Polytechnic Balikpapan is the only campus in Kalimantan, which organizes lectures majoring in culinary Diploma III. Every year 40 students graduated / I since 2013. One of the flagship program of the Department of cookery is the delivery service Job Training (PKL) in the hospitality industry, catering and restaurant for six months. PKL service student success cookery State Polytechnic Balikpapan should be measured by various indicators of services during the performance management vendors by involving the industry as a user of the service. From the results of recent research shows that the quality of student services PKL majors Catering, Polytechnic of Balikpapan in 2015 rated satisfactory by the street vendors (the hotel industry and catering) for the nine attributes of service that is dependability, attitude, personality, quantity, adaptability, quality, Job Knowledge and grooming has average ratings of at least 3.2 (in the satisfactory category). While three other service attributes attendance, initiative, and discipline unsatisfactory. Has a sufficiently low value or below 3.2 (in the satisfactory category). This is in line with the IPA matrix analysis results where there are four elements that are considered important by the hotel management but did not provide the satisfaction of attendance, Initiative, discipline and job knowledge. Key Words :service attributes, trainee, expectations, satisfaction AbstrakBalikpapan sebagai barometer ekonomi Kalimatan Timur bahkan Kalimantan terus tumbuh terutama di sektor industry pendukung pariwisata yakni perhotelan. Akhir tahun 2015, jumlah hotel di Balikpapan 75 unit. Angka ini naik menjadi 80 unit di tahun 2016. (Disporabudpar Balikpapan, 2015). Keberadaan hotel memberikan andil secara langsung terhadap penyerapan tenaga kerja. Tidak hanya Balikpapan, namun sejumlah kota di Kaltim bahkan di luar Kalimantan, seperti Jawa dan Sulawesi. Politeknik Negeri Balikpapan merupakan satu satunya kampus di Kalimantan yang menyelenggarakan perkuliahan jurusan tata boga Diploma III. Setiap tahun meluluskan 40 mahasiswa/I sejak tahun 2013. Salah satu program unggulan dari jurusan tata boga adalah penyelenggaran layanan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di industry perhotelan, catering dan restaurant selama enam bulan. Keberhasilan layanan PKL mahasiswa/I tata boga Politeknik Negeri Balikpapan harus diukur dengan berbagai indicator layanan selama melaksanakan PKL dengan melibatkan management industry sebagai pengguna layanan. Dari hasil penelian menunjukan bahwa kualitas layanan mahasiswa PKL jurusan Tata Boga, Politeknik Negeri Balikpapan 2015 dinilai memuaskan oleh pengguna PKL (industri hotel dan catering) untuk 9 atribut layanan yakni dependability, attitude, personality, quantity, adaptability, quality, Job Knowledge dan grooming yang memiliki rata rata penilaian minimal 3.2 (dalam kategori memuaskan). Sedangkan 3 atribut layanan lainnya attendance, iniciative, dan discipline kurang memuaskan. Memiliki nilai yang cukup rendah atau dibawah 3.2 (dalam kategori memuaskan). Ini sejalan dengan hasil analisi matrix IPA dimana terdapat empat element yang dianggap penting oleh managemen hotel namun belum memberikan kepuasan yakni attendance, iniciative, discipline dan job knowledge.Kata Kunci : kualitas layanan, praktek kerja lapangan, harapan, kepuasan