Jurnal Sistem Informasi
Not a member yet
231 research outputs found
Sort by
AGENTS-BASED COMMODITY MARKET SIMULATION WITH JADE
A market of potato commodity for industry scale usage is engaging several types of actors. They are farmers, middlemen, and industries. A multi-agent system has been built to simulate these actors into agent entities, based on manually given parameters within a simulation scenario file. Each type of agents has its own fuzzy logic representing actual actors' knowledge, to be used to interpreting values and take appropriated decision of it while on simulation. The system will simulate market activities with programmed behaviors then produce the results as spreadsheet and chart graph files. These results consist of each agent's yearly finance and commodity data. The system will also predict each of next value from these outputs
PENGEMBANGAN SISTEM PENCARI PAKAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE ASSOCIATION RULES
Suatu organisasi membutuhkan informasi tentang kondisi kepakaran. Salah satu aspek yang dapat digunakan dalam menentukan kepakaran di institusi pendidikan tinggi adalah publikasi ilmiah yang pernah dibuat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang kepakaran berdasarkan publikasi yang pernah dibuat. Penelitian ini menggunakan metode association rules untuk mendapatkan informasi tentang kepakaran berdasarkan publikasi yang ada. Di sini, dilihat tingkat kemunculan nama seseorang pada koleksi publikasi pada bidang yang sejenis. Hasil penelitian ini sebuah model pencarian informasi yang bermanfaat bagi manajemen puncak untuk mengetahui kepakaran seseorang. Dengan demikian, pengambilan keputusan oleh manajemen puncak dapat terlaksana dengan bantuan pakar yang tepat
KNOWLEDGE SHARING MODEL AMONG ACADEMIC STAFFS IN UNIVERSITIES
Knowledge sharing is very important in an organization, one of the effects of these activities is to improve the performance of the organization. In education sector, effective knowledge sharing among academic staff can improve the performance of a college. This research proposed a model for knowledge sharing among academic staff, firstly the factors that influence knowledge sharing consists of individual factors, organizational factors and technological factors and secondly relationship between knowledge sharing and organizational performance
DESIGN OF MOBILE EXPERT SYSTEM FOR DIABETES RISK DIAGNOSIS AND INFORMATION
Along with the development of information technology, mobile applications are widely applied to various fields. The use of mobile applications is considered effective to help user in understanding the problem. One example of the application of mobile applications needed today is an application that can help to determine a wide range of health. The designs discussed in this paper are the structure of the navigation and layout design of mobile applications created. There is a navigation structure and eight layout designs such as splash screen page, main menu page, diabetes risk test page, result page, diabetes prevention info page, food information page, list of hospitals page, and help page. The purpose of this paper is to design of mobile application for diabetes risk diagnosis and information based on android
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI DISTRIBUSI INFORMASI SEKOLAH MELALUI SMS GATEWAY DENGAN ZACHMAN FRAMEWORK
Dunia pendidikan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi untuk semakin meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satunya dengan cara mengembangkan Sistem Informasi distribusi informasi sekolah melalui SMS Gateway. Pendistribusian informasi melalui SMS Gateway diharapkan dapat mengoptimalkan sistem pendistribusian informasi yang sedang berjalan di SDS Gembala Baik I dan memudahkan orang tua murid dalam pengaksesan informasi sekolah. Pada penelitian ini dihasilkan sebuah rancangan sistem informasi distribusi informasi sekolah melalui SMS Gateway dengan alur proses perancangan menggunakan pendekatan Zachman Framework. Perancangan dimulai dengan dengan melakukan identifikasi kebutuhan sistem yang dimodelkan dengan menggunakan Unified Modeling Language (UML), perancangan antar muka pengguna menggunakan Graphical User Interface (GUI) dan perancangan basis data. Hasil dari perancangan Sistem Informasi distribusi informasi Sekolah ini mempunyai tiga tab menu utama yaitu tab menu SMS Server, Pengumuman Umum dan Pengumuman Kelas. Hasil dari perancangan ini dapat digunakan sebagai acuan yang terstruktur untuk pembuatan coding program dan uji coba pengembangan sistem informasi distribusi informasi sekolah melalui SMS Gateway di SDS Gembala Baik I Pontianak
MODEL KEBERHASILAN DAN KEBERLANGSUNGAN KINERJA TERBAIK (MK3T) SISTEM INFORMASI STUDI KASUS: SISTEM INFORMASI E-AUDIT DI BADAN PEMERIKSA KEUANGAN RI
Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) mengembangkan sistem informasi (SI) e-audit dengan strategi me-link and match-kan e-BPK dan e-auditee. SI e-audit mendorong pelaksanaan pemeriksaan laporan pertanggungjawaban keuangan negara dilakukan secara lebih efektif dan efisien. Namun, data statistik menunjukkan bahwa lebih dari 70% program perubahan yang sifatnya second order mengalami kegagalan. Kegagalan tersebut terjadi akibat besarnya resistansi dari berbagai pihak yang terdampak oleh perubahan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan Model Keberhasilan dan Keberlangsungan Kinerja Terbaik (MK3T) Sistem Informasi. Model ini diperlukan untuk menjamin bahwa SI yang dibangun BPK RI akan berjalan dan mempunyai kinerja optimal dalam jangka panjang. Model tersebut dikembangkan berdasar kombinasi antara model organization health index (OHI) dan model DICE. Penelitian dilakukan dengan metode campuran, diawali dengan penyebaran kuisioner. Responden dipilih dengan metode purposive sampling, yaitu para pemeriksa di BPK RI. 100 sampel memenuhi syarat untuk dilakukan pengolahan data statistik dengan metode Structural Equation Modelling (SEM) SmartPLS versi 2.0. Lima elemen yang berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan dan keberlangsungan kinerja SI e-audit, yaitu: leadership, culture & climate, capabilities, motivation, innovation & learning. Nilai t-statistik lima elemen tersebut adalah 2,38; 2,00; 2,36; 2,22; 3,10. Nilai tersebut lebih besar dari nilai t-tabel dengan tingkat signifikansi 95% (α:0,05=1,96) yang merupakan batas nilai pengaruh sebuah variabel untuk dinyatakan berpengaruh signifikan
BRIDGING GAP OF USER GOAL REQUIREMENTS AND IMPLEMENTED APPLICATIONS BASED ON FEATURE MODEL
Feature modeling is a conceptual thinking for identifying and classification feature in order for support software product lines. However, there are lack of the user goal requirements. It related with a technique for managing of features commonalities and variability. It has a hierarchy of features with variability and the purpose is to organize features. In practice of implemented applications, the feature model development lack of goal user requirement. The goal of user requirement in Indonesian government has described in document regulations. It should be a fundamental concern to develop e-government applications. However, In order to capture degree of software feature importance, some of features compared with implemented e-government applications. We have extracted some of features which can be compared with the implemented e-government applications. Our technique is extracted are derived from document regulations to business process model and feature model also. We Choose SIPKD and SIMDA applications which has implemented in Indonesian local government which has variation from one and another. We use extended AHP and S-AHP to find the prioritization of software features. The results are 80 features in SIPKD and 90 features in SIMDA. There are 65 features common and 25 variant features .This make un-optimization usage applications
E-LEARNING USER INTERFACE ACCEPTANCE BASED ON ANALYSIS OF USER'S STYLE, USABILITY AND USER BENEFITS
E-learning does not function properly if the system is not in accordance with user needs. This study aims to establish an evaluation model for e-learning user interface according to user acceptance. The model is designed based on three categories: user learning style, usability and user benefits. Results of measurements of the three categories will determine the level of user acceptance of the e-learning interface. The data were taken using a questionnaire which was distributed to 125 ELS students from various countries. Then processed using SEM and Lisrel v8.80. This paper presents experimental set up for the general research and some results for technology acceptance theories
PENGARUH KEMATANGAN, KINERJA DAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP IMPLEMENTASI SI DI SMK NEGERI JAKARTA TIMUR DENGAN MODEL COBIT FRAMEWORK
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman tentang tingkat kematangan ada atau tidaknya pengaruh teknologi informasi, kinerja dan pemanfaatan Teknologi Informasi Implementasi Sistem Informasi di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri di Jakarta Timur pada manajemen dan penggunaan Teknologi Informasi. Kuesioner dibagikan kepada para guru dan karyawan responden berdasarkan indikator diambil dari variabel kematangan teknologi informasi, kinerja dan pemanfaatan teknologi informasi dengan Domain COBIT 4. Metode dalam penelitian ini adalah teknik pengumpulan data, metode analisis data, metode analisis faktor. Pengolahan data menggunakan SPSS untuk menguji reliabilitas, uji validasi dan analisis faktor untuk mengurangi variabel yang ada yang pada akhirnya akan menghasilkan faktor baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 5 faktor baru yaitu ketersediaan tata kelola TI, ketersediaan pengelolaan keamanan, peningkatan kualitas sistem, peningkatan kualitas sistem informasi, pengelolaan kesiapan kinerja TI. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terciptanya model dari 5 faktor yang memiliki pengaruh signifikan terhadap pelaksanaan Sistem Informasi
PENGARUH INTENSI PELANGGAN DALAM BERBELANJA ONLINE KEMBALI MELALUI MEDIA TEKNOLOGI INFORMASI FORUM JUAL BELI (FJB) KASKUS
Pesatnya perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi telah memicu lahirnya berbagai kecenderungan dalam kehidupan sehari-hari seperti kegiatan e-commerce yang saat ini telah merambah ke berbagai elemen masyarakat. Kegiatan belanja online telah tumbuh secara signifikan seiring dengan meningkatnya orang niat untuk melakukan pembelian dan aktivitas jual secara online. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh persepsi harga, kepuasan pelanggan dan kepercayaan pelanggan pada orang keinginan untuk kembali berbelanja online, data penelitian ini berasal dari penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang telah berbelanja di FJB Kaskus. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah untuk melakukan pengujian hipotesis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas dan uji regresi. Dari serangkaian uji statistik disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan dari persepsi harga terhadap niat pelanggan untuk kembali belanja online. Sementara kepuasan pelanggan dan kepercayaan adalah faktor-faktor yang mempengaruhi niat pelanggan untuk kembali belanja online. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan pelanggan secara keseluruhan memiliki pengaruh yang lebih kuat pada keinginan untuk kembali belanja online daripada kepercayaan dan persepsi harga